Category Archives: Game

Selain Ingin Terlihat Keren, Ini 5 Alasan Pemain Free Fire Gunakan Cheat Auto Aim

GAMEFINITY.ID, Singkawang – Pada awal bulan April 2021 lalu pengguna cheat auto aim pada game Free Fire mencapai 1 juta pengguna.

Tentu saja Garena tak hanya tinggal diam melihat para cheater ini. Garena menjatuhkan hukuman berupa banned permanen kepada para pemain yang menggunakan cheat seperti auto aim dan cheat-cheat lainnya.

Lantas sebenarnya apa penyebab para pemain Free Fire menggunakan cheat auto aim? Berikut penulis menyiapkan beberapa alasan yang mungkin dipikirkan oleh para cheater tersebut.

1. Ingin Menang Dengan Mudah

Tentu saja para cheater ini menggunakan cheat agar menang dengan mudah. Mereka hanya memikirkan menang, tidak ada kata kalah bagi mereka sehingga menghalalkan segala cara untuk mencapai kemenangan.

2. Ingin Naik Rank Dengan Cepat

Di game Free Fire ada mode yang dinamakan mode Ranked. Pada mode ini kemenangan permainan sangatlah penting. Banyak orang yang menjadikan rank sebagai tolak ukur dalam skill bermain, kadang yang memiliki rank tinggi akan disegani oleh pemain lain.

Hal itulah yang memicu para cheater untuk menggunakan cheat, karena akan lebih mudah menang dan lebih cepat naik rank.

3. Ingin Menambah KD Ratio

KD Ratio atau Kill Death Ratio adalah perbandingkan antara jumlah Kill dan Death pemain pada saat permainan. Tentu saja ini juga dapat dijadikan tolak ukur skill bagi para pemain Free Fire.

Dengan adanya cheat auto aim, pemain dapat meningkatkan KD Ratio dengan mudah.

4. Tidak Ingin Berlatih

Bidikan yang akurat merupakan kebanggaan terbesar bagi para pemain Free Fire. Untuk mendapatkan aim yang akurat, para pemain harus berlatih keras.

Nah berbeda dengan para cheater ini. Mereka tidak ingin melewati proses yang terlalu banyak, mereka hanya ingin hasil yang instan.

5. Tidak Yakin Bisa Menang

Seperti pada poin pertama tadi, para cheater ini ingin menang dengan mudah. Jika dipikirkan lebih lanjut, berarti para cheater ini tidak yakin dirinya bisa menang dengan murni tanpa cheat.

Itulah beberapa alasan para cheater menggunakan cheat auto aim di Free Fire menurut penulis. Bagaimanapun tindakan cheat ini tidak benar. Selain resiko terkena banned yang besar, menjadi cheater juga akan menyebabkan ketergantungan.

4 Hikmah yang Bisa Dipetik Gamer Selama Bulan Puasa

GAMEFINITY.ID, Kota Bandung – Bulan ramadhan merupakan bulan penuh berkah bagi umat muslim. Dengan datangnya bulan suci ini, umat muslim diberi kesempatan untuk bermuhasabah dan memperbanyak amal kebaikan untuk menggapai ridha Allah ‘azza wa jalla.

Gamer muslim pun tak luput dari khilaf ketika sedang beraktivitas gaming yang berdampak buruk bagi psikologi maupun lingkungan. Dengan demikian, alangkah baiknya bagi para gamer mengambil kesempatan di bulan suci ini untuk memperbaiki diri dan menjadi individu yang lebih baik. Ada beberapa hikmah yang bisa dipetik, silahkan simak artikel ini lebih lanjut.

Menahan Amarah

Beberapa video games akan menguji emosi para pemain, baik game bertipe single-player offline maupun multiplayer online. Akan ada beragam tantangan yang mampu membuat anda frustasi sehingga menyebabkan tekanan darah meningkat.

Dengan demikian, anda bisa mencoba untuk menghindari game yang memicu emosi ataupun belajar untuk mengontrol emosi anda.

Menghargai Komunitas Lain

Video game dapat menimbulkan sikap fanatisme yang tidak sehat, termasuk menyerang komunitas game lain tanpa alasan yang dibenarkan. Dengan sikap fanatisme ini, dikhawatirkan akan mampu menumbuhkan rasa benci dan permusuhan diantara sesama umat manusia.

Oleh karena itu, bulan suci ini merupakan kesempatan bagi para gamer untuk bersikap lebih dewasa dan meningkatkan jiwa toleransi sesama umat manusia.

Berlepas Diri dari Membajak

Walaupun tidak ada undang-undang khusus yang membahas pembajakan, tindakan piracy tetap merugikan dan menguntungkan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Anda bisa mulai belajar untuk berhijrah ke penggunaan produk original secara perlahan di bulan suci ini.

Game Bukan Segalanya

Sebagian gamer hanyut dalam dunia mereka sendiri sehingga lupa dengan kehidupan nyata. Mereka lupa dengan waktu, kewajiban, dan juga keluarga.

Dengan datangnya bulan ramadhan ini, maka gamer didorong untuk memanfaatkan dan mengatur waktunya menjadi lebih baik lagi.

Bagaimana menurutmu? Mari kita bersama memperbaiki kualitas diri di bulan suci ini ya!

Inilah Alasan Kenapa Myanmar Tidak Ikut Dalam MSC 2021

MSC merupakan kependekan dari MLBB Southeast Asia Cup yang akan diselenggarakan pada 7 hingga 13 Juni di tahun 2021 mendatang. MSC merupakan event turnamen Mobile Legends Bang Bang terbesar se-Asia.

Nampaknya, terdapat 8 negara yang berpatisipasi, yakni: Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Kamboja, Laos, Thailand, dan Filipina. Ada ngerasa yang kuran? Ya, Myanmar tidak berpatisipasi kali ini.

Ini terdengar aneh jika Myanmar tidak ikut partisipasi dalam event turnamen ini. Siapa yang tidak mengetahui bahwa Myanmar merupakan salah satu negara terkuat di Asia Tengara untuk game Mobile Legends. Dan ketika Myanmar tidak ikut dalam event turnamen ini, maka ini patut untuk dipertanyakan.

Ingyin Phoo, salah satu pemain esport asal Myanmar menjawab pertanyaan tersebut di dalam podcast. Ingyin Phoo pun menjawab “Based on situation, boycott Mobile Legends that’s why, Mobile Legends from China, Myanmar boycott China, boycott Mobile Legends and PUBG”

Jikalau di translate ke Bahasa Indonesia, “Berdasarkan dari situasi saat ini, boycott Mobile Legends itu lah alasannya, Mobile Legends berasal dari China, Myanmar boycot China, boycot Mobile Legends dan PUBG”

jikalau disimpulkan, hal ini dikarenakan adanya perkelahian antara Myanmar dengan China. Tak hanya Mobile Legends yang di boycott namun PUBG juga ataupun hal yang berbau buatan China.

Dyland Pros, Youtuber FF Menghabiskan 4 Milyar Untuk FF

GAMEFINITY.ID, Bandung – Di setiap game pasti ada seseorang yang akan mengeluarkan uang demi game tersebut, terkadang tak hanya dalam jumlah kecil tetapi dalam jumlah yang sangat besar.Biasa nya para gamer akan mengeluarkan uang untuk membeli skin,hero,maupun bundle bundle di dalam game, biasanya game nya itu bisa seperti Dota 2, CSGO, Valorant dan Free Fire.

Di Free Fire ada orang yang mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar siapa lagi kalau bukan Dyland Pros, setiap player Free Fire pasti mengenal sosok Dyland Pros karena ia adalah Youtuber yang di pandang sebagai sultan nya Free Fire.

Akun yang dimiliki oleh Dyland Pros hampir memiliki segala jenis kostum dan bundle seperti bundle vigilante,boxer,Judgement Ironface dan masih banyak lagi. Ia juga memiliki Skin senjata legendaris hingga Bundle yang limited Edition.

Banyak pemain Free Fire yang mengakui bahwa akun Dyland Pros adalah akun sultan, tetapi bukan hanya dirinya banyak juga akun sultan yang di perjualbelikan di dalam website hingga 500+ atau 1000+ akun yang memiliki rank tinggi,item langka dan skin yang lengkap juga.

Tapi untuk Dyland Pros mungkin pengeluaran nya lebih dari akun akun sultan biasa nya atau melebihi siapapun yang bermain Free Fire karena ia hampir memiliki segala item maupun skin yang ada di game Free Fire. Penasaran berapa pengeluaran yang di keluarkan oleh Dyland Pros demi game Free Fire?

Total Pengeluaran Dyland Pros di Free Fire (FF)


Dalam unggahan video yang ia kirim di sosial media, Ia menyebutkan bahwa ia telah mengeluarkan uang selama bermain Free Fire bernilai 4 Miliar rupiah. Pengeluaran yang sangat banyak hanya untuk game Free Fire yang di keluarkan oleh Dyland Pros, meskipun begitu baginya itu adalah hal yang wajar karena ia memiliki banyak bundle dan kostum yang di dapatkan nya tidaklah murah.

di dalam video nya Dyland mengatakan ”Bongkar vault akun Rp4 miliar, total dari badges yang yang gue beli mungkin udah segitu (harganya) ya dan skin-skin-nya. Empat miliar rupiah, untuk membanggakan nama Indonesia di kancah internasional biar bisa bisa top global badges nomor satu di setiap bulannya,”

Meskipun begitu youtuber ini tidak hanya terkenal mengeluarkan uangnya saja, ia juga sering membuat konten-konten yang menarik tentang Free Fire. Seperti membuat short movie saat Free Fire akan berkolaborasi dengan Money Heist, karena konten-konten menarik nya tersebut banyak penggemar Free Fire menonton konten youtube nya tersebut.

Banyak para pemain Free Fire yang menginginkan akun nya seperti Dyland Pros, meskipun begitu tetap saja mengeluarkan uang sebesar itu adalah hal yang tidak mudah untuk dilakukan, lebih baik kalian bekerja keras dan menabung untuk keperluan yang lebih penting lagi daripada mengeluarkan uang demi game. Nanti game nya tutup kalian bisa rugi.

Awas! Game Kompetitif Ternyata Dapat Ganggu Kesehatan Mental

GAMEFINITY.ID, Salatiga – Pengaruh video game terhadap kesehatan mental memang sudah menjadi perbincangan hangat dalam ranah psikologi. Dan kini, peneliti menemukan bahwa video game kompetitif dapat mengganggu kesehatan mental para pemain.

Game kompetitif seperti Dota 2, Mobile Legends, LOL, CS:GO dianggap jauh lebih berbahaya dibandingkan game-game kasual single player. Meskipun lebih berbahaya, ironisnya game-game kompetitif jauh lebih digandrungi dibandingkan game kasual.

Sebenarnya video game apapun pada dasarnya tidak jahat. Mereka tidak selalu menyebabkan kecemasan atau depresi. Namun gangguan kesehatan mental seringkali datang dari pemain yang kurang mampu menyikapi secara positif ketika bermain video game khususnya game kompetitif.

Lalu apa saja dampak negatif dari bermain game kompetitif dan bagaimana cara menanggulanginya? Mari kita simak baik-baik.

Alexithymia, Gangguan Identifikasi Emosi Manusia

Jika seseorang menekan emosinya untuk jangka waktu yang lama, mereka mengembangkan kondisi yang disebut Alexithymia. Alexithymia adalah ketidakmampuan untuk menentukan keadaan emosi batin seseorang. Mayoritas gamer kompetitif menderita Alexithymia, karena cara video game kompetitif menekan emosi kita dan memengaruhi kesehatan mental kita.

Semua gamers pasti setuju apabila ketika bermain game kompetitif, kekalahan adalah sesuatu yang terasa tidak enak, apapun alasannya. Kita sudah menghabiskan waktu, tenaga, pikiran untuk memenangkan game namun sayangnya hal tersebut terbuang sia-sia.

Kebanyakan para pemain game kompetitif tidak dapat menyikapi kekalahan tersebut dengan baik. Mereka menekan perasaan negatif atas kekalahan terus menerus dan pada akhirnya perasaan tersebut meledak dan tidak terkendali.

Apabila ledakan perasaan tersebut semakin parah, para gamers tersebut akan membatasi kapasitas emosional mereka. Akibatnya, mereka akan sulit dalam mengidentifikasi emosi dan menyampaikan emosional mereka secara tidak tepat. Inilah yang dinamakan Alexithymia.

Beberapa gejala-gejala awal Alexithymia yang diakibatkan oleh video game kompetitif yaitu terbiasa berbicara kasar, sering menyalahkan orang lain, dan tidak dapat menerima keadaan.

Depresi Karena Ranking

“Ah noob banget sih lu masa’ rank lu masih rendah segitu”, “Gak mau ah gw main ama lu, rank lu masih segini sih”.

Pasti sering sekali kita mendengar ucapan semacam itu dalam lingkungan game kompetitif. Dalam bermain game kompetitif, ranking menjadi tolak ukur kemampuan dalam bermain game. Semakin tinggi rank seseorang, maka semakin tinggi pula kemampuannya.

Sistem rank ini secara tidak langsung memunculkan sistem kasta dalam komunitas game kompetitif. Banyak sekali kasus dimana pemain dengan rank tinggi merasa lebih superior terhadap pemain dengan rank rendah.

Akibatnya pemain dengan rank yang rendah merasa tertekan dan depresi atas perilaku diskriminatif tersebut. Pemain tersebut akan menciptakan pola yang tidak sehat dalam bermain kompetitif game agar tidak diejek oleh pemain dengan rank tinggi.

Obsesi dan Fanatisme yang Tidak Sehat

Para penggila game kompetitif memang kebanyakan memiliki obsesi dan fanatisme yang tidak sehat terhadap game yang mereka mainkan. Tak jarang apabila kita menengok forum-forum online game kompetitif, para fanatik sering memuja game yang mereka mainkan layaknya dewa.

Persaingan antar game kompetitif seperti Mobile Legends dengan Arena of Valor, PUBGM dengan Free Fire juga dapat merembet ke para pemain mereka. Sehingga tak jarang terjadi perdebatan sengit antar fanatis tentang game mana yang lebih superior.

Para fanatis tersebut akan mencari lawan debat dan mencoba menjatuhkan game rival dan meninggikan game mereka setinggi langit. Bahkan ada beberapa kasus dimana pertikaian tersebut berujung pada berbagai tindakan kriminal seperti penganiayaan, pencemaran nama baik, dan lain-lain.

Mengatasi Gangguan Mental Akibat Game Kompetitif

Apabila kalian merasakan gejala-gejala negatif akibat game kompetitif tersebut, kalian dapat melakukan hal ini untuk mencegah gejala negatif tersebut semakin parah.

  1. Kurangi waktu bermain game kompetitif. 
  2. Ubah mindset kalian dalam bermain game kompetitif dari “mencari kemenangan” menjadi “mencari kesenangan” 
  3. Lakukan aktivitas positif di dunia nyata seperti berjalan-jalan menghirup udara segar, olahraga, dan lain-lain. 
  4. Mencoba bermain game casual yang lebih santai dan mudah dinikmati. 
  5. Coba bersosialisasi dengan orang lain secara nyata. 
  6. Anggap segala sesuatu yang terjadi di dalam game sebagai sesuatu yang tidak nyata dan hanya fiktif semata.

Yup itu tadi beberapa gangguan kesehatan mental akibat game kompetitif. Sebagai gamers tentunya kita berharap dijauhkan dari berbagai macam masalah mental yang ditimbulkan oleh game kompetitif. Dan terakhir, penulis ingin berpesan kepada para gamers agar tetap bermain game secara sehat dan berpikir positif terhadap segala sesuatu yang terjadi di dalam game.

4 Rekomendasi Jenis Konten Buat Streamer Free Fire, Pasti Rame!

GAMEFINITY.ID, Singkawang – Konten kreator merupakan profesi orang yang membuat konten kreatif, entah itu di Youtube, Facebook, dan Instagram.

Dengan iming-iming pendapatan yang besar, tentu saja profesi ini diinginkan oleh banyak orang.

Di kala pandemi ini menjadi konten kreator akan sangat menguntungkan karena workflow yang mudah.

Bagi kalian yang ingin memulai membuat konten tentang game Free Fire, penulis menyiapkan beberapa rekomendasi konsep konten yang mudah dilakukan dan akan laku di negara +62.

Gacha ala Sultan

Dalam konten ini kalian akan membakar diamond kalian sebanyak-banyaknya untuk melakukan gacha pada game Free Fire. Tentu saja konten seperti ini akan diminati banyak orang.

Kekurangan dari konten jenis ini adalah pastinya kalian harus menyiapkan uang yang banyak, tentu itu agak sulit bagi sebagian besar orang.

Pamer Gameplay

Jika sebelumnya kalian harus menggunakan banyak uang, berbeda dengan kali ini. Di konten ini kalian tidak perlu menghamburkan banyak sekali uang, kalian hanya perlu memperlihatkan skill di atas rata-rata kalian dalam bermain Free Fire.

Bocoran Update Free Fire

Dalam konten ini sang host atau konten kreator tersebut akan membahas update terbaru apa yang akan datang di Free Fire.

Untuk melakukan riset pada konten tersebut, para kreator biasanya akan masuk ke advance server.

Konten seperti ini dapat dibilang banyak peminatnya karena tidak semua orang bisa masuk ke advance server Free Fire.

Gameplay Casual Free Fire

Di konten terakhir ini kalian hanya bertugas bermain Free Fire seperti biasanya. Konten ini merupakan konten yang paling mudah dibuat, namun susah untuk mendapatkan peminat. Pasalnya, kalian harus menjadi unik demi mendapatkan perhatian dari penonton.

Itulah beberapa rekomendasi jenis konten Free Fire menurut penulis. Memang susah untuk langsung mendapatkan perhatian banyak orang, namun apa salahnya untuk mencoba terlebih dahulu.