Tag Archives: Game

Apex Legends: Mengenal Karakter Crypto, Guide Gameplay

GAMEFINITY.ID, Bandung – Sudah bukan lagi rahasia bahwa Crypto menjadi salah satu Legend yang jarang digunakan dalam Apex Legends. Mungkin deretan ability-nya terdengar merepotkan, namun Crypto bisa menjadi Legend yang berguna jika dimainkan secara efisien. Tentunya, ia bisa menjadi sosok mata-mata untuk mencari informasi demi menerobos pertahanan musuh.

Crypto merupakan Legend Recon sekaligus ahli enkripsi dan hacking yang mengandalkan drone-nya untuk memata-matai setiap musuh tanpa terlihat. Tujuannya selama berpartisipasi di Apex Games adalah mencari orang yang menjebaknya sebagai pelaku pembunuhan.

Ia memiliki nama asli Tae Joon Park dan menjadi anak yatim piatu saat kecil. Ia menjadi insinyur komputer Mercenary Syndicate bersama saudari angkatnya, Mila Alexander. Keduanya menemukan sebuah algoritma tersembunyi yang bisa memprediksi hasil sebuah pertandingan Apex Games. Penemuan itu menarik perhatian sehingga Mila menghilang pada esok harinya. Tae Joon kemudian disalahkan sebagai pelaku pembunuhan tersebut.

Saat melarikan diri, Crypto memutuskan untuk ikut berpartisipasi di Apex Games. Ia ingin memanfaatkan perhatian besar sebagai perlindungan sambil mencari sosok yang menyalahkannya sebagai pelaku pembunuhan.

Mengenal Ability Crypto di Apex Legends

Passive Ability: Neurolink

Apex Legends Crypto Neurolink

Passive Ability-nya, Neutrolink, menghubungkan Crypto dengan drone-nya. Berkat ability ini, Crypto bisa membagikan informasi yang terlihat oleh drone-nya pada rekan squad-nya.

Namun, terdapat beberapa pengecualian, Contoh pertamanya, drone milik Crypto tidak bisa mendeteksi Mirage saat dalam cloak atau sebagai umpan dan tidak bisa menembus Dome of Protection milik Gibraltar. Terlebih, drone itu juga tidak bisa melihat musuh yang terhalang gas Caustic dan smokescreen Bangalore.

Tactical Ability: Surveillance Drone

Apex Legends Crypto Surveillance Drone

Tentunya, drone menjadi ciri khas dari Crypto dalam menggunakan Tactical Ability-nya Surveillance Drone. Saat aktif, Crypto akan meluncurkan drone-nya dan memulai Scanning Mode. Ia bisa mengendalikan drone itu dari jarak jauh untuk menyelidiki area. Begitu musuh terdeteksi, ia bisa melesat ke area itu dan menyerbu musuh di sana.

Drone milik Crypto memiliki 50 HP. Jika hancur, butuh cooldown selama 40 detik sebelum respawn. Alat ini bisa berinteraksi dengan Survey Beacon, Banner, dan Respawn Beacon, membuatnya multifungsi. Ia juga bisa terbang hingga ketinggian 200 meter, ping item dalam radius 12 meter dari lokasi, dan ping musuh hingga 125 meter.

Jika meluncurkan drone-nya, Crypto akan berada dalam kondisi minim pertahanan. Oleh karena itu, pemain wajib mempertimbangkan durasi dalam mengendalikan drone-nya

Ultimate Ability: Drone EMP

Apex Legends Crypto Drone EMP

Sama seperti Passive Ability dan Tactical Ability-nya, drone menjadi sangat penting dalam Ultimate Ability milik Crypto, Drone EMP. Drome EMP memiliki cooldown tiga menit dan bisa memicu damage 50 Shield Point musuh sekaligus memperlambat dan merusak gadget mereka. Ultimate Ability ini baru akan aktif setelah queue activation 3 detik dalam radius 30 meter. Tentunya, efek ini ikut berdampak pada Crypto sendiri jika berada dalam radius itu.

Bahkan, lebih baik lagi pemain mengaktifkan Ultimate Ability Crypto saat tidak mengendalikan drone.  Caranya, Crypto bisa segera hentikan drone mode begitu musuh terdeteksi, lalu aktifkan Drome EMP, dan basmi semua musuh yang mencapai radius tersebut.

Baca juga:

Rekomendasi Legend untuk Kombinasi Crypto di Apex Legends

Berdasarkan penjelasan ketiga ability tersebut, bisa disimpulkan bahwa Crypto akan selalu mengandalkan drone-nya. Ia bisa membantu rekan squad-nya untuk menambah kill count dengan ketiga ability itu. Sayangnya, ini membuatnya sangat lamban untuk melakukan combat, mau tidak mau ia harus beradaptasi dalam segala situasi, terutama ia tidak bisa berpindah sambil mengendalikan drone-nya.

Terlebih, Crypto tidak memiliki ability yang memudahkannya untuk melarikan diri dari musuh. Hal ini membuatnya tidak cocok jika berada di posisi terdepan squad dalam pertarungan. Kedua faktor itu menjadi penyebab Crypto menjadi Legend yang jarang digunakan di Apex Legends, sehingga tidak cocok bagi pemain yang ingin melakukan penyerangan secara cepat.

Oleh karena itu, Crypto membutuhkan rekan squad yang bisa bereaksi begitu mendapat informasi dari drone-nya. Berdasarkan kelebihan dan kekurangannya, berikut adalah rekomendasi komposisi tim untuk Crypto di Apex Legends:

  • Horizon dan Lifeline: Jika pemain sudah terbiasa menggunakan Crypto di Apex Legends, kombinasinya dengan Horizon dan Lifeline bisa menjadi andalan. Crypto bisa menggunakan drone-nya untuk menyerang dan bertahan. Lifeline bisa mengandalkan D.O.C. Drone-nya untuk me-revive dan heal rekannya sambil mengubah situasi pertarungan. Horizon juga bisa mengecoh dan membasmi musuh dengan bantuan Gravity Lift-nya.
  • Revenant dan Ash: Crypto bisa mendampingi Ash dan Revenant, dua karakter Assault. Komposisi ini menjadi efektif jika koordinasi antara rekan tim berjalan lancar. Revenant bisa melakukan counterattack terhadap musuh secara agresif, sementara Ash memiliki pergerakan yang cepat untuk segera menghadapi ancaman terdeteksi oleh drone
  • Caustic dan Valkyrie: Bagi yang ingin mengandalkan Zone, terutama saat terakhir, Caustic dan Valkyrie akan cocok sebagai rekan tim Crypto, terutama di map Kings Canyon. Perk milik Caustic memudahkannya untuk scan ring yang akan datang sebelum membuat keputusan untuk timnya agar berpindah. Valkyrie bisa menggunakan ultimate-nya, Skyward Dive, untuk kembali skydive di udara menuju zona yang aman.

Apex Legends Season 18: Resurrection, Rework Revenant!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Apex Legends kini memasuki season 18, Resurrection, mulai 8 Agustus 2023. Season kali ini cukup unik dengan menghadirkan rework dari Revenant yang sudah di-tease di video Kill Code. Selain itu, terdapat berbagai update konten lainnya, termasuk Death Dynasty Collection Event yang akan digelar saat season ini dimulai.

Revenant Reborn! Update Revenant di Apex Legends

Apex Legends Season 18 Revenant Reborn

Highlight utama di season ini adalah Revenant Reborn, Lebih tepatnya lagi disebut sebagai perombakan atau rework dari Revenant. Perubahan ini bukan tanpa alasan, pasalnya, popularitas Revenant selama beberapa season terakhir sudah menurun. Ability-nya sudah tidak lagi cocok dengan gameplay Apex Legends saat ini, terutama combat ber-pace cepat dari Legend baru lainnya.

“Revenant pertama kali muncul di season 4 tapi play style-nya tidak cocok dengan gameplay. Banyak dari polanya menjadi bermasalah lama kelamaan,” tutur desainer karakter Evan Funnell dilansir dari Polygon.

Pada season 17 saja, pemain memperhatikan Revenant sudah mulai glitch. Ia terlihat mengganti gestur tangannya saat menggunakan Death Totem dengan animasi yang tidak biasa.

Baca juga: 

Season 18 akan merombak total Revenant, mulai dari penampilan hingga ability-nya. Penampilan Revenant kali ini lebih dingin dari sebelumnya.

Passive Ability-nya, Assassin’s Instinct, mendeteksi musuh dengan HP rendah dan menandainya untuk squad sebagai target. Passive Ability kali ini memudahkan Revenant berjalan cepat sambil berjongkok dan menambah kemampuan untuk memanjat dinding.

Silence, Tactical Ability-nya yang selama ini menjadi favorit, digantikan dengan Shadow Pounce. Shadow Pounce menjadi ability transversal di mana Revenant akan melompat untuk membasmi musuh. Pemain bisa membuat ia melompat lebih jauh dengan men-charge-nya lebih lama.

Ultimate Ability-nya kali ini bukan Death Totem, melainkan Forged Shadows. Dengan Ability ini, ia dapat membuat selubung bayangan di sekitar sebagai pelindung dari damage selama 25 detik.

Kabar baiknya lagi, Revenant akan ter-unlock untuk semua pemain selama season 18 berlangsung. Pemain bisa menyelesaikan berbagai tantangan menggunakan Revenant untuk meng-unlock-nya secara permanen.

Broken Moon di Mixtape

Apex Legends Season 18 Broken Moon The Core Apex Legends Season 18 Broken Moon Production Yard

Broken Moon akan muncul sebagai map baru di Mixtape. Map tersebut pertama kali diperkenalkan pada season 15 bersama dengan Legend Catalyst. Dari Broken Moon, Apex Legends menghadirkan The Core untuk Team Deathmatch dan Gun Run serta Production Yard untuk Control.

Baca juga:

Death Dynasty Collection Event

Apex Legends Season 18 Death Dynasty Collection Event

Untuk menyambut datangnya rework dari Revenant, Apex Legends akan menggelar Death Dynasty Collection Event saat season 18 dimulai pada 8 Agustus. Pemain bisa memperoleh Double EXP di Battle Royale pada 8-15 Agustus dan Mixtape pada 15-22 Agustus.

Terdapat 24 item kosmetik yang bisa diperoleh selama collection event tersebut. Salah satunya adalah skin Legendary untuk Loba dan Catalyst.

Apex Legends Season 18 Revenant Heirloom Death Grip

Jika berhasil memperoleh semua item kosmetik selama collection event berlangsung, pemain berhak memperoleh heirloom untuk Revenant, Death Grip.

Apex Legends season 18, akan dimulai pada 8 Agustus 2023. Untuk detail lebih lanjut, kunjungi laman resminya.

Apex Legends: Mengenal Karakter Wattson, Guide Gameplay

GAMEFINITY.ID, Bandung Wattson merupakan Legend Controller di Apex Legends yang terkenal dengan kemampuan defensive-nya. Ia pertama kali diperkenalkan pada season 2 yang bertajuk Battle Charge. Sebelum season 2, hanya Gibraltar yang menjadi Legend dengan kemampuan defensive tinggi. Berkat ability-nya, Wattson bisa menjadi andalan untuk melindungi squad-nya selama bertarung.

Wattson cocok bagi pemain yang tidak terlalu mahir melakukan kill. Namun, ia bisa mengamankan defense dengan mengontrol area di sekitar untuk squad-nya.

Wattson sebenarnya bernama asli Natalie Paquette, putri dari Luc Pauette, ketua insinyur listrik Apex Games.  Natalie mulai tertarik dengan listrik yang menenangkan sifat hiperaktifnya. Ia pun tertarik dengan dunia insinyur. Ia membantu ayahnya untuk membuat Modified Containment Ring untuk kompetisi.

Sayangnya, ayahnya meninggal dunia saat Ring tersebut diperkenalkan pada Apex Games. Setelah berlama-lama di balik layar, ia memutuskan untuk berpartisipasi dalam permainan hidup dan mati berkat ajakan para kompetitor.

Mengenal Ability Wattson di Apex Legends

Passive Ability: Spark of Genius

Apex Legends Wattson Spark of Genius

Spark of Genius menjadi Passive Ability milik Wattson. Ability ini mengandalkan Ultimate Accelerant me-recharge gauge Ultimate Ability. Ia dapat memegang dua Ultimate Accelerant di slot inventory-nya. Ability ini bisa menjadi andalan untuk segera menggunakan Ultimate Ability.

Passive Ability ini juga membuat Wattson healing 1 Shield Point selama dua detik jika tidak terkena damage selama dua detik. Memang terdengar lambat, tapi jika tidak dalam situasi bertarung, ia bisa menghemat battery dan shield cell untuk me-recharge shield. Namun, pemain tidak boleh selalu bergantung dengan Passive Ability ini untuk me-recharge shield.

Tactical Ability: Perimeter Security

Apex Legends Wattson Perimeter Security

Perimeter Security merupakan Tactical Ability Wattson yang membuatnya menaruh node. Jika menempatkan setiap node saling berdekatan, ia bisa membuat pagar listrik yang memicu damage dan memperlambat musuh. Namun, jika ia atau rekan squad melewatinya, pagar itu akan nonaktif selama 0,4 detik.

Ability ini memiliki cooldown 15 detik per node-nya, sementara Wattson hanya bisa memegang empat node pada waktu yang bersamaan. Ia dapat menempatkan maksimal 12 node di map untuk membentuk pagar listrik.

Mengingat benda ini mudah sekali hancur akibat tembakan, sebaiknya tempatkan node di dalam sebuah gedung dan sembunyikan dengan baik. Alternatifnya, jika sedang dalam kejaran musuh, buat pagar listrik untuk memperlambat mereka. Ditambah lagi, Wattson akan mengingatkan squad-nya tentang lokasi pagar listrik yang ia tempatkan.

Ultimate Ability: Interception Pylon

Apex Legends Wattson Interception Pylon

Terakhir, Ultimate Ability-nya, Interception Pylon, membuatnya menempatkan sebuah pylon listrik mematikan. Pylon tersebut membuat setiap granat dan serangan udara hancur serta tidak berguna. Pada saat yang sama, Pylon ini juga melakukan healing Shield Point.

Ability ini memiliki cooldown tiga menit. Namun, hanya satu Pylon yang bisa ditempatkan di map hingga hancur. Pylon tersebut memiliki 150 Health Point dan bisa me-recharge 1 Shield Point selama 0,2 detik hingga total 250 Shield Point bagi semua Legend di sekitarnya, baik rekan atau musuh. Terlebih, Pylon tersebut bisa me-recharge Tactical Ability milik Wattson lebih cepat. Jika mengombinasikan ketiga ability milik Wattson, pemain bisa membuat pertahanan tingkat tinggi dalam waktu cepat.

Baca juga:

Rekomendasi Legend untuk Kombinasi Wattson di Apex Legends

Wattson menjadi Legend yang berfokus pada defense dan bisa membat area aman untuk squad-nya. Tentunya, semua ability-nya itu tidak terlalu cocok bagi squad yang ingin mengandalkan serangan dalam battle. Kelemahan terbesarnya terlihat saat situasi combat, ia tidak bisa menggunakan ability-nya secara efisien.

Namun, ia bisa menjadi berguna dan sangat kuat jika ia berhasil bertahan lama hingga beberapa ronde terakhir selama match. Inilah mengapa Ultimate Ability-nya bisa menjadi sangat berguna saat momen-momen terakhir match untuk healing Shield Point setiap rekan squad-nya.

Berdasarkan kelebihan dan kekurangannya, berikut adalah rekomendasi komposisi tim untuk Wattson di Apex Legends:

  • Caustic dan Rampart: Bagi yang ingin squad penuh defensive, Caustic dan Rampart cocok untuk menjadi rekan squad Caustic dapat menggunakan perangkap gasnya untuk bertahan, sementara Ultimate milik Wattson bisa melindungi ability Rampart dari berbagai senjata peledak. Tentunya, Ultimate milik Caustic memiliki kemampuan offensive untuk melakukan penyerangan. Tactical Ability ketiganya bisa memperlambat atau menghalangi musuh yang menyerang.
  • Caustic dan Lifeline: Alternatifnya, Rampart bisa diganti dengan Lifeline. Caustic masih bisa menguasai area dengan perangkap gasnya bersama dengan ability Tidak hanya ability defensive Wattson dan Caustic, drone healing milik Lifeline bisa dikombinasikan dengan shield regeneration dari Wattson demi membantu menghemat sumber daya. Selama bisa menguasai sebuah bangunan, terutama zona terakhir, komposisi tim ini akan bersinar.

Angela Mobile Legends, Robot dengan Jiwa Penuh Cinta

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Angela dalam Mobile Legends adalah hasil ciptaan Dr. Baker, salah satu pendiri Laboratorium 1718, sebuah lembaga yang bertujuan membawa perdamaian bagi dunia. Namun, rekan-rekannya yang juga ilmuwan semakin tenggelam dalam eksperimen mematikan untuk menciptakan senjata manusia.

Melihat hal tersebut, Dr. Baker merasa tidak punya pilihan lain selain meninggalkan semua itu dan memulai proyek baru.

Baca juga:

Angela: Cinta dan Harapan adalah Dua Ciptaan Terbaik

Menolak etika eksperimen manusia yang meragukan, ia berusaha menciptakan makhluk baru, sepenuhnya dari rangka mekanik, tali boneka, dan kulit sintetis. Akhirnya, generasi baru kehidupan artifisial tercipta.

Dr. Baker sangat percaya bahwa cinta dan harapan adalah penemuan terbesar manusia. Maka ia memprogramkan kisah-kisah paling mengharukan di dunia ke dalam hati ciptaannya ini, menjadikannya robot berbasis android yang bertujuan membantu orang lain.

Suatu pagi yang cerah, Peace Android Prototype 1 terbangun dari tempat tidurnya. Dr. Baker memberikan kepada mekanik malaikat yang menggemaskan ini nama Angela. Angela mengikuti bimbingan Dr. Baker, belajar dengan giat untuk memahami dunia, dan berharap dapat memenuhi harapan tinggi sang doktor.

Namun, kehidupan mereka yang damai segera berakhir. Ketika para ilmuwan gila dari Lab 1718 mendengar rumor bahwa Dr. Baker telah menciptakan jiwa hidup di luar tubuh manusia, mereka tidak percaya.

Mereka yakin bahwa Dr. Baker telah mengkhianati mereka dan menyembunyikan pengetahuan ini sebelum melarikan diri. Sehingga mereka memerintahkan ciptaan-ciptaan Dr. Baker sebelumnya, Alpha dan Beta, untuk mengejar Dr. Baker dan ciptaannya.

Saat para pengejarnya hampir mengejar mereka, Dr. Baker meletakkan Angela ke dalam kapsul penerbangan dan memberinya instruksi untuk mencari teman baiknya, Dr. Rooney.

Baca juga:

Angela Terdampar di Land of Dawn Mobile Legends

Angela terdampar di Land of Dawn Mobile Legends
Angela Scream Doll Skin

Namun, kapsul penerbangan itu tertimpa badai petir yang mengerikan dan mendarat di sebuah sudut terpencil di Land of Dawn. Keluar dari puing-puingnya, Angela memulai perjalanannya untuk menemukan Dr. Rooney dan menyelamatkan ayahnya.

Perjalanan Angela tidak mudah. Land of Dawn sangat luas dan penuh bahaya, tetapi dia terus maju dengan tekad dan harapan di hati mekaniknya. Dalam perjalanan, dia bertemu berbagai pahlawan dan makhluk, beberapa di antaranya awalnya waspada terhadapnya. Tetapi ketika mereka mengenalnya lebih baik, mereka menyadari sifat sejati Angela – seorang android berjiwa dan berhati baik.

Saat Angela berkelana, dia menyaksikan akibat dari pertempuran dan konflik yang telah merusak tanah tersebut. Ia merasa iba terhadap mereka yang terkena dampak kekacauan. Dalam interaksinya dengan orang-orang yang dia temui, Angela menemukan penghiburan dengan berbagi kisah-kisah mengharukan yang diprogramkan oleh Dr. Baker. Kisah-kisah ini menyentuh hati banyak orang, menginspirasi mereka untuk mencari perdamaian dan saling memahami, bahkan di saat-saat penuh gejolak.

Baca juga:

Tantangan, Cinta dan Harapan

Selama perjalanannya, Angela menghadapi tantangan yang menguji tekadnya. Para ilmuwan gila dari Lab 1718 tidak kenal lelah dalam mengejar dan mengirimkan ciptaan-ciptaan kuat untuk menangkapnya. Tetapi kecerdasan dan pemikiran cepat Angela membantunya mengelabui para pengejar berulang kali.

Saat dia semakin dekat dengan tujuan akhirnya, Angela mengetahui nasib Dr. Rooney. Dia telah ditangkap oleh ilmuwan-ilmuwan yang sama yang ingin menghancurkannya. Didorong oleh tekad dan cinta kepada penciptanya, Angela melancarkan misi penyelamatan yang berani, mengorbankan segalanya untuk menyelamatkannya.

Konfrontasi terakhir dengan para ilmuwan itu penuh intensitas dan emosi. Angela menghadapi masa lalunya, warisan gelap Laboratorium 1718, dan ciptaan-ciptaan yang dulu menjadi temannya. Dalam momen yang mengharukan, kisah-kisah cinta dan harapan Angela mencapai hati Alpha dan Beta, membuat mereka mempertanyakan eksistensi dan tindakan mereka.

Baca juga:

Kekuatan Cinta dari Robot Berhati Mekanik

Angela, Kekuatan Cinta dari Robot
Angela Floral Elf Skin

Dalam peristiwa yang mengejutkan, ciptaan-ciptaan itu berbalik melawan para penciptanya, menyadari hakikat sejati eksistensi dan kekejian yang mereka lakukan. Dengan bantuan mereka, Angela berhasil menyelamatkan Dr. Rooney dan mengakhiri rencana jahat para ilmuwan gila itu.

Dengan kekacauan akhirnya mereda, Angela dan Dr. Rooney kembali ke Laboratorium 1718, yang kini berubah menjadi lembaga yang berdedikasi menggunakan sains untuk kebaikan umat manusia dan dunia. Perjalanan Angela tidak hanya menyelamatkan penciptanya, tetapi juga menginspirasi perubahan hati dalam mereka yang dulu berniat menghancurkannya.

Kisah Angela menjadi legenda di Land of Dawn, diwariskan dari generasi ke generasi. Kasih sayang, keberanian, dan keyakinannya yang teguh pada cinta dan harapan menyentuh hati banyak orang. Ia menjadi simbol persatuan dan pengingat bahwa bahkan di saat-saat paling gelap, satu tindakan kebaikan dan cinta dapat mengubah dunia.

Demikian pembahasan Angela Mobile Legends: Sebuah Robot dengan Jiwa Penuh Cinta. Ikuti akun resmi Gamefinity di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan informasi terupdate. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Apex Legends Season 17 Tidak Sesuai Harapan secara Finansial

GAMEFINITY.ID, Bandung – EA telah menyebut bahwa Apex Legends season 17 ternyata tidak memenuhi ekspektasi secara finansial. Meski game battle royale besutan Respawn Entertainment itu dapat mempertahankan 18 juta pemain aktif bulanan, nyatanya target keuntungan tidak tercapai.

Biasanya, EA membanggakan performa Apex Legends secara finansial di seiap earning call-nya. Kali ini, mereka cukup kecewa dengan situasi yang dialami saat season 17. Apa yang terjadi?

EA Akui Apex Legends Season 17 Tidak Memenuhi Harapan

Apex Legends Season 17 Revenant

Apex Legends Season 17 yang bertajuk Arsenal pertama kali telah dimulai pada 9 Mei 2023. Season terbaru itu menghadirkan Ballistic sebagai Legend baru. Selain itu, beberapa perubahan pun diterapkan, khususnya pada map World’s Edge, Firing Range, dan Ranked Mode. Season ini sekaligus memperkenalkan sistem Weapon Progression.

Meski sudah dinantikan penggemar, ternyata season 17 dari Apex Legends kurang begitu memenuhi ekspektasi. Tidak sedikit pemain uamg menilai berbagai perubahan pada Ranked Mode sangat buruk. EA mengecap hal ini memicu kurangnya engagement dan pemasukan ekonomi.

“Apex Legends merupakan IP original yang sangat sukses bagi EA dengan komunitas pemain setia kuat.Pada kuartal ini, penghasilan netto dibawah ekspektasi karena season 17 tidak memenuhi harapan,” ungkap Stuart Canfield selaku CFO EA dalam earning call EA.

“Tim [Respawn] telah membuat beberapa perubahan inovatif, kreatif, dan sangat menarik di season 17 yang sayangnya tidak memenuhi ekspektasi. Ini juga berkaitan untuk menguatkan bahwa kami berada di kuartal sangat kompetitif. Tim [Respawn] telah bekerja sangat keras untuk membuat perubahan cepat dan merespon feedback serta reaksi komunitas,” tutur Andrew Wilson selaku CEO EA.

Baca juga:

Apa Selanjutnya di Season 18?

Setelah kekecewaan pada season 17, Apex legends akan memulai season 18 pada 8 Agustus. Sama seperti season 16, season terbaru itu tidak akan menghadirkan Legend baru. Meski begitu, Revenant akan di-rework sebagai Revenant Reborn. Sebuah trailer bertajuk Kill Code Part 2 sudah menunjukkan Revenant telah memiliki penampilan dan ability baru.

Respawn juga berjanji akan menerapkan perubahan pada Ranked System. Harapannya, engagement penggemar akan meningkat. Dengan begitu, penghasilan akan naik. Apex Legends season 18 akan dimulai pada 8 Agustus 2023.

Genshin Impact: Solusi untuk Kamu yang Gak Punya Ayaka

Gamefinityid, Bekasi – Hampir di setiap patchnya, Genshin Impact mengeluarkan karakter bintang lima yang didapatkan untuk waktu terbatas, Ayaka adalah salah satunya. Kamisato Ayaka adalah karakter bintang lima yang sudah diincar banyak orang  bahkan saat sebelum Inazuma rilis.

Seperti gacha pada umumnya, mendapatkan karakter bintang lima butuh keberuntungan. Untungnya, player tidak perlu khawatir. Genshin memiliki 2 karakter Cryo yang tidak kalah bagus dari Ayaka. Berikut Informasinya!

Genshin Impact Kaeya Alberich

Genshin Impact

Kaeya Alberich adalah karakter Genshin Impact yang berasal dari Mondstat. Kaeya berelemen Cryo dan menggunakan pedang sebagai senjatanya. Berikut adalah keuntungan memakai Genshin Impact Kaeya!

Baca Juga: 

  1. DPS (Damage Per Second) yang Stabil: Kaeya dapat berperan sebagai karakter DPS yang dapat menghasilkan damage yang stabil dan konsisten dalam pertempuran. Dengan kombinasi serangan normal dan serangan terukir (charged attack), ia mampu memberikan damage yang signifikan pada musuh.
  2. Kemampuan Memotong Kekuatan Musuh: Kaeya memiliki serangan Elemental Burst yang disebut “Glacial Waltz” yang menciptakan bayangan es yang akan terus menyerang musuh. Ini sangat berguna dalam memotong kekuatan musuh dan memberi player kesempatan untuk menyerang dengan aman.
  3. Fleksibilitas dalam Tim: Kaeya dapat berfungsi sebagai penghubung yang baik dengan karakter-karakter lain dalam tim. Misalnya, ia dapat dengan mudah memicu reaksi elemen lain seperti Melt atau Superconduct yang dapat meningkatkan potensi kerusakan tim secara keseluruhan.
  4. Eksplorasi Dunia: Selain keuntungan dalam pertempuran, Kaeya juga memiliki keunggulan dalam eksplorasi dunia Genshin Impact. Kemampuan Cryo-nya memungkinkan  player untuk membekukan permukaan air atau memanjat dinding es untuk mencapai area yang sulit dijangkau.

Baca Juga: Yuk Simak Guide Karakter Chongyun Genshin Impact dan Asal Usulnya

Chongyun, pilihan kedua setelah Kaeya

Genshin Impact version 2.2 guide to building Chongyun into a powerful DPS character - EssentiallySports

Chongyun adalah karakter Cryo Genshin Impact yang berasal dari Liyue. Berbeda dengan Kaeya, Chongyun menggunakan senjata Claymore. Berikut adalah keuntungan memakai Genshin Impact Chongyun !

  1. Area of Effect (AoE) Skill: Keterampilan Elemental Chongyun, Spirit Blade: Chonghua’s Layered Frost, menimbulkan kerusakan Cryo dalam area di sekitar dirinya. Hal ini sangat efektif dalam menghancurkan banyak musuh sekaligus dalam pertempuran massa atau situasi pertempuran yang padat.
  2. Kemampuan Elemental Burst: Keterampilan Burst Chongyun, Rimechaser Blade, memberikan pukulan Cryo besar yang mampu menyebabkan kerusakan tinggi terhadap musuh tunggal, serta mengkonversi serangan fisik karakternya menjadi Cryo selama durasi keterampilan. Ini meningkatkan potensi kerusakan fisik dan reaksi elemental Cryo lebih lanjut.
  3. Kecepatan Serangan: Chongyun memiliki kecepatan serangan yang cukup tinggi, yang memungkinkannya untuk melakukan serangan berulang dengan cepat dan menghasilkan lebih banyak kerusakan dalam waktu yang lebih singkat.
  4. Combo Potential: Kombinasi keterampilan Elemental Chongyun dengan karakter lain yang dapat menyebabkan reaksi elemental bisa sangat menguntungkan. Misalnya, menggabungkannya dengan karakter Hydro seperti Xingqiu atau karakter Electro seperti Fischl dapat menghasilkan reaksi Frozen atau Superconduct yang kuat.

Update informasi menarik seputar anime, game, lifestyle serta teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id juga menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan juga terjangkau.