Category Archives: Game

Setelah Series Heat. EA akan Luncurkan Series Need for Speed Terbarunya

GAMEFINITY.ID, Bandar LampungElectronic Arts adalah sebuah perusahaan Multinasional yang menghasilkan beragam macam produk Multimedia, salah satunya adalah produk game Need for Speed Series. Perusahaan yang didirikan oleh William M. “Trip” Hawkins III pada 27 Mei 1982 di San Mateo, California. Perusahaan ini juga memperkerjakan 8000 karyawannya pada tahun 2008. Perusahaan ini berlokasi di Redwood City, California.

Need for Speed merupakan sebuah game sports yang diedarkan oleh Electronic Arts dan dikembangkan oleh perusahaan asal Kanada yang merupakan anak perusahaannya, EA Black Box. Need for Speed dapat dimainkan dibeberapa platform seperti, Playstation, Playstation Portable, Windows, Xbox, Android, IOS, dan beberapa Platform lainnya.

Need for Speed Heat
Need for Speed Heat – Setelah Series Heat. EA akan Luncurkan Series Need for Speed Terbarunya

Sejauh ini, Electronic Arts telah merilis beberapa Need for Speed Series seperti, The Need for Speed, Need for Speed II, Need for Speed III: Hot Pursuit, Need for Speed: High Stakes hingga Need for Speed Heat yang dirilis pada 2019 yang lalu.

Need for Speed New Series 2022

Seperti yang kita tahu, bahwa Need for Speed Heat adalah series terbaru yang dipublikasi oleh Electronic Arts pada 2019. Dan Need for Speed Heat dapat juga dimainkan di Platform Playstation 4, Xbox One, Microsoft Windows.

Seseorang Leaker Game dan “orang dalam” Tom Henderson, mengatakan dalam Tweetnya bahwa Need for Speed Series terbaru akan dirilis pada akhir 2022, yang dikembangkan oleh Criterion Games yang juga pernah mengembangkan beberapa series Need for Speed sebelumnya.

Berbicara di acara Grubbsnax milik Giant Bomb, Jeff Grubb juga mengatakan, bahwa waralaba milik Electronic Arts ini akan hadir kembali pada bulan November.

Baca Juga : Need for Speed: Payback dan Vampyr Jadi Game Gratis Untuk Pengguna Playstation Plus

“Need for Speed akan hadir tahun ini… itu benar, game itu akan datang pada bulan November. Jika anda adalah penggemar Need for Speed yang telah membeli konsol next-gen, anda beruntung. Karena game tersebut eksklusif untuk konsol next-gen, mereka memutuskan untuk beralih ke next-gen saja.” Ucap Grubb.

Jeff Grubb juga menyebutkan bahwa Need for Speed Series terbaru memungkinkan untuk mengambil setting latar dikota Miami, tetapi hal ini tidak dapat Grubb katakan dengan pasti.

Need for Speed Payback
Need for Speed Payback – Setelah Series Heat. EA akan Luncurkan Series Need for Speed Terbarunya

Need for Speed sempat libur selama 2 tahun setelah Heat dirilis di tahun 2019 oleh Ghost Games. Need for Speed series terbaru ini dimaksudkan untuk dirilis pada tahun 2021, tetapi ditunda karena staff di Criterion dipindahkan untuk membantu pengembangan game Battlefield 2042 bersama DICE selama tiga tahun.

Bagaimana? Berminat Upgrade konsol lama kalian dan merasakan series game terbaru ini? Update Informasi terbaru seputar game menarik lainnya hanya di Gamefinity.id

No Man’s Sky Menangkan Nominasi “Evolving Game” di BAFTA

GAMEFINITY.ID, YOGYAKARTABritish Academy of Film and Television Awards (BAFTA) adalah organisasi independen yang bergerak di bidang seni. Selain upacara Penghargaan, BAFTA juga memiliki program yang menawarkan akses ke beberapa tokoh inspiratif di dunia melalui workshop, masterclass, beasiswa, kuliah, dan bimbingan di UK, US, dan Asia.

British Academy Game Awards yang menjadi salah satu bagian dari upacara penghargaan BAFTA, telah mengumumkan pemenang dari semua kategori terpilih. No Man’s Sky sebagai salah satu kandidat nominasi, berhasil mengalahkan judul-judul game terkenal seperti Among Us, Disco Elysium, Animal Crossing: New Horizons, Apex Legends, dan Fortnite dengan membawa pulang penghargaan sebagai “Best Evolving Game”.

no man's sky
pengumuman twitter BAFTA

Keberhasilan No Man’s Sky Bangkit dari Keterpurukan

Jika sebagian besar game award memberikan kandidat nominasi  pada game-game yang dirilis pada tahun yang sama atau tahun sebelumnya, fakta bahwa No Man’s Sky bisa masuk kandidat dan memenangkannya menjadi bukti yang kuat dari kegigihan Hello Games selaku developer untuk memperbaiki game buatannya ini.

Reputasi No Man’s Sky juga terbukti telah melonjak drastis setelah kegagalan awal perilisannya di 2016 yang mempunyai cukup banyak review negatif.

Baca Juga: Mobile Suit Gundam Battle Operation 2 Membuka Network Test untuk Steam

No Man’s Sky sendiri adalah sebuah game survival dan simulasi bertema luar angkasa yang dikembangkan oleh Hello Games. Dirilis  pertama kali pada Agustus 2016 untuk PlayStation 4 dan PC. Di game ini, pemain mepunyai kebebasan untuk mengeksplorasi keseluruhan alam semesta yang mencakup lebih dari 18 triliun planet.

Awalnya, game ini dianggap gagal karena banyaknya bug yang terjadi di gamenya serta tidak adanya fitur multiplayer yang telah dijanjikan di trailer gamenya. Tetapi, setelah beberapa tahun berlalu, Hello Games kini telah berhasil memperbaiki masalah-masalah yang terjadi di awal perilisan serta menambahkan banyak fitur-fitur baru.

Bahkan game ini yang awalnya mempunyai banyak review negatif, kini sudah mempunyai tingkat review “Mostly Positive” di steam.

no man's sky
no man’s sky expedition

Dengan adanya update Expedition 5: Exobiology baru-baru ini,  No Man’s Sky terus menambahkan banyak konten baru yang semuanya diluncurkan secara gratis.

Ada banyak contoh dimana game yang awalnya  dianggap gagal berhasil bangkit dari keterpurukan, tetapi No Man’s Sky ini adalah salah satu contoh terbaik untuk kegigihan sebuah developer dalam memperbaiki kegagalannya di masa lalu.

Review Coffee Talk: Menjadi Barista Cafe di Dunia Fantasy

GAMEFINITY.ID, YOGYAKARTA – Toge Production adalah salah satu developer game indie dari Indonesia yang cukup dikenal di kalangan komunitas gamer karena game-game buatannya yang unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Salah satu game buatan Toge Production yang cukup terkenal adalah Coffee Talk, game bergenre visual novel yang dirlis pada 29 Januari 2020 untuk Nintendo Switch, PlayStation 4, Xbox One, dan PC.

Coffee Talk
gameplay coffee talk 1

Sinopsis Coffee Talk

Game Coffee Talk bersetting di kota Seattle, USA pada tahun 2020. Berbeda dengan dunia nyata, Kota Seattle di game ini juga dihuni oleh beragam ras fantasy seperti Elf, Vampir, Werewolf, Succubus, dll. Disini, kalian akan berperan sebagai barista di sebuah cafe yang buka di malam hari.

Hari-hari kalian sebagai karakter di game ini adalah melayani kopi kepada pelanggan dan mendengarkan cerita-cerita dari keseharian dan masalah yang mereka hadapi. Banyak curhatan menarik dan aneh yang bisa kita simak disini, seperti pelanggan setia kita yang bingung dengan project novel yang sedang dia tulis, kisah cinta antara Elf dan Succubus, cara vampir bertahan tanpa memangsa manusia, dan masih banyak curhatan lain dari yang normal kita temui sampai yang aneh-aneh.

Baca Juga: Stardew Valley. Langkah Awal Suksesnya Developer Indie

 

Coffee Talk
gameplay coffee talk 2

Gameplay Coffee Talk (9/10)

Gameplay dari Coffee Talk sebagian besar adalah point and click seperti game visual novel pada umumnya. Tetapi, selain menyimak percakapan, kita juga diharuskan membuat beragam kopi sesuai yang dipesan pelanggan. Variasi kopi yang tersedia juga banyak dan cukup detail, apalagi kita juga bisa membuat latte art, menambah kesan barista yang sedang kita mainkan.

Hal yang patut diacungi jempol dari game ini adalah pemilihan kata dalam Bahasa inggrisnya yang sangat natural dan alur percakapannya yang tidak terkesan dipaksakan. Tidak bisa dipungkiri kalau kelemahan terbesar dari game-game buatan Indonesia adalah pemilihan kata Bahasa inggrisnya yang terkesan kaku dan tidak natural. Untuk kalian yang lebih nyaman menggunakan Bahasa Indonesia atau tidak mahir dalam Bahasa inggris, game ini juga mempunyai opsi fitur Bahasa Indonesia.

Visual dan Musik (10/10)

Untuk visual, game ini sangat cocok dengan artstyle pixelnya dipadukan dengan musik lo-fi yang memberikan suasana yang santai dan rileks. Suasana yang selalu hujan dan vibe cyberpunk dimana banyak lampu neon berwarna-warni juga menambah gemerlap kota Seattle di game ini. Detail-detail seperti siluet penduduk yang berlalu lalang di luar jendela kafe juga menambah kesan hidup pada game Coffee Talk ini.

Addictive (9.5/10)

Game ini sangat adiktif apalagi untuk kalian yang sedang stress dan mengingkan game santai untuk sekedar melepas penat. Penggunaan music lo-fi dan artstylenya yang memanjakan mata membuat kalian akan betah memainkan game ini. Percakapan yang terjadi di sepanjang game juga terkesan sangat natural dan cukup menghibur untuk disimak.

Game Coffee Talk ini memang dibuat dengan tujuan untuk bersantai saja. Tidak adanya konsekuensi apapun dari pilihan-pilihan kita disepanjang game membuat kita sebagai player tidak terbebani untuk berpikir dua kali sebelum memilih opsi percakapan.

Kesimpulan

Menurut saya pribadi, Coffee Talk adalah salah satu game santai terbaik yang cocok untuk kita yang ingin mencari game-game santai tetapi tetap adiktif. Game yang punya plot yang unik dan visual yang sangat memanjakan mata.

Kekurangan yang ada di game ini menurut saya hanyalah konflik para pengunjung kafe yang kadang tidak diberikan detail lebih lanjut lagi bagi kita sebagai player untuk bisa peduli. Untuk kesimpulan akhir, saya sebagai reviewer game ini memberikan score 9.5 untuk game Coffee Talk.

ASUS Umumkan Server dan Workstation untuk GPU NVIDIA RTX Baru, di GTC 2022

GAMEFINITY.ID, Jakarta — ASUS, perusahaan IT terkemuka dalam sistem server, motherboard server, dan workstation, hari ini mengumumkan kehadirannya di NVIDIA® GTC 2022 – di mana ASUS memamerkan solusi medisnya yang menggunakan diagnosis citra 3D berbantuan AI hingga akurasi interpretasi medis.

ASUS juga mengonfirmasi bahwa server dan workstation terpilih akan sepenuhnya mendukung GPU NVIDIA RTX™ A5500 terbaru untuk membantu membangun konten yang kuat di mana para kreator diberdayakan untuk mewujudkan ide-ide mereka.

Produk ASUS untuk NVIDIA RTX A5500

NVIDIA di GTC 2022 mengumumkan GPU NVIDIA RTX A5500. Versi desktop menggabungkan core CUDA, RT, dan Tensor generasi terbaru dengan memori grafis 24 GB untuk mendorong alur kerja visualisasi dan desain multi-aplikasi yang kompleks dari desktop. ASUS Pro E500 G7 adalah workstation yang dirancang untuk menjalankan aplikasi multi-threaded untuk rendering cepat, simulasi dan ray tracing real-time, dan mendukung satu GPU RTX A5500 dan satu prosesor Intel® Xeon® W-series.

Port Ethernet 2,5 Gbps onboard ganda memungkinkan transfer file cepat dan streaming video resolusi tinggi yang lancar. ASUS juga menawarkan pilihan lengkap dari opsi server yang mendukung hingga delapan GPU RTX A5500 yang sesuai dengan beragam beban kerja, termasuk RS720A-E11-RS24U, RS700A-E11-RS12U, dan ESC4000-E11.

Diutamakan untuk Ekosistem Omniverse

NVIDIA Omniverse™ adalah platform simulasi dan kolaborasi desain 3D inovatif yang dibangun untuk menghubungkan individu atau tim pencipta, desainer, peneliti, dan insinyur secara mulus untuk berbagi aset, aplikasi, dan alat guna mewujudkan ide mereka secara efisien.

ASUS mengakomodasi langganan Omniverse Enterprise dan pengguna individu Omniverse. Server dan workstation ASUS NVIDIA-Certified™ dengan GPU NVIDIA RTX akan mendukung NVIDIA Omniverse Enterprise untuk membangun fondasi yang kokoh untuk diterapkan di seluruh organisasi dalam skala apa pun.

Untuk perusahaan, server ASUS ESC4000-E10 bersertifikasi NVIDIA yang dilengkapi dengan NVIDIA RTX A6000s dioptimalkan untuk kolaborasi desain 3D multi-pengguna dengan Omniverse Enterprise.

ASUS di NVIDIA GTC 2022

Di GTC, ASUS bekerja sama dengan InwinStack untuk menghadirkan solusi medis 3D untuk secara cerdas meningkatkan efisiensi interpretasi gambar medis dan mengurangi kelalaian manusia, dengan memanfaatkan metodologi pembelajaran mendalam WinBrain™.

Solusi ini telah dipraktikkan dalam penelitian tumor otak primer di departemen radiologi Rumah Sakit Umum Veteran Taipei di Taiwan, di mana solusi ini telah membantu mengidentifikasi dan menandai tumor secara akurat – mengklasifikasikannya ke dalam penilaian tumor otak umum dan tipikal.

Ini juga menghasilkan hasil yang sangat baik di tempat-tempat yang tidak mudah untuk ditafsirkan. ASUS mendemonstrasikan penerapan dan hasil terobosan dalam sesi unggulan di GTC.

Tentang  ASUS

ASUS adalah pemimpin teknologi global yang menyediakan perangkat, komponen, dan solusi paling inovatif dan intuitif di dunia untuk menghadirkan pengalaman luar biasa, yang akan meningkatkan standard kehidupan setiap orang dimanapun dia berada.

Dengan tim yang terdiri dari 5.000 ahli R&D internal, ASUS terkenal di dunia karena terus-menerus menata ulang teknologi hari ini untuk masa depan, mengumpulkan lebih dari 11 penghargaan setiap hari untuk kualitas, inovasi, dan desain, serta termasuk dalam Fortune’s World’s Most Admired Companies.

Google Tawarkan Skuter Listrik Gratis Untuk Karyawan Yang Bekerja Di Kantor

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara Google menawarkan skuter listrik gratis, untuk para karyawan yang mau kembali kerja di kantor.

Minggu ini, perusahaan raksasa teknologi tersebut akan mulai mengajak para karyawannya untuk kembali bekerja di kantor. Dan demi menyukseskan hal tersebut, Google telah bekerjasama dengan produsen skuter listrik, Unagi, dengan membuat program yang diberi nama “Ride Scoot”.

Dalam program karyawan ini, Google berencana untuk menghadiahi para karyawannya yang mau bekerja di kantor, dengan penggantian penuh atas biaya berlangganan dari Skuter listrik Unagi Model One. Dan program ini nanti berlaku untuk mayoritas karyawan Google Yang berbasis di Amerika Serikat.

David Hyman selaku CEO sekaligus Founder dari Unagi mengatakan bahwa ide ini ditujukan untuk mempermudah para karyawan dalam berangkat bekerja, minimal untuk membantu mereka berangkat menuju perhentian bus terdekat. Dimana seperti yang telah kita ketahui, Google juga menyediakan bus sebagai sarana transportasi gratis untuk para karyawannya di Silicon Valley.

“Mereka (Google) tahu ada kekhawatiran di antara para karyawan,” kata Hyman. “(Sekarang) Orang-orang benar-benar terbiasa bekerja dari rumah. Dan mereka hanya mencoba melakukan semua yang mereka bisa, untuk meningkatkan pengalaman (saat) kembali (bekerja di kantor).” (Seorang juru bicara Google tidak menanggapi permintaan komentar.)

Baca juga: Press Release: Unreal Engine 5 Kini Telah Tersedia!

Google

Work From Home

Kini, Pola kerja para karyawan mulai berubah semenjak pandemi COVID dalam dua tahun terakhir. Tidak hanya Google, banyak perusahaan-perusahaan di seluruh dunia yang menerapkan sistem kerja WFH (Work From Home), bahkan tidak sedikit dari para karyawan yang telah membangun kantor khusus di rumah mereka. Hal inilah yang kemudian menjadikan konflik antara perusahaan, dengan para karyawan yang sudah terbiasa untuk bekerja di rumah.

Tahun lalu, Google telah menghabiskan milyaran dollar untuk mengembangkan perusahaan di tengah pandemi. Dan untuk berjaga-jaga jika terjadi gesekan, Google telah menunjukkan kesediaannya untuk mengeluarkan uang lebih, sebagai tunjangan bagi para Karyawan yang mau kembali bekerja di kantor.

Unagi Model One

Google dan Unagi

Google memilih skuter listrik sebagai salah satu insentif, setelah mereka menemukan mitra yang mau bekerjasama di perusahaan skuter Unagi. Selain berhasil mengumpulkan lebih dari $10 juta dalam pendanaan modal ventura tahun lalu, perusahaan skuter listrik tersebut juga telah meluncurkan layanan berlangganan mereka, sebagai alternatif kepemilikan skuter.

Unagi sendiri tidak hanya akan membagikan skuter gratis kepada para karyawan Google, tapi mereka juga berencana untuk mendirikan stan khusus di beberapa kantor raksasa teknologi tersebut. Yang mana stan ini nanti dapat digunakan oleh para Karyawan, untuk mengikuti layanan berlangganan skuter bulanan.

Rencananya, langganan skuter ini juga akan ditambahkan sebagai opsi transportasi ke portal karyawan internal Google. Kedua perusahaan tersebut juga berencana untuk menyelenggarakan hari demo, bagi para karyawan Google yang mau mencoba Model One di beberapa lokasi kantor.

Suka dengan artikel ini?

Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di https://gamefinity.id/

Stardew Valley. Langkah Awal Suksesnya Developer Indie

GAMEFINITY.ID, Bandar LampungStardew Valley adalah salah satu game RPG (Role Playing Game) yang mengusung tema Pertanian dan Peternakan yang dikembangkan secara swadaya oleh, Eric Barone yang setelahnya diterbitkan atas nama ConcernedApe.

Stardew Valley diluncurkan pada 26 Februari 2016 dan dapat dimainkan di Microsoft Windows, Mac, Linux Playstation 4, Xbox, Nintendo Switch, Playstation Vita, Android, IOS dan Tesla Inc.

Game yang serupa dengan Harvest Moon ini, dan kebetulan sang pengembang Stardew Vally, Eric Barone (ConcernedApe) banyak mengambil inpirasi dari serial Harvest Moon juga. Jadi tidak heran jika kebanyakan game simulasi pertanian memiliki konsep yang sama, Bahkan Stardew Valley Sekalipun.

Sinopsis Stardew Valley

Saat memulai gamenya kita akan mendapatkan peran sebagai petani dan peternak diladang warisan milik kakeknya yang berada di kota kecil Stardew Valley. seperti kebanyakan game RPG Pertanian lainnya, player dituntut untuk meneruskan usaha pertanian dan peternakan milik sang kakek.

Game ini juga menghadirkan berbagai macam NPC yang memiliki latar belakang yang unik dan beberapanya dapat dinikahi. Jadi player tidak hanya dituntut untuk meneruskan ladang milik sang kakek, tetapi diharuskan untuk melakukan sosialisasi dengan penduduk juga.

Baca Juga : Review Omori, Game Horror RPG yang Sukses Membuat Depresi

Review Stardew Valley

Gameplay (10/10)

Stardew Valley memiliki mekanisme game yang serupa dengan Harvest Moon. Yang membuat Stardew Valley berbeda dari game pertanian lainnya ialah dengan adanya sistem Combat. Player tidak hanya bertani, beternak, bersosialisasi, tetapi player juga dapat melawan monster-monster yang ada di Caves. Caves di Stardew Valley memiliki beberapa tingkatan layaknya sebuah Dungeon, semakin dalam tingkatannya, semakin banyak juga resource dan monster yang kuat.

Stardew Valley
Gameplay – Stardew Valley. Langkah Awal Suksesnya Developer Indie

Graphic (10/10)

Stardew Valley menggunakan style Pixel Art seperti game RPG pada umumnya, style Pixel dengan perpaduan warna yang pas dan tidak terlalu mencolok, baik untuk pelukisan dan pewarnaan latar maupun karakternya. Stardew Valley juga menampilkan style Pixel Art untuk model avatar karakternya yang dapat dijumpai saat berdialog.

Stardew Valley
Graphic – Stardew Valley. Langkah Awal Suksesnya Developer Indie

Addictive (9.5/10)

Pada dasarnya game RPG Pertanian memiliki mekanisme yang sangat monoton, seperti bangun tidur, menyiram ladang, memberi pakan ternak, bersosialisasi, pulang, tidur, dan repeat. Jadi wajar untuk kalian yang tidak terbiasa dengan game kegiatan sehari-hari yang diulang-ulang, maka akan terasa amat membosankan.

Tetapi, game ini memiliki sistem Grinding yang baik, grinding yang tidak membuat player bosan karena hanya mendapatkan resource yang sedikit dalam jangka waktu yang lama. Game ini juga menghadirkan item-item menarik, seperti senjata yang variatif dan beberapanya hanya bisa didapatkan melalui quest tertentu, memberikan suatu kepuasan tersendiri saat mendapatkan item yang kita cari.

Stardew Valley
Addictive – Stardew Valley. Langkah Awal Suksesnya Developer Indie

Music (10/10)

Eric Barone selaku pengembang dan komposer dari Stardew Valley, menyuguhkan alunan Instrumental yang berbeda ditiap lokasi dalam game dan ditiap waktu atau musimnya juga. Instrumental yang disesuaikan dengan tempat dan waktu kejadian, membuat player betah walau hanya mendengarkan alunannya.

Stardew Valley
Music – Stardew Valley. Langkah Awal Suksesnya Developer Indie

Kesimpulan dari Review Stardew Valley Versi Gamefinity

Menurut pribadi, Stardew Valley adalah salah satu game RPG Simulasi terbaik yang cocok dan sangat direkomendasikan untuk dicoba. Game yang punya mekanisme unik dari game-game pendahulunya. Dan juga, game yang mengusung gaya Pixel Art yang membuat nyaman pemain. Berikut sedikit kelebihan dan kekurangan dari game yang dapat penulis sampaikan.

Kelebihan

Game ini mengusung sistem Combat, sistem yang membuatnya berbeda dari game serupa lainnya. Menghadirkan item-item menarik yang mendukung perkembangan karakter pemain dalam jalani progres dalam game.

Kekurangan

Untuk Update dari port satu ke port lainnya yang sedikit “mengaret”. Seperti pada Update 1.5 untuk Windows yang update pada 21 Desember 2020, tetapi untuk versi Androidnya yang masih di versi 1.4.5 sejak awal tahun 2020 hingga sekarang.

Sekian bahasan singkat dari game Stardew Valley. Bagaimana menurut kalian? Tertarik mencobanya?

Game dapat diunduh dan tersedia di Steam, Play Store dan App Store lainnya.