Tag Archives: sidebar post

Hogwarts Legacy: Lokasi di Game yang Tidak Ada Di Filmnya

GAMEFINITY.ID, DKI Jakarta – Seperti yang sudah diketahui pemain, game Hogwarts Legacy memiliki beberapa perbedaan signifikan dari seri buku dan film Harry Potter-nya. Dan salah satunya adalah lokasi, player mungkin sudah tahu bahwa ada banyak lokasi terkenal & ikonik di sepanjang permainannya.

Namun di game Hogwarts Legacy juga menampilkan serangkaian lokasi baru yang belum pernah dilihat sebelumnya di filmnya. Karena tak ada di film, lokasi ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para player untuk menjelajah dan mengungkap apa yang ada di sana.

Mulai dari ruang rahasia hingga arena pertarungan, berikut adalah beberapa lokasi di game Hogwarts Legacy yang tidak ada di filmnya.

Deathday Party Room

Hogwarts Legacy, Deathday Party Room
Deathday Party Room. Foto Twitter DrunkWithBuds

Yang pertama adalah Deathday Party Room, Pesta Hari Kematian Nick adalah adegan yang ada di buku namun dihilangkan di film Harry Potter.

Menceritakan seorang penyihir bernama Nicholas de Mimsy Porpington yang dipenggal, namun kepalanya tak copot karena kapak algojonya tumpul.

Baca juga: 

Setelah itu, hantu Nicholas akan kembali setiap tahun selama lima abad untuk memperingatu hari kematiannya. Pemain bisa mengunjungi lokasi ini dengan turun ke Slytherin Dungeons.

Di sana player bisa menemukan para roh pengunjung pesta, termasuk anggota the Headless Hunt. Yaitu sebuah organisasi yang terkenal karena semua anggotanya meninggal setelah kepalanya dipenggal.

Hogwarts Legacy: Dark Arts Arena

Hogwarts Legacy Dark Arts Arena
Hogwarts Legacy, Dark Arts Arena. Foto Twitter

Tak mengejutkan jika pertarungan gladiator tak dimasukkan di cerita Harry Potter, tapi ini ada di gamenya yang membuat aksi pertarungan makin seru.

Berlokasi di The Forbidden Forest, area ini adalah tempat khusus yang dibangun untuk melakukan praktik sihir gelap & terlarang. Player bisa menggunakan Dark Arts Arena untuk melawan gelombang musuh & menguji mantra seperti Crucio, Confringo, Imperio dan Blasting ataupun Unforgivable Curses.

Perlu diketahui area ini tersedia untuk pemain yang membeli the Dark Arts DLC, tempat ini masuk ke lokasi eksklusif.

Lokasi Irondale

Irondale di Hogwarts Legacy
Irondale di Hogwarts Legacy. Foto Twitter Zipporrastudios

Sebuah desa kecil Irondale mungkin tampak biasa/tak istimewa, namun tempat itu punya sejarah yang dalam dan menarik lho. Irondale di Hogwarts Legacy didirikan sebagai pemukiman goblin yang bekerja di tambang besi.

Namun suatu hari, tempat ini dijajah oleh penyihir karena terdapat potensi dari besi di sana, lalu mengusir para goblin. Sebelumnya tempat ini dikenal dengan nama Gobbledegook, lalu diganti dengan Irondale. Untuk menyelesaikan misi “A Thief In The Night” dan “E-vase-ive Manoeuvre” nantinya plater akan mengunjungi Irondale ini.

Hogwarts Legacy: Room Of Admittance

Hogwarts Legacy Book of Admittance
Room Of Admittance. Foto Twitter Symbol Guy

Salah satu ruangan terpenting di semua Hogwarts Castle adalah Room Of Admittance. Di ruangan ini terdapat The Quill of Acceptance yang di dalamnya menyimpan catatan setiap siswa yang pernah bersekolah di Hogwarts. Dan Room Of Admittance ini layak dikunjungi para pemain yang ingin tahu ke mana perginya Quill setelah menjadi siswa di Hogwarts.

Baca juga: 

Ruang ini memiliki satu buku besar yang tak tersentuh oleh tangan manusia sejak keempat pendiri pertama kali meletakkannya di sana. The Book of Admittance ada di tengah ruangan dan halaman-halamannya akan berputar-putar saat Quill menari di atasnya ketika pemain mendekat.

Hogwarts Legacy: Tips Mengalahkan Loyalist Assassins

GAMEFINITY.ID, DKI Jakarta – Di game Hogwarts Legacy, Loyalist Assassins termasuk musuh yang kuat serta unik. Mengalahkan Loyalist Assassins memerlukan strategi khusus, selain karena selain defense-nya yang kuat serangannya juga punya demage besar ke player.

Meski tampilannya terlihat tak berbahaya dengan baju baja ringan & senjata lebih kecil, Loyalist Assassins di Hogwarts Legacy ini ternyata sulit dikalahkan lho. Karena kenyataannya Loyalist Assassins masuk ke dalam musuh normal terberat dalam game, terutama saat pemain tak tahu cara hacurkan shields mereka.

Meskipun cukup tangguh, Loyalist Assassins cukup umum & pemain bisa mempelajari kekuatan, defense, dan kelemahannya. Jika sebelumnya dibahas tentang kelompok wizard Ashwinder, kali ini adalah kelompok Loyalist.

Baca juga: 

Hogwarts Legacy, Loyalist Assassins
Hogwarts Legacy, Loyalist Assassins

Seperti namanya, Loyalist Assassins masuk kelompok Loyalist di Hogwarts Legacy, dipimpin oleh Ranrok, kelompok Goblin ini ada & melawan para wizard.

Para player mungkin akan bersimpati dengan penderitaan yang dialami oleh para goblin, namun mereka adalah musuh yang harus dikalahkan. Dengan Loyalist Assassins sebagai salah satu anggota terkuat di pasukannya, pemain pasti akan bersinggungan dengan mereka.

Baca juga: 

Berikut ini adalah cara untuk mengalahkan Loyalist Assassins di Hogwarts Legacy, beserta cara hancurkan defense dan serangannya. Sebelumnya pemain mungkin perlu mengetahui apa itu Loyalist Assassins, mereka identik dengan topi baret mereka. The Field Guide menjelaskan goblin ini telah menggunakan Sihir Kuno (Ancient Magic) untuk skill speed yang tak wajar.

Hogwarts Legacy: Loyalist Assassins Defense & Attack

Hogwarts Legacy, Loyalist Assassins
Hogwarts Legacy, Foto YT Jason’s Video Games Source

Seperti yang dijelaskan oleh The Field Guide bahwa Loyalist Assassins menggunakan Ancient Magic yang memberikan speed skill hebat. Lalu speed yang super cepet ini menjadikan Loyalist Assassins salah satu musuh paling defensif di faksi Loyalist.

Musuh ini akan memiliki shields berwarna kuning, yang artinya pemain tak bisa merusaknya kecuali menggunakan mantra Kontrol (Control Speel). Mantra seperti Levioso, Glacius, Arresto Momentum, atau Transformation bisa digunakan untuk menghancurkan pertahanan mereka.

Yang menyulitkan adalah karena kecepatan mereka, Loyalist Assassins bisa keluar dari kombo, sehingga bisa kembali membangun shields-nya.

Baca juga: 

Karena itulah menyerang setelah menghancurkan perisai mereka juga pekerjaan yang tak mudah. Tentu saja, ada cara untuk menangani kecepatan Loyalist Assassins di game Hogwarts Legacy.

Selanjutnya adalah serangan/attack, Loyalist Assassins ini hanya punya satu serangan, namun itu sangat kuat. Ia akan menyerang dengan menyilangkan pedang mereka lalu berlari ke arah pemain dengan kecepatan luar biasa. Dan serangan ini tak bisa diblokir, artinya pemain Hogwarts Legacy hanya bisa menghindarinya & melakukan serangan balik.

Cara Kalahkan Loyalist Assassins

Hogwarts Legacy, Loyalist Assassins
Hogwarts Legacy, Loyalist Assassins

Seperti yang sudah dibahas di atas, Loyalist Assassins ini bisa meloloskan diri dari kombo bahkan saat diudara lalu memasang shields-nya kembali.

Cara menghentikan hal ini adalah melawan kecepatan mereka dengan mantra Arresto Momentum untuk memperlambat mereka. Mantra Arresto Momentum ini juga akan merusak perisai dan mencegah Loyalist Assassins melepaskan diri dari kombo.

Baca juga: 

Lalu cara lainnya yaitu menyerang menggunakan sihir kuno, Ancient Magic Finisher, ini akan langsung mengalahkannya. Player yang baru akan menyerang bisa memakai Petrificus Totalus dulu, karena ini akan membunuh musuh hanya dengan satu pukulan.

Hogwarts Legacy: Dueling Feat Tersulit & Cara Selsaikannya

GAMEFINITY.ID, DKI Jakarta – Untuk menguji kemampuan sihir player di Hogwarts Legacy, pemain bisa menunjukannya melalui Dueling Feat. Quest di Hogwarts Legacy adalah pertempuran kecil yang ditujukan sebagai bentuk apresiasi pemain setiap kali mereka menyelsaikan sesuatu dengan benar.

Pertarungan Dueling Feat ini tak bisa dilacak lokasinya dari menu utama, tapi pemain bisa melihat kemajuan feat mereka di navigasi. Caranya dengan memilih Challenges lalu klik Combat, kemudian scroll ke bawah, klik pada Complete Dueling Feats. Dueling Feats juga akan muncul di layar, di pojok kanan bawah layar, tepat di atas kontrol HUD.

Baca juga: 

Menu ini akan otomatis muncul saat player melawan musuh yang terkait dengan feat pemain. Kesulitan setiap Dueling Feats juga berbeda tergantung musuh yang dihadapi. Feat yang diselsaikan akan memberikan reward seperti Uniform & Hat, The Halloween Pumpkin Mask, The Autumn Festival Coat, hingga The Demiguise Mask.

Berikut ini adalah daftar beberapa Dueling Feats tersulit dan cara menyelsaikannya.

Memanggil Dua Musuh Bersamaan

Hogwarts Legacy Summon Two Enemies
Talent Points. Foto Twitter Nayuleska

Dueling Feats ini menggunakan kata “memanggil” atau “summon” yang cukup membingungkan. Pada dasarnya ini artinya pemain harus menarik dua musuh ke depan di waktu bersamaan. Feat ini hanya dapat diselesaikan dengan membuka Talents terlebih dahulu.

Baca juga: 

Dan Talents baru bisa dibuka setelah selsaikan main story quest “Jawdaw’s Rest”, yang punys akses ke The Talent Tree. Selanjutnya, masukan 1 talent point ke dalam talent ‘Accio Mastery’, maka player akan bisa memanggil dua musuh di waktu sama memakai mantra Accio.

Hogwarts Legacy, Menghancurkan The Orb

Hogwarts Legacy, Destroy The Orb
Destroy The Orb. Foto Twitter kingsgame009

Dueling Feats Destroy The Orb muncul saat melawan The Pensieve Guardian, bos yang ditemukan di trial Quest Percival Rackham’s sebelum main story Hogwarts Legacy.

Meskipun menggunakan sihir kuno (ancient magic) menyelesaikan Dueling Feats lainnya biasanya cukup mudah, tapi yang ini lebih sulit. Untuk menyelesaikannya, player harus menggunakan mantra berwarna sama dengan orb. Contohnya, jika bola bersinar kuning, gunakan Levioso (mantra kuning) untuk memecahkan bola dan menyelesaikan Dueling Feats.

Hogwarts Legacy, Troll’s Club

Hogwarts Legacy Troll’s Club
Troll’s Club. Foto Twitter SPFLNews2021

Untuk menyelesaikan Dueling Feats ini, pertama player harus temukan troll dulu, mereka bisa ditemukan di caverns & troll lairs. Salah satu lokasi ini ada di timur laut (northeast) The Forbidden Forest dan di barat daya (southwest) The North Ford Bog Floo Flame.

Mencari lokasinya ini cukup dengan perbesar peta dan cari ikon gua kecil untuk menemukan sarang troll.

Baca juga: 

Setelah menemukan dan bertemu troll, pakai mantra Flipendo tepat setelah menghindari serangan muatan troll, ini akan membuat troll jatuh ke tanah setelah meleset. Itulah tiga Dueling Feats tersulit beserta cara menyelsaikannya, apakah kamu punya cara sendiri yang lebih efektif?

Honkai: Star Rail, 5 Artketipe Karakter yang Wajib Ada

GAMEFINITY.ID, PARIAMAN – Termasuk Honkai: Star Rail, arketipe karakter di dalam game bisa ada karena suatu alasan. Dalam konteks ini maksudnya adanya serangkaian karakter berbeda yang semuanya mengikuti ide inti yang sama baik itu dalam desain atau kepribadian mereka.

Tentu, beberapa orang mungkin bosan melihat karakter ‘penjahat berdarah panas’ yang sama di sebagian besar anime, tetapi penjahat jalanan seperti Josuke Joestar bisa muncul begitu sering karena orang suka melihatnya.

Sejauh ini dengan 24 karakter yang ada di Honkai: Star Rail, sudah banyak arketipe dalam desain, kepribadian, dan gaya bertarung yang telah terwakili. Jika informasi kebocoran 20+ karakter yang baru-baru ini beredar itu dapat dipercaya, maka ada banyak arketipe yang mungkin sudah bekerja dengan karakter seperti Luka atau Xueyi.

Baca juga: 

Tapi, mari kita membahas beberapa stereotip ikonik yang benar-benar dibutuhkan Honkai: Star Rail untuk merancang karakter yang dapat dimainkan di beberapa titik. Berikut ini adalah beberapa arketipe karakter yang dirasa harus ada dalam game Honkai: Star Rail:

Karakter Alien

Gamora dari Guardians of the Galaxy

HSR memiliki latar tempat luar angkasa dan pemeran utamanya adalah sekelompok karakter yang benar-benar mengendarai kereta luar angkasa melintasi galaksi untuk menyelesaikan masalah di planet yang berbeda. Intinya, mereka semacam versi anime dari Perusahaan di Star Trek .

Tapi, ada hal yang masih sangat kurang dimiliki oleh Enterprise dari Astral Express, yaotu spesies alien ‘sebenarnya’. Sementara itu, sejauh ini pemain telah melihat ras non-manusia dengan Foxians (seperti Tingyun) dan Vidyadhara (Bailu), kedua spesies ini terlihat sangat mirip.

Baca juga: 

Manusia itu benar-benar tidak masuk hitungan. Akan sangat menarik untuk melihat Mihoyo mengambil karakter luar angkasa yang tampak lebih asing. Tidak perlu full HR Giger Alien, tapi sesuatu seperti Gamora dari Guardians of the Galaxy, Liara T’Soni dari Mass Effect, atau bahkan Starfire dari Teen Titans sudah cukup.

The ‘Fallen Diety’ Atau Aeon yang Terlupakan

Akan luar biasa jika tim HoYoverse berhasil membuat Aeon yang dapat dimainkan. Memang, Aeon itu sendiri seperti Aha, Qlipoth, atau Nanook yang terlalu kuat untuk dimainkan, dan tidak masuk akal bagi mereka untuk bepergian dengan sekelompok manusia.

Jester Atau Badut Sosiopat

Dewa Tertawa Cegorach di universe Warhammer 40k

Arketipe karakter yang dimaksud berhubungan langsung dengan Aeon di dunia HSR. Nama Aeon ini adalah Aha, dan dia memimpin Jalan Kegembiraan. Aha, sederhananya, pada dasarnya adalah dewa lelucon, humor, kekacauan, tragedi, dan bahkan sedikit nihilisme. Sebagai kerangka acuan, dia mirip dengan Dewa Norse Loki (bukan versi Film Marvel) atau Dewa Tertawa Cegorach di alam semesta Warhammer 40k.

Akan sangat menarik untuk melihat Mihoyo mengambil tipe karakter badut atau pelawak yang merupakan pengikut Aha dan melakukan segalanya ‘untuk candaan’. Rute tipikal untuk karakter yang mewakili arketipe ini adalah seseorang yang mirip dengan Harley Quinn, Joker, Shaco dari League of Legends, atau secara teknis (walaupun agak kurang serius) bahkan Buggy the Clown dari One Piece.

Baca juga: 

Pegulat Tanpa Bakat

Rainbow Mika dari game Street Fighter

Akan menjadi luar biasa jika Honkai: Star Rail memperkenalkan karakter yang mewakili stereotip klasik pegulat profesional. Pola dasar ini biasanya dipersonifikasikan oleh karakter yang telah mengabdikan seluruh tubuh, jiwa, dan kepribadiannya untuk menjadi pegulat atau pemain kelas master.

Mereka adalah tipe karakter yang selalu bertindak seolah-olah mereka tampil untuk orang banyak, bahkan jika tidak ada orang lain di sekitarnya. Mereka memiliki kecakapan memainkan pertunjukan, bahkan dalam situasi hidup atau mati.

Beberapa karakter yang cocok dengan arketipe ini adalah Beowulf dari Skullgirls, Rainbow Mika (dan Znagief) dari game Street Fighter atau King dan Armor King dari game Tekken.

Airheaded Atau Arketipe yang Terlalu ‘Murni’ Untuk Casanova Dunia Ini

Rekomendasi arketipe untuk Honkai: Star Rail seperti Raphael di Fire Emblem: Three Houses

Honkai membutuhkan kekasih yang bodoh sebagai karakter yang bisa dimainkan. Singkatnya, arketipe ini adalah salah satu dari orang yang secara stereotip menarik baik itu pria, wanita, atau non-gender yang terlalu baik untuk kebaikan mereka sendiri yang digambarkan sebagai karakter ‘tipe himbo’.

Biasanya, karakter semacam ini mengisi peran sekutu andal yang terobsesi dengan kebugaran fisik atau makanan (seperti Raphael di Fire Emblem: Three Houses ), seorang ‘punk jalanan’ yang sebenarnya melakukan lebih banyak hal baik daripada yang ingin mereka akui atau protagonis penyerang otak udahng seperti Kamina di Gurren Lagann.

Satu-satunya karakter di HSR yang mendekati salah satu dari jenis karakter ini adalah Gepard, tapi dia terlalu pintar dan serius untuk kebaikannya sendiri.

Tolak Kebijakan Twitch, MrBeast Pertimbangkan Stream di Kick

GAMEFINITY.ID, Bandung – Kebijakan baru Twitch yang akan diberlakukan mulai 1 Juli 2023 memicu kontroversi di kalangan netizen dan streamer. Banyak dari mereka mengkritik kebjiakan tersebut dan mengancam akan memboikot platform streaming game milik Amazon itu. Kontroversi ini turut mengundang perhatian dari MrBeast yang tengah mempertimbangkan untuk melakukan stream di Kick, platform pesaing.

Perubahan Kebijakan Twitch yang Akan Berlaku 1 Juli 2023

Twitch new rules about ads

Twitch mengubah kebijakannya tentang iklan dari pihak ketiga selama live stream berlangsung. Kebijakan ini akan dberlakukan pada 1 Juli 2023. Lebih singkatnya, perubahan ini akan membatasi para streamer untuk menggunakan overlay agar dapat mempromosikan berbagai produk branded. Mereka menelaskan merek atau brand tidak boleh melebihi 3 persen dari ukuran layar. Ditambah, iklan burned in atau yang disematkan langsung juga tidak diperbolehkan.

Perubahan kebijakan ini telah memicu pertentangan dari komunitas Twitch. Salah satunya datang dari Asmongold yang menyerukan boikot platform streaming game milik Amazon itu.

Baca juga:

Kontroversi kebijakan Twitch itu membuat deretan streamer sana yang terbiasa melakukan stream di sana beralih ke platform pesaing, yaitu Rumble dan Kick. Sejauh ini, Kick menjadi platform yang paling unggul saat kontroversi ini berlangsung.

Twitch kemudian meminta maaf atas penggunaan bahasa yang membingungkan saat menjelaskan kebijakan baru itu. Pihaknya kemudian menghapus perubahan tersebut dan sekali lagi meminta maaf pada pengguna.

“Kami mengeluarkan panduan konten bermerek yang berdampak terhadap cara untuk bekerja dengan sponsor demi menambah penghasilan dari streaming. Panduan ini ternyata buruk untuk kalian dan buruk untuk Twitch, serta kami segera menghapusnya,” ungkap Twitch.

MrBeast Pertimbangkan Mulai Stream di Kick demi Dukung para Streamer

Twitch protest Mrbeast could stream on Kick 2

Kontroversi perubahan kebijakan Twitch itu mengundang perhatian MrBeast, seorang YouTuber terkenal. Ia menggunakan Twitter-nya untuk mengungkap ketidakpuasannya terhadap kebijakan baru platform streaming itu.

MrBeast menyarankan Twitch seharusnya membantu para streamer untuk membantu menambah penghasilan alih-alih membatasi mereka. Meski bukan streamer Twitch, ia mengungkap minatnya untuk mulai stream di Kick demi memprotes kebijakan baru itu.

Saat ini, belum diketahui apakah MrBeast jadi melakukan stream di Kick setelah Twitch menghapus kebijakan baru tersebut.

Kontroversi Twitch Pacu Kick Mengundang Deretan Streamer Terkenal

Masalah kebijakan baru dari Twitch ternyata memperkuat Kick sebagai platform streaming pesaing. Tidak heran banyak streamer terkenal yang mulai melakukan stream di platform pesaing tersebut. Akhir Maret lalu, Adin Ross dan Hikaru Nakamura mulai melakukan stream di sana.

Twitch competitor Kick

Menurut Dexerto, Kick dipasarkan sebagai situs ramah content creator dengan berbagai kebijakan yang dapat diterima. Platform streaming itu bahkan didanai oleh Tyler “TrainWreck” Niknam. Kick juga menjanjikan pembagian penghasilan dengan perbandingan 95-5 pada kreator. Ini melebihi 50-50 di Twitch dan 70-30 di YouTube.

Ninja dumped Twitch for Kick
#image_title

Sejak saat itu, cukup banyak streamer terkenal yang memulai stream di Kick, apalagi setelah kontroversi Twitch. Contohnya, Ninja mulai melakukan stream pertamanya di Kick pada 9 Juni 2023. Streamer kondang itu ikut memprotes kebijakan Twitch yang dianggapnya didak memahami para konten kreator.

Kick mengungkap di akun Twitter resminya bahwa pihaknya sudah mencatat rekor jumlah signup selama 24 jam sebanyak dua kali lipat. Mereka juga menyindir sekaligus secara sarkastik mengucapkan terima kasih pada Twitch.

4 Anime Dari Game Petarungan Legendari yang Wajib Ditonton

GAMEFINITY.ID, PARIAMAN – Bukan hanya manga, anime juga sering diadaptasi dari sebuah video game. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalag pembuatan serial yang didasarkan pada sebuah game tema petarungan.

Tentu saja hal ini menjadi sesuatu yang sangat disukai karena pecinta game juga dapat melihat karakter-karakter yang mereka ketahui menjadi sebuah animasi bergerak yang dapat ditonton langsung.

Berikut ini adalah beberapa game tema petarungan yang telah diadaptasi menjadi sebuah anime:

Baca juga: 

Street Fighter II The Animated Movie

Street Fighter II The Animated Movie

Game Street Fighter sudah diadaptasi ke dalam anime serial maupun movie. Pembahasan kali ini akan difokuskan pada Street Fighter II The Animated Movie yang memiliki cerita tentang anak emas Street Fighter, Ryu. Dia dikisahkan sedang menjalani misi untuk menghentikan organisasi M. Bison untuk mengambil alih dunia.

Film ini terasa seperti anime pertempuran paling klasik dengan tujuan untuk mengalahkan kejahatan pamungkas dengan semua wajah Street Fighter yang sudah dikenal selama hari-hari Street Fighter II. Dari sini pemain mendapatkan kesempatan menyaksikan rilisnya dalam versi serial anime Street Fighter II V, film anime Street Figher Alpha: The Animation, dan adaptasi manganya.

Baca juga: 

Anime Virtua Fighter

Anime Virtua Fighter

Menjadi salah satu game fighting pertama, tidak heran jika Virtua Fighter juga memiliki serial animasi. Serial ini berpusar pada karakter utama Akira Yuki dalam pencariannya untuk melihat delapan bintang surga dan menyelamatkan Sarah Bryant yang diculik.

Dalam ceritanya, Akira Yuki bergabung dengan Pai Chan untuk kemudian memulai pencarian mereka. Serial ini cocok untuk membangun pengetahuan yang tidak dimiliki dari versi gamenya sehingga dapat disebut sebagai salah satu adaptasi terbaik.

Baca juga: 

Night Warriors: Darkstalker’s Revenge OVA Series

Anime Night Warriors: Darkstalker’s Revenge

Berdasarkan serial franchise Darkstalkers yang populer, ini adalah serial empat episode yang dibuat oleh Madhouse Studios. Dinamai sesuai dengan game aslinya, ini adalah pertarungan antara vampir, manusia serigala, setan, dan manusia saat penyerbu alien Pyron berencana untuk mengambil alih bumi.

Meski film ini tidak menyertakan semua karakter favorit yang ada di gamenya, tapi tetap saja perkembangan pertarungan antara manusia dan Darkstalkers yang disuguhkan benar-benar menarik.

Fatal Fury: Legend of the Hungry Wolf

Anime Fatal Fury: Legend of the Hungry Wolf

Game pertarungan popule, Fatal Fury, dikonfirmasi akan mendapatkan adaptasi ke dalam anime. Sebelumnya game terkenal yang satu ini sudah diadaptasi ke dalam serial OVA yang mengisahkan tempat bernama Southtown. Karakter utamanya adalah kakak beradik Terry dan Andy Bogard bergabung dalam Turnamen King of Fighters.

Kakak beradik itu memiliki tujuan untuk membalaskan dendam tuan mereka yang jatuh dam menemui ajalnya di tangan Geese Howard. Turnamen membawa masalah dengan banyak upaya pembunuhan yang gagal, tetapi itu tidak menghentikan bersaudara itu untuk akhirnya mengalahkan Angsa Howard dengan Tendangan Badai.

Ujian persaudaraan yang sebenarnya juga menjadi konflik tersendiri dalam versi OVA-nya. Penonton dapat menemukan arti kesetiaan, balas dendam, dan, tentu saja, pertempuran.