Category Archives: Teknologi

Berita Terbaru Seputar Teknologi

Harga PlayStation 5 Melonjak di Berbagai Negara

GAMEFINITY.ID, Bandung – Kabar buruk bagi kamu yang tengah bersiap untuk membeli PlayStation 5! Harga PlayStation 5 dipastikan naik di berbagai negara. Keputusan itu telah diumumkan oleh Sony baru-baru ini melalui blog PlayStation-nya.

Harga PlayStation 5 Naik di Mayoritas Negara

PlayStation menyatakan kenaikan harga tersebut akan segera berlaku setelah pengumuman tersebut, baik PS5 with Ultra HD Blu-Ray disc drive dan PS5 Digital Edition. Kenaikan harga tersebut berlaku di berbagai negara di Eropa, Timur Tengah, Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Inggris dan Kanada juga menjadi negara di mana harga PlayStation 5 mengalami kenaikan.

Sebagai contoh, di Inggris, harga PS5 with Ultra HD Blu-Ray disc drive menjadi 479,99 pound (dari 449.99 pound). PS5 Digital Edition di sana ditetapkan dengan harga 389,99 pound (dari 359,99 pound). Sedangkan di Jepang, yang akan berlaku mulai 15 September 2022, harga PS5 Digital Edition di Jepang naik menjadi 44.980 yen (dari 39.980 yen), dengan PS5 with Ultra HD Blu-Ray disc drive menjadi 54.980 yen (dari 49.980 yen). Di Amerika Serikat, harga kedua model PlayStation 5 dipastikan tidak akan melonjak.

PlayStation 5 price hikes
Harga PlayStation 5 setelah mengalami kenaikan di beberapa negara (sumber: Tech Power Up)

Baca juga: Sony Dituntut 5 Miliar Gara-Gara Harga di PlayStation Store

Penyebab Harga Naik

Sony mengakui masalah ekonomi global yang masih berlanjut menjadi pemicu PlayStation 5 akan semakin mahal. Saat ini, inflasi masih terjadi di berbagai negara.

“Situasi ekonomi global menjadi tantangan bagi konsumen di seluruh dunia yang juga sedang alami. Kami menyaksikan rata-rata inflasi global yang tinggi, begitu juga tren mata uang yang merugikan konsumen dan menciptakan tekanan pada berbagai industri,” ungkap Sony di laman blog yang sama.

Sony juga menetapkan mereka ingin mengatasi situasi logistik untuk PlayStation 5. Saat peluncuran resminya, mereka juga mengalami kekurangan chip untuk pembuatan konsol tersebut hingga saat ini.

Kabar tersebut mengejutkan semua belah pihak akhir-akhir ini. Padahal biasanya harga konsol game akan turun lama-kelamaan. Contoh lain, Meta memutuskan untuk menaikkan harga Oculus Quest 2 sebesar 100 dolar pada masing-masing model.

Industri game saat ini sedang berkembang semenjak awal pandemi, baik dalam keuntungan dan popularitas. Namun, saat ini, tampaknya industri game akan mengalami penurunan karena inflasi global, relaksasi kebijakan pandemi, dan masalah logistik terutama kurangnya chip.

Xbox Resmi Akuisisi Activision Blizzard

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Dilaporkan dari Bloomberg, Phil Spencer yang merupakan CEO Microsoft sekaligus Xbox menganggap baik atas akuisisi dari Activision Blizzard senilai 70 Milyar dolar ini. Ia mengatakan bahwa dirinya terdorong oleh  proses yang dicapai melalui diskusi dengan regulator yang memeriksa akuisisi tersebut.

 “Saya merasa senang atas kemajuan yang telah kami buat, akan tetapi saya termasuk yang mendukung pihak yang tak terlalu dekat dengan industri game. Serta mengajukan beberapa pertanyaan” Apa niat kita? Dan maksudnya apa? Jika kamu memainkannya selama lima tahun, apakah bakal membatasi pasar? “ katanya dalam wawancara dengan Emily Chang untuk Studio 1.0 Bloomberg yang disiarkan di New York pada pukul 9 malam hari Rabu waktu setempat.

Baca juga: Microsoft Tuduh Sony Membayar Developer Untuk Cegah Gamenya Masuk

Kesepakatan Akuisisi Activision Blizzard Telah Disetujui

Dan tentu saja kesepakatan tersebut telah diawasi sejak pengumuman Microsoft unuk membeli Activision Blizzard sejak bulan Januari lalu seharga 68,7 Milyar Dolar. Kesepakatan tersebut juga telah diinvestigasi untuk mengantisipasi adanya transaksi yang dilakukan orang dalam, dan Negara Inggris telah mencek kesepakatan untuk memastikan bahwa kesepakatan tersebut baik bagi konsumen.

“Saya tidak pernah melakukan deal sebesar ini (70 Milyar Dolar) jadi saya juga belum yakin atas kepercayaan diri saya ini. Bisa dibilang diskusi yang dilakukan sebelumnya Nampak lebih positif kedepannya,” Ujar Spencer.

Apabila berhasil, Microsoft akan memiliki studio game terbesar di dunia. Namun jangan khawatir perusahaan sudah menjamin  konsumen bahwa pemberlakuan eksklusifitas pada perangkat  akan jarang lagi terlihat.

Xbox Isyaratkan Tidak Ada Eksklusifitas

Xbox Phil Spencer
Phil Spencer dalam wawancara dengan Bloomberg Rabu lalu waktu setempat

Sebenarnya bukan pertama kali Spencer mengisyaratkan bahwa eksklusivitas pada perangkat dikatakannya pertama kali, ada yang lebih penting dari perkataan Spencer bahwa apakah Microsoft benar-benar bisa menyelesaikan masalah pelecehan yang dilakukan di perusahaannya?

Activision Blizzard nampaknya telah mencuci tangan atas tindakan tersebut guna memertahankan nama baik sebelum kesepakatan itu dibuat. Dan Spencer  masih memegang teguh perkataannya.

“Saya yakin mereka telah sepakat untuk itu. Ketika saya melihat pekerjaan yang dilakukannya, selalu ada yang lebih untuk bisa dilakukan, tapi saya percaya terhadap pemimpin Studio di sana beberapa diantaranya pernah menjadi bagian dari Xbox, bahwa mereka telah berkomitmen penuh, dan saya menghargai usahanya terlepas dari kesepakatan yang dibuat,” tutup Spencer.

Steam Deck Dikirim Lebih Cepat Dari Estimasi

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Banyak gamers terutama dari Asia sudah menunggu konsol Steam Deck semenjak waktu perilisannya oleh Valve beberapa waktu lalu, di negara Asia Steam Deck terlebih dahulu hadir seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Juga Hongkong dengan pilihan penyimpanan mulai dari 64 GB sampai dengan jumlah terbesarnya 512 GB. Ada kabar baik nih bagi yang sudah melakukan pre-order sebelumnya, dikarenakan estimasi pengiriman yang rupanya jauh lebih cepat dari perkiraan Valve, sepertinya perangkat tersebut sudah dalam tahap produksi.

Baca juga: Event Apex Legend Hyperbeat Telah Dimulai

Pengiriman Steam Deck Ternyata Lebih Cepat Dari Waktu Perkiraan, Ada Yang Telah Menerima Email Notifikasi

Steam Deck Lawrence Yang
Pernyataan Lawrence Yang pada Twitternya

Dijelaskan oleh Lawrence Yang, “Beberapa diantaranya telah menerima notifikasi email untuk pemesanan Valve hari ini. Dan proses produksi juga telah melewati estimasi kami, yang jelas ini bukan kesalahan kami!.”

“Info dan pengumuman resmi segera menyusul dalam waktu dekat. Silahkan periksa email kalian dan kunjungi (Steam Deck) ketika telah masuk dan periksa status pemesanan berkala untuk berjaga – jaga jika tiba lebih awal. Kalau kamu melewatkan email tersebut, akan ada masa tenggang untuk mengembalikan pesanan anda dengan membuat tiket dukungan,” tambahnya.

Sempat Terjadi Kelangkaan Pada Komponen, Namun Telah Diatasi Oleh Valve

Kabar tersebut muncul setelah sebelumnya Valve sempat mengalami minimnya pasokan pada komponennya, kini masalah tersebut telah teratasi. “ Terjadinya kelangkaan pada komponen yang akhirnya memengaruhi produksi kami secara bertahap telah kami selesaikan. Dan produksi terus ditingkatkan, sehingga perangkat dapat dihasilkan lebih cepat dari sebelumnya” katanya.

Akibatnya, terjadi gangguan pada antrean pemesanan yang hendak menuju tahap Q3. Sementara pesanan baru lainnya masih berada pada status Q4 yang menandakan mereka baru bisa menikmati perangkat idaman ini pada akhir tahun mendatang. Sejak perilisannya, banyak gamers yang jatuh cinta dengan fitur-fitur yang ditawarkannya. Salah satunya adalah mendapatkan pengalaman bermain game steam yang selama ini hanya bisa dilakukan di PC walau banyak yang menyangsikannya dikarenakan masalah pada ketahanan baterai dan kualitas layar.

Gfers sudah ada yang memesan Steam Deck belum? Bagi yang sudah memesan beberapa bulan lalu, coba deh cek email kalian masing-masing. Selain itu, kalian tetap bisa mengikuti informasi terbaru tentang game di Gamefinity. Nikmati juga kemudahan untuk top up dan beli voucher game di Gamefinity.id

Razer Hadirkan Mouser Terbaru dengan Fitur Lengkap, Razer Basilisk V3 Pro

GAMEFINITY, Jakarta – Razer™, brand lifestyle terkemuka untuk gamer, hari ini mengumumkan Basilisk V3 Pro, sebuah mouse nirkabel generasi terbaru yang dapat dikustomisasi, berfokus pada performa dan kustomisasi, sebagai mouse gaming Razer paling mutakhir hingga saat ini, Razer Basilisk V3 Pro membuat standar baru untuk komunitas gaming antusias, dengan sebuah scroll Razer HyperScroll, Switch Optikal Mouse Razer Generasi 3, 10+1 tombol yang dapat diprogram, sensor Optikal Razer Focus Pro 30K, pengisian daya nirkabel dengan Razer Mouse Dock Pro dan keping pengisian daya nirkabel (dijual terpisah), dan lebih banyak lagi.

“Basilisk V3 Pro merupakan mouse gaming dengan fitur terbanyak yang pernah ada, dengan semua fitur yang berguna untuk mengalahkan para kompetitor,” demikian kata Chris Mitchell, Kepala Divisi PC Gaming pada Razer. “Dasarnya, Basilisk V3 Pro memberikan para pemain semua fitur yang mereka inginkan, dan opsi kustomisasi yang lebih banyak dibandingkan sebelumnya.”

Kustomisasi pada Level Terbaru

Ditenagai dengan RGB Razer Chroma™, Basilisk V3 Pro menghadirkan 13 zona cahaya Chroma dengan underglow di sekelilingnya, memberikan pemain kebebasan untuk kustomisasi setiap zone dengan lebih dari 16.8 juta warna dan berbagai efek cahaya sambil merasakan imersi yang lebih baik karena RGB yang akan bereaksi secara dinamis dengan lebih dari 200 game yang sudah terintegrasi. Dengan penggunaan Scroll Wheel Razer™ HyperScroll yang sudah memenangkan berbagai penghargaan, pemain bisa mengecek konten secara cepat dengan putaran bebas hingga terhenti, atau diubah ke mode taktil untuk hasil yang presisi serta umpan balik memuaskan, dan ideal untuk mengganti senjata ataupun skill.

Baca juga: Acer Kembali Guncang Pasar Laptop Gaming

Diminati oleh jutaan di seluruh dunia, bentuk khusus dan ikonik mouse yang hadir dengan 10+1 tombol yang dapat diprogram sempurna untuk berbagai macam cara memegang, tombol yang banyak serta mudah diakses memugkinkan kombinasi perintah tiada akhir dan makro untuk kontrol serta ergonomis terbaik.

Performa Tiada Banding

Presisi terbaik dikelasnya, permainan berlatensi rendah dengan intensitas yang tinggi, ketahanan yang diperbaiki, dan kecepatan merupakan semua fitur yang sempurna untuk digabungkan sebagai kapabilitas generasi terbaru Basilisk V3 Pro. Memiliki sebuah akurasi resolusi hingga 99.8%, Sensor Optical Focus Pro 30K menghadirkan solusi sebuah sensor yang kuat dengan fungsi AI seperti Smart Tracking, Motion Sync dan Asymmetric Cut-Off untuk performa terbaik pada level permainan tertinggi. Dengan adanya fitur Smart Tracking, Basilisk V3 Pro secara otomatis mengkalibrasi berbagai lapisan sehingga bisa menjaga jarak angkat yang konsisten tidak terbatas pada lapisan yang digunakan, membuat pemain mendapatkan kontrol serta akurasi yang lebih baik, bahkan pada kaca sekalipun.

Sebagai tambahan, Basilisk V3 Pro menghadirkan Switch Mouse Optikal Generasi 3 terbaru Razer untuk masalah double-click mendekati nol dan tidak adanya delay saat klik sembari menghadirkan perasaan taktil, dan tentunya untuk penggunaan jangka panjang. Switch ini sudah di uji coba hingga 90 juta klik, meningkatkan durabilitas hingga 25% dibandingkan generasi switch sebelumnya.

Konektivitas Nirkabel dengan Dukungan Berbagai Perangkat

Razer Basilisk V3 Pro juga hadir dengan Razer HyperSpeed Wireless untuk sebuah koneksi 2.4 GHz sehingga pemain dapat menikmati pengalaman super responsif dengan kecepatan 25% lebih cepat dibandingkan teknologi nirkabel lainnya. Berkat dukungan berbagai perangkat, pemain dapat merampingkan setup mereka dan mengosongkan sebuah port USB dengan menghubungkan kedua keyboard Razer Nirkabel yang didukung dan Basilisk V3 Pro pada satu dongle. Dilengkapi dengan konektivitas Bluetooth serta koneksi Type-C, hal ini memberikan kemudahan dan perubahan perangkat yang lebih lancar. Basilisk V3 Pro juga cocok dengan dongle nirkabel HyperPolling 4K Hz Razer yang baru dirilis untuk memungkinkan pemain mendapatkan kontrol penuh dengan sebuah polling rate 4000Hz.

Peningkatan ke Pengisian Nirkabel Generasi Selanjutnya

Dengan Basilisk V3 Pro yang sudah tersertifikasi Qi (ketika Keping Pengisian Daya tertempel), hari ini Razer juga mengumumkan Razer Mouse Dock Pro terbaru dengan pemancar 4K Hz yang terintegrasi. Menawarkan pengisian daya nirkabel magnetis untuk pengalaman mulus, nyaman, pengisian daya tidak pernah se-intuitif ini.

Pemain juga dapat mengubah penutup keping mouse biasa dengan penutup keping untuk pengisian daya nirkabel (tersedia dengan Mouse Dock Pro) pada mouse Razer yang didukung dan mengisi daya mouse dengan meletakkannya pada dock yang memiliki bagian magnetis untuk memastikan mouse tetap di posisi ketika pengisian daya.

Mouse Dock Pro juga hadir dengan pemancar Razer HyperPolling 4K Hz yang terintegrasi untuk polling rate nirkabel 4K Hz, dan 8 zona cahaya RGB dengan fitur untuk memiliki 16.8 juta warna untuk kustomisasi gaya serta imersi game yang lebih baik.

Acer Kembali Guncang Pasar Laptop Gaming

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Acer Predator gaming kembali guncang pasar laptop gaming. Berkembangnya game dan esport di Indonesia membuat para produsen berlomba menghadirkan inovasi terbaru. tidak ketinggalan Acer Predator Gaming. Pada Awal Agustus ini bersamaan dengan kick off Acer Predator League 2022 meluncurkan produk terbarunya.

Beberapa laptop gaming yang dilepas ke pasaran oleh Acer Predator Gaming pada Agustus ini adalah Acer Predator Nitro 5, Acer Predator Helios 300 dan Acer Predator Triton 300SE. Seri ini adalah seri lanjutan dari laptop-laptop gaming yang dibuat oleh Acer dan memaksimalkan semua kemampuan laptop. Laptop keluaran terbaru dari Acer Predator Gaming ini sangat direkomendasikan bagi para gamers ataupun mereka yang bergelut di bidang multimedia.

Dari ketiga seri pertama yang keluar di pasaran, laptop gaming daari Acer ini dibekali dengan hardware mumpuni dan mampu menjadi andalan bagi para gamers.


 
Acer Predator Nitro 5 Acer predator helios 300 Acer Triton 300SE
Predator Nitro 5AN515-58 Predator Helios 300 PH315-55 Predator Triton 300 SE
CPU Type 12th Gen Intel® Core i7-12700H processor 12th Gen Intel® Core i7-12700H processor 12th Gen Intel® Core™ i7-12700H (24Mb Cache, up to 4.70Ghz)
Graphics NVIDIA® GeForce® RTXTM 3060 with 6 GB of dedicated GDDR6 VRAM NVIDIA® GeForce® RTX 3070 Ti with 8 GB GDDR6 of dedicated VRAM NVIDIA® GeForce® RTX 3060 6GB of GDDR6
Memory Up to 32 GB DDR4 3200MHz 16 GB DDR4 3200MHz, Up to 32GB DDR5-4800MHz 16GB, Up to 32GB of 4800MHz LPDDR5 memory 
Storage 512 GB SSD, PCIe Gen4, 16 Gb/s, NVMe 1 TB HDD 6.3 cm (2.5-inch) 5400 RPM 1TB SSD, PCIe Gen4, 16 Gb/s, NVMe 1TB SSD PCIe NVMe
Display 15.6″ display with IPS (In-Plane Switching) technology, FHD; Refresh rate up to 165Hz; Response time 3ms 15.6″ display with IPS (In-Plane Switching) technology Slim Bezel; QHD 2560 x 1440 pixel; Refresh rate 165Hz; Response time 3ms; 100% DCI-P3 14″ display with panel WQXGA 2560 x 1600 IPS, Acer ComfyViewTM LED-backlit TFT LCD 16:10 aspect ratio, supporting 165 Hz refresh rate
Audio DTS:X® Ultra DTS:X® Ultra DTS : X® Ultra Audio, featuring optimized Bass, Loudness, Speaker
Keyboard 4 zone RGB Keyboard RGB per switch Keyboard mini LED 3 zone RGB Keyboard
Power 180w  230w  180W
Battery 57.5Wh Li-ion Battery 59 Wh Li-ion Battery 76WH Battery
Price 17.999.000 26.999.000 27.999.000

Dari segi graphics yang diberikan oleh Acer Predator Gaming ketiganya sama-sama menampilkan kemampuan refresh rate yang tinggi. Hal ini sangat berguna bagi para gamers, konten kreator dan para desainer untuk menampilkan gambar yang lebih smooth. Untuk para desainer yang memang kepentingannya adalah untuk graphics, tetapi memiliki budget minim Acer Predator Nitro 5 dan Triton 300SE sangat disarankan.

Sedangkan untuk para gamers yang membutuhkan warna dengan detail tinggi, Acer Predator Helios 300 sudah didukung dengan fitur DCI-P3 yang memberikan tingkat akurasi warna yang tinggi. Tentu saja gamers dan konten kreator akan dimanjakan dengan fitur ini.

Desain Produk Acer Predator Gaming

Acer helios 300

Desain pada Laptop Acer Predator Gaming bisa dikatakan tampil garang dengan desain yang elegan. Laptop Acer predator Nitro 5 adalah tampilan Laptop Gaming dengan warna hitam yang elegan. Predator helios 300 hampir mirip dengan Nitro 5, tetapi terdapat LED yang menyala pada bagian cover layar dan menimbulkan kesan mewah.

Layaknya desain laptop gaming pada umumnya, ukuran layar 15,6 inch membuat laptop gaming pada umumnya yang berukuran besar. Tetapi memang seperti itulah laptop gaming pada umumnya, untuk memberikan pengalaman user yang terbaik untuk bermain game, Acer tidak mengurangi ukurannya. Meski terlihat berat, para gamers dan konten kreator sendiri tidak perlu khawatir karena Acer Predator Gaming sudah mengadopsi Technology Slim Bezel pada Acer Predator Nitro 5 dan Predator Helios 300.

Acer Triton 300SE

Sementara itu desain pada Acer predator triton 300SE berbeda dari laptop gaming pada umumnya. Menggunakan material alumunium pada bezelnya dengan ukuran layar 14 Inch. tetapi tidak perlu khawatir itu tidak mengurangi performa laptop gaming besutan Acer tersebut. Karena laptop gaming ini memang diperuntukan sebagai laptop yang ringan dan mudah dibawa-bawa. Sehingga para gamer dapat memainkan dimana saja, karena berat laptop ini hanya 1,7 KG.

Performa Laptop  Gaming

Acer nitro 5

Laptop gaming besutan Acer memiliki sebuah technology terbaik di kelasnya. Acer predator Gaming menggunakan CPU Processor tipe terbaru dari intel generasi terbaru, yaitu Gen 12. Selain itu, penggunaan kartu grafis seri 30 terbaru dari Nvidia, memastikan performa laptop gaming ini berjalan maksimal meskipun bermain dengan game-game AAA.

Dari sisi lain, baterai yang dibawa pada Predator Gaming Series kali ini dapat dikatakan baterai badak. Tentu saja para gamers tidak perlu khawatir pada seri-seri sebelumnya Predator Helios dan Nitro 5 daya tahan baterai awet dari 8 hingga 11 jam dalam sekali pengisian.

Baca juga: Jajaran Laptop Acer Predator Gaming Full Power

Tidak perlu takut menurunnya performa saat digunakan bermain untuk jangka waktu yang lama. Acer Predator Gaming series dilengkapi dengan technology terbaru cooling system. Pada Acer Nitro 5 terdapat pendingin kipas ganda dengan quad exhaust. Pada Predator Helios 300 serie terbaru dan Predator Triton 300SE seri terbaru dilengkapi dengan kipas 3D AeroBlade 5th gen yang dirancang khusus untuk efek dingin dari liquid metal.

Sistem pendinginan di Predator Triton 300 SE mengandalkan kipas 3D AeroBlade 5th gen dengan 89 bilah, material liquid metal, serta Vortex Flow yang ditempatkan secara strategis untuk mengoptimasi aliran udara.

Nah, jadi tunggu apalagi segera buka store online milik Acer, temukan produk-produk gaming series yang dikeluarkan oleh Acer Predator Gaming. Sedangkan untuk kebutuhan top up dan voucher games kesayangan kalian dapat langsung ke Gamefinity.id platform yang memudahkan para gamers membeli item in game ataupun out game.

Asus Tarik Motherboard Z690 Hero Karena Kapasitor Terbalik

GAMEFINITY.ID, Bandung – Januari lalu, seorang YouTuber bernama Buildzoid di channel mendapati Asus memasang salah satu kapasitor secara terbalik di motherboard Z690 Hero. Temuan itu ia bagikan melalui video di channel YouTube Actually Hardcore Overclocking. Hal tersebut turut memicu bahaya yang dapat mematikan.

Apa yang Terjadi?

Tujuh bulan setelah temuan itu, Asus dan US Consumer Product Safety Commission (CPSC) akhirnya mengumumkan resmi bahwa mereka akan menarik motherboard ROG Maximus Z690 Hero. Penyebab penarikan tersebut dipicu oleh produk motherboard itu dengan mudah mengalami overheat, meleleh, dan berpotensi memicu kebakaran.

asus rog z690 hero problem
Kapasitor terbalik pada motherboard Asus ROG Z690 Hero dapat picu kebakaran

Menurut The Verge, Buildzoid menyimpulkan masalah tersebut dipicu oleh letak kapasitor yang terbalik terletak di dekat MOSFET (metal-oxide-semiconductor field effect transistor). Karena kapasitor tersebut terinstal tidak benar, polaritasnya menjadi terbalik dan memicu MOSFET malfungsi. Oleh karena itu, MOSFET di dalamnya menjadi terbakar.

Setelah kabar tersebut tersebar saat itu, Asus telah membenarkan bahwa temuan Buildzoid akurat. Asus pernah mengumumkan mereka akan bekerja sama dengan agensi pemerintah untuk membentuk sebuah program pengganti.

Sejauh ini, CPSC mendapat 10 laporan bahwa motherboard tersebut meleleh. Untungnya, tidak ada korban dan kerusakan bangunan sama sekali.

Baca juga: Pemilik ISP Lokal AS Terima Kontrak Dana Umum dari Pemerintah

Asus Memutuskan untuk Menarik Produk Tersebut

CPSC mencatat dalam pengumuman penarikan produk tersebut bahwa kurang lebih 10 ribu motherboard dengan serial number berawalan MA, MB, dan MC terdampak. Ketiga kode serial number tersebut menandakan tahun produksi 2021. Serial number tersebut dapat ditemukan di dekat power connector ber-24 pin di label putih pada bagian bawah motherboard.

Program penarikan produk komponen PC desktop sebenarnya tidak begitu umum. Namun, akhir-akhir ini terdapat banyak YouTuber yang jeli menyelidiki pemicu kegagalan komponen PC yang digunakan.

Sangat disayangkan bahwa membutuhkan tujuh bulan bagi Asus untuk mengumumkan secara resmi penarikan produk motherboard Z690 Hero. Semoga mereka dapat memuaskan pelanggan untuk menyediakan penggantinya.

Informasi-informasi terbaru dari dunia teknologi terkait dengan perangkat game hanya di Gamefinity. Kamu juga dapat menikmati kemudahan dalam membeli item game dan top up di Gamefinity.id