Category Archives: Game

Wemade Co., Ltd. Umumkan Grand Opening Blockbuster MMORPG MIR4

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Pada 26 Agustus, MMORPG blockbuster berjudul MIR4 yang dikembangkan oleh Wemade Co., Ltd. akan diluncurkan pada 170 negara dan dalam 12 bahasa. Pra-download untuk MIR4 telah tersedia di Google Play Store, App Store, Steam, dan situs web resminya.

Teknologi Blockchain memungkinkan penggunaan utility coin, DRACO, dapat ditukar dengan Darksteel, sumber daya penting yang digunakan di MIR4 dan Token Non-Fungible (NFT) yang dapat pemain rasakan melalui karakter dalam game, yang keduanya tersedia dalam versi global. Fitur penerjemah chating atau obrolan di dalam game memungkinkan pemain dari berbagai negara untuk menikmati permainan bersama tanpa kendala bahasa.

MIR4 mewujudkan keindahan Timur yang misterius dan elegan dalam sebuah MMORPG. Fitur unik yang akan disukai oleh pemain MIR4, yaitu:

  • Kustomisasi karakter tingkat tinggi: Memungkinkan pemain untuk menyempurnakan penampilan
  • Clan: memungkinkan pemain untuk maju dan berkembang bersama anggota perkumpulan lainnya
  • Free Loot: memungkinkan pemain menyusun strategi dan bersaing untuk mendapatkan harta yang dijatuhkan oleh bos
  • Mystery: memberikan kemampuan untuk melakukan perjalanan keliling benua dan mengungkap kisah tersembunyi MIR4

MIR4 pertama kali diluncurkan di Korea Selatan pada November 2020 dan langsung mendulang kesuksesan, menempati peringkat pertama dalam download chart pada pasar aplikasi utama Korea dan menciptakan basis pemain yang kuat. Game ini menerima tanggapan positif dari pemain global untuk sistem pertarungannya yang menarik di antara clan yang memperebutkan “Valley”, sumber utama Darksteel.

MIR4 menyelesaikan Closed Beta Test dengan sukses dari 5-8 Agustus dan pada 12 Agustus, Wemade merilis situs web teaser utility coin DRACO dan NFT.

Keren! Para Developer Game Indonesia Hadir di Acara Gamescom 2021

GAMEFINITY.ID, Salatiga – Salah satu event gaming terbesar di dunia, Gamescom 2021 sebentar lagi akan resmi dibuka. Event ini menghadirkan berbagai developer mulai dari indie sampai AAA memamerkan game yang mereka kembangkan.

Para developer tanah air ternyata juga tak ketinggalan dalam meramaikan acara Gamescom tahun ini. Sekitar 30 delegasi dari Indonesia akan menunjukkan hasil karya mereka pada sub-event Devcom Digital Conference (DDC) 2021 pada tanggal 23-27 Agustus 2021.

DDC 2021 sendiri adalah sebuah event Business to Business (B2B) dan Business Matching yang akan menghubungkan para partisipan yang terlibat dengan berbagai macam investor serta publisher game kelas dunia.

Disini, tepatnya di Paviliun Indonesia para developer tanah air akan mempresentasikan karya mereka di depan para investor atau publisher game kelas dunia. Diharapkan para publisher tersebut akan tertarik untuk berinvestasi dan merilis game karya anak bangsa dalam skala global.

Penyelenggaraan Paviliun Indonesia di Gamescom 2021 merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dengan Atase Perdagangan Berlin, ITPC Hamburg dan Asosiasi Game Indonesia (AGI).

Sebelumnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah mengumumkan bahwa Pemerintah Indonesia melalui Kemenparekraf akan mendukung developer Indonesia untuk hadir dalam acara Gamescom 2021 dan Tokyo Game Show 2021.

Mirip PUBG Mobile dan Mobile Legends, Ini Jumlah Pemain Aktif yang Ada di Free Fire

GAMEFINITY.ID, Singkawang – Siapa yang tidak mengetahui game Free Fire, game battle royale ini merupakan game mobile terbaik karena berhasil menduduki peringkat 1 game terpopuler di Play Store.

Kepopuleran tersebut tentunya bukan tanpa sebab, pasalnya Free Fire sendiri dikenal sebagai game battle royale yang ramah dengan HP kentang. Bayangkan saja dengan HP yang memiliki RAM 2GB sudah bisa memainkan game Free Fire tersebut.

Selain itu, tidak sedikit pemain PUBG Mobile yang beralih ke Free Fire karena merasa lama-kelamaan PUBG Mobile selalu mengeluarkan update yang cukup berat bagi HP mereka.

Berdasarkan laporan yang kami dapatkan dari SEA Limited, Free Fire kini sudah didownload oleh lebih dari 1 miliar pengguna. Jumlah pemain aktifnya pun terbilang besar untuk game mobile, yaitu 100 juta pengguna aktif setiap harinya.

Dengan jumlah pengguna aktif tersebut, App Annie mengatakan saat ini Free Fire merupakan game paling laris di daerah Amerika Latin dan Asia Tenggara.

Selain itu, jumlah ini juga membuat Free Fire dapat bersanding dengan game-game mobile populer lainnya seperti PUBG Mobile dan Mobile Legends: Bang Bang. Free Fire juga memiliki pendapatan yang begitu fantastis dibandingkan game-game milik rivalnya.

Beberapa Fakta Unik dan Menarik Game Pamali yang Menyeramkan dan Menegangkan

Kata Pamali adalah kata yang hanya diketahui oleh masyarakat Indonesia, dan kata tersebut adalah kata atau penyebutan ketika suatu keadaan atau hal dilanggar oleh seseorang. Tahukah kalian bahwa ada game horror yang berjudul Pamali? Apakah kalian sudah pernah memainkannya?

Kalian yang sudah pernah memainkan game Pamali atau berniat memainkannya, kami ingin menghimbau kepada kalian untuk menyimak artikel ini, mengapa? Karena kami akan menjelaskan beberapa fakta unik dan menarik dari game tersebut, dimana hal tersebut bisa berguna sebagai penambah wawasan kalian. Yuk langsung saja simak!

Beberapa Fakta Unik dan Menarik Game Pamali

Game Pamali

  1. Game yang mengangkat cerita Legenda mistis Indonesia
  2. Game yang mengandung tema folklore horror
  3. Game yang mengutamakan sisi petualangan dan eksplorasi
  4. Game dari developer lokal asal Bandung
  5. Game hasil karya negara Indonesia
  6. Game yang dikembangkan oleh StoryTale Studios pada tahun 2018
  7. Game FPS point and click
  8. Game Pamali sering ada discount yang beragam
  9. Game yang direncanakan akan keluar di PS4 dan Xbox One
  10. Harga Rp 50.000/Episode atau Rp 150.000/All
  11. Game yang bisa menggunakan bahasa Indonesia
  12. Game yang bisa menggunakan bahasa Inggris
  13. Game horror Indonesia yang dinilai paling kreatif
  14. Game yang sudah memiliki demonya
  15. Game yang sering dimainkan Youtuber Indonesia
  16. Game yang pernah dimainkan oleh Youtuber luar negri
  17. Game Pamali hanya bisa dimainkan sendiri (Single Player)
  18. Karakter di game bisa mudah lelah dan sakit
  19. Ada hantu Kuntilanak, Pocong, Tuyul, hingga Leak dari Bali
  20. Game horror Indonesia yang paling seram
  21. Cerita game memiliki berbagai mitos dan cerita rakyat daerah
  22. Memiliki 4 variasi cerita yang berbeda
  23. Sekuelnya tidak kalah seram dan seru
  24. Bisa menggunakan 4 karakter yang berbeda dari masing-masing cerita
  25. Cerita The White Lady memiliki 35 ending
  26. Pamali: The Tied Corpse memiliki 30 ending
  27. Pamali: The Little Devil memiliki 32 ending
  28. Semua pilihan bisa berpengaruh menentukan ending game
  29. Mengandung konten kasar dan dinilai tidak pantas dimainkan dibawah umur
  30. Mengandung konten humor
  31. Rumah dan lingkungannya persis seperti di lingkungan daerah Indonesia
  32. Setting tempat ada yang bergaya Jawa dan Belanda
  33. Banyak Jumpscare dan banyak penampakan mistis
  34. Banyak petunjuk atau clue berupa surat dan catatan
  35. Tempat akan semakin gelap ketika banyak barang sudah diambil
  36. Tempat akan semakin berkabut ketika banyak barang sudah diambil
  37. Sering terdengar suara-suara yang misterius dan aneh
  38. Ada beberapa benda yang bisa disentuh atau digerakan seperti pintu dan sebagainya
  39. Spesifikasi Min: Windows 7 64 bit, RAM 4GB, hdd 2GB, Processor i5
  40. Spesifikasi recommended: Windows 10, RAM 16GB, hdd 3GB, Intel core i7
  41. Game Pamali sudah banyak walkthrough nya di Youtube.

Itulah beberapa fakta unik dan menarik dari Gamefinity tentang game Pamali, dimana fakta-fakta tersebut adalah fakta yang wajib kalian ketahui dan pahami, dan akan sayang jika dilewatkan.

Sekian artikel Gamefinity yang berjudul “Beberapa Fakta Unik dan Menarik Game Pamali yang Menyeramkan dan Menegangkan” Semoga bermanfaat dan jangan lupa di share agar mereka yang tidak tahu fakta game Pamali bisa tahu dengan hanya membaca artikel ini. Selalu dapatkan artikel berita informasi dari kami, dimana kami akan selalu menghadirkan artikel tentang berita dan informasi lainnya di https://gamefinity.id/ 

Ini Dia 5 Boss Tersulit di Game Playstation 2

GAMEFINITY.ID, Salatiga – Bicara soal game sulit, tentunya hal yang terpikirkan adalah game-game PS3 atau PS4 seperti Dark Souls, Bloodborne, dan lain-lain. Namun jangan salah sangka, ada juga game-game PS2 yang cukup sulit untuk dimainkan.

Salah satu aspek yang menentukan kesulitan dari game adalah boss. Biasanya boss enemy didesain untuk sulit dikalahkan agar menjadi tantangan tersendiri bagi pemain. Namun ternyata ada juga boss yang didesain terlalu kuat sehingga seringkali membuat pemain frustasi.

Nah kini kita akan membahas soal beberapa boss di game PS2 yang paling sulit untuk dikalahkan. Tentunya setiap pemain punya versi mereka sendiri soal siapa boss yang paling sulit. List ini dirangkum berdasarkan pengalaman penulis dalam menghadapi boss ini. Langsung saja ini dia listnya.

5. Hu Lao Gate Lu Bu (Dynasty Warriors 6)

Diantara semua versi Lu Bu, kebanyakan fans menyebut bahwa Lu Bu versi Dynasty Warriors 6 merupakan salah satu boss yang tersulit.

Berbeda pada seri Dynasty Warriors lain, disini Lu Bu memiliki status “Rage Mode” dimana ia kebal terhadap seluruh Normal Attack. Selain itu damage yang dikeluarkan oleh Lu Bu juga sangat besar, pemain dapat kalah hanya dengan 3-4 serangan dari Lu Bu.

Apalagi ditambah, jika kalian bermain Musou Mode menggunakan Zhao Yun, Zhou Yu dan Xiahou Dun, stage pertama yang akan kalian hadapi adalah Battle of Hu Lao Gate dimana kamu bakal menghadapi Lu Bu dengan equipment atau level yang sangat rendah.

4. Elizabeth (Persona 3)

Elizabeth merupakan superboss yang ada di Persona 3. Ia merupakan pelayan di Velvet Room yang bisa kalian lawan di akhir Bonus Dungeon.

Sama seperti protagonis Persona 3, Elizabeth juga memiliki kekuatan untuk menggunakan bermacam-macam Persona. Selain itu ia memiliki pola serangan dimana jika pemain tidak cermat maka Elizabeth dapat mengeluarkan serangan one-hit kill.

Dalam game versi originalnya, Elizabeth dianggap terlalu sulit untuk dikalahkan sampai-sampai Atlus memberikan nerf kepada Elizabeth di Persona 3 FES.

3. Yiazmat (Final Fantasy XII)

Terkadang boss yang sulit diukur tidak hanya dari damage yang mereka keluarkan, namun lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengalahkan boss.

Nah contoh terbaik dari tipe boss ini adalah Yiazmat. Yiazmat adalah salah satu superboss yang ada di Final Fantasy XII. Pemain bisa melawan Yiazmat apabila telah menyelesaikan semua Rank VII Mark dan Hell Wyrm.

Hal utama yang menyebabkan Yiazmat sulit dikalahkan adalah jumlah HP yang ia miliki. Jumlah HP yang dimiliki Yiazmat sangat fantastis yakni lebih dari 50 Juta HP!

Karena jumlah HP yang sangat besar membuat pemain menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mengalahkan boss satu ini.

2. Demi-Fiend (Shin Megami Tensei Digital Devil Saga)

Jika kalian pernah bermain SMT Nocturne pastinya kalian tak asing lagi dengan Demi-Fiend. Yup, Demi-Fiend adalah protagonis utama dari seri SMT Nocturne dan menjadi superboss di SMT Digital Devil Saga.

Bisa dibilang Demi-Fiend adalah Elizabeth Persona 3 namun jauh lebih sulit. Demi-Fiend memiliki pola serangan yang mampu “memanipulasi”. Damage yang ia keluarkan juga sangat besar bahkan sebagian pemain merasa frustasi dan menyerah dalam menghadapi boss satu ini.

1. Absolute Virtue (Final Fantasy XI)

Raid Boss dalam MMORPG biasanya sulit untuk dikalahkan karena didesain untuk dikalahkan oleh pemain dengan jumlah yang banyak. Namun berbeda dengan Absolute Virtue, boss ini tetap sulit untuk dikalahkan meskipun dengan banyak pemain.

Boss ini sama seperti Yiazmat yaitu memiliki jumlah HP yang tinggi. Namun Absolute Virtue memiliki sesuatu yang tidak dimiliki Yiazmat, yakni HP Regen yang tinggi.

Absolute Virtue dapat beregenerasi dengan cepat bahkan para pemain merasa sangat kesulitan dalam mengurangi HP miliknya. Salah satu pemain bahkan bercerita mereka melawan Absolute Virtue selama 18 jam dan menyerah karena HP boss ini sangat “tidak masuk akal”.

Mengulik Trailer Terbaru dari Call of Duty Vanguard

GAMEFINITY.ID, KOTA BATU – Call of Duty Vanguard mengeluarkan trailer terbarunya pada 20 Agustus 2021 kemarin pada kanal Youtube Call of Duty. Game ini akan dikembangkan oleh Sledgehammer Games yang juga mengembangkan beberapa serial Call of Duty sebelumnya seperti Call of Duty: Modern Warfare 3, Call of Duty: Advanced Warfare, dan Call of Duty: WW2. Trailer berdurasi 3 menit ini, menampilkan beberapa cuplikan dari isi game CoD:V. Sebelumnya, pada 17 Agustus 2021, kanal Youtube resmi Call of Duty juga telah merilis teaser untuk game ini.

Call of Duty Vanguard akan kembali mengusung tema original dari seri CoD yaitu perang dunia kedua. Peperangan kali ini akan lebih luas dengan disuguhkannya pertempuran dari 4 front di perang dunia kedua. Front tersebut ialah North Africa Campaign, Eastern Front, Western Front, dan Pacific Front. Kemungkinan besar para bermain dapat bermain pada setiap front yang disediakan seperti halnya Call of Duty: World at War dimana para pemain dapat memainkan dua karakter berbeda yang berada di front yang berbeda pula.

Dalam trailer ini penonton diperkenalkan dengan beberapa tema front yang disediakan pada game ini. Pada bagian North Africa Campaign terdapat beberapa tentara Inggris beserta tank cruiser yang khas dengan front Afrika bertemu dengan tentara Jerman dengan tank panzer milik mereka. Bagian Eastern Front menampilkan seorang sniper soviet yang menembak seorang tentara Jerman. Bagian ini mempunyai kemiripan dengan sebuah misi yang ada pada Call of Duty World at War. Bagian Western Front menampilkan para pasukan penerjun payung yang berada di pesawat serta sedikit cuplikan dari First Person Perspective yang sedang ada dalam peperangan. Ada juga cuplikan yang menujukkan seorang tail gunners yang menembak jatuh pesawat dengan pistol pada bagian Pacific Front. Para pemain akan bermain pada 4 front tersebut dengan 4 karakter yang berbeda. Sgt. Arthur Kingsley dari Kesatuan Tentara Inggris, Lt. Polina Petrova dari Kesatuan Tentara Merah, Cpt. Wade Jackson dari Kesatuan Tentara Amerika, dan Lt. Lucas Riggs dari Tentara Australia.

Game ini telah memasuki masa pre-register dan akan dirilis pada 5 November 2021.

Tanggapan Fans

Meski begitu, harapan para fans cukup terbilang sangat rendah terhadap game baru ini. Banyak yang menganggap bahwa game ini hanyalah sebatas game untuk meningkatkan keuntungan developer. Tidak ada ekspektasi tinggi dari para fans. Hampir seluruh komentar yang memiliki like terbanyak adalah komentar yang cenderung merasa kecewa terhadap perilisan dari game ini.