Category Archives: Game

John Cena Jadi Sampul WWE 2K23 karena Kisah Menginspirasi

GAMEFINITY.ID, Jakarta – John Cena menjadi sampul WWE 2K23 yang secara resmi akan dirilis pada 17 Maret. WWE2K23 merayakan ulang tahunnya yang ke-20 dan menggandeng John Cena, superstar gulat untuk menjadi bagian dari tiga sampulnya. Untuk edisi Deluxe dan edisi Ikon akan diluncurkan pada 14 Maret, sementara edisi Standar akan rilis 17 Maret.

WWE 2K23 juga menjanjikan beberapa peningkatan. Mode Showcase 2K yang diperbarui memungkinkan pemain mengunjungi kembali pertandingan paling ikonik itu. Pengenalan mode WarGames juga memungkinkan pemain terlibat dalam pertandingan tiga lawan tiga dan empat lawan. Mode lainnya termasuk MyGM, MyFACTION, MyRISE, Universe, dan Creation Suite juga telah diperluas.

john cena wwe 2k23
Sampul WWE 2K23 Jhon Cena

Versi Standar dan Cross-Gen dari game ini mencakup semua hal di atas, sedangkan edisi Deluxe menyertakan paket bonus Bad Bunny. Edisi Ikon mencakup semua yang ada di edisi Deluxe plus Paket Ruthless Aggression, yang merayakan Cena dengan menyertakan model karakter prototypenya. Leviathan Batista, versi rookie dari Brock Lesnar dan Randy Orton, John Cena Legacy Championship, dan WrestleMania Arena 22. Tak ketinggalan juga dilengkapi dengan Emerald Paul Heyman MyFACTION Manager Card dan tiga Deluxe Premium Launch MyFACTION Card Packs.

Pre-order game ini juga akan menghadiahkan pemain dengan Paket Bonus Bad Bunny, yang mencakup Bad Bunny sebagai karakter yang dapat dimainkan dan kartu Bad Bunny MyFACTION tingkat Ruby. “Senang bisa menceritakan kisah karir saya melalui WWE 2K23” kata Cena. “2K telah melakukan pekerjaan yang luar biasa yang mampu membawa waralaba WWE 2K melalui konsep ini, dan saya merasa terhormat untuk menghiasi sampul WWE 2K23.”

Baca juga: Dave Bautista, Pegulat WWE Ingin Bermain Film Gears Of War

WWE 2K23 – Trailer Official

Lihat trailer teaser untuk WWE 2K23 yang menampilkan Bad Bunny, Logan, Paul, dan John Cena. WWE 2K23 akan tersedia di PC, PS5, Xbox Series X/S, PS4, dan Xbox One.

Bio John Cena

Sebelum ia menjadi salah satu wajah yang paling dikenal dalam hiburan olahraga, Cena melakukan debut WWE-nya di SmackDown pada tahun 2002, berhadapan dengan Peraih Medali Emas Kurt Angle. Agresi kejam Cena ditampilkan secara penuh dan mengatur nada tidak hanya untuk pertandingan itu, tetapi juga untuk sisa karirnya. Dua puluh tahun kemudian, Leader of Cenation telah berhadapan langsung dengan WWE Legends, termasuk The Rock, Triple H, Shawn Michaels, dan The Undertaker. Dia membawakan beberapa pertandingan gelar terbaik sepanjang masa, mengklaim 16 Kejuaraan Dunia yang memecahkan rekor, dan berkelana ke Hollywood sebagai aktor blockbuster.

Cena melakukan debut sinematiknya pada tahun 2006, mendapatkan peran dalam The Marine, tetapi kemudian memamerkan jangkauan komedinya dalam hit rom-com tahun 2015, Trainwreck . Sejak saat itu, Superstar multi talenta ini telah membangun filmografi yang kuat, yang terdiri dari film-film yang diakui seperti Bumblebee, Blockers, dan The Suicide Squad. Ia berperan sebagai Peacemaker, yang pada akhirnya menghasilkan acara spin-off yang sukses di HBO Max. Tanggal rilis untuk Season 2 Peacemaker belum diumumkan, tetapi penampilan karismatik Cena sebagai pahlawan membuat para penggemar tidak sabar menunggu untuk melingkari kalender mereka. Para penggemar juga dapat menyaksikan cicilan terbaru dari franchise Fast & Furious, Fast X, di bioskop pada 19 Mei 2023.

Ketika dia tidak memecahkan rekor di atas ring dan di box office, Cena pergi ke luar untuk membantu banyak badan amal seperti Yayasan Make-A-Wish, menginspirasi anak-anak di seluruh dunia untuk tidak pernah menyerah.

WWE sarat dengan Superstar, tetapi hanya sedikit yang bisa menandingi karir bertingkat Cena dan daftar pencapaian yang panjang, yang membuatnya menjadi pilihan yang jelas untuk sampul WWE 2K23.

Update informasi menarik lainnya seputar anime, game, pop culture serta teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Guide Gloo Jadi Sakit Banget dengan 3 Guardian Helmet

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Baru-baru ini Moonton memberikan Buff pada Hero Gloo lewat pemberitahuan Patch Note 1.7.44 pada 19 Desember 2022. Dengan di-Buff nya Gloo, Saya akan membagikan tips menggunakan Gloo beserta Build Equipment yang perlu digunakan.

Buff Hero Gloo

skill hero gloo
Skill Hero Gloo

Skill 1 Gloo (Slam, Slam) sedikit dikurangi jangkauan penggunaaan dan meningkatkan durasi pengaktifan. Hal ini tentu akan memberikan fokus bermain menggunakan Skill 1 nya. Damage Hantaman yang diberikan semula sebesar 260-360 kini menjadi 200-300. Damage Ledakannya dari 250-300 + 80% Total Magic Power menjadi 200-300 + 8% Max HP. Kemudian Moonton menambahkan efek baru sehingga Gloo dapat memulihkan 3% Max HP saat meledakan Goo. Dapat disimpulkan bahwa semakin tebal HP Gloo, semakin besar damage dari Skill 1.

Skill 2 (Pass, Pass) sedikit dikurangi jangkauan penggunaan dan waktu pergerakan. Base Damage-nya dari 250-300 menjadi 100-200. Sedangkan untuk Skill 3 (Split, Split) atau Ultimate-nya, Moonton mengubahnya menjadi tidak lagi mengurangi Cooldown Skill 1 dan 2 setelah menempel. HP Regen ketika membelah diri dan mode membelah dirinya dari 3-3,5% menjadi 1,5-2,5%.

Build Gloo di Early Game

early game gloo
Build Early Game Gloo

Pada saat awal pertandingan, kamu perlu membeli dua Magic Nekclace agar tidak boros Mana. Buka Skill 1 terlebih dahulu untuk spam ke musuh. Lempar Skill 1 ke arah musuh dan dekati Goo yang sudah dilempar agar Goo meledak dan memberikan damage sebesar 200 Magic Damage. Ledakan Skill 1 yang diambil kembali akan memberikan efek Crowd Control ke Hero musuh, bisa memulihkan HP, serta mereset Cooldown Skill 1 agar bisa terus dispam ke musuh.

Kemudian kamu bisa membeli Arcane Boots ditambah dengan blessing Conceal (bisa disesuaikan kebutuhan). Sebelum membeli Guardian Helmet, ada 2 item wajib yang perlu dibeli yaitu Cursed Helmet dan Oracle. Kedua item tersebut berfungsi untuk menambahkan status HP. Cursed Helmet menambahkan 1200 HP dan Oracle sebanyak 850 HP.

Baca juga: 

Late Game Auto Menang

gloo late game
Gloo dengan 6700 HP

Pada pertengahan game menuju akhir, kamu bisa membeli 3 Guardian Helmet. Guardian Helmet akan memberikan kamu HP sebanyak 1550. Total keseluruhan jika kamu menggunakan item diatas kamu akan mendapat 6700 HP. Otomatis damage yang akan diberikan juga semakin besar seiring besarnya HP yang kita punya.

Spell dan Emblem Gloo

emblem dan spell gloo
Spell dan Emblem Gloo

Spell yang digunakan pada Hero Gloo bisa menggunakan Execute untuk mengeliminasi musuh yang be HP rendah. Jika kamu masih ragu, kamu bisa menggunakan Flicker dan Sprint untuk kabur. Emblem yang dipakai tentunya emblem Tank dengan kombinasi Vitality, Inspire, dan Brave Smite atau Concussive Blast.

Update informasi menarik lainnya seputar anime, game, pop culture serta teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Konyol! The Day Before Alami Penundaan Lagi!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Mulai dari mendadak menjadi game paling banyak di-wishlist hingga sederetan kontroversi, The Day Before sudah memicu kekhawatiran dan kritikan. Fntastic selaku pengembangnya sempat berjanji akan menampilkan cuplikan gameplay lebih lanjut. Nyatanya, mereka kembali menunda dari tanggal rilis 1 Maret 2023 karena sebuah alasan konyol!

Alami Penundaan Pertama Kali Hingga Picu Kontroversi

Sebelumnya, The Day Before benar-benar mencuri perhatian semenjak pengumuman perdananya. Alhasil, pemain yang ingin memainkannya berbondong-bondong memasukkan game tersebut di-wishlist di Steam. Game survival MMO itu mendadak menjadi game yang paling banyak di-wishlist.

The Day Before delayed again trademark
The Game Before sudah picu kontroversi bahkan sebelum rilis

Awalnya, game besutan Fntastic itu akan rilis 21 Juni 2022. Namun, Fntastic memutuskan untuk menundanya hingga 1 Maret 2023 dengan alasan ingin menggunakan engine Unreal Engine 5.

Lebih buruk lagi, Fntastic picu kontroversi karena mengandalkan relawan untuk membuat game tersebut. Banyak di antara mereka tidak dibayar sama sekali. Terlebih, track record Fntastic juga memicu netizen skeptis.

Baca juga: Alasan The Day Before Berpotensi Jadi Game Terburuk 2023

Alasan Penundaan The Day Before Ternyata…

Pada 25 Januari 2023, laman The Day Before di Steam tiba-tiba menghilang. Ini memicu tanda tanya bagi netizen, terutama pemain yang sudah penasaran dengan game-nya. Padahal sebelumnya Fntastic sudah berjanji akan menunjukkan cuplikan gameplay yang sesungguhnya setelah banyak dikritik.

Fntastic akhirnya buka suara begitu kabar ini beredar di dunia maya. Mereka mengungkap sebuah alasan konyol di balik hilangnya laman The Day Before di Steam. Masalah trademark diklaim sebagai pemicu utamanya.

“Sebelum perilisannya, Steam memblokir game kami karena permintaan seorang individu, karena nama The Day Before. Seperti yang diketahui, game kami pertama kali diumumkan pada tahun 2021. Saat pengumuman tersebut, trademark tersebut masih tersedia. Setelah pengumuman tersebut, seorang individu ternyata mengajukan permohonan judul The Day Before di Amerika Serikat sebelum kami,” tulis Fntastic melalui akun Twitter-nya.

Fntastic kemudian membagikan link yang dimaksud. Berdasarkan link tersebut, nama The Day Before sudah diklaim oleh Sun Jae Lee. Lee telah mengajukan nama tersebut pada Mei 2021 sebelum akhirnya terdaftar pada 1 November 2022.

Karena alasan ini, Fntastic tidak memiliki pilihan lain selain menunda The Day Before hingga 1 November 2023. Mereka berharap dapat menyelesaikan masalah trademark tersebut dengan meminta untuk menghubungi Sun Jae Lee. Alhasil, video gameplay yang sudah dijanjikan terpaksa mengalami penundaan.

Masalah trademark yang memicu laman Steam-nya dihapus dapat dikatakan sangat konyol. Fntastic sudah berjanji pada penggemar bahwa mereka akan menampilkan video gameplay. Tentu saja penggemar semakin curiga bahwa game ini berpotensi menjadi scam. Bukan tidak mungkin lagi The Day Before akan berakhir menjadi vaporware atau game yang tidak pernah rilis.

Spotify PHK 6 Persen Tenaga Kerjanya Demi Efisiensi

GAMEFINITY.ID, Bandung Platform streaming musik raksasa Spotify melakukan PHK pada enam persen tenaga kerjanya. Kabar ini turut menguatkan musim PHK massal di kalangan perusahaan teknologi raksasa seperti Google, Amazon, dan Microsoft. Tidak jauh berbeda, alasan di balik keputusan layanan streaming musik itu demi mengurangi anggaran sebagai dampak dari pandemic.

Sebanyak 6 Persen Karyawan Spotify Kehilangan Pekerjaan

Spotify Daniel Ek
Daniel Ek, CEO Spotify

CEO Spotify, Daniel Ek, menulis memo pada karyawan mengenai kabar pemutusan hubungan kerja tersebut. Memo tersebut kemudian menjadi publik di blog resmi layanan streaming musik raksasa itu pada 23 Januari 2023. Ia mengumumkan perusahaan yang dipimpinnya akan mem-PHK sebanyak 6 persen dari tenaga kerja, atau kurang lebih 600 karyawan.

“Seperti yang telah diketahui, selama beberapa bulan terakhir kita telah berusaha keras untuk mengendalikan anggaran, namun itu belum cukup,” tulis Ek.

Daniel Ek mengaku keputusan tersebut sangat sulit namun menjadi jalan terbaik bagi perusahaan. Ia juga memikirkan kontribusi setiap karyawannya.

“Seperti pemimpin lainnya, saya berharap untuk mempertahankan kekuatan semenjak pandemi dan percaya bahwa bisnis global kami yang luas dan berisiko rendah terhadap dampak pelambatan iklan akan melindungi kami. Jika dipikir lagi, saya terlalu ambisius dalam berinvestasi sebelum pertumbuhan pendapatan,” ungkapnya.

Dampak terbesar dari pengumuman ini adalah hengkangnya Dawn Ostroff, kepala konten Spotify. Ostroff bergabung dengan perusahaan pada 2018 untuk membantu pengembangan bisnis iklan dan podcast.

Baca juga: PHK Massal Tidak Berimbas Pada Apple, Apa Rahasianya?

Bagaimana dengan Bisnis Podcast?

Spotify The Joe Rogan Experience
The Joe Rogan Experience, podcast eksklusif terpopuler di Spotify

Hengkangnya Dawn Ostroff memicu pertanyaan terhadap masa depan bisnis podcast bagi Spotify. Padahal, perusahaan streaming musik raksasa itu sudah semakin serius merambah dengan mengakuisisi beberapa podcast yang menjadi eksklusif. Contohnya mulai dari The Joe Rogan Experience yang menjadi salah satu podcast terpopuler dan terkontroversial, hingga serial audio Batman Unburied.

Spotify sendiri telah mengakuisisi berbagai studio dan bisnis podcast seperti Gimlet, Parcast, Anchor, Megaphone, dan Chartable. The Verge berpendapat Spotify masih harus mencari cara agar anak perusahaan podcast-nya dapat berkerja secara harmonis. Namun, Spotify masih akan terus menganggap bisnis podcast sebagai kesempatan terbesarnya untuk pertumbuhan.

Bukan lagi rahasia bahwa Spotify sangat merugi karena harus membayar lisensi musik pada label rekaman sebagai jualan utama. Setidaknya, bisnis podcast dan audiobook dapat menguntungkan.

Atlus Beberkan Sulitnya Adaptasi P3 Portable dan P4 Golden

GAMEFINITYID, Bekasi – Penerbit Atlus menggambarkan proses remastering Persona 3 Portable dan Persona 4 Golden sebagai “sulit” dan “melelahkan” untuk platform modern. Penerbit pertama kali mengumumkan port ini tahun lalu, di mana ia akan menghadirkan seri tersebut ke berbagai platform setelah beberapa permintaan penggemar, terutama untuk konsol seperti Nintendo Switch. Persona 5 Royal memiliki peluncuran multiplatform pada kuartal terakhir tahun 2022, sementara adaptasi Persona 3 Portable dan Persona 4 Golden juga dirilis baru-baru ini.

Untuk menyoroti peluncuran game ini pada sistem baru, majalah Famitsu merilis wawancara dengan produser Atlus Atsushi Nomura dan direktur Tim Persona Daisuke Yajima mengenai adaptasi ini. Nomura bertanggung jawab atas versi Steam dari Persona 4 Golden yang dirilis pada tahun 2020. Yajima adalah direktur dari versi Steam yang disebutkan di atas, sekaligus direktur remaster dari versi yang baru dirilis dan remaster untuk Persona 3-5. Saat ditanya tentang proses remastering Persona 3 Portable dan Persona 4 Golden, mereka menjelaskan masalah yang mereka alami selama pengembangan.

Baca juga: Persona 3 Portable dan Persona 4 Golden Rilis di Konsol Januari 2023

Wawancara Bersama Developer dari Atlus

Atlus P3P P4G

Famitsu bertanya apakah ada lebih dari sekadar porting sederhana yang terlibat dalam remastering Persona 3 Portable dan Persona 4 Golden, karena kedua game tersebut awalnya dirilis di perangkat genggam. Yajima membenarkan hal ini, di mana ada data beresolusi tinggi untuk hal-hal seperti sprite dan ilustrasi 2D, tetapi model 3D memiliki tekstur yang membutuhkan banyak waktu untuk optimalisasi. Nomura juga menggambarkan prosesnya sulit dan melelahkan, karena elemen untuk membuat tekstur ini berfungsi dengan tampilan resolusi tinggi pada awalnya tidak ada.

Atlus telah bermitra dengan Preapp Partners, yaitu tim yang membantu developer saat mem-porting Persona 4 Golden ke Steam. Nomura mencatat bahwa setelah semua pengerjaan ulang untuk membuat data beresolusi tinggi, karakter dan latar belakang terlihat jauh lebih baik daripada aslinya, membuat tim terkesan. Yajima mencatat bahwa meskipun dengan peningkatan resolusi, masih ada koreksi yang dilakukan untuk aspek seperti tampilan dan area untuk mendukung 60 FPS baru dari game tersebut, karena game aslinya dibuat dalam 30 FPS.

Terlepas dari itu, kedua produser berharap penggemar menikmati remaster. Yajima berharap para penggemar menikmati rute protagonis wanita di Persona 3 Portable, mengingat beberapa penggemar mungkin mengenalnya tetapi belum pernah bermain seperti dia sebelumnya.

Update informasi menarik seputar anime, game, lifestyle serta teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id juga menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan juga terjangkau.