Tag Archives: Game

Event Perayaan Cookie Run: Kingdom Guide The Dream Express

GAMEFINITY.ID, JAKARTA – Dream Express merupakan bagian dari event perayaan kedua Cookie Run: Kingdom yang dimana kalian akan memulai perjalanan kalian dengan menaiki kereta mimpi yang dikondekturi Milky Way serta mengumpulkan skor sebanyak-banyaknya yang dapat ditukarkan menjadi Diamond setelah event tersebut usai.

Mini Games The Dream Express Berbeda Dengan Black Pearl Island

Cookie Run: Kingdom

Skema yang dibawakannya hampir serupa dengan event Duskgloom Black Pearl Island. Dimana kalian akan menjelajahi area, melawan boss serta final boss, mini games, dan lain sebagainya. Terdapat sedikit perbedaan diantara keduanya, yakni buff yang bisa diupgrade hingga level 3, diperbanyaknya mode coin, buff yang bisa kalian pilih apabila kalian menemui tulang ikan, radio, dan lain sebagainya. Serta artifact yang bisa kalian aktifkan setelah menyelesaikan perjalana sebelumnya

Baca juga: Gameplay Stardust Cookie

Pintar-Pintar dalam Memilih Buff Tim

Cookie Run: Kingdom

Tips pertama, adalah pemilihan team buff. Hal ini dikarenakan akan memengaruhi stat tim kalian ketika menghadapi musuh. Selain itu dibutuhkan juga coin untuk menambah maupun melakukan upgrade buff ketika tiba di stasiun. Pastikan untuk mendapatkan buff berupa tambahan Crit, ATK, heal, periodic damage, serta dmg Resistant untuk memudahkan kalian jika menghadapi musuh. Pastikan untuk tidak absen dari space ikan, radio, atau sejenisnya.

Terkadang mereka juga memberikan tambahan buff.

Jangan Lewatkan Battle Space

Sebisa mungkin kalian harus menyelesaikan battle guna menghindari kerusakan kereta api kalian. Kalian juga diberikan kesempatan bertarung sebanyak empat kali. Apabila kalian mengalami kekalahan terutama apabila kalian bermain di mode master, maka durabilitas kereta akan semakin menyusut. Untuk menghindarinya kalian bisa mengulang kembali perjalanan kalian dan meracik buff yang tepat. Selain kesalahan dalam memilih tim, pengaturan buff yang keliru juga menyebabkan kalian kesulitan bila menghadapi musuh.

Final Boss

Setelah kalian tiba di space Black Hole yang menjadi final boss di mini game The Dream Express, kalian harus bisa memberikan damage sesuai dengan yang diminta oleh quest. Selain itu sistem battle juga berbeda ketika kalian melawan Black Pearl sebagai final boss Black Pearl Island sedikit. Lantaran skema yang digunakan seperti kalian memainkan mode cake hound.

7 Game Zombie Terbaik Sepanjang Masa, The Last of Us Masuk?

GAMEFINITY.ID, Bekasi – Siapa yang suka dengan game yang bertemakan zombie? Seperti yang kita ketahui bahwa game zombie dibuat dari cerita fiksi untuk film dan novel. Makhluk ini memiliki insting untuk memakan manusia dan makhluk–makhluk hidup lainnya.

Dilansir Red Bull, game konsol pertama yang menampilkan zombie adalah Zombie Zombie dari Quicksilva yang dirilis pada tahun 1984.

Dalam game, zombie dibuat ada yang bisa berjalan hingga ada juga yang loncat ataupun melakukan parkour. Zombie pun semakin berkembang menjadi villain.

Baca juga: Ini Dia, 5 Rekomendasi Anime Sports yang Memacu Adrenalin

Daftar Game Zombie Terbaik Sepanjang Masa

Tujuh game bertemakan zombie ini dinilai sebagai game zombie terbaik sepanjang masa. Bahkan ada yang mendapatkan penghargaan Game of the Year loh. Ada yang pernak kalian mainkan?

  1. The Last of Us

Game Zombie

Game zombie pertama yang harus dimainkan adalah The Last of Us yang dirilis pertama kali pada tahun 2013 di Playstation 3. Apalagi game ini sekarang dijadikan serial dan tayang di HBO Max. Permainan pun kembali viral.

Game The Last of Us ini sudah mendapatkan 240 penghargaan Game of the Year pada tahun 2013. Permainan ini dinilai 9 dan 10. Angka ini memang pantas disematkan karena game ini sudah dalam tahap sempurna. Cerita yang menyentuh dan seru, permainan yang menegangkan, sampai grafis terbaik ada dalam permainan konsol tersebut.

Game The Last of Us sudah ada dalam bentuk Re-master dan tersedia di PS4.

Baca juga: Wajib Kamu Coba 10 Game Gratis Tanpa Iklan

  1. Resident Evil Series

Game Zombie

Mungkin dari kalian lebih tahu kalau Resident Evil merupakan serial film zombie terkenal. Namun, kenyataannya Resident Evil merupakan game series yang rilis pertama kali pada ahun 1996 oleh Capcom. Sampai sekarang Resident Evil menjadi salah satu seri game zombie paling laku.

Hingga saat ini sudah ada tujuh game Resident Evil Series. Disarankan kamu harus mencoba seri Resident Evil 2 Remake, Resident Evil 4, dan Resident Evil 7. Keseruannya tersendiri terletak pada grafis klasik terbaik yang bikin kamu merinding ketakutan.

Baca juga: Ini Dia List 20 Game Offline Terbaik Saat Kehabisan Kuota

  1. World War Z

Game Zombie

World War Z sendiri pertama kali menjadi sebuah film, di mana nantinya dikembangkan menjadi sebuah game dengan judul yang sama. Permainan World War Z tersedia untuk konsol Playstation 4, Xbox One, dan PC.

World War Z mirip seperti Left 4 Dead karena permainan tembak-tembakan ini dimainkan per stage dan bisa dilakukan online serta offline. Game ini baru dirilis pada 16 April 2019

  1. Days Gone

Game Zombie

Days Gone dirilis pada 26 April 2019 yang diluncurkan eksklusif di Playstation 4. Zombie dalam game ini disebut “Freakers” dan mereka gemar berkumpul menjadi satu kelompok untuk menyerang mangsanya.

Game ini bisa dimainkan untuk single player. Kisah dan permainannya sangat seru dan mengasyikkan.

  1. Dying Light

Dying Light menjadi game zombie terbaik selanjutnya untuk konsol PS4, Xbox One hingga PC. Game yang dirilis pada 2015 ini memang sangat menengangkan. Apalagi saat malam hari tiba di dalam game tersebut karena zombie akan mengejar sang pemain.

Zombie di sini tidak hanya berlari saja, melainkan juga bisa melompat tinggi hingga parkour. Pastinya kamu deg-degan saat bermain game ini.

  1. Life After

Game Zombie

Life After merupakan game RPG yang dirilis untuk Android dan iOS dengan gratis. Sejak permainan ini muncul pada 2018, game ini termasuk paling laris karena lebih dari satu juta orang mengunduhnya.

Sampai saat ini Life After masih masuk ke dalam 10 game terbaik di Top Grossing Games Google Play Store.

  1. Plant vs Zombies Series

Game Zombie

Baca juga: Kesal Performa Game di Android, Begini Cara Meningkatkannya

Sebagian besar dari kalian pasti tahu tentang game Plant vs Zombies Series. Kamu akan mengendalikan tanaman – tanaman ini untuk melawan para zombie. Berbagai macam tanaman ini mempunyai kekuatan agar bisa melindungi rumah dari serangan para zombie.

Game ini pertama kali dirilis untuk PC dan iOS pada tahun 2009 lalu. Pada tahun 2013 sekuel kedua Plant vs Zombie 2: It’s About Time muncul. Ada juga seri Plants vs Zombies: Garden Warfare.

Microsoft dan Cloud Ubitus Berkaitan Activision Blizzard?

GAMEFINITY.ID, JAKARTA – Microsoft baru-baru ini kembali mengadakan kerjasama dengan perusahaan cloud gaming, yakni Ubitus yang berpusat di kota Tokyo, Jepang. Dilakukannya kerjasama ini bertujuan memperluas bisnis gaming mereka. Kerjasama antarkedua perusahaan ini dilakukan selama sepuluh tahun ini juga mulai membuka banyak game dari Microsoft lainnya terutama di negeri Sakura tersebut.

Kerjasama Microsoft Ada Kaitannya Dengan Akuisisi Activision Blizzard?

Microsoft dan Cloud Ubitus

Phil Spencer dalam postingannya di Twitter mengungkapkan bahwa alasan ditekennya kontrak kerjasama antara Microsoft dengan Cloud Gaming Ubitus adalah dimasukkannya beberapa game Xbox mereka serta game dari Activision Blizzard jika rencana akuisisi tersebut berhasil. Phil menambahkan bahwa bentuk kerjasama ini menjadi komitmen mereka untuk memberikan lebih banyak game-game baik dari Xbox maupun Activision Blizzard.

Entah mengapa Microsoft sendiri masih bersikeras untuk mengakuisisi perusahaan Activision Blizzard walau beberapa raksasa game lainnya telah mewanti-wanti Microsoft lantaran berpotensi mematikan industri game lainnya.

Baca juga: Pemicu Starfield Dapat Rating 18 Di Australia

Mengenal Ubitus Cloud Gaming Dan Pengalamannya Di Industri Gaming

Sementara itu, Ubitus sendiri bukanlah sosok pemain baru yang baru saja malang melintang di industri game. Pasalnya sudah banyak publisher game yang telah bekerjasama dengan perusahaan cloud gaming tersebut untuk Nintendo Switch yang memang menjadi konsol terpopuler di negara tersebut. Beberapa game yang dijalankan di cloud gaming tersebut antara lain Resident Evil Village, A Plague Tale: Requiem, dan masih banyak lagi.

Microsoft Kerjasaama Beberapa Perusahaan Game Lain

Sebelum dilakukannya kerjasama dengan Ubitus, Microsoft telah meneken kontrak dengan Boosteroid selama sepuluh tahun. Boosteroid sendiri merupakan perusahaan Cloud Gaming asal negeri Ukraina. Lagi – lagi tujuannya sama, ingin memasukkan game-game Xbox serta Activision Blizzard.

Dan terakhir, Microsoft juga bekerjasama dengan cloud gaming besutan Nvidia, Geforce Now serta nintendo guna menghindari monopoli perusahaan. Selain itu banyak pihak yang begitu menyayangkan sikap ambisius Phil dalam kerjasamanya dengan banyak perusahaan cloud gaming. Mereka khawatir game-game Activision Blizzard akan diturunkan performanya oleh Microsoft. Hal ini lantas memperpanjang sidang kasus Sony dan Microsoft yang saat ini masih berlangsung

Harvest Moon: The Wind of Anthos, Seri HM Open-World Natsume

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Natsume ungkapkan informasi dan preview terbaru untuk Harvest Moon: The Winds of Anthos game simulasi beternak yang akan hadir segera. Game terbaru Harvest Monn ini merupakan  perayaan ulang tahun ke-25 ini rencananya akan dirilis pada Summer 2023 tanpa ada informasi spesifik tentang akan hadir di platform apa.

New entry dalam seri ini pertama kali ditampilkan pada Desember 2022 lalu dengan serangkaian teka-teki silang yang menguraikan judul dan logo game, para developer juga telah diam sejak akhir tahun lalu, dengan hanya memecah keheningan sekarang dengan detail lebih lanjut.

Baca juga: Rune Factory Series, Spin-Off Harvest Moon dari Marvelous

Judulnya bukanlah bagian dari franchise seri Story of Seasons Marvelous XSEED, yang sebelumnya memisahkan diri dari Natsume, sehingga terus membuat judul simulasi pertanian dengan nama Story of Seasons, sementara Natsume mempertahankan judul original Harvest Moon yang dilokalkan.

Preview baru memberi penggemar visual dengan gaya seni 3D baru yang digunakan, bersama dengan pratinjau beberapa elemen lainnya seperti player HUD dan key characters yang ditampilkan dalam instalan terbaru dalam franchise Harvest Moon ini.

Preview Gameplay Harvest Moon: The Winds of Anthos

Natsume pertama kali akan merilis game seri Harvest Moon dengan gaya 3D Open-world pertamanya. Setidaknya game kali ini memiliki visual dan kebebasan pemain dalam eksplor dataran Anthos. Berikut beberapa preview apa saja yang bias dilakukan di game ini.

Jelajahi Dunia Anthos

Harvest Moon: The Wind of Anthos, Seri HM Open-World Natsume

Pemain dapat mencari dan menemukan lima kota unik dengan musim, terrain, dan penduduk desanya. Jelajahi dunia Anthos sembari mencari Harvest Wisps, tambang, hewan liar, dan banyak lagi lainnya. Preview kali ini menunjukkan area open world Anthos bersama dengan bangunan terkenal seperti letusan gunung berapi di kejauhan.

Baca juga: SOS: A Wonderful Life, Harvest Moon Rasa Real Life

Mengurus Ternak

Harvest Moon: The Wind of Anthos, Seri HM Open-World Natsume

Merawat ternak seperti sapi, domba, ayam, dan lainnya, dan dapatkan bonus di peternakan pemain. Kegiatan yang cukup umum dan menjadi focus permainan seri Harvest Moon ataupun Story of Seasons.

Selain hewan ternak, pemain juga dapat mengambil wujud peliharaan lain dari hewan liar yang ditemukan di seluruh dataran Anthos dan menjadikannya sebagai hewan peliharaan. Sudah termasuk kucing, anjing, parkit, serigala, dan banyak lagi lainnya.

Baca juga: Harvest Moon Dapatkan Judul Terbaru, Setelah Story of Season

Bersosialisasi dengan Penduduk

Harvest Moon: The Wind of Anthos, Seri HM Open-World Natsume

Rasanya kurang jika game Harvest Moon tidak memiliki fungsi daripada NPC sendiri. Dalam The Wind of Anthos, pemain dapat berinteraksi dengan banyak karakter penduduk dalam game ini. Setidaknya ada 5 penduduk bagian yang dapat diajak berinteraksi.

Harvest Moon: The Wind of Anthos, Seri Baru untuk Perayaan Ke-25 Harvest Moon

Harvest Moon: The Winds of Anthos memungkinkan pemain untuk menjelajahi tanah yang dikenal sebagai Anthos, yang merupakan rumah bagi para Harvest Sprite, roh yang melindungi manusia dan alam, serta goddess yang dikenal sebagai Harvest Goddess.

Sekitar 20 tahun yang lalu, letusan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah dataran vulkanik Anthos memaksa Harvest Goddess dan Harvest Sprite-nya menggunakan semua kekuatan mereka untuk melindungi orang-orang.

Baca juga: Alasan Harvest Moon Kalah Telak di Genre Farm Sim Saat Ini

Orang-orang dapat diselamatkan, tetapi letusan itu membuat desa-desa terputus satu sama lain. Percaya bahwa desa dan orang-orang yang terpisah suatu hari akan terhubung kembali, Harvest Goddess mengirim botol ke laut dengan surat, dan kunci ajaib kemudian tertidur lelap, serta berharap suatu hari akana da pahlawan untuk Anthos.

Update informasi menarik lainnya seputar game dan anime hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Penulis Forspoken Akui Ceritanya Tidak Dipakai Dalam Game

GAMEFINITY.ID, PATI – Forspoken menjadi salah satu game yang paling sering dibicarakan sejak awal perilisannya. Alasan dibalik hal tersebut tidak jauh – jauh banyaknya bug, dunia yang kosong, hingga eksploarasi dan gameplay yang membosankan. Selain itu, banyak pemain yang juga melontarkan kritik pedas terhadap kualitas cerita yang disajikan dalam game.

Penulis Forspoken Buka Suara

Penulis Gary Whitta baru saja buka suara mengenai apa yang terjadi dibelakang proses pembuatan game Forspoken. Dalam acara podcast Video Game Writting 101 bersama Alanah Pearce, Whitta memberi tahu bahwa sebenarnya dia tidak banyak terlibat dalam pengembangan cerita dan dialog Forspoken. Dalam wawancara tersebut dia mengaku dihubungi oleh Square Enix dan Luminous untuk menulis cerita Forspoken. Namun dia mengklaim bahwa hasil akhirnya tidak sesuai dengan apa yang dimaksudkan di awal.

“Saya menulis beberapa awal world building di Forspoken,” kata Whitta. “Square Enix datang kepada saya sekitar lima atau enam tahun lalu dan berkata ‘kami memiliki ide ini, maukah kamu membantu kami membangun dunia dan mitologi di cerita ini’.” Whitta mengatakan dia menulis sebagian besar cerita diawal tetapi Luminous memutuskan untuk mengubah cerita Forspoken menjadi lebih banyak mengenai portal dimensi.

Telah Banyak Perubahan Yang Terjadi Dalam Hal Cerita

“Beberapa bulan setelah itu mereka kembali kepada saya dan salah satu penulis lain berkata ‘kami akan memulai dari awal dan sepenuhnya me-reboot cerita, kami ingin menjadi seperti ini sekarang’,” lanjut Whitta. Permasalahan pun muncul ketika tidak ada penulis yang mau menangani ide tersebut dan menyerahkan semuanya ke Gary Whitta. Whitta menjelaskan satu – satunya hal yang masih belum diubah sejak dia menulis cerita Forspoken hanyalah nama dunia, Athia. Sedangkan sebagian besar telah melenceng jauh dari konsep awal yang dibawa oleh Whitta.

Whitta tidak memberi tahu mengenai konsep asli miliknya dan tidak menyebutkan penulis lain yang menggantikannya untuk menulis ulang Forspoken. Sungguh sangat disayangkan hasil kerja keras dari Whitta dibuang begitu saja dan justru digantikan dengan cerita yang menurut gamer yang telah memainkannya sangat “cringe”. Sepertinya bukanlah hal yang mengejutkan jika nantinya Forspoken menjadi salah satu game terburuk di tahun 2023 melihat banyaknya kritikan yang didapat.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan game Forspoken? Kunjungi Gamefinity untuk asupan Informasi seputar game, film, anime, lifestyle, dan pop culture. Nikmati juga kemudahan top up dan  voucher games kesayangan kalian dengan harga di Gamefinity.id

Tips dan Guide Lancelot Tank Meta Viral MLBB

GAMEFINITY.ID, JAKARTA – Lancelot tank belakangan ini kian populer di berbagai mode baik ranked biasa, classic, bahkan turnamen mulai dari kelas kecil hingga nasional bahkan internasional yang melibatkan banyak peserta antarnegara. terlebih meta memiliki sifat yang sementara sehingga tentunya dapat berubah sewaktu – waktu

Sosok Yang Memperkenalkan Lancelot Tank

Lancelot MLBB

Banyak yang bertanya – tanya siapakah sosok penemu dari meta ini? Rupanya Lancelot build tank ini diperkenalkan oleh pemain dari tim RRQ, sosok tersebut tidak lain adalah Aether yang memiliki nama asli Jason. Bagi sebagian penggemar sosok ini terdengar asing. Beliau merupakan roster MDL ID S7. Aksinya semakin terkenl ketika menggunakan Lancelot Tank pertamakali ketika dirinya beserta rekan timnya ( RRQ ) melawan ONIC Prodigy.

Jason “ Aether “ Sebutkan Kelebihan Meta Lancelot Tank

Jauh sebelum dirinya membawanya ke MDL, terlebih dahulu dirinya melakukan ujicoba yang kemudian dibagikan melalui akun Tiktok pribadinya. Namun tidak banyak yang menyangka bahwa eksperimen yang dilakukannya berbuah manis. Dirinya berhasil membawa poin kemenangan atas ONIC Prodigy.

Baca juga: Bocoran Event 515 All Star

Jason mengungkapkan nilai plus ketika menggunakan meta yang satu ini. Salah satunya adalah dapat mengincar mage – mage burst seperti Pharsa , Vale, dan lain sebagainya. Ia mengatakan bahwa ketika menggunakan Lancelot tank, kalian tidak perlu khawatir jika terkena burst damage dikarenakan perlindungan yang didapatkan dari tingginya DEF yang dimilikinya.

Sebut Tidak Efektif Oleh ECHO Karltzy

Meskipun Lancelot defense begitu efektif dalam melawan hero – hero mage, jungler asal Filipina Karltzy yang juga bermain di ECHO, mengatakan sebaliknya. Salah satu jungler terbaik tersebut berpendapat bahwa Lancelot Tank yang dipopulerkan oleh RRQ Aether ini tidak begitu efektif lantaran terlalu membosankan dan kurang begitu menantang.

“ Menurut saya ( bagus atau tidaknya ya ) tergantung sih, tapi kalau saya memakainya ( Lancelot tank atau defense ) menurut saya akan membosankan serta kurang menantang. Mungkin saya menilainya sedikit lucu. Saya lihat di MDL, cara mainnya begitu berbeda dan itu kurang menantang. Ya kurang cocok aja. “ kata Karltzy melansir dari Revival TV.

Disamping itu, sosok lainnya yang berhasil membawakan Lancelot tank secara maksimal adalah jungler ONIC Kairi ketika dirinya melawan EVOS Legends.