All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

MrBeast Berencana Membeli Sebuah Tim League of Legends

GAMEFINITY.ID, Bandung – YouTuber MrBeast akhirnya menjawab rumor yang telah lama beredar di kalangan penggemarnya. Ia mengungkap memiliki rencana untuk membeli sebuah tim League of Legends.

Jadi Analis Tamu Babak Final League of Legends World Championship 2022

Penggemar terkejut saat MrBeast menjadi analis tamu babak final League of Legends World Championship 2022. MrBeast sendiri merupakan penggemar berat dari game MOBA besutan Riot Games. Ia mengaku di Twitter bahwa League of Legends menjadi game terbaik yang pernah dibuat sepanjang masa.

Saat menjadi analis tamu, ia mengungkapkan kecintaannya pada League of Legends. Ia juga membuat prediksi untuk babak grand final World Championship 2022. Mr Beast berharap T1 akan menjadi pemenang. Namun, DRX berhasil menaklukkan T1 dengan skor 3-2 dan merebut gelar juara.

Menjawab Rumor, MrBeast Akan “100%” Membeli Sebuah Tim

Announcer Isaac “Azael” Cummings-Bentley bertanya apakah rumor MrBeast akan membeli sebuah tim League of Legends asal Amerika Utara benar adanya. MrBeast kemudian menjawab bahwa ia akan “100 persen” membeli sebuah tim.

Pada thread yang sama di Twitter saat ia mengungkapkan kecintaan terhadap League of Legends, ia mengungkap keinginannya untuk mengakuisisi sebuah tim. Hal itu disebut menjadi salah satu tujuan hidupnya.

“Oh ya. Seratus persen. Pertanyaannya kapan. Jika kita melakukannya, aku ingin memiliki sebuah tim yang berdiri di panggung seperti ini,” ungkap MrBeast pada Azrael.

Ia berambisi ingin memiliki tim yang dapat memenangkan League of Legends World Championship. Pasalnya, belum ada tim dari Amerika Utara yang bisa mencapai tahap tersebut.

“Mungkin satu atau dua tahun ke depan, kurasa,” tambahnya.

Baca juga: DRX Jadi Juara League of Legends World Championship 2022!

Sudah Tidak Asing dengan Dunia Bisnis

MrBeast
MrBeast telah menjadi YouTuber dengan penghasilan terbanyak

MrBeast saat ini memiliki 110 juta subscriber di YouTube, menjadikannya sebagai orang dengan subscriber terbanyak kedua setelah PewDiePie (111 juta subscriber). Saat ini, channel-nya berada di posisi kelima dalam skala jumlah subscriber.

Tidak cukup menjadi content creator, MrBeast juga merambah ke dunia bisnis. Ia mendirikan restoran virtual MrBeast Burger yang sudah berekspansi secara nasional di Amerika Serikat. Ia juga mendirikan perusahaan cokelat Feastables.

Pembelian sebuah tim esports League of Legends dapat menjadi investasi terbesar bagi MrBeast. Tampaknya, penggemar harus menunggu satu atau dua tahun ke depan agar impiannya terwujud.

DRX Jadi Juara League of Legends World Championship 2022!

GAMEFINITY.ID, Bandung – League of Legends World Championship 2022 akhirnya telah berakhir dan hasilnya mengejutkan. Babak final yang diadakan pada San Fransisco pada 5 November 2022 itu menjadi pertandingan dua tim asal Korea Selatan. Kedua tim itu adalah T1 dan DRX.

Tidak disangka, DRX berhasil menaklukkan T1 yang sudah pernah tiga kali juara di League of Legends Championship. Padahal penggemar esports League of Legends berekspektasi T1 akan merebut gelar juara empat kali.

Mengejutkan! DRX Berhasil Mengalahkan T1 di Babak Final League of Legends World Championship 2022!

League of Legends World Championship T1 vs DRX
DRX berhadapan dengan T1 di babak final League of Legends World Championship 2022

Disebut sebagai miracle run oleh announcer, DRX berhasil mengalahkan T1 dengan skor 3-2 di babak grand final. Awalnya, T1 memimpin setelah memenangkan game pertama. Namun, DRX berhasil menguasai game kedua.

Pertandingan pun berlangsung sangat sengit. T1 kembali memimpin di game ketiga. Secara mengejutkan, game keempat dimenangkan oleh DRX, membuat keduanya harus memainkan game kelima dan terakhir. Pada akhirnya, T1 harus bertekuk lutut terhadap DRX di game kelima.

Anggota DRX Kingen dinobatkan sebagai MVP League of Legends World Championship 2022 berkat aksi menakjubkannya selama kompetisi. Sementara itu, ini menjadi kali pertama bagi Deft untuk memenangkan gelar juara bersama DRX sejak debutnya pada 2013.

“Sejak debutku, setiap malam aku selalu bermimpi diri memenangkan World Championship. Hanya mimpi awalnya, tapi aku berhasil. Aku sangat bahagia sekarang,” ungkap Deft dalam wawancara post-game.

Awalnya T1 Diprediksi Akan Menjadi Juara

Kemenangan DRX di final League of Legends World Championship 2022 tentu mematahkan prediksi penggemar esports. Awalnya, mereka memprediksi T1 akan merebut gelar juara untuk keempat kalinya. T1 digadang-gadang akan menaklukkan DRX dengan skor 3-1.

Prediksi ini sebenarnya tidak mengherankan. T1 sudah menjadi favorit penonton untuk memenangkan kejuaraan ini. Sementara itu, tidak ada satupun yang menyangka DRX akan mencapai final.

Baca juga: Valorant Umumkan Premier Mode, Bakal Masuk Alpha Test

Perjalanan DRX di League of Legends World Championship 2022

League of Legends World Championship 2022 DRX
Sempat jadi tim underdog, DRX berhasil mendobrak ekspektasi penonton

DRX memulai kompetisi ini sebagai tim Play-In setelah menjadi runner-up LCK Regional Finals. Begitu lolos dari babak Play-In, mereka berhasil lolos babak grup dan mendapat tiket menuju babak knockout.

Kejutan pun dimulai saat babak perempat final saat DRX berhasil mengalahkan juara bertahan Edward Gaming asal China dengan skor 3-2. Pada babak semifinal, mereka berhasil menaklukkan juara LCK Summer Gen.G dengan skor 3-1.

DRX kemudian semakin membuat syok semua orang saat menang melawan T1 dengan skor 3-2. Ini adalah pertama kalinya tim asal Korea Selatan itu meraih juara di League of Legends World Championship.

Capai Angka Penonton Live Stream Tinggi

Pertandingan final League of Legends World Championship 2022 tentu menjadi perhatian besar penonton. Pasalnya, kejuaraan tahun ini dianggap sebagai kompetisi terbaik dalam sejarah League of Legends.

Angka penonton pada live stream babak final itu memuncak di angka 5 juta menurut eSports Charts. Menurut laman Twitter-nya, 2,8 juta dari puncak angka penonton itu berasal dari Twitch. Total puncak angka penonton itu tidak termasuk dari China.

Selamat untuk DRX telah memenangkan League of Legends World Championship 2022!

Lionsgate Ingin John Wick Diadaptasi Jadi Game AAA

GAMEFINITY.ID, Bandung – Lionsgate ingin serial film John Wick diadaptasi menjadi sebuah game AAA. Hal itu diungkap oleh CEO studio film itu dalam earning call pada 3 November 2022. Ia mengatakan Lionsgate sedang berdiskusi untuk memberi lampu hijau agar produksi game AAA itu segera dimulai.

Lionsgate Ingin Game AAA yang Diadaptasi dari John Wick

John Wick Keanu Reeves
Lionsgate menginginkan sebuah game AAA yang diadaptasi dari seri film John Wick

John Wick telah menjadi salah satu seri film besar milik Lionsgate yang sukses secara komersial. Ketiga filmnya menuai pujian dari kritikus dan meraup penghasilan besar di box office. Ketiga film tersebut dibintangi oleh Keanu Reeves yang berperan sebagai John Wick, seorang mantan pembunuh yang terpaksa kembali ke dunia kriminal demi membalas dendam.

Menurut IndieWire, CEO Lionsgate Jon Feltheimer menyebut para petinggi studio sedang “mengajukan beberapa proposal” untuk game AAA yang diadaptasi dari John Wick. Mereka ingin seri film yang dibintangi Keanu Reeves itu merambah ke dunia game AAA.

“Kami percaya ada game AAA yang akan dibuat dari John Wick. Kami sudah mengajukan proposalnya. Semuanya sangat berminat untuk menyetujuinya. Tapi saya tidak mau menyampaikan terlalu banyak saat ini,” ujar Feltheimer saat earnings call.

Baca juga: Keanu Reeves Sudah Coba Main Cyberpunk 2077 dan Langsung Suka

Sudah Ada Judul Game yang Berdasarkan Seri Game yang Dibintangi Keanu Reeves Itu

John Wick Hex
John Wick Hex

John Wick sebenarnya sudah pernah diadaptasi menjadi sebuah judul game indie. Game tersebut adalah John Wick Hex yang dibesut oleh Bithell Games dan dirilis pada 2020. John Wick Hex merupakan game bergenre strategy.

Namun, Lionsgate justru ingin John Wick memiliki game AAA sendiri. Genre action menjadi cocok untuk game John Wick, sama seperti filmnya. Oleh karena itu, Feltheimer menyebut sebuah game AAA membutuhkan anggaran yang sangat banyak.

Sementara itu film keempatnya dikabarkan sudah mengakhiri proses syuting dan akan rilis 24 Maret 2023. Lionsgate juga sedang membuat film spin-off-nya berjudul Ballerina yang dibintangi Ana de Armas.

Serial televisi The Continental akan tayang di Peacock di Amerika Serikat dan Amazon Prime Video secara global selain di Amerika Serikat. The Continental akan menjadi prekuel dari seri John Wick dan berlatar waktu 1970-an.

AMD Resmi Umumkan GPU Radeon RX 7000 Series

GAMEFINITY.ID, Bandung – Setelah lama menjadi rumor, AMD akhirnya resmi umumkan GPU Radeon RX 7000 Series. GPU itu digadang-gadang menjadi Radeon RX generasi selanjutnya.

AMD Radeon RX 7000 Resmi Diumumkan!

Dalam acara together we_advance gaming di Las Vegas, AMD resmi mengumumkan dua GPU pertama dari Radeon RX 7000 Series. Kedua GPU itu adalah Radeon RX 7900 XT dan Radeon RX 7900 XTX. Keduanya mengandalkan arsitektur grafis RDNA 3 milik AMD.

Dilansir dari press release-nya, Radeon RX 7900 XT dan Radeon RX 7900 XTX diklaim sebagai kartu grafis pertama yang menampilkan desain chiplet yang mutakhir milik AMD. Kedua kartu grafis itu diharapkan menambah performa yang menakjubkan untuk menghadirkan framerate 4K tinggi untuk game berspesifikasi tinggi. Sepertinya ini adalah jawaban AMD pada Nvidia RTX 40 Series.

Spesifikasinya Bukan Main!

AMD Radeon RX 7900 XTX
AMD Radeon RX 7900 XTX

Spesifikasi yang ditawarkan kedua kartu grafis seri Radeon RX 7000 itu bukan main. Pertama, Radeon RX 7900 XTX didukung oleh RAM 24GB GDDR6, 96 unit komputasi RDNA 3, game clock 2.3GHz, dan board power 350 watt. Radeon RX 7900 XTX diharapkan memiliki performa 1,7 lebih cepat daripada produk flagship milik AMD sebelumnya.

Radeon RX 7900 XT didukung 84 unit komputasi RDNA 3, game clock 2GHz, RAM 20GB GDDR6, dan board power 300 watt.

Kedua kartu grafis AMD itu akan memiliki konektor 8-pin. Tidak hanya itu, keduanya juga akan memiliki DisplayPort 2.1 yang mendukung resolusi 4K dan 8K.

Dalam performa gaming, AMD mengklaim Radeon RX 7900 XTX dapat mencapai 295fps dalam sesi bermain Apex Legends dengan kualitas 4K. Ditambah, jika digunakan bermain Valorant, frame rate-nya akan mencapai 704fps.

Baca juga: Pernyataan Nvidia Soal Driver Yang Bermasalah

Ini Tanggal Rilisnya

AMD memastikan Radeon RX 7900 XT dan Radeon RX 7900 XTX akan meluncur 13 Desember 2022. Sementara itu, belum ada versi mid-range atau low-range dari kartu grafis Radeon RX 7000 yang diumumkan.

Radeon RX 7900 XTX dipatok dengan harga 999 dolar AS, sementara Radeon RX 7900 XT dipatok sebesar 899 dolar AS. Angka tersebut menjadi bentuk upaya AMD untuk menyaingi kompetitornya, terutama Nvidia.

Marvel Snap Bakal Tambah Mode PvP sebelum Akhir Tahun

GAMEFINITY.ID, Bandung – Marvel Snap telah sukses menjadi salah satu game mobile terpopuler tahun ini. Game besutan Second Dinner dan Nuverse itu merupakan game collectible card game bertema Marvel. Baru-baru ini, pihak Second Dinner akan menambah mode PvP untuk game kartu itu.

Mode PvP Akan Segera Hadir di Marvel Snap sebelum Akhir Tahun

Semenjak peluncurannya, pemain meminta mode PvP hadir di game kartu Marvel itu. Pasalnya mode PvP merupakan mode terpenting untuk card game manapun. Akhirnya, pihak pengembang mengumumkan Marvel Snap akan segera menambah mode PvP sebelum akhir tahun.

Marvel Snap Roadmap before release
Roadmap Marvel Snap sebelum perilisan resmi

Perwakilan Second Dinner mengatakan pada The Washington Post bahwa Marvel Snap bakal segera hadirkan battle mode di mana pemain dapat bertanding melawan temannya.

Alih-alih satu kali main, battle mode menuntut keduanya bermain berkali-kali sampai salah satu kehabisan HP. Jika menggunakan snapping, pemain dapat memberi damage ganda pada lawan. Jika pemain melakukan snap dan menang, lawan akan dapat empat damage. Lawan itu akan mulai permainan selanjutnya dengan 6 HP dan seterusnya. Pemain yang berhasil melakukan damage lawan hingga 0 HP adalah pemenangnya.

Sistem ini berbeda dengan rank mode. Dalam rank mode, pemain melakukan snapping pada rank-nya. Jika pemain menang, rank-nya akan main. Sebaliknya, rank akan turun jika kalah.

Baca juga: Korbankan Uncle Ben Demi Panggil Spiderman Dalam Marvel Snap

Sudah Raup Dua Juta Dolar AS pada Minggu Pertama Perilisan

Marvel Snap sudah menjadi salah satu game mobile tersukses tahun 2022. Semenjak peluncurannya, game kartu bertema Marvel itu berhasil menduduki peringkat pertama di App Store di Amerika Serikat dan Kanada.

Marvel Snap juga sudah raup dua juta dolar AS pada minggu pertamanya. 1,3 juta dolar AS-nya berasal dari iOS, sedangkan 737 ribu dolar AS berasal dari Android.

Game kartu bertema Marvel itu dibesut oleh mantan sutradara Hearthstone Ben Brode. Tidak seperti kebanyakan game kartu lainnya, setiap match Marvel Snap membutuhkan waktu singkat, yaitu enam giliran. Pemain akan menggunakan deck berisi 12 kartu selama match.

Mode PvP Marvel Snap, battle mode, akan segera hadir sebelum 2023. Pihak Second Dinner belum mengumumkan tanggal pastinya.

Google Play Games for PC Beta Ekspansi ke 8 Negara, Indonesia Masuk!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Google Play Games for PC Beta akhirnya melakukan ekspansi ke delapan negara. Indonesia menjadi salah satu negara yang kebagian. Sebelumnya, beta test tersebut diluncurkan pada Agustus lalu di Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, Thailand, dan Australia.

Indonesia Menjadi Salah Satu yang Kebagian Akses Google Play Games for PC Beta

Google resmi melakukan ekspansi open beta Google Play Games for PC di delapan negara pada 2 November 2022. Kedelapan negara itu adalah Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Brazil, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina.

Pemain di Indonesia patut berbahagia karena Google menawarkan cara untuk bermain game Android di PC secara legal. Terlebih, progression di PC dan mobile dapat saling sync, maka pemain dapat meneruskan progress-nya di kedua platform secara bergantian.

Pertama kali diumumkan di The Game Awards 2021, Google Play Games for PC menjadi pilihan resmi bagi pemain untuk bermain game Android di PC. Sebelumnya, pemain hanya mengandalkan emulator untuk bermain game Android. Ditambah, pemain dapat menggunakan mouse dan keyboard untuk input dalam game.

“Kami sangat bangga telah melakukan ekspansi ke pasar lain agar pemain dapat bermain game di Google Play. Sambil menunggu perilisan resminya, kami akan terus menambah fitur dan mengevaluasi masukan pengembang dan pemain,” tulis Arjun Dayal, Direktur Google Play Games di laman resmi Android Developers.

Contoh Judul Game yang Dapat Dimainkan di Indonesia

Google Play Games for PC Beta Games
Contoh judul game yang tersedia di Google Play Games for PC

Terdapat setidaknya 50-60 judul game yang dapat dimainkan melalui Google Play Games for PC. Google memastikan pihaknya akan menambah lebih banyak game ke aplikasi PC kelak.

Berikut adalah contoh judul game yang tersedia di Google Play Games for PC di Indonesia saat ini:

  • Arknights
  • Asphalt 9: Legends
  • Cookie Run: Kingdom
  • Cookie Run: OvenBreak
  • Evony: The King’s Return
  • Game of Sultans
  • Just Dance Now
  • Mobile Legends: Bang Bang
  • Pirates of the Carribean: ToW
  • State of Survival: Zombie War

Baca juga: Pemicu Google Stadia Gagal Secara Spektakuler

Ini System Requirements-nya!

Berbeda dari sebelumnya, Google menurunkan system requirements yang dibutuhkan untuk menjalankan Google Play Games for PC. Sebelumnya, aplikasi tersebut membutuhkan CPU eight-core, GPU gaming-class, dan penyimpanan 20 GB. Dengan system requirements yang turun, pemain hanya membutuhkan CPU four-core, GPU minimal setara dengan Intel UHD Graphics 630, dan 10 GB penyimpanan.

Namun, memori yang dibutuhkan masih tetap 8 GB. Windows 10 atau Windows 11 menjadi OS yang wajib untuk menjalankan Google Play Games for PC.

Hadirnya Google Play Games for PC Beta di Indonesia bagi pemain yang ingin bermain game Android di PC. Pemain dapat melakukan sign-up dan mulai mencoba di laman ini.