Tag Archives: gaming news

Suicide Squad: Kill The Justice League Ditunda Sampai 2024

GAMEFINITY.ID, PATI – Setelah sukses dengan Arkham series, kini Rocksteady Studios mencoba peruntungannya kembali di game Suicide Squad: Kill The Justice League. Pada acara The Game Awards 2022, Rocksteady Studios telah memberikan tanggal pasti perilisan Suicide Squad yaitu 26 Mei 2023. Namun tak disangka, showcase yang mereka tunjukkan di acara tersebut justru mengundang banyak komentar negatif soal game tersebut. Akibatnya Rocksteady Studios terpaksa memukul mundur perilisan Suicide Squad: Kill The Justice League.

Ditunda Karena Banyak Hujatan

Kurang dari tiga bulan sebelum perilisan, Bloomberg melaporkan bahwa Suicide Squad: Kill The Justice League telah ditunda. Showcase yang mereka lakukan pada bulan Februari kemarin tidak berhasil memberikan kesan positif kepada penggemar. Hal ini bisa dilihat melalui rasio like dan dislike pada cuplikan gameplay di kanal Youtube Suicide Squad: Kill The Justice League.

Cukup banyak hal yang dikomentari pada game Suicide Squad seperti permainan yang terlalu membosankan. Ada juga yang mengeluhkan gameplay-nya yang sudah ketinggalan jaman. Variasi gameplay yang hampir tidak ada di setiap karakternya. Beberapa penggemar juga menyayangkan formula pada Arkham Series tidak dibawa kembali ke game ini. Justru Rocksteady Studios memilih gameplay action shooter yang sangat repetitif. Setidaknya itulah yang ada dipikiran mereka yang telah menonton cuplikan gameplay Suicide Squad: Kill The Justice League.

Sebenarnya para fans juga sudah cukup skeptis dengan game Suicide Squad karya Rocksteady Studios. Pada bulan Januari lalu pihak developer mengkonfirmasi bahwa Suicide Squad: Kill The Justice League akan menjadi game live service. Ditambah lagi berdasarkan website Suicide Squad menjelaskan untuk memainkan game ini memerlukan koneksi internet yang selalu aktif alias tidak bisa dimainkan secara offline meskipun solo mode.

Baca Juga: Lagi-lagi, Starfield Alami Penundaan Hingga September Ini

Suicide Squad Diperkirakan Rilis Tahun 2024

Menurut Bloomberg, penundaan yang dilakukan ini sama sekali tidak dilatarbelakangi dari reaksi negatif para fans. Pihak developer merasa bahwasannya game ini masih memiliki banyak bug yang harus diperbaiki sehingga membutuhkan waktu lebih lama dari yang telah direncanakan. Selain bug mereka juga bermaksud untuk meningkatkan berbagai aspek permainan seperti mekanik sekaligus konten yang akan dihadirkan nantinya.

Warner Bros. secara resmi mengkonfirmasi berita penundaan ini, tetapi belum tahu sampai kapan penundaan tersebut. Disisi lain, menyusul laporan dari Bloomberg, reporter Giant Bomb yaitu Jeff Grubb mengatakan jika Suicide Squad kemungkinan akan ditunda hingga tahun 2024. Informasi ini dia dapatkan dari sumber yang dapat dipercaya yang memiliki koneksi dengan Rocksteady Studio.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan game Suicide Squad: Kill The Justice League? Kunjungi Gamefinity untuk asupan Informasi seputar game, film, anime, lifestyle, dan pop culture. Nikmati juga kemudahan top up dan  voucher games kesayangan kalian dengan harga di Gamefinity.id

PARANORMASIGHT: The Seven Mysteries of Honjo Game Mobile

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Game Visual Novel Horror dari Square Enix PARANORMASIGHT: The Seven Mysteries of Honjo kini telah tersedia di semua platform termasuk dengan Nintendo Switch, PC via Steam, iOS, dan Android.

Visual novel horror ini telah tersedia dengan harga bandrol USD$14,99 atau kurang lebih RP 236,000 atau berdasarkan harga obral dalam region lain yang berlangsung hingga 23 Maret 2023, kemudian game ini akan kembali harganya menjadi USD$18,99.

Menghadapi tujuh misteri yanf jangkiti sebuah kota yang terletak di Sumida, Tokyo. Melintasi petualangan yang turut berlangsung selama bertahun-tahun lamanya serta kutukan yang pada akhirnya akan berujung menjadi kisah yang besar, dengan kesimpulan yang akan ditemukan kelak.

Baca juga: Sword Art Online: Last Recollection Hadir di Konsol Next Gen

Sinopsis Legenda 7 Misteri Honjo

Shogo Okiie yang merupakan seorang pekerja kantoran biasa, mengunjungi Taman Kinshibori di tengah malam bersama temannya, Yoko Fukunaga yang bertujuan untuk menyelidiki cerita hantu lokal yang terkenal, Tujuh Misteri Honjo.

Shogo sendiri tidak terlalu mempercayai Yoko ketika dia berbicara tentang bagaimana Misteri terhubung dengan Ritus Kebangkitan dan tidak terlalu memedulikannya juga, hingga sampai pada kejadian aneh yang mulai terungkap di depan matanya.

Sementara itu, beberapa orang lainnya sedang menyelidiki Tujuh Misteri lainnya juga.

Detektif menyelidiki serangkaian kematian aneh, gadis sekolah menengah yang mencari kebenaran di balik bunuh diri teman sekelasnya, dan ada seorang ibu yang bersumpah akan membalas dendam untuk putranya yang hilang.

Hasrat dan motif mereka terjalin dan saling memengaruhi satu sama lain, dengan Tujuh Misteri Honjo sebagai intinya, mengarahkan cerita menuju pertempuran kecerdasan intelek dan kekuatan kutukan.

Paranormasight Gameplay

PARANORMASIGHT: The Seven Mysteries of Honjo dapat dimainkan di Mobile

PARANORMASIGHT: The Seven Mysteries of Honjo dapat dimainkan di Mobile

Paranormasight berfokus pada gameplay yang umum pada game-game visual novel. Hadir dengan visual yang baik, serta Simpel CG yang keren juga. Game ini juga cenderung hadir dengan visual karakter yang khas Jepang pada umumnya.

Berpusat disekitar banyak karakter dengan kemampuan kutukan, yang membuat mereka dapat melihat dan berinteraksi dengan hantu. Paranormasight dibagi menjadi dua part, dengan pemain ang menjelejahai kota Honjo pada siang hari untuk mnemukan petunjuk.

Untuk malam harinya, mereka akan dihadapkan dengan perburuan yang dimana mereka adalah target dari pembawa kutukan lainnya.

Update informasi menarik lainnya seputar game dan anime hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Activision Bantah Call of Duty Mobile Akan Dimatikan

GAMEFINITY.ID, Bandung – Kabar Microsoft akan segera mematikan Call of Duty Mobile dan menggantikannya dengan Warzone Mobile memicu kekhawatiran pemain setianya. Pasalnya, kabar itu pertama kali muncul pada sebuah dokumen Microsoft pada Competition and Markets Authority (CMA) selaku regulator Inggris.

Baru-baru ini, Activision akhirnya membuka suara dalam menganggapi kabar itu. Pihaknya memastikan tidak akan mematikan game mobile FPS populer itu dan tetap berkomitmen untuk mendukungnya dalam jangka panjang.

Microsoft Sebelumnya Klaim CoD Mobile Akan Digantikan Warzone Mobile

Pada 8 Maret 2023, masa depan Call of Duty Mobile mulai dipertanyakan saat Microsoft mengklaim di sebuah dokumen bahwa pihaknya akan mematikan game tersebut. Game mobile FPS itu disebut akan digantikan oleh Warzone Mobile. Microsoft mengatakan Call of Duty Mobile hanya akan beroperasi di China setelah itu, mengingat game tersebut dikembangkan oleh TiMi Studios, anak perusahaan Tencent.

Baca juga: Call of Duty Mobile Akan Dihentikan demi Warzone Mobile?

Dokumen tersebut menjadi bagian dari salah satu respons terhadap tuntutan dari CMA tentang akuisisi Activision Blizzard oleh Microsoft. CMA sendiri sedang menyelidiki proses akuisisi senilai US$69 miliar itu.

Activision Pastikan Akan Terus Pertahankan Call of Duty Mobile

Call of Duty Mobile not shut down by Activision
Activision bantah Call of Duty Mobile akan segera dimatikan

Kabar tersebut ternyata dibantah oleh Activision. Pihaknya melalui laman resmi Twitter memastikan akan terus pertahankan Call of Duty Mobile dalam jangka panjang.

“Kami berkomitmen untuk [mempertahankan] Call of Duty: Mobile sebagai bagian penting dari franchise Call of Duty dan strategi [game] mobile secara keseluruhan. Kami memiliki penggemar terbaik di seluruh dunia dan bermaksud untuk terus mendukung game ini dengan roadmap penuh konten, aktivitas, dan update CODM baru dalam jangka panjang,” tulis pihak Activision.

Tampaknya Activision tetap berencana untuk tetap menghadirkan CoD Mobile dan Warzone Mobile secara berdampingan. Hal ini kurang lebih mirip saat Warzone 2.0 tidak menggantikan Warzone. Meski begitu, Warzone tidak mendapat update baru lagi karena pihak pengembang kini berfokus pada Warzone 2.0.

Activision juga tidak menyebut secara spesifik berapa lama Call of Duty Mobile akan bertahan, terutama saat Warzone Mobile sudah diluncurkan kelak.

Saat ini Call of Duty Mobile sedang berada di season kedua yang bertajuk Heavy Metal. Sementara itu, Warzone Mobile akan rilis tahun ini dan memiliki fitur cross-progression dengan Modern Warfare 2 dan Warzone 2.0.

Inazuma Eleven: Victory Road Siap Launching Global

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Level-5 Vision selaku developer menayangkan trailer teaser baru yang menampilkan story dan konsep sistem dari game Inazuma Eleven: Victory Road yang akan datang, sekarang akan dirilis pada tahun 2023 untuk platform PlayStation 4, Nintendo Switch, iOS, dan Android.

Trailer ini lebih meneliti ke dalam sistem gameplay yang berfokus pada interaksi dan pertandingan karakter, termasuk sekilas tentang sistem baru yang menjanjikan untuk membawakan gameplay ke level yang lebih baru. MAPPA selaku studio anime yang bertanggung jawab untuk serial terkenal seperti Jujutsu Kaisen dan Attack on Titan: The Final Season, akan menangani produksi animasi untuk game tersebut.

Menurut stream pers resmi dan postingan blog setelah pengumuman, Inazuma Eleven: Victory Road akan hadir dengan mode Chronicle di mana player dapat menyusun tim mereka sendiri dari daftar kurang lebih 4500 karakter, masing-masing dengan keahlian dan skill unik mereka. Ini juga menjanjikan pertandingan tim yang lebih intens dan seru dari sebelumnya.

Baca juga: Terlalu Cepat, The Eminence in Shadow Season 2 Tahun ini

Story dan Setting Game

Latarnya adalah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nagumohara di Nagasaki. Main Character Unmei Sasanami, yang mencoba melupakan sepak bola, menemukan bahwa sepak bola telah berubah. Pemandangan yang memalukan itu membangkitkan kembali rasa cintanya pada sepak bola. Unmei akhirnya memutuskan untuk menghidupkan kembali klub sepak bola tersebut.

Inazuma Eleven: Victory Road Siap Launching Global

Inazuma Eleven: Victory Road Siap Launching Global

Pemilik julukan Soccer Monster Haru Endō, yang juga menguasai olahraga ini, menunggu mereka di depan berbagai lawan yang kuat. Pertemuan antara dua lawan ini akan menjadi awal dari kisah baru kepahlawanan Unmei dan sepak bola.

Inazuma Eleven: Victory Road Gameplay

Inazuma Eleven: Victory Road hadir dalam mode Chronicle. Pemain dapat bergabung dengan hingga 4.500 pemain, yang hampir semuanya muncul di game sebelumnya dalam seri ini. Pemain dapat melakukan tantangan di battle route Chronicle.

Inazuma Eleven: Victory Road Siap Launching Global

Pemain dapat memiliki Kizuna Star yang diperoleh dari pertandingan ke dalam Player’s Universe, yang mewakili konstelasi, dan pemain juga dapat mengintai pemain di area Kizuna Alley. Bertujuan untuk menemukan tim terkuat, dapatkan banyak pemain untuk bergabung dengan tim sendiri.

Inazuma Eleven ini memiliki sistem gameplay yang bebas. Hadir dalam dual mode yang bisa diubah, inti dari fitur utama game ini adalah dimana pemain dapat dimainkan dengan gaya dan cara apapun.

Inazuma Eleven: Victory Road Siap Launching Global

Dengan Action Quick, teknik dalam sepak bola yang menuntut kontrol pemain secara penuh ini dapat dilakukan dengan lebih mudah. Pemain disini juga dapat membentuk tim secara online dari pemain seluruh dunia.

Update informasi menarik lainnya seputar game dan anime hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Bigetron Artic Juarai VCT Challenger Indonesia Split 1

GAMEFINITY.ID, PATI – Kejuaraan Valorant VCT Challengers Indonesia Spilt 1 baru saja usai. Pertandingan grand final yang sangat sengit antara BOOM Esports melawan Bigetron Artic patut diapresiasi. Berhasil menumbangkan juara bertahan selama beberapa waktu, Bigetron Artic akhirnya mengukir sejarah baru di scene e-sports Valorant Indonesia.

Juara Baru VCT Challenger Indonesia

Hadir dengan komposisi pemain baru yaitu Frostmind, Morea, Sayoo, NcSlasher, dan ZeeBeeW, Bigetron berhasil menunjukkan peforma yang sangat baik sejak awal VCT Challengers Indonesia Split 1.

Setelah berhasil menumbangkan BOOM e-sport, mimpi untuk mengikuti VCT 2023 Pasific Franchise sedikit mulai terkejar. Namun sebelum sampai di titik tersebut, Bigetron Artic harus terlebih dulu melewati turnamen Ascension terlebih dahulu.

Menunjukkan permainan yang sangat baik, Bigetron Artic berhasil mencapai grand final VCT Challengers Indonesia Split 1 melalui jalur upper bracket. Meski telah dikalahkan di upper bracket final, BOOM Esports membuktikan bahwa mereka masih memiliki asa untuk memenangkan kejuaran ini.

Duel sengit dipertunjukkan oleh Bigetron Artic dan BOOM Esports dengan hasil akhir 3-2 di mana kedua tim dipaksa untuk memainkan ke lima map. Split menjadi map penentuan bagi kedua tim dimana split sendiri merupakan map yang paling dikuasai oleh BOOM Esports. Namun Bigetron Artic membuktikan bahwa mereka jauh lebih kuat dengan kemenangan 13-11.

Baca Juga: Kemenangan Manis FNATIC di VCT LOCK//IN Brazil

Duel Sengit Bigetron Artic Melawan BOOM Esports

Bertanding secara sengit di seri best of 5, kedua tim saling menunjukkan skill – skill terbaik mereka. Map Ascent, Icebox, Haven, Fracture dan Split menjadi map yang terpilih dipertandingan grand final VCT Challenger Indonesia Split 1.

Pada map Ascent Bigetron terlihat mendominasi dengan kemenangan telak 13-5. Memasuki map kedua, BOOM Esports memasukkan BerserX menggantikan Cud selama pertandingan di Icebox. Membayar kesalahan di map 1, BOOM Esports berhasil mengambil map 2 dengan skor 13-8. Di map ketiga ini, BOOM kembali memainkan Cud setelah sebelumnya absen di map 2. Bigetron Artic menunjukkan peforma yang sama saat di map 1 dengan mudah menutup map ketiga dengan skor telak 13-5 persis seperti map 1.

bigetron
Source: Valorant Esports Indonesia

Bigetron hanya perlu satu kemenangan lagi di map keempat. Namun sayangnya BOOM Esports tidak ingin pertandingan tersebut berakhir di map Fracture. Kembalinya BerserX di map 4 membawakan kemenangan manis untuk BOOM Esport dengan skor yang cukup jauh yaitu 13-4.

Sampailah pada map penentu yaitu Split yang merupakan map andalan dari BOOM Esports. Pada paruh pertama kedua tim menunjukkan pertandingan yang cukup sengit dengan skor 6-6. Berbeda dengan 4 map sebelumnya dimana salah satu tim terlihat mendominasi, di map terakhir ini Bigetron tampak sulit untuk menuntup pertandingan. Pada akhirnya Bigetron Artic berhasil membungkam BOOM Esports dengan skor 13-11 di map split.

Kini telah ada 4 tim yang siap bertanding di VCT Challenger Split 2 yaitu Bigetron Artic, BOOM Esports, ARF Team, dan DEWA United. Bagaimana menurut kalian? Kunjungi Gamefinity untuk asupan Informasi seputar game, film, anime, lifestyle, dan pop culture. Nikmati juga kemudahan top up dan  voucher games kesayangan kalian dengan harga di Gamefinity.id

Rumor Counter Strike 2 Bikin Pemain Balik Main CSGO

GAMEFINITY.ID, PATI – Counter Strike: Global Offensive atau lebih dikenal dengan CS:GO merupakan salah satu game FPS yang sudah cukup dikenal oleh banyak orang. Namun kemunculan beberapa game pesaingnya membuat popularitas game dari Valve ini semakin redup. Berita baiknya CSGO baru-baru ini telah memecahkan rekor jumlah pemain aktif terbanyak sepanjang masa. Kira – kira apa yang membuat hal itu terjadi?

Counter Strike: Global Offensive Kembali Dibanjiri Pemain

Counter-Strike: Global Offensive telah menjadi berita utama beberapa waktu belakangan ini. Salah satu berita yang sedang hangat yaitu rumor bahwa akan ada Counter-Strike 2 yang datang dalam waktu dekat. Rumor ini pun disambut meriah oleh para fans yang menunggu pembaruan dari salah satu game FPS paling populer tersebut. Tidak hanya itu kemunculan rumor ini sekaligus mendorong para pemain CSGO untuk kembali memainkan gamenya.

Kembalinya pemain CSGO secara mengejutkan mendorong jumlah player aktif CSGO terbanyak sepanjang masa. Counter-Strike: Global Offensive membagikan informasi ini melalui postingan di akun twitter-nya. Diketahui ada sekitar 1,4 juta pemain online di waktu yang bersamaan.

Tidak Lepas Dari Rumor Counter-Strike 2

CS:GO pertama kali dirilis pada tahun 2012 yang telah menjadi patokan untuk game – game FPS setelahnya. Selama bertahun – tahun game ini telah menerima perubahan dan peningkatan termasuk dari segi gameplay, senjata, hingga map. Meski peningkatan – peningkatan ini membuat permainan berjalan dinamis dan menarik, tetapi para pemain masih merasa belum puas dengan hal tersebut. Banyak pemain yang menuntut Valve untuk merilis CS 2 selama beberapa tahun belakangan ini.

Hingga puncaknya pada Maret 2023 muncul rumor jika CS 2 sedang dalam pengembangan. Para pemain pun sangat antusias dengan hal itu dan tak sedikit dari mereka yang kembali memainkan CS:GO. Rekor sebelumnya untuk game CSGO diraih pada Februari 2023 dengan jumlah sekitar satu juta pemain aktif dalam waktu bersamaan. Kemunculan berita soal CS 2 kembali mendorong rekor tersebut ke nilai yang lebih tinggi yaitu 1,4 juta pemain baru – baru ini.

Menurut beberapa bocoran tentang CS 2, itu akan menjadi game CS:GO yang akan dikembangkan dengan game engine baru. CS 2 menjanjikan peningkatan grafik yang lebih baik, peforma yang berjalan optimas serta gameplay baru yang terasa segar. Perlu diingat kembali jika ini masih sekedar rumor. Valve hingga saat ini masih belum mengkonfirmasi apakah benar mereka sedang mengembangkan Counter Strike 2.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan game Counter-Strike: Global Offensive? Kunjungi Gamefinity untuk asupan Informasi seputar game, film, anime, lifestyle, dan pop culture. Nikmati juga kemudahan topup dan  voucher games kesayangan kalian dengan harga di Gamefinity.id