Category Archives: Game

Bukan Lagi PES, Konami Umumkan eFootball dan Kini Jadi Free to Play

GAMEFINITY.ID, Purworejo – Konami akhirnya mengumumkan eFootball, game sepakbola yang selama ini kita kenal dengan PES. Ya, untuk sekarang dan yang akan datang, Konami tidak lagi menggunakan nama PES, melainkan eFootball, setelah sebelumnya masih digunakan pada eFootball PES 2021.

https://youtu.be/Jzd7OpCHCi0

Tidak hanya sekedar berganti nama, tetapi banyak perubahan yang dilakukan Konami pada eFootball. Tidak seperti pada seri sebelumnya, eFootball datang menjadi game free to play yang akan hadir di PS5, PS4, Xbox Series X/S, Xbox One, PC pada musim gugur mendatang. Sedangkan untuk versi Android dan iOS akan menyusul setelah versi PC dan konsol dirilis.

Yang paling menarik, nantinya eFootball akan mempunyai fitur crossplay di semua platform, termasuk versi Android dan iOS. Namun, untuk versi mobile kalian harus menggunakan controller untuk bermain dengan versi PC ataupun konsol.

Hadir dengan engine baru yaitu Unreal Engine 4, eFootball menghadirkan teknologi yang disebut “Motion Matching”. Teknologi ini menawarkan gameplay sepakbola yang lebih realistis dan akurat dimana memungkinkan animasi empat kali lebih banyak dari game PES sebelumnya. Untuk membuat crossplay menjadi fair dan balance, teknologi “Motion Matching” ini juga akan hadir di semua plaform.

“The system provides more than four times as many animations as before, achieving highly realistic movement. Motion Matching will be utilised across all eFootball platforms, including last-gen consoles, PCs and mobile.”

eFootball

Walaupun gamenya menjadi free to play, Konami akan tetap merilis konten dan game mode baru yang beberapa diantaranya berbayar setelah gamenya rilis. Layaknya sebuah DLC, kalian bisa bebas mau membeli game mode yang disediakan sesuai keinginan kalian.

“As a digital-only title, Konami will regularly add new content and game modes after launch this Autumn. In the future, certain game modes will be sold as optional DLC, giving players the freedom to build an experience that follows their interests.”

Menurut roadmap dari Konami, nantinya konten akan dihadirkan secara tertahap. Saat pertama kali rilis, eFootball akan mempunyai fitur Local Match dengan 9 pilihan klub dan fitur cross-gen di PlayStation dan Xbox. Selanjutnya, hadir fitur online league dan team-building mode yang diikuti dengan fitur crossplay pada versi PC. Terakhir, Konami akan menambahkan fitur crossplay pada versi mobile yang mengindikasikan semua platform tersedia untuk fitur crossplay.

eFootball

Dengan ini, sepertinya Konami sepertinya ingin memudahkan pendatang baru masuk dan mencoba eFootball, sekaligus membuat game eFootball menjadi sebuah game yang terbuka, fair dan balanced di semua platform.

Perubahan yang dilakukan Konami ini sepertinya telah direncanakan dalam beberapa tahun belakang. Nama eFootball pertama kali dipakai di PES 2020 dan dilanjutkan di PES 2021 yang hadir hanya sebagai season update. Dan kini, Konami benar benar menghilangkan branding PES yang telah menemani para penggemar PES sejak lebih dari 20 tahun yang lalu.

eFootballMenjadikan eFootball menjadi game free to play adalah langkah yang berani dari Konami. Ini juga mengubah cara Konami dalam menghadirkan PES, yang sebelumnya sebagai game berbayar tahunan menjadi free to play dengan update berkala.

Mungkin akan banyak penggemar PES kecewa dengan perubahan ini, namun kita tidak bisa mengatakan kalau Konami membuat keputusan yang salah. Jika ini adalah keputusan yang tepat, kita mungkin hanya butuh penyesuaian baru dengan identitas yang juga baru. Kita tunggu saja, semoga eFootball bisa hadir lebih baik dari sebelumnya.

Seorang Youtuber Tamatkan Skyrim Tanpa Berjalan Sama Sekali

GAMEFINITY.ID, Salatiga – Skyrim memiliki dunia dan map yang sangat besar. Tetapi jika kalian ingin menjelajahi Skyrim sepenuhnya, kalian harus menempuh banyak jarak dengan berjalan kaki.

Bagi pemain biasa bergerak atau berjalan hanya cukup menggerakkan analog kiri atau menekan tombol WASD saja.

Namun bagaimana jadinya jika seseorang berusaha menamatkan Skyrim tanpa berjalan sama sekali?

Seorang Youtuber bernama ymfah berhasil menamatkan The Elder Scrolls Skyrim tanpa berjalan ataupun menggunakan gerakan analog.

Di dalam walkthroughnya ini, ymfah membuat aturan dimana ia harus bermain seluruh storyline Skyrim beserta DLC-nya tanpa menggerakan tombol WASD atau analog kiri yang menjadi tombol bergerak karakter.

Lalu bagaimana caranya ia bergerak? Pada video berdurasi 51 menit miliknya ia menjelaskan bagaimana cara menggerakan karakter tanpa menekan tombol bergerak.

Ia memanfaatkan pukulan Heavy Fist dan animation cancel untuk bergerak secara sedikit demi sedikit. Kemudian di pertengahan playthrough ia memanfaatkan bug Dragon Shouts untuk bergerak dengan sangat cepat.

Ymfah juga mempraktekkan berbagai bug yang dapat dimanfaatkan pada Skyrim, seperti infinite werewolves, paralysis glitch, bucket glitch, dan lain-lain.

Youtuber satu ini memang cukup terkenal dalam menamatkan berbagai game dengan tantangan yang sangat sulit untuk dilakukan. Selain Skyrim, game yang dimainkan oleh ymfah antara lain seperti Fallout 4, Dark Souls 3, Bloodborne, dan lain-lain.

Pada Akhirnya Esport di Indonesia Memiliki Perundang – Undangan

GAMEFINITY.ID, Denpasar – Kabar baik untuk seluruh pemain Esport yang ada di Indonesia, pasalnya, dilansir dari akun Instagram K-Case Lawyer, Peraturan PBESI telah disahkan. Dengan ini, maka Esport di Indonesia telah memiliki Undang Undang.

Seperti yang telah kita ketahui, kegiatan Esport di Indonesia memang lagi gencar-gencarnya hanya saja kegiatan Esport ini belum memiliki payung undang – undang oleh dikarena itu Pengurus Besar Esport Indonesia atau yang disingkat sebagai PBESI memiliki inisiatif untuk membuat regulasi terhadap kegiatan Esport di Indonesia.

Perundang undangan ini disahkan pada tanggal 17 Juli 2021 kemarin, semenjak tanggal itu maka semua kegiatan Esport di Indonesia memiliki standar reguliasi. Dalam Undang-undang No.3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional menyebutkan bahwa induk organisasi dapat membentuk peraturan manajerial dalam mengatur cabang olahraganya.

Jadi apa aja nih regulasi dari PBESI tersebut? ada beberapa ketentuan penting yang diatur dalam regulasi PBESI tersebut, yaitu:

I. standardisasi Pemain dan Atlet Profesional Esports;
II. pembinaan dan pengembangan Esports;
III. Tim Esports;
IV. keanggotaan Pemain;
V. perpindahan dan pemberhentian Pemain dan Atlet Profesional;
VI. Liga dan Turnamen;
VII. Pekan Olahraga Nasional;
VIII. platform Esports Indonesia;
IX. Vendor penyelenggara Liga dan Turnamen;
X. ketentuan perwasitan;
XI. prosedur pemeriksaan masalah pertandingan;
XII. hak siar dan akses media;
XIII. pembinaan Atlet Profesional Indonesia;
XIV. pemusatan latihan nasional;
XV. Game dan penerbit Game;
XVI. Sponsor;
XVII. Anti Doping;

Tom Clancy’s XDefiant, Game Free to Play Multiplayer FPS Terbaru dari Ubisoft

GAMEFINITY.ID, Purworejo – Ubisoft baru saja mengumumkan game terbaru mereka yaitu Tom Clancy’s XDefiant. Tom Clancy’s XDefiant sendiri adalah game 6v6 free-to-play FPS dari Tom Clancyverse dengan eleman shooter yang intens atau fast-paced seperti pada game Call of Duty.

Dikembangkan oleh Ubisoft San Francisco, game ini akan menghadirkan pertempuran antar tim dengan anggota dari faksi khusus. Setiap faksi akan memiliki dinamika permainan serta kemampuan tersendiri.

Ada empat faksi dalam game ini, yang mana terinspirasi dari seri Tom Clancy’s sebelumnya. Faksi tersebut terdiri dari Echelon (Splinter Cell), Wolves (Ghost Recon), Cleaners (The Division) dan Outcasts (The Division).

Semua faksi memiliki sejumlah karakter dengan skinnya masing-masing yang disebut Defiant. Nantinya kalian dapat bebas membuat tim dengan mencampurkan dari faksi apapun.

“Faksi berada di jantung permainan. Mereka terinspirasi oleh grup maverick dari seluruh game Tom Clancy dan seterusnya. Dari inspirasi ini, kami menciptakan karakter dan gameplay baru yang unik untuk penembak kami. Dan kami akan terus menambah pemain yang beragam ini seiring dengan perkembangan permainan.”

Tom Clancy’s XDefiant

Game ini menawarkan berbagai macam arena kompetitif dan linear game mode, seperti Domination dan Escort. Selain itu, Ubisoft menjanjikan akan menghadirkan berbagai macam senjata serta attachment. Nantinya, Ubisoft akan terus menambahkan Defiant baru, faksi, ability, peta, mode, dan lainnya seiring perkembangan game.

Saat ini, game Tom Clancy’s XDefiant masih dalam pengembangan. Rencananya game ini akan hadir di PlayStation 4/5, PC, Xbox One, Xbox Series X/S, Amazon Luna dan Google Stadia dengan dengan fitur cross-play.

Ubisoft sendiri akan mengadakan tes tertutup yang akan dimulai pada 5 Agustus mendatang khusus bagi pengguna PC di Amerika dan Kanada. Nantinya Ubisoft masih akan mengadakan tes lanjutan, jadi untuk kalian yang tertarik bisa mendaftarkan disini.

Windah Basudara Berhasil Tamatkan Game Whatsapp Kurang dari 5 Menit dengan 999+ Chat

GAMEFINITY.ID, Singkawang – Brando atau yang sering dikenal dengan nama Windah Basudara adalah salah satu streamer terkenal di platform Youtube. Ia banyak memainkan game-game mobile maupun pc, sebelumnya ia juga memainkan game Zombie Tsunami dan melakukan gacha pada permainan tersebut.

Selain itu, tingkah lakunya yang unik dan dapat mengundang gelak tawa menjadi daya tarik sendiri bagi para viewers. Viewersnya pun dari berbagai kalangan, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa juga terhibur dengan kelakukan Windah Basudara ini.

Beberapa waktu lalu ia berhasil menamatkan game Whatsapp dengan chat lebih dari 999 yang masuk ke nomornya tersebut. Ya, Whatsapp yang dimaksud adalah aplikasi tukar pesan yang biasanya digunakan untuk keperluan chatting dunia nyata.

Dalam gameplaynya itu ia memberikan nomor Whatsappnya lalu meminta para bocil kematian untuk mengirimkan pesan kepada nomor tersebut. Tak perlu menunggu lama, Windah berhasil mendapatkan 999+ chat sesuai targetnya hanya dengan waktu kurang dari 5 menit.

Bahkan walaupun sudah menyelesaikan challenge yang dibuatnya itu, pesan terus berdatangan hingga mencapai ribuan pesan. Selain itu, ia juga menerima berbagai kode OTP dalam handphonenya yang diduga berasal dari para viewers.

https://youtu.be/-s4gvauH0_c

Sebagai tanda berterima kasih kepada para viewers, ia mencoba mengangkat beberapa telpon yang masuk ke nomornya tersebut dan mengucapkan terima kasih.

Windah Basudara merupakan orang pertama yang menyelesaikan game Whatsapp ini karena memang sebelumnya tidak ada yang pernah menganggap Whatsapp adalah sebuah game. Namun dengan kekreatifitasan yang dimiliki oleh Windah, ia melakukan hal unik tersebut.

Warframe Mobile Diumumkan, Hadirkan Fitur Cross-Save dan Cross-Platform

GAMEFINITY.ID, Kota Bandung — Kami bisa katakan bahwa tahun 2021 merupakan golden age bagi industri video games di platform mobile. Bagaimana tidak, kini banyak perusahaan mulai mencoba untuk mendorong inovasi pasar mobile dengan mengumumkan sejumlah video games ternama yang rencananya akan dirilis untuk smartphone anda.

Tidak hanya Call of Duty, PUBG, dan Fortnite, sederet urutan game lainnya seperti Apex Legends, Battlefield, bahkan Warframe pun akan menyusuli platform mobile dalam waktu mendatang.

Dalam acara TennoCon 2021, anda bisa melihat bahwa beberapa orang sedang memperlihatkan demo dari gameplay Warframe di platform PC, PlayStation, dan juga Mobile. Dengan adanya fitur cross-platform, setiap player dari platform manapun mampu untuk bermain dan berinteraksi bersama, termasuk juga dengan platform mobile.

Selain adanya fitur cross-platform, Digital Extremes juga menyatakan bahwa kini anda bisa melakukan cross-save, jadi anda tidak perlu khawatir dengan proses yang anda jalani ketika anda ingin berpindah platform untuk bermain Warframe.

Kami belum bisa memastikan mengenai jadwal rilis dari Warframe mobile sendiri. Namun asumsi kami sepertinya Digital Extremes akan merilis Warframe versi mobile paling cepat pada tahun 2022 mendatang. Jika anda tertarik untuk mengikuti update mengenai Warframe Mobile, anda bisa mengikuti akun resmi Twitter mereka melalui link ini.