All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

Member D4DJ, Rondo yang Edgy dengan Genre Gothic Rock

GAMEFINITY.ID, Bandung – Rondo merupakan grup DJ all-girl yang berasal dari franchise D4DJ. Tidak seperti grup lainnya dalam franchise ini, grup ini berfokus pada genre rock, terutama gothic rock dan alternative metal. Namun, mereka tidak meninggalkan elemen musik elektronik seperti trance dan drum and bass.

Mengenal Anggota Rondo

Mudah untuk menganggap Rondo sebagai sebuah band sekaligus grup DJ. Grup ini sebenarnya beranggotakan mahasiswi tahun kedua Seiho University. Pendirian grup ini berawal dari tujuan Aoi yang ingin membentuk sebuah unit DJ yang membutuhkan seorang penyanyi. Menariknya, ia menemukan Tsubaki yang bersuara merdu sebagai seorang vokalis.

Selain tampil di D4FES (sebagaimana yang ditunjukkan di D4DJ Groovy Mix), mereka rutin tampil di ALTER-EGO, sebuah klub lokal eksklusif yang memiliki sejarah panjang. Ditambah lagi, mereka adalah satu-satunya grup di D4DJ yang tidak bernyanyi secara bersamaan di setiap lagunya (di luar LOVE!HUG!GROOVY!!).

Aoi Miyake, DJ yang Berpemampilan Androgini

Rondo Aoi Miyake
Aoi Miyake

Dapat dikatakan bahwa pendiri Rondo adalah Aoi Miyake, seorang DJ yang rutin tampil di ALTER-EGO. Awalnya, ia tampil bersama Hiiro sebagai VJ. Ia kemudian diminta untuk mencari vokalis oleh sang manajer klub. Saat itulah, ia menemukan Tsubaki sebagai seorang vokalis.

Aoi sering sekali dikira sebagai seorang laki-laki karena penampilan androgininya. Tidak heran, ia konsisten berpenampilan maskulin baik dalam aktivitas kuliah dan juga tampil sebagai DJ. Tubuh tinggi dan rambut hitam pendeknya membantu dirinya menjadi magnet perempuan.

Biasanya ia juga memiliki sifat poker face dan tidak menunjukkan emosi aslinya, walau kemudian ia menunjukkan di hadapan anggota grupnya. Aoi cenderung sopan dalam berkomunikasi, bahkan memanggil orang yang lebih muda dengan akhiran –san.

Tsubaki Aoyagi, Penyanyi Rondo yang Berbakat dan Berkepribadian Dingin

Rondo Tsubaki Aoyagi
Tsubaki Aoyagi

Vokalis utama Rondo adalah Tsubaki Aoyagi. Tsubaki ditemukan oleh Aoi saat sedang bernyanyi lagu Prayer. Dapat dikatakan ia memiliki bakat alami sebagai seorang penyanyi, bahkan dapat mengingat melodi yang ia dengarkan.

Tsubaki memiliki sifat dingin dan kejam. Dibalik gelapnya kepribadian itu, sebenarnya ia tidak suka menyendiri. Dalam episode spesial D4DJ Double Mix, ia cenderung pemalu saat kecil, contohnya waktu Rika dari Merm4id mengajak dirinya bergabung untuk berkomunikasi. Sifatnya tersebut ikut menonjol di D4DJ Groovy Mix, saat ia ragu untuk bergabung ke Rondo sebagai vokalis.

Penggemar D4DJ sering melakukan shipping dirinya dengan Aoi sebagai pasangan. Sering sekali, keduanya sampai tersipu saat berinteraksi. Hiiro dan Nagisa saja rela meninggalkan mereka berdua sendiri. Hubungan Tsubaki dan Aoi mungkin mengandung unsur romantis. Tidak heran banyak penggemar yang menganggap keduanya cocok untuk dijadikan pasangan.

Nagisa Tsukimiyama, Gitaris yang Berasal dari Keluarga Penyuka Musik Rock

Rondo Nagisa Tsukimiyama
Nagisa Tsukimiyama

Gitaris Rondo sekaligus sepupu Shinobu dari Peaky P-key ini berasal dari keluarga penyuka musik rock. Dapat dikatakan ia menjadikan gitar sebagai hal favoritnya. Sebelum diajak bergabung oleh Aoi, ia tengah mencari tempat untuk berlatih gitar hingga ia menemukan klub ALTER-EGO.

Nagisa memiliki tubuh pendek daripada anggota lainnya, menjadikan dirinya dikira masih remaja meski berumur 20-an. Dalam kehidupan sehari-hari, ia biasanya berlagak tomboi dan mengenakan pakaian sedikit maskulin.

Di balik kepribadiannya itu, ia sebenarnya seorang pemalu. Pada saat yang sama, Nagisa dapat terbuka dan akrab dengan orang yang sudah ia percaya. Dirinya juga mementingkan persahabatan daripada hal lain dan tidak akan diam demi membela temannya.

Hiiro Yano, VJ Rondo yang Juga Menjadi Mahasiswa Psikologi

Rondo Hiiro Yano
Hiiro Yano

VJ dari grup Rondo adalah Hiiro Yano, seorang mahasiswi jurusan psikologi tahun kedua. Ia diceritakan pertama kali bertemu Aoi sebagai pelanggan di ALTER-EGO. Begitu menjadi VJ sekaligus anggota Rondo, ia membangun sudut pandang unik dari grupnya melalui pengetahuan seni yang dimiliki.

Mengingat dirinya juga seorang mahasiswi jurusan psikologi, Hiiro sekaligus berperan sebagai konselor untuk anggota lainnya. Dapat dikatakan ia memiliki sikap paling dewasa, sering sekali dirinya menegur agar tidak terlalu egois. Hal ini ikut berlaku pada anggota grup di D4DJ lainnya.

Sebagai ahli seni, Hiiro menjadi bertanggung jawab untuk membuat semua kostum Rondo. Ia juga suka ber-cosplay, seperti yang ditunjukkan di event kolaborasi D4DJ Groovy Mix dan The Quintessential Quintuplets. Selain berbakat dalam seni dan psikologi, memasak menjadi satu lagi keahliannya.

Usung Genre Gothic Rock dan Alternative Metal dengan Elemen Musik Elektronik

Rondo menjadi grup yang menonjol dari franchise D4DJ karena menggabungkan musik rock dan EDM. Genre musik yang mereka usung adalah gothic rock dan alternative metal dengan elemen trance dan drum and bass. Dibanding grup lainnya, setiap lagu, baik original atau cover, bersuasana gelap dan edgy. Lagu originalnya sering mengandung lirik lebih kelam.

Baca juga: Happy Around, Grup D4DJ yang Menyebarkan Kesenangan

Kostum Rondo

Elemen gelap turut terlihat di kostum yang mereka kenakan. Kostum Rondo saat mereka tampil didominasi oleh biru tua dan hitam. Estetik dari setiap elemen kostum tersebut menjadi representasi sebagai grup yang lebih kelam dan menonjol dibanding grup lainnya di D4DJ.

Rondo sangat menonjol sebagai grup yang edgy. Mereka memiliki konsep menggabungkan musik EDM dengan genre rock, genre yang biasanya tidak disentuh oleh grup D4DJ lainnya. Tidak heran grup ini menjadi salah satu favorit penggemar karena memiliki sisi unik tersebut.

Update informasi menarik lainnya seputar game, esports, anime, teknologi dan Pop Culture hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Free Fire Kolaborasi dengan Devil May Cry 5 Februari Ini!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Garena mengumumkan Free Fire akan kembali menggelar event kolaborasi. Kali ini, game battle royale besutannya itu berkolaborasi dengan Devil May Cry 5 oleh Capcom. Devil May Cry telah menjadi salah satu franchise terbesar bagi Capcom, tentu saja kolaborasi yang satu ini akan menghebohkan pemain setia Free Fire.

Sebelumnya, game besutan Garena itu melakukan event kolaborasi dengan sederetan franchise dan selebriti, mulai dari Assassin’s Creed, Squid Game, BTS, Snoop Dogg, hingga yang terbaru Justin Bieber. Sama persis seperti game lainnya, setiap kolaborasi yang digelar Garena selaku pihak pengembang bertujuan untuk menarik pemain baru sekaligus mempertahankan pemain lama.

Free Fire dengan Devil May Cry 5 Jadi Event Kolaborasi Pertamanya pada Tahun 2023

Free Fire x Devil May Cry collaboration
Event kolaborasi Free Fire dengan Devil May Cry 5 akan dimulai Februari ini

Free Fire berkolaborasi dengan Devil May Cry 5 akan menjadi event kolaborasi pertamanya pada 2023. Seperti biasa, kolaborasi ini akan menampilkan berbagai item dari game populer Capcom itu.

Selain menghadirkan karakter-karakternya, Garena juga akan menghadirkan skin karakter dan senjata, serta emote yang keren turut dipastikan akan muncul. Devil May Cry memang terkenal dengan gaya art-nya yang dipuji banyak oleh penggemarnya. Tentunya, item kosmetik dari kolaborasi itu akan menarik perhatian pemain setianya.

Baca juga: Garena Kembali Adakan Free Fire Master Season 7

Akan Dimulai Februari Ini

Sejauh ini, Garena belum mengumumkan detail lebih lanjut dari event kolaborasi ini. Setidaknya, mereka mengumumkan di media sosialnya seperti Instagram bahwa event ini akan dimulai Februari 2023.

Pihak Garena pastinya akan mengumumkan lebih banyak detail beberapa hari sebelum peluncuran event kolaborasi dengan game Capcom itu. Kabar tersebut dipastikan akan mengundang animo pemain yang tidak sabar ingin menikmati kolaborasi itu.

Sementara itu, Garena merilis patch terbaru untuk Free Fire Januari ini. Salah satu hal terbaru dari patch ini adalah karakter Santiago dan pet Kactus. Patch tersebut turut memberi adjustment pada karakter lain dan berbagai item baru.

Kolaborasi Free Fire dan Devil May Cry 5 akan dimulai Februari ini. Update informasi menarik lainnya seputar game, esports, anime, teknologi dan Pop Culture hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Pangeran Harry Klaim Dapat Xbox pada 1997 di Memoirnya

GAMEFINITY.ID, Bandung – Memoir bertajuk Spare oleh Pangeran Harry sudah rilis dan langsung mencuri perhatian publik. Meski langsung laris di pasaran, beberapa klaim yang ia ungkap picu kontroversi. Salah satunya saat ia menceritakan dirinya mendapat hadiah konsol Xbox dari sang ibu, Putri Diana, pada 1997.

Spare, Memoir oleh Pangeran Harry, Laris Manis tapi Picu Kontroversi

Pangeran Harry Spare
Memoirnya, Spare, langsung laris di pasaran begitu rilis

Pangeran Harry dan Meghan Markle menjadi salah satu tokoh yang paling banyak diperbincangkan saat ini. Setelah wawancara dengan Oprah pada Maret 2021, publik mulai pro dan kontra. Terlebih, citra mereka semakin tuai kritikan setelah dokumenter Netflix berjudul Harry and Meghan rilis akhir tahun lalu.

Memoir Pangeran Harry, Spare, pun mulai terjual di toko buku pada 10 Januari 2023. Buku tersebut terjual lebih dari 1,4 juta kopi (termasuk ebook dan audiobook) di Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada pada hari pertama perilisannya. Saat ini, suami Meghan Markle itu sedang menggelar tur promosi untuk mempromosikan bukunya.

Buku tersebut bercerita tentang kehidupan masa lalunya, termasuk saat menikahi Meghan Markle, hingga dirinya memutuskan untuk keluar dari kerajaan. Beberapa detail yang dijelaskan disebut kontradiktif bagi beberapa orang. Salah satunya adalah saat ia mendapat konsol Xbox saat hari ulang tahun ke-13.

Disebutkan Dirinya Mendapat Xbox sebagai Hadiah pada 1997

Mirror menyebut bahwa Pangeran Harry terlihat sedikit kebingungan saat membahas hari tahunnya ke-13, yaitu 15 September 1997. Tanggal itu merupakan dua minggu setelah ibunya tewas dalam kecelakaan tragis. Duke of Sussex itu menyebut ia mendapat hadiah dari Lady Sarah McCorquodale, saudari dari Putri Diana.

Ia menyebut dirinya mendapat konsol Xbox setelah membuka bungkus kado tersebut. Bibi Sarah mengungkap bahwa Putri Diana membelikan konsol itu saat berada di Paris. Harry sangat senang karena ia sangat suka game.

Harry sendiri sangat bingung apakah cerita itu benar terjadi. Faktanya, saat itu Xbox belum ada sebagai brand atau konsol.

Baca juga: Xbox, Sang Pendatang yang Menantang Pasar

Xbox Baru Rilis pada Tahun 2001

Microsoft sama sekali belum merambah ke pasar konsol game saat 1997. Konsol game saat itu hanya ada PlayStation, Nintendo 64, Sega Saturn, dan lainnya. Kemungkinan Pangeran Harry mendapat salah satunya sebagai hadiah tersebut alih-alih Xbox.

Pangeran Harry xbox
Xbox baru rilis pada tahun 2001

Xbox pertama kali rilis pada 2001 oleh Microsoft. Konsol game buatan Microsoft itu langsung menjadi pesaing berat PlayStation 2 dan Nintendo GameCube.

Meski mengungkap ia mencintai game saat kecil, Pangeran Harry mulai berbeda pendapat saat memasuki masa dewasa. Empat tahun lalu, ia mengkritik Fortnite sebagai game yang mengundang adiksi bagi anak-anak. Update informasi menarik lainnya seputar game, esports, anime, teknologi dan Pop Culture hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Ubisoft Tunda Skull and Bones untuk Keenam Kalinya

GAMEFINITY.ID, Bandung – Mungkin kabar ini tidak akan mengejutkan siapapun, namun Ubisoft mengumumkan game bertema bajak laut Skull and Bones kembali ditunda. Ini kali keenam game besutannya yang pertama kali diumumkan di E3 2017 itu mengalami penundaan. Ubisoft menyebut sebagai bagian dari strategi barunya.

Tanggal Rilis Skull and Bones Dipindah Menjadi Tahun Fiskal Berikutnya Mulai 1 April

Pada awalnya, game buatan Ubisoft Singapore itu akan rilis paruh kedua 2018. Game bertema bajak laut itu pertama kali mengalami penundaan saat jadwal rilisnya pindah ke 2019. Kali kedua, waktu rilisnya menjadi Maret 2020.

Pada Oktober 2019, Yves Guillernot selaku CEO Ubisoft mengumumkan Skull and Bones ditunda hingga tahun fiskal April 2021-Maret 2022. Penundaan kembali terjadi keempat kalinya hingga tahun fiskal berikutnya. Akhirnya, pada Juli 2022, pihak perusahaan mengumumkan bahwa 8 November menjadi tanggal rilisnya.

Sebelum mengalami penundaan kelima kalinya pada September lalu, Skull and Bones sempat dipertunjukkan dua kali, yaitu Juli 2022 dan juga September 2022. Waktu perilisannya lagi-lagi tertunda hingga 9 Maret 2023.

skull and bones delay again
Sudah kali keenam Skull and Bones mengalami penundaan rilis

Ubisoft mengumumkan pada para investor bahwa game tersebut belum akan berlayar hingga tahun fiskal selanjutnya, yaitu mulai 1 April 2023. Pihaknya sama sekali tidak menyebut tanggal rilisnya secara pasti.

“Kami percaya pemain akan sangat terkejut terhadap perubahan ini. Waktu tambahan yang didapat menjadi bermakna dan mempengaruhi perkembangan kualitas luar biasa, seperti yang ditunjukkan pada playtest akhir-akhir ini,” tulis Ubisoft dalam press release-nya.

Pihaknya mengungkap alasan di balik penundaan perilisan Skull and Bones agar memanfaatkan waktu demi pengalaman bermain lebih stabil dan mempromosikan game.

Baca juga: Ubisoft Konfirmasi Leak Gameplay Skull and Bones

Tiga Game yang Belum Diumumkan Batal

Press release yang sama juga menyebutkan tiga judul game telah dibatalkan. Ketiga game tersebut sama sekali belum diumumkan dan akan bergabung dengan empat judul game yang bernasib serupa seperti Ghost Recon: Frontline.

Akan tetapi, Ubisoft menyebut Assassin’s Creed Mirage dan Avatar: Frontiers of Pandora masih akan rilis pada tahun fiskal selanjutnya. Begitu pula dengan sederetan game premium yang belum diumumkan dan juga game free-to-play berdasarkan franchise besutannya.

Just Dance 2023 Edition dan Mario + Rabbids: Sparks of Hope Alami Kekecewaan Picu Ubisoft Buat Strategi Baru

Hal ini menyusul kekecewaan dari penjualan sederetan game barunya pada akhir tahun lalu. Just Dance 2023 dan Mario + Rabbids: Sparks of Hope secara mengejutkan mengalami performa di bawah ekspektasi perusahaan.

“Kami amat kecewa terhadap performa kami akhir-akhir ini. Kami sedang menghadapi pasar dinamis dan kontras saat industri sedang berfokus mengembangkan mega-brand dan live game untuk jangka panjang, mempertimbangkan kondisi ekonomi yang memburuk,” ungkap Guillernot.

Kabar tersebut membuat pihak perusahaan menerapkan strategi baru untuk tahun fiskal berikutnya. Salah satunya adalah mengurangi anggaran, berfokus pada lebih sedikit judul game, dan kemungkinan restrukturisasi.

Sementara itu, Beyond Good ann Evil 2 menjadi satu lagi game Ubisoft yang mengalami penundaan begitu panjang. Pertama kali diumumkan pada E3 2016 setelah mulai memasuki proses pengembangan pada 2008. Saat ini, Beyond Good and Evil 2 sama sekali belum diketahui nasibnya. Game tersebut memecahkan rekor Duke Nukem Forever sebagai waktu pengembangan game terlama saat ini, yaitu 15 tahun.

Apakah Skull and Bones akan bernasib sama dengan Duke Nukem Forever saat perilisannya? Update informasi menarik lainnya seputar game, esports, anime, teknologi dan Pop Culture hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Bakalan Seru Coachella 2023, Ada Blackpink dan Bad Bunny!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Festival musik tahunan Coachella 2023 akhirnya mengungkap lineup musisi yang akan tampil tahun ini. Pihak penyelenggara berhasil menarik Blackpink dan Bad Bunny sebagai headliner. Festival edisi tahun 2023 itu akan digelar pada dua akhir pekan, 14-16 dan 21-23 April.

Festival edisi tahun lalu menampilkan Harry Styles, The Weeknd, dan Billie Eilish sebagai headliner-nya. Swedish House Mafia juga berhasil reuni saat tampil. Selain itu, Justin Bieber tampil sebagai tamu kejutan untuk menyanyikan lagu Peaches dengan Daniel Cesar. Bahkan, 2NE1 juga reuni saat CL tampil di showcase 88rising bertajuk Heads in the Clouds Forever.

Blackpink dan Bad Bunny Tampil sebagai Headliner

Coachella 2023 Bad Bunny
Bad Bunny bakal jadi headliner hari pertama

Hari pertama Coachella 2023 akan menampilkan Bad Bunny sebagai headliner pada 14 dan 21 April. Pengumuman ini menyusul kesuksesan Bad Bunny dalam menggelar tur konser dunia pada 2022. Ini juga kali pertama bagi musisi Latin dan penyanyi berbahasa Spanyol untuk menjadi headliner. Selain Bad Bunny, musisi yang akan menemaninya pada hari pertama adalah Gorillaz, Becky G, Yungblud, dan Idris Elba.

Coachella 2023 Blackpink
Blackpink jadi headliner pada hari kedua

Blackpink disebut akan menjadi musisi K-pop pertama yang tampil sebagai headliner di Coachella. Saat ini grup asuhan YG Entertainment itu akan tampil pada 15 dan 22 April sebagai headliner pada hari kedua. Musisi yang akan menemani mereka termasuk Rosalia, Charli XCX, dan Labrinth.

Baca juga: Trailer You Season 4, Joe Goldberg Jadi Target Pembunuh

Frank Ocean Ikut Manggung di Coachella 2023

Coachella 2023 Frank Ocean
Frank Ocean dijadwalkan tampil sebagai headliner hari ketiga

Pada hari ketiga Coachella 2023, yaitu 16 dan 23 April, giliran Frank Ocean yang manggung sebagai headliner. Frank Ocean sebelumnya dijadwalkan tampil di Coachella 2020 sebelum batal karena pandemi. Kini, ia dipastikan kembali dengan spektakuler ke Coachella tahun ini. Bjork, Porter Robinson, dan Jackson Wang juga dijadwalkan tampil pada hari ketiga.

Uniknya, terpilihnya Bad Bunny, Blackpink, dan Frank Ocean menjadi kali pertama Coachella memilih headliner musisi non-kulit putih. Padahal Coachella 2020 hampir mencetak sejarah dengan lineup paling beragam. Saat itu, Frank Ocean, Travis Scott, dan Rage Against the Machine dijadwalkan menjadi headliner.

Coachella 2023 lineup
Lineup Coachella 2023

Coachella 2023 akan digelar di Coachella Valley di Indio, California. Presale-nya dijadwalkan mulai digelar pada 13 Januari pukul 11:00 waktu Pasifik. Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Belum Rilis, Hogwarts Legacy Jadi Game Terlaris di Steam

GAMEFINITY.ID, Bandung – Perilisan resmi Hogwarts Legacy hanya tinggal kurang lebih sebulan. Game RPG yang berdasarkan franchise Harry Potter itu sudah menjadi salah satu game yang paling dinanti penggemar setianya. Namun, diluar dugaan game tersebut sudah menjadi game terlaris di Steam.

Hogwarts Legacy Menempati Posisi Pertama Game Premium Terlaris di Steam

Hogwarts Legacy top selling game on Steam
Per tulisan ini, Hogwarts Legacy berada di posisi pertama game premium terlaris di Steam

Berdasarkan jumlah pre-order di Steam, Hogwarts Legacy sudah berhasil meraup pendapatan bagi Warner Bros. Games. Game besutannya menempati posisi pertama game premium terlaris di Steam tepat di belakang Call of Duty: Modern Warfare II saat artikel ini ditulis. Di peringkat tiga teratas game terlaris di Steam, termasuk free-to-play, adalah Apex Legends, Counter-Strike: Global Offensive, dan Dota 2.

Ini berarti game RPG yang juga dibesut oleh Portkey Games itu akan sukses besar saat peluncurannya. Faktanya, Harry Potter sudah menjadi salah satu franchise terbesar bagi Warner Bros. Terlebih, bonus dari Digital Deluxe dan Collector’s Edition sudah menarik hati bagi penggemarnya. Mereka yang sudah melakukan pre-order dua edisi itu dapat mulai bermain tiga hari sebelum rilis, yaitu 7 Februari 2023.

Hogwarts Legacy juga berhasil melampaui The Day Before sebagai game yang paling banyak masuk wishlist di Steam. Sementara itu, The Day Before kembali dilanda kritikan setelah meluncurkan trailer gameplay RTX terbaru.

Baca juga: Video Game Hogwarts Legacy: Ada Sihir Terlarang?

Antisipasi Penggemar Masih Masif Meski Alami Penundaan Dua Kali

Saat pertama kali diumumkan, game dari franchise Harry Potter itu dijadwalkan rilis 2021. Namun, Warner Bros. Games menunda perilisannya tersebut dua kali hingga mendapat tanggal rilis terbaru 10 Februari 2023 untuk PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S.

Belum juga terdapat kontroversi terhadap J.K. Rowling selaku sang kreator. Kontroversi tersebut turut memicu boikot game tersebut karena komentar transfobianya. Meski begitu, keberhasilan game ini memuncaki peringkat game premium terlaris di Steam masih mengundang antisipasi penggemar.

Hogwarts Legacy akan diluncurkan pertama kali di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S pada 10 Februari 2023. Versi PlayStation 4 dan Xbox One-nya akan menyusul 4 April 2023, dengan versi Nintendo Switch-nya akan rilis 25 Juli 2023.

Update informasi menarik seputar anime, game, lifestyle serta teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id juga menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan juga terjangkau.