Tag Archives: Game

Modern Warfare 2 dan Warzone 2.0 Ungkap Season 3

GAMEFINITY.ID, Bandung – Activision akhirnya mengungkap detail tentang season ketiga dari Call of Duty: Modern Warfare 2 dan Warzone 2.0 yang akan meluncur 12 April mendatang. Seperti biasa, mereka mengungkap roadmap yang berisi berbagai konten akan datang dan masih sangat masif. Konten yang akan datang di antaranya adalah map baru, senjata baru, dan yang terpenting dua operator baru.

Update Season 3 untuk Modern Warfare 2

Di season 3, Modern Warfare 2 akan menghadirkan kembali mode Gunfight dengan empat map. Terdapat pula lima map baru untuk multiplayer dan juga misi Special Ops baru.

Baca juga:

Call of Duty Modern Warfare 2 Gunfight
Gunfight

Pertama kali diperkenalkan di Modern Warfare (2019) dan menjadi precursor dari Gulag di Warzone, mode Gunfight kini hadir di Modern Warfare 2. Gunfight merupakan mode 2v2 di mana Loadout acak dan map bergaya cage kecil menjadikan combat ber-pace cepat. Cara untuk memenangkan rondenya adalah mengalahkan duo lawan hingga health habis atau menjadi pertama yang mengambil bendera Overtime di tengah map. Duo yang pertama memenangkan enam ronde menjadi pemenang match.

Terdapat empat map yang masuk map rotation dalam Gunfight, yaitu Alley, Blacksite, Shipment, dan Exhibit.

Call of Duty Modern Warfare 2 Rohan Oil
Rohan Oil
Call of Duty Modern Warfare 2 Black Gold
Black Gold
Call of Duty Modern Warfare 2 Satiq Cave Complex
Satiq Cave Complex

Terdapat pula lima multiplayer map, lebih tepatnya tiga core map dan dua battle map. Dua core map yang akan meluncur saat season 3 dimulai adalah Pelayo’s Lighthouse dan Black Gold, sementara Alboran Hatchery menjadi core map yang akan diluncurkan nanti. Rohan Oil dan Sattiq Cave Complex menjadi battle map yang juga akan meluncur season ini. Activision juga akan meluncurkan satu lagi core map saat pertengahan season.

Call of Duty Modern Warfare 2 Cranked
Cranked
Call of Duty Modern Warfare 2 GW Infected
GW Infected

Call of Duty: Modern Warfare 2 juga akan kedatangan tiga mode baru, yaitu Cranked dari Call of Duty: Ghosts, Face-off yang merupakan mode 3v3 dari Call of Duty: Modern Warfare 3 (2011), dan GW Infected. Cranked akan meluncur pada awal season sedangkan Face-off dan GW Infected akan hadir saat pertengahan season.

Call of Duty Modern Warfare 2 Season 3 Special Ops Mission
Special Ops Mission in Season 3

Terakhir, Special Ops akan menghadirkan update konten besar berbentuk misi baru. Dalam misi Special Ops baru, operator harus bertarung melawan Las Armas Cartel di Al Mazrah. Selain itu, episode Raid baru akan hadir saat pertengahan season.

Baca juga:

Update Season 3 untuk Warzone 2.0

Call of Duty Warzone 2 Massive Resurgence
Massive Resurgence

Sementara itu, Warzone 2.0 akan kedatangan versi baru dari mode Resurgence bernama Massive Resurgence berlatar di map Al Mazrah. Mode ini akan memiliki player count maksimal 150 pemain, sudah disesuaikan dengan ukuran map Al Mazrah.

Call of Duty Warzone 2 Gulag in Al Mazrah Modern Warfare 2
Gulag in Al Mazrah

Di season 3, Operator yang sudah gugur selama gameplay akan masuk Gulag di Al Mazrah. Map tersebut dinamakan Blacksite, sebuah training ground bagi pemain yang ingin kembali ke warzone.

Call of Duty Warzone 2 Plunder Modern Warfare 2
Plunder

Ditambah, terdapat Plunder sebagai mode baru di Warzone 2.0. Plunder merupakan mode di mana tim yang mendapat cash terbanyak menang, cash dapat diperoleh dengan membasmi lawan dan mengambil barangnya, melakukan loot demi Supply Box, dan menyelesaikan tantangan tertentu.

Terdapat pula berbagai fitur baru di Battle Royale, yaitu redeploy drone di Al Mazrah, mengenakan Tempered Plate Carrier, dan UAV Tower. Ketiganya akan meluncur pada awal season. Fitur lain yang akan meluncur pada pertengahan season di antaranya Decontamination Stations, Item Perk Package, dan Gulag Entry Kit.

Call of Duty Warzone 2 World Series of Warzone
Call of Duty Warzone 2 World Series of Warzone Modern Warfare 2

Terakhir, Activision akan kembali menggelar World Series of Warzone, sebuah turnamen Warzone. Turnamen itu akan berekspansi ke region baru dan juga menggelar babak final langsung. Sambil menunggu, Ranked Play akan hadir di Warzone 2.0 pada pertengahan season.

Event, Senjata, dan Operator Baru di Modern Warfare 2 dan Warzone 2.0

Call of Duty Modern Warfare 2 Alejandro Vargas
Alejandro Vargas
Call of Duty Modern Warfare 2 Valeria Garza
Valeria Garza

Call of Duty: Modern Warfare 2 dan Warzone 2.0 kedatangan dua operator baru yang sekaligus menjadi rival sebagai salah satu reward dari Battle Pass, yaitu Alejandro Vargas dan Valeria Garza. Tidak sampai di situ, Activision juga berjanji akan menghadirkan lebih banyak operator saat pertengahan season.

Call of Duty Modern Warfare 2 FJX Impreium
FJX Impreium
Call of Duty Modern Warfare 2 Cronen Squall
Cronen Squall

Selain itu, terdapat dua senjata yang menjadi reward Battle Pass saat peluncuran, yaitu sniper rifle FJX Imperium dan battle rifle Cronen Squall. Ada juga dua senjata baru yang akan diperkenalkan mulai Season 3 Reloaded.

Call of Duty juga akan menghadirkan event trophy hunt One for the Collection yang akan meluncur dua hari setelah season 3 dimulai. Saat event ini berlangsung, pemain akan drop trophy berupa koin saat mereka gugur di mode manapun. Trophy ini juga dapat diperoleh dengan menyelesaikan tantangan tertentu.

Baca juga:

Nantinya, trophy ini dapat ditukar dengan berbagai reward seperti blueprint senjata, skin kendaraan, dan bahkan Battle Pass tier skip. Event ini akan tersedia di Modern Warfare 2 dan Warzone 2.0.

Call of Duty Modern Warfare 2 & Warzone 2 Season 3 Roadmap
Roadmap Call of Duty: Modern Warfare 2 dan Warzone 2.0 season 3

Itulah rangkuman detail dari season ketiga dari Call of Duty: Modern Warfare 2 dan Warzone 2. Untuk detail lebih lanjut, pemain dapat mengunjungi laman resminya. Season 3 akan dimulai 12 April.

Playoffs MPL ID S11, Evos Jegal RRQ ke Final Lower Bracket

GAMEFINITY, Jakarta – Playoffs lower bracket MPL ID S11 antara Evos vs RRQ berlangsung dengan sengit. Evos yang kalah dari onci pada pertandingan sebelumnya, bertemu dengan RRQ yang harus turun setelah dikalah Alter Ego. Meskipun akhirnya Evos terus melaju ke final lower backet, setelah mengalahkan RRQ dengan skor 3-2.

Laga el classico berlangsung dengan sengit dan seru. Saling srang dan Saling Counter terjadi pada laga playoffs lower bracket. Kedua tim inj berusaha untuk melaju ke final lower bracket menunggu tim yang kalah antara Onic VS Alter Ego di upper bracket. Berikut rangkuman pertandingan Evos vs RRQ,

Balas dendam di el classico MPL ID S11

Game 1, El Classico bertemu di Lower Bracket MPL ID S11

Pada game pertama Evos vs RRQ terjadi sangat sejak awal permainan kedua tim saling jual beli serangan. Akan tetapi kesalahan, demi kesalahan dilakukan oleh para pemain RRQ. Itu langsung dimanfaatkan oleh pemain Evos yang memiliki set up lebih baik.

Baca juga:

Kunci kemenangan Evos adalah mengincar Clayy dan Skylar. Kedua pemain yang memegang dealer damage ini terus menerus diincar. Beberapa kali, Clayyy pick off langsung oleh Saykots. Di sisi lain, Evos memang berhasil memegang dominasi terbukti dengan mendapatkan 5 lords. Kedua tim bermain sangat alot dengan 32 menit, sebelum RRQ hatus menyerah di game 1.

Game 2, RRQ Menyamakan Skor

Pada game kedua RRQ yang tertinggal mencoba bermain dengan agresif. Sadar ujung tombak Evos adalah Branz, para pemain RRQ fokus untuk menekan Branz. Sayangnya, Branz masih dijangkau dan justru menjadi kesalahan untuk RRQ dalam war.

RRQ menggunakan hero yang cenderung merupakan counter serangan. Pemain RRQ harus menunggu inisiasi war dilakukan oleh Evos. Hal itu terjadi karena hero yang digunakan pemain RRQ seperti Diggie, Pharsa, Fredrinn, Brody dan Arlott.

Sadar bahwa mereka tidak boleh membuka tim fight, RRQ mengubah strategi. Lemon mengincar branz terus menerus dan war menunggu fight yang dibuka oleh Evos. Hal ini dilakukan agar resources skill pemain Evos keluar terlebih dahulu. Game kedua ini berhasil diambil oleh RRQ dan membuat kedudukan 1-1.

Baca juga:

Game 3, Perang Hero Tebal di MPL ID S11

Meta jungler tebal, benar-benar terjadi di sejak game kedua memang. Tetapi game ketiga adalah game yang oenuh dengan durabilitas. Setidak hero sepertin Yu Zhong, Minsitthar, Martis, Lapu-lapu, Akai dan Fredrinn muncul dalam 1 pertandingan.

Sayangnya, Branz dengan hero andalannya selama MPL ID S11 yaitu Claude, menyulitkan pemain RRQ. Selain iti beberapa kali team fight, resources Vyn bahkan keluar terlebih dahulu sebelum fight terjadi. Hal itu dimanfaatkan oleh pemain Evos. Selain itu war yang dipisah membuat Evos diuntungkan. Hal itu terjadi berkali-kali.

Akhir game, Evos berhasil kembali memjmpin 2-1 dengan menang pada game ke-3. Hal ini tentu saja membuat Evos di atas angin karena butuh 1 kemenangan saja.

Baca juga:

Game 4, RRQ Menarik Evos Kepinggir Jurang yang Sama

Sama seperti pada game ke-3, Evos bermain durability. Empat hero dengan HP tebal menghantui RRQ. Bahkan hal itu menjadi kesulitan bagi RRQ di early game. Skylar berkali-kali ter-pick off oleh Dreams yang menggunakan Franco.

Akan tetapi, RRQ yang terus bermain disiplin mampu menahan agresifitas para pemain Evos. Menjadi resiko Evos, ketika bermain durabilitas, maka tidak memili damage yang cukup. Hal itu dimanfaatkan oleh pemain RRQ dengan membawa permain hingga late game. Jelas saja RRQ mamph menguasai gameplay late game. Hingga akhirnya menyamakan kedudukan 2-2.

Game 5, Pembuktian Sang Macan di MPL ID S11

Evos berhasil menang di MPL ID S11

Pertandingan ke-5 menjadi pertandingan penentuan bagi Evos maupun RRQ. Evos membawa Melissa sebagai carry utama tim, sedangkan RRQ membawa Beatrix sebagai Carry utama. Sejak awal permainan, RRQ ingin memastikan bermain cepat hal itu dapat dilihat dengan adanya Beatrix. Pertandingan seperti berjalan sesuai rencana bagi RRQ, karena Evos terlihat tertekan. Hingga berkali-kali dikurung di Base Trretnya sendiri.

Disiplin yang kuat membuat game ini menjadi sangat lama. Evos yang bermain dengan disiplin, selalu melakukan defense ketika 1 pemainnya ter-pick off. Hasilnya hingga menit ke 30, pertahanan Evos tidak tertembus.

Baca juga:

Moment epic comeback terjadi ketika war di area lord. Saykots yang membuka war dengan membawa petrify berhasil menumbangkan 2 orang. Clayyy dan Vyn adalah tumpuan highround RRQ. Benar saja, ketika lord datang Evos melakukan All im ke arah base turret RRQ. Sehingga sang raja dijatuhkan ke dalam jurang dan tidak dapat meneruskan pertanding di MPL ID S11.

Moment epic comeback ini sangatlah mengingatkan pada pertandingan RRQ vs AE pada season 6. Dimana Albert saat itu yang menggunakan Ling berhasil membalikkan keadaan. Sauangnya, ceritanya kalk terbalim Evos yang melaju ke final lower bracket. Congrats Evos Legends.

PlayStation sedang Buat Konsol Handheld Gaming Baru?

GAMEFINITY.ID, Bandung – Kesuksesan Steam Deck turut membangkitkan industri konsol handheld. Sejak saat itu, berbagai perusahaan teknologi berlomba-lomba untuk membuat konsol handheld sendiri. Tampaknya, PlayStation tidak ingin ketinggalan. Pasalnya, mereka tengah dilaporkan sedang membuat konsol handheld-nya sendiri.

Ini mungkin akan menjadi comeback bagi PlayStation di industri konsol handheld. Mereka sebelumnya meraih kesuksesan dengan PSP. Upaya selanjutnya, PS Vita, telah dianggap mengecewakan hingga memicu mereka meninggalkan handheld gaming.

Baca juga:

Q-Lite, Konsol Handheld Baru PlayStation?

PlayStation Remote Play
Konsol handheld baru PlayStation andalkan Remote Play?

Menurut laporan Insider Gaming, konsol handheld baru PlayStation itu memiliki codename Q Lite. Konsol tersebut akan mengandalkan fitur Remote Play PlayStation 5, sebuah fitur yang telah dipromosikan akhir-akhir ini. Tujuan utama dari konsol ini agar penggunanya dapat secara praktis bermain game PS5 dengan cara handheld.

Insider Gaming juga mendapati Q Lite bukanlah konsol cloud gaming, tetapi tetap membutuhkan koneksi internet stabil untuk mengandalkan streaming adaptif hingga 1090p dan 60FPS. Karena mengandalkan fitur Remote Play, Q Lite membutuhkan konsol PlayStation 5 untuk dapat menggunakannya.

Tampak fisik dari Q Lite akan mirip controller PlayStation 5. Bedanya, konsol ini memiliki layar sentuh LCD delapan inci di tengahnya. Konsol itu dipercaya memiliki adaptive trigger untuk haptic feedback dan sudah termasuk tombol volume, speaker, dan input jack audio. Saat ini, Q Lite dipercaya sedang berada dalam fase QA.

Jadi Bagian dari Fase Kedua PS5?

Jeff Grubb, sosok terkenal sebagai leaker industri dari Giant Bomb, justru menganggap dirinya hanya pernah mendengar Sony sedang mengembangkan konsol handheld cloud gaming. Ia juga membantah konsol itu sebagai penerus PS Vita.

Baca juga:

Menurut Grubb melalui podcast Game Mess Decides, Sony berencana untuk mengumumkan fase kedua dari PS5. Disebutkannya bahwa fase kedua lebih mengarah ke hardware baru, termasuk Q Lite. Hardware lainnya yang disebutkan akan diumumkan adalah earphone wireless Project Nomad, headset wireless Project Voyager, dan detachable disc drive PlayStation 5. Ia menyebut semuanya akan diumumkan dalam waktu dekat, kemungkinan PlayStation Showcase Juni 2023 menjadi peluang terbesar.

Sony belum menganggapi rumor tentang konsol handheld terbarunya sejauh ini.

Misi Kesebelas GTA 5 Menyusup ke Toko Permata

GAMEFINITY, Jakarta – Misi kesebelas di GTA 5 yaitu menyusup ke dalam toko permata. Misi ini masih dijalankan oleh Michael dan Lester. Misi ini nantinya akan menjadi pendukung Misi Perampokan. Tunggu update berikutnya untuk artikel Misi Perampokan.

Michael menemui Lester di pabrik garmennya. Setelah itu cutscene menampilkan percakapan Lester menyuruh Mike menggunakan kacamata untuk memotret toko perhiasan secara diam-diam.

Baca juga :

Menggambar Situasi di GTA 5

GTa 5
Masuk ke Toko Permata

Mereka berdua pergi ke Toko Perhiasan Vangelico untuk memulai misi. Saat pertama memainkan misi ini, kamu perlu mengenakan jas untuk memulai misi ini. Namun untuk misi replay, tidak masalah jika tidak menggunakan jas.

Persyaratan Medali Emas “Perfect Picture”

GTA 5
Kamu perlu mengambil foto dengan 3 perangkat keamanan. Bergerak menuju pintu depan, kemudian potret seperti gambar di atas. Pastikan tombol, ventilasi, dan kamera cctv tertangkap olehmu dalam satu frame.

Baca juga: 

Naik ke Rooftop

GTA 5
Unit AC di Rooftop

Setelah itu, kamu harus berkeliling blok dan naik ke atap melalui bangunan yang sedang direnovasi untuk mencari sumber ventilasi toko. Naik tangga untuk mencapai atap. Cari tempat tertinggi di blok tersebut untuk memotret unit AC.

Persyaratan Medali Emas “Time”
Selesaikan misi dalam waktu 8:00 menit dengan melewati semua cutscene.

Kemudian setelah selesai, kembali ke mobil dan berkendara menuju pabrik garmen untuk menyelesaikan misi.

Baca juga:

Pasca-Misi: Rencana Perampokan GTA 5

GTA 5
Perencanaan Perampokan

Segera setelah misi, Lester akan menjelaskan dasar untuk pencurian, dan Mike harus memutuskan apakah akan melakukan dengan cara yang cerdas atau dengan cara yang keras.

Anda harus menyelesaikan dua misi lagi jika memilih cara Cerdas, tetapi hanya satu misi jika memilih cara Keras (meskipun ini lebih berisiko). Buatlah keputusan yang tepat!

Baca juga:

Kru Perampokan di GTA 5

GTA 5
Kru Perampokan

Pengemudi

  • Eddie Toh – Jika terpilih, ia akan memberikan arahan dan menyediakan sepeda motor trail untuk mempermudah berkendara melalui terowongan. Dia akan mengambil semua permata dengan menggunakan teknik Loud. Potongan 14%.
  • Karim Denz – Jika dipilih, dia tidak akan memberikan petunjuk arah saat melarikan diri dan harus berhenti di terowongan untuk memulihkan posisinya, dan motor jalanan yang dia berikan akan sulit untuk bermanuver di lumpur. Dia juga akan kehilangan beberapa permata jika dia mengambil cara Keras. Potongan 8%.

Penembak

  • Gustavo Mota – Jika dipilih, dia tidak akan menjatuhkan perhiasan dan tidak akan merusak motornya. Jika cara Keras digunakan, dia akan dengan terampil menjaga konsumen tetap terkendali. Potongan 14%.
  • Packie McReary* – Jika dipilih, dia tidak akan menggunakan cara Cerdas dan tidak akan merusak motornya. Jika cara Keras digunakan, dia akan dengan terampil menjaga konsumen tetap terkendali. Potongan 12%.
  • Norm Richards – Jika dipilih, dia kehilangan banyak berlian selama perampokan. Target perampokan kamu tidak akan tercapai dalam cara Cerdas dan Keras. Kemudian salah satu tawanan mencoba melarikan diri, akibatnya akan memaksa Michael untuk berurusan dengan mereka. Selain itu, dalam kedua kasus tersebut, dia menghancurkan sepedanya sebelum mencapai terowongan, menjatuhkan ranselnya dan menyebabkan cedera. Namun, Franklin dapat memegang koper Norm saat mengendarainya. Pemotongan 7%.

Peretas

  • Paige Harris – Jika dipilih, pemain akan memiliki waktu 90 detik untuk mengumpulkan permata. Potongan 15%.
  • Christian Feltz – Jika dipilih, pemain akan memiliki 60 detik untuk mengumpulkan permata. Potongan 10%.
  • Rickie Lukens** – Jika dipilih, pemain hanya memiliki waktu 50 detik (30 detik di edisi konsol asli) untuk mengumpulkan semua permata. Potongan 4%.

* Pemain harus terlebih dahulu menyelesaikan tugas karakter orang asing.
** Hanya jika Michael menerima teleponnya setelah misi ” Permintaan Seorang Teman “.

Update informasi menarik lainnya seputar game, anime, esports, pop culture, serta teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Wajib Beli Remaster, Ark: Survival Evolved di-Review Bomb!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Studio Wildcard sudah mengumumkan Ark: Survival Evolved akan mendapat versi remaster-nya, Ark: Survival Ascended, yang rilis Agustus ini. Sayangnya, pengumuman ini membuat penggemar murka sampai mereka melakukan review bomb. Apa yang terjadi sebenarnya?

Versi Remaster dari Ark: Survival Evolved Diumumkan Bersama dengan Penundaan Ark 2

Ark: Survival Evolved remaster
Ark: Survival Ascended, versi remaster dari Ark: Survival Evolved

Sebelumnya, Studio Wildcard mengumumkan mereka memilih untuk menunda perilisan Ark 2 karena tantangan menggunakan Unreal Engine 5 untuk mengembangkannya. Pada saat yang sama, mereka juga mengumumkan versi remaster dari Ark: Survival Evolved yang juga dikembangkan menggunakan Unreal Engine 5, yaitu Ark: Survival Ascended.

Awalnya versi remaster itu akan rilis sebagai free update sebagaimana yang dilaporkan DualShockers. Pendiri Studio Wildcard, Jeremy Stieglitz, pernah menyebut di Twitter Januari lalu bahwa remaster itu akan gratis pada semua pemain. Cuitan itu kemudian dihapus.

Untuk menikmati Ark: Survival Ascended, mereka harus membelinya kembali. Khusus pengguna PlayStation, mereka harus mengeluarkan biaya sebesar US$39,99 hanya untuk versi remaster-nya. Lain cerita bagi pengguna PC dan Xbox, mereka harus membeli Ark Respawn Bundle yang berisi versi remaster serta Ark 2 senilai US$49,99. Jika mereka membeli versi remaster itu, progress mereka akan dipindahkan agar dapat menikmati game buatan Studio Wildcard itu.

Tidak hanya itu, server resmi Ark: Survival Evolved akan ditutup tepat setelah peluncuran Ark: Survival Ascended.

Baca juga: 

Merasa Dipaksa Beli Fans Murka dan Beramai-ramai Beri Review Bomb!

Pengumuman ini tentu menuai kemarahan penggemarnya. Mereka kecewa bahwa versi remaster-nya secara harfiah berupa update berbayar secara harga penuh. Mereka merasa dipaksa untuk membeli game yang sama dua kali.

Lebih buruk lagi, bundle dari Ark: Survival Ascended sama sekali tidak termasuk DLC yang sudah rilis sebelumnya. Ini berarti pemain harus membeli semua DLC kembali jika ingin menikmati remaster-nya.

Alhasil, penggemar beramai-ramai mengkritik keputusan Studio Wildcard ini baik di Reddit dan Steam. Tidak sedikit penggemar yang memperingatkan agar tidak membeli Ark: Survival Evolved.

Studio Wildcard belum memberikan tanggapan tentang kritikan pada Ark: Survival Ascended saat ini.

Playoff MPL ID S11 Ganyang Evos 3-0, Onic Masih Terlalu Kuat

GAMEFINITY, Jakarta – Pertandingan Playoffs MPL ID S11 Hari kedua, Onic melawan Evos Legends menjadi pertandingan penentuan untuk maju ke tingkat selanjutnya. Kedua tim bertemu untuk yang ketiga kalinya. Sebelumnya mereka bertanding di Regular Season dengan perolehan nilai sebagai berikut.

Evos 0 vs 2 Onic (Minggu 6)
Onic 2 vs 1 Evos (Minggu 3)

Bagaimana keseruan pertandingan antara Onic dan Evos Legends pada Playoffs MPL? Simak jalan pertandingan yang dirangkum Gamefinity!

Baca juga: 

Playoffs MPL ID S11 Hari Kedua: Onic vs Evos

Game 1, Onic Bermain Sangat Objektif

Onic vs Evos Playoffs MPL ID S11
Onic Bermain Objektif

Pertandingan pertama dimulai dengan formasi sebagai berikut:
Onic: Joy (Kairi), Kadita (S A N Z), Melisa (CW), Khufra (Kiboy) , dan Terizla (Butsss).
Evos: Minsitthar (Saykots), Fredrinn (Tazz), Kaja (DreamS), Lunox (Hijumee), dan Brody (Branz).

Dari formasi tersebut, terlihat Onic akan memainkan mode offensive. Sedangkan Evos mengambil hero dengan poke yang besar. Terlihat bahwa Onic bermain sangat objektif. Hal ini dibuktikan saat Onic berhasil menyolong Lord pada menit ke 9. Sangat disayangkan Evos tidak bisa mempertahankan tempo di Early Game. Akibatnya, Onic memenangkan pertandingan pertama dengan hasil 13 Kill. Permainan berlangsung singkat selama 17.59 menit.

Baca juga: 

Game 2, Selangkah Upper Bracket MPL ID S11

Onic vs Evos Playoffs MPL ID S11
Beatrix (Onic) Legendary

Pada formasi di pertandingan kedua, Evos memilih formasi sebagai berikut:
Joy (Tazz), Yve (Hijumee), Arlott (Saykots), Estes (DreamS), serta Brody (Branz).
Valentina (S A N Z), Fredrinn (Kairi), Beatrix (CW), Masha (Butsss), dan Kadita (Kiboy).

Pertandingan masih didominasi oleh Onic. Dari awal sampai akhir, semua Turtle dan Lord berhasil diamankan oleh Tim Landak tersebut. Pada menit ke 10 saja, Onic unggul dari segi Gold selisih 9K. Permainan yang sempurna dengan memangkas semua Turret Evos, sedangkan Turret Onic masih utuh semua tak tersentuh. Permainan ditutup dengan Beatrix dengan Legendary.

Baca juga: 

Game 3, Onic Turunkan Evos ke Lower Bracket Playoffs MPL ID S11

Onic vs Evos
Onic Tak Sabar Bertarung dengan Alter Ego

Tak belajar dari pengalaman, Beatrix dan Fredrinn berhasil di-pick kembali oleh Onic. Sedangkan Evos malah memilih Valentina. Walaupun dari ketiga pertandingan Evos selalu First Blood, tapi Onic selalu unggul dari segi Gold.

Onic sudah menguasai Land of Dawn. Terlihat bahwa Onic memangkas habis lagi semua Turret Evos selama 17 menit dengan total 11 Kill. Sedangkan Evos hanya berhasil mendapat 2 Kill. Selama pertandingan terlihat Onic selalu mengintimidasi Evos dengan memberikan Stiker dan melakukan Recall berulang. Saat siaran menampilkan replay percakapan Tim Onic, terdengar kata “ganyang” beberapa kali. Hal ini menunjukan Onic sangat bersemangat untuk menghabisi Evos di Playoffs Keempat kali ini.

Pertandingan berikutnya Onic melawan Alter Ego. “Buat besok (paling) lebih excited, sih,” ujar Kiboy pada Live Stream MPL ID S11. Sedangkan Evos akan menghadapi RRQ yang kalah dari Alter Ego.

Baca juga: 

Update informasi menarik lainnya seputar game, anime, esports, pop culture, serta teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.