Category Archives: Game

Genshin Impact Versi PS5 dengan Dukungan 4K dan Tekstur yang Lebih Baik Segera Dirilis

GAMEFINITY.ID, Jakarta – RPG action yang populer, Genshin Impact akan “segera” dirilis untuk PlayStation 5. Hal ini diumumkan pengembang dan penerbit miHoYo, yang mengatakan versi baru dari game dirancang untuk memanfaatkan perangkat keras PS5.

Belum ada tanggal resmi kapan Genshin Impact versi PS5 akan dirilis. Akun Twitter PlayStation juga mengonfirmasi bahwa versi PS5 akan datang musim semi ini. Saat ini pemilik PS5 bisa memainkan game versi PS4 melalui fitur kompatibilitas mundur.

miHoYo mengatakan versi khusus PS5 yang baru akan berjalan pada resolusi 4K dan akan menampilkan tekstur yang ditingkatkan dan waktu pemuatan yang lebih baik. Game ini akan tetap gratis untuk dimainkan (free to play), dan pemain PS4 yang sudah ada akan dapat mentransfer progress mereka ke versi baru tanpa harus memulai dari awal lagi.

“PlayStation 5 adalah platform yang ideal untuk meningkatkan dunia terbuka luas yang dimiliki di Genshin Impact. Ini memungkinkan tim untuk memasukkan lebih banyak gagasan dan ide ke dalam game, baik sekarang maupun di masa depan,” kata presiden miHoYo, Forrest Liu dalam sebuah pernyataan, dikutip dari VGC.

“Itulah mengapa kami berupaya untuk menghadirkan versi PlayStation 5 dari game kepada para pemain kami secepat mungkin.”

Genshin Impact dirilis untuk PS4, PC, Android, dan iOS pada 28 September 2020, dan berhasil meraih kesuksesan dengan menghasilkan 1 miliar USD, hanya dari pengeluaran pemain versi mobile dari App Store dan Google Play dalam enam bulan.

Menurut perusahaan riset seluler Sensor Tower, Genshin Impact adalah game mobile tercepat yang mencapai pendapatan 1 miliar USD, dimana mereka meraihnya hanya dalam waktu tiga bulan lebih sejak peluncuran. Torehan ini sekaligus mengalahkan rekor sebelumnya milik Pokemon Go (Niantic).

Bagi yang belum mengetahui, Genshin Impact adalah game RPG action open world di mana pemain berperan sebagai “Traveler” dan menjelajahi dunia Teyvat. Sejauh ini, hanya dua dari tujuh kota Teyvat yang telah tersedia untuk dijelajahi oleh para pemain, dan kota-kota lain akan tersedia di kemudian hari.

Krafton Umumkan Penutupan PUBG Lite Akhir April

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Krafton telah mengumumkan bahwa mereka akan menutup PUBG Lite pada bulan April 2021. Adaptasi PlayerUnknown’s Battlegrounds yang gratis untuk dimainkan dan berspesifikasi rendah ini sebelumnya diluncurkan dalam versi beta terbuka pada Januari 2019.

Selain mode battle royale 100 pemain (standar PUBG), PUBG Lite telah menawarkan mode 4v4 di mana dua tim bertarung untuk mencapai 40 eliminasi. Mereka juga memiliki season pass gratis dan premium, serta memiliki mata uang dalam game yang disebut L-Coin untuk membeli barang-barang eksklusif.

Unduhan baru tidak lagi tersedia mulai 30 Maret, dengan akhir layanan game dijadwalkan pada 29 April. Dukungan pemain kemudian akan ditarik pada 29 Mei. Pemain akan dapat terus memainkan game dan menggunakan kredit dalam game, termasuk L-Coin hingga tanggal penutupan.

“Sayangnya, kami telah membuat keputusan sulit untuk menutup layanan setelah banyak pertimbangan. Waktunya telah tiba untuk mengakhiri perjalanan kami,” kata Krafton, dikutip dari situs resmi PUBG Lite.

“Kami ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus serta rasa terima kasih kami yang sebesar-besarnya kepada semua orang. Kami berharap Anda benar-benar menikmati waktu Anda bersama kami dan nantikan upaya kami lainnya di masa depan.”

Sementara itu, PUBG Season 11 diluncurkan mulai Rabu (31/3/2021) dan tersedia di konsol pada 8 April. Season ini akan menandakan kembalinya, Paramo, map dataran tinggi Amerika Selatan 3 × 3 yang pertama kali diperkenalkan dengan Season 9, Oktober 2020. Pembaruan termasuk alat transportasi baru, serta item Penjemputan Darurat.

Polisi Ringkus Bandar Cheat Asal China Beromzet Rp1,1 Triliun

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Kepolisian Kunshan, China telah membongkar apa yang disebut sebagai bandar cheat video game terbesar di dunia. Seperti dilansir BBC, operasi kolaboratif antara polisi Kunshan dan raksasa game China Tencent berhasil menyita aset sekitar 46 juta USD atau sekitar Rp670 miliar, termasuk “beberapa” mobil mewah.

Kelompok pembuat cheat yang terlibat dilaporkan merancang dan menjual cheat untuk game online populer, seoertu Overwatch dan Call of Duty Mobile. Menurut pihak berwenang, grup tersebut menghasilkan pendapatan sekitar 76 juta USD atau sekitar Rp1,1 triliun melalui biaya berlangganan yang dibebankan kepada klien.

Harga langganan untuk pengguna mulai dari sekitar 10 USD (sekitar Rp145 ribu) per hari hingga 200 USD (sekitar Rp2,9 juta) per bulan. Operasi itu disebut “Chicken Drumstick” (paha ayam) itu memiliki situs web yang menjual cheat ke ratusan negara dan wilayah.

Kepolisian Kunshan menemukan dan menghancurkan 17 cheat dan menangkap 10 orang terkait dengan jaringan tersebut. Mereka mengklaim operasi peringkusan itu adalah “yang terbesar di dunia” untuk jaringan cheat, karena banyaknya uang dan game yang terlibat.

Masalah kecurangan dalam game online menjadi lebih banyak dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan berkembangnya Esports dan game online profesional seperti Fortnite. Sebuah survei tahun 2019 mengungkap sekitar sepertiga gamers mengaku menggunakan cheat untuk meningkatkan permainan mereka saat online.

Kolaborasi Baru The King of Fighters Allstar dengan The Seven Deadly Sins

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Dua dunia yang berbeda bersatu dalam game action mobile RPG populer Netmarble, The King of Fighters Allstar, dengan hadirnya Hero favorit penggemar dari anime The Seven Deadly Sins: Judgement of Fury di dunia The King of Fighters. Penggemar dan pemain dapat mengoleksi Fighter baru dan menikmati kolaborasi spesial ini mulai dari 30 Maret-20 April 2021.

Karakter utama dari anime The Seven Deadly Sins: Judgement of Fury seperti Meliodas, Elizabeth, Ban, Merlin, King, Diane, Bar Master Meliodas dan Dancer Elizabeth akan ditambahkan sebagai Fighter yang dapat dikoleksi oleh para pemain The King of Fighters Allstar. Dengan login selama periode kolaborasi, pemain juga akan mendapatkan Bar Master Meliodas dan Elizabeth secara gratis melalui beragam event spesial.

Netmarble turut merilis serangkaian event untuk dinikmati para pemain sebagai berikut:

  • The Seven Deadly Sins Collab Special! Knighthood Check-In Board: Login ke The King of Fighters Allstar selama periode kolaborasi untuk mendapatkan Bar Master Meliodas dan beragam item Level Up seperti Soul, Memory, EXP Potion, dan Core.
  • Perkuat Elizabeth: Pemain yang menyelesaikan misi spesial selama periode kolaborasi dapat mengoleksi Elizabeth dan material Level Up termasuk Memory, Seven Deadly Sins Imprint Stone Box, Enhancement Hammer, Soul, Gold, EXP Potion, dan masih banyak lagi.
  • Dungeon Waktu Terbatas:
    • Rush Dungeon: The Sin Hidden in KOF – Pemain berkesempatan untuk bermain sebagai Hero dari The Seven Deadly Sins: Judgement of Fury dan bertarung melawan monster dari anime populer tersebut serta mendapatkan item Affinity bertema Seven Deadly Sins.
    • Advent Dungeon: Fox’s Sin Ban – Pemain akan memperoleh koin yang dapat ditukar dengan The Seven Deadly Sins Imprint Stone jika berhasil menyelesaikan stage ini.
    • Team Relay Dungeon: Grizzly’s Sin King – Pemain berkesempatan untuk mengalahkan monster dari The Seven Deadly Sins: Judgement of Fury dan menerima efek tambahan saat menggunakan Hero dari anime populer tersebut.
    • Mini Dungeon: Kapten Hawk – Pemain dapat menikmati mini game terbatas dengan misi untuk menyingkirkan sisa-sisa makanan Hawk.

The King of Fighters Allstar menghadirkan pertarungan aksi cepat di mana pemain bertarung melawan beragam musuh, Boss, dan team fighter lain. Keseruan seni bela diri ini dilengkapi dengan balutan grafik berkualitas tinggi, warna yang menyala, dan gerak animasi super cepat. Lebih lanjut lagi, game ini menghadirkan seluruh fighter KOF legendaris dari ‘94 hingga XIV dengan lebih dari 130 Fighter untuk dikoleksi, serta masih banyak lagi event musiman yang akan hadir, kolaborasi dengan IP terkenal seperti Tekken 7 & Samurai Showdown, serta beragam tambahan update konten lainnya yang bisa dinikmati oleh para pemain.

The King of Fighters Allstar bisa diunduh melalui Google Play dan App Store di lebih dari 175 negara dan tersedia dalam bahasa Inggris, Mandarin, Indonesia, Thailand, Spanyol, Italia, Perancis, Portugis, Rusia, dan Jerman.

Wajib Online Buat Pemain Crash Bandicoot 4 Versi PC Kecewa, Langsung Diretas Dalam Sehari

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Crash Bandicoot 4: It’s About Time yang diluncurkan kembali untuk Nintendo Switch, konsol game generasi berikutnya (PlayStation 5 dan Xbox Series), dan PC. Namun, versi PC dari game dianggap mengecewakan oleh para gamer.

Pasalnya, Crash Bandicoot 4: It’s About Time yang dirilis di PC melalui Blizzard.net, Jumat (26/3/2021) memiliki sistem penguncian digital yang mengharuskan pemain untuk selalu online. Secara sederhana, jika gamer tidak dapat masuk ke server autentikasi Blizzard, Blizzard.net tidak akan mengizinkan gamer memainkan Crash Bandicoot 4.

Ini sebenarnya adalah praktik standar untuk game di Battle.net, yang biasanya disebut Online DRM (digital rights management). Namun, sebagian besar gamer PC yang memainkan Crash Bandicoot 4: It’s About Time kecewa karena game ini sejatinya merupakan game single player (offline), dan tidak memiliki mode atau konten online (multiplayer).

Pemain hanya bisa memainkan game dalam co-op lokal atau solo. Dan yang paling mengecewakan dari versi PC ini adalah pemain akan kehilangan progress dari game apabila koneksi terputus di tengah permainan. Ketika koneksi terputus secara tiba-tiba, game akan ditutup dan pemain dipaksa kembali ke Battle.net untuk restart ulang.

Pada hari peluncuran, 26 Maret, server Blizzard juga sempat down, yang membuat banyak gamer yang telah membeli game saat peluncuran tidak dapat masuk dan memainkan game karena persyaratan DRM-nya. Sehari setelah peluncuran, tim peretas bernama Empress mengklaim telah berhasil melewati persyaratan online game tersebut, dengan mengubah file di instalasi. Menurut DSOGaming, Crash 4 telah berhasil di-crack dalam waktu singkat: hanya 24 jam.

Terlepas dari berbagai hal mengecewakannya, analisis kinerja game oleh DsoGaming menyebut Crash Bandicoot 4: It’s About Time bekerja sangat baik di platform PC. Game ini tidak memerlukan sistem PC kelas atas supaya bisa berjalan dengan lancar, dan tidak rentan mengalami crash atau masalah stabilitas.

“Satu-satunya kekurangan dari game ini adalah DRM-nya yang selalu online,” tulis situs tersebut.

Dikembangkan oleh Toys For Bob, Crash Bandicoot 4 pertama kali dirilis untuk PS4 dan Xbox One pada 2 Oktober 2020. Versi konsol generasi berikutnya dan Switch dari game dirilis pada 12 Maret 2021, sementara versi PC tiba dua minggu setelahnya.

Remaster, Tren yang Kian Menjamur pada Industri Video Game

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Game Remaster memang bukanlah sesuatu hal yang baru dalam industri video game. Namun dalam beberapa tahun belakangan ini semakin banyak developer atau publisher yang lebih memilih me-Remaster game-game lawas dibandingkan membuat game yang baru.

Tren Remaster maupun Remake menimbulkan reaksi pro dan kontra bagi para Gamers. Di satu sisi Gamers berpendapat bahwa Remaster membuat game-game lawas lebih mudah untuk dimainkan di Platform modern. Kemudian di sisi yang lain, Gamers mengkritik tren Remaster menimbulkan rasa malas bagi para developer dalam menciptakan game baru.

Lantas mengapa tren Remaster semakin diminati para developer dibandingkan meracik IP baru? Berikut ini alasannya.

Proses Remaster Lebih Mudah

Remastering game-game lawas jauh lebih mudah dibandingkan membuat game baru dari awal. Proses membuat game baru membutuhkan biaya, waktu dan tenaga yang jauh lebih banyak. Mulai dari research, desain grafis, coding, dan lain-lain. Sedangkan Remaster hanya membutuhkan source code dari game lama yang kemudian di-port ke dalam engine yang lebih baru. Meskipun proses tersebut terkadang cukup sulit namun setidaknya jauh lebih mudah daripada membuat game dari nol.

Remaster Lebih Laku di Pasaran

Game-game Remaster ternyata cukup laku keras di pasaran. Kebanyakan gamers memilih game Remaster karena ingin bernostalgia bermain game yang mereka mainkan di masa lalu. Kita bisa mengambil contoh Resident Evil 4 HD yang sangat diminati oleh gamers dengan alasan ingin merasakan nostalgia masa kecil mereka bermain RE4 di Playstation 2.

Membuat Game Baru Sangat Beresiko

Seiring berkembangan industri game yang berjalan dengan sangat cepat, standarisasi dan ekspektasi para gamers terhadap game baru di era modern ini juga meningkat. Para developer maupun publisher merasa kesulitan dalam memenuhi keinginan dan ekspektasi konsumen mereka yang semakin tinggi. Seperti contoh kasus Cyberpunk 2077 kemarin yang banyak dikritik karena kurang memenuhi standar game modern saat ini. Padahal development dari Cyberpunk 2077 sendiri membutuhkan waktu kurang lebih 8 tahun dan masih belum dapat memenuhi ekspektasi para Gamers. Melihat dari kasus tersebut para developer lebih memilih jalan yang lebih aman yaitu Remaster.

Menjaga Kualitas Game Lama

Banyak sekali game-game lawas yang sebenarnya sangat bagus namun sulit dimainkan di platform yang ada di era modern saat ini. Dengan me-Remaster game-game lawas tersebut, gamers dapat menikmati game tersebut dengan mudah di platform modern. Selain itu Remastering menjaga game lawas berkualitas agar tidak hilang seiring berkembangnya teknologi dan industri game.

Itu tadi alasan mengapa para developer lebih memilih Remastering game-game lama. Meskipun Remastering cukup penting dalam menjaga game agar tidak lenyap dimakan waktu, namun para developer juga harus ingat bahwa gamers juga membutuhkan game-game baru agar tidak merasa bosan dan terus menjaga perkembangan industri video game.

Jadi apakah kalian setuju dengan tren Remaster ini atau tidak?