All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

Jena Malone Alami Pelecehan Saat Syuting The Hunger Games

GAMEFINITY.ID, Bandung – Jena Malone baru-baru ini membuka suara bahwa ia pernah alami pelecehan seksual. Kejadian itu ia ceritakan terjadi saat proses syuting The Hunger Games.

Malone bergabung dengan franchise The Hunger Games sebagai Johanna Mason mulai The Hunger Games: Catching Fire yang rilis pada 2013. Ia kemudian kembali memerankan karakter tersebut di Mockingjay Part 1 dan Part 2.

Jena Malone Bagikan Pengalaman Alami Pelecehan Seksual di Instagram

Jena Malone Johanna Mason Hunger Games
Jena Malone perankan Johanna Mason di franchise The Hunger Games

Malone membagikan foto pemandangan sebuah pedesaan di Prancis melalui akun Instagramnya. Foto itu ia ambil setelah menyelesaikan syuting The Hunger Games: Mockingjay – Part 2.

“Waktu itu di Paris benar-benar amat sulit bagiku, sedang melewati putus asmara yang buruk saat itu dan juga mengalami pelecehan seksual oleh seseorang yang menjadi rekan kerja,” tulisnya.

Pemeran Johanna Mason itu juga mengatakan sangat penuh syukur telah berpartisipasi dalam proyek besar Lionsgate tersebut. Namun, ia berharap momen itu tidak terkait dengan peristiwa traumatis baginya. Saat ia berada di pedesaan itu, ia meminta sang supir untuk membiarkan menangkap momen tersebut dan menangis.

“Sangat sulit untuk membicarakan Hunger Games dan Johanna Mason tanpa merasakan ketajaman dari momen ini tapi aku siap untuk melewatinya dan mendapatkan kembali kesenangan dan pencapaian yang kurasakan,” lanjutnya.

Baca juga: Tom Cruise Akui Terharu saat Reuni dengan Val Kilmer

Akui Takut dengan Cancel Culture

Aktris berusia 38 tahun itu sama sekali tidak menyebut sosok pelaku pelecehan seksual tersebut. Ia mengaku takut dengan cancel culture dan tidak memandang sistem keadilan kriminal akan membantu pemulihannya.

“Aku mencoba menggunakan keadilan restoratif untuk membantu pemulihan dan akuntabilitas dan perkembangan dengan orang lain. Benar-benar proses sulit tapi aku percaya sudah membantuku melewati hal tersulit dalam duka,” tambahnya.

Postingan Instagramnya juga menarik perhatian Willow Shields, pemeran Primrose Everdeen (adik dari Katniss Everdeen) di franchise The Hunger Games.

“Postingan ini membuatku kehilangan kata-kata. Aku mengerti dan kuharap meski prosesnya lambat kamu baik-baik saja, Jena,” tulis Shields.

Ed Sheeran Bakal Rilis Album Baru Mei Ini

GAMEFINITY.ID, Bandung – Ed Sheeran mengumumkan di sosial media bahwa dirinya akan merilis album terbaru pada 5 Mei mendatang. Ia menyebut album terbarunya itu akan menceritakan pengalaman pribadi melalui “ketakutan, depresi, dan kecemasan”. Album tersebut juga akan jadi penutup era matematikal yang dimulai dengan “+” (Plus) pada dekade lalu.

Album Terbaru Ed Sheeran, “-“ (Subtract)

Ed Sheeran Subtract
“-“ (Subtract), album terbaru Ed Sheeran

“Aku telah mengerjakan ‘Substract’ selama satu dekade, mencoba untuk membuat album akustik yang sempurna, menulis dan merekam ratusan lagu dengan visi jelas yang kupikir benar-benar harus. Lalu pada awal 2022, rangkaian peristiwa mengubah hidupku, kesehatan mentalku, and akhirnya caraku memandang musik dan seni,” ungkap Ed Sheeran.

Sheeran mengaku menulis lagu menjadi bentuk terapinya dan membantu menghadapi perasaannya saat menghadapi rangkaian peristiwa tersebut.

Menurut Variety, album kelima Sheeran juga diproduksi dan ditulis oleh Aaron Dessner dari band The National. Sheeran sebelumnya merilis single berjudul F64 yang rilis 19 Januari lalu. F64 merupakan dedikasi untuk temannya Jamal Edwards yang meninggal tahun lalu.

Album tersebut bakal jadi penutup era seri Matematikal yang telah dimulai dengan Plus pada 2011. Album keempatnya, “=” (Equals), rilis 29 Oktober 2021 dan berhasil memuncaki tangga album di beberapa negara seperti Inggris, Amerika Serikat, dan Australia. Equals menampilkan single hit Bad Habits dan Shivers.

Baca juga: Jisoo Blackpink Mulai Syuting MV untuk Solo Debutnya

Ungkap Sang Istri Alami Tumor

Bersamaan dengan pengumuman album terbarunya, Sheeran membagikan sang istri, Cherry Seaborn, divonis menderita tumor saat hamil anak kedua mereka. Ia mengaku tumor tersebut tidak dapat ditangani hingga anak kedua mereka lahir. Anak kedua mereka akhirnya lahir Mei lalu, dan Sheeran tidak menyampaikan kabar lebih lanjut tentang kesehatan sang istri.

“Aku berputar-putar melalui ketakutan, depresi, dan kecemasan. Aku merasa seperti tenggelam, kepala di bawah permukaan, melihat ke atas tidak bisa kembali untuk bernapas,” ungkap Ed Sheeran. Pernyataan tersebut diunggah melalui akun media sosial resminya dalam bentuk entri diari yang dipotret Annie Liebowitz.

Sementara itu, Sheeran sedang menggelar +–=÷× Tour (Mathematics Tour) sejak 23 April 2022. Ia akan menggelar tur konser tersebut di Amerika Utara mulai 6 Mei dan dijadwalkan berakhir 23 September mendatang.

Demon Slayer: Swordsmith Village Arc Mulai Tayang 9 April

GAMEFINITY.ID, BandungSeason ketiga dari Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba telah menjadi salah satu serial anime yang dinanti musim semi ini. Penggemar akhirnya mendengar kapan season terbaru itu mulai tayang. Season ketiga yang akan mengadaptasi Swordsmith Village arc kini akan mulai tayang 9 April di Fuji TV di Jepang.

Sebelumnya, episode perdana Demon Slayer: Swordsmith Village Arc telah rilis di bioskop di Jepang pada 3 Februari lalu. Episode perdana tersebut berhasil meraup 1,15 miliar yen pada tiga hari pertama. Episode tersebut juga tayang di bioskop di lebih dari 95 negara lainnya, termasuk Amerika Serikat, Singapura, dan Filipina.

Trailer Terbaru Demon Slayer: Swordsmith Village Arc Ungkap Tanggal Tayang Perdana

Demon Slayer Swordsmith Village Art key art
Key art Demon Slayer: Swordsmith Village Arc

Pihak Aniplex merilis trailer terbaru dari Demon Slayer: Swordsmith Village Arc di media sosial. Mereka juga menyampaikan episode baru dari serial anime super hits tersebut akan mulai tayang 9 April di Fuji TV dengan episode spesial berdurasi satu jam.

Trailer tersebut tidak menampilkan terlalu banyak detail cerita atau aksi pertarungan. Sebagaimana yang diketahui penggemar, season ketiga akan bercerita tentang petulangan Tanjiro dan teman-temannya di Swordsmith Village. Mereka harus ke desa tersebut untuk memperbaiki senjata mereka setelah bertarung dengan Daki dan Gyutaro. Momen ini akan mempertemukan mereka dengan setidaknya dua orang anggota Hashira.

Baca juga: Cuplikan Kimetsu No Yaiba Season 3 Bocor Di Internet

Man With A Mission dan Milet berkolaborasi untuk membawakan opening theme dari season ketiga yang berjudul Kizuna no Kiseki. Sementara itu, deretan pengisi suara terkenal juga akan memerankan karakter baru, diantaranya Mamoru Miyano sebagai Doma, Ryotaro Okiayu sebagai Kokushibo, Toshio Furukawa sebagai Hantegu, dan Kosuke Toriumi sebagai Gyokko.

Selain deretan pengisi suara baru, staf seperti sutradara Haruo Sotozaki dan semua pengisi suara tokoh utama dipastikan kembali berperan dalam arc terbaru dari serial anime Demon Slayer.

Demon Slayer: Swordsmith Village Arc akan mulai tayang 9 April di Fuji TV di Jepang. Sementara itu, Muse Asia sudah dipastikan akan mendapat lisensi untuk season terbaru ini khusus Asia Tenggara dan akan menayangkannya di berbagai platform streaming.

The Wolf Among Us 2 Ditunda demi Hindari Kerja Crunch

GAMEFINITY.ID, Bandung – Telltale Games mengumumkan mereka memilih untuk menunda perilisan The Wolf Among Us 2 dari tahun 2023 hingga 2024. Pihaknya beralasan untuk menghindari crunch dan memperlancar transisi dari Unreal Engine 4 ke Unreal Engine 5.

The Wolf Among Us 2 merupakan sekuel dari The Wolf Among Us yang rilis pada 2013. Keduanya adalah game adaptasi dari seri komik Fables karya Bill Willingham. Sekuel tersebut pertama kali diumumkan pada 2017 sebelum Telltale Games terpaksa tutup tahun berikutnya. Proyek itu kemudian diumumkan ulang pada tahun 2019 setelah Telltale Games dihidupkan kembali di bawah manajemen baru.

Versi terbaru tersebut kini ikut dikembangkan oleh AdHoc Studios, studio game yang didirikan Nick Herman selaku sutradara The Wolf Among Us dan beranggotakan lebih dari 50 persen mantan karyawan Telltale Games.

Telltale Games Pilih Tunda Perilisan The Wolf Among Us 2

The Wolf Among Us 2
The Wolf Among Us 2 alami penundaan demi hindari penerapan crunch

CEO Telltale Games Jamie Ottilie berbicara pada IGN tentang keputusan untuk menunda perilisan game besutannya itu. Ia mengaku pemicu utamanya demi menghindari crunch atau merilis game yang belum selesai.

“Membuat game sudah sulit dan butuh waktu untuk menjadikannya tepat. Dan tidak bermanfaat jika kami merilis dalam bentuk tidak selesai,” ungkap Oitilie.

Ottilie juga menjelaskan Telltale Games versi baru itu telah kesulitan selama pandemi COVID-19. Saat pengumuman ulang The Wolf Among Us 2 di The Game Awards 2019, game tersebut masih dalam tahap pra-produksi.

Ia melanjutkan produksi game itu masih berjalan lancar, tetapi Telltale memilih untuk mengganti game engine dari Unreal Engine 4 ke Unreal Engine 5 baru-baru ini. Ottilie berkata bahwa Unreal 5 memiliki banyak fitur menarik yang bermanfaat. Namun, ia mengaku harus mengulangi progress kembali dari awal.

Baca juga: Pemain Kerbal Space Program 2 Minta Refund!

Ottilie ikut mengaku terdapat dua pilihan untuk merilis game itu pada 2023, entah itu merilisnya dalam bentuk belum selesai atau mengikuti budaya crunch. Crunch adalah kultur lembur yang kerap diterapkan oleh banyak studio game akhir-akhir ini, memicu penambahan jam kerja karyawan yang sedang mengerjakan sebuah game.

“Saya sudah lakukan crunch dan tidak ingin menerapkannya lagi, dan tidak adil untuk memintanya,” ungkap Ottilie.

The Wolf Among Us 2 bakal rilis secara episodik seperti pendahulunya. Namun, tidak seperti game Telltale sebelumnya, semua episode akan diselesaikan sekaligus. Berarti, jika episode pertama rilis, semua episode sudah selesai diproduksi. Sementara itu, Telltale Games juga sedang mengembangkan The Expanse: A Telltale Series bersama Deck Nine Games.

Maon Kurosaki Penyanyi Ost. Highschool of The Dead Wafat

GAMEFINITY.ID, Bandung – Kabar duka muncul dari dunia anime dan musik Jepang, Maon Kurosaki telah wafat pada 16 Februari 2023 karena penyakit kronisnya yang tidak kunjung membaik. Kabar itu diumumkan pihak agensinya, Art One Entertainment, melalui akun resminya baru-baru ini.

Maon Kurosaki telah tutup usia di 35 tahun. Keluarganya memilih untuk memberi penghormatan terakhir berupa upacara kecil di luar publik.

Meninggal Karena Epidural Hematoma

Maon Kurosaki
Maon Kurosaki wafat karena epidural hematoma yang dideritanya

Kurosaki pertama kali dilarikan ke rumah sakit saat tampil di sebuah konser live stream pada September 2021. Saat itu, ia harus menjalani operasi darurat untuk mengatasi epidural hematoma. Epidural hematoma merupakan penyakit perdarahan di antara tengkorak dan membran otak.

“Anggota agensi kami, Maon Kurosaki, telah meninggal dunia pada 16 Februari karena penyakit kronis yang memburuk. Peristiwa itu tiba-tiba saja terjadi saat kami berdiskusi tentang masa depannya, seperti perilisan film yang akan datang, jadwal setelah musim panas, dan perilisan lagu baru. Pihak keluarga bermaksud untuk mengucapkan selamat tinggal padanya secara diam-diam, jadi upacara pemakaman tersebut hanya didatangi oleh kerabatnya. Saya ingin mengucapkan terima kasih pada semua penggemar yang sudah menudukung Maon Kurosaki hingga sekarang, dan semua yang sudah terlibat,” tulis pihak agensi.

Baca juga: Eir Aoi Putuskan Hiatus karena Alasan Kesehatan

Jejak Karier Maon Kurosaki

Maon Kurosaki memulai karier menyanyinya saat ia tampil di distrik perbelanjaan Akibahara. Ia kemudian menandatangani kontrak dengan Geneon Universal (sekarang NBCUniversal Entertainment Japan) dan melakukan debutnya dengan menyanyikan 12 ending theme serial anime High School of the Dead. Lagu selanjutnya, Magic World, digunakan sebagai ending theme A Certain Magical Index II dan mencapai nomor 20 di Oricon Singles Chart.

Ia kemudian menyanyikan theme song anime terkenal lainnya seperti Shakugan no Shana III Final, Danganronpa 3: The End of Hope’s Peak High School: Future Arc, School-Live, dan Strike the Blood. More Strongly, ending theme Reincarnated As A Sword season pertama yang tayang musim gugur lalu, menjadi lagu terakhirnya.

Gamefinity ingin mengucapkan turut berduka cita dan terima kasih pada Maon Kurosaki atas jasanya dalam dunia musik anime.

Pemain Kerbal Space Program 2 Minta Refund!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Kerbal Space Program 2 akhirnya rilis sebagai early access pada 24 Februari 2023. Baru-baru ini, beberapa pemain Kerbal Space Program 2 meminta refund. Alasannya, game tersebut dirilis dalam kondisi yang tidak dapat diterima, bahkan masih dalam early access. Game besutan Intercept Games itu penuh dengan bug dan serangkaian masalah teknis lainnya.

Pendahulunya, Kerbal Space Program, telah dirilis pada 2015 di PC, Mac, dan Linux sebelum merambah ke konsol. Game tersebut mendapat pujian dari kritikus dan dianggap sebagai salah satu game simulasi penerbangan luar angkasa terbaik dan terkompleks.

Game tersebut sebenarnya mengajarkan ilmu pengetahuan sungguhan pada pemain. Pasalnya, setiap mekanik di game tersebut berdasarkan konsep dunia nyata seperti gravitasi dan aerodinamika. Karena hal ini, sekuelnya sudah menjadi sangat hype semenjak pengumumannya, tentunya standar untuk memperbaharui formula di game pendahulunya itu sangat tinggi.

Baca juga: Kerbal Space Program 2 Tunda Perilisan Sampai 2023

Kerbal Space Program 2 Dapat Komentar Negatif dari Pemain Sampai Minta Refund

Begitu game itu rilis pada 24 Februari sebagai early access, pemain berbondong-bondong mulai memainkannya. Sayangnya, mereka mendapat pengalaman yang kurang menyenangkan berdasarkan mayoritas komentar di Steam.

Salah satu dari pemainnya berkomentar bahwa Kerbal Space Program 2 hanya dapat berjalan di 15 FPS meski menggunakan RTX 3080 dan terlalu mahal sebagai early access. Yang lainnya juga mengklaim game tersebut hampir tidak bisa dimainkan, dengan mayoritas menganggapnya sebagai Beta yang dirilis terburu-buru.

Bahkan, beberapa juga telah meminta refund karena kualitas game-nya yang buruk. Ada juga yang meminta untuk bermain pendahulunya saja.

Kerbal Space Program 2 roadmap
Roadmap Kerbal Space Program 2

Michael Loreno selaku Community Lead dari Kerbal Space Program berkomentar tentang performa Kerbal Space Program 2 di sebuah laman Steam. Loreno menyatakan sekuel tersebut sedang dalam optimisasi berlanjut dan performa akan berkembang saat tahap early access berlangsung.

Ia juga mengingatkan bahwa semua yang terlibat di tahap early access harus memahami bahwa game tersebut masih dalam pengembangan aktif. Ia dan timnya memastikan game buatannya itu akan menyenangkan dan setidaknya cukup memiliki fitur secara penuh.

Tampaknya pemain yang sudah menantikannya harus menunggu lebih lama agar Kerbal Space Program 2 dapat menjadi game yang menyenangkan tanpa gangguan bug dan masalah teknis.