Tag Archives: Game

Ghostwire: Tokyo Rilis Di Xbox Ada Kejutan Besar Apa ya?

GAMEFINITY.ID, PATI – Developer dibalik kesuksesan The Evil Within yaitu Tango Gamework akhirnya merilis salah satu game terbarunya ke Xbox. Game aksi supranatural Ghostwire: Tokyo yang telah rilis lebih dulu di Playstation 5 dan PC tahun lalu. Kini bagi player konsol Xbox Series X akhirnya berkesempatan juga memainkan game terbaru dari kreator asli Resident Evil, Shinji Mikami.

Rilis Di Xbox Series X Bersama Major Update

Game aksi supranatural karya Tango Gameworks, Ghostwire: Tokyo akan hadir di Xbox Series X dan Game Pass pada 12 April nanti. Tepat saat perilisan Ghostwire di Xbox dan Gamepass, rilis juga pembaruan gratis “Spider’s Thread” yang juga datang untuk Playstation 5 dan PC. Pembaruan ini akan menjadi salah satu update terbesar yang akan ada di Ghostwire: Tokyo. Bethesda menjelaskan jika pada update Spider’s Thread akan akan beberapa penambahan dan juga perbaikan.

Update Spider’s Thread menghadirkan beberapa misi baru dan puzzle tambahan untuk dipecahkan. Selain itu, main story pada gamenya akan mendapatkan perbaikkan seperti cutscene yang diperpanjang. Menurut developer hal ini berfungsi untuk memberikan pemain kejelasan mengenai plot yang ada di dalam gamenya.

Selain tambahan misi dan perbaikan cutscene, Spider’s Thread juga menghadirkan mode baru bertema roguelike. Akan ada 30 stage dan 120 skill yang dapat dipelanjari. Pemain dapat membuka tiap skill menggunakan mata uang yang ada dalam game selama menjalankan mode Spider’s Thread.

Baca Juga: Kejutan? Ada The Evil Within 3 Easter Egg di Hi-Fi Rush?

Tentang Ghostwire: Tokyo

Ghostwire: Tokyo pertama kali dirilis untuk Playstation 5 dan Windows PC pada 25 Maret 2022. Alasan kenapa tidak dirilis untuk Xbox karena kesepakatan antara Playstation dan Bethesda untuk menjadikan Ghostwire: Tokyo sebagai game eksklusif Playstation 5. Kesepakatan ini terjalin sebelum akuisisi Bethesda dengan Microsoft pada tahun 2020.

Pada saat perilisannya Ghostwire: Tokyo tidak begitu berhasil memuaskan para playernya. Di babak awal memang cukup asik dan menarik, tetapi mendekati pertengahan hingga akhir game mulai terasa membosankan dari sisi gameplay. Salah satu aspek bagus dalam game ini adalah penggambaran kota Tokyo yang bisa dibilang satu banding satu dengan kota Tokyo di dunia nyata. Mulai dari desain arsitektur hingga detai budaya digambarkan secara sempurana dalam game Ghostwire: Tokyo.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan game Ghostwire: Tokyo? Kunjungi Gamefinity untuk asupan Informasi seputar game, film, anime, lifestyle, dan pop culture. Nikmati juga kemudahan top up dan  voucher games kesayangan kalian dengan harga di Gamefinity.id

GTA 6 Kemungkinan Akan Diumumkan Saat Ulang Tahun GTA

GAMEFINITY.ID, PATI – Tidak perlu diragukan lagi Grand Theft Auto 6 telah menjadi salah satu game yang paling ditunggu para gamer saat ini. Selain karena nama GTA yang sudah besar, kabar kebocoran GTA 6 pada tahun 2022 telah meyakinkan para gamer jika Rockstar memang sedang mengembangkan Grand Theft Auto 6. Sayangnya hingga saat ini Rockstar masih belum memberikan pengumuman resmi perihal salah satu game tersukses mereka. Tidak perlu khawatir sebab hal tersebut tampaknya akan segera datang.

Pengumuman Resmi Grand Theft Auto 6

Menurut insider sekaligus leaker Rockstar Games yang sudah terkenal mengatakan pengumuman resmi GTA 6 kemungkinan akan datang dalam waktu dekat. Sebelumnya GTA 6 telah mengalami kebocoran sehingga para gamer setidaknya sudah melihat konsep kasar dari GTA 6 nanti. Terlebih kota Vice City yang akan kembali lagi di seri ke-6 membuat para gamer terutama mereka yang telah memainkan GTA: Vice City sangat antusias.

Berita mengenai pengumuman resmi GTA 6 datang dari seorang dataminer Tez2. Tez2 mengatakan jika pengumuman GTA 6 akan datang saat perayaan ulang tahun ke-10 GTA Online.

“Saya merasa lain kali kita akan menerima berita atau pembaruan sekitar bulan Juni atau Juli. Kemungkinan yang terakhir, ”katanya di posting forum.

GTA 6
Tez2 memperkirakan GTA 6 akan diumumkan saat musim panas nanti | Source: GTA Forum

Tez2 percaya jika Rockstar akan menjadikan perayaan ulang tahun ke-10 GTA sebagai pengungkapan bersar – besaran mengenai detail GTA 6 nanti. Hal ini juga diperkuat dari wawancara GamesRadar bersama direktur desain Rockstar North Scott Butchard. Dalam wawancaranya beliau mengatakan bahwa saat ini Rockstar sedang menyiapkan kejutan untuk para penggemarnya.

Baca Juga: Welcome GTA 6, Rockstar Ucapkan Salam Perpisahan Ke RDR 2

GTA 6 Kapan?

Grand Theft Auto 6 dirumorkan akan rilis di akhir tahun 2023. Namun sampai saat ini Rockstar masih belum mengonfirmasi rumor tersebut. Tentunya para pemain hanya bisa bersabar setidaknya sampai bulan Juni atau Juli saat perayaan ulang tahun ke-10 GTA. Terlebih lagi Rockstar telah menjanjika akan ada beberapa hal baru untuk GTA online di update yang akan datang nanti.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan game GTA 6 nanti? Kunjungi Gamefinity untuk asupan Informasi seputar game, film, anime, lifestyle, dan pop culture. Nikmati juga kemudahan top up dan  voucher games kesayangan kalian dengan harga di Gamefinity.id

System Shock Remake Alami Penundaan Lagi, Bakal Rilis Mei

GAMEFINITY.ID, Bandung – Nightdive Studios mengumumkan System Shock remake kembali mengalami penundaan. Awalnya, remake dari game shooter klasik itu akan meluncur Maret ini. Ternyata, game itu justru akan rilis Mei ini di PC. Sementara itu, perilisan versi konsolnya masih belum diumumkan.

System Shock Remake Akan Meluncur 30 Mei 2023 di PC

Nightdive Studios sendiri mengaku mereka tidak mampu menyelesaikan game besutannya itu pada Maret. Sebelumnya, mereka berharap agar System Shock remake dapat resmi meluncur pada bulan Maret, walau belum menyebut tanggal rilis secara resmi.

“Kami telah berharap untuk mulai merilis game ini di pasaran sebelum akhir Maret, tapi ternyata hal itu di luar kemampuan kami, lagipula kami hanya manusia (tidak seperti Shodan!),” tulis Nightdive Studios di sebuah postingan di Steam.

Mereka mengatakan bahwa System Shock Remake akan resmi meluncur 30 Mei 2023 di PC. Sementara itu, mereka tidak menyebut tanggal perilisan versi konsolnya.

Baca juga: Suicide Squad: Kill The Justice League Ditunda Sampai 2024

Nightdive Studios Alami Kesulitan dalam Proses Pengembangan

System Shock remake delayed
Proses pengembangan System Shock remake alami kesulitan

Pengembangan remake dari game ini sebenarnya sudah diumumkan pada 2015. Tim pengembang kemudian mengatakan pada 2018 bahwa proses pengembangan harus dimulai dari awal. Bahkan, mereka menggelar penggalangan dana di Kickstarter. Nightdive Studios berharap System Shock remake dapat selesai hingga 2020.

Tampaknya tim pengembang mengalami kesulitan dalam proses pengembangan game ini berdasarkan deretan penundaan. Setelah gagal mencapai target perilisan pada tahun 2020, mereka mengumumkan remake dari game klasik itu akan rilis akhir 2021 sebelum menunda kembali dua kali, yaitu 2022 dan Maret 2023.

Nightdive Studios menjanjikan game ini akan menghadirkan fitur baru, seperti tipe musuh baru, UI lebih mutakhir, dan mekanik pemotongan yang tampaknya terinspirasi dari Dead Space remake. Ditambah lagi, System Shock remake akan menghadirkan musik yang lebih ditingkatkan dan perombakan sistem hacking.

Nightdive Studios tentu berharap agar System Shock remake akan sukses. Ada kemungkinan mereka akan membuat remake dari System Shock 2 ke depannya. Namun, mereka tidak dapat mengembangkan System Shock 3. Hal ini karena Tencent telah mendapat hak untuk mengembangkan game itu.

System Shock remake akan rilis di PC pada 30 Maret 2023, dengan versi konsolnya juga akan rilis tahun ini di PlayStation 4, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S.

Lokapala Moba Asal Indonesia Akan Ekspansi Ke SEA

GAMEFINITY.ID, PATI – apakah kalian tahu kalau Indonesia memiliki game MOBA-nya sendiri? Game tersebut diberi nama Lokapala dan telah berjalan selama 3 tahun. Kini mereka telah mengumumkan akan melakukan ekspansi lebih luas lagi. Keputusan Lokapala merupakan keputusan tepat, karena pertumbuhan MOBA di SEA cukup pesat. Langkah ini sekaligus mengenalkan kebudayaan Indonesia melalui game tersebut.

Lokapala Kini Berdiri Sendiri

Game MOBA karya anak bangsa, Lokapala baru saja mengumumkan kerjasama publishing antara Lokapala dan PT Nuon Digital Indonesia telah berakhir. Namun jangan khawatir, Anantarupa Studio selaku developer Lokapala kini akan merangkap menjadi publisher game tersebut. Lokapala juga mengucapkan terima kasih atas dukungan para player sehingga mereka mampu bertahan hingga 3 tahun.

lokapala
Source: Instagram Lokapala

Anantarupa Studio selaku developer sekaligus publisher yang baru mengatakan jika mereka saat ini akan mempersiapkan hal baru demi perkembangan Lokapala. Melalui akun instagram Lokapala salah satu hal baru yang terbilang cukup berani yang dilakukan Lokapala adalah ekspansi ke berbagai negara sekitar.

Baca Juga: Geek Slate Buat Sejarah Baru di MPL ID S11, Tumbangkan RRQ

Ekspansi Besar – Besaran Ke Wilaya Asia Tenggara

Kalian tidak salah dengar! Demi mengembangkan gamenya ke tingkat yang lebih tinggi, Lokapala akan segera membuka server luar Indonesia. Lebih tepatnya Lokapala bermaksud melebarkan sayapnya ke negara – negara Asia Tenggara. Dengan begitu para pemain Indonesia akan dapat bertemu pemain dari negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan masih banyak lagi.

Sebagai langkah awal dalam ekspansi ke Asia Tenggara, Lokapala akan segera memulai close beta di Vietnam. Bahkan pihak Lokapala telah menjalin kerjasama dengan Vietnam Television Corporation (VTC) yang nantinya akan berperan sebagai publisher Lokapala Vietnam. Setelah Vietnam, Thailand dan Filipina akan menjadi tujuan mereka selanjutnya.

Usaha Lokapala dalam memperluas jangkauan pemain hingga ke Asia Tenggara memang terbilang cukup berani tetapi patut diapresiasi. Ekspansi ini mungkin saja tidak akan berjalan mudah mengingat sang raksasa Tencent dengan game MOBA Honor of King juga telah melakukan ekspansi ke wilayah luar Cina. Itu artinya selain bersaing dengan game – game MOBA populer seperti Mobile Legend, AOV, dan Wild Rift, kini Lokapala mendapatkan satu lagi saingan beratnya.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan game MOBA asal Indonesia, Lokapala? Kunjungi Gamefinity untuk asupan Informasi seputar game, film, anime, lifestyle, dan pop culture. Nikmati juga kemudahan top up dan  voucher games kesayangan kalian dengan harga di Gamefinity.id

Timnas Valorant Indonesia Bawa Pulang Emas Di SEA EC 2023

GAMEFINITY.ID, PATI – Berhasil memperoleh hasil sempurna di babak Group Stage dengan 5-0, Timnas Valorant Indonesia akhirnya lolos ke babak semifinal bersiap melawan tuan rumah Kamboja. Kejuaraan Southeast Asia Esports Champion baru saja selesai pada tanggal 15 Maret 2023. Sebagai pre-event SEA Games 2023 Kamboja, SEA EC 2023 mempertemukan beberapa negara ASEAN seperti Indonesia, Kamboja, Brunei, Vietnam, Laos, Malaysia.

Lolos ke Babak Final dengan Mudah

Berkat peforma yang gemilang di Group stage, Indonesia akhirnya sampai di babak playoff. Di babak ini Indonesia harus mengalahkan kamboja untuk lolos ke babak final. Pertandingan melawan sang tuan rumah sepertinya terlihat mudah bagi Eeyore dan kawan – kawan. Bisa dilihat dari skor di tiap map yaitu 13-9 di map 1 dan 13-5 di map 2. Membungkam kamboja dengan skor akhir 2-0.

Indonesia hanya tinggal menunggu negara mana yang juga akan lolos ke babak final antara Vietnam dan Malaysia. Malaysia bisa dibilang lawan yang sepertinya mampu menandingi timnas Indonesia di kejuaraan SEA EC 2023. Namun sayangnya timnas Vietnam berhasil mematahkan hal tersebut, mengalahkan Malaysia dengan skor sempurna 2-0. Dengan begini telah ada dua negara yang akan bertanding di babak final yaitu Indonesia dan Vietnam. Sedangkan Malaysia dan Kamboja akan bertanding untuk memperebutkan medali perunggu.

Baca juga: Bigetron Artic Juarai VCT Challenger Indonesia Split 1

Hadiah Emas dari Timnas Valorant Indonesia

Seperti yang diharapkan para penonton kepada para bintang Valorant Indonesia, dengan agresifitas dari Delb sebagai duelist bersama support kawan – kawannya, Indonesia akhirnya berhasil memenangkan SEA EC 2023. Pada pertandingan pertama  Indonesia bahkan mampu membantai habis – habisan timnas Vietnam dengan skor 13-1.

Berlanjut ke map dua, tak ingin kembali dipermainkan oleh Timnas Indonesia, Vietnam melakukan sedikit perlawanan. Dari awal permainan hingga paruh pertama pertandingan Timnas Vietnam mampu mengekor Timnas Indonesia dengan skor 7-5. Namun serangan demi serangan dari Timnas Indonesia sangat sulit untuk dibendung timnas Vietnam. Pada akhirnya timnas Indonesia mampu menutup pertandingan dengan skor yang tidak begitu jauh yaitu 13-10. Menghadiahkan negara Indonesia dengan medali emas di pre-event SEA Games 32.

Tentu ini merupakan prestasi yang sangat gemilang untuk esports dan juga negara Indonesia. Melihat penampilan timnas Valorant Indonesia yang sangat memukau di kejuaraan Southeast Asia Esports Champion menumbuhkan rasa optimis mereka untuk kembali menghadiahi medali emas kepada tanah air di Event utama nanti yang berlangsung di bulan Mei 2023.

Bagaimana menurut kalian? Kunjungi Gamefinity untuk asupan Informasi seputar game, film, anime, lifestyle, dan pop culture. Nikmati juga kemudahan top up dan  voucher games kesayangan kalian dengan harga di Gamefinity.id

Revenue Mobile Legends Turun, Karena Pandemi atau Bosan?

GAMEFINITY, Jakarta – Revenue Mobile Legends berdasarkan laporan statistica, mengalami penuruan dibandingkan dua tahun sebelumnya. Pada laporan itu, Mobile Legends hanya berhasil membukukan pendapatan sebesar 216 juta dolar. Berbeda dengan 2 tahun sebelumnya yang membukukan pendapatan. di atas 220 juta dolar. Ada apa dengan Mobile Legends, sehingga pendapatannya menurun?

Dalam laporan statistica, dapat dilihat kenaikan besar terjadi pada tahun 2020 dengan kenaikan 27% dari tahun sebelumnya. Padahal pada tahun itu dunia sedang dilanda dengan pandemi Covid. Kenaikan pendapatan juga didapatkan dari tahun 2020 ke tahun 2021 sebesar 6,2% dengan total pendapatan 235,6 juta dolar.

Baca juga: Mobile Legends: Bang Bang Kolaborasi dengan Jujutsu Kaisen!

Pandemi Berperan dalam Revenue Mobile Legends

Revenue Mobile Legends

Data dari Activeplayer.io, pemain aktif tahunan Mobile Legends tahun 2022 lebih banyak 4,80% daripada tahun 2021. Tercatat pemain aktif Mobile Legends pada tahun 2022 adalah 81,25 juta pemain, sedangkan tahun 2021 hanya 77,06 juta pemain.

Berdasarkan data itu, pemain Mobile Legends terus mengalami kenaikan setiap tahunnya. Akan tetapi, itu tidak menjadikan catatan revenue Mobile Legends sangat baik. Padahal seharusnya kenaikan pemain aktif bulanan berbanding lurus dengan revenue Mobile Legends. Laporan dari sensortower, ternyata telah merilis penurunan pendapatan pada sektor mobile game di Desember 2021.

Baca juga: Timnas Putri Mobile Legends, Optimis Emas di SEA Games 2023

Adaptasi Player Pas Pandemi Covid Berpengaruh

Increase Player accord Revenue Mobile Legends

Meskipun laporan 2021 itu dirilis melesu pada industri mobile game, Mobile Legends justru mendapatkan revenue yang besar pada tahun itu. Tetapi, ternyata itu tidak bertahan untuk tahun 2022 karena harus turun 8,35% dari tahun sebelumnya. Penurunan yang terjadi dianggap wajar, karena dunia perlahan-lahan pulih dan kehidupan normal kembali.

Seperti yang telah sama-sama diketahui semnjak pandemi Covid-19, Kegiatan manusia terbatasi menjadi di rumah. Berbagai cara dilakukan untuk tidak bosan dan tetap di rumah. Paling tidak kenaikan unduhan game pada awal-awal pandemi adalah 5,5 miliar kali. Tentu saja itu adalah hal anomali yang terjadi hanya pada saat pandemi. Unduhan game yang terjadi berimbas pada pendapatan game, apalagi untuk aplikasi game yang memiliki sistem in-app purchase.

Laporan Unity tahun 2020, memperlihatkan pemasukan untuk game mobile memperlihatkan trend naik selama tahun 2020. Terbukti sepanjang tahun 2020, pengguna harian aktif ikut naik dalam penggunaannya. tentu saja itu berbanding lurus dengan pemasukan bagi developers mobile game. Angka pembelian in-app purchase pada tahun 2020 rata-rata naik 50% settiap bulan selama kondisi pandemi.

Baca juga: Build Aamon Mobile Legends Terbaru 2023

Darimana Saja Revenue Mobile Legends?

Keuntungan Mobile Legends berasal dari beberapa sumber, antara lain:

  • In-App Purchases: Mobile Legends adalah game freemium, artinya game ini bisa dimainkan secara gratis, tetapi jika pemain ingin mendapatkan item-item khusus atau peningkatan dalam game, mereka dapat membelinya melalui in-app purchases. Ini merupakan sumber keuntungan utama untuk game freemium seperti Mobile Legends.
  • Iklan: Mobile Legends dapat menampilkan iklan dalam game untuk menghasilkan pendapatan tambahan. Biasanya, iklan ditampilkan selama waktu loading atau di antara pertandingan.
  • Sponsorship dan Partnership: Mobile Legends juga dapat mendapatkan keuntungan dari sponsor dan partnership dengan merek atau perusahaan lain yang ingin mempromosikan produk atau jasa mereka kepada pengguna Mobile Legends.
  • Turnamen dan Esports: Mobile Legends telah menjadi game yang sangat populer di dunia esports. Dalam beberapa tahun terakhir, Mobile Legends telah menyelenggarakan beberapa turnamen besar dengan hadiah uang tunai yang sangat besar, dan hal ini juga menjadi sumber keuntungan bagi perusahaan.
  • Lisensi dan Merchandise: Mobile Legends juga dapat menghasilkan keuntungan melalui lisensi untuk menghasilkan produk merchandise seperti kaos, topi, dan barang-barang lain yang terkait dengan game.

Baca juga: Novaria, Review Hero Mobile Legends, Skill dan Tanggal Rilis

Ini hanya beberapa sumber keuntungan utama untuk Mobile Legends. Terdapat kemungkinan sumber keuntungan lain yang tidak terdata. Penurunan Revenue Mobile Legends terjadi, karena manusia kembali ke aktivitasas awalnya. Sehingga normal saja jika pendapatan Mobile Legends turun pada tahun 2022.