Category Archives: Game

Battlefield Mobile Adakan Tahap Early Alpha di Indonesia, Buka Pra-Registrasi di Google Play Store

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Electronic Arts (EA) membawa kabar baik bahwa Battlefield Mobile akan hadir di Indonesia. Hadirnya game bergenre first person shooter (FPS) yang dikembangkan oleh Industrial Toys ini ditandai dengan akan diselenggarakannya Early Alpha, tahap uji coba pertama yang dilakukan sebelum tahap lanjutan seperti Close Beta dan Open Beta, untuk pengguna Android di Google Play Store. Tahap uji coba ini adalah sebuah cara bagi para pemain untuk merasakan pengalaman bermain game mobile FPS yang berbeda.

“Kami sangat senang untuk bisa merealisasikan Battlefield Mobile!  Kami sendiri adalah fans dari serial ini sejak Battlefield 1942, dan kami sangat bangga untuk bisa membawa nuansa All-Out Warfare dari Battlefield ke audiens baru dan generasi fans setia,” ungkap Alex Seropian, Head of Studio, Industrial Toys.

Battlefield Mobile akan membawa pemain ke dalam sebuah pertempuran epik berskala besar melalui mode Conquest yang ikonik and mode favorit para fans lainnya pada sebuah aplikasi mobile dengan kualitas high-definition layaknya konsol, lengkap dengan teks, fitur chat, dan suara jernih. Game untuk Android dan nantinya juga rilis untuk iOS ini merupakan ekspansi dari franchise Battlefield, bukan aplikasi tambahan atau porting dari Battlefield 2042. Selain itu, tidak ada fitur crossplay antara Battlefield Mobile dengan seri Battlefield di konsol maupun PC.

Untuk para fans game mobile FPS yang gemar menciptakan momen spektakuler, game berbasis squad ini mampu membawa para pemain untuk menguasai kekacauan dengan menggunakan persenjataan lengkap yang dapat dikustomisasi maupun berbagai kendaraan yang juga bisa dipakai untuk menghancurkan lingkungan sekitar sekaligus menciptakan pemandangan berbeda dan tempat berlindung tambahan, suatu hal baru untuk game mobile bergenre shooter.

Mengusung sistem free-to-play (F2P) dan hanya menjual item kosmetik serta Battle Pass, Battlefield Mobile membawa fitur dasar franchise Battlefield, yaitu:

  • True Battlefield Gameplay: Gameplay terhebat yang diberikan oleh franchise dengan sistem class terbaru, gameplay 32-pemain, mode baru dan lama termasuk All-Out Warfare, map luas, dan kerja sama antar para pemain dalam satu skuad
  • Best in Class Vehicles: Pergerakan canggih, kapasitas duduk berkelompok, dan fitur pergantian posisi serta kontrol yang dapat dikustomisasi
  • Real-Time Destruction: Membawa algoritma fisika Battlefield ke mobile, para pemain akan dapat menyaksikan serta merasakan kehancuran di dalam game yang menjadi keunikan serial Battlefield

Pertempuran tidak pernah berhenti di Battlefield Mobile dan akan terus berevolusi serta memiliki dunia yang selalu berubah sejalan dengan update yang berkelanjutan, mulai dari musim, mode, konten, tantangan, dan masih banyak lagi. Para pemain dapat mengulangi pengalaman bermainnya di beberapa pertempuran hebat dalam sejarah pada versi map remaster dari game sebelumya. Battlefield Mobile juga menghadirkan map baru dan map favorit para fans ke mobile, termasuk map klasik pada perilisannya nanti, seperti Damavand Peak, Noshahr Canals, Grand Bazaar, dan Operation Metro.

Slot Early Alpha sangat terbatas dan Indonesia sangat beruntung karena menjadi salah satu negara yang mendapat kesempatan untuk menjalankan Early Alpha dari Battlefield Mobile ini. Keikutsertaan para pemain akan sangat membantu proses pengembangan game ini kedepannya dengan cara berbagi momen bermain di media sosial. Langsung lakukan pra-registrasi untuk mendapatkan kesempatan berpartisipasi dalam tahap uji coba Battlefield Mobile DISINI.

Pemuda Ini Menghabiskan Uang Orang Tuanya Untuk Membeli Item di PUBG dan Kabur Begitu Saja

GAMEFINITY.ID, Denpasar – Pemuda dari India melakukan aksi yang tidak patut untuk ditiru. Ia menggunakan uang sejumlah Rs 10 lakh (US $13.649) dari kedua orang tuanya untuk membeli item di game PlayerUnknown’s Battleground (atau yang disingkat dengan PUBG) dan kabur begitu saja. Lebih parahnya lagi ia tidak memberi tahu orang tuanya bahwa ia akan menghamburkan uang mereka untuk beli item game tersebut.

Dilansir dari India Today, pemuda yang masih berumur 16 tahun ini sebelumnya hanya mengatakan bahwa ia akan menggunakan uang orang tuanya untuk bermain game online, tapi siapa sangka ia malah menghabiskan uang dari kedua orang tua mereka untuk membeli item ingame dan kabur dari rumah, ia juga sempat menuliskan catatan kepada kedua orang tuanya sebelum kabur.

Setelah kedua orang tuanya mengetahui hal ini, mereka langsung melaporkan kepada kepolisian untuk mencari anak mereka yang hilang. Kedua orang tuanya sangat khawatir tentang keberadaan anaknya, karena isi dari catatan tersebut bahwa sang anak tidak akan pulang untuk selamanya.

Pihak kepolisian pun mengerahkan segala bantuan untuk mencari anak yang hilang tersebut, diketahui ia terakhir dilihat dekat pada jalan Mahakali Caves Road, lokasi yang cukup jauh dari rumahnya. Setelah pemuda ini berhasil ditemukan polisi meminta pernyataan pada pihak orang tua maupun pihak pemuda yang kabur ini. Orang tua dari pemuda tersebut memberikan pernyataan pada pihak kepolisian bahwa anaknya ini kecanduan dengan game PUBG sehingga ia tidak memikir 2 kali sebelum melakukan hal yang tidak terpuji ini.

Kreator Yauza dikabarkan Meninggalkan Sega dan Bergabung dengan NetEase

GAMEFINITY.ID, Jember – Sebuah kabar mengejutkan datang daru salah satu kreator SEGA, Toshihiro Nagoshi. Ia dikabarkan akan meninggalkan Sega dan akan bergabung dengan NetEase.

Seperti dilansir dari Bloomberg, kreator seri game Yakuza, Toshihiro Nagoshi akan meninggalkan SEGA dalam waktu dekat.

Keputusannya tersebut mengakhiri masa baktinya selamat 32 tahun kepada salah satu perusahaan game tersebut. Kabarnya, Nagoshi akan bergabung dengan NetEase, salah satu perusahaan Tiongkok yang juga aktif mengembangkan video game. Adapun posisi yang akan ia isi masih belum diketahui.

Hingga berita tersebut di buat, negosiasi antara Nagoshi dan NetEase sudah berada pada tahap akhir. Kepergiannya tentu menjadi sebuah hal yang mengejutkan, apalagi ketika ia memutuskan untuk turun dari jabatan CEO SEGA pada tahun 2021 awal. Pihak SEGA menjelaskan bahwa Toshihiro ingin fokus pada sisi dibandingkan mengatur perusahaan.

Hingga berita ini dibuat, masih belum ada konfirmasi resmi, baik dari pihak SEGA, Nagoshi atupun NetEase.

Windows 11 Akan Dirilis 5 Oktober Mendatang

GAMEFINITY.ID, Purworejo – Microsoft akhirnya mengumumkan bahwa Windows 11 akan dirilis pada 5 Oktober mendatang. Windows 11 akan tersedia sebagai free upgrade untuk PC dengan Windows 10 yang telah memenuhi persyaratan spesifikasi yang telah ditentukan. Selain itu, PC maupun laptop dengan Windows 11 pre-installed juga akan mulai tersedia ditanggal tersebut.

Walau akan dirilis pada 5 Oktober mendatang, namun kalian belum tentu mendapatkan free upgrade pada hari itu juga. Microsoft mengatakan bahwa pembaruan ini akan dilakukan secara bertahap dimana akan memprioritaskan perangkat baru terlebih dahulu. Kemudian perangkat yang mendukung akan mulai mendapatkan pembaruan hingga paling lambat sampai pertengahan 2022.

Windows 11

Windows 11 hadir dengan berbagai fitur baru yang menarik, terlebih untuk para gamer. Ya, Microsoft bahkan menyebut Windows 11 adalah Windows terbaik untuk gaming. Tak dipungkiri lagi, Windows 11 memang menghadirkan fitur-fitur seperti DirectX12 Ultimate, DirectStorage dan Auto HDR yang tentunya dapat meningkatkan pengalaman kalian dalam bermain game. Untuk informasi lebih lanjut mengenai fitur-fitur tersebut, kalian bisa cek di sini.

Sayangnya, ada satu fitur yang tidak akan tersedia pada saat tanggal rilis nanti, yaitu fitur dukungan aplikasi Android. Fitur ini akan tersedia di Windows Insider terlebih dahulu pada beberapa bulan kedepan, jadi kemungkinan baru akan hadir di semua pengguna tahun depan.

Belum lama ini, Microsoft juga telah memperbarui daftar prosesor yang kompatibel dengan Windows 11 yang mana bisa kalian cek di sini. Jika prosesor kalian tidak kompatibel, kalian masih dapat menginstal Windows 11 melalui ISO yang akan tersedia. Namun, kemungkinan PC kalian tidak akan mendapatkan update di masa mendatang. Tapi jika kalian tidak ingin upgrade ke Windows 11, Microsoft masih akan melanjutkan dukungan Windows 10 hingga 14 Oktober 2025 mendatang.

Daftar Game Yang Bakal Rilis di Bulan September 2021

GAMEFINITY.ID, Salatiga – Bulan Agustus tahun ini menghadirkan berbagai game dan event yang tak terlupakan. Mulai dari event Gamescom 2021, game AAA yang seru, dan tentunya momen terbesar bagi gamers Indonesia yakni kesuksesan para developer game Indie tanah air dalam Gamescom dan devcon 2021.

Setelah merasakan keseruan di bulan Agustus kini waktunya kita untuk beranjak menuju bulan September. Disini tentunya berbagai game yang seru dan keren akan hadir di sepanjang bulan September nanti. Penasaran apa saja game yang bakal hadir di bulan September? Ini dia daftarnya.

1 September 2021

  • Lake (Windows, XBO)

2 September 2021

  • Bravely Default 2 (Windows)
  • Demon Gaze Extra (Switch, PS4)
  • Kitaria Fables (Windows, Switch, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X/S)
  • WRC 10 (Windows, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X/S)

3 September 2021

  • Big Rumble Boxing: Creed Champions (Windows, Switch, PS4, XBO)
  • The Medium (PS5)

7 September 2021

  • Chernobylite (PS4, XBO)
  • F.I.S.T.: Forged in Shadow Torch  (Windows, PS4, PS5)
  • Sonic Colors: Ultimate (Windows, Switch, PS4, XBO)

9 September 2021

  • The Artful Escape (Windows, XBO, Xbox Series X/S)
  • Toy Soldiers HD (Windows, Switch, PS4, XBO)

10 September 2021

  • Life Is Strange: True Colors (Windows, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X/S, Stadia)
  • Lost in Random (Windows, Switch, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X/S)
  • NBA 2K22 (Windows, Switch, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X/S)
  • Tales of Arise (Windows, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X/S)
  • WarioWare: Get It Together! (Switch)

14 September 2021

  • Deathloop (Windows, PS5)

16 September 2021

  • BanG Dream! Girls Band Party! (Switch)
  • Eastward (Windows, Mac, Switch)
  • Metallic Child (Windows, Switch)
  • Skatebird (Windows, Switch, XBO)

17 September 2021

  • Aragami 2 (Windows, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X/S)
  • Ni no Kuni II: Revenant Kingdom – Prince’s Edition (Switch)

21 September 2021

  • Kena: Bridge of Spirits (Windows, PS4, PS5)

22 September 2021

  • Pokémon Unite (iOS, Android)

23 September 2021

  • Diablo II: Resurrected (Windows, Switch, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X/S)
  • Sable (Windows, Mac, Xbox Series X/S)

24 September 2021

  • Death Stranding Director’s Cut (PS5)
  • Dragon Ball Z: Kakarot (Switch)
  • Lost Judgment (PS4, PS5, XBO, Xbox Series X/S)

28 September 2021

  • AWAY: The Survival Series (Windows, PS4, PS5)
  • Ghostrunner (PS5, Xbox Series X/S)
  • Lemnis Gate (Windows, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X/S)
  • New World (Windows)
  • Outer Wilds: Echoes of the Eye (Windows, PS4, XBO)

29 September 2021

  • Insurgency: Sandstorm (PS4, PS5, XBO, Xbox Series X/S)

30 September 2021

  • Astria Ascending (Windows, Switch, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X/S)
  • Darksiders III (Switch)
  • Doctor Who: The Edge of Reality (Windows, Switch, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X/S)
  • Hot Wheels Unleashed (Windows, Switch, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X/S)
  • The Legend of Heroes: Kuro no Kiseki (PS4)
  • Mary Skelter Finale (Switch, PS4)
  • Melty Blood: Type Lumina (Windows, Switch, PS4, XBO)

Nah itu tadi semua game yang bakal hadir di bulan September nanti. Jadi game mana yang paling kalian tunggu-tunggu?

Imbas Pembatasan Main Game Online di Cina, Saham Perusahaan Game Turun

GAMEFINITY.ID, Jember – Baru-baru ini Cina merilis sebuah aturan baru yang melarang anak yang berusia dibawah 18 tahun untuk memainkan game lebih dari 3 jam selama seminggu.

Tentu hal ini memberikan dampak negatif bagi perusahaan-perusahaan video game karena pendapatan serta saham mengalami penurunan signifikan.

Sebelumnya, pemerintah Cina mengatakan bahwa aturan baru tersebut berguna untuk mengatasi kecanduan akibat video game. Dengan bermain secara rutin dan relatif lama dapat mempengaruhi kesehatan fisik maupun mental.

Namun, para gamers Cina sangat marah atas kebijakan baru ini. “Kelompok kakek dan paman yang membuat aturan dan peraturan ini, apakah Anda pernah bermain game? Apakah Anda mengerti bahwa usia terbaik untuk pemain e-sports adalah saat remaja?” kata satu komentar di Weibo, seperti dikutip dari kontan.

“Persetujuan seksual pada usia 14, pada usia 16 Anda bisa pergi bekerja tetapi Anda harus berusia 18 tahun untuk bermain game. Ini benar-benar lelucon,” komentar lainnya

Dengan adanya kebijakan ini, menjadi sebuah pukulan bagi perusahaan-perusahaan game yang pasarnya berada di negara yang beribukota di Beijing tersebut.

Sebut saja Tencent, perusahaan game terbesar di dunia yang didasarkan pada pendapatan, mengalami tren penurunan 3,6% pada perdagangan hari ini. Selain tencent, saham NetEase yang berada di AS juga melemah sekitar 3,4%.

Saham perusahaan game asal Korea Selatan, Krafton Inc mengalami tren penurunan sekitar 3,4%. Nexon dan Koei Tecmo yang berada di Tokyo juga serupa, masing-masing melemah diangka 4,8% dan 4,7%.