Category Archives: Teknologi

Berita Terbaru Seputar Teknologi

[REVIEW] Infinix Note 12i 2022, Smartphone Baterai Besar Desain Premium Harga Terjangkau

Infinix tidak henti-hentinya dalam menghadirkan inovasi terbaru namun dengan harga yang sangat terjangka dan kualitas tidak main-main. Menghadirkan banyak seri smartphone terbaru bahkan beberapa diantaranya hanya seharga 2 jutaan, Infinix bisa dibilang tidak tanggung-tanggung dalam menggempur industri smartphone di Indonesia.

Salah satu seri andalannya adalah seri Note, dan yang dijagokan adalah Infinix Note 12i 2022 yang sudah tim Gamingland pegang saat ini untuk diulas. Nah, tidak perlu berpanjang lebar lagi langsung saja kita simak review Infinix Note 12i 2022 pada artikel di bawah ini.

Spesifikasi Infinix Note 12i 2022

Smartphone ini hadir dengan beragam fitur unggulan yang pastinya akan memudahkan konsumen. Infinix Note 12i 2022 harga 2 jutaan masih membawa spesifikasi khas seri Note yang memang unggul di kemampuan multitaskingnya. Keunggulan seri Note tampak di layar, baterai, kombinasi memori, hingga harga yang pastinya bersahabat. Terlepas dari hal tersebut, terdapat spesifikasi yang harus kalian simak sebelum membeli smartphone yang satu ini.

Di inti pemrosesan, Infinix Note 12i 2022 diperkuat oleh MediaTek Helio G85 yang memiliki kapabilitas tinggi untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Chipset ini juga dipadukan dengan RAM 6GB yang dapat ditingkatkan hingga 11GB berkat fitur Extended RAM yang tentunya dapat mendukung aktivitas gaming dengan intensitas tinggi.

Beralih ke aspek penunjang daya, Infinix Note 12i 2022 dibekali dengan baterai jumbo 5000mAh yang sanggup bertahan lebih dari sehari. Baterai besarnya didukung pula dengan teknologi 33W Super Charge untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.

Sementara di aspek fotografinya, disematkan kamera 50MP Night Capture Triple Camera yang mampu menangkap setiap momen di berbagai kondisi. Belum lagi, kehadiran Dual Speaker with DTS untuk menunjang kebutuhan hiburan pengguna.

Desain Infinix Note 12i 2022

Infinix Note 12i 2022 memiliki body dengan dimensi 164,47 x 76,70 x 7,80 mm dan berat 188 gram. Dengan ketebalan 7,8 mm, smartphone ini cukup tipis dan tentunya lebih nyaman digenggam. Sisi belakangnya menjadi daya tarik utama dari smartphone ini dalam hal desain. Ada area berwarna silver di sebelah kanan modul kamera.

Warnanya samm dengan warna di sekeliling area lubang kamera paling besar. Bila dilihat dengan teliti, ada garis-garis mengkilat yang berpusat di lubang kamera tersebut yang ingin menunjukkan bahwa lubang tersebut berisi kamera utama.

Fitur Menarik Infinix Note 12i 2022

Aspek lain yang ditonjolkan yaitu kapasitas baterai, yaitu sebesar 5000mAh. Dengan baterai yang besar ini, pengguna bisa menonton video streaming atau main game ringan dalam waktu yang lama. Ditambah lagi dengan fitur Power Marathon, yang mempepanjang waktu pemakaian hingga 25%.

Baterainya sendiri punya kapasitas besar 5000mAh, yang bisa diandalkan untuk sehari penuh dengan pemakaian ringan, sementara pengisian dayanya mendukung hingga 33W. Meski baterainya jumbo, Infinix mampu menekan ketebalan Note 12i 2022 tersebut pada 7,8mm. Ditambah dengan dukungan Dual Speaker with DTS, Infinix Note 12i 2022 bisa memanjakan penggunanya menikmati hiburan di smartphone tersebut dengan kemampuan audio stereo.

Performa Infinix Note 12i 2022

Dalam hal performa, Infinix Note 12i 2022 mengandalkan prosesor MediaTek Helio G85. Pada dasarnya, Helio G85 memang dirancang untuk smartphone gaming berharga terjangkau. Namun, perlu diketahui bahwa prosesor tersebut diluncurkan pada Mei 2022 yang berarti sudah berumur lebih dari dua tahun dan juga belum mendukung konektivitas 5G.

Untuk mendukung performa multitasking yang lancar, prosesor tersebut dipadukan dengan RAM 6 GB yang ternyata masih bisa ditambah 5 GB lagi menjadi 11 GB berkat fitur extended RAM. Kapasitas memori internalnya 128 GB yang masih dapat ditambah dengan kartu microSD hingga 2 TB.

Harga dan Kesimpulan Review Infinix Note 12i 2022

Tentunya untuk kalian yang sedang mencari smartphone 2 jutaan dan memiliki layar amoled serta baterai yang tahan lama, tidak ada salahnya untuk melirik Infinix Note 12i 2022. Selain dilengkapi dengan Helio G85 yang performanya stabil, Infinix Note 12i 2022 ini hadir dengan baterai yang cukup besar yakni 5000 mAh dan juga RAM yang sangat besar yakni 6GB + 5GB yang bisa penuhi kebutuhan gaming kalian.

Tentunya tim Gamingland merekomendasikan untuk kalian yang sedang mencari smartphone 2 jutaan untuk melirik Infinix Note 12i 2022 ini untuk dijadikan smartphone yang handal untuk kebutuhan sehari-hari.

Dari Xbox Hingga Disney, Sentil Metaverse Mark Zuckerberg

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Dalam konferensi WSJ Tech Live, Phil Spencer selaku CEO dari Xbox, menggambarkan Metaverse milik Meta sebagai sebuah “video game yang dibangun dengan buruk”. Senada dengan Spencer, CEO Snapchat Evan Spiegel, juga mendefinisikan metaverse sebagai “Hal terakhir yang ingin dia lakukan saat pulang bekerja.”

CEO Meta, Mark Zuckerberg, telah diseret secara brutal pada bulan Agustus lalu, karena fitur meta-selfie yang dinilai tampak creepy. Yang kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pada awal bulan ini, dimana avatar Meta akan mendapatkan kaki sebagai update terbaru. Tidak sampai disana, gelombang kritik untuk Metaverse juga masih berlanjut hingga saat ini. Dan yang terbaru, adalah kritikan dari beberapa bos perusahaan teknologi terkemuka seperti Xbox, Snapchat, Disney, hingga Apple.

Metaverse
Kompak Menolak Gagasan Metaverse

Kompak Menolak Gagasan Metaverse

Dalam konferensi WSJ Tech Live baru-baru ini, para bos perusahaan teknologi yang diwawancarai tampak mengisyaratkan bahwa mereka menolak gagasan Metaverse. Seperti Phil Spencer dari Xbox, yang menggambarkan Metaverse milik Meta sebagai sebuah “video game yang dibangun dengan buruk”, CEO Snap Evan Spiegel, yang menyebut Metaverse sebagai “tinggal di dalam komputer” dan “Hal terakhir yang ingin saya lakukan ketika saya pulang kerja, di penghujung hari yang panjang, adalah tinggal di dalam komputer.”

Wakil presiden senior Apple untuk pemasaran di global, Greg Joswiak, juga senada dengan “sebuah kata yang tidak akan pernah saya gunakan”, serta CEO Disney, Bob Chapek, yang mengatakan bahwa perusahaan cenderung “tidak menggunakan” kata metaverse, “karena bagi kami, itu adalah istilah yang besar dan luas. Bagi kami, ini adalah (model) penceritaan generasi berikutnya.”

Baca juga: Korbankan Uncle Ben Demi Panggil Spiderman Dalam Marvel Snap

Metaverse Mark Zuckerberg
Video Game Yang Dikembangkan Dengan Buruk

Video Game Yang Dikembangkan Dengan Buruk

Meta berganti nama dari Facebook tahun lalu sebagai bukti fokus mereka untuk mengembangkan metaverse, yang diyakini akan menjadi tempat di mana Anda tidak hanya bersosialisasi dengan teman tetapi juga melakukan pekerjaan serius dengan rekan kerja.  Dan tampaknya Spencer tidak selalu setuju dengan aspek kerja dari metaverse.

“Pembuat video game memiliki kemampuan luar biasa untuk membangun dunia menarik yang ingin kita habiskan untuk menghabiskan waktu,” Ucap Spencer konferensi tersebut.

“Jika saya berpikir tentang video game, selama bertahun-tahun kami telah menyatukan orang-orang di ruang 3D untuk pergi dan menyelamatkan dunia dari invasi alien, atau menaklukkan kastil,” imbuhnya.

“Bagi saya, membangun metaverse yang (hanya) terlihat seperti (membangun) ruang pertemuan… Saya hanya merasa bukan itu tempat saya ingin menghabiskan sebagian besar waktu saya.”

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di https://gamefinity.id/

Playstation 5 Akan Terhubung Dengan Discord

GAMEFINITY.ID, JAKARTA – Pengguna Playstation 5 wajib menunggu fitur menarik yang satu ini, pasalnya Discord, aplikasi chatting dan Voice yang umum digunakan oleh para gamers ini sudah bisa dihubungkan ke perangkat Playstation 5. Integrasi ini sudah dilakukan di perangkat Xbox X dan S Series sebelumnya.

Memang, integrasi yang dilakukan oleh Discord ini bertujuan agar seluruh komunitasnya dapat saling terhubung satu sama lain dengan pengguna konsol game lainnnya. Bagaimanapun, sebagian integrasi Playstation dengan Discord tersebut ada yang tidak dimiliki pada Playstation 4.

Playstation 5  Dirumorkan Akan Segera Terhubung Dengan Voice Chat Discord

Discord PS5 voice integration pic.twitter.com/Qsq2JqUDDH

Playstation baik 4 maupun 5 dalam waktu dekat akan segera mendapatkan fitur yang bisa dihubungkan dengan Discord. Dilansir dari The Verge, beredar sebuah bocoran yang dimana aplikasi chatting untuk gamers ini dapat terhubung dengan kedua konsol game besutan Sony tersebut oleh pengguna Twitter advaith ( advaithj1 ) .

 Ia pun membagikannya melalui screenshot yang dipostingannya. Pada foto pertama disebutkan bahwa saat ini pengguna Playstation dapat terhubung dengan Discord dibawah opsi Xbox pada pengaturan umum Voice Video.

Playstation 4 and 5 Voice Integration
tampilan menu Integrasi antara Playstation dan Discord ( advaithj1 )

Baca juga: Berbagai Malware Yang Menyerang Akun Discord

Playstation voice option
Playstation dikabarkan akan segera terintegrasi dengan Discord

tautan PSN Playstation
Pengguna diminta untuk menautkan akun PSN mereka

Sementara pada screenshot kedua, pada menu reconnect Playstation to enable new features, terdapat dua kotak, pada Playstation 5 ada dua fitur “bergabung dalam Voice Chat di PS5 dan menampilkan game yang saat ini dimainkan.” Sementara pada Playstation 4 hanya tersedia fitur menampilkan game yang dimainkan saat ini saja. Selain itu pemain juga dapat menampilkan game Playstation di Discord sejak januari 2022 yang lalu.

Dan pada tangkapan layar terakhir pengguna akan diminta untuk melakukan login pada akun PSN atau Playstation Network mereka untuk ditautkan pada akun Discord agar dapat menikmati kesemua fitur diatas secara penuh.

Menanggapi fitur yang dibocorkan tersebut, Sony sampai saat ini masih belum memberikan pernyataan mengenai pembaruan integrasi Playstation pada aplikasi Discord tersebut secara resmi, jadi masih belum diketahui apakah integrasi Voice chat tersebut  benar – benar akan diimplementasikan kedepannya nanti.

Walaupun masih bersifat leak atau belum resmi, apabila Playstation betul – betul diimplementasikan pada Discord, ini akan menjadi sebuah pembaruan yang begitu legit. Jadi kita tunggu tindakan dari pihak Playstationnya nanti.

Apple Bakal Pungut 30% dari Penjualan NFT dalam Aplikasi

GAMEFINITY.ID, Bandung – Apple App Store akhirnya memperbolehkan pengembang aplikasi dan game menjual NFT di iOS. Penjualan NFT tersebut hanya bisa dilakukan di dalam aplikasi. Keputusan ini telah terlihat di guidelines terbarunya. Akan tetapi, Apple bakal pungut 30 persen dari setiap penjualan NFT dalam aplikasi.

Apple Bakal Pungut 30 Persen dari Setiap Penjualan NFT dalam Aplikasi

Dilansir dari MobileGamer, Apple telah memperbaharui guidelines dalam review aplikasi. Hal ini dilakukan sebagai respon penggunaan NFT dan mata uang kripto yang naik di App Store.

Menurut guidelines terbarunya, Apple kini memperbolehkan penjualan NFT dan mata uang kripto. Syaratnya penjualan tersebut hanya bisa dilakukan di dalam aplikasi. Berarti, Apple akan memungut 30 persen dari total penjualan tersebut. Mereka juga tidak mengizinkan game yang memiliki link fungsional tambahan atau konten kepemilikan NFT.

“Aplikasi tersebut tidak boleh menggunakan mekanisme tersendiri untuk membuka konten atau fungsionalitas, seperti license key, augmented reality marker, kode QR, mata uang kripto, dompet digital mata uang kripto, dan sebagainya,” tulis Apple di guidelines terbarunya.

Jadi Kabar Buruk Bagi Industri Game

Keputusan ini menjadi kabar buruk bagi pengembang game yang menyediakan NFT, terutama web3. Berbagai tokoh di industri game memberi tanggapan yang negatif terhadap kabar ini.

Bos Epic Games, Tim Sweeney, mengemukakan pendapatnya di Twitter. Ia menganggap keputusan Apple tersebut sebagai “pengincar biaya sewa secara monopoli”.

CEO Oxalis Games, Ric Moore, ikut mengungkap di LinkedIn bahwa Apple secara teknis melarang NFT. “NFT yang membuka gameplay tidak diperbolehkan. Contohnya jika punya NFT kartu Spider-Man yang memperbolehkan pengguna bermain sebagai Spider-Man di beberapa game fighting Marvel, itu tidak boleh,” tuturnya.

Baca juga: Kreator PUBG Buat Game Blockchain Metaverse

NFT Tetap Jadi Topik Kontroversial di Kalangan Perusahaan Pengembang Game

Saat ini, NFT masih menjadi pro dan kontra di kalangan pengembang game. Mayoritas gamer juga menyatakan keberatan pada pengembang terkenal yang ingin merambah ke dunia NFT. Meski begitu, beberapa pengembang game ini memanfaatkan NFT sebagai cara baru untuk meraup keuntungan.

Contohnya, Epic Games telah terbuka dengan topik NFT. Epic Games Store sendiri sudah menyediakan game web3 Blankos Block Party untuk penggunanya. Sementara itu, Valve menyatakan larangan penggunaan NFT dan mata uang kripto di Steam.

Ubisoft juga pernah merambah ke dunia blockchain. Namun, mereka berubah pikiran setelah mendapat kritikan pemain. Square Enix dan Konami justru tetap berencana untuk merambah ke dunia NFT dan blockchain. Square Enix kini bermitra dengan perusahaan blockchain Oasys untuk membawa blockchain gaming untuk umum, sementara Konami ingin membangun metaverse.

Apakah keputusan Apple untuk memungut 30 persen dari penjualannya dalam aplikasi menjadi satu lagi hambatan bagi dunia NFT ke depannya?

Evnia, Line-up Monitor Gaming terbaru dari Philips

Industri game telah berkembang pesat. Dari debut game dua dimensinya yang sederhana di tahun 1970-an dan 80-an, game telah mengikuti perkembangan pesat teknologi digital, meningkat menjadi bukan hanya bentuk hiburan tetapi juga pengalaman sensorik yang benar-benar imersif dengan daya tarik unik yang kuat. Saat ini, gamer modern mengharapkan merek yang mencerminkan keragaman selera dan keinginan mereka dan mewakili identitas mereka. Sehubungan dengan hal ini, MMD, spesialis produk display dan desktop monitor terkemuka dan mitra lisensi merek untuk monitor Philips, mengumumkan peluncuran Evnia.

One voice for all

Kata Evnia (Yunani: Εύνοια) terdiri dari eu (baik) dan nous (pikiran), yang secara harfiah berarti “pikiran yang baik” dan “pemikiran yang cerdas”. Evnia digunakan sebagai kata untuk menunjukkan minat untuk mendukung dan melindungi seseorang atau sesuatu. Ini sering digunakan dalam konteks keberuntungan. Semua orang bisa menjadi Gamers, dan Evnia sangat sesuai dengan konteks ini, mendukung kesenangan bermain game untuk semua orang.

Definisi Gamers saat ini lebih beragam dari sebelumnya – namun, stereotip bahwa bermain game hanya untuk remaja masih menjadi norma. Kebutuhan akan komunitas yang ramah membutuhkan merek yang dapat merangkul semua Gamers, membuat mereka merasa benar-benar menjadi bagian dari komunitas ini. Mulai dari desainnya yang unik, Evnia membedakan dari kerumunan model agresif yang hanya mengandalkan spesifikasi, menghadirkan kembali kegembiraan dan kesenangan bermain game, dengan mengutamakan sisi emosional.

“Philips Monitors percaya bahwa kesenangan bermain game harus dapat diakses oleh semua orang. Tujuan kami untuk Evnia adalah untuk menyediakan monitor dan aksesori yang dbutuhkan Gamers saat ini, dalam segala keragamannya  mereka, untuk mendapatkan kenikmatan maksimal dari setiap sesi permainan, baik dalam hal kinerja, grafik, atau pengalaman pengguna secara keseluruhan. Evnia, sesuai dengan namanya, mendorong para gamer untuk membawa diri mereka yang paling sisi asli mereka dan untuk terhubung kembali dengan tujuan awal bermain game.” -Xeni Bairaktari, Global Marketing Lead and Senior Brand Manager EU di MMD Monitors & Display

Jajaran periferal Evnia mencerminkan jargonnya: “Reinvent the rules”. Jauh dari stereotip game yang selama ini kita kenal, Evnia menambahkan kesegaran, premium, dan keanggunan. Dari lini produk hingga fitur lampu Ambiglow, memprioritaskan sisi emosional serta keunggulan teknis. Desain yang canggih cocok untuk setiap lingkungan, menjadi tambahan yang sempurna untuk semua setup Gaming Room.

Philips Evnia 34M2C7600MV

Monitor Philips Evnia adalah impian setiap gamer yang menjadi kenyataan. Desain penuh gaya dari rangkaian ini akan cocok dengan dekorasi interior apa pun, sementara tampilannya yang luas mengundang para gamer untuk masuk ke dalam permainan. Model Evnia pertama yang dirilis, monitor curved Philips Evnia 34M2C7600MV, memastikan pengalaman yang sinematik dengan resolusi UltraWide Quad HD 3440 x 1440 dan HDR 1400. Backlight mini-LED monitor dengan 1.152 zona memungkinkan kontrol yang lebih baik terhadap pencahayaan dan rasio kontras untuk warna hitam yang lebih dalam dan warna putih yang lebih cerah. Ambiglow menambah sensasi ambiences yang membuat kita hanyut dalam game. Performa visualnya sebanding dengan fitur gamingnya – Dengan kecepatan refresh 165Hz, input lag yang sangat rendah, dan Adaptive-Sync, bahkan game yang paling penuh aksi pun pasti akan mulus dan lancar.

Comfort is always a priority for Philips Monitors, and the Evnia range is no exception. The Philips Evnia 34M2C7600MV offers great flexibility with complete connectivity of USB-C ports as well as KVM and height-adjustable stand to adapt to users’ preferences and ensure gaming sessions that are a pleasure for the mind and the body.

Kenyamanan selalu menjadi prioritas Philips Monitors, tidak terkecuali jajaran Evnia. Philips Evnia 34M2C7600MV menawarkan fleksibilitas luar biasa dengan konektivitas lengkap port USB-C serta KVM dan Stand yang dapat disesuaikan ketinggiannya untuk beradaptasi dengan preferensi pengguna dan memastikan sesi permainan yang menyenangkan bagi pikiran dan tubuh.

Rangkaian monitor Evnia lainnya yang akan diluncurkan: 42M2N8900 (layar flat OLED 42), 34M2C8600 (layar curved QD OLED 34”) dan 27M2C5500W (layar curved VA 27”). Dilengkapi dengan aksesori yang inovatif dan stylish: Dua keyboard gaming (SPK8508 dan SPK8708), dua mouse gaming (SPK9508 dan SPK9708), dan dua headset gaming (TAG5208 dan TAG7208).

Bergabunglah dengan Evnia di era baru gaming!

Philips Evnia 34M2C7600MV akan tersedia di wilayah Asia-Pasifik dan sekitarnya mulai tahun 2023 dan seterusnya.

Informasi lebih lanjut tentang rangkaian Philips Evnia:

https://www.evnia.philips

Ilmuwan Ciptakan Chip Tunggal Berkecepatan 1 Juta Gbps

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Tim ilmuwan dari universitas di Denmark, Swedia, dan Jepang, berhasil menciptakan sebuah chip tunggal berkecepatan tinggi, yang mampu mentransfer data dengan kecepatan lebih dari satu petabit per detik melalui kabel serat optik. Jumlah tersebut setara dengan mentransfer lebih dari satu juta gigabit data per detik, atau sekitar total lalu lintas data yang ada di internet saat ini.

Transmisi data berkecepatan tinggi yang sering membutuhkan kabel serat optik dan peralatan besar, kini sedang diminiaturisasi menjadi sebuah paket on-chip dengan ukuran yang lebih kecil.  Alih-alih menciptakan beberapa arus laser secara paralel, para peneliti saat ini justru lebih memilih untuk mengecilkan ukuran perangkat transfer data ke tingkat silikon. Penelitian ini tentu saja ditujukan untuk menghilangkan kendala-kendala yang ada, saat mengirim paket data dengan jumlah besar, dari jarak yang cukup jauh, serta dengan kecepatan transfer yang lebih tinggi.

Hal inilah yang sedang dicari-cari oleh A.  A. Jørgensen, D. Kong, dan L. K. Oxenløwe. Bersama dengan tim peneliti lainnya, mereka berhasil menunjukkan transmisi data sebesar 1,84 petabit atau sekitar 1,8 juta Gigabit, melalui sebuah kabel serat optik sepanjang 7,9 km, dengan hanya menggunakan satu chip tunggal saja. Meski terdengar luar biasa, kecepatan tersebut sebenarnya tidak secepat beberapa alternatif lain yang lebih besar, dengan kecepatan transfer data mencapai 10,66 petabit.

Namun, kunci yang ditemukan oleh tim peneliti ini bukan hanya terletak pada kecepatan maksimal dari transfer data saja, melainkan juga terdapat pada skala “sistem yang sangat kompak (rapat)” untuk digunakan.

Baca juga: Akibat Bug, Player CODM Warfare Di-Banned Permanen

serat optik yang tersambung ke chip
Chip Tunggal Yang Lebih Rapat Dan Lebih Cepat

Chip Tunggal Yang Lebih Rapat Dan Lebih Cepat

Dengan membagi aliran data menjadi 37 bagian (satu aliran untuk setiap inti kabel serat optik,) dan kemudian membaginya lebih lanjut, dengan masing-masing aliran yang dipecah-pecah menjadi 223 saluran, para peneliti berhasil menghilangkan banyak gangguan yang memperlambat sistem optik. Sehingga memberikan transmisi data yang jauh lebih besar, hanya dengan menggunakan satu chip saja.

“Bisa dibilang rata-rata lalu lintas internet di dunia sekitar satu petabit per detik. Apa yang kami transmisikan (saat ini adalah) dua kali lipat(nya),” ucap Jørgensen kepada New Scientist (via PC Gamer)

“Ini adalah jumlah data yang sangat besar yang kami kirimkan, pada dasarnya, kurang dari satu milimeter persegi [kabel]. Ini hanya menunjukkan bahwa kami dapat melangkah lebih jauh daripada saat ini dengan koneksi internet.” Imbuhnya.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity.id/