Category Archives: Teknologi

Berita Terbaru Seputar Teknologi

Menang Polling di Twitter, Microsoft Akan Produksi Kulkas Xbox Series X Mini

GAMEFINITY.ID, Purworejo – Beberapa hari yang lalu, Xbox berhasil memenangkan polling di Twitter yang bertakjub #BestOfTweet Brand Bracket Championship. Ini merupakan kontes yang dibuat oleh Twitter untuk brand dengan layanan sosial media terbaik. Kontes ini diikuti oleh 16 peserta termasuk Xbox, Oreo, Airbnb, Spotify dan Bud Light.

Sebelumnya, General Manager Marketing Xbox, Aaron Greenberg telah berjanji bahwa apabila Xbox memenangkan polling ini, Microsoft akan memproduksi kembali Kulkas Xbox Series X Mini.

Setelah pertarungan dramatis dengan Skittles untuk memenangkan gelar #BestOfTweet Brand Bracket Championship, Xbox keluar sebagai pemenang dengan hanya selisih 1%, dan sekarang harus memenuhi janjinya untuk memproduksi kulkas Xbox Series X Mini.

Thanks to everyone who voted, this was down to the wire and thrilling to follow. Now that @Xbox won, we will move forward on our promise to make those Xbox Series X Mini Fridges. First one off the line will be filled with games & headed to our friends @Skittles of course! 💚🌈 https://t.co/xeeN8yLGV8— Aaron Greenberg đŸ™…đŸŒâ€â™‚ïžđŸ’šU (@aarongreenberg) 2 April 2021

Tahun lalu Microsoft sempat membuat 3 unit kulkas Xbox Series X yang berawal dengan banyaknya meme yang menyebutkan bentuk konsol Xbox Series X mirip dengan kulkas. Ketiga kulkas ini dibagikan kepada Youtuber iJustine, Rapper Snoop Dog, dan satunya lagi di giveaway bagi yang beruntung.

Namun, Aaron Greenberg tidak memberi tahu kapan kulkas Xbox Series X Mini ini mulai tersedia dan berapa unit yang akan diproduksi.

Jadi ada yang tertarik untuk memilikinya??

YouTuber AS Ciptakan Nintendo Switch Berukuran Raksasa untuk Disumbangkan

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Seorang YouTuber di Amerika telah menciptakan Nintendo Switch terbesar di dunia dan menyumbangkannya ke rumah sakit anak-anak setempat. Berukuran 70 kali 30 inci dan berat hampir 30kg, konsol raksasa tersebut diperkirakan 650 persen lebih besar dari Nintendo Switch reguler.

Perangkat keras besar ini dibuat oleh Michael Pick, yang membagikan video yang merinci pembuatannya di YouTube akhir pekan lalu. Pick menciptakan Switch raksasa sehingga bisa disumbangkan ke Rumah Sakit Anak Saint Jude di Nashville, Tennessee.

“Anak-anak menyukainya! Dana sejujurnya, itulah bagian terbaik dari karya ini,” kata Michael Pick, dikutip dari Video Games Chronicle.

Seperti yang ditunjukkan dalam video, setiap tombol pada Joy-Cons stick raksasa Switch berfungsi dengan baik, termasuk tombol bahu dan joystick. Pemain juga dapat menggunakan pengontrol eksternal untuk bermain.

Switch raksasa ini bekerja dengan menyembunyikan Switch dan televisi yang dipasang di dok biasa di dalam rumahnya. Switch Joy-Cons berukuran biasa telah ditempatkan di dalam dudukan print 3D, yang menggunakan tuas fisik untuk menekan tombol ketika versi raksasa berinteraksi dengannya.

Sementara itu, joystick raksasa dipasang di atas Joy-Con stick yang sebenarnya dan bekerja dengan memindahkan input yang sebenarnya. Pick mengatakan bahwa ia memasukkan pengisi daya ke dudukan Joy-Con, sehingga mereka tidak kehabisan daya baterai di dalam wadah raksasa.

“Saya sangat suka Nintendo Switch. Itu kecil, portabel … tapi sangat mudah hilang, dan bagi saya itu adalah masalah. Jadi saya memutuskan untuk memperbaikinya dengan membuat sesuatu yang sedikit lebih besar, dan sedikit lebih sulit untuk hilang.”

Long-Term Review dari Tecware Exo+ Setelah Satu Tahun

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Penulis membeli mouse Tecware Exo+ ini di awal tahun 2020 kemarin. Semenjak saat itu, mouse ini telah menjadi daily driver penulis entah digunakan untuk kebutuhan gaming maupun produktivitas lain-lain, dan mouse ini juga hampir penulis selalu bawa kemana mana. Lantas bagaimana kondisinya setelah 1 tahun, dan bagaimana pendapat Penulis terhadap mouse ini selama 1 tahun? Jadi, inilah Long-Term Review dari Tecware Exo+ setelah 1 tahun.

Impresi pertama Penulis terhadap mouse ini yaitu Mouse ini sangat ringan, padahal ukurannya cukup besar. Tecware Exo+ ini memang memiliki desain “Bolong-Bolong” untuk memangkas dari beratnya, berat mouse ini hanya sekitar 69Gr, dan ukuran dari mouse ini tergolong besar, jadi Penulis secara pribadi tidak merekomendasikan mouse ini bagi yang memiliki tangan kecil.

Tipe penggunaan dari mouse ini adalah tipe palm dan lebih dirujuk ke penggunaan tangan kanan dikarenakan 2 tombol macro berada di jari jempol, walaupun sebenarnya bagi kalian kidal bias menggunakan mouse ini tanpa ada masalah, namun kalian akan merasa sedikit tidak nyaman dikarenakan tombol macro tersebut.

Lanjut terhadap estetika dari Tecware Exo+ ini. Secara pribadi tidak ada yang terlalu special dari desainnya, layaknya mouse bolong bolong kebanyakan. Mouse ini memiliki 7 tombol secara teknis, namun polling rate, entah kenapa di unit Penulis ini tidak bisa digunakan, jadi amannya mouse ini memiliki 6 tombol. Semua tombol ini bisa kalian program sesuka hati di program bawaannya.

Jikalau kalian mengharapkan lampu RGB, tenang, mouse ini termasuk mouse “Pasar malam”. Ya, mouse ini terdapat underglow lighting dan lampu pada scroll wheelnya. Kalian dapat mengatur lampunya sesuka hati di dalam software yang diberikan.

Hanya saja menurut Penulis pencahayaan underglow lightingnya dirasa kurang rapi dan kurang mulus/rata lah. Hall minor yang bikin kesel di softwarenya adalah semua preset lampu untuk scroll wheelnya terlalu terang, untuk mematikannya harus menggunakan code hexadecimal, secara pribadi tidak apa apa tapi untuk orang lain itu yg agak kesulitan buat mengatur tingkat keterangannya.

Lanjut ke build quality, untuk ukuran sebuah mouse lightwheight yang relatif murah meriah, bisa dikatakan build qualitynya memang berasa murahan. Body jikalau diremas remas maka ada suara “Kriuk-kriuk” yang menandakan build qualitynya tidak terlalu kokoh dan berasa murah.

Lalu setelah pemakaian setahun, logo tecware di bagian samping mudah sekali pudar logonya, bahkan pemakaian Penulis dalam 4 bulan sudah hilang. Lalu bekas penggunaan pun terlihat dengan jelas (warna hitam tidak lagi doff) dan sangat mudah kotor berkat dari penggunaan desain “Bolong-Bolong”-nya.

Bagaimana dengan performa sensor dan switch nya? Sensor sama sekali tidak ada penurunan performa, layaknya seperti pemakaian baru, selama diajak nge-flick sensor ini dapat menanggap, sensor pun juga memiliki performa yang akurat dan hampir dapat digunakan di berbagai permukaan (kecuali kaca). Switch selama penggunaan setahun tidak mengalami double click, di websitenya dituliskan switch digunakan huano, namun Penulis belum bisa mengkonfirmasinya dikarenakan tidak pernah dibongkar.

Lalu apa yang jadi masalah terhadap performanya selama setahun? Gliding nya, dikarenakan sering digunakan di permukaan cukup kasar, teflon-feetnya dirasa tidak sehalus seperti awal pembelian. Sebenarnya ini merupakan permasalahan yang normal selama penggunaan, dan masalah ini gampang diperbaiki dengan membeli lembaran teflon-feet di online store.

Kabelnya bagaimana setelah 1 tahun? Hampir tidak ada masalah, ya dikarenakan mouse ini kabelnya sudah menggunakan braided cable yang ringan, tapi soal gold-plated pornya dengan klaim “tidak akan berkarat”, dalam penggunaan setahun port ini sudah mulai berkarat, tidak banyak namun agak kesel untuk dilihat.

Jadi kesimpulannya bagaimana?. Selama penggunaan 1 tahun, Tecware Exo+ ini termasuk awet dan hampir tidak ada masalah yang berarti kecuali dari mouse-feet nya yang sepertinya sudah harus di ganti supaya lebih nyaman. Dengan harga beli 270K di tahun kemarin. Tecware Exo+ ini sangat layak untuk dibeli dan bahkan untuk di tahun 2021 awal masih termasuk layak untuk dibeli, walaupun harganya sudah sedikit melonjak.

ASUS Rilis Kartu Grafis ROG Strix TUF Gaming dan Dual AMD Radeon RX 6700 XT Series

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Kartu grafis AMD Radeon RX 6900 XT dan Radeon RX 6800 series telah memikat para penggemar game tingkat tinggi sejak pertama kali diluncurkan, dan ASUS telah memberikan kekuatan maksimal dengan menghadirkan beberapa desain khusus yang memberikan kinerja luar biasa, acoustics serta memiliki potensi overclocking.

Saat ini, ASUS menghadirkan karakteristik yang sama kepada para gamer mainstream dengan kartu grafis Radeon RX 6700 XT khusus. Baik ketika Anda menginginkan performa tinggi dan kemampuan pendinginan terbaik ROG Strix, kekuatan TUF Gaming yang tahan lama dan dapat diandalkan, atau kompatibilitas dan fleksibilitas Dual cooler, ASUS membuat kartu grafis ASUS Radeon RX 6700 XT yang dibuat khusus untuk PC Anda.

ROG Strix Radeon RX 6700 XT hadir dengan tampilan menarik serta kinerja yang luar biasa

Kartu grafis ROG Strix Radeon RX 6700 XT menawarkan gaya ekstrovert yang menyatukan semua inovasi terbaru ASUS untuk kartu grafis berpendingin udara. Mulai dengan heatsink tiga slot besar yang menggunakan rangkaian sirip padat yang melewati tujuh pipa panas untuk potensi pembuangan panas yang tinggi. Heatsink dan GPU bertemu menggunakan pelat dasar yang dikerjakan dengan proses MaxContact untuk meningkatkan area permukaan dan transfer termal yang lebih baik dari GPU.

Tiga kipas yang menggunakan desain teknologi Aksial terbaru mendorong banyak udara melalui heatsink pada tingkat kebisingan yang rendah untuk menghasilkan GPU yang dingin dan senyap. Peran setiap kipas dalam desain pendinginan keseluruhan, menyempurnakan cincin penghalang dan jumlah bilahnya untuk penyebaran udara yang optimal melalui setiap bagian dari heatsink.

PCB khusus yang pendek menciptakan ruang ekstra bagi udara panas untuk langsung masuk ke jalur aliran udara casing melalui potongan di pelat belakang, sehingga meningkatkan suhu sistem secara keseluruhan. Sepasang header FanConnect II eksklusif memungkinkan gamer untuk menghubungkan kecepatan kipas casing langsung ke suhu GPU untuk aliran udara pendingin yang cepat saat sistem sangat membutuhkannya. Terakhir, mode nol-dB saat idle dan di bawah beban ringan membantu menjaga sistem tetap senyap.

Gaya khas dihadirkan pada kartu grafis ROG Strix Radeon RX 6700 XT. Palet warna primer hitam dan abu-abu yang telah disempurnakan dengan aksen metalik serta mengintegrasikannya secara mulus dengan skema pencahayaan casing yang rumit. Kartu ROG Strix juga dilengkapi strip LED RGB berukuran panjang dan tebal yang dapat dipindah-pindahkan, serta bagian tepi kirinya yang kompatibel dengan Aura Sync untuk menampilkan cahaya yang mencolok yang mudah di sinkronisasi dengan periferal lainnya yang kompatibel. Sebagai sentuhan akhir, pelat belakang logam yang panjang dan lebar tidak hanya terlihat bagus, dengan bingkai kaku yang besar, namun juga meminimalkan kelenturan PCB saat kartu grafis dipasang pada sistem Anda.

TUF Gaming Radeon RX 6700 XT memukau dengan kemampuan senyap

Kartu grafis TUF Gaming Radeon RX 6700 XT memancarkan kemampuan senyap dengan desain industri terbaru. Heatsink tiga slotnya terjepit di antara aluminium monokrom dan backplate cakupan penuh, keduanya dicetak dengan grafis TUF Gaming yang halus untuk memberi petunjuk ketika melihat dengan lebih dekat tentang preferensi Anda untuk kinerja yang sesuai tujuan. Logo Aura RGB-backlit TUF Gaming memungkinkan pengguna memberikan sentuhan akhir warna pada sistem, atau dapat dimatikan sepenuhnya untuk rig tersembunyi.

Gaya TUF Gaming Radeon RX 6700 XT mungkin tersembunyi, tetapi kecepatan clock, suhu pengoperasian, dan tingkat kebisingan yang rendah membuat kesan yang besar. Tiga kipas counter-rotating yang dibuat dengan desain teknologi Aksial terbaru memindahkan lebih banyak udara melalui heatsink 2,9 slot yang besar pada RPM tertentu untuk kinerja yang lebih baik tanpa meningkatkan keluaran kebisingan. Perbedaan jumlah blade antara kipas tengah dan luar mengoptimalkan aliran udara untuk setiap zona heatsink untuk menjaga suhu setiap komponen tetap di tempatnya. Pemotongan besar pada bagian pelat belakang di depan PCB memungkinkan lebih banyak udara panas masuk ke jalur aliran udara alami casing untuk kinerja pendinginan yang lebih baik. Terakhir, dengan mode kipas nol-dB saat idle, TUF Gaming Radeon RX 6700 XT terasa nyaman di telinga dan juga di mata.

Kartu grafis ini dibuat untuk dapat menerima segala tantangan selama sesi permainan yang panjang. Teknologi perakitan Ekstrim Otomatis, yang digunakan di seluruh jajaran ASUS, menempatkan dan menyolder komponen secara tepat tanpa campur tangan manusia untuk meningkatkan keandalan dan kualitas struktur. Lamanya pengujian yaitu 144 jam dan kapasitor ekstra kokoh memastikan keandalan yang luar biasa dan masa pakai yang lama, dan kerangka penguat yang kuat meminimalkan kelenturan PCB saat kartu grafis dipasang pada sistem Anda.

ASUS Dual Radeon RX 6700 XT menghadirkan performa tinggi dalam kemasan yang sederhana

Memberikan pengalaman arsitektur AMD RNDAℱ 2 terbaru dalam bentuknya yang paling murni, ASUS Radeon RX 6700 XT memadukan kinerja dan kesederhanaan yang tiada duanya. Memanfaatkan teknologi pendinginan canggih yang berasal dari kartu grafis andalan, Dual mementingkan material dibanding tampilannya, menjadikannya sebuah pilihan yang sempurna untuk desain yang seimbang.

Daya pendinginan Dual Radeon RX 6700 XT dimulai dengan sepasang kipas yang dibuat dengan desain teknologi Aksial yang telah terbukti. Aliran udara yang terfokus bergerak melalui heatsink 2,7 slot yang diselimuti oleh lapisan hitam-putih bersih dengan aksen LED halus untuk gaya yang berkelas dan menarik. Kipas dapat berhenti saat idle untuk menjaga agar tanda kebisingan sistem Anda tidak mengganggu selama pemuatan ringan.

Pelat belakang aluminium dengan cakupan penuh yang diembos dengan grafik halus dan braket pemasangan baja tahan karat yang dipoles membuat kartu ini terlihat menarik dari sudut mana pun, sementara proses perakitan Auto-Extreme dan siklus validasi 144 jam memastikan kartu ini akan terus mengalirkan piksel dengan andal.

ASUS VivoBook Flip 14, Laptop Convertible Powerful

GAMEFINITY.ID, Jakarta –  Melengkapi kesuksesan lini laptop VivoBook, memperkenalkan ASUS VivoBook Flip 14 (TP470) yang merupakan laptop convertible modern yang juga ditenagai oleh prosesor 11th Gen Intel Core. VivoBook Flip 14 (TP470) hadir layaknya “kanvas digital” bagi kreator muda kreatif yang membutuhkan laptop convertible powerful dengan dukungan input menggunakan stylus. Sama seperti laptop VivoBook lainnya, VivoBook Flip 14 (TP470) juga hadir dengan desain stylish khas kreator muda serta tetap mengedepankan mobilitas.

“Kreator muda yang sangat kreatif membutuhkan perangkat khusus agar kreativitasnya dapat dituangkan menjadi sebuah mahakarya. Laptop dengan desain clamshell standar tentu tidak dapat mengakomodasi kebutuhan tersebut. Itulah alasan mengapa VivoBook Flip 14 (TP470) hadir di Indonesia,” ujar Jimmy Lin, ASUS Regional Director Southeast Asia. “Ditenagai oleh prosesor generasi terbaru serta hadir dengan desain stylish, ringkas, dan ringan, VivoBook Flip 14 (TP470) merupakan pilihan tepat bagi para kreator muda kreatif di Indonesia.”

Baca juga: 

Lebih Kencang, Lebih Hemat Daya dengan AIPT

Salah satu keistimewaan seri VivoBook Flip 14 (TP470) terbaru dibandingkan dengan laptop sekelasnya adalah ia kini telah dilengkapi dengan teknologi baru bernama ASUS Intelligence Performance Technology (AIPT). AIPT merupakan teknologi yang amengkombinasikan sistem pendingin dengan berbagai sensor untuk mengoptimalkan performa, daya tahan baterai, serta konfigurasi sistem pendinginan. Singkatnya, AIPT membuat VivoBook Flip 14 (TP470) lebih efisien dengan peningkatan performa hingga 40% pada mode Performance dibandingkan dengan laptop VivoBook generasi sebelumnya.

Teknologi AIPT memungkinkan pengguna VivoBook Flip 14 (TP470) untuk dapat menggunakan tiga mode perngaturan performa, yaitu Performance Mode, Balanced Mode, dan Whisper Mode. Performance Mode cocok untuk penggunaan berat seperti melakukan rendering atau editing video karena seluruh potensi performa di VivoBook Flip 14 (TP470) akan dikeluarkan. Balanced Mode cocok ketika laptop ini digunakan untuk multitasking dan bekerja sehari-hari. Sementara Whisper Mode adalah mode ketika pengguna VivoBook Flip 14 (TP470) dalam keadaan mobile dimana konsumsi daya baterainya dapat ditekan.

Teknologi AIPT bukan hanya sekadar menghadirkan profile pengaturan performa tetapi juga hadir dengan dukungan sistem pendingin yang lebih baik yang ditenagai oleh kipas IceBlades terbaru. Berbeda dengan kipas laptop pada umumnya, kipas IceBlades dibuat dari bahan LCP atau Liquid Crystal Polymer yang lebih kokoh dari plastik biasa. Berkat meterial tersebut, kipas IceBlades dapat mengusung bilah yang sangat tipis, yaitu hanya 0,2mm saja.

Bilah yang sangat tipis tidak akan memakan banyak ruang, sehingga kipas IceBlades dapat memiliki jumlah bilah lebih banyak dan pada akhirnya mampu menghadrikan aliran udara lebih baik pada putaran yang sama dengan kipas laptop standar. Aliran udara yang lebih baik tentu saja berpengaruh langsung pada performa pendinginan yang lebih baik.

Fleksibel, Nyaman untuk Berkarya

ASUS VivoBook Flip 14

ASUS VivoBook Flip 14 (TP470) merupakan sebuah laptop convertible sehingga layarnya dapat diputar hingga 360 derajat. Berkat kemampuan tersebut, VivoBook Flip 14 (TP470) dapat digunakan layaknya sebuah tablet atau kanvas digital. VivoBook Flip 14 (TP470) juga hadir dengan stylus khusus di paket penjualannya sehingga penggunanya langsung dapat berkarya dengan nyaman.

Layar VivoBook Flip 14 (TP470) menggunakan panel IPS beresolusi Full HD yang cocok untuk berbagai kegiatan. Layarnya juga didukung teknologi layar sentuh (touchscreen) serta dirancang agar tahan untuk diputar hingga 20.000 kali buka-tutup.

Keunggulan lain dari layar VivoBook Flip 14 (TP470) adalah bezel-nya yang sangat tipis. Menggunakan teknologi NanoEdge Display, VivoBook Flip 14 (TP470) dapat tampil dengan bezel tips sehingga memiliki screen-to-body ratio hingga 82%. Berkat bezel yang tipis, dimensi keseluruhan VivoBook Flip 14 (TP470) dapat dipangkas sehingga laptop ini menjadi lebih ringkas.

Berbicara soal dimensi, VivoBook Flip 14 (TP470) hadir dengan bodi yang ketebalannya hanya 18,7mm dan memiliki bobot hanya 1,5Kg. Dengan demikian, VivoBook Flip 14 (TP470) dapat mudah dibawa bepergian. Karena bentuknya yang ringkas, VivoBook Flip 14 (TP470) juga cocok digunakan untuk bekerja atau berkarya di café serta tempat-tempat lainnya di luar kantor dan rumah.

Konektivitas Modern

ASUS VivoBook Flip 14

VivoBook Flip 14 (TP470) merupakan laptop modern yang telah dilengkapi dengan fitur konektivitas terkini. Selain dibekali dengan USB Type-C dan Type-A, ketiga laptop tersebut juga tetap hadir dengan port HDMI sehingga dapat dihubungkan dengan layar eksternal secara mudah.

VivoBook Flip 14 (TP470) telah dilengkapi dengan modul WiFi 6 (802.11ax) terbaru untuk konektivitas nirkabel terbaik. WiFi 6 memiliki kecepatan transfer data yang lebih tinggi serta stabil dari pendahulunya. Menggunakan WiFi 6 membuktikan bahwa seri VivoBook terbaru kali ini siap untuk digunakan untuk mendukung aktivitas serta keseharian para kreator muda yang dinamis dan mobile.

ASUS VivoBook Flip 14 (TP470) juga telah hadir dengan konektivitas Thunderbolt 4 melalui USB Type-C. Thunderbolt 4 merupakan konktivitas modern yang menawarkan kecepatan transfer data yang sangat tinggi serta dapat digunakan sebagai display output dengan dukungan untuk monitor beresolusi hingga 8K. Selain itu, port Thunderbolt 4 di VivoBook S14 (S433) terbaru juga mendukung fitur power delivery yang artinya laptop ini dapat diisi daya baterainya menggunakan adapt7er power delivery yang menggunakan USB Type-C.

Laptop Pertama dengan Intel Iris Xᔉ Max

ASUS VivoBook Flip 14

VivoBook Flip 14 (TP470) memiliki performa kencang berkat ditenagai oleh prosesor 11th Gen Intel Core. Hadir dengan opsi hingga Intel Core i7-1165G7 yang mengusung konfigurasi 4 core dan 8 thread, serta dapat berjalan dengan kecepatan pemrosesan hingga 4,7GHz membuat berbagai aplikasi kreatif dapat berjalan tanpa hambatan.

Selain itu, VivoBook Flip 14 (TP470) juga merupakan salah satu laptop pertama di dunia yang menggunakan chip grafis Intel Iris Xᔉ Max. Berbeda dengan Intel Iris Xᔉ yang merupakan chip grafis terintegrasi, Intel Iris Xᔉ Max merupakan chip grafis terdedikasi yang terpisah dengan prosesor 11th Gen Intel Core. Chip grafis tersebut diciptakan khusus untuk perangkat komputasi mobile dan mampu menghadirkan performa garfis lebih baik dari chip grafis terintegrasi namun tetap menawarkan konsumsi daya yang rendah.

Intel Iris Xᔉ Max hadir dengan VRAM DDR4X sebesar 4GB dan dilengkapi berbagai teknologi grafis terkini. Salah satu teknologi terbaru yang dihadirkan di Intel Iris Xᔉ Max adalah Intel Deep Link Technology yang menjanjikan performa serta efisiensi lebih baik untuk content creation, gaming, serta kemampuan encoding di sebuah laptop ultraportable.

Mendukung Windows Hello dan Dilengkapi Office Pre-Installed

ASUS VivoBook Flip 14

VivoBook Flip 14 (TP470) juga hadir dengan solusi perlindungan menyeluruh melalui sistem operasi Windows 10 Home. Selain dilengkapi dengan sistem keamanan terintegrasi yang selalu diperbarui melalui Windows Update, Windows 10 Home di VivoBook Flip 14 (TP470) juga memiliki sebuah fitur bernama Windows Hello. Lupakan juga kata sandi Anda. Dengan Windows Hello, pengguna VivoBook Flip 14 (TP470) dapat masuk lebih cepat dan aman menggunakan sidik jari. 

Nikmati juga semua manfaat dengan PC yang lengkap – PC sudah termasuk Office Home & Student 2019 di VivoBook Flip 14 (TP470). Aplikasi Office versi lengkap (Word, Excel dan PowerPoint) memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dan diharapkan oleh penggunanya.

Penggunaan aplikasi Office dapat memastikan pengguna VivoBook Flip 14 (TP470) untuk selalu memiliki akses ke fitur yang telah dikenal dan sukai. Dilengkapi dengan 100% aplikasi Office asli, software juga akan terus mendapatkan pembaruan keamanan yang rutin untuk melindungi perangkat, program dan data pengguna VivoBook Flip 14 (TP470).

Sony Konfirmasi Penutupan PlayStation Store di PS3, Vita, dan PSP Musim Panas Ini

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Sony telah mengumumkan rencana untuk menutup PlayStation Store di PlayStation 3, PlayStation Vita, dan PlayStation Portable pada musim panas ini. Mengkonfirmasi laporan dari awal bulan ini, Sony mengatakan akan menutup pasar online PS3 dan PSP pada 2 Juli, diikuti oleh Store Vita pada 27 Agustus.

Setelah penutupan toko, pengguna masih dapat mengunduh ulang dan memainkan game yang dibeli sebelumnya, serta game PS Plus selama mereka tetap menjadi pelanggan. Pemain juga masih dapat mengakses konten video dan media yang telah dibeli sebelumnya, serta menukarkan game dan voucher PlayStation Plus.

Pengguna masih dapat mengunduh konten yang dimiliki ke PS3, Vita atau PSP mereka dengan mengakses Daftar Unduhan di perangkat masing-masing. Sony mengatakan pemain akan kehilangan akses ke fitur-fitur berikut:

  • Pemain tidak dapat lagi membeli konten digital PS3, PS Vita dan PSP, termasuk game dan konten video.
  • Pemain tidak dapat lagi melakukan pembelian dalam game melalui game di PS3, PS Vita, dan PSP.
  • Pemain tidak dapat lagi menukarkan voucher wallet PSN di perangkat PS3, PS Vita, atau PSP setelah PlayStation Store dan fungsionalitas pembelian untuk perangkat ini ditutup. Dana PSN Wallet akan tetap ada di akun PSN, tetapi pemain hanya akan dapat menggunakan dana wallet untuk membeli produk PS4 dan PS5 di PlayStation Store web, PlayStation App atau di konsol PS4 dan PS5.

Sony telah menutup PlayStation Store versi web lama yang memungkinkan pengguna untuk membeli game PS3, PSP, dan Vita secara online. Pengguna yang ingin membeli produk digital untuk sistem sekarang hanya dapat melakukannya melalui konsol itu sendiri.

Sebelumnya, PlayStation Store akan berhenti menawarkan TV dan konten film untuk dibeli atau disewa mulai 31 Agustus 2021. Mengumumkan langkah tersebut pada awal Maret, Kepala Bisnis Video Sony Interactive Entertainment, Vanessa Lee mengatakan keputusan itu didorong oleh pertumbuhan layanan streaming di PS4 dan PS5.