Category Archives: Game

EA Dikabarkan Ingin Terjun Kedalam Bisnis Cryptocurrency

GAMEFINITY.ID, Salatiga – Perusahaan game ternama, Electronic Arts atau EA kini dikabarkan tertarik untuk terjun ke dunia cryptocurrency.

Kabar ini datang dari post LinkedIn dimana EA kini tengah mencari staff baru yang akan mengisi posisi Senior Director Competitive Gaming Brand. Pada keterangan deskripsi pekerjaan, EA mencari sosok yang mampu memanajemen game kompetitifnya seperti FIFA, Apex Legends, dan Madden NFL.

Selain manajemen game kompetitif, EA juga mengutarakan niatannya untuk membuka kesempatan bisnis baru berupa Blockchain dan NFT.

“Kami menetapkan langkah untuk investasi EA dalam game subscription, storefront dari platform PC kami, game kompetitif (termasuk FIFA , Apex Legends, dan Madden NFL), serta peluang bisnis baru, termasuk fantasy sports, blockchain dan NFT, dan banyak lagi.” ujar EA dalam post LinkedIn.

Langkah EA dalam membuka bisnis cryptocurrency sebenarnya bukanlah hal baru bagi perusahaan game. Sebelumnya Ubisoft meluncurkan produk NFT miliknya beberapa waktu lalu.

Ubisoft meluncurkan fantasy football game menggunakan blockchain dan NFT bernama The One Shot League. Game ini merupakan hasil kerjasama antara Ubisoft dengan liga sepakbola tertinggi Belgia Jupiler Pro League dan perusahaan startup collectibles Sorare.

The One Shot League kini telah berkembang pesat dan mulai melakukan kerjasama dengan klub-klub ternama seperti Liverpool, PSG, dan Bayern Munich.

Melihat kesuksesan Ubisoft, maka tak heran apabila EA kini mulai melirik industri game dengan model fantasy sports NFT seperti The One Shot League. Ditambah peluang EA kian besar mengingat EA memegang lisensi resmi liga-liga sepakbola ternama di dunia.

Caster Legendaris Dota 2, Dunoo Meninggal Dunia Akibat COVID-19

GAMEFINITY.ID, Salatiga – Kabar duka datang dari dunia esports Dota 2. Salah satu caster legendaris asal Filipina, Aldrin Pangan atau yang lebih kerap disapa Dunoo meninggal dunia akibat virus COVID-19.

Dunoo menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat, 27 Agustus 2021 waktu setempat. Berita wafatnya Dunoo pertama kali disampaikan di subreddit Dota 2 lalu kemudian dikonfirmasi oleh sejumlah figur ternama Dota 2 dan organisasi asal Filipina seperti TNC Predator.

Sebelum wafat, Dunoo sempat memberitahukan kepada fans Dota 2 bahwa ia terjangkit virus COVID-19 sejak 17 Agustus 2021 lalu lewat livestream Facebook. Setelah itu tidak ada kabar perihal kondisi kesehatannya sampai kabar kematiannya datang.

Dunoo merupakan sosok caster legendaris dibalik voice line unik dan lucu Dota 2 seperti “Echo Slamma Jammaa!”, “the next lebel play”, “easiest money of my life”, dan tentunya yang paling ikonik yakni “Lakad Matataaaag! Normalin Normalin”.

Seluruh komunitas Dota 2 mulai dari tim Esports, caster, dan lain-lain turut berduka cita atas kepergian Dunoo. Dan untuk mengenang karirnya yang legendaris, komunitas Dota meminta kepada Valve untuk mengabadikan “Lakad Matatag” sebagai voice line permanen di Dota 2.

 

Netflix Uji Coba Layanan Gaming di Polandia

GAMEFINITY.ID, Kota Bandung — Pada kesempatan sebelumnya kami telah mengabarkan bahwa Netflix akan menambahkan konten streaming video games pada layanan miliknya. Kini, raksasa streaming tersebut telah secara resmi meluncurkan dan melakukan uji coba layanan gaming di wilayah Polandia.

Mendengar hal tersebut, mungkin sebagian dari anda merasa kecewa karena layanan ini belum bisa anda coba di wilayah Indonesia. Namun kabar gembiranya, setiap user yang sudah berlangganan tidak perlu mengeluarkan dana sepeser pun untuk menikmati layanan gaming Netflix. Hal tersebut tentu membuat berlangganan Netlfix menjadi lebih layak, selain dari layanan streaming film yang ada.

Untuk sementara ini, Netflix hanya menyediakan dua game dalam library gaming miliknya. Kedua game tersebut berjudul Stranger Things: The Game dan Stranger Things 3: The Game. Kedua game tersebut hanya bisa dimainkan pada platform mobile melalui aplikasi Netflix yang telah disediakan di App Store maupun Play Store.

Uang Gamer Banyak Lari ke Produk Luar, AGI Sebut Developer Lokal Butuh Uang dari Pemerintah

GAMEFINITY.ID, Singkawang – Asosiasi Game Indonesia (AGI) mengungkapkan, sebagian besar uang yang dikeluarkan gamer Indonesia masih dihabiskan untuk game yang diproduksi di luar negeri.

Orang Indonesia mengeluarkan uang untuk main game per tahun sangat besar,” Ujar Cipto Adiguno selalu Presiden Asosiasi Game Indonesia (AGI) dalam konferensi pers Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif beberapa waktu lalu.

Namun, menurut Cipto, sebagian besar uang yang dikeluarkan pemain dalam negeri untuk bermain game masih dihabiskan untuk permainan luar negeri. Bahkan Cipto menjelaskan Indonesia hanya mendapatkan kurang dari lima persen untuk game dalam negeri.

Kita sendiri hanya mendapatkan sebagian kecil dari itu. Kurang dari lima persen,” ujarnya.

Cipto menjelaskan, industri game Indonesia sebenarnya telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Karena industri game merupakan industri yang terbuka, hal ini memudahkan semua orang yang terlibat untuk menjual produk digitalnya ke dunia.

Secara bentuk, produk game juga berbeda dengan produk fisik lainnya. Karena semua produk digital sebenarnya lahir dari SDM yang tinggi. Karena industri game Indonesia baru berusia sekitar 15 tahun, tentu saja bakatnya masih kalah dengan game-game luar lainnya. Produk game dalam negeri masih dianggap sulit di pasar dalam negeri karena masih dominannya produk luar negeri.

Jadi dalam industri seperti ini, industri Indonesia sebetulnya kualitasnya masih relatif di bawah negara-negara lain yang industri game-nya mulai dari tahun 70-an,” jelas Cipto.

Oleh karena itu, Cipto menekankan bahwa peranan pemerintah sangat diperlukan guna memajukan industri game lokal ini. Ia mengatakan pemerintah seharusnya memberikan uang modal sebagai bentuk apresiasi kepada para developer lokal ini, bahkan jika perlu diawasi keuangan setiap bulannya.

Diharapkan jika adanya dana bantuan dari pemerintah tersebut para developer di Indonesia dapat bersaing dengan pasar global. Terlebih lagi untuk pasar Indonesia, para gamer menggunakan game sebagai salah satu sarana untuk terhubung dengan orang baru.

Buruan Klaim! Saints Row: The Third Remastered Gratis di Epic Games Store

GAMEFINITY.ID, Purworejo – Seperti yang kita tau, Epic Games memang rutin memberikan game gratis tiap minggu tepatnya pada malam Jum’at. Namun, kali ini akan terasa lebih spesial karena ada kejutan tak terduga dalam gratisan minggu ini.

Minggu lalu, Epic Games hanya mengumumkan satu game yang akan gratis minggu ini yaitu Automachef. Namun, tiba tiba Epic Games menambahkan game Saints Row: The Third Remastered ikut menjadi gratis hingga 2 September mendatang.

Saints Row: The Third Remastered

Gratisnya Saints Row: The Third Remastered ini ternyata untuk merayakan diumumkannya game Saints Row versi reboot pada event Gamescom 2021 kemarin. Hal ini juga sangat masuk akal mengingat game Saints Row reboot versi PC nantinya akan eksklusif di Epic Games Store ketika dirilis pada 25 Februari 2022 mendatang.

Saints Row: The Third Remastered

Bagi kalian yang belum familiar, game Saints Row: The Third Remastered merupakan versi remaster dari game originalnya yang rilis pada 2011 yang lalu. Game yang mengusung genre action adventure open world ini memang hampir mirip dengan GTA. Mungkin lebih tepatnya versi absurd gari game GTA karena kalian bisa melakukan hal yang tidak masuk akal dan terkesan aneh. Versi remaster ini juga menghadirkan semua DLC yang telah rilis pada game originalnya.

Sementara itu, Automachef merupakan game resource management dimana kalian akan merancang sebuah dapur restoran dan membuatnya bisa menyajikan masakan secara otomatis. Kalau kalian pernah memainkan game berjudul Factorio, konsep gamenya sangatlah mirip, hanya saja dengan setting restoran saja.

Yuk, buruan klaim mengingat kedua game ini hanya akan gratis sampai 2 September mendatang. Selanjutnya pada tanggal 2 hingga 9 September Epic Games akan menggratiskan game berjudul Yoku’s Island Express.

Genshin Impact akan Gelar Konser Musik pada Oktober Mendatang

GAMEFINITY.ID, Jember – Ulang tahun pertama game Genshin Impact semakin dekat, dan nampaknya para penggemar akan merayakannya dengan konser musik yang akan digelar pada tanggal 3 Oktober 2021.

Developer Mihoyo mengumumkan konser online untuk memperingati ulang tahun pertama game meraka, nanti musisi dari seluruh dunia akan menampilkan cover lagu dari Tevyet.

Aktor dibalik karakter Aether, Lumine dan Barbara membagikan berita tersebut melalui streaming langsung acara khusus Genshin Impact versi 2.1. Konser ini nantinya akan digelar selama 90 menit secara online dan dibuka untuk umum.

Di event tersebut, akan ada pertunjukan simfoni dari tim orkestra Flanders Symphony Orchestra dengan Maestro Dirk Brossé. Serta juga beberapa artis dari Belgia, AS hingga Korea Selatan.

“Kami telah bereksperimen dengan beragam elemen budaya dalam musik Genshin Impact di masa lalu, sekarang, dan akan terus melanjutkannya di masa mendatang,” ujar Yu-Peng Chen, Komposer dan Produser Musik HOYO-MiX.

“Ketika Maestro Dirk Brossé dan Flanders Symphony Orchestra mulai memainkan tema Mondstadt, kami segera tahu bahwa kami punya tim yang ideal untuk mengabadikan beberapa momen paling berkesan dalam Genshin Impact untuk para penggemar dan pemain. Pada saat yang sama, GENSHIN CONCERT 2021 juga merupakan suatu kesempatan bagus bagi tim kami untuk berkomunikasi dengan para artis berbakat di seluruh dunia, dan mempelajari interpretasi mereka yang berbeda tentang Genshin Impact dan musik melalui berbagai cover.” Imbuhnya.