Category Archives: Teknologi

Berita Terbaru Seputar Teknologi

Lakukan Peretasan, Owner T-Mobile Terancam 165 Tahun Penjara

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Mantan Owner T-Mobile Store di Amerika Serikat, resmi dinyatakan bersalah oleh pihak pengadilan setempat, atas aksi peretasan ratusan ribu smartphone yang telah dilakukan olehnya bersama komplotannya. Dirinya bahkan terancam hukuman  hingga 165 tahun penjara, atas perannya sebagai dalang dari aksi penipuan, pencucian uang, hingga pencurian identitas dari para karyawan dan pelanggan.

Mengutip dari laman web The Verge, Argishti Khudaverdyan merupakan mantan Owner dari T-mobile Store cabang Los Angeles, yang juga merupakan dalang dibalik peretasan ratusan ribu Smartphone di Amerika Serikat. Khudaverdyan sendiri tercatat telah meraup keuntungan hingga US$25 juta atau sekitar Rp373 Miliar, dari hasil peretasan Smartphone milik karyawan, hingga bypass handphone curian.

Selama bertahun-tahun, Khudaverdyan dilaporkan telah menggunakan beberapa cara untuk memperoleh kredensial milik para karyawan T-Mobile. Ia bahkan melakukan aktivitas phishing, rekayasa sosial, hingga meminta departemen TI operator untuk mengatur ulang kata sandi, agar mendapatkan akses ke perangkat milik para karyawannya.

Departemen Kehakiman AS bahkan menyebutkan, bahwa Khudaverdyan berhasil mengakses lebih dari 50 kredensial milik karyawan, dan menggunakannya untuk membuka kunci ponsel dari ‘Sprint, AT&T, dan operator lainnya.’

“Semua mengatakan, Khudaverdyan dan yang lainnya berkompromi dan mencuri lebih dari 50 kredensial karyawan T-Mobile yang berbeda dari karyawan di seluruh Amerika Serikat, dan mereka membuka kunci dan membuka blokir ratusan ribu ponsel selama bertahun-tahun skema tersebut.” dalam rilis pers dari Departemen Kehakiman.

“Khudaverdyan (telah) memperoleh lebih dari $25 juta untuk kegiatan kriminal ini. Dia menggunakan hasil ilegal ini untuk membayar, antara lain, real estate di Burbank dan Northridge.”

Baca juga: Game Single Player Alat CEO Electronic Arts Rayu Investor

Mantan Owner T-Mobile Peretasan
T-mobile Store | Terancam Hukuman 165 Tahun Penjara

Pelaku Peretasan Terancam Hukuman 165 Tahun Penjara

Bisnis peretasan yang dilakukan oleh Khudaverdyan dan komplotannya, telah membuka kunci dari ratusan ribu ponsel di Amerika serikat, termasuk iPhone. Berdasarkan laporan dari penyidik federal, skema peretasan ini juga menerima layanan “buka blokir” ponsel yang dilaporkan hilang atau dicuri, dan telah beroperasi sejak tahun 2014 hingga tahun 2019.

“Dari Agustus 2014 hingga Juni 2019, Khudaverdyan secara curang membuka kunci dan membuka blokir ponsel di jaringan T-Mobile, serta jaringan Sprint, AT&T, dan operator lainnya. (Komplotan ini) Menghapus kunci (ponsel, sehingga) memungkinkan ponsel untuk dijual di pasar gelap dan memungkinkan pelanggan T-Mobile untuk berhenti menggunakan layanan T-Mobile dan dengan demikian menghilangkan pendapatan T-Mobile yang dihasilkan dari kontrak layanan pelanggan dan rencana angsuran peralatan.” dalam rilis pers Departemen Kehakiman AS.

“Khudaverdyan mengiklankan layanan pembukaan kunci penipuannya melalui broker, permintaan email, dan situs web seperti unlocks247.com. Dia secara salah mengklaim bahwa pembukaan kunci palsu yang dia berikan adalah pembukaan kunci T-Mobile ‘resmi’.”

Akibat aksi kriminal yang dilakukan olehnya, Khudaverdyan akan menghadapi setidaknya hukuman dua tahun penjara atas pencurian identitas yang sangat parah, serta ancaman hingga 165 tahun penjara untuk tuduhan terkait penipuan kawat, pencucian uang, serta mengakses komputer tanpa izin.  Sidang vonis sendiri akan dimulai pada 17 Oktober mendatang.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity.id/

Game Single Player Alat CEO Electronic Arts Rayu Investor

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Baru-baru ini, sang CEO dari Electronic Arts, Andrew Wilson, dilaporkan tengah meyakinkan para investor dengan mengatakan ‘bahwa game single-player masih menjadi bagian utama dari output perusahaan”. Statement tersebut sontak menjadi perhatian dikalangan komunitas gamer, karena publisher raksasa itu pernah dianggap mengejek genre game single-player di Twitter.

Mengutip dari laman web IGN, saat panggilan pendapatan kuartal pertama perusahaan pada hari Selasa (Waktu Amerika Serikat), CEO Electronic Arts, Andrew Wilson, menyatakan bahwa game single-player “sangat, sangat penting” untuk masa depan perusahaan. Meskipun, dalam prakteknya, genre single-player hanya bisa menghasilkan sekitar 30 persen pendapatan, dari total bisnis perusahaan.

“Para pemain kami, secara seimbang, mereka memiliki motivasi inti ini — inspirasi, pelarian, koneksi sosial, kompetisi, peningkatan diri, kreasi — hal-hal inilah yang menyatukan kami sebagai pemain game,” ucap Wilson, dalam transkrip panggilan melalui SeekingAlpha

“Saat kami memikirkan game single-player, kami pikir ini adalah bagian yang sangat, sangat penting dari keseluruhan portofolio yang kami berikan untuk memenuhi motivasi inti tersebut.” Imbuhnya.

Baca juga: Sultan Diablo Immortal Ingin Refunds Karena Sulit Matchmaking

EA Single Player
EA | Bisnis Live Service Lebih Menguntungkan Dari Game Single Player

Bisnis Live Service Lebih Menguntungkan Dari Game Single Player

Ucapan Wilson memang terdengar meyakinkan, namun statement-nya dengan cepat dilemahkan oleh pernyataan dari sang Direktur Keuangan (CFO) EA, Chris Suh. Yang menyebut bahwa bisnis layanan langsung (Live Service) seperti game multiplayer online, akan lebih menguntungkan, dengan setidaknya meraup lebih dari 70 persen keuntungan dari total bisnis perusahaan.

“Jika kita memikirkan dampak model dan dampak keuangannya, saya pikir hal pertama yang harus selalu diingat adalah bahwa layanan langsung masih mencakup, dalam basis 12 bulan, (atau sekitar) lebih dari 70 persen (pendapatan) bisnis kami.”

“Dan itu telah terbukti, sangat andal, aliran pendapatan yang sangat berulang, dan itu masih akan menjadi pendorong utama dalam P&L (Profit and Loss / laba rugi) jangka panjang kami (EA).”

Suh kemudian menjelaskan lebih lanjut, dengan menyatakan bahwa layanan langsung bisa menjadi bisnis jangka panjang, yang lebih stabil bagi perusahaan.

“Pertumbuhan jangka panjang kami akan terus berinvestasi dalam kinerja yang berkelanjutan dan stabil dari bisnis layanan langsung kami dan akan ada beberapa put and take di sepanjang jalan.”

Sebelumnya, pada awal bulan Juli lalu, akun Twitter resmi Electronic Arts sempat mengunggah cuitan yang dinilai mengejek para pemain game single-player. Dan setelah diselidiki, akun Twitter resmi EA ternyata dipegang oleh pihak ketiga yang tidak bekerja dengan EA. Bahkan, si pengunggah cuitan tidak mengetahui adanya respon negatif yang diakibatkan oleh cuitannya.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity.id/

Tencent Dan Logitech Kembangkan Handheld Konsol

GAMEFINITY.ID, PATIHandheld Console telah menjadi salah satu konsol populer sejak peluncuran Nintendo Switch pada tahun 2017. Keunggulan portable yang ditawarkan menjadi aspek utama dari konsol ini. Terlebih baru-baru ini Valve juga meluncurkan handheld console Steam Deck pada tahun 2022. Dan sepertinya kedua perusahaan besar tersebut akan mendapatkan saingan baru dalam handheld console. Logitech dan Tencent baru saja mengumumkan kerja sama untuk menciptakan handled konsol.

Kerjasama Logitech dan Tencent

Tencent

Logitech dan Tencent mengumumkan kerjasama dalam mengembangkan handheld console berbasis cloud game yang direncanakan akan diluncurkan tahun ini. Konsol baru ini akan menggabungkan keahlian Logitech G dalam menangani hardware serta Tencent Games dengan software service. Selain itu, Logitech bekerja sama dengan Xbox Cloud Gaming dan Nvidia GeForce Now untuk menambah dukungan dalam hal cloud gaming. Berbagai layanan cloud gaming diharapkan dapat mendukung handheld console milik Logitech dan Tencent.

“Popularitas Logitech G dalam pasar hardware PC dan konsol menjadikannya rekan yang ideal dalam membantu kami mewujudkan visi untuk menghadirkan pengalaman bermain game yang lebih baik bagi para gamer di seluruh dunia,” ujar Daniel Wu selaku general manager Tencent Games Smart Solution Innovation Lab.

“Hari ini menandai dimulainya langkah baru bagi perusahaan kami untuk lebih mendorong limit perangkat game.” General Manager Logitech G Ujesh Desai menambahkan: “Sebagai salah satu perusahaan terbesar dalam pengembangan, penerbitan, dan operasi game, Tencent Games telah menjadi yang terdepan dari segi inovasi, dan itulah sebabnya kami bermitra dengan mereka.”

Baca Juga: Playstation 5 Tambah Fitur 1440p Dan Gamelist

Masa Depan Cloud Gaming

Cloud gaming akhir-akhir ini semakin berkembang seiring kemajuan teknologi, dan konsol baru ini mampu memperkenalkan cloud gaming kepada pemain, terutama di kawasan Asia, salah satu pasar utama Tencent. Jika dikembangkan hingga potensi tertingginya, konsol baru ini dapat membuat cloud gaming sebagai opsi yang layak bagi pemain yang mungkin skeptis terhadap teknologi tersebut.

Sayangnya, tampaknya konsol baru Logitech dan Tencent tidak mendukung game asli selain melalui cloud gaming. Beberapa pemain saat ini sepertinya masih belum begitu percaya dengan cloud gaming. Kendala seperti internet stabil dan lain hal masih menjadi momok besar untuk cloud gaming saat ini. Semoga dengan hadirnya konsol Logitech dan Tencent membuat masa depan cloud gaming semakin ideal dan aksesible.

Nantikan informasi terbaru dari dunia gameing gears dan teknologi  game hanya di Gamefinity. Dukung juga para developer game kesayangan kalian dengan top up dan membeli voucher game kesayangan kalian dengan harga murah dan proses yang mudah di Gamefinity.id

Kominfo: Aplikasi Judi Online Diblokir Setelah Ada Evaluasi

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Setelah mengumumkan adanya pemblokiran terhadap 15 Sistem Elektronik (SE) atau aplikasi yang disinyalir telah memfasilitasi kegiatan perjudian online. Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G Plate, memberikan klarifikasi seputar pemblokiran tersebut dalam jumpa pers Rabu (3/8) kemarin.

Dikutip dari laman Antara News, Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G Plate, menyebutkan bahwa Kominfo telah melakukan berbagai macam evaluasi terhadap Sistem Elektronik (SE) yang telah terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat.

“Kementerian Kominfo telah melakukan evaluasi, klasifikasi, klarifikasi, dan verifikasi sebagai berikut; sistem elektronik yang terdaftar namun berpotensi menjadi sistem perjudian; dan kedua, sistem elektronik ilegal yang beroperasi di ruang digital Indonesia,” ucap Menteri Johnny dalam jumpa pers.

Dirinya juga menambahkan, jika SE terbukti memfasilitasi aktifitas perjudian, maka Kominfo tidak akan segan-segan untuk melakukan take down, atau pemblokiran.

“Sudah jelas bahwa PSE lingkup privat yang telah terdaftar, (Kominfo) juga (akan) melakukan evaluasi, klasifikasi, klarifikasi, dan verifikasi. Setelah dilakukan secara detil serta mendalam, dan ditemukan (adanya) potensi perjudian, sehingga dilakukan proses take down. Ini soal teknis, sangat teknis. Pada saat belum ditemukan (potensi pelanggaran), ya, tidak boleh dilakukan take down (terlebih dahulu),”

Baca juga: Sultan Diablo Immortal Ingin Refunds Karena Sulit Matchmaking

Pemblokiran Judi Online
Via: Antara News | Pemblokiran Situs Dan Aplikasi Judi Online

Pemblokiran Situs Dan Aplikasi Judi Online

Pada Selasa (2/8) malam, Kominfo mengumumkan adanya pemblokiran akses terhadap 15 Sistem Elektronik (SE) yang sebelumnya telah terdaftar sebagai PSE lingkup privat di Kominfo. Pemblokiran tersebut dilakukan, karena kelima belas SE tersebut berpotensi mengandung aktivitas perjudian online.

“Kementerian Kominfo selama ini konsisten melakukan pemutusan akses terhadap konten perjudian, dan sejauh ini kami telah memblokir sebanyak 534.183 konten judi yang ditemukan dalam situs internet sejak tahun 2018. Ini menunjukkan komitmen kuat kami terhadap pemberantasan judi online,” ujar Menteri Johnny.

“Selain 534.183 konten perjudian online ilegal yang telah diblokir sebelumnya, kami telah melakukan pemutusan akses terhadap 15 sistem elektronik yang mengandung unsur perjudian pada hari Selasa 2 Agustus 2022,” imbuhnya.

Berikut adalah daftar PSE game judi online yang diblokir oleh Kominfo:

1. Domino Qiu Qiu
2. Topfun
3. Pop Domino
4. MVP Domino
5. Pop Poker
6. Let’s Domino Gaple QiuQiu Poker Game Online
7. Steve Domino QiuQiu Poker Slots Game Online
8. Higgs Slot Domino Gaple QiuQiu
9. Ludo Dream
10. Domino QiuQiu 99 Boyaa QQ KIU
11. Domino Gaple Boya QiuQiu Capsa
12. Poker Texas Boyaa
13. Poker Pro.id
14. Pop Big2
15. Pop Gaple.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity.id/

ASUS TUF Dash F15 (FX517), Laptop Gaming Ringkas, Powerful, dan Terjangkau

GAMEFINITY.ID, Jakarta – ASUS resmi memperkenalkan TUF Dash F15 (FX517), laptop gaming ringkas dan tangguh untuk berbagai aktivitas dengan harga yang sangat bersaing bila dibandingkan dengan laptop gaming lain di kelasnya. Pertama kali diperkenalkan di tahun 2021, seri TUF Dash lahir dengan konsep sebuah laptop gaming dengan ketahanan berstandar militer namun dibalut dalam desain bodi yang ringkas sehingga dapat selalu diandalkan di mana saja. TUF Dash F15 (FX517) hadir sebagai seri terbaru yang telah dibekali dengan hardware terkini, sistem pendingin lebih powerful, serta desain bodi baru yang tetap tangguh dengan ketebalan tidak lebih dari 20mm.

“Seri TUF Dash telah dikenal sebagai laptop gaming untuk gamer serta pengguna yang membutuhkan mobilitas tinggi serta performa tinggi,” ujar Jimmy Lin, ASUS Southeast Asia Regional Director. “Seri terbaru TUF Dash F15 kali ini menawarkan tidak hanya sekadar mobilitas dan performa, tetapi juga desain baru yang lebih ringkas dan tetap tangguh. TUF Dash F15 adalah laptop gaming untuk semua aktivitas.”

Ringkas, Tangguh, dan Nyaman Digunakan

Asus

Hadir dengan ketebalan bodi kurang dari 20 mm dan bobot hanya 2 Kg, TUF Dash F15 merupakan salah satu laptop gaming paling ringkas dan ringan di kelasnya. Tidak hanya itu, TUF Dash F15 terbaru kali ini juga dibekali dengan tampilan baru yang lebih modern serta bezel yang lebih tipis dari pendahulunya dengan screen-to-body ratio hingga 80%.

Seluruh lini produk TUF mengedepankan durabilitas, tak terkecuali TUF Dash F15. Laptop gaming ini dirancang khusus agar tetap tampil tangguh serta dapat diandalkan kapanpun dan di manapun. TUF Dash F15 juga telah lolos uji ketahanan ekstrem berstandar militer AS (MIL STD-810H) seperti uji jatuh, getaran, hingga operasional di suhu serta kelembapan ekstrem.

Baca juga: Perkuat Ekosistem Industri Gaming Nasional, Acer Kembali Menggelar Predator League 2022, Total Hadiah Rp 6 Miliar

TUF Dash F15 kini lebih nyaman digunakan. Selain didukung oleh konektivitas modern seperti WiFi 6 (802.11ax) dan Bluetooth 5.1, laptop gaming ini juga tetap hadir dengan berbagai port yang siap untuk mendukung aktivitas penggunanya. Salah satu port modern yang ada di TUF Dash F15 terbaru adalah Thunderbolt 4. Port dengan interface USB Type-C tersebut tidak hanya memiliki kecepatan transfer data yang tinggi tetapi juga mendukung penggunaan monitor tambahan hingga resolusi 8K. Selain itu, port tersebut juga mendukung pengisian daya melalui teknologi USB Power Delivery sehingga menambah aspek mobilitas TUF Dash F15.

Menggunakan layar 15-inci, TUF Dash F15 tetap dibekali dengan keyboard full-size yang dilengkapi numpad fisik. Keyboard tersebut telah dilengkapi dengan LED backlight serta ditemani oleh sebuah touchpad yang lebih baik. Tidak hanya lebih akurat, touchpad di TUF Dash F15 kini juga lebih luas dibandingkan dengan generasi sebelumnya sehingga membuat penggunanya tetap nyaman beraktivitas meski tanpa menggunakan mouse.

Performa Terbaik dengan Hardware dan Fitur Baru

Asus

ASUS TUF Dash F15 terbaru kini ditenagai oleh prosesor 12th Gen Intel® Core™ dengan varian tertinggi Intel® Core™ i7-12650H. Prosesor dengan konfigurasi 10 core (6 P-core dan 4 E-core) dan 16 thread tersebut mampu berjalan pada freakuensi hingga 4,7GHz dan memastikan TUF Dash F15 dapat diandalkan untuk berbagai aktivitas mulai dari bermain game, live streaming, pembuatan konten, hingga multitasking.

Prosesor tersebut tidak sendirian karena TUF Dash F15 juga dibekali dengan chip grafis hingga NVIDIA® GeForce RTX™ 3060 dengan TGP hingga 105W sehingga dapat diandalkan di berbagai skenario penggunaan. Selain itu, TUF Dash F15 telah dibekali memori DDR5 4800MHz yang dapat di-upgrade hingga 32GB. Sementara untuk penyimpanannya, TUF Dash F15 mengandalkan penyimpanan NVMe PCIe 3.0 SSD berkapasitas hingga 1TB sehingga memastikan setiap game serta aplikasi dapat berjalan lebih gesit dan memiliki waktu loading yang singkat.

TUF Dash F15 juga merupakan salah satu lini laptop gaming ASUS yang telah dibekali dengan MUX Switch, yaitu chip khusus yang dapat mengalihkan jalur data pemrosesan tampilan layar secara langsung ke chip grafis GeForce RTX™ yang tersedia. Dibandingkan menggunakan metode switching lainnya, MUX Switch dapat memangkas latency dan meningkatkan framerate di dalam game hingga 15%. MUX Switch dapat diakses langsung melalui aplikasi Armoury Crate yang tersedia di TUF Dash F15.

Pendinginan yang Ditingkatkan

Asus

Hardware performa tinggi mendesak adanya pendinginan yang superior. Sebagai bagian dari sistem pendinginan, Arc Flow Fans™ pada TUF Dash F15 memiliki desain 84 bilah kipas, dengan masing-masing bilah memiliki ketebalan yang berbeda-beda.

Dengan mengatur ketebalan tiap-tiap blade hingga ketebalan 0,1 milimeter di ujung bilah, turbulensi bisa direduksi dan pada saat yang sama dapat meningkatkan aliran udara secara keseluruhan. Meskipun ia menjadi sedikit lebih senyap dibandingkan dengan TUF Dash F15 keluaran tahun lalu, kipas-kipas tersebut menyediakan 13% aliran udara yang lebih banyak dibanding generasi sebelumnya. Empat lubang pembuangan udara juga disiapkan sehingga TUF Dash F15 dapat melepas panas secara lebih optimal.

Agar pendinginnanya maksimal, ASUS membekali TUF Dash F15 dengan lima heatpipe berbahan tembaga. Heatpipe tersebut tidak hanya mengalirkan panas dari komponen utama seperti prosesor dan chip grafis, tetapi juga mencakup komponen penghasil panas lainnya seperti VRM dan GPU VRAM. Panas dari heatpipe kemudian disalurkan ke heatsink dengan desain khusus yang dapat melepas panas sekaligus membuang debu dan partikel kecil lainnya keluar dari sistem pendinginan TUF Dash F15.

Mudah Di-Upgrade

Meski menggunakan desain yang sangat ringkas, TUF Dash F15 tetap dirancang agar mudah untuk di-upgrade. TUF Dash F15 kembali hadir dengan fitur pop up screw yang membuat penggunanya lebih mudah saat melepas panel bodi bagian bawah laptop ini. Pengguna TUF Dash F15 juga memiliki akses yang mudah ke berbagai komponen seperti slot SSD dan memori di TUF Dash F15.

ASUS juga menyediakan opsi upgrade lebih luas di TUF Dash F15 terbaru melalui dua slot M.2 NVMe PCIe SSD serta dua slot memori DDR5 4800MHz. Dengan demikian, pengguna TUF Dash F15 dapat melakukan upgrade kapasitas penyimpanan serta memori laptop-nya lebih mudah secara mandiri.

Ayo Bergabung di ROG Community Indonesia

ASUS ROG Indonesia menghadirkan ROG Community Indonesia,  sebagai tempat untuk para pengguna setia laptop gaming ROG dan TUF berbagi pengalaman, bermain game bersama, dan berinteraksi langsung dengan #TeamROG. Segera bergabung dengan ROG Community Indonesia di Discord channel https://bit.ly/DiscordROGCommunityID dan Facebook Group https://bit.ly/ROGCommunityID. Ikuti semua keseruan ROG Community Indonesia di https://rogcommunity.id, daftar sekarang!

Main Spec. TUF Dash F15 (FX517)
CPU 12th Gen Intel® Core™ i5-12450H Processor / i7-12650H Processor 2.3 GHz (24M Cache, up to 4.7 GHz, 10 cores: 6 P-cores and 4 E-cores)
Operating System Windows 11 Home
Memory 8GB / 2x8GB DDR5 4800MHz
Storage 512GB M.2 NVMe™ PCIe®3.0 SSD

1TB M.2 NVMe™ PCIe®3.0 SSD

Display 15.6”, FHD (1920 x 1080) 16:9, IPS-level, 144Hz, 3ms, Adaptive Sync, MUX Switch
Graphics NVIDIA® GeForce® RTX™ 3050

NVIDIA® GeForce® RTX™ 3050Ti

NVIDIA® GeForce® RTX™ 3060

Input/Output 1x RJ45 LAN port, 1x Thunderbolt™ 4 support DisplayPort™, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C support DisplayPort™ + power delivery + G-SYNC, 2x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x HDMI 2.0b, 1x 3.5mm Combo Audio Jack
Camera 720P HD camera
Connectivity Wi-Fi 6E (802.11ax) + Bluetooth 5.1 (Dual band) 2*2
Audio AI noise-canceling technology, Dolby Atmos, Hi-Res certification, Built-in array microphone, 2-speaker system
Battery 76WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion
Dimension 35.4 x 25.1 x 1.99 ~ 2.07 cm
Weight 2 Kg
Colors Off Black, Moonlight White
Price Rp16.799.000 (Core™ i5/RTX 3050/FHD 144Hz/8GB RAM/512GB SSD)

Rp20.299.000 (Core™ i7/RTX 3050/FHD 144Hz/2x8GB RAM/1TB SSD)

Rp21.999.000 (Core™ i7/RTX 3050Ti/FHD 144Hz/2x8GB RAM/1TB SSD)

Rp24.499.000 (Core™ i7/RTX 3060/FHD 144Hz/2x8GB RAM/1TB SSD)

Warranty 2 tahun garansi global dan 1 tahun ASUS Perfect Warranty

Kolaborasi Garudaku dan Telkom Metanesia Hadirkan Esports Metaverse

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Garudaku sebagai platform resmi Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), berkesempatan untuk melakukan kolaborasi pada HUT PT Telkom yang ke 57 dengan Telkom Metanesia. Kolaborasi antara Garudaku dan Metanesia menghadirkan Esports Metaverse. Kehadiran Metaverse ini semakin menandakan kemajuan dukungan teknologi esports di tanah air.

Telkom Metanesia diluncurkan langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir pada perayaan HUT Telkom di Istora Senayan, Jakarta. Pada kesempatan tersebut Erick Thohir pun berkesempatan untuk menjelajahi dunia metaverse dan mengunjungi Garudaku Metaverse.

Garudaku

Yama Sumbodo, selaku Public Relations Garudaku mengungkapkan bahwa Garudaku merupakan platform esports pertama di Indonesia yang hadir di metaverse. “Kehadiran Garudaku di metaverse menjadi salah satu inovasi yang semakin memudahkan para penggiat esports untuk dapat terus tumbuh dan berkembang menjadi atlet esports bertalenta yang tidak hanya jago bermain game tapi berkarakter bersama dengan dukungan Telkom Metanesia,” papar Yama.

Baca juga: Perkuat Ekosistem Industri Gaming Nasional, Acer Kembali Menggelar Predator League 2022, Total Hadiah Rp 6 Miliar

Dalam Garudaku Metaverse para penggunjung dapat menikmati berbagai fitur yang telah disediakan, salah satunya Live Streaming seluruh kompetisi esports yang diselenggarakan oleh Garudaku dan PBESI. “Suasana live stream akan terasa lebih berbeda dirasakan oleh para pecinta esports di seluruh tanah air ketika masuk ke metaverse Garudaku, para pengunjung dapat merasakan atmosfer kompetisi ketika tim yang didukungnya berlaga,”jelas Yama.

Garudaku

Seperti diketahui salah satu program yang dijalankan oleh Garudaku adalah Akademi Garudaku, yaitu program pembinaan dan pembibitan pelajar untuk dipersiapkan menjadi atlet esports masa depan. Kehadiran Garudaku di metaverse juga memberikan kesempatan para pecinta esportss untuk dapat bertemu dengan salah Super Coach Akademi Garudaku peraih medali emas Sea Games yaitu Coach Fayad dari nomor esports Free Fire.

Ery Punta Hendraswara selaku Deputy EVP Dig. Tech. & Platform Business PT Telkom mengungkapkan dukungannya dalam mempromosikan platform enabler untuk semua stakeholder Indonesia sehingga dapat memanfaatkan metaverse sebagai area kesetaraan akses digital ekonomi.”Dengan penyediaan ekosistem metaverse mulai virtual area dengan beragam experience, platform metaverse untuk integrasi ke banyak pihak dan sistem nft blockchain termasuk online to offline integration dan digital payment nya termasuk kepada ekosistem esports Indonesia,” jelas Ery Punta.

Garudaku

Dukungan Metanesia pun dapat memberikan kesempatan pada para penggiat esportss untuk dapat ambil bagian tanpa batasan ruang dan waktu. “Kita membayangkan fans tim esports Indonesia hadir menggunakan kaos atau merchandise tim favorit mereka untuk menyemangati tim idolanya yang berlomba di panggung dengan siaran di panel super lebar di kerumunan tim dari seluruh penjuru nusantara bahkan luar negeri tanpa ada ruang batas,” tambah Ery Punta.

Baca juga: Apa yang Dibutuhkan oleh Developer Indonesia untuk Bersaing?

Jelajahi Garudaku Metaverse melalui link https://metanesia.id dan rasakan keseruan menyaksikan live stream maupun up date informasi esports dengan suasana berbeda.

Tentang PB Esportss Indonesia

Pengurus Besar Esportss Indonesia (PBESI) adalah induk organisasi olahraga esportss sebagai olahraga prestasi yang diakui pemerintah. PBESI yang diketuai oleh Jenderal Polisi (P.) Prof. Dr. Budi Gunawan S.H., M.Si. memiliki visi mengembangkan dan mempromosikan ekosistem Esportss yang stabil dan dapat membawa Indonesia menjadi pemimpin Esportss di kawasan Asia