Category Archives: Game

AirConsole Resmi Masuk Pasar Indonesia bersama Melon Indonesia

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Melon Indonesia yang merupakan anak perusahaan Telkom Indonesia resmi mengumumkan kerjasama barunya dengan AirConsole untuk memberikan experience gaming yang baru kepada jutaan pemain gim rumahan.

Dengan adanya peraturan mengenai pembatasan sosial karena pandemi Covid-19 ini membuat adanya peningkatan jutaan orang Indonesia yang beraktivitas di rumah. AirConsole memberikan solusi untuk mereka agar bisa melupakan tentang pembatasan sosial dan menciptakan rasa kebahagiaan.

Terdapat lebih dari 170 gim multiplayer lokal di dalam AirConsole, sehingga pengguna bisa menghabiskan waktu untuk bersaing dengan teman dan keluarga. Terdapat gim kasual di dalam platform AirConsole, di mana gim tersebut merupakan genre terbaik yang bisa dimainkan dengan peraturan multiplayer. Dengan adanya AirConsole ini memungkinkan para gamer dan non-gamer untuk bisa menghabiskan waktu yang menyenangkan bersama-sama di TV. Pengguna dapat langsung menikmati dengan cara mengunduh aplikasi seluler AirConsole di smartphone masing-masing untuk digunakan sebagai gamepad. Selain itu, tidak ada perangkat keras tambahan yang diperlukan. Saat ini khusus untuk pelanggan IndiHome Gamer sudah dapat langsung menikmati layanan AirConsole Hero hanya dengan melakukan akses melalui jaringan IndiHome Gamer. Secara bertahap Melon juga akan mendistribusikan ke channel lain di seluruh Indonesia.

“Untuk mendukung ekosistem gim di tanah air tentu saja kami dari Melon Indonesia terus berusaha memberikan pengalaman dan hiburan yang menarik untuk semua pelanggan terlebih di masa pandemi ini sebagai alternatif hiburan di rumah”. ujar Dedi Suherman selaku CEO PT Melon Indonesia.

“AirConsole dengan senang hati mengumumkan kemitraan lain di Indonesia bersama dengan Melon, yang merupakan bagian dari Telkom Indonesia. Hal ini merupakan upaya kami untuk menghadirkan gim di setiap ruang keluarga.” ungkap Anthony Cliquot selaku COO dan Kepala Pengembangan Kemitraan Strategis di AirConsole.

“Bersama Melon, kita yakin bahwa kami akan memberikan lebih banyak kegembiraan untuk semua orang rumah di Indonesia, karena permainan kami memiliki koneksi luas! Kami juga bersemangat untuk menerbitkan gim dari pengembang lokal dengan bantuan baru dari mitra kami.” tambahnya.

Melon Indonesia dan AirConsole bersama-sama bertujuan untuk membuat platform gim yang sepenuhnya tersedia dalam Bahasa Indonesia, sehingga akan membuat pengalaman bermain menjadi lebih menyenangkan dan sebisa mungkin mudah diakses oleh pengguna. Karena AirConsole juga terbuka untuk platform dan menawarkan kesempatan untuk menerbitkan gim, kemungkinan kedepannya akan ada banyak gim baru yang ditambahkan ke katalog dari pengembang gim lokal.

Black Panther Expansion Masuk Roadmap Marvel Avengers 2021

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Crystal Dynamics telah mengumumkan roadmap konten 2021 untuk Marvel’s Avengers. Salah satu yang paling disorot adalah ekspansi Black Panther yang rencananya akan rilis pada musim panas.

“Black Panther dan War for Wakanda akan hadir di Marvel’s Avengers bersama dengan Klaw, Wakandan Jungle Biome, musuh baru, dan banyak lagi,” menurut trailer pengungkapan ekspansi tersebut.

War for Wakanda akan tersedia bagi pemilik game inti tanpa biaya tambahan. Chapter game berikutnya dimulai Kamis (18/3/2021) dengan Marvel’s Avengers patch 1.5.0, yang memperkenalkan pahlawan baru, Clint Barton alias Hawkeye dalam konten cerita baru Operation Hawkeye: Future Imperfect.

Update terbaru juga memperkenalkan kemampuan untuk memutar ulang campaign game bersama Ruang HARM (Holographic Augmented Reality Machine) yang dapat disesuaikan, yang memungkinkan pemain memilih jenis dan nomor musuh yang ingin mereka hadapi, menambahkan tantanganm dan menerapkan buff seperti pengurangan kerusakan atau kekebalan.

18 Maret juga menjadi jadwak perilisan Marvel’s Avengers versi PS5 dan Xbox Series X / S. Pemain yang updgrade dari PS4 ke PS5 atau Xbox One ke Xbox Series X / S akan dapat mengupgrade game secara gratis dan mentransfer save file, profil pemain, dan progress permainan mereka. Permainan cross-gen akan didukung dalam konsol yang satu keluarga.

Update terbaru juga membuat jumlah XP yang dibutuhkan untuk level up karakter setelah mereka mencapai level 25 akan meningkat dengan setiap level. Dengan demikian akan lebih banyak waktu yang diperlukan bagi setiap karakter untuk mencapai level maksimum 50.

Marvel Umumkan Captain America dari Kaum LGBTQ Pertama, Aaron Fischer

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Marvel comics memperkenalkan Aaron Fischer, seorang remaja gay yang akan berperan sebagai Captain America. Tahun ini Marvel Comics merayakan ulang tahun ke-80 karakter pahlawan AS tersebut.

Sebagai bagian dari perayaan itu, mereka meluncurkan serial komik baru, The United States of Captain America. Steve Rogers yang selama ini dikenal sebagai Captain America bekerja sama dengan mantan Captain Amerika lainnya ketika perisainya hilang.

Para pahlawan akan melakukan perjalanan darat melintasi AS untuk menemukan perisai, dan akan bertemu orang-orang dari “semua lapisan masyarakat” yang telah mengambil peran sebagai Captain America untuk mempertahankan komunitas mereka.

Aaron Fischer, seorang remaja gay, akan menjadi yang pertama diperkenalkan dalam seri terbatas yang dirilis pada bulan Juni. Aaron Fischer disebut sebagai seorang remaja yang “mewakili yang tertindas, dan yang dilupakan” dan akan menjadi karakter LGBTQ+ pertama yang mengambil peran sebagai Captain America.

Marvel menggambarkan Fischer sebagai “Captain America of the Railways”, seorang “remaja pemberani yang berperan melindungi sesama orang-orang dalam pelarian dan yang tidak memiliki rumah”. Waktu debutnya akan bertepatan dengan Bulan Pride di AS, Juni.

“Aaron terinspirasi oleh pahlawan komunitas queer: aktivis, pemimpin, dan orang biasa yang membuat kehidupan menjadi lebih baik,” kata penulis serial Josh Trujillo. “Dia mewakili yang tertindas, dan yang terlupakan. Saya berharap kisah debutnya beresonansi dengan para pembaca, untuk menginspirasi generasi pahlawan berikutnya.”

Seniman Jan Bazaldua sang kreator karakter Fischer mengatakan dia “sangat menikmati” karyanya tersebut. Jan Bazaldua sendiri adalah seorang transgender.

“Sebagai seorang transgender, saya senang bisa menampilkan seorang gay yang mengagumi Captain America dan berjuang melawan kejahatan untuk membantu mereka yang hampir tidak terlihat oleh masyarakat,” kata Bazaldua.

“Saat saya menggambarnya, saya berpikir, Cap bertarung melawan makhluk super kuat dan hampir selalu menyelamatkan dunia. Tetapi Aaron membantu mereka yang berjalan sendirian di jalan dengan masalah yang mereka hadapi setiap hari.”

Sekadar informasi, pada tahun 1980-an Marvel sempat memiliki kebijakan “Tidak Ada gay di Alam Semesta Marvel”. Sementara di tahun 1990-an, mereka menempatkan label “Khusus Dewasa” pada setiap komik yang menampilkan karakter LGBTQ+, sebagai tanggapan atas protes kaum konservatif.

Sementara itu, Aaron Fischer sendiri bukanlah karakter gay pertama Marvel. Ialah karakter X-Men, Northstar dari tim superhero Kanada, Alpha Flight yang diciptakan John Byrne pada tahun 1979. Tetapi orientasi seksualnya tidak pernah diungkap hingga tahun 1992.

Dalam beberapa tahun terakhir, Marvel memang telah bergerak untuk mendiversifikasi pemeran pahlawan supernya. Hulkling dan Wiccan dari Young Avengers diketahui berpacaran pada 2010. Pada tahun 2012 Northstar akhirnya menikahi pasangan lamanya dalam pernikahan pertama sesama jenis di semesta Marvel.

Tahun 2015, Iceman, salah satu anggota X-Men asli yang dibuat oleh Stan Lee dan Jack Kirby pada tahun 1963 mengungkapkan jati dirinya sebagai gay. Sementara rival Marvel, DC Comic juga pernah menciptakan pernikahan sesama jenis antara Apollo dan Midnighter, yang menikah dalam serial The Authority tahun 2002.

Pernah Kritik Satgas Covid Bikin Turnamen Mobile Legends, Ternyata Ini 4 Game Favorit Dokter Tirta

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Nama Tirta Mandira Hudhi atau yang biasa dikenal Dokter Tirta belakangan sering menjadi perbincangan. Selain sebagai relawan penanggulangan wabah corona, lulusan kedokteran Universitas Gadjah Mada ini juga dikenal sebagai pengusaha dan pengamat sneakers.

Pada pertengahan November lalu, dirinya sempat mengkritik Satuan Tugas Penanganan Virus Corona (Satgas COVID-19), yang menggelar turnamen Mobile Legends di tengah masih tingginya kasus COVID-19 di Indonesia.

Walau begitu, ternyata Dokter Tirta juga seorang gamer. Hal ini diakuinya lewat instagramnya @dr.tirta, dikutip Jumat (19/3/2021).

“Bagi kalian yg pernah maen ini d warnet, tau kseruannya. Teriak2 ketika inet ngadat, mati lampu, war clan via lan. Duel antar kelas. D kampus duel antar angkatan,” tulis Dokter Tirta.

Dirinya mengaku biasa main di warnet area Yogyakarta saat malam hari, dengan peralatan seperti keyboard dan mouse yang bawa sendiri. Biasanya Tirta menghabiskan waktu untuk bermain game hingga 5 jam.

“Keyboard + mouse bawa sendiri. Steelseries ama logitech dah cukup. Yg kayaraya mah razer hahaha. Saya biasa maen di genesis dan rumi. Jika anda sama kaya saya. Brarti kita seumuran 30 tahunan skrng,” tulisnya.

Dirinya pun memposting gambar-gambar game favoritnya. Keempat game favorit Dokter Tirta yang biasa dimainkan di Warnet antara lain DOTA, Point Blank, Counter Strike, dan GunBound. Kini, Tirta mengaku bangga dengan perkembangan Esports di Tanah Air.

“Liat perkembangan e sport kita. Salut. Anyway, Gue msh berharap ada tim kita yg tembus dota 2 the international,” tulisnya.

Disponsori Deddy Corbuzier Rp150 Juta, Dewa Kipas Hadapi Grand Master Irene Kharisma

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Pembuktian kesaktian catur Dadang Subur alias Dewa Kipas bakal diuji oleh Grand Master wanita asal Indonesia, Irene Kharisma Sukandar. Pertandingan yang rencananya digelar pada Senin (22/3/2021) akan disponsori Deddy Corbuzier, dimana kedua pecatur akan mendapatkan hadiah total Rp150 juta.

“Saya pribadi menyiapkan hadiah total sebesar Rp 150 juta. Kalah menang dapat. Jadi itu klarifikasi dari Irene, beliau siap, kita akan tunggu Senin nanti, siapa menang, siapa kalah atau siapa yang datang dan tidak,” kata Deddy Corbuzier dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, Kamis (18/3/2021).

Dewa Kipas, sang pecatur yang viral berkat keberhasilannya mengalahkan Youtuber catur GothamChess itu terlebih dahulu mengiyakan tawaran Deddy untuk bertanding melawan Irene. Sementara Irene sempat menunggu izin terlebih dahulu kepada Kemenpora dan federasi Percasi.

“Alasannya (sempat) menolak bukan karena takut, tapi manajernya belum dapat jawaban dari instansi karena beliau kan atlet,” ujar Deddy.

Nantinya, pertandingan akan berlangsung dengan konsep pertandingan persahabatan. Deddy berharap nantinya siapapun yang menang dan kalah, nama catur akan terangkat kembali di mata masyarakat Indonesia.

Sebelumnya, sempat beredar video pernyataan Dadang atau Dewa Kipas yang mengaku sakit hati dengan pernyataan Irene saat diundang di podcast Deddy Corbuzier. Irene meragukan “kesaktian” dari Dewa Kipas.

“Ini bukan pendekar dari gunung turun, ujug-ujug jago, ini bukan komik. Saya sendiri untuk jadi grandmaster, butuh sembilan tahun, ada pelatihan. Denga grafik permainan dia, harusnya dia jadi juara dunia,” ucap Irene.

Dadang mengaku tersinggung dan siap menuntaskan permasalahan di atas papan catur.

“Mbak Irene mengatakan Dewa Kipas sudah mempermalukan percaturan Indonesia. Yang kedua, Mbak Irene bilang, tidak ada yang jago turun dari gunung, tiba-tiba jago, ini bukan komik. Saya sakit hati dengan pernyataan itu dan ingin menuntaskannya di atas papan catur,” kata Dadang.

Keramaian terkait Dewa Kipas sendiri bermula saat Dadang Subur berhasil mengalahkan Levy Rozman alias GothamChess dalam permainan catur daring di Chess.com yang disiarkan di Twtich GothamChess, 2 Maret 2021. Levy menyebut Dadang melakukan kecurangan dan melaporkan akun Dewa Kipas ke Chess.com.

Akun Dewa Kipas akhirnya diblokir Chess.com. Putra Dadang, Ali Akbar menuangkan kekesalannya di Facebook dan berujung netizen Indonesia yang berbondong-bondong menyerang GothamChess. Bahkan, Levy mengaku kekasihnya sendiri mendapat ancaman pembunuhan dari netizen Indonesia.

Seperti diberitakan Gamefinity sebelumnya, Chief Chess Officer (COO) Chess.com, Daniel “Danny” Rensch telah mengklarifikasi bahwa akun Dadang diblokir bukan karena laporan dari Rozman. Melainkan karena memang permainan Dadang yang dinilai tidak alami atau seperti mesin catur.

Baik Irene dan PB Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) juga mencurigai grafik permainan dan akurasi langkah Dewa_Kipas selama bermain di Chess.com. Sejumlah kejanggalan terutama pada perode 22 Februari hingga 2 Maret 2021, dimana grafik permainan Dewa_Kipas sangat stabil di puncak dengan persentase rata-rata akurasi langkah 90 hingga 99 persen.

GothamChess Yakin Dewa Kipas Gunakan Shredder Saat Kalahkan Dirinya

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Youtuber catur, Levy Rozman alias GothamChess menjelaskan bagaimana Dadang Subur alias Dewa Kipas bisa mengalahkan dirinya. Dalam podcst Deddy Corbuzier yang dipublikasikan Kamis (18/3/2021), Rozman meyakini Dadang Subur menggunakan mesin catur Shredder dalam pertandingan yang berlangsung 2 Maret lalu.

“Menurut saya, orang tidak paham betapa mudahnya melakukan hal ini (curang). Bahkan di HP, saya menggunakan HP saya, beliau (Dewa Kipas) katanya memiliki Android, Anda memiliki PC. Beliau tidak mengerti bahwa hal ini mudah,” kata Rozman.

“Anda tinggal membuka Chess.com di HP, Anda buka Shredder (di tempat lain). Saya catat satu langkah dan kembali ke permainan Anda,” tambahnya.

GothamChess meyakini yang dilawannya saat itu bukanlah Dadang. Hal ini terlihat dari Blitz rating atau kecepatan kontrol waktu yang digunakan Dadang saat mengambil langkah. Rozman menyebut pemain yang menggunakan mesin catur saat bermain kecepatannya akan terlihat lebih rendah karena proses analisa komputer itu membutuhkan waktu antara 10-15 detik.

“Komputer akan menganjurkan apa yang harus Anda lakukan dan Anda tetap di permainan Anda. Itulah mengapa butuh waktu sekitar 10 detik untuk seseorang melanjutkan langkahnya. Bahkan untuk langkah yang sudah diketahui, terlihat jelas.”

Levy Rozman mengaku dirinya sudah sering bermain dengan pemain lain yang menggunakan pola serupa.

“Ya ini pola yang sama. Saya sudah bermain dengan banyak orang curang. Saya bertemu pemain yang curang setidaknya 1 kali seminggu.”

Rozman menegaskan bahwa dirinya dan fansnya tidaklah ikut andil dalam pemblokiran akun Dewa Kipas oleh Chess.com, meski dirinya mengaku memang melaporkan akun Dewa Kipas. GothamChess menyebut pemblokiran akun Dadang murni keputusan Chess.com karena Dadang Subur melakukan kecurangan.

“Akun tersebut ditutup bukan hanya karena bermain dengan saya. Ada saatnya dimana akun tersebut (Dewa Kipas) menang permainan 27 kali secara berturut-turut. Dan akurasinya mencapai 98, 99, 97, 98. Tidak ada pemain catur yang bisa melakukan hal itu. Hikaru nakamura yang merupakan grandmaster terbaik tidak bisa melakukan hal itu.”