Category Archives: Teknologi

Berita Terbaru Seputar Teknologi

Seorang Mod Konsol Merakit Switch Satu Tangan

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Video gaming terutama modifikasi pada konsol game menjadi salah satu yang ditunggu-tunggu bagi penonton yang telah setia mengikuti kontennya. Seorang mod yang populer akhirnya aktif kembali dan mulai membagikan konten konsol gaming-nya, Akaki Kuumeri yang cukup terkenal akan kreativitasnya merakit berbagai perangkat gaming.

Konten terbaru yang dibuatnya saat ini ialah modifikasi perangkat game Nintendo Switch yang populer di kalangan gamer hanya dengan satu tangan saja. Tentunya juga sangat ramah terhadap tangan kidal atau difabel. Kuumeri juga membagikan tahap pembuatan perangkat tersebut sepenuhnya, mulai dari pengenalan bahan dan alat sampai dengan tahap finishing. Simak dibawah bagaimana ia mengerjakannya.

Baca juga: Bahan Langka, Switch Tunda Perilisan Seri Barunya

Seperti Ini Proses Pembuatan Konsol Switch Satu Tangan Yang dilakukan Oleh Kuumeri

Sketsa awal konsol Kuumeri
Tahap sketsa pembuatan pada switch
Menambah tombol konsol
Dirasa kurang nyaman, Kuumeri memodifikasi desain pada tombol konsol

Melalui video Youtube nya yang berdurasi 10 menitan tersebut, Kuumeri menjelaskan secara detail proses perakitan dari Switch yang bisa dimainkan hanya dengan satu tangan. Diawali dari menggambar sketsa awal sampai dengan hasil jadi dari konsol gaming tersebut. Sangat praktis untuk digunakannya, terutama bagi yang hanya bias menggunakan sebelah tangannya dengan berbagai alasan.

Secara singkatnya Kumeri mengawali videonya dengan menggambar sketsa prototype, dirasa ada sesuatu yang kurang dari fungsi pemakaian, ia mengubah sedikit tombol penggerak game dengan memodifnya dari sparepart yang dilepasnya, sampai dengan hasil jadinya yang begitu nyaman saat digenggam. Selanjutnya pada tahap ujicoba terakhirnya, ia menunjukkan dirinya sedang melakukan tes pemakaian pada salah satu seri dari game Zelda. Menurutnya sederhana.

Hasil final switch
Switch satu tangan buatannya telah selesai

Tak hanya Zelda saja yang ia coba, ia juga melakukan tes pada game Kirby And The Forgotten Land serta Super Smash Bros. Saat ini perangkat buatannya kini dijual di situs jual beli Etsy dengan harga 200 Dolar Amerika atau sekitar 2,9 jutaan rupiah. Ada yang berminat mencobanya?

Final testing switch
Tahap terakhir yang dilakukannya yakni melakukan tes pada beberapa game

Rupanya Kuumeri juga mempersiapkan beberapa proyek lainnya, diantaranya desain konsol pada Playstation 5 dan Microsoft Xbox yang sama praktisnya seperti ia membuat Switch sebelumnya. Kuumeri juga mengatakan bahwa konsol Joy con pada  Switch sangat mudah untuk dimodifikasi lantaran setiap pasangnya dapat dibuat dengan fungsi berbeda.

Tertarik ingin mencobanya Gfers atau ingin tahu informasi seputar gaming gears lainnya? Stay tune di Gamefinity. Kalian juga dapat menikmati kemudahan fasilitas top up dan pembelian voucher game juga pulsa di Gamefinity.id.

Steam Deck 2 Akan Segera Diproduksi Valve?

GAMEFINITY.ID, Pati – Beberapa bulan setelah peluncuran, Steam Deck langsung dibanjiri pesanan melebihi ekspektasi. Melihat respon gamers yang begitu antusias dengan Steam Deck, Valve berencana untuk membuat iterasi baru dari Steam Deck. Menjelang perilisan Steam Deck untuk region Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Hong Kong, Valve membagikan beberapa informasi mengenai keberlangsungan dari konsol handheld mereka.

Rencana Valve Untuk Steam Deck

Pada hari Jumat lalu,Valve merilis E-book gratis setebal 50 halaman yang berisi tentang Steam Deck. E-book tersebut menjelaskan mengenai beberapa visi untuk masa depan perangkat handheld console ini dan SteamOS. Dalam salah satu halaman E-book yang berjudul “The Future: more Steam Decks, more SteamOS,” mengungkapkan rencananya untuk mengembangkan Steam Deck selama beberapa tahun kedepan baik dari segi hardware maupun software.

“Di masa depan, Valve akan menindaklanjuti produk ini dengan peningkatan dan iterasi pada perangkat keras dan perangkat lunak, membawa versi baru dari Steam Deck ke pasar.” Mereka juga sangat mengharapkan feedback dari komunitas dalam membangun Steam Deck berikutnya, demi mencapai pengalaman yang lebih menyeluruh.

“Ini adalah lini produk multi-generational. Valve akan mendukung Steam Deck dan SteamOS dengan baik di masa mendatang. Kami akan belajar dari komunitas Steam tentang penggunaan baru untuk hardware kami yang belum kami pikirkan. Dan kami akan membangun versi baru agar lebih terbuka dan baik daripada versi Steam Deck pertama.”

Steam Deck bisa dikatakan bukan hanya sekedar handheld console semata. Kemampuannya yang seolah menjadi PC portable telah membuka pasar baru di industri game. Pada saat perilisan pertamanya, Steam Deck v1.0 sudah sangat diantisipasi para gamer diseluruh dunia. Mengetahui kabar Valve akan membuat Steam Deck 2 sudah cukup menciptakan euphoria bagi para penggemarnya.

Komitmen Valve di Pasar Hardware

Setelah mengalami kegagalan produk-produk hardware sebelumnya, Valve sangat yakin bahwa produk hardware-nya saat ini akan memiliki impact besar di industri game. Ini adalah pertama kalinya Valve berkomitmen untuk terjun ke pasar hardware.

Belum ada banyak petunjuk mengenai gambaran iterasi selanjutnya dari Steam Deck di eBook seperti bentuk, tampilan, spesifikasi, dan lain-lain. Namun, Valve mengatakan bahwa mereka akan mengembangkan produk ini melalui peningkatan hardware dan software untuk menciptakan Steam Deck versi baru yang lebih baik.

Seperti yang kita ketahui, Steam Deck baru saja mengumumkan pengiriman konsol ini akan lebih cepat dari estimasi yang ditentukan. Kehadirannya di region Asia juga membuktikan usaha Valve dalam menghadirkan Steam Deck untuk para penggemarnya di seluruh dunia.

Pembajakan, Buat Aplikasi Denuvo Tertantang Lindungi Game

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Hingga saat ini, kasus pembajakan masih menjadi perhatian serius terutama pada industri game dan komputer. Pengguna software bajakan di Indonesia rupanya masih cukup tinggi. Salah satu faktor dibaliknya adalah harga yang ditawarkan jauh lebih murah daripada produk orisinilnya, sebut saja aplikasi Microsoft Office yang beredar di pasaran dengan harga bajakannya 40 ribu rupiah sementara harga aslinya dibandrol seharga 700 ribu rupiah.

Faktor lainnya mengapa banyak yang memilih aplikasi bajakan adalah dapat membuka fitur menarik yang tidak ada pada versi gratisnya, hal ini lumrah terjadi pada produk Ponsel. Kembali ke pembahasan, banyak publisher dan pengembang yang mulai resah dengan adanya berbagai game bajakan yang beredar, untuk memeranginya Irdeto selaku pemilik dari perusahaan Denuvo melalui konferensi persnya mengatakan bahwa produknya, Denuvo akan ditambahkan di perangkat gaming Switch untuk menghindari pembajakan yang terjadi.

Baca juga: Steam Mobile Bakal Memiliki Wajah Barunya

Irdeto Mengungkapkan Keresahan Maraknya Pembajakan Game Beredar Di Pasaran

Melihat kasus diatas, ia mengungkapkan rasa simpatinya terhadap para pengembang game terkhusus untuk game Nintendo bahwa banyak pihak luar menyalin rom untuk dibagikan secara ilegal di situs mereka.

“ Sudah lama game Nintendo ini mengalami pembajakan dan hal ini juga tak berbeda dengan Switch. Dan bahkan jika sudah dilindungi pada versi PC nya, masih ada beberapa game Switch yang dimainkan di PC, ini menjadi tujuan saya untuk melindungi mereka.” Tegas Irdeto.

Ia juga menambahkan kalau Denuvo akan memblokir emulator yang berani mencoba melakukan copy game-nya dan memastikan bahwa game tersebut bebas dari pihak luar yang tak bertanggungjawab.

Sekilas Software Denuvo Yang Berkomitmen Memerangi Beberapa Kasus Game Bajakan

Aplikasi anti pembajakan Denuvo
Logo Denuvo

Denuvo merupakan software anti pembajakan yang banyak digunakan di berbagai game yang dirilis untuk PC. Sayangnya aplikasi tersebut kurang begitu populer di komunitas tertentu dikarenakan persyaratannya yang bersifat daring dan beberapa diantaranya memengaruhi performa game yang dimainkannya.

Salah satu game yang telah menggunakan denuvo guna melindungi dari pembajakan adalah Resident Evil, ketika hacker mencoba menyalinnya ia menemukan bahwa game tersebut mengalami masalah pada performanya. Untuk mengantisipasi, Capcom merilis patch yang akan menyesuaikan perangkat lunak anti bajakan tersebut.

Ia berharap dengan Denuvo diaplikasikan pada Switch, peretas akan berpikir dua kali ingin menyalin game yang akan dibagikannya. Hal tersebut juga senada dengan visi dan misi Nintendo yang sangat tegas terhadap isu pembajakan ini.

Aplikasi LastPass Diretas Hacker

GAMEFINITY.ID, Jakarta – LastPass merupakan aplikasi freemium yang cukup banyak digunakan oleh pengguna. Aplikasi ini sudah ada sejak tahun 2008 lalu dengan total pengguna sebesar 25 juta orang dengan CEO saat ini Karim Toubba.  Fungsi utama dari LastPass itu sendiri adalah menyimpan riwayat login beserta kunci sandi agar akun tersebut aman.

Slogan password akan tersimpan aman tersebut kini tak lagi aman, pasalnya berdasarkan pengumuman resmi yang dibuat LastPass kedapatan diretas oleh oknum tidak bertanggungjawab pada dua minggu yang lalu. Tidak hanya itu, sang peretas juga mencuri “Source Code” perusahaan. Beruntung seluruh data pribadi yang dimiliki penggunanya tidak satupun diambil oleh hacker tersebut.

Baca juga: Konsol Game PS 5 Mengalami Kenaikan Harga

Aplikasi LastPass Dilaporkan Diretas, Namun Tidak Memengaruhi Data Pengguna

LastPass Dihack
Ilustrasi PC diretas Hacker

Toubba Melalui blog resminya, mengumumkan bahwa data perusahaannya mengalami kecolongan sekitar dua minggu yang lalu. Kejadian Bermula sejak aplikasi tersebut terdeteksi suatu  aktivitas yang  mencurigakan pada lingkungan pengembangan LastPass yang mengakibatkan data tersebut dicuri. Atas insiden tersebut, pihak yang akan disalahkan atas keteledoran yang terjadi adalah pemilik akun dari si pengembang yang tersusupi itu sendiri.

“Semoga saja mereka tidak menggunakan kata sandi yang terlalu mudah diingat seperti “Password”, 12345, dan sebagainya atau ini akan memalukan bagi pihak tertentu,” Jelas Toubba.

“Namun sejauh ini seluruh data pengguna baik informasi pribadi maupun kata sandi tak satupun diakses oleh peretas sehingga aman. Data yang terenkripsi juga tidak terpengaruh” tambah LastPass. Menurutnya kejadian tersebut hanya terjadi di lingkungan pengembang Lastpass itu sendiri. Yang berarti bahwa mereka tidak satupun menyentuh seluruh data terenkripsi yang dimiliki oleh penggunanya.

Tips Aman Login Data Terutama Di Tempat Umum

Mengambil hikmah kejadian diatas, betapa pentingnya menjaga data pribadi masing-masing, agar tidak lagi terulang seperti tadi, kamu bisa ikut cara ini, diantaranya.

  • Usahakan untuk selalu mengganti kata sandi setiap sebulan sekali, lalu buat kata sandi seunik mungkin. Agar semakin kuat kombinasikan dengan angka dan tanda baca. Agar tidak lupa catat di notes atau aplikasi pencatat seperti Google Keep
  • Jika mengakses akun sosial media atau email di tempat umum seperti perpustakaan, warnet, dan sebagainya jangan centang tetap login. Setelah selesai menggunakannya selalu logout agar terhindar dari oknum yang ingin mencuri datamu
  • Manfaatkan fungsi verifikasi dua kali, cara ini dianggap paling aman terutama ketika kamu menyimpan data yang bersifat penting

Informasi tentang penanganan hacker atau terkait perlindungan data sangat penting. Apalagi jika kamu seorang gamers, maka perlindungan data sangat penting. Untuk informasi terkait gamereview game dan teknologi hanya di Gamefinity. Serta nikmati top up mudah dengan harga yang terjangkau hanya di Gamefinity.id

Microsoft Putuskan Untuk Tak Naikkan Harga Xbox

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Persaingan antar dua kubu Microsoft dengan Sony nampaknya masih belum juga usai, Tak lama setelah Sony menaikkan harga pada perangkat Playstation 5 di beberapa negara, serupa tapi tak sama, Microsoft kali ini putuskan untuk terlebih dahulu tidak menaikkan harga seluruh seri Xboxnya baik X maupun S. Berdasarkan pernyatannya yang ditulis di Windows Central, Microsoft telah mengonfirmasi untuk tidak memutuskan untuk menaikkan harga Xbox seri S dan Xnya justru tetap pada harga sebelumnya baik  di Amerika Serikat, Eropa, Dan Inggris Raya. Microsoft mengatakan bahwa harga masih tetap seperti biasanya yaitu 299 Dolar Amerika atau 4,4 juta rupiah untuk seri S sementara seri X nya dibandrol masih pada angka 499 Dolar Amerika atau 7,3 juta rupiah.

Baca juga: Xbox Resmi Akuisisi Activison Blizzard

Inflasi Dan Krisis Ekonomi Yang Tengah Melanda Dunia Menjadi Alasan Banyak Perusahaan Digital Menaikkan Harga Perangkatnya, Namun Microsoft Kekeuh Dengan Harga Normal

Perangkat Xbox besutan Microsoft
Xbox

Pernyataan tersebut didasari pada saingannya, Sony yang sempat beberapa waktu lalu dituduh oleh Microsoft karena dicegah seluruh kontennya masuk ke Xbox, di tengah situasi ekonomi yang sedang lagi tidak kondusif, Sony akhirnya memilih untuk menaikkan harga unit Playstation 5 nya  di seluruh pasarnya hingga 50 Dolar Amerika guna menyelamatkan keuangan perusahaannya.

Tak hanya perangkatnya saja namun versi digitalnya juga mengalami kenaikan harga. Semisal Di Inggris, harga unit Playstation 5 yang sebelumnya 450 Poundsterling atau 7,8 juta Rupiah kini menjadi 480 Poundsterling atau 8,4 juta Rupiah sementara untuk versi digital, per unitnya kini dibandrol seharga 390 Poundsterling atau 6,8 juta Rupiah yang sebelumnya seharga 360 Poundsterling atau 6,3 juta.

Tak hanya Sony, beberapa perusahaan lainnya yang juga menaikkan harga unitnya imbas dari krisis ekonomi belakangan ini, seperti Meta yang juga mengumumkan kenaikan harga pada perangkat VR Quest 2 nya hingga 100 Dolar Amerika atau 1,5 jutaan.

Situasi Makin Diperparah Dengan Pandemi Covid 19 Dan Invasi Rusia – Ukraina Yang Belum Usai

Beberapa ahli mengatakan bahwa rantai pasokan global yang masih dalam situasi tertekan menjadi alasan naiknya harga beberapa produk elektronik ini, walaupun analisa yang dilakukan oleh Piers Harding menunjukkan bahwa Sony mungkin tidak terpengaruh oleh  lonjakan harga dikarenakan permintaan yang terus berlanjut dari beberapa pasar, dan ditambah lagi dengan masih berlanjutnya Invasi antara Ukraina dan Rusia serta pandemi Covid 19 yang belum usai menambah pasokan tersebut belum juga kondusif.

Steam Mobile Dapatkan Pembaruan Besar-Besaran

GAMEFINITY.ID, Pati – Steam merupakan salah satu platform terbesar untuk membeli dan memainkan game di PC. Steam bisa dikatakan sebagai platform game marketplace paling sempurna saat ini. Meski begitu, terdapat salah satu aplikasi Steam yang sepertinya kurang diperhatikan oleh Valve. Steam Mobile telah dirilis sejak tahun 2010 namun tidak begitu mengalami update yang cukup signifikan hingga saat ini. Karena itulah Valve akhirnya memutuskan untuk merombak habis-habisan aplikasi mobile ini. Lalu Perubahan seperti apa yang akan dibawakan oleh Valve ke Steam Mobile?

Steam Mobile Versi Beta

Melalui website resmi Steam, Valve mengumumkan sedang melakukan pengujian terhadap versi beta dari aplikasi Steam mobile terbaru. Versi beta ini juga terbuka secara umum untuk pengguna aplikasi Steam mobile baik versi Android atau iPhone. Namun, untuk pengguna iPhone akan dibatasi untuk menggunakan Steam mobile beta sebanyak 10.000 pengguna.

Steam
QR code yang dapat digunakan untuk log in ke Steam Mobile

Masih sama dengan versi lamanya pengguna akan dapat menelusuri game, membeli game, serta men-generate kode untuk fitur Steam Guard. Fitur yang terbaru dari versi beta ini adalah kemampuan untuk log in menggunakan QR code yang diperoleh melalui versi Desktop. Valve juga menambahkan kemampuan untuk menggunakan lebih dari satu akun Steam di perangkat mobile yang sama. Valve meminta siapa pun untuk bergabung dalam pengujian versi beta dan memberikan feedback sebanyak mungkin, agar dapat menciptakan aplikasi Steam mobile yang didambakan oleh para pengguna.

Baca Juga : Steam Deck Dikirim Lebih Cepat Dari Estimasi

Pendapat Pengguna Yang Mencoba Versi Beta

Untuk saat ini, belum ada informasi kapan aplikasi tersebut akan dirilis secara resmi. Beberapa pengguna yang sempat mencoba versi beta tampaknya memiliki pendapat yang cukup beragam. Ada yang merasa bahwa versi beta ini telah mengalami peningkatan yang cukup banyak dibandingkan versi lamanya, terutama dari segi tampilan. Namun ada juga yang merasa bahwa aplikasi ini justru terkesan lebih sulit untuk digunakan dam berjalan lebih lambat. Sedangkan sisanya sedikit menyesalkan mengetahui bahwa fitur chat masih belum dapat diakses melalui aplikasi mobile.

Beradaptasi memang butuh waktu yang cukup lama, tetapi beberapa masalah yang dialami saat ini mungkin dikarenakan fakta bahwa aplikasi ini masih dalam versi beta. Dengan adanya pembaruan Steam mobile ini semoga semakin memudahkan para pengguna Steam dalam mengakses Steam meski jauh dari perangkat PC.

Kabar baik lainnya untuk para penggemar Steam. Penggiriman Steam Deck akan lebih cepat dari estimasi. Mereka yang telah menunggu lama akhirnya akan segera mendapatkan perangkat mobile gaming milik Valve.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk mencoba versi betanya? Bagi kalian yang tertarik untuk mencoba versi beta dari Steam mobile terbaru dapat langsung join Steam Mobile App Group untuk mendapatkan instruksi prosedur penginstalan.

Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id