Category Archives: Game

5 Game Besar yang Patut Dinanti pada Tahun 2023

GAMEFINITY.ID, Bandung – Tahun 2023 tampaknya akan menjadi sangat menjanjikan bagi industri game, apalagi penikmatnya. Begitu banyak judul game besar yang dijadwalkan akan rilis pada tahun 2023. Pemain mendapat lebih banyak pilihan sebelum memilih game manakah yang ingin dimainkan. Tentunya, sebagian game mendapat hype lebih banyak daripada pesaingnya semenjak pengumuman pertama hingga perilisannya.

Gamefinity sudah memilih lima game besar yang patut dinanti pada 2023 mendatang. Sekilas info, jadwal perilisan setiap game yang tertera di tulisan ini dapat berubah sewaktu-waktu. Ditambah, remake dan remaster seperti Resident Evil 4 tidak termasuk dalam daftar.

Assassin’s Creed Mirage

Assassin's Creed Mirage game besar 2023
Assassin’s Creed Mirage

Penggemar franchise Assassin’s Creed tidak sabar menanti pengumuman selanjutnya semenjak Valhalla rilis pada 2020. Valhalla telah menjadi judul terlaris kedua dalam sepanjang Ubisoft.

Mirage dipastikan akan kembali ke akar franchise Assassin’s Creed, yaitu menonjolkan stealth dan action-adventure. Berarti elemen RPG yang sudah ada dari Origins dan Valhalla tidak akan hadir. Game ini berlatarkan di Timur Tengah abad ke-9 dan berfokus pada Basim, salah satu karakter Valhalla.

Sebelum pengumuman resminya dalam Ubisoft Forward 2022, judul ini sudah bocor. Meski begitu, penggemar setianya tetap bersemangat untuk menantikan game yang satu ini. Terlebih, Mirage menjadi wujud comeback ke genre stealth dan juga bagian dari perayaan hari jadi franchise ke-15.

Baca juga: Tiga Game Baru Assassin’s Creed Diumumkan!

Assassin’s Creed Mirage akan rilis 2023 di PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X|S, PC, dan Amazon Luna.

Starfield

Starfield game besar 2023
Starfield

Sukses dengan franchise Fallout dan The Elder’s Scrolls, Bethesda Game Studios membuat sebuah IP baru setelah 25 tahun. Starfield menjadi proyek terbaru tersebut yang pertama kali diumumkan pada 2021.

Awalnya dijadwalkan rilis November 2022 sebelum mengalami penundaan hingga 2023. Tetap saja, cuplikan gameplay yang dipertunjukan di Xbox and Bethesda Showcase 2022 membuat pemain semakin bersemangat. Mereka beramai-ramai memuji visual dari game dan juga ambisi untuk menghadirkan dunia lebih luas dari sebelumnya.

Meski masih minim informasi hingga saat ini, Game Rant melaporkan Starfield menduduki posisi kedua game besar 2023 yang paling dinanti berdasarkan pencarian di internet. Ini menunjukkan pemain masih sangat penasaran dengan game RPG berlatar di luar angkasa ini, terutama ambisinya. Starfield akan rilis awal 2023 di Xbox Series X|S dan PC sekaligus menjadi gratis untuk pelanggan Game Pass.

Baca juga: Game Besar Diumumkan di Xbox & Bethesda Games Showcase 2022

Street Fighter 6

Street Fighter 6 game besar
Street Fighter 6

Seri fighting game legendaris Capcom ini akan memasuki era baru pada 2023. Pertama kali diumumkan pada Februari 2022 sebelum gameplay trailer perdana diperkenalkan dalam acara PlayStation State of Play Juni 2022.

Capcom sudah menjanjikan game ini akan menjadi paling menyenangkan dan penuh action, lengkap dengan fitur dan improvement baru. Salah satunya adalah World Tour, sebuah open world story mode berlatar di Metro City yang pastinya mendobrak industri fighting game.

Karena Street Fighter 6 juga berlatar setelah Street Fighter III, terdapat beberapa karakter yang diceritakan selamat pada akhir game pendahulunya itu. Ditambah juga, terdapat beberapa karakter baru yang tidak kalah keren.

Baca juga: Fitur Cross-Platform & Rollback Netcode Dalam SF6

Street Fighter 6 dipastikan rilis pada 2 Juni 2023 di PC, PlayStation 4, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S. Pemain yang ingin memainkannya sudah bisa melakukan pre-order.

Final Fantasy XVI

Final Fantasy XVI game besar 2023
Final Fantasy XVI

Mengambil konsep lebih dewasa dan kelam daripada semua pendahulunya, Final Fantasy XVI tetap mengundang animo penggemarnya. Tidak heran game besutan dari Square Enix ini menjadi salah satu game besar yang paling dinanti tahun 2023.

Berbagai trailer yang telah dirilis sudah menunjukkan game ini menjanjikan konten cerita yang lebih gelap daripada semua pendahulunya, salah satunya berani menunjukkan banyak darah pada sebuah adegan. Mulai dari sosok tokoh utama anti-hero, banyak karakter kompleks, dan cerita drama politik antara enam faksi yang bermusuhan. Karena hal ini, Square Enix memastikan Final Fantasy XVI akan memiliki rating ESRB Mature.

Walau mengalami penundaan karena pandemi, reaksi pemain pada setiap trailer-nya sudah dapat memastikan game ini layak ditunggu. Ditambah, battle system-nya yang unik dan lebih canggih turut dipertunjukkan. Game terbaru seri Final Fantasy ini menjadi sangat ambisius dari konsepnya.

Baca juga: Final Fantasy 16 Dianggap Sulit Diadaptasi

Final Fantasy XVI akan rilis eksklusif di PlayStation 5 pada 22 Juni 2023. Game ini juga akan dirilis di PC setelah masa eksklusivitas dengan PlayStation berakhir 6 bulan kemudian.

The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom

The Legend of Zelda Tears of the Kingdom game besar 2023
The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom

Semenjak The Legend of Zelda: Breath of the Wild rilis pada 2017, pemain dan kritikus beramai-ramai memujinya sebagai salah satu game terbaik sepanjang masa. Terbukti dari keberhasilannya dalam memenangkan beberapa penghargaan Game of the Year, termasuk dari The Game Awards.

Sekuel game ini pertama kali diumumkan saat E3 2019 berlangsung. Setelah mengalami penundaan jadwal rilis dari 2022, judul game ini diumumkan sebagai The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom pada September 2022. Namun, belum ada detail lebih lanjut dari game ini selain gameplay yang dipertunjukan dalam acara E3 2021.

Baca juga: Speedrunner Zelda: BOTW pecahkan Rekor Baru

Game yang dijuluki Breath of the Wild 2 itu tetap menjadi perbincangan trending di kalangan pemain game hingga saat ini. Buktinya, game besutan Nintendo itu menjadi Most Anticipated Game dalam The Game Awards 2022.

The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom akan rilis eksklusif di Nintendo Switch pada 12 Mei 2023.

Itulah game besar yang patut dinanti pada 2023 mendatang. Game manakah yang ingin dimainkan saat rilis kelak?

Update informasi menarik lainnya seputar game, anime, pop culture dan teknologi hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Capcom Matikan Resident Evil Code: Veronica Fans Remake

GAMEFINITY.ID, PATI – Capcom saat ini sedang memberikan beberapa perbaikan franchise Resident Evil. Perbaikan ini dilakukan dengan me-remake beberapa seri lama mereka seperti Resident Evil 2 hingga 4 yang akan datang tahun depan. Usaha ini terbilang cukup berhasil menaikkan popularitas Resident Evil terutama untuk mereka yang baru memainkan Resident Evil. Meski begitu, tidak semua seri Resident Evil mendapatkan remake seperti Resident Evil Code: Veronica.

Capcom Tuntut Resident Evil Code: Veronica Buatan Fans

Karena tidak mendapatkan remake, beberapa fans berusaha untuk menciptakan Resident Evil Code: Veronica sendiri. Namun sayangnya usaha mereka terpaksa berhenti. Project remake Resident Evil Code: Veronica terpaksa ditutup karena dituntut oleh Capcom. Resident Evil Code: Veronica memiliki tempat yang aneh dalam waralaba Resident Evil. Awalnya Code: Veronica direncanakan akan menjadi Resident Evil 3, namun karena kesapakatan kontrok maka angka 3 terpaksa diberikan ke Resident Evil 3: Nemesis. Code: Veronica pun rilis sebagai seri spin-off.

Meskipun bukan termasuk entri utama, Resident Evil Code: Veronica memiliki kaitan cerita yang cukup kuat dengan timeline utama Resident Evil. Pada Code: Veronica akhirnya terungkap alasan rutuhnya Umbrella Corporation yang kurang dijelaskan dalam Resident Evil 4. Peristiwa kehancuran Umbrella Corporation pun baru dilanjut di seri ke 5 Resident Evil.

Karena satu dan lain hal, Resident Evil Code: Veronica entah kenapa seolah telah diabaikan oleh Capcom. Meskipun mendapatkan versi remaster, tetapi Capcom sama sekali tidak tertarik untuk membawa game ini ke perangkat game terbaru. Melihat perlakuan Capcom kepada Code: Veronica, sekelompok fans berusaha untuk membuat remake Resident Evil Code: Veronica mereka sendiri dengan mengadaptasi remake Resident Evil baru – baru ini.

Pengembangan pun berjalan cukup berhasil hingga dapat merilis demo untuk Resident Evil Code: Veronica remake. Mereka juga telah merencanakan untuk merilis game di tahun ini, tetapi ambisi tersebut tepaksa kandas. Capcom dilaporkan telah menuntut agar pengembangan Resident Evil Code: Veronica remake buatan fans dihentikan.

Dilakukan untuk Melindungi Hak Cipta

Meskipun ini adalah berita yang mengecewakan bagi mereka yang menunggu Resident Evil Code: Veronica. Namun beberapa ada yang mengganggap jika Capcom sudah merencanakan akan me-remake judul yang satu ini. Meski begitu, bukan serta merta Capcom memberikan isyarat dengan melakukan tuntutan ini. Banyak perusahaan game yang menuntut project game buatan fans untuk melindungi hak kekayaan intelektual mereka.

Hingga saat ini Capcom masih belum ada rencana untuk membuat Resident Evil Code: Veronica remake. Capcom sendiri masih disibukkan dengan Resident Evil 4 remake dan rumor Resident Evil 9. Namun Capcom juga mengatakan bahwa peluang untuk remake Resident Evil Code: Veronica bukan tidak ada sama sekali. Mungkin fans masih harus menunggu lebih lama lagi untuk remake seri yang satu ini.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan Resident Evil Code: Veronica? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

The Legend of Heroes, Anime yang Menjadi Game RPG di Mobile

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – UserJoy Japan mengumumkan bahwa game mobile RPG yang berdasar pada anime The Legend of Heroes: Trails of Cold Steel Northern War sedang dalam masa produksi, dan siap launching pada 2023 untuk region pertamanya adalah Jepang.

The Legend of Heroes: Trails of Cold Steel Northen War Konsep dan Gameplay

The Legend of Heroes: Trails of Cold Steel sendiri memiliki mekanisme fitur sebuah story mode yang berdasar kepada event di anime, sejauh ini juga ada cerita dan karakter unik yang playable. Turut menampilkan sistem ARCUS II dari Trails of Cold Steel III, dengan pemain yang dapat eksplore dunia dan menyelesaikan game berkala.

The Legend of Heroes: Trails of Cold Steel Northern War sendiri akan hadir dengan gameplay yang kurang lebih sama dengan disebutkan diatas. Mengusung gameplay TurnBased.

The Legend of Heroes Trails of Cold Northern War Realesed

Dalam perilisannya, game ini turut hadirkan peta dunia Northern War yang terjadi di negara bagian Ambria Utara, terletak di bagian Barat laut Zemuria.

Baca juga: Brown Dust 2 Hadir dengan Early access di Mobile

The Legend of Hero: Trails of Cold Steel Northern War, Pemberontakan Oleh Winslet Sang Keturunan Vlad

The Legend of Heroes Trails of Cold Northern War Realesed

Judul game kali ini mengikuti peristiwa dimana berlangsung dalam timeline yang melompat antara seri II dan III. Berfokus pada Lavian Winslet, seorang gadis muda yang lahir di Ambria Utara yang merupakan sebuah wilayah terpencil di Zemurian.

Merupakan cucu dari Vlad yang merupakan seorang pahlawan terkenal yang khianati Ambria Utara. Bersama tentara bayaran Jeagers Utara akan merebut kembali kehormatan negaranya dan pertahankannya dalam misi melawan kekaisaran Erebonian.

Dalam anime ini, Lavian tidaklah sendirian, melainkan dirinya akan berpetualang bersama beberapa pasukan lainnya, seperti Martin S, Iseria, dan Talion.

The Legend of Heroes Trails of Cold Northern War Realesed

The Legend of Heroes: Trails of Cold Steel Northern War sendiri dalam anime dengan judul utama yang sama akan diatur untuk dapat debut pada awal tahun, tepatnya pada 8 Januari 2023 mendatang.

Sepertinya juga dalam anime-nya, game ini sendiri akan mendapatkan voice actor yang serupa dengan yang ada di anime-nya, seperti Nakamura Yuiichi yang pernah mengisi suara Gojo Satoru, Bucciarati, bahkan Oreki Houtaro.

Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Leaker Apex Legends: Class System Dirombak Besar-besaran

GAMEFINITY.ID, Bandung Season 16 dari Apex Legends dijadwalkan rilis Februari 2023, menjadikan season 15 yang rilis November lalu sebagai season terpanjang kedua dalam game. Seperti biasa, berbagai leaker Apex Legends mulai mengabarkan kemungkinan perubahan yang akan datang di dalam game. Salah satunya mengklaim bahwa class system akan dirombak besar-besaran.

Terdapat Perubahan pada Class System, Menurut Leaker Apex Legends

Akun Twitter Thordansmash pertama kali mengabarkan bocoran itu. Menurutnya, Respawn Entertainment sedang merombak besar-besaran class system. Informasi itu didapatnya dari seorang leaker Apex Legends yang tidak disebutkan namanya.

Saat ini, terdapat empat class di Apex Legends, yakni Attacker, Defender, Recon, dan Support. Bocoran tersebut mengabarkan akan ada dua class baru, yaitu Assault dan Skirmisher. Keduanya untuk membedakan Legend tipe Attack.

Class Assault akan mendapatkan red bin dan penyimpanan peluru tambahan. Skirmisher akan mendapat mobilitas tambahan dan tipe hit and run seperti Wraith dan Mirage.

Bocoran itu juga memberi teori bahwa Legend tipe Defense Caustic, Rampart, Wattson, dan Catalyst akan beralih menjadi Legend tipe Control. Sementara Newcastle dan Gibraltar akan berubah menjadi Legend tipe Support. Class system baru ini diharapkan akan memberi banyak pilihan bagi pemain jika terwujud.

Baca juga: Playoff Apex Legends Global Series 2023 Digelar di London

Dua Legend Juga Akan Di-Overhaul

Leaker Apex Legends says Pathfinder will get an overhaul
Pathfinder dipastikan akan dapat overhaul, menurut leaker

Selain perubahan pada Class System, Thordansmash juga menemukan informasi perubahan dua Legend tipe Recon. Menurutnya, Pathfinder dan Mirage akan mendapat rework saat class system baru hadir pada season 16 mendatang.

“Pathfinder akan dapat rework yang solid,” ungkap informasi yang dibagikan Thordansmash.

Tidak seperti Pathfinder, Mirage masih disebut mungkin akan mendapat rework. Namun, klaim ini tampaknya bisa berubah sewaktu-waktu.

Leaker tersebut mengklaim bocoran itu memang benar adanya. Ia juga mengatakan apa yang dibocorkan Thordan selalu terwujud. Hal ini menunjukkan sang leaker memiliki track record yang baik dalam membocorkan konten baru di Apex Legends.

Thordan sebelumnya menyebut mode Hardcore akan segera hadir Januari mendatang. Mode tersebut dikabarnya menampilkan fitur yang lebih menantang dari biasanya.

Saat ini, bocoran dari leaker Apex Legends itu masih belum terbukti benar adanya. Jika class system benar dirombak mulai season 16, hal itu akan menjadi perubahan besar setelah hampir empat tahun.

Update informasi menarik lainnya seputar game, pop culture dan Anime hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

The Pokemon Company Tuntut Game NFT Pokeworld

GAMEFINITY.ID, Bandung – The Pokemon Company mengajukan tuntutan pada sebuah pengembang asal Australia yang telah membuat game NFT Pokeworld. Pengembang tersebut adalah Pokemon Pty Ltd dan Kotiota Studios. Alasannya, mereka menggunakan hak cipta tanpa izin.

Pokeworld Dituntut karena Tidak Berlisensi

Pokeworld not supported by The Pokemon Company
Screenshot dari situs promosi Pokeworld

Kotiota Studios telah mempromosikan game ini selama berbulan-bulan. Mereka mengklaim Pokeworld sebagai sebuah game play to earn metauniverse berisi berbagai pokemon menarik yang bisa dikumpulkan setiap pemain. Mereka juga menjadikan “Pokemons” sebagai kata jamak dari Pokemon dalam bahasa Inggris. Padahal, kata jamak yang benar tetap Pokemon.

Dalam video singkat yang menunjukkan cara bermain, terlihat Pikachu bertarung melawan Charmander, sebuah mode PvE di mana pemain berhadapan dengan Charizard, dan sebuah adventure mode di mana pemain berburu Pokeball.

Baru-baru ini, The Pokemon Company International mengajukan tuntutan hukum di pengadilan federal Australia. Mereka menuntut pihak Pokemon Pty Ltd dan Kotiota Studios karena menggunakan kekayaan intelektual tanpa izin.

Pihaknya dengan Nintendo berkata bahwa mereka tidak akan meluncurkan NFT bertema Pokemon. Tampaknya keputusan ini dibuat demi melindungi brand Pokemon sebagai properti andalan milik Nintendo yang ditujukan untuk semua umur.

Sebelumnya, enam pengembang asal China dituntut karena membuat game Pocket Monsters Reissue pada September lalu. Alasannya, mereka telah melakukan plagiarisme dan pelanggaran hak cipta. Game tersebut sudah beroperasi sejak 2015 di negeri tirai bambu itu.

Baca juga: The Pokemon Company Tuntut 6 Pengembang Asal China!

Pihak Pengembang Pokeworld Klaim Pernah Ikut Mengerjakan Game Pokemon, Dibantah Keras The Pokemon Company

Vooks mendapati bahwa karyawan di balik Pokeworld mengklaim pernah mengerjakan game Pokemon di bawah naungan Nintendo. Game tersebut di antaranya Pokemon Scarlet & Violet, Pokemon Home, dan Pokemon Sleep (yang belum rilis sampai sekarang).

Klaim ini telah dibantah keras oleh The Pokemon Company International. Pihaknya menegaskan melalui dokumen legal bahwa karyawan Pokemon Pty Ltd dan Kotiota Studios tidak pernah sekalipun menjadi kontraktor untuk mereka.

Per tulisan ini, situs resmi Pokeworld masih bisa dikunjungi. Game NFT itu dikatakan akan rilis Januari 2023 di mobile. Mengingat tuntutan dari The Pokemon Company, tampaknya hal ini tidak akan terjadi.

Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Daftar Hunt diluar Nalar dalam Monster Hunter Universe

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Monster Hunter merupakan salah satu game adventure hack and slash dari CAPCOM yang terus eksis hingga saat ini. Game ini dirilis pada Maret 2014 untuk seri pertamanya, dan hampir semua platform dapat memainkan game ini. Monster Hunter, sesuai judulnya memberikan pengalaman bermain dimana pemain akan berburu monster atau hunt yang beragam dan powerful.

Daftar Hunt diluar Nalar dalam Monster Hunter Universe

Banyak hunt atau monster yang kuat namun masih bisa diatasi dengan mudah. Tapi lain hal dengan beberapa hunt dbawah ini, yang memang sudah sulit lagi menyebalkan dan di luar nalar. Berikut Hunt di Monster Hunter Universe.

Baca juga: Review God Hand, Beat Em Up Full SFX yang Ikonik

Fatalis

Monster Hunter Universe

Fatalis merupakan salah satu hunt atau monster dengan tipe class Elder Dragon yang berarti adalah bangsa naga. Memiliki ciri fisik yang cukup sesuai dengan seekor naga, bertubuh besar dan memiliki tipe damage seperti dragon, api, dan gabungan.

Salah satu hunt yang memiliki fire breath yang dapat menyapu segerombolan entitas disekitarnya. Fatalis memiliki kebiasaan yang negatif dan sangat sensitif dengan keberadaan makhluk lainnya. Umumnya Fatalis berada di dalam reruntuhan Schrade, namun aslinya tidak diketahui.

Fatalis hadir hampir di setiap seri Monster Hunter, seperti Monster Hunter Freedom, Freedom Unite, Monster Hunter 4, dan banyak lagi lainnya. Fatalis sendiri walaupun memiliki elemen dasar naga dan api, sebenarnya dirinya juga lemah terhadap elemen naga dan api.

Rathalos

Monster Hunter Universe

Masih bersama dengan kawanan elder dragon dari Monster Hunter Universe. Kali ini bertemu dengan Rathalos sang penguasa langit. Rathalos sendiri lebih dikenal dengan Fire Wyvern karena kemampuan umumnya dalam menggunakan elemen api.

Masih termasuk dalam kawanan Rathalos lainnya, seperti Dreadking, Zenith, Flame, dan banyak lagi lainnya. Rathalos dianggap sulit karena kemampuannya yang dapat menyapu banyakk entitas sekitar hanya dengan sekali putaran.

Memiliki elemen yang umum bagi seekor naga yang bisa terbang. Tubuhnya hampir tertutupi dengan kulit yang sangat keras, jadi sangat disarankan menggunakan senjata dengan ability armour piercing dan senjata berat lainnya.

Nargacuga

Monster Hunter Universe

Nargacuga adalah hunt tipe wyvern namun bukan seekor elder dragon. Salah satu wyvern paling menyebalkan dengan kemampuan elemen airnya. Tapi tahukah kalian, kalau Nargacuga sangat lemah dengan api dan petir.

Visual Nargacuga lebih seperti wyvern daripada naga pada umumnya, tidak seperti wyvern Tigrex misalnya yang punya visual seperti naga pada umumnya. Nargacuga pertama kali muncul di Monster Hunter Freedom Unite sebagai flying wyvern.

Tygrex

Monster Hunter Universe

Tygrex adalah salah satu wyvern yang dapat terbang dan kemunculannya pertama kali di Monster Hunter Freedom 2, dan kini hampir selalu ada di Monster Hunter Universe.

Umumnya, pemain pemula sekalipun dapat sangat mudah menemukan atau bertemu dengan Tygrex.  Pada dasarnya Tygrex biasa muncul di iklim dingin, namun mungkin sekali untuk dirinya muncul di iklim yang terbilang panas.

Salah satu wyvern terbang yang memiliki lebih dari 2 elemen, yaitu api, air, es, dan naga. Tygrex memiliki kelemahan terhadap petir. Salah satu yang menyebabkan Tygrex sulit adalah kemampuan awareness miliknya dan kecepatan gerakan dash milik Tygrex sendiri. Bahkan banyak hunter yang hanya melewatkannya saja, dan memutuskan untuk tidak melawannya.

Tidak ada hunt atau monster yang tidak dapat dikalahkan, hanya saja beberapa monster memiliki kesulitan berbeda dan usaha ekstra untuk mengalahkannya.

Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.