Category Archives: Game

Jangan Download Sembarangan! Installer Windows 11 Palsu Telah Digunakan untuk Sebarkan Malware

GAMEFINITY.ID, Purworejo – Setelah resmi diumumkan bulan lalu, Windows 11 memang baru akan rilis di akhir tahun ini. Hanya saja versi preview build-nya telah tersedia di program Windows Insider.

Kendati demikian, banyak pengguna yang malah mendownload dan menginstal dari ISO yang tersebar di internet. Memang, persyaratan untuk upgrade ke Windows 11 terbilang cukup rumit. Namun, jika kalian melakukan hal yang serupa, sepertinya kalian harus lebih berhati-hati.

Menurut laporan dari Kaspersky, mereka menemukan banyak installer Windows 11 yang tersebar di internet telah disusupi malware. Salah satu contohnya adalah file bernama “86307_windows 11 build 21996.1 x64 + activator.exe”.

Windows 11

Dengan ukuran file sebesar 1,75 GB, ini mungkin akan terlihat meyakinkan mengingat nama filenya juga mirip dengan versi bocoran yang sempat viral sebelumnya. Namun, nyatanya banyak terdapat file DLL yang sama sekali tidak berguna untuk membuat file tersebut terlihat besar.

Saat dibuka, alih alih menginstal Windows 11, isinya malah terlihat seperti installer software biasa. Seperti yang telah diduga, file ini hanya sebagai jembatan untuk mendownload dan menginstal software lain.

Software yang didownload bisa sangat beragam, dari yang hanya sekedar adware, hingga malware trojan bahkan pencuri password. Kaspersky mengatakan bahwa mereka telah menangani ratusan kasus dengan metode serupa yang berkaitan dengan Windows 11.

Jadi, untuk kalian yang tertarik menginstal Windows 11, pastikan dengan cara yang aman seperti dengan program Windows Insider yang telah disediakan Microsoft. Namun alangkah baiknya juga tidak menginstal di komputer/laptop utama kalian, karena kemungkinan masih belum stabil dan terdapat bug.

Susul PES, Serial Game FIFA Dikabarkan Bakal Jadi Game Free to Play

GAMEFINITY.ID, Salatiga – Keputusan Konami untuk mengubah PES menjadi game Free to Play nampaknya juga dilirik oleh sang rival EA. Pasalnya dikabarkan EA berencana untuk merilis FIFA 23 sebagai game Free to Play.

Kabar ini datang dari salah satu leaker game FIFA ternama bernama Donk. Lewat cuitan di akun resmi Twitternya, ia mengungkapkan bahwa EA tertarik untuk membuat FIFA menjadi game Free to Play layaknya sang rival PES.

https://twitter.com/DonkTrading/status/1416497756747796480

Keputusan EA dalam mengubah FIFA menjadi game Free to Play memang bisa dibilang cukup masuk akal. Pasalnya EA berhasil meraup keuntungan sebesar 1.62 Miliar Dolar hanya dari FIFA Ultimate Team saja.

Jadi dengan mengubah FIFA menjadi game Free to Play kemungkinan besar tidak akan mengubah keuntungan besar yang diraih EA pada FIFA Ultimate Team.

Selain menjadi game Free to Play, Donk juga mengungkapkan bahwa kemungkinan besar FIFA 23 akan mendukung cross-platform dimana gamers dari platform yang berbeda seperti PS4 dan PC dapat bermain bersama.

EA sendiri belum pernah menerapkan fitur cross-platform ini pada FIFA Ultimate Team milik mereka. Padahal fitur ini menjadi salah satu fitur yang paling banyak diminta oleh fans serial FIFA.

Sebelumnya EA mengumumkan akan merilis game terbaru mereka FIFA 22 pada bulan Oktober 2021 besok. FIFA 22 bakal tersedia pada platform PC, PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series X/S, dan Google Stadia. FIFA 22 akan hadir dengan berbagai fitur dan gameplay yang lebih fresh dibandingkan pendahulunya.

Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Antara PUBG Mobile Versi 32 Bit dan 64 Bit

GAMEFINITY.ID, Singkawang – PUBG Mobile saat ini merupakan salah satu game battle royale yang banyak diminati oleh gamer Indonesia. Konsep realistis yang digunakan oleh developer PUBG Mobile membuat game ini cocok untuk digunakan bermain bersama teman.

Namun, banyak pemain PUBG Mobile yang belum mengetahui apa perbedaan antara PUBG Mobile versi 32 bit dan 64 bit. Perundingan ini awalnya berasal dari update PUBG Mobile yang muncul pada bulan Maret lalu, dimana banyak player yang mengaku mendapatkan bug akibat adanya versi 32 bit dan 64 bit ini.

Perbedaan antara PUBG Mobile 32 bit dan 64 bit sendiri yang paling disorot adalah dari keringanannya, versi 32 bit dinilai lebih ringan dibandingkan versi 64 bit.

Dengan keringanan sistem tersebut, tentu saja ada beberapa hal yang dipangkas pada PUBG Mobile versi 32 bit, yaitu warna dan grafis yang diberikan akan kurang colorful. Sedangkan pada 64 bit, PUBG Mobile bisa mendapatkan 90 FPS dan warna yang dihasilkan lebih colorful.

Nantinya PUBG Mobile akan memilihkan versi terbaik untuk devicemu, jika device milikmu tersebut hanya mendukung 32 bit maka PUBG Mobile yang terinstal adalah versi 32 bit dan begitu juga sebaliknya.

Untuk pengguna ponsel 64 bit, kalian juga bisa menggunakan PUBG Mobile versi 32 bit jika ingin aplikasi yang lebih ringan. Untuk mendapatkan versi 32 bit di device 64 bit, kalian bisa mencarinya di website ilegal. Namun dengan resiko yang harus siap diterima, diantaranya adalah terbanned, terinfeksi virus, hingga yang paling parah penjualan data pribadi.

Bosan Saat Belajar Online? Zoom Hadirkan Game ke Layanan Video Conferencenya

GAMEFINITY.ID, Purworejo – Di masa pandemi seperti sekarang ini, Zoom menjadi aplikasi yang bisa diandalkan untuk berbagai kegiatan virtual seperti meeting dan pembelajaran online. Sayangnya, seiring berjalannya waktu, banyak dari kita yang terkadang merasa bosan dengan pembelajaran online. Namun sekarang, fitur terbaru dari Zoom ini mungkin bisa menghilangkan rasa bosan kalian.

Baru-baru ini, Zoom meluncurkan fitur “Zoom Apps“, yang mana didalamnya terdapat game yang bisa kalian mainkan langsung di aplikasi zoom. Game yang ada disini bukanlah game seperti GTA, PUBG dan sebagainya melainkan game-game sederhana saja.

Zoom

Total terdapat 9 game diantaranya Team Games, Just Say The Word, LGN Poker, Gaggle Party, Ask Away, Werewolf with Friends, meetings.fun, Dive dan Heads Up. Ya, kalian bisa memainkan poker dengan teman-teman kalian via aplikasi zoom langsung.

Selain game, terdapat juga aplikasi yang bisa memudahkan kalian saat meeting dan pembelajaran online seperti whiteboard, catatan, project management dan lain-lain. Tentunya ini sangat bermanfaat karena selain bisa menghilangkan bosan, kalian juga bisa lebih produktif.

“Zoom Apps adalah komponen penting dalam transisi Zoom dari aplikasi ke platform dengan memungkinkan integrasi yang seamless dengan aplikasi pihak ketiga dalam Zoom,” kata Zeus Kerravala, Analis Utama ZK Research. “Aplikasi Zoom memberi pengguna akses ke aplikasi hiburan, produktivitas, kesehatan, dan gaya hidup favorit mereka sambil mempertahankan pengalaman rapat Zoom.”

Untuk menggunakan “Zoom Apps” sangatlah mudah. Kalian tinggal membuka aplikasi Zoom dan klik tab “Apps” pada bagian bawah dan kalian akan menjumpai aplikasi dan game yang bisa kalian download. Selain itu kalian juga bisa mengunjungi Zoom App Marketplace untuk mendownload aplikasi dan game sesuai keinginan kalian.

Zoom

Namun perlu diingat, untuk menambahkan aplikasi dan game pada Zoom, kalian harus memerlukan persetujuan dari admin meeting atau pembelajaran online yang kalian ikuti. Jadi, kalian tidak akan bisa sembarangan main game saat di tengah meeting atau pembelajaran online.

Hadirkan Skin Baru, PUBG Mobile Dinilai Mencuri Nama dan Konsep dari Game Lain

GAMEFINITY.ID, Singkawang – Banyak game battle royale yang bertaburan di internet saat ini, salah satunya adalah PUBG Mobile. Game yang satu ini cukup dikenal di kalangan pemain game dengan perangkat mobile. Tencent selaku publisher dari game PUBG Mobile juga sering memberikan update-update menarik berupa skin dan lain-lain.

Kali ini, PUBG Mobile menghadirkan sebuah skin bernama Hypnospace Diva yang mengundang berbagai kontroversi dari banyak pihak. Bukan tanpa sebab, kontroversi ini terjadi karena PUBG Mobile dituduh mencuri nama dan konsep dari salah satu game indie bernama Hypnospace Outlaw.

Hal ini dimulai ketika Jay Tholen sebagai pemilik sekaligus pencetus game Hypnospace Outlaw bersuara dalam akun Twitter miliknya yang mengatakan bahwa PUBG Mobile mencuri nama dan konsep game milik mereka.

Selain itu, PUBG Mobile juga mencuri tone warna yang dimiliki oleh game Hypnospace Outlaw yaitu cenderung mayoritas menggunakan warna ungu.

Saya ingin mengatakan bahwa cukup kesal melihat PUBG telah mencuri nama Hypnospace untuk menjual kostum ‘norak’ di gamenya. Pemilihan warnanya juga terlihat diambil melalui key art kami,” tulis Jay Tholen.

Jay Tholen mengatakan dirinya tidak ingin memperpanjang masalah ini, namun hanya saja game miliknya tidak ingin dinilai melakukan kolaborasi bersama PUBG Mobile secara diam-diam.

Jika digali lebih dalam, ini bukan kasus pertama kalinya Tencent dinilai melakukan plagiat. Tencent juga pernah ada kontroversi yang mempermasalahkan skin senjata di PUBG Mobile dimana memiliki design yang mirip dengan milik game CS:GO.

Pihak Tencent telah memberikan klarifikasi atas masalah tersebut, mereka menjelaskan itu terjadi akibat ketidaksengajaan. Awalnya, skin ini dibuat dengan nama dari bahasa Mandarin yaitu Golden Diva, namun diubah menjadi nama Hypnospace Diva agar dapat diterima untuk player dengan jangkauan yang lebih luas.

ESL Gaming Rilis Permainan Monopoly Bertema Event Esports

GAMEFINITY.ID, Salatiga – ESL Gaming atau Electronic Sports League Gaming merupakan salah satu esports event organizer yang telah melalangbuana selama puluhan tahun. Berbagai kejuaraan esports terbesar pernah mereka selenggarakan seperti Intel Extreme Masters dan ESL One.

Kini mereka mencoba untuk berinovasi dengan merilis Board Game Monopoly yang bertemakan Esports. Monopoly edisi Esports ini pertama kali ditemukan pada situs Cybersports Polandia dan kini dapat dibeli oleh umum pada situs resmi ESL Shop atau retailer resmi.

Dalam Monopoly edisi Esports keluaran ESL ini, tidak ada perubahan dari peraturan Monopoly secara umum. Perbedaannya hanya terletak pada lokasi atau tempat pada Monopoly.

Jika biasanya pada lokasi Monopoly biasa diisi dengan kota atau negara, nah pada Monopoly edisi Esports ini nama kota atau negara diganti dengan berbagai event Esports milik ESL seperti ESL One Hamburg, DreamHack, IEM Katowice, dan lain-lain.

Selain itu, bidak yang dapat dimainkan oleh pemain juga bertemakan Esports. Berbagai bentuk bidak yang tersedia antara lain Keyboard, Headset Gaming, Joystick, logo ESL, Trofi, dan ayam yang melambangkan “Winner Winner Chicken Dinner”.

Jika kalian tertarik untuk membeli Monopoly ESL Edition ini, kalian harus merogoh kocek sebesar 50 Euro atau sekitar 851 ribu rupiah di website resmi ESL Shop. Monopoly ESL Edition ini tersedia dalam versi Bahasa Inggris dan versi Bahasa Jerman.