Category Archives: Game

Daftar Anime Game Terbaik yang akan Hadir di 2023

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Anime Game merupakan salah satu jenis adaptasi sebuah serial animasi Jepang yang dapatkan bentuk game-nya. Sudah banyak game-game hasil adaptasi dari animeanime terkenal. Series anime Pokemon dan Naruto yang hingga saat ini memiliki fanbase yang loyal termasuk dalam game.

Anime Game yang akan Hadir di 2023

Pada 2023 ini akan banyak sekali game-game anime yang cukup menarik, walaupun kebanyakan mengusung gameplay yang sama. Beberapanya merupakan spinoff bahkan lanjutan dari anime-nya. Berikut anime game yang akan hadir di 2023.

Baca juga: Game Adaptasi Anime Takagi-san akan Dimatikan Segera

Black Clover Mobile : Rise of The Wizard King

Anime Game List

Berdasarkan seri anime dan manga populer, Black Clover Mobile adalah game RPG berbasis giliran atau turn-based yang menampilkan grafik 3D yang memukau, skenario baru, dan episode tiap karakter. Diterbitkan oleh Garena, game ini baru saja menyelesaikan masa CBT pertamanya pada bulan November 2022 dan akan dirilis di seluruh dunia pada paruh pertama tahun 2023.

The Seven Deadly Sins: Origin

Anime Game List

Jelas sekali bahwa Netmarble semakin kuat di tahun 2023 dengan game AAA lainnya, The Seven Deadly Sins: Origin , game open world baru yang dibuat untuk mobile, PC, dan konsol. Sebagai sekuel dari The Seven Deadly Sins: Grand Cross, game ini menampilkan worldview multiverse, di mana pemain melakukan petualangan di benua Britannia di mana ruang dan waktu saling terkait dengan Meliodas dan putranya Tristan. Tapi tetap saja, meski dengan PV yang menjanjikan yang menampilkan beberapa cuplikan in-game, masih belum jelas kapan game tersebut akan benar-benar dirilis.

takt op. Destiny in The City of Crimson Melody

Anime Game List

Takt Op. Destiny merupakan salah satu anime yang telah menggemparkan dunia dengan desain karakternya yang cantik dan musik yang fantastis, proyek multimedia ini semakin membawa industri game mobile dengan pengumuman takt Op. Destiny in The City of Crimson Melody . Pengembangan game ini memiliki awal yang sulit ketika awalnya ditetapkan untuk rilis tahun 2021 di Jepang tetapi kemudian ditunda hingga Musim Semi 2023.

Dungeon ni Deai wo Motomeru no wa Machigatteiru Darou ka Battle Chronicle

Anime Game List

Dungeon ni Deai wo Motomeru no wa Machigatteiru Darou ka Battle Chronicle atau disingkat DanMachi Battle Chronicle merupakan aalah satu game anime mobile yang akan rilis di 2023.

Merayakan ulang tahun ke 10 seri Light Novel, Is It Wrong to Try to Pick Up Girls in a Dungeon?/ DanMachi Battle Chronicle diumumkan untuk mobile dan direncanakan untuk rilis Musim Semi 2023 di Jepang. Berbeda dengan entri mobile lainnya dari seri ini, Ini akan menjadi RPG aksi 3D yang memungkinkan pemain menghidupkan kembali cerita dan pertempuran terkenal dalam grafik 3D seperti anime.

Update informasi menarik lainnya seputar anime dan game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

All About Yelan, Spy Cantik dari Genshin Impact

GAMEFINITYID, Bekasi – Yelan adalah karakter fenomenal yang harus dibangun oleh setiap pemain Genshin Impact. Kabar baiknya, Yelan akan kembali di banner 3.4 mendatang. Untuk mempersiapkan hal tersebut, player perlu farming Material Ascension dan Level-Up Talent miliknya. Panduan ini akan menyertakan daftar semua yang dibutuhkan oleh Yelan.

Baca juga: Yaoyao: Healer Dendro Pertama di Genshin Impact

Materi Ascension yang dibutuhkan Yelan

Yelan

Berikut adalah daftar lengkap Material Ascension-nya di Genshin Impact:

  • 1x Varunada Lazurite Sliver
  • 9x Varunada Lazurite Fragment
  • 9x Varunada Lazurite Chunk
  • 6x Varunada Lazurite Gemstone
  • 168x Starconch
  • 46x Runic Fang
  • 18x Recruit’s Insignia
  • 30x Sergeant’s Insignia
  • 36x Lieutenant’s Insignia
  • 420,000 Mora

Sayangnya, bos yang menjatuhkan Runic Fang tidak pernah menjatuhkan item Varunada Lazurite, artinya Traveler harus menanam setidaknya dua bos yang berbeda. Bos berikut menjatuhkan sumber daya Varunada Lazurite:

  • Aeonblight Drake
  • Azhdaha
  • Childe
  • Hydro Hypostasis
  • Oceanid
  • Primo Geovishap
  • Shouki no Kami, the Prodigal
  • Stormterror

Player bisa farming material apa pun yang dirasa lebih mudah dulu. Sejauh ini, hanya Ruin Serpent yang memberikan Runic Fang. Player harus menyelesaikan sebagian dari Chasm Splunkers dan semua misi prasyaratnya untuk mengakses bos ini.

Materi Level-Up Talent yang Dibutuhkan

Yelan
Traveler harus mengumpulkan sumber daya berikut untuk memaksimalkan ketiga talent Yelan.

  • 9x Teachings of Prosperity
  • 63x Guide to Prosperity
  • 114x Philosophies of Prosperity
  • 18x Recruit’s Insignia
  • 66x Sergeant’s Insignia
  • 93x Lieutenant’s Insignia
  • 18x Gilded Scale
  • 3x Crown of Insight
  • 4,957,500 Mora

Ketiga bahan Prosperity dapat diperoleh dari Taishan Mansion Domain. Namun, pemain hanya bisa mendapatkannya pada hari Senin, Kamis, dan Minggu. Jika tidak, barang-barang ini tidak dapat diperoleh di hari lain selain membuatnya melalui Alchemy,  Parametric Transformer, atau sebagai hadiah untuk beberapa event.

Zhongli's old friend drops the Gilded Scales (Image via HoYoverse)
Beneath the Dragon-Queller adalah Domain mingguan yang menampilkan bos Azhdaha, yang menjatuhkan Gilded Scales yang dibutuhkan Yelan untuk ketiga talentnya. Player harus menyelesaikan Story Quest kedua Zhongli untuk mengaksesnya.

Materi terakhir yang akan dibahas di guide Genshin Impact ini adalah Crown of Insight. Pemain hanya bisa mendapatkan satu salinan dari event utama setiap Update Patch.

Update informasi menarik seputar anime, game, lifestyle serta teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id juga menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan juga terjangkau.

Epistory Typing Chronicles, Andalkan Ketikan sebagai Combat

GAMEFINITY.ID, Bandung – Epistory – Typing Chronicles merupakan game action adventure yang mengandalkan ketikan sebagai sistem combat-nya. Jika ingin melatih kecepatan mengetik dengan cara menyenangkan, game ini benar-benar cocok. Game ini dibesut oleh Fishing Cactus dan pertama kali dirilis pada 30 Maret 2016.

Sinopsis Epistory – Typing Chronicles, Andalkan Ketikan untuk Combat

Epistory – Typing Chronicles mengambil perspektif dari pikiran seorang penulis yang sedang mengalami writer’s block. Pemain akan bermain sebagai sebuah muse yang digambarkan sebagai karakter perempuan di sebuah dunia fantasi berbentuk origami 3D. Petualangan dimulai dari sebuah kertas kosong. Namun, dunia fantasi itu lambat laun terungkap dan semakin luas saat sang penulis semakin banyak mengumpulkan inspirasi.

Pemain digambarkan menunggangi seekor rubah untuk mengeksplorasi dan mengungkap misteri di balik dunia fantasi yang indah tersebut. Pada saat yang sama, mereka juga harus menghadapi musuh berupa segerombolan binatang menggunakan kekuatan sihir. Kekuatan sihir tersebut dikendalikan oleh ketikan kata. Otomatis, game ini menguji kecepatan mengetik yang dimiliki pemain.

Gameplay Epistory – Typing Chronicles (8/10)

Konsep typing game seperti ini sebenarnya bukan hal baru. Game ini sebenarnya mengingatkan pada game lawas Typer Shark besutan Popcap Games sebagai versi sederhana. Namun, Epistory – Typing Chronicles bukan sekadar game edukasi mengetik yang memberi instruksi tertentu. Game ini justru menjadikan mengetik kata sebagai senjata utamanya.

Epistory Typing Chronicles gameplay 1
Mengetik menjadi satu-satunya senjata untuk melakukan combat di Epistory – Typing Chronicles

Tingkat kesulitan game ini cukup dinamis dengan menyesuaikan kecepatan mengetik pemainnya. Jika pemain merupakan mengetik lambat, terutama saat terkena musuh hingga dead, tingkat kesulitan akan dikurangi, begitupun sebaliknya.

Tidak melulu soal menyerang dengan mengetik, game ini juga menghadirkan beberapa puzzle yang ringan tapi menantang. Puzzle akan sering ditemui jika pemain memasuki dungeon.

Game ini juga memiliki sebuah mode kedua bertajuk Arena. Mode tersebut sebenarnya lebih ke mode survival, di mana pemain harus mengalahkan berbagai musuh sebelum salah satu dari mereka mencapai dirinya. Sayangnya, mode ini cenderung membuat bosan.

Control (9/10)

Keyboard jadi satu-satunya kontrol di game ini. Pergerakan pada dasarnya menggunakan kontrol standar seperti kebanyakan game. Jika ingin melakukan combat, pemain cukup menekan spasi lalu setiap kata akan muncul di atas setiap musuh yang mendekat. Pemain hanya tinggal mengetikkan kata-kata tersebut untuk mengalahkan mereka.

Graphics (8/10)

Epistory Typing Chronicles gameplay 2
Tulisan narasi narator seakan-akan membuat Epistory – Typing Chronicles membuat pemainnya hanyut dalam cerita

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, visual game ini disajikan dalam bentuk 3D dan menggambarkan dunia fantasi terbuat dari kertas origami. Seakan-akan, pemain sedang membaca sebuah buku cerita, ditambah lagi terdapat narasi dari narator dan suara hati sang penulis.

Satu hal yang menganggu adalah tekstur gurun pasir putih yang terkadang menyilaukan. Saking silaunya sampai hampir tidak dapat melihat kata yang harus diketik saat berhadapan dengan masing-masing musuh.

Music (9/10)

Musik di dalam game ini melengkapi keindahan visualnya. Mulai dari musik atmospherik atau sekadar ambient hingga bahkan yang menegangkan sekalipun. Musik menegangkan muncul ketika pemain menghadapi nest di mana berbagai musuh berdatangan satu per satu, menambah ketegangan dan urgensi untuk mengetik setiap kata.

Addictive (9/10)

Tantangan yang dihadapi bagi Fishing Cactus adalah membuat Epistory bukan sekadar aplikasi pelatihan mengetik cepat. Mereka telah berhasil menyajikannya sebuah game yang menantang sekaligus adiktif. Dungeon dan puzzle yang menantang dan penceritaannya yang bikin penasaran membuat pemain ingin bermain sambil melatih kecepatan mengetiknya.

Baca juga: Alba: A Wildlife Adventure, Game Adventure yang Edukatif

Verdict untuk Epistory – Typing Chronicles

Epistory – Typing Chronicles bukan sembarang typing game yang hanya melatih kecepatan mengetik pemain. Sebagai sebuah game, terdapat elemen yang sangat menghibur tanpa terasa mendidik secara langsung.

Tema penulis mencari inspirasi pun sangat cocok, begitupun dengan visual dan musik yang uplifting dan memanjakan. Mengetik menjadi satu-satunya senjata dalam game ini, itu pun juga sudah menjadi sangat menantang dan adiktif bagi pemainnya. Epistory – Typing Chronicles pun dapat dinikmati bagi pemain atau seseorang yang ingin berlatih.

Untuk Epistory – Typing Chronicles, total score yang dapat penulis berikan adalah 8,6.

Epistory – Typing Chronicles tersedia di PC, Mac, dan Linux.

Prune: Game Santai yang Sarat Akan Makna

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Prune adalah game santai yang memiliki makna yang cukup dalam. Permainan ini akan memberikan pengalaman kontemplatif dan ketentraman —bukan berarti membosankan. Pembuat Prune menyebut permainanya adalah surat cinta untuk pohon dan menyebutkan bahwa game ini tentang keindahan dan kegembiraan. Dibuat oleh Joel McDonald, seorang desainer game independen yang berfokus membuat game indah dan menarik. Prune tersedia di Google Play, App Store, dan Windows Store.

Sinopsis

Game ini mengharuskan kita untuk menumbuhkan sebuah pohon agar bisa berbunga dengan indah. Seiring besarnya pohon akan selalu ada rintangan yang berpotensi membunuh pohon itu sendiri. Namun tak sesederhana yang dibayangkan, Prune seakan menjadi puisi digital saat kita mainkan. Paduan musik meditatif dan grafis yang sederhana akan mengantarkan kita sampai zen.

Gameplay (10/10)

prune
Prune Gameplay

Game ini sangat sederhana, hanya bertujuan menumbuhkan pohon di tanah yang bercahaya dan memangkas ranting agar pohon tumbuh tinggi menuju cahaya sampai berbunga. Seiring berjalannya level pada game ini, semakin banyak rintangan untuk menumbuhkan pohon. Dari mulai bola merah yang membunuh sampai bangunan-bangunan industri perusak pohon.

Graphic (9/10)

prune
Images Prune

Dibuat oleh tangan seniman, game ini memiliki tampilan yang sederhana namun menyejukan. Tidak banyak ornamen-ornamen dan warna yang kontras, serta terlihat sederhana namun elegan. Game yang berukuran 40 Mb ini juga sangat ringan untuk dimainkan.

Control (9/10)

prune
Prune

Prune berarti memangkas. Sesuai dengan namanya, cara memainkan game ini hanya mengusap layar seperti membelah pada game Ninja Fruit. Memangkas ranting-ranting yang tidak perlu agar pohon tumbuh besar menuju cahaya, semudah itu.

Baca juga: Review Melatonin: Game Ritme Dalam Mimpi

Addictive (7/10)

prune
Prune

Dengan cara main yang sederhana, Prune mungkin membosankan bagi kamu yang terbiasa mengamuk di tempat dan menembak dengan senjata ke segala arah dalam game. Membosankan juga jika kamu bertujuan main game untuk melampiaskan emosimu dengan berkata toxic. Ini adalah membaca puisi digital yang interaktif.

Music (8/10)

Musik Prune seperti musik untuk meditasi. Memberikan efek ketenangan dan ketentraman batin. Apalagi jika pohonnya berbunga, nada musiknya akan berubah bahagia menandai bahwa kamu telah sukses memberi kehidupan kepada pohon.

Kesimpulan

Ini adalah game santai yang tidak muluk-muluk. Sederhana namun penuh makna. Ulasan ini memang begitu singkat, itu karena kesederhanaan dari game ini. Sederhana yang tidak kekurangan, justru setiap elemennya memberikan kesempurnaan pada game ini.

Update informasi menarik lainnya seputar anime, game, pop culture serta teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau. Jangan lewatkan Promo Imlek sampai akhir Januari!

Arcanist: Class Terbaru di Elder Scrolls Online

GAMEFINITYID, Bekasi – Pengembang The Elder Scrolls Online ZeniMax Online Studios telah mengungkapkan chapter berikutnya. Selain adanya chapter baru, Elder Scrolls juga mengenalkan kelas baru yang dapat dimainkan. Chapter ini diberi nama Necrom, sebuah kota dari Morrowind timur yang tidak ditampilkan dalam Elder Scrolls 3. Dalam DLC Necom The Elder Scrolls Online, pemain akan menghadapi adegan terakhir Daedric Prince di Elder Scrolls 5: Skyrim, Hermaeus Mora, serta kejahatan yang mengelilingi ancaman yang begitu signifikan.

Baca juga: Tanggal Rilis The Elder Scrolls 6 Hampir Bocor

Arcanist dan Sihir Terlarang di The Elder Scrolls Online

the Arcanist Class di Elder Scrolls Online
Kelas baru di The Elder Scrolls Online sangatlah jarang. Sejauh ini, hanya dua kelas lain yang telah diperkenalkan ke game pasca peluncuran. Warden dirilis pada 2017 sebagai bagian dari bab Morrowind dan Necromancer ditambahkan pada 2019 sebagai bagian dari bab Elsweyr. Mungkin untuk menghindari kerumitan yang diperkenalkan setiap kelas ke MMO, sekarang empat tahun kemudian ZeniMax Online Studios memutuskan untuk menambahkan satu kelas lagi ke dalam game.

Kelas baru di The Elder Scrolls Online adalah bagian dari ekspansi Necrom yang diberi nama Arcanist. Deskripsi umum tentang Arcanist adalah adalah ia menggunakan sihir terlarang. Bagi pemain, artinya Arcanist bisa dimainkan baik untuk menyerang, bertahan, maupun mendukung. Arcanist juga menampilkan sistem poin kombo yang unik, yang memungkinkan pemain untuk merangkai kemampuan menjadi serangan atau mantra yang lebih kuat.

Dibalik Layar Developer Elder Scrolls Series

The Elder Scrolls Online: High Isle review — An intriguing change of pace | Windows Central

Tim pengembangan Elder Scrolls Online adalah salah satu yang terkena dampak PHK 10.000 karyawan Microsoft. Tidak jelas seberapa parah pengaruh tim Elder Scrolls Online, tetapi manajemen komunitas adalah salah satu area yang kehilangan seseorang karena PHK.

Elder Scrolls Online kini telah tersedia selama hampir sembilan tahun dan masih menerima pembaruan konten besar-besaran seperti bab Necrom. Penambahan Arcanist akan mengubah MMO dengan cara yang luar biasa. Tetapi ada pertanyaan yang berkembang tentang masa depan ESO. Hal tersebut muncul karena Bethesda Softworks kemungkinan besar akan segera mengalihkan fokus ke The Elder Scrolls 6. Untuk saat ini, penggemar Elder Scrolls dapat menantikan kelanjutan rilisnya Necrom pada 5 Juni untuk PC dan 20 Juni untuk konsol Xbox.

Update informasi menarik seputar anime, game, lifestyle serta teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id juga menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan juga terjangkau.

Minecraft Legends Resmi Rilis April Ini, Ada PvP Mode!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Mojang dan Blackbird Interactive akhirnya memamerkan detail lebih lanjut tentang Minecraft Legends. Mulai dari mode PvP, cuplikan gameplay terbaru, hingga tanggal rilisnya. Semuanya diumumkan dalam acara Xbox and Bethesda Developer Direct pada 25 Januari 2023.

Minecraft Legends Merupakan Game Action Strategy dari Franchise

Pertama kali diumumkan di Xbox and Bethesda Games Showcase 2022, Minecraft Legends menjadi spin-off terbaru dari game sandbox Minecraft. Mengusung genre action strategy, alih-alih mengumpulkan sumber daya, pemain harus mengumpulkan banyak rekan dan kawanan untuk bertarung melawan para Piglin.

Campaign di Minecraft Legends juga mendukung co-op play hingga empat pemain. Pemain nantinya dapat bekerja sama untuk mengalahkan para Piglin, membangun dinding dengan perangkap, dan mencari rekan yang dapat menjadi sekutu. Mojang telah mengumumkan bahwa Minecraft Legends akan resmi rilis 18 April 2023.

Baca juga: Minecraft Simulasi Membangun Landmark Dunia yang Nyata

Mode PvP Tawarkan Pengalaman Unik

Minecraft Legends pvp
Mojang pamerkan mode PvP di Minecraft Legends dalam acara Xbox Bethesda Developer Direct

Inti utama dari showcase Minecraft Legends adalah mode PvP-nya. Dapat dikatakan bahwa mode PvP yang ditawarkan oleh game besutan Mojang itu tergolong unik dan sangat besar. Mode tersebut merupakan pertarungan dua tim beranggotakan masing-masing empat anggota.

Tujuan utama untuk menang di mode tersebut adalah menghancurkan markas tim lawan sambil mempertahankan milik tim sendiri. Fitur base building tentu akan menjadi elemen terpenting dalam mode ini. Seperti pada Minecraft, setiap tim dituntut untuk kreatif dalam membangun markas dan menerapkan strategi tepat demi mengalahkan musuh.

Map dalam mode tersebut akan di-generated secara prosedural, sama seperti campaign, membuat setiap pertarungan terasa unik. Ditambah lagi, terdapat para Piglin yang akan menyerang kedua tim tanpa memandang bulu. Pemain dapat mengalahkan para Piglin demi mendapat sumber daya yang dapat dipergunakan. Terakhir, pemain yang suka eksplorasi dapat mencari sumber daya dengan menemukan peti tersembunyi.

Selain Minecraft Legends, Microsoft juga mengumumkan detail tentang empat game besar lainnya. Salah satunya adalah Redfall yang akan rilis 2 Mei 2023, begitu pula dengan Hi-Fi Rush dari Tango Gameworks yang sudah rilis dan mendapat sambutan hangat dari pemainnya.

Minecraft Legends akan rilis di PC, Xbox One, Xbox Series X|S, PlayStation 4, PlayStation 5, dan Nintendo Switch pada 18 April 2023. Game tersebut juga akan menjadi gratis khusus pelanggan Game Pass.