Category Archives: Teknologi

Berita Terbaru Seputar Teknologi

Steam Deck Tercebur Air? Benerin Pakai Alkohol

GAMEFINITY.ID, Pati – Sejak diluncurkan pada bulan Februari, Steam Deck telah berhasil mencuri hati para gamer di dunia. Nilai jual utama dari Steam Deck adalah fakta bahwa Steam Deck tidak hanya merupakan konsol handheld semata. Steam Deck juga memungkinkan pengguna untuk mengoperasikan Windows layaknya sebuah komputer rumahan. Namun, sama halnya dengan barang elektronik lainnya, air masih menjadi musuh utama dari perangkat elektronik.

Pakai Alkohol Untuk Perbaiki Steam Deck?

Menurut laporan dari situs PCGamesN, seorang pengguna Reddit dengan akun smallmouthbackus membuktikan bahwa Steam Deck mampu bertahan meski telah terjatuh ke dalam bak mandi.  Beliau secara bertahap membongkar isi dari konsol Valve tersebut secara menyeluruh lalu membersihkannya. Uniknya dalam membersihkan Steam Decknya, dia memakai alkohol 99%. Dia juga sempat merekam video saat sedang membokar dan memasang kembali Steam Deck miliknya. Pada bagian akhir video ditunjukkan bahwa aksi yang dia lakukan sebelumnya ternyata berhasil. Steam Deck tersebut berhasil hidup dan berjalan normal.

Steam Deck
Pengguna Reddit smallmouthbackus perbaiki Steam Deck dengan Alkohol

Durability Konsol Valve

Seblumnya seorang youtuber dengan nama channel JerryRigEverything telah membuktikan ketahanan Steam Deck. Meski begitu tetap saja jika suatu perangkat elektronik terkena air sudah pasti akan menyebabkan kerusakan. Fakta bahwa smallmouthbackus menggunakan alkohol untuk membersihkan Steam Deck terbilang cukup aneh. Tapi kenyataannya kandungan isopropil dalam alkohol dikatakan memang mampu mengurangi potensi kerusakan yang disebabkan oleh air. PCGamesN menambahkan bahwa ini bukan cara yang pasti dan benar dalam memperbaiki elektronik, namun nambaknya telah berhasil dalam kasus Steam Deck ini.

Ini bukan pertama kalinya seseorang mengotak-ngatik perangkat portable ini. Sebelumnya sempat ada seorang youtuber yang berhasil menambahkan GPU eksternal ke Steam Deck. Steam Deck pun berhasil berjalan sebagaimana mestinya. Meskipun dari pihak pengembang sendiri tidak disarankan untuk mengotak-ngatik atau memodifikasi steam deck demi menjaga durabilitas konsol tersebut.

Steam Deck menjadi produk hardware paling sukses yang dimiliki Valve sekarang ini. Kemampuannya yang tidak hanya sekedar untuk bermain game dimana saja, namun mampu menjalankan sistem operasi windows merupakan bukti superioritas dari Steam Deck.

Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Netflix Akan Memiliki Cloud Gaming Sendiri?

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Netflix saat ini telah menjadi aplikasi favorit jika ingin menonton Film dengan kualitas top. Netflix menyediakan Bahasa tidak hanya Inggris saja, namun juga tersedia dalam Bahasa Indonesia. Ekspansi usaha menjadi salah satu cara untuk mempertahankan keberlangsungan bisnisnya dan saat ini dilakukan oleh Netflix. Dilansir dari Protocol, Netflix memiliki suatu rencana yang cukup besar, yaitu dengan menambahkan layanan Cloud Gaming dalam rangka ekspansi usahanya yang bertujuan untuk memuaskan pengguna setia yang telah menggunakan langganannya.

Baca berita lainnya juga: Hanya 1 Persen Pelanggan Netflix Yang Menikmati Game nya

Ambisi Besar Netflix Dalam Pengembangan Cloud Gaming Semakin Nyata Dengan Membuka Lowongan Kerja Baru

Loker Cloud Gaming netflix
Netflix membuka lowongan perkerjaan untuk posisi Rendering

Hal tersebut semakin diperjelas dengan dibukanya lowongan kerja dengan syarat utama memiliki passion terhadap dunia Game dan menguasai Coding, menandakan bahwa Cloud Gaming yang direncanakan oleh Netflix memang benar adanya.

“Disini kamu akan mengoptimalkan render game pada perangkat Cloud kami. Kamu juga akan membantu mengembangkan  SDK atau Software Development Kit bagi yang awam soal teknologi untuk memungkinkan pengembang game berhasil menciptakan game berkualitas tinggi untuk kelangsungan ekosistem Game Cloud Netflix,” Begitu yang ditulis dalam situs tersebut.

Jadi bisa dibilang ekosistem yang sehat menjadi tujuan utama dari ambisi yang diciptakan oleh Netflix ini. Dan tentu saja Netflix mulai menawarkan kesempatan emas ini untuk game berbasis cloud, dengan keahlian streaming online selama bertahun-tahun lamanya yang menciptakan apapun yang berbasis cloud sebagai pilihan yang jelas. Bagaimanapun hingga saat ini, Netflix telah menawarkan sedikit pilihan game mobile sebagai output satu-satunya. Mayoritas game yang didapatkan berasal dari studio luar, akan tetapi Stranger Thing menjadi contoh tawaran yang dilakukan pada internal perusahaan.

Target Netflix Tersebut Diketahui Sudah Direncanakan Sejak Tahun 2021 Yang Lalu

Ternyata, ambisi ini sudah dicanangkan sejak tahun 2021, yang dimana Netflix berencana menciptakan layanan game terbaik di Industri. Akan tetapi kabar tersebut sama sekali belum diketahui oleh pengguna dengan presentasi total satu persen dari total pelanggan yang telah bermain game tersebut. Bukan angka yang besar, namun layanan ini tak sepenuhnya dikemas secara utuh.

Netflix juga berharap pada akhir tahun ini game sudah tersedia di daftar sebanyak 50 judul. Itu tak termasuk langkah pertama pada cloud game. Selain rendering, Netflix juga membuka pekerjaan lainnya yaitu manajer produk keamanan yang salah satu syarat agar diterima adalah berpengalaman dan mau menerima tantangan dalam cloud gaming, threat vector, infrastruktur, dan persyaratan klien.” Masih banyak lagi pekerjaan lainnya yang ditawarkan oleh Netflix yang diharuskan memiliki pengalaman membuat platform yang masih belum diselesaikan.”

Berminat untuk bekerja di sana? Lowongan tersebut sampai sekarang masih dibuka dan sangat disayangkan kalau kalian melewatkan kesempatan emas yang satu ini.

Jajaran Laptop Acer Predator Gaming Full Power

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Kamis (18/8), Media Hands On Acer Predator Gaming dilakukan dalam rangka road show dan menjaring player sekaligus memperkenalkan produk Acer. Acara diadakan di GoWork Chubb Square, yang dimulai dengan makan siang bersama. Media Hands On kali ini menjadi ajang memperkenalkan produk terbaru dari Acer Nitro 5, Predator Helios 300, Predator Triton 300 SE dan Predator Helios 300 Spatial Labs Edition.

Product Acer terbaru ini dianggap sebagai generasi selanjutnya dari produk-produk Acer Gaming pada sebelumnya. Perkembangan paling menonjol yang dapat dilihat adalah desain fisik yang memang mengikuti perkembangan zaman dan terkesan futuristik.

Dari sisi material, product terbaru Acer ini menggunakan material aluminium yang membuat tampilan fisik Acer sangat elegan. Visual tampilan layar Acer Predator Gaming sudah mendukung 4K yang membuat tampilan-tampilan video dan kebutuhan grafis lainnya sangat nyaman di mata.

Acer predator Gaming Helios 300

Selain itu, performa tampilan layar juga membuat para user Acer tidak perlu khawatir untuk menatap layar seharian. Perpaduan kartu grafis Nvidia RTX terbaru dan layar yang telah mendukung 4K menjadikan produk Acer Predator Gaming ini sangat direkomendasikan untuk para gamers dan pengguna multimedia.

Baca juga: Beli Produk Gaming Acer Predator dan Dapatkan Gratis Healing ke Jepang!

Acer Predator Gaming ini telah menggunakan processor Intel Core i5 hingga Core i9 dengan generasi terbaru. Dengan performa respon 3m/s dan refresh rate tinggi hingga 165Hz yang membuat para user tidak perlu takut akan terjadinya framing. Kartu grafis Nvidia RTX seri terbaru juga akan membuat tampilan pada layar Acer Predator Gaming menghilangkan tearing dan ghosting.

Acer Predator Gaming
Acer Predator Triton 300 SE yang baru akan keluar September 2022

“Acer membuat produk Core i5 ini juga untuk memenuhi segmentasi para konsumen yang ingin full power, tetapi punya budget yang minim” jelas Andre Lesmana, Product Manager dari Acer Predator Gaming.

Baca juga: Perkuat Ekosistem Industri Gaming Nasional, Acer Kembali Menggelar Predator League 2022, Total Hadiah Rp 6 Miliar

Untuk produk-produk terbaru ini dibanderol mulai dari Rp. 12.999.000 dan mendapatkan cashback Rp. 2.000.000 serta kesempatan untuk healing atau liburan ke Jepang. Penjualan produk terbaru dari Acer Predator Gaming ini akan dibuka sejak Agustus 2022 dan tersedia pada online store milik Acer. Program cashback juga diberikan kepada pelanggan yang membeli produk Acer Predator Gaming hingga akhir September ini. Jadi, jangan sampai ketinggalan.

Produk-produk yang telah tersedia pada online store dan offline store pada Agustus ini adalah Acer Nitro 5 dan Acer Predator Helios 300 SE. Sedangkan, untuk Acer Predator Triton 300 SE dan Acer Predator Helios 300 Spatial Labs Edition baru akan hadir pada September mendatang.

Sony Lakukan Pengembangan Pada Launcher PC

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Nampaknya Launcher PC mulai booming belakangan ini, dalam rangka mengikuti jejak dari pengembang sebelumnya yaitu Ubisoft dan Activision Blizzard, Sebentar lagi Sony  akan memiliki launcher-nya sendiri yang cukup mirip dengan situs jual beli game seperti Steam dan Epic Games. Dilansir dari VGC, kabar tentang pengembangan launcher tersebut diketahui dari file game berjudul Marvel Spiderman Remastered yang baru dirilis minggu lalu.

Baik dari Marvel ataupun Playstation PC belum diizinkan untuk terhubung dengan akun PSN, file tersebut terkandung beberapa sumber dari PSNAccountLinked dan PSNLinkingEntertainment. Sementara itu seluruh game PC dari Sony sudah dirilis lebih dulu di situs Steam dan Epic Games. Walaupun PlayStation sudah memiliki merknya sendiri, itu hanya digunakan sebagai fungsi kolektif untuk game PC yang dirilis kembali dibandingkan Launcher.

Baca juga: Alasan Akan Lebih Banyak Iklan Pada Perangkat Apple Kedepannya

Strategi Sony Dalam Pengembangan PC Launchernya

Sony

Tentu saja hal tersebut belum dapat dikonfirmasi sama sekali, namun Sony telah berinvestasi ke dalam penerbitan secara signifikan baru – baru ini dengan membuat label baru PC Playstation dan membeli spesialis porting PC Nixxes. Sony baru – baru ini juga mengatakan bahwa selain melakukan investasi dalam perangkat lunak pihak pertama, strategi lainnya yang dilancarkan oleh Sony untuk mengembangkan bisnisnya adalah merilis perangkat lunaknya di berbagai platform dan ia juga berharap penghasilan yang akan didapat tahun ini adalah US$ 300 juta.

Ada kemungkinan kalau hal tersebut terlebih dahulu dipesan sebelum masuk ke PC. Ditambah lagi integrasi akun yang pada akhirnya dapat menyebabkan antartransaksi pada judul dari PS 5 dan PC. Tidak mungkin pihak pertama membuat gamenya secara eksklusif dijual hanya di situsnya sendiri seperti Microsoft yang tidak hanya memasarkan kontennya di aplikasinya sendiri namun juga di situs Steam. Bagaimanapun itu, perusahaan lain seperti Rockstar membutuhkan versi yang lebih kecil bahkan ketika game tersebut dijalankan dari Steam, hal tersebut difungsikan sebagai sarana verifikasi.

Beberapa Game Yang Sudah Ada di Playstation PC

Selain Spiderman Remastered , beberapa game lainnya juga sudah dirilis dalam launcher tersebut sejauh ini antara lain. God Of War 2018, Horizon Zero Dawn, dan Days Gone. Sayangnya game yang tersedia masih dalam hitungan jari, dan akhir tahun ini diharapkan Spiderman Miles Morales dirilis bersama dengan seri Uncharted: Legacy of Thieves.

Kurang Untung! Unity Tolak Kerjasama AppLovin

GAMEFINITY.ID, PATI – Beberapa waktu lalu berdasarkan laporan dari Reuters, perusahaan teknologi mobile yang berbasis di California, AppLovin, telah menawarkan 17,5 miliar dollar untuk mengakuisisi Unity. Usaha ini ditujukan untuk menggagalkan rencana Unity dalam mengakuisisi ironSource yang ternyata merupakan pesaing AppLovin. Lalu bagaimana pihat Unity menanggapi tawaran tersebut?

Perjanjian Ini Dianggap Unity Kurang Menguntungkan

Kreator dari Engine Unity telah secara resmi menolak tawaran akuisisi oleh AppLovin. AppLovin merupakan perusahaan teknologi yang dikenal dengan platform pemasaran dan analitik selulernya seperti AppDiscovery dan SparkLabs. Mereka sebelumnya telah menawarkan 17,54 miliar dollar untuk membeli perusahaan game engine paling terkenal, yang mana mesinnya telah berhasil melahirkan game-game besar di era sekarang ini.

Unity
ironSource, Unity, dan AppLovin

Tawaran itu dibuat dengan syarat Unity harus membatalkan tawarannya senilai 4,4 miliar dollar untuk membeli ironSource, sebuah perusahaan software saingan AppLovin. Namun CEO Unity John Riccitiello mengatakan, “Kami percaya bahwa kesepakatan dengan ironSource cukup menarik dan akan dapat memberikan keuntungan dalam jangka panjang.” Unity menambahkan bahwa tawaran dengan AppLovin dirasa kurang menguntungkan.

Kerjasama Unity dengan ironSource bukan satu-satunya kesepakatan yang dibuat Unity baru-baru ini. Minggu lalu, perusahaan Unity telah resmi menandatangani kontrak kerjasama dengan Pertahanan Pemerintah AS senihal jutaan dollar. Padahal sebelumnya sempat ada laporan tentang ketidakpuasan antara militer dengan Unity pada pertengahan tahun lalu.

Baca Juga : Game Engine Rusia Siap Saingi Unity Dan Unreal

Harapan Kerjasama Dengan ironSource

ironSource dikenal sebagai pengembang software InstallCore, suatu bundling aplikasi yang berisi beberapa software. Software-software ini sering dianggap sebagai malware oleh program seperti Windows Defender dan Malwarebytes. Ketertarikan Unity pada ironSource berasal dari minatnya dalam memperluas pasar mobile mereka. Rencananya Unity akan memanfaatkan “alat, platform, teknologi, dan talen perusahaan untuk membentuk end-to-end platform yang memungkinkan suatu developer untuk lebih mudah membuat, menerbitkan, menjalankan, memonetisasi, dan mengembangkan game secara langsung”.

Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Alasan Akan Lebih Banyak Iklan Di Perangkat Apple Kedepannya

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Apple dirumorkan akan memperluas jangkauan bisnis iklan mereka dengan lebih signifikan. Perusahaan berlogo buah apel tersebut, bahkan dilaporkan akan mendatangkan lebih banyak iklan pra-instal ke produk iPhone mereka, serta perangkat Apple lainnya. Termasuk ke beberapa aplikasi Apple, seperti Apple Maps, Apple Books, hingga Apple Podcast.

Apple merupakan salah satu raksasa teknologi, yang dikenal dengan perangkat premium mereka seperti iPhone, iPad, hingga iMac. Tidak sedikit dari para pengguna gadget yang memilih produk keluaran Apple, karena alasan kenyamanan serta keamanan data pengguna yang lebih terjaga.

Bagi para pengguna yang memilih produk Apple karena alasan keamanan dan privasi data, kabar terbaru berikut ini mungkin akan menjadi hal yang kurang mengenakkan. Pasalnya, raksasa teknologi berlogo buah apel tersebut dikabarkan akan menerapkan fitur iklan pra-instal, untuk produk gadget hingga aplikasi-aplikasi mereka.

Sebagaimana yang dilaporkan oleh Mark Gurman dari Bloomberg, Apple dilaporkan telah melakukan pengujian internal, untuk fitur pencarian dengan iklan dalam Apple Maps. Yang mana fitur tersebut, dapat menampilkan rekomendasi pilihan saat pengguna mencari restoran, toko, ataupun tempat terdekat lainnya.

“Saya percaya bahwa pembuat iPhone pada akhirnya akan memperluas iklan penelusuran ke Maps. Itu (Apple) juga kemungkinan akan menambahkannya (iklan) ke etalase digital seperti Apple Books dan Apple Podcasts. Dan TV+ dapat menghasilkan lebih banyak iklan dengan beberapa tingkatan…” tulis Gurman.

“Upaya untuk menambahkan iklan pencarian ke Apple Maps telah dieksplorasi secara internal. Fitur seperti itu mungkin akan bekerja mirip dengan iklan pencarian di App Store.”

Baca juga: Pemilik ISP Lokal AS Terima Kontrak Dana Umum Dari Pemerintah

tampilan iklan
Iklan Dalam Smartphone Premium

Iklan Dalam Smartphone Premium

Apple sebenarnya telah menerapkan model iklan serupa di App Store, sehingga pengembang aplikasi dapat membayar untuk mempromosikan aplikasi mereka di halaman pencarian. Dimana untuk kata kunci tertentu, seperti “game papan” hingga “editor foto”.

Sebagaimana yang dicatat oleh Gurman, iklan di Apple Maps dapat bekerja dengan cara yang sama. Dimana pemilik bisnis dapat membayar untuk memunculkan bisnis mereka di bagian atas hasil pencarian, ketika pengguna memasukkan istilah pencarian tertentu.

Tahun lalu, Apple meluncurkan fitur App Tracking Transparency (ATT) atau  Transparansi Pelacakan Aplikasi, yang memungkinkan konsumen untuk memutuskan “apakah aplikasi dapat melacak mereka, di aplikasi dan situs web lain”. Yang mana kita tahu, bahwa pelacakan data adalah cara utama bagi pemasar, untuk mengumpulkan data dan menayangkan iklan yang lebih relevan kepada pengguna.

iklan di iPhone
App Tracking Transparency (ATT)

Meski terdengar menjanjikan, Gurman sendiri masih menyayangkan kinerja dari fitur tersebut. Karena menurutnya, meski ATT dapat membatasi pelacakan data oleh aplikasi pihak ketiga, fitur tersebut masih mengizinkan Apple untuk melacak data para penggunanya.

“Detail ironis lainnya di sini adalah bahwa sistem periklanan perusahaan (akan) menggunakan data dari layanan lain dan akun Apple Anda, untuk memutuskan iklan mana (saja) yang akan ditayangkan (kepada anda). Itu tidak terasa seperti kebijakan yang mengutamakan privasi.”

“Anda dapat menonaktifkan fitur personalisasi iklan (lihat di bawah Apple Advertising di menu Privasi & Keamanan aplikasi pengaturan), dan perusahaan mengatakan bahwa 78% pengguna iOS 15 telah melakukan hal itu. Tetapi sistem masih akan memanfaatkan data seperti identitas operator Anda, jenis perangkat, dan apa (saja) yang Anda baca.”

Ia juga menambahkan bahwa, jika ada aplikasi pihak ketiga yang “tidak melacak data pengguna Apple”, maka aplikasi tersebut dapat berjalan tanpa adanya pemberitahuan dari ATT.

“Anda mungkin bertanya, mengapa aplikasi Apple tidak harus meminta izin untuk melacak pengguna melalui pesan pop-up? Itulah yang terjadi dengan aplikasi lain di bawah (otoritas) ATT.”

“Alasannya, kata Apple, adalah bahwa sistem (aplikasi Apple) “tidak mengikuti Anda di seluruh aplikasi dan situs web yang dimiliki oleh perusahaan lain.”  Itulah yang dirancang untuk dicegah oleh ATT.  Jika aplikasi pihak ketiga tidak melacak aplikasi dan situs web luar, itu juga tidak perlu menampilkan pop-up.”

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity.id/