All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

Tom Cruise Akui Terharu saat Reuni dengan Val Kilmer

GAMEFINITY.ID, Bandung – Tom Cruise baru-baru ini menceritakan momen haru saat reuni dengan Val Kilmer. Keduanya berakting bersama kembali di Top Gun: Maverick, sekuel dari Top Gun. Film tersebut berhasil meraup penghasilan sebesar 1,48 juta dolar AS di box office, menjadikannya salah satu film terlaris tahun lalu.

Tom Cruise Ceritakan Momen Haru saat Reuni dengan Val Kilmer

Saat wawancaranya di Jimmy Kimmel Live!, Cruise menceritakan momen haru saat reuni antara dirinya dan Val Kilmer. Ia mengaku Kilmer merupakan aktor yang hebat.

“Aku hanya ingin berkata kalau [momen] itu sangat emosional, aku sudah kenal Kilmer lama sekali. Baginya untuk kembali memerankan karakter itu … dia benar-benar aktor yang luar biasa, dia jadi karakter itu lagi dengan cepat, kamu sedang menatap Iceman,” ungkap Tom Cruise, pemeran Pete “Maverick” Mitchell pada Jimmy Kimmel.

Val Kilmer, pemeran Iceman, sebelumnya mengumumkan dirinya terkena kanker tenggorokan yang sudah ia derita sejak 2015. Meski sudah dinyatakan bebas kanker selama enam tahun, efek terapi radiasi dan kemoterapi berdampak buruk pada kemampuan bicaranya. Menurut Variety, Kilmer memiliki jumlah dialog yang sedikit di Top Gun: Maverick, namun model kecerdasan buatan membantunya berbicara di film tersebut.

Tom Cruise Val Kilmer in Top Gun
Iceman (Kilmer) awalnya jadi sosok rival bagi Maverick (Cruise) di Top Gun

Momen pertemuan karakter Maverick dan Iceman di Top Gun: Maverick sangat mengundang haru penontonnya. Di film tersebut, terungkap bahwa Iceman sedang sekarat, momen Maverick jadi emosional menunjukkan kedekatan kedua karakter tersebut semakin kuat.

Top Gun: Maverick Masuk Nominasi Best Picture di Oscars

Tidak hanya sukses di box office, Top Gun: Maverick juga mendapat pujian dari kritikus. Kritikus dan penonton sepakat bahwa Top Gun: Maverick jauh lebih baik daripada pendahulunya.

Berkat pujian dari kritikus, Top Gun: Maverick berhasil masuk deretan nominasi di beberapa penghargaan prestigius. Di Golden Globe Awards, film tersebut mendapat nominasi Best Motion Picture – Drama dan Best Original Song.

Baca juga: Academy Awards Bentuk Tim Krisis Buntut Insiden Will Smith

Di Academy Awards, film yang diproduseri Jerry Bruckheimer itu mendapat enam nominasi. Keenamnya adalah Best Picture, Best Adapted Screenplay, Best Film Editing, Best Visual Effects, Best Sound, dan Best Original Song.

Top Gun: Maverick telah berhasil

Sons of the Forest Terjual 2 Juta Kopi dalam Sehari

GAMEFINITY.ID, Bandung – 24 jam memasuki early access, Sons of the Forest telah meraih prestasi yang luar biasa. Game horor survival itu berhasil berada di peringkat puncak penjualan tertinggi di Steam saat ini. Pengembangnya, Endnight Games, mengabarkan game sekuel dari The Forest itu berhasil meraih angka penjualan 2 juta kopi dalam sehari.

Sempat Mengalami Penundaan Beberapa Kali, Endnight Games Memilih Merilisnya sebagai Early Access

Sons of the Forest Early Access
Meski jadi Early Access, Sons of the Forest berhasil capai angka penjualan sebanyak 2 juta unit

Sekuel The Forest itu sempat tertunda hingga awal 2023 pada September lalu. Endnight Games mengklaim penundaan tersebut akan menjadi yang terakhir. Pihak pengembang beralasan bahwa mereka ingin menambah cakupan lebih luas daripada pendahulunya.

Kesuksesan The Forest pada 2014 lalu membuat ekspektasi pemain terhadap Sons of the Forest sangat tinggi. Hal ini memicu tekanan bagi studio untuk menetapkan standar yang semakin meningkat.

Bahkan, game horor survival itu sempat memuncaki peringkat game terbanyak di-wishlist di Steam pada pertengahan Februari ini, mengalahkan Starfield. Ini cukup mengejutkan mengingat Sons of the Forest dikembangkan oleh studio indie ketimbang perusahaan game AAA.

Tidak ingin mengingkari janji pada penggemar, Endnight Games memilih untuk merilis game besutannya itu sebagai early access pada 23 Februari. Pihaknya akan mengandalkan pendapat penggemar agar game tersebut menjadi sesuai harapan saat final release.

Baca juga: Deretan Game Souls Like yang Bikin Darah Naik Turun

Sons of the Forest Terjual 2 Juta Kopi dalam Sehari!

Meski menjadi early access, antisipasi penggemar tidak menurun sama sekali. Sons of the Forest telah berhasil menjadi game terlaris di Steam saat ini. Game tersebut berhasil mengalahkan game premium populer yang baru rilis seperti Hogwarts Legacy dan Atomic Heart. Game free-to-play Counter-Strike: Global Offensive dan Destiny 2 bahkan harus bertekuk lutut di posisi kedua dan ketiga.

Endnight Games kemudian merilis pernyataan di Twitter tentang Sons of the Forest. Mereka mengumumkan game besutannya itu telah terjual sebanyak dua juta kopi dalam 24 jam.

Per tulisan ini, Sons of the Forest berhasil cetak angka pemain aktif tertingginya sebanyak 414.257 pengguna menurut SteamCharts. Ini membuktikan game horor survival itu sudah menjadi salah satu game baru yang banyak dimainkan tahun ini.

Dapatkan Sons of the Forest mempertahankan momentum ini hingga final release-nya kelak?

Nintendo Sudah Pastikan Tidak Akan Tampil di E3 2023

GAMEFINITY.ID, Bandung – Nintendo sudah memastikan pihaknya tidak akan menghadiri Electronic Entertainment Expo (E3) tahun ini. Keputusan ini menyusul berbagai laporan bahwa pembuat Switch itu, bersama dengan Xbox dan PlayStation, tidak akan tampil di E3.

Nintendo: E3 Tidak Cocok dengan Rencana Acara Kami

Nintendo E3 2023
Nintendo anggap E3 2023 tidak cocok dengan rencana acara yang akan digelar pihaknya

“Kami punya pendekatan pada keterlibatan kami di acara manapun secara basis case-by-case dan selalu mempertimbangkan bermacam cara untuk menaikkan keterlibatan dengan penggemar kami. Karena E3 tahun ini tidak cocok dengan rencana tersebut, kami memutuskan untuk tidak berpartisipasi,” ungkap pihak Nintendo pada IGN.

Meski tidak dapat tampil di E3 tahun ini, Nintendo juga mengatakan pihaknya masih menjadi pendukung kuat E3 dan penyelenggaranya Electronic Software Association (ESA).

Pengumuman tersebut menarik perhatian Geoff Keighley, penggagas The Game Awards dan Summer Game Fest. Keighley membagikan informasi tersebut melalui Twitter pribadinya dengan frasa “Let’s (Not) Go”. Istilah itu sudah tidak asing bagi penggemar franchise Mario. GameRant menilai ungkapan ini sebagai sindiran terhadap E3.

Baca juga: Microsoft Sepakat Bawa Call of Duty ke Konsol Nintendo

Bagaimana Nasib E3 2023?

Semenjak pandemi COVID-19, E3 tengah mengalami kesulitan. Acara tersebut telah batal dua kali, yaitu pada tahun 2020 dan 2022. E3 2021 berakhir menjadi acara virtual yang tidak mendapat sambutan baik dari penggemar. Saat ini, E3 2023 akan digelar pada 13-16 Juni, sedangkan Summer Game Fest, pesaing terberatnya, bakal diadakan 8 Juni mendatang.

Selain Nintendo, ada kemungkinan pengembang lain juga bakal absen tampil di E3 tahun ini. Kemungkinan contohnya, Xbox akan menggelar acaranya sendiri di Los Angeles, namun bukan di Los Angeles Convention Center.

Ubisoft tetap memastikan pihaknya akan menghadiri E3 jika acara tersebut tetap berjalan sesuai rencana. Konami bahkan sedang dirumorkan akan menampilkan game Castlevania terbaru dan remake dari Metal Gear Solid 3 di acara tersebut.

Tahun 2023 menjadi kali pertama E3 dan Summer Game Fest saling bersaing dengan menggelar acara langsung dan tidak lagi hanya virtual. Ini menjadi momen di mana reputasi E3 dipertaruhkan. Dengan kemungkinan banyak pengembang besar melewatkannya, akankah E3 tahun ini dapat bertahan dari gempuran Summer Game Fest kelak?

Academy Awards Bentuk Tim Krisis Buntut Insiden Will Smith

GAMEFINITY.ID, Bandung – Academy Awards atau Oscar tahun lalu menghebohkan jagat maya karena sebuah insiden. Saat itu, Will Smith menampar Chris Rock tepat pada wajah, insiden tersebut terjadi saat Rock akan mengumumkan pemenang Best Documentary Feature.

Karena insiden yang sudah menjadi perbincangan publik ini, pihak penyelenggara, Academy of Motion Pictures Arts of Sciences atau Movie Academy, telah membentuk tim krisis demi mencegah momen serupa terjadi kembali.

Pertama Kali, Tim Krisis Terbentuk Demi Cegah Insiden di Academy Awards

Bill Kramer, kepala Movie Academy, telah mengungkap pada Time bahwa pihaknya sudah membentuk tim krisis. Ia berharap tim tersebut akan bersiap untuk segala kejadian yang tidak diinginkan.

“Karena tahun lalu, kami jadi terbuka bahwa apapun bisa terjadi selama Oscars berlangsung. Tapi rentetan rencana ini –tim komunikasi krisis dan strukturnya yang kami miliki– memudahkan kami untuk berkata, ‘ini kelompok yang kami kumpulkan sangat cepat. Inilah cara kami berkumpul bersama. Inilah juru bicaranya. Beginilah pernyataannya,’” kata Kramer.

Baca juga: Shazam Seperti Deadpool Versi DC, kata Zachary Levi

Tindakan Will Smith terhadap Chris Rock Jadi Insiden di Oscar Tahun Lalu

Saat Academy Awards tahun lalu, Chris Rock membuat lelucon perbandingan G.I. Jane terhadap Jada Pinkett Smith yang mengalami alopecia, sebuah kondisi pemicu kebotakan. Will Smith kemudian melaju ke panggung dan menampar Rock tepat pada wajah.

Momen tersebut memicu kebingungan penonton yang bertanya-tanya apakah momen tersebut menjadi bagian dari acara. Akhirnya, hal tersebut terungkap saat Will Smith membentak Rock agar tidak mengejek sang istri.

Smith tetap berada dalam acara dan akhirnya memenangkan penghargaan Best Actor untuk penampilannya di film King Richard. Ia kemudian meminta maaf keesokan harinya, namun buntut dari perbuatannya itu sudah terjadi. Banyak pihak, termasuk pihak Academy sendiri, mengutuk perbuatan tersebut.

Academy Awards Will Smith
Will Smith diumumkan dilarang hadir di Academy Awards selama 10 tahun ke depan

Will Smith pun mengundurkan diri sebagai anggota Academy beberapa hari kemudian setelah itu. Pihak Academy lalu melarangnya hadir di Oscars selama sepuluh tahun. Academy Awards tahun ini bakal digelar di Dolby Theatre, Hollywood, pada 12 Maret mendatang.

Film The Lord of the Rings Baru sedang dalam Pengembangan

GAMEFINITY.ID, Bandung – Warner Bros. Pictures mengumumkan mereka sedang menggarap deretan film bary The Lord of the Rings. Pihaknya dan New Line Cinema telah menandatangani kesepakatan dengan Middle-earth Enterprises milik Embracer Group. CEO Warner Bros. Discovery David Zaslav telah mengumumkannya saat earning call untuk kuartal keempat,

The Lord of the Rings merupakan seri film adaptasi dari seri novel berjudul sama oleh J.R.R. Tolkien. Seri film buatan New Line Cinema itu telah sukses di box office dan menjadi salah satu yang paling dicintai pegiat film. Trilogi prekuelnya yang juga dibuat oleh MGM, The Hobbit, juga sukses di box office. Tahun lalu, Amazon Prime Video akhirnya menayangkan musim pertama dari The Lord of the Rings: The Rings of Power yang dianggap sukses besar.

Warner Bros. dan New Line Cinema Bakal Buat Seri Film The Lord of the Rings Baru

The Lord of the Rings The Rings of Power Amazon
The Lord of the Rings: The Rings of Power telah sukses besar di Amazon Prime Video

Warner Bros. akan memproduksi seri film Lord of the Rings terbaru bersama New Line Cinema dan Freemode. Freemode sendiri merupakan divisi Embracer Group yang mengakuisisi hak film dari karya Tolkien.

“Setelah akuisisi Middle-earth Enterprises, kami sangat senang untuk memulai perjalanan kolaboratif baru ini bersama New Line Cinema dan Warner Bros. Pictures, membawa dunia buatan J.R.R. Tolkien kembali ke layar lebar dengan cara baru dan menyenangkan. Kami mengerti seberapa menyenangkannya karya-karya ini dan bekerja sama dengan rekan kami di New Line Cinema dan Warner Bros. Pictures, kami berencana untuk menghormati masa lalu, fokus ke masa depan, dan mengikuti standar produksi yang berkualitas,” ungkap Lee Guinchard, CEO Freemode di lansir dari Variety.

Baca juga: Mortal Kombat 12 Resmi Diumumkan, Bakal Rilis 2023

Saat ini, belum ada pengumuman tentang tim kreatif yang bertanggung jawab di balik film tersebut. Meski begitu, Peter Jackson, sutradara di balik film The Lord of the Rings dan The Hobbit, berminat untuk kembali bersama kolaboratornya Fran Walsh dan Philippa Boyens.

Warner Bros. dan New Line Cinema juga sedang mengembangkan film anime The Lord of the Rings: The War of the Rohirrim, sebuah cerita yang berlatar 183 tahun sebelum seri The Lord of The Rings.

Halo Infinite Luncurkan Season 3, Echoes Within

GAMEFINITY.ID, Bandung Halo Infinite akan segera meluncurkan season ketiga dalam waktu dekat. Season yang bertajuk Echoes Within tersebut akan menjadi update multiplayer terbesar sejauh ini. 343 Industries memastikan rentetan map, mode, dan senjata baru akan hadir pada season terbaru tersebut.

343 Industries tampak sangat berharap season 3 dapat merebut kembali perhatian penggemar lama dan baru. Saat peluncuran, Halo Infinite ternyata mendapat kritikan karena progression lambat di battle pass, absennya beberapa fitur seperti mode Forge yang kemudian muncul November lalu, dan rentetan masalah teknis. Meski begitu, game FPS itu juga mendapat pujian berkat gameplay, visual, dan cerita di campaign.

Deretan Map yang Akan Hadir di Halo Infinite Season 3

Season 3 dari Halo Infinite akan menghadirkan deretan map baru. Pertama, map Oasis untuk Big Team Battle. Map Oasis berlatarkan di sebuah gurun merah dengan oasis kecil.

Dua map lainnya adalah map untuk Arena. Map Arena pertama adalah Cliffhanger yang berlatarkan di sebuah gunning dengan lelehan salju di sekitarnya. Kedua, Chas yang berlatar di sebuah tempat Forerunner.

Berkat hadirnya mode Forge sebagai bagian dari Winter Update, di mana pemain dapat membuat map sendiri, ada empat community map yang akan muncul di community playlist. Salah satu map yang mencuri perhatian adalah Art’s Room karya ArtNoob, sebuah map yang mengambil latar di sebuah kamar tidur remaja di mana seluruh pemain berukuran seperti mainan. Jika itu masih belum cukup, pemain bisa memperoleh XP di community playlist.

Baca juga: Jawab Rumor, 343 Industries Tetap Kembangkan Game Halo

Equipment dan Senjata Baru

Ada juga sebuah equipment dan senjata baru, yaitu Shroud Screen dan rifle M392 Bandit. Shroud Screen membuat sebuah bubble berukuran medium yang dapat menyamarkan pergerakan pemain. Rifle M392 merupakan rifle one-shot yang mengingatkan pada senjata favorit penggemar M392 MDR.

Battle Pass baru akan menghadirkan 100 tier dengan reward kosmetik menarik. Ada juga beberapa teaser story untuk theme Battle Pass tersebut, menunjukkan seorang spartan telah melewati momen traumatis, berkaitan dengan tema season terbaru tersebut.

Halo Infinite Season 3, Echoes Within, akan meluncur 7 Maret 2023 dan dijadwalkan berakhir 27 Juni 2023. Ini jadi kali pertama sebuah season di game FPS besutan 343 Industries itu berlangsung selama tiga bulan.