Category Archives: Game

Post-Game Depression, Apa Itu Dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

GAMEFINITY.ID, Salatiga – Pernah nggak kalian merasa hampa atau merasa kehilangan setelah menamatkan game yang kalian sukai dan kalian mainkan selama ratusan jam? Jika iya, maka kalian pernah terkena sindrom Post-Game Depression.

Post-Game Depression adalah suatu kondisi dimana gamers merasa kesepian maupun hampa setelah pemain berhasil menyelesaikan game yang sangat disukai. Perasaan ini tidak hanya terbatas pada game saja. Kalian bisa mengalami Post-Game Depression setelah menyelesaikan marathon TV series, drama Korea, Anime, dan lain-lain.

Penyebab Post-Game Depression

Post-Game Depression sendiri disebabkan oleh gamers yang perasaannya terhubung erat dengan game yang mereka cintai. Ketika memainkan game yang mereka cintai, mereka akan tenggelam di dalam dunia game yang menakjubkan dan mengembangkan hubungan emosional dengan game itu sendiri. Dan ketika mereka harus berpisah dengan dunia game tersebut mereka akan merasa seperti kehilangan sesuatu di dalam dirinya.

Tenang, Post-Game Depression bukanlah penyakit mental ataupun gangguan jiwa kok. Menurut peneliti hal ini wajar dan menunjukkan bahwa kesehatan emosional dan daya imajinasi kita sehat. Namun apabila berlanjut maka berbagai masalah akan timbul hingga mempengaruhi kehidupan secara nyata.

Karena begitu banyak orang mengalami Post-Game Depression yang dapat mempengaruhi kehidupan mereka selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan, penulis ingin berbagi beberapa ide tentang cara mengatasinya.

Sayangnya tidak ada solusi yang sama untuk semua orang, tapi kalian mungkin menemukan solusi dari tips ini dan dapat membantu menghilangkan Post-Game Depression. Berikut ini beberapa tips menghilangkan Post-Game Depression.

Langsung Berpindah ke Game Lain Setelah Tamat

Salah satu cara yang lebih jelas untuk mengatasi Post-Game Depression adalah dengan mencoba mempersingkatnya secepat mungkin dengan memulai game lain setelah menamatkan game sebelumnya. Hal ini bertujuan untuk memperpendek perasaan hampa tersebut dan segera berfokus dengan game yang lain.

Tips ini bisa dibilang hit or miss. Beberapa orang mengatakan bahwa cara ini berhasil dan beberapa orang berkata cara ini gagal dan malah membuat mereka tidak menikmati game baru yang ia mainkan.

Lebih Jauh Mendalami Game Tersebut

Apabila kalian sudah tenggelam dalam dunia game yang kalian sukai, maka kalian bisa coba mendalami dunia game tersebut. Kalian bisa mencoba mencari media lain yang berhubungan dengan game yang kalian minati. Contohnya apabila kalian menikmati Final Fantasy XV kalian bisa menonton seri anime Brotherhood Final Fantasy XV atau membaca light novelnya.

Atau mungkin kalian bisa membaca wiki/lore game dan mencari fakta dan teori terkait game tersebut. Dengan ini kalian akan tetap merasa terikat dengan game yang kalian sukai setelah tamat.

Berdiskusi Dengan Penggemar Lain

Salah satu cara paling membantu yang penulis temukan untuk mengatasi Post-Game Depression adalah berhubungan dengan orang lain yang sedang atau telah terikat dengan game yang sedang kalian coba untuk dilepaskan.  Berhubungan dengan penggemar lain yang juga merasakan Post-Game Depression akan mengurangi rasa kesepian kalian dalam mengatasi sindrom ini.

Kalian bisa menemukan teman untuk berdiskusi lewat Subreddit, server Discord ataupun komunitas khusus game yang kalian sukai.

Rekor Terbaru, Total Jumlah Penonton FFWS 2021 Sebanyak 5,4 Juta!

GAMEFINITY.ID, Denpasar – Akhirnya, acara Free Fire World Series 2021 atau yang disingkat sebagai FFWS 2021 yang berlokasi di hotel Marina Bay Sands berhasil dilaksanakan dengan sukses. Pada event ini, peserta berjuang demi memenangkan hadiah uang sebesar 2 Juta USD atau sekitar 28,5 Miliar rupiah. Pheonix Force, team asal Thailand berhasil memenangkan acara ini, dengan mendapatkan total 4 Booyah dan 48 kill.

Memang, FFWS 2021 bukanlah sebuah kompetisi yang memiliki jumlah grandprize terbesar dalam ajang esport, namun yang membuatnya menarik adalah, jumlah penonton dari ajang ini mencapai 5,4 juta di seluruh dunia. Sebagai referensi, di tahun 2019, jumlah penonton 2019 World League of Lagends Worlds Championship mencapai 3,9 juta dan menjadi rekor bertahan selama 2 tahun hingga pada akhirnya Free Fire menggantikan rekor tersebut.

Terima kasih kepada pemain dari negara Brasil, India, dan Indonesia karena merekalah yang menjadi penyumbang penonton terbanyak dalam memecahkan rekor ini pada ajang FFWS 2021. Dengan jumlah penonton sebanyak itu, pemain Free Fire dapat membanggakan sesuatu dari game mereka, karena jumlah tersebut sangat sulit untuk di dapatkan dan dapat dikatakan sebagai jumlah penonton terbanyak hingga saat ini (atau beberapa tahun kemudian).

Jadi, bagaimana, terbukti kan bahwa Free Fire itu banyak peminatnya?

Bocah SMP di Banyumas Meninggal Dunia Diduga Akibat Kecanduan Game Online

GAMEFINITY.ID, Singkawang – Kasus akibat game online kembali terjadi di Indonesia. Kali ini hingga menewaskan seorang siswi SMP kelas 1 berinisial E. E diduga meninggal karena kecanduan game online.

Sebelum meninggal E terlalu berlarut dalam karakter di game online sehingga tak mengenali identitas dirinya sendiri.

Anak SMP ini berasal dari Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Anak ini dilaporkan meninggal karena adanya gangguan saraf pada otaknya yang diduga berasal dari kecanduan game online pada tanggal 25 Mei 2021.

Bapak Sumadi sebagai Kepala Desa di Desa Pageralang memberikan keterangan bahwa anak ini sempat dibawa ke RSUD setempat untuk mendapatkan perawatan.

“Sempat dibawa ke rumah sakit, namun kemudian korban bersama keluarganya meminta pulang,” ujar Sumadi.

Menurut keterangan Pak Sumadi anak ini sudah kecanduan dengan game online karena terus-terusan bermain game online siang dan malam.

Awalnya, anak berinisial E ini sempat mengeluh tidak enak badan dan dibawa ke RSUD setempat. Namun bukannya membaik justru E lupa dengan identitas dirinya.

Pihak RSUD Banyumas pun membenarkan bahwa anak SMP yang berinisial E ini sempat dirawat di RSUD Banyumas pada tanggal 16-17 Mei 2021. Mereka mengatakan siswi SMP ini mengalami gangguan mental akibat game yang masuk ke dalam katalog WHO bernama ICD-11.

Gangguan mental ini  mendatangkan pola perilaku yang tidak dapat dikontrol atau kehilangan kendali diri dalam bermain game. Penyakit ini telah diklasifikasikan sebagai Penyakit Internasional dalam ICD-11.

Jaringan 5G Resmi Hadir di Indonesia, Cocok untuk Main Game?

GAMEFINITY.ID, Singkawang – Jaringan 5G telah hadir di Indonesia dibawa oleh provider Telkomsel. Namun walaupun begitu, tidak langsung semua pengguna telkomsel dapat langsung menggunakannya. Ada beberapa syarat mulai dari smartphone yang digunakan harus support 5G, kartu yang digunakan harus support 5G dan lain-lain.

Lalu muncul pertanyan secepat apa sih jaringan internet 5G ini? Berapa ping yang dihasilkan?

Kecepatan Internet 5G

Dengan menggunakan pita frekuensi 2,3 GHz dan smartphone Oppo Reno5 5G mereka mencoba melakukan test speed. Pada aplikasi pertama yaitu Speedtest by Ookla, hasil yang didapatkan adalah 122 Mbps untuk unduh dan 64 Mbps untuk unggah. Serta ping yang dihasilkan adalah 19ms dan jitter hanya 6ms.

Kemudian untuk tes kedua menggunakan aplikasi berikutnya yaitu OpenSignal. Pada tes ini kecepatan yang didapat adalah 24,9 Mbps untuk unduh dan 30,2 Mbps untuk kecepatan unggah, dengan latensi -1ms.

Berdasarkan hasil tes pada kedua aplikasi tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan ping yang hanya 19ms, jaringan 5G Telkomsel ini dapat digunakan untuk bermain game dengan stabil.

Telkomsel sendiri menggelar 5G tahap awal ini dengan menggunakan pita frekuensi 2,3GHz. Spektrum frekuensi yang dipakai pada tahap awal ini yaitu sebesar 30MHz atau sepertiga dari spektrum frekuensi yang seharusnya digunakan untuk 5G yaitu sebesar 100Mhz.

Daftar Game Yang Bakal Rilis di Bulan Juni 2021

GAMEFINITY.ID, Salatiga – Di bulan Mei ini kita telah disuguhi berbagai game yang luar biasa seperti Biomutant, Subnautica Below Zero, dan tentunya, Resident Evil Village. Kini saatnya kita menyambut berbagai game baru yang akan rilis pada bulan Juni 2021 nanti.

Tidak hanya game saja yang menunggu kita di bulan Juni nanti, tapi event gaming terbesar yaitu E3 2021 juga akan hadir di pertengahan Juni. Di E3 2021 tentunya kita akan menantikan game-game baru yang diumumkan oleh para Publisher dan Developer ternama.

Bicara soal game yang bakal rilis, tentunya kalian penasaran game apa saja yang akan menyambut kita di bulan Juni nanti. Nah, disini penulis akan memberikan daftar game yang bakal rilis di bulan Juni 2021 nanti. Apa saja gamenya? Langsung saja ini dia daftarnya.

1 Juni 2021

  • Ghost n’ Goblin Resurrection (Windows, PS4, XBO)
  • Griftlands (Windows)
  • Necromunda: Hired Gun (Windows, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X)
  • Stonefly (Windows, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X, Switch)
  • Virtua Fighter 5 Ultimate Showdown (PS4)

3 Juni 2021

  • Astalon: Tears of The Earth  (Windows, PS4, Switch, XBO)
  • Wing of Darkness (Windows, PS4, Switch)

4 Juni 2021

  • DC Super Hero Girls: Teen Power (Switch)
  • Evergate (PS5)
  • Griftlands (PS4, XBO, Switch)
  • The Persistence Enhanced (Windows, PS5, Xbox Series X)
  • Sniper Ghost Warrior Contracts 2 (Windows, PS4, XBO, Xbox Series X)

8 Juni 2021

  • Chivalry 2 (Windows, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X)
  • Edge of Eternity (Windows)
  • Neptunia ReVerse (PS5)

10 Juni 2021

  • Chicory: A Colorful Tale (Windows, Mac, PS4, PS5)
  • Final Fantasy VII Remake Intergrade (PS5)
  • Ninja Gaiden: Master Collection (Windows, PS4, XBO, Switch)

11 Juni 2021

  • Game Builder Garage (Switch)
  • Guilty Gear -STRIVE- (Windows, PS4, PS5)
  • Ratchet & Clank: Rift Apart (PS5)

15 Juni 2021

  • The Elder Scrolls Online (PS5, Xbox Series X)

18 Juni 2021

  • Metro Exodus Complete Edition (PS5, Xbox Series X)

22 Juni 2021

  • Ender Lilies: Quietus of the Knights (Windows, Switch)
  • Dungeons & Dragons: Dark Alliance (Windows, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X)
  • Olympic Games Tokyo 2020 – The Official Video Game (Windows, PS4, XBO, Switch, Stadia)

24 Juni 2021

  • Alex Kidd in Miracle World DX (Windows, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X, Switch)
  • The Caligula Effect 2 (PS4, Switch)
  • Legend of Mana (Windows, PS4, Switch)
  • Nayuta no Kiseki Kai (PS4)
  • Samurai Warriors 5 (PS4, Switch)
  • The Wicked King and the Noble Hero (PS4, Switch)

25 Juni 2021

  • Cotton Reboot! (PS4, Switch)
  • Mario Golf: Super Rush (Switch)
  • Scarlet Nexus (Windows, PS4, PS5, XBO, Xbox Series X)
  • Tony Hawk’s Pro Skater 1 + 2 (Switch)

29 Juni 2021

  • Destroy All Humans! (Switch)
  • Disgaea 6: Defiance of Destiny (Switch)
  • Ghoul Patrol (Windows, PS4, XBO, Switch)
  • Wonder Boy: Asha in Monster World (Windows)
  • Zombies Ate My Neighbors (Windows, PS4, XBO, Switch)

To Be Announced (TBA)

  • Phantasy Star Online 2: New Genesis (Global: Windows, XBO, Xbox Series X. JP: Windows, PS4, Switch)
  • Sky: Children of the Light (Switch)

Nah itu tadi daftar game yang bakal rilis di Juni 2021. Jadi game apa saja yang kamu incar di bulan Juni nanti?

 

 

Playstation Resmi Umumkan akan Masuk ke Industri Game Mobile

GAMEFINITY.ID, Singkawang – Tidak dapat dipungkiri lagi, pasar game kini kian deras melaju di ranah mobile. Melihat peristiwa tersebut industri game di dunia memilih untuk pindah haluan ke ranah mobile, salah satunya perusahaan game raksasa yaitu Sony.

Kabar masuknya Sony ke industri mobile berawal dari munculnya lowongan pekerjaan untuk posisi Head of Mobile. Salah satu persyaratannya adalah harus mampu menggarap beberapa proyek besar Sony dalam proses pembuatan dan pengembangan game Mobile.

CEO Sony Group Corporation, Kenichiro Yoshida pada kesempatan berpidatonya memberikan arahan kepada perusahaannya untuk 2021. Ia membahas bagaimana Sony akan menanggapi tren industri game mobile tersebut.

Ia mengatakan bahwa game original Playstation akan dikembangkan di perangkat seluler, namun dia tidak menyebutkan secara spesifik game mana yang akan dipilih. Ia memberikan contoh game Fate/Grand Order sebagai game yang sukses mereka remake di mobile.

Pada akhir pidato tersebut Kenichiro Yoshida menyebutkan akan memperluas upaya di bidang sosial, mobile, dan layanan kepada konsumen dengan meninggkatkan basis hingga 1 milliar konsumen.