Category Archives: Game

Hideo Kojima Ungkap Konspirasi Game Abandoned

GAMEFINITY.ID, PATI – Hideo Kojima akhirnya memberikan tanggapan mengenai rumor keterlibatannya dengan Abandoned, sebuah game horor indie yang dikembangkan oleh Blue Box Game Studios. Semenjak Abandoned diperkenalkan ke publik, banyak orang berspekulasi bahwa Kojima diam-diam ikut terlibat project tersebut. Sedangkan Blue Box Game Studios sendiri hanyalah kedok untuk menyamarkan dia dari project tersebut.

Rumor Game Abandoned

Dalam pengembangan suatu game, umumkan pihak developer akan selalu memberikan update seputar perkembangan game tersebut. Namun tidak untuk game Abandoned dari Blue Box Game Studio. Pasca perilisan teaser pertama untuk Abandoned pada tahun 2021, game tersebut tiba – tiba saja hilang tanpa kabar hingga saat ini. Bahkan tak sedikit yang menganggap bahwa game ini hanya tipu – tipu untuk menarik para investor.

Saat pertama kali melihat teaser Abandoned, gamer – gamer di internet mulai curiga dengan proyek tersebut. Para gamer mulai menyadari kesamaan aspek – aspek game ini dengan PT, sebuah game horor pendek buatan Kojima Productions yang dimaksudkan sebagai teaser untuk Silent Hills yang kemudian dibatalkan.

Kecurigaan tersebut semakin menguat melihat kelangkaan informasi yang diberikan Blue Box Game Studios ke publik. Hal ini memunculkan suatu teori bahwa Blue Box Games Studio adalah perusahaan palsu yang mirip dengan Moby Dick Studio, studio buatan yang digunakan oleh Kojima pada tahun 2012 untuk mempromosikan game Metal Gear Solid 5: Phantom Pain.

Baca Juga : Game Hideo Kojima Selanjutnya Dibintangi Elle Fanning!

Tanggapan Hideo Kojima dan Klarifikasi Blue Box Game Studio

Merasa terganggu dengan rumor – rumor yang mengarah kepadanya, Hideo Kojima melalui Podcastnya Brain Structure membantah secara langsung rumor keterlibatannya dengan Abandoned. Kojima memang mengakui bahwa dia pernah menipu melalui Moby Dick Studio dan Metal Gear Solid 5: Phantom Pain. Namun dia mengatakan bahwa dia tidak akan menggunakan cara yang sama dua kali.

Hideo Kojima menegaskan bahwa dia belum pernah berbicara dengan Hasan Kahraman, direktur di balik Abandoned. Dalam podcastnya Kojima sempat memberikan beberapa saran kepada Blue Box Game Studio untuk manfaatkan hype ini. Dia juga mengatakan jika game Abandoned resmi dirilis, maka para pemain akan tahu bahwa game tersebut jauh berbeda dengan Silent Hill.

Melalui akun twitter official Blue Box Studio Game berterima kasih kepada Hideo Kojima atas tanggapannya terhadap keterlibatan pengembangan game Abandoned. Blue Box meminta para penggemar untuk berhenti menanyakan Kojima mengenai proyek tersebut. Blue Box Game Studio juga meminta mereka untuk berhenti menghujat Hideo Kojima terkait game Abandoned.

Dengan begini rumor mengenai keterlibatan Hideo Kojima dalam pengembangan game Abandoned bisa dibilang telah selesai. Semoga pihak Blue Box Game Studio dapat memanfaatkan hype ini untuk memberikan penggemar – penggemarnya informasi mengenai perkembangan game Abandoned.

Bagaimana menurut kalian? Apa kalian menunggu game Abandoned? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Kelebihan Google Play Games Beta daripada Emulator Lainnya

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Google Play Games Beta, Sebelumnya pihak Google telah merencanakan akan menghadirkan fungsi baru pada program Google yang ada di Windows satu ini. Program yang membantu para pemain untuk mengakses salah satu franchise produk mereka dalam ranah hiburan.

Kelebihan Google Play Games Beta
Google Play Games – Kelebihan Google Play Games Beta daripada Emulator Android

Google sebelumnya juga menghadirkan fungsi permainan yang dimana salah satu program miliknya mampu menjalankan gamegamee Android di Windows, Google Play Game. Google Play Games Beta mampu menjalankan serangkaian game Android engan sangat baik di Windows.

Pada masa Beta Test sebelumnya, Google hanya membatasi Google Beta Test pada tiga negara saja, yaitu Hongkong, Taiwan, dan Korea Selatan. Belum lama ini, Google memberitahu bahwa Google Play Games Beta dapat dan hadir di beberapa region berbeda yang lebih luas, salah satunya adalah Indonesia.

Kelebihan Google Play Games Beta dari Emulator Lain

Google Play Games Beta sendiri merupakan program dari Google yang memiliki fungsi lebih di Windows. Fungsi dimana mampu menjalankan serangkaian game yang beroperasi layaknya sebuah emulator.

Google Play Games Beta sendiri memiliki beberapa kelebihan dari emulator Android lainnya, seperti Bluestack, Nox, dan banyak lagi. Berikut kelebihan Google Play Games Beta dari emulator Android.

Baca Juga : The Eminence in Shadow dapatkan Adaptasi untuk Mobile

Tampilan Lebih Luas dan Leluasa

Kelebihan Google Play Games Beta
Visualisasi – Kelebihan Google Play Games Beta daripada Emulator Android

Dalam alasan visualisasi, Google Play Game hadir dengan sedikit penyesuaian yang lebih baik daripada versi di emulator lainnya. Beberapa game hadir dengan tampilan yang lebih luas serta mobilitas yang baik. Hadir dengan kontrol yang secara umum hanya mengandalkan Keyboard dan Mouse.

Beberapa game yang merasakan efek perubahan gaya tampilan ini adalah game-game yang mengandalkan touch-screen dalam eksekusi, seperti Asphalt 9, 1945 Air Force, dan Mobile Legends: Bang-Bang.

Pada Mobile Legends: Bang-Bang sendiri ada perubahan yang cukup membantu dalam meningkatkan gameplay para pemainnya. Google Play Games Beta menghapus kontrol analog pada layar dan mengganti dengan kontrol tipe WASD dan Mouse sebagai supporting lainnya.

Kemudahan dalam Typing In-Game

Kelebihan Google Play Games Beta
Mobilitas – Kelebihan Google Play Games Beta daripada Emulator Android

Beberapa player penikmat game Online yang hadirkan fitur chat atau apapun itu jenisnya ini cukup dipermudah dengan adanya Google Play Games Beta. Bagaimana tidak, dalam pengetikan yang umumnya cukup menyulitkan jika di emulator atau android karena pemain dipaksa harus mengetik dengan sudut horizontal, namun kini hanya perlu melakukan typing dengan nyaman menggunakan keyboard.

Konfigurasi dan Sinkronisasi yang Ramah

Kelebihan Google Play Games Beta
Konfigurasi – Kelebihan Google Play Games Beta daripada Emulator Android

Sebagai program layaknya emulator, Google Play Games Beta sudah sepastinya memberikan konfigurasi yang ramah untuk pemainnya. Hal ini didasari dengan konfigurasi simpel dimana pemain hanya perlu mengandalkan serangkaian eksekusi keyboard dan mouse.

Selain itu juga, Google Play Games Beta hadir dengan sinkronisasi yang lebih baik daripada emulator yang umum belakangan ini. Pemain hanya perlu untuk menyesuaikan spesifikasi perangkat dan langsung saja mengunduh dan memainkan game android di Google Play Games Beta tanpa sinkronisasi yang memakan waktu.

Spesifikasi Minimum untuk Google Play Games Beta

Dalam situs  resminya, Google Play Game memberikan informasi mengenai persyaratan minimum spesifikasi PC untuk berpartisipasi dalam versi Beta satu ini. Berikut minimum yang diberikan :

  • Windows 10 (v2004)
  • SSD dengan minimum 10 GB
  • IntelⓇ UHD Graphics 630 GPU atau setara
  • 4 CPU Physic Cores
  • 8 GB RAM
  • Windows Admin Account
  • Hardware Virtualization yang diaktfikan

Beberapa game android telah hadir dan dapat dimainkan di PC melalui Google Play Game. Beberapa game tersebut, seperti Asphalt 9, Cookie Run Series, Mobile Legends: Bang-Bang, Arknight, dan banyak lagi yang kedepannya akan di update secara rutin.

Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Google Play Games for PC Beta Ekspansi ke 8 Negara, Indonesia Masuk!

GAMEFINITY.ID, Bandung – Google Play Games for PC Beta akhirnya melakukan ekspansi ke delapan negara. Indonesia menjadi salah satu negara yang kebagian. Sebelumnya, beta test tersebut diluncurkan pada Agustus lalu di Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, Thailand, dan Australia.

Indonesia Menjadi Salah Satu yang Kebagian Akses Google Play Games for PC Beta

Google resmi melakukan ekspansi open beta Google Play Games for PC di delapan negara pada 2 November 2022. Kedelapan negara itu adalah Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Brazil, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina.

Pemain di Indonesia patut berbahagia karena Google menawarkan cara untuk bermain game Android di PC secara legal. Terlebih, progression di PC dan mobile dapat saling sync, maka pemain dapat meneruskan progress-nya di kedua platform secara bergantian.

Pertama kali diumumkan di The Game Awards 2021, Google Play Games for PC menjadi pilihan resmi bagi pemain untuk bermain game Android di PC. Sebelumnya, pemain hanya mengandalkan emulator untuk bermain game Android. Ditambah, pemain dapat menggunakan mouse dan keyboard untuk input dalam game.

“Kami sangat bangga telah melakukan ekspansi ke pasar lain agar pemain dapat bermain game di Google Play. Sambil menunggu perilisan resminya, kami akan terus menambah fitur dan mengevaluasi masukan pengembang dan pemain,” tulis Arjun Dayal, Direktur Google Play Games di laman resmi Android Developers.

Contoh Judul Game yang Dapat Dimainkan di Indonesia

Google Play Games for PC Beta Games
Contoh judul game yang tersedia di Google Play Games for PC

Terdapat setidaknya 50-60 judul game yang dapat dimainkan melalui Google Play Games for PC. Google memastikan pihaknya akan menambah lebih banyak game ke aplikasi PC kelak.

Berikut adalah contoh judul game yang tersedia di Google Play Games for PC di Indonesia saat ini:

  • Arknights
  • Asphalt 9: Legends
  • Cookie Run: Kingdom
  • Cookie Run: OvenBreak
  • Evony: The King’s Return
  • Game of Sultans
  • Just Dance Now
  • Mobile Legends: Bang Bang
  • Pirates of the Carribean: ToW
  • State of Survival: Zombie War

Baca juga: Pemicu Google Stadia Gagal Secara Spektakuler

Ini System Requirements-nya!

Berbeda dari sebelumnya, Google menurunkan system requirements yang dibutuhkan untuk menjalankan Google Play Games for PC. Sebelumnya, aplikasi tersebut membutuhkan CPU eight-core, GPU gaming-class, dan penyimpanan 20 GB. Dengan system requirements yang turun, pemain hanya membutuhkan CPU four-core, GPU minimal setara dengan Intel UHD Graphics 630, dan 10 GB penyimpanan.

Namun, memori yang dibutuhkan masih tetap 8 GB. Windows 10 atau Windows 11 menjadi OS yang wajib untuk menjalankan Google Play Games for PC.

Hadirnya Google Play Games for PC Beta di Indonesia bagi pemain yang ingin bermain game Android di PC. Pemain dapat melakukan sign-up dan mulai mencoba di laman ini.

Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402), Laptop Konvertibel OLED Serba Bisa Harga Terjangkau

Di Indonesia, profesi content creator sendiri sudah menjadi sangat umum. Bahkan profesi tersebut menjadi lebih spesifik lagi dan dibagi dalam beberapa platform social media. Melihat perkembangan dan perubahan di pasar, sebagai produsen utama di industri laptop di Indonesia, ASUS tentunya tidak tinggal diam. 

ASUS melihat kebutuhan para content creator yang memerlukan laptop yang sesuai untuk digunakan sebagai daily driver pengguna di segmen tersebut. Tak hanya sekadar laptop biasa, laptop yang ditawarkan pun ada yang berjenis konvertibel serba bisa dan siap digunakan dalam berbagai medan.

Adalah Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402), laptop konvertibel terbaru yang dimaksud. Tak tanggung-tanggung, ASUS menghadirkan laptop berkualitas dengan komponen yang tidak perlu diragukan lagi di dalamnya. Mulai dari panel layar sampai prosesornya.

Sebagai contoh, panelnya menggunakan layar 100% DCI-P3 Color Gamut & VESA DisplayHDR™ 600 True Black serta prosesor mobile AMD Ryzen™ 5000 H-Series. Dengan dua komponen utama tersebut, ASUS yakin Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) menjadi laptop yang cocok untuk para content creator yang menggunakan beragam platform social media serta dapat digunakan kapanpun dan di manapun.

Desain Memukau dan Layar Luar Biasa

ASUS Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) adalah laptop berukuran 14 inci dengan berat hanya 1.5 kg. Dengan desainnya yang tipis dan ringan, masing-masing memiliki profil samping kurang dari 19 mm yang menghasilkan bentuk samping yang ramping untuk memenuhi semua kebuuhan anda dari bekerja hingga bermain.

Sesuai namanya, Flip, laptop yang satu ini hadir dengan design 360° hinge eksklusif yang memungkinkan layar dibalik ke posisi apapun sesuai dengan kebutuhan pengguna. Ketahanan desain layer itu sendiri sudah diuji hingga lebih dari 20,000 kali siklus buka/tutup.

Dari sisi panel, ASUS Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) menampilkan layar sentuh OLEH HDR 14 inci rasio 16:10 yang mendukung resolusi 2880 x 1800 dan kecepatan refresh 90Hz. Layar tersebut dijamin sanggup untuk memberikan pengalaman visual yang halus dan tajam kepada pengguna. 

Selain itu, tampilan ASUS Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) juga mendukung rasio contrast 1.000.000:1, waktu respons 0,2ms, kecerahan maksimum hingga 600-nits. Dari sisi warna hitam, tingkat kecerahan hitam pekatnya ada di 0,0005 nits. Ini akan memberikan pengalaman menonton yang lebih cerah dan lebih detail kepada pembuat konten. 

Selain ultrawide color gamut 100% DCI-P3 dan dukungan konten HDR, layar ini juga bersertifikasi VESA DisplayHDR™ 600 True Black dan PANTONE® Validated. Keduanya memastikan warna yang akurat dan reproduksi kontras dinamis yang tinggi. 

Ditambah lagi, panel OLED memancarkan cahaya biru 70% lebih sedikit berbahaya daripada panel LCD dan disertifikasi oleh TĂśV Rheinland untuk memastikan bahwa perangkat ini sudah mematuhi standar kesehatan dan kualitas yang tinggi.

Seperti diketahui, cahaya biru menyebabkan ketidaknyamanan visual dan mengganggu kualitas tidur. Dengan mengkalibrasi spektrum, laptop ASUS OLED memancarkan 70% lebih sedikit cahaya biru yang berbahaya. Tidak seperti filter cahaya biru tradisional, pergeseran spektrum berarti akurasi warna tidak diragukan.

Laptop ASUS OLED laptop menghadirkan visual yang sangat detail dan realistis, dengan color gamut 100% DCI-P3 sekelas bioskop.  Warna yang direproduksi pada layar lebih kaya dan lebih jelas: sangat ideal untuk proyek intensif warna.

ASUS OLED laptop juga mampu menampilkan detail yang luar biasa pada pengaturan cahaya yang lebih rendah. Ini berarti anda dapat melihat konten dengan lebih jelas tanpa harus menurunkan tingkat kecerahan; sehingga, mata Anda akan terpapar lebih sedikit cahaya biru.

Yang menarik, layer ASUS OLED juga mampu mempertahankan detail warna dalam tingkat kecerahan apapun, sehingga anda dapat menyesuaikan kecerahan sesuai dengan lingkungan penggunaan anda. Karena tampilan OLED memberikan warna yang akurat dengan kecerahan lebih sedikit, mata lebih sedikit terpapar cahaya biru.

Fitur Khusus Pencegah Burn-In Layar 

Dengan penggunaan yang lama, piksel tertentu pada tampilan mungkin menua, menghasilkan warna yang menurun (burn-in). Untuk mencegahnya, ASUS mengambil langkah-langkah berikut:

  • Laptop secara default menggunakan mode gelap Windows
  • Perlindungan layar OLED default yakni meredupkan layar setelah 5 menit tidak ada aktivitas    
  • Teknologi penyempurnaan burn-in panel Samsung OLED
  • Layar OLED sanggup bertahan selama 7000 jam tanpa mengalami burn-in saat dijalankan dengan brightness di 200 nits.

Algoritma Samsung OLED mendeteksi penuaan pixel dan meningkatan arus yang melewati pixel tersebut. Ini memungkinan pixel yang terdegradasi untuk menampilkan warna yang lebih cerah dan, sebagai hasilnya, menunjukan warna yang dirasakan secara akurat.

ASUS OLED laptop hadir dengan mekanisme OLED Care eksklusif ASUS yang terbukti melindungi layar OLED. Persistensi gambar atau burn-in, pada layar OLED dapat terjadi jika gambar kontrak tinggi statis ditampilkan dalam waktu yang lama.

Untuk menghindari hal ini, Ketika laptop ASUS Anda tidak digunakan lebih dari 30 menit, screensaver yang dirancang khusus akan aktif. Ini secara signifikan akan mengurangi kemungkinan burn-in dengan memastikan seluruh pixel menyala dan gelap secara merata, sehingga melindungi tampilan dari warna yang terlihat berubah dari waktu ke waktu.

Layar sentuh dari Vivobook S 14 Flip juga dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass yang memiliki tingkat ketahanan 7H sehingga memberikan ketahanan gores yang lebih baik, visibilitas goresan yang berkurang dan kekuatan yang dipertahankan lebih baik setelah terjadi goresan untuk membantu melindungi tampilan laptop dari kerusakan yang mungkin dapat terjadi saat digunakan.

Spesifikasi Menawan dan Sangat Bisa Diandalkan

Sebagian besar laptop tipis dan ringan hanya dapat menampilkan processor dengan TDP yang rendah karena keterbatasan ukuran dan desain thermal. Namun, berkat teknologi ASUS IceCool, ASUS Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) keluaran terbaru dapat menghadirkan prosesor AMD Ryzen 7 5800H seri H, yang memungkinkan laptop tipis dan ringan tidak lagi berkompromi dengan system kinerjanya. 

Seperti sudah disebutkan, ASUS Vivobook S 14 Flip OLED ditenagai oleh CPU AMD Ryzen 7 mobile 5000 H-seri generasi terbaru yang dibuat melalui proses fabrikasi TSMC 7nm FinFET dan desain arsitektur AMD Zen 3. 

Spesifikasi tertinggi menyediakan hingga 8 core komputasi dan hingga 16 thread, serta cache hingga 12MB untuk kinerja multitasking yang lebih baik. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, CPU Ryzen mobile terbaru menawarkan peningkatan 23% dalam kinerja single-thread secara keseluruhan dan peningkatan 17% dalam peningkatan multi-thread, dalam kondisi perbandingan yang sama.

ASUS Vivobook S 14 Flip OLED menghadirkan memori onboard hingga 8GB DDR4 dan slot SO-DIMM, memungkinkan pengguna dengan mudah meningkatkan kapasitas memori. Untuk penyimpanan, laptop ini dilengkapi dengan slot M.2 dengan SSD hingga 1TB PCle 3.0 NVMe dengan heatsink tembaga untuk transfer data yang lebih stabil.

ASUS Vivobook S 14 Flip OLED menghadirkan keyboard ErgoSense yang mencapai pitch 19,05 mm (jarak antara tengah tombol ke tengah tombol yang berdekatan) sambil mempertahankan banyak tombol fungsi yang umum digunakan, memungkinkan pengguna untuk mengetik dengan nyaman dan akurat.

Keyboard memiliki lampu backlight untuk mengetik dengan nyaman di lingkungan gelap. Selain itu, tombol ASUS Vivobook S 14 Flip OLED memiliki lekukan halus berbentuk piringan 0,2 mm dan key travel 1,4 mm — terpanjang di kelas laptopnya. 

Lekukan berbentuk piring secara halus memandu jari ke tuts dan perjalanan tuts yang panjang memberikan umpan balik yang lebih baik. Bersama-sama, fitur-fitur ini meningkatkan akurasi pengetikan dan meniru kenyamanan menggunakan keyboard PC desktop.

Konektivitas yang Lengkap dan Mumpuni untuk Mobilitas Tinggi

ASUS Vivobook S 14 Flip OLED dilengkapi satu port USB3.2 Gen 2 Tipe C yang mendukung pemindahan data, output tampilan 4K dan pengiriman daya. Selain itu, laptop menawarkan port HDMI 2.0 berukuran penuh, port USB 3.2 Gen 2 Tipe-A, port USB 2.0 Tipe A dan audio combo jack. 

Hal ini memungkinkan Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) dengan mudah menampilkan ke layar 4K 60Hz, menghubungkan ke perangkat penyimpanan atau memperluas koneksi.

Vivobook S 14 Flip OLED dilengkapi dengan teknologi ASUS WiFi Master premium yang memiliki jaringan nirkabel WiFi 6 dual band built-in untuk kinerja transmisi nirkabel yang lebih cepat. Laptop ini juga memiliki fitur WiFi SmartConnect ASUS eksklusif yang memberikan jarak yang lebih jauh, stabilitas dan pengalaman jaringan nirkabel yang mulus bagi pengguna.

Kartu jaringan nirkabel dual band WiFi 6 (802.11ax) menawarkan kecepatan hingga 2.4 Gbps dan memberikan throughput 3 kali lebih tinggi dan 4 kali kapasitas jaringan Wi-Fi 5 (802.11ac). Kartu jaringan juga menggabungkan Bluetooth 5.0 untuk koneksi ke perangkat berkemampuan Bluetooth.  

Performa Terbaik yang Bisa Maksimalkan Pekerjaan 

Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) memungkinkan pengguna melakukan berbagai macam hal dengan lebih cepat dengan dukungan komponen performa tinggi yang ada di dalamnya. Cocok untuk mereka yang baru saja memulai perjalanan di dunia kreatif.

Agar performa tetap terjaga, teknologi thermal ASUS IceCool Plus yang mendinginkan komponen hadir dengan heat pipe dual fan terbaru. Kedua heat pipe dengan ketebalan 8 dan 6 milimeter tersebut sanggup secara efisien mempercepat transfer panas.

Dengan pendinginan yang sudah ditingkatkan dibanding Vivobook generasi sebelumnya, kini CPU dan GPU bisa berjalan lebih nyaman dengan kombinasi daya hingga 85 watt dalam mode Performance tanpa mengalami throttling.

Berikut ini spesifikasi salah satu model Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) yang beredar di pasaran Indonesia:

CPU AMD Ryzen 5 5600H  
Pilihan Tampilan  Layar sentuh 14” 16:10 (2880 x 1800) @ 90 Hz OLED dengan Corning® Gorilla® Glass, kecerahan hingga 600-nit dan 100% DCI-P3 color gamut, bersertifikasi DisplayHDR 600 True Black, PANTONE® Validated, and TÜV Rheinland

14” 16:10 (1920 x 1200) IPS Tampilan NanoEdge Tiga Sisi dengan 85% screen-to-body ratio dan bersertifikasi TÜV Rheinland

Sistem Operasi Windows 11 Pro / Windows 11 Home
Grafik AMD Radeon™ Graphics
memory Hingga 16 GB (8 GB 3200 MHz DDR4 onboard + 1 x SO-DIMM slot)
Penyimpanan Hingga 1 TB PCIe 3.0 NVMe M.2 SSD dengan kecepatan transfer sampai 3500 MB/s
Koneksi WiFi 6 (802.11ax) + Bluetooth 5.2
Kamera Webcam dengan Shutter Fisik Hingga FHD webcam dan teknologi 3DNR 
I/O ports 1 X DC-in (4phi)

1 X USB 3.2 Gen 2 Type-C®

1 x USB 3.2 Gen 2 Type-A

1 x USB 2.0 Type-A

1 x full-sized HDMI 2.0

 1 x 3.5 mm Audio combo jack

Touchpad Teknologi Precision touchpad (PTP) mendukung smart gestur hingga empat-jari

NumberPad 2.0

Audio Bersertifikasi oleh Harman Kardon

Dolby Atoms

Smart Amp 

AI Noise Canceling Audio

Baterai 70Wh lithium-polymer battery 

50Wh lithium-polymer battery (non-OLED)

AC adapter 90W Type-C power adapter 
Dimensi 313.2 x 227.6 x 18.9 mm
Berat Berkisar. 1.5 kg

 

Sebagai gambaran, berikut ini hasil performa pengujian ASUS Vivobook S 14 Flip OLED (TN3402) dengan spesifikasi di atas:

Fitur Spesial yang Bisa Diandalkan

ASUS Vivobook S 14 Flip (TN3402) dilengkapi dengan NumberPad 2.0, tombol numerik bercahaya LED berintegrasi dengan touchpad yang menggantikan kekurangan tombol numerik fisik di laptop ringkas. Sensor satu sentuhan di sebelah kanan dari touchpad mengaktifkan dan menonaktifkan NumberPad, dan ketukan pada ikon di kiri atas memungkinkan Anda memilih salah satu dari dua tingkat kecerahan. 

Anda juga dapat menggesek dari ikon kiri atas ke segala arah pada NumberPad 2.0 untuk mengaktifkan aplikasi Kalkulator di tampilan utama.

Webcam dari ASUS Vivobook S 14 Flip memanfaatkan teknologi 3D noise-reduction (3DNR) yang inovatif. Teknologi ini menghilangkan hingga 94% suara tidak perlu yang secara alami mempengaruhi kamera apapun, terutama dalam kondisi cahaya redup – secara signifikan memperbaikan kualitas gambar tanpa mengorbankan tingkat eksposur atau detail. 

Terakhir, pelindung webcam untuk melindungi privasi pribadi dan informasi bisnis dari peretas juga disediakan. Di laptop ini, ASUS memberikan perlindungan privasi terintegrasi yang bisa dilakukan hanya dengan menggeser tuas di atas webcam untuk privasi.

Kesimpulan

Akhir kata, banyak yang bisa Anda lakukan dengan ASUS Vivobook S 14 Flip ini. Mulai dari berkerja, menggambar, mendesain, bahkan mempresentasikan apapun dalam beberapa mode bisa dilakukan dengan laptop yang satu ini. Tentunya ditambah fitur-fitur menarik yang mungkin tidak Anda temukan dalam laptop-laptop lain, bisa anda temukan di ASUS Vivobook S 14 Flip. Laptop ini juga sudah tersedia di jaringan retail online dan offline di seluruh Indonesia.

Vivobook Pro 15 OLED (M6500), Laptop Performa Tinggi dengan OLED 15 Inci 120Hz

Segmen content creator merupakan industri yang sedang tumbuh sangat pesat. Pasalnya, dengan koneksi internet yang sudah semakin cepat dan terjangkau, serta kebutuhan atas konsumsi media sosial yang semakin tinggi, hampir semua orang membuat konten untuk media sosialnya.

Tidak hanya dan menjadi content creator seasonal atau hobbyist, banyak juga di antara mereka yang “keterusan” ingin menjadi content creator serius dan mengais rejeki dari dunia tersebut. Untuk itulah laptop performa tinggi untuk content creation semakin dibutuhkan.

Sebagai produsen utama laptop di Indonesia, ASUS tentu tak tinggal diam. Melihat besarnya potensi di segmen tersebut, mereka menghadirkan seri kreator baru yakni Vivobook Pro 15 OLED (M6500) yang dilengkapi dengan AMD Ryzen dan Nvidia RTX Studio.

Laptop mutakhir satu ini sudah diperkuat oleh prosesor AMD Ryzen™ H-Series yang menawarkan performa tinggi layaknya prosesor laptop gaming. Ia hadir dengan spesifikasi kelas atas yang mewakili kebutuhan segmen yang dituju. Meski demikian, ia tetap terjangkau bagi para kreator dari berbagai industri kreatif.

Sebut saja, prosesor AMD Ryzen™ 5000-Series Mobile Processors dengan 16GB DDR4 RAM konfigurasi dual channel, grafis studio-grade berbasis NVIDIA® GeForce RTX™ 3050 graphics dan storage kencang berbasis PCIe NVMe berkapasitas 512GB.

Sebagai gambaran, laptop dengan performa tinggi dan layar 2.8K OLED dengan NanoEdge serta tingkat kecerahan hingga 600 nits, layar refresh rate hingga 120Hz dan response time 0,2 milisecond merupakan display yang sempurna untuk berbagai aktivitas kreatif.

Tak hanya itu, layar yang digunakan juga sudah PANTONE® Validated untuk rendering warna standar industri, mendukung sertifikasi VESA DisplayHDR™ True Black 600 untuk kontras yang tinggi dan hitam yang pekat, serta color gamut luas 100% DCI-P3 kelas sinema.

Performa Tinggi untuk Membuat Konten

Vivobook Pro 15 OLED (M6500) memungkinkan pengguna melakukan berbagai macam hal dengan lebih cepat dengan dukungan komponen performa tinggi yang ada di dalamnya. Cocok untuk mereka yang baru saja memulai perjalanan di dunia kreatif.

Agar performa tetap terjaga, teknologi thermal ASUS IceCool Plus yang mendinginkan komponen hadir dengan heat pipe dual fan terbaru. Kedua heat pipe dengan ketebalan 8 dan 6 milimeter tersebut sanggup secara efisien mempercepat transfer panas.

Untuk konsumen mainstream yang mencari performa saat bepergian dan di mana saja, Prosesor Mobile AMD Ryzen 5000 U-Series menawarkan perpaduan antara performa dan efisiensi daya yang cukup optimal yang memberikan daya tahan baterai yang luar biasa untuk laptop tipis dan ringan.

AMD Ryzen™ 5 5600H Mobile Processor yang baru menawarkan performa single-threaded hingga 16% lebih baik dan performa multi-thread hingga 14% lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya dan daya tahan baterai hingga 17,5 jam.

Banyak kelebihan yang dibawa oleh prosesor mobile AMD Ryzen 5000 Series. Ini tentu kabar baik bagi para gamer, kreator, maupun kalangan profesional, karena akan mendapatkan prosesor yang lebih powerful. 

Dengan pendinginan yang sudah ditingkatkan dibanding Vivobook generasi sebelumnya, kini CPU dan GPU bisa berjalan lebih nyaman dengan kombinasi daya hingga 85 watt dalam mode Performance tanpa mengalami throttling.

Untuk aplikasi kreatif, tenaga grafis yang tersedia juga sangat memadai. GPU studio-grade berbasis NVIDIA GeForce RTX 3050 yang terpasang sudah menggunakan teknologi arsitektur NVIDIA Ampere yang sanggup menyediakan pengalaman visual terbaik.

Baik digunakan untuk tugas-tugas 3D entry level, video resolusi tinggi hingga live streaming, Vivobook Pro 15 OLED (M6500) dapat memaksimalkan kreativitas pengguna berkat fitur-fitur mutakhir milik GPU. Mulai dari ray-tracing, AI acceleration dan juga memori GDDR6 yang kencang. Dari sisi software, driver NVIDIA Studio yang terinstal juga akan memaksimalkan performa dan stabilitas grafis.

Berikut ini spesifikasi salah satu model ASUS Vivobook Pro 15 OLED (M6500) yang beredar di pasaran Indonesia:

Main Spec. Vivobook Pro 15 OLED (M6500)
CPU AMD Ryzen™ 5 5600H Mobile Processor (6-core/12-thread, up to 4.2GHz)
Operating System Windows 11 Home
Memory Dual channel 16GB DDR4-3200
Storage 512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD
Display 15.6-inch, 2.8K (2880 x 1620) OLED 16:9 aspect ratio, 120Hz refresh rate, 600nits HDR peak brightness, 100% DCI-P3 color gamut, 1,000,000:1, VESA CERTIFIED Display HDR True Black 600, 1.07 billion colors, PANTONE Validated, Glossy display, 70% less harmful blue light, Screen-to-body ratio: 84%
Graphics AMD Radeon™ Graphics, NVIDIA® GeForce® RTX™ 3050 Laptop GPU, 4GB GDDR6

AMD Radeon™ Graphics, NVIDIA® GeForce® RTX™ 3050 Ti Laptop GPU, 4GB GDDR6

Input/Output 1x USB 3.2 Gen 1 Type-A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-C, 2x USB 2.0 Type-A, 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, 1x MicroSD card reader
Connectivity Wi-Fi 6 (802.11ax) (Dual band) 2*2 + Bluetooth 5
Camera 1080p FHD 30fps camera with privacy shutter
Audio Smart Amp Technology, Built-in speaker, Built-in microphone, harman/kardon certified audio systems
Battery 70WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion
Dimension  35.98 x 23.43 x 1.89 ~ 1.99 cm
Weight 1.8Kg
Colors Quiet Blue
Price Rp15.299.000 (Ryzen™ 5 5600H + GeForce® RTX™ 3050)
Warranty 2 tahun garansi global 

 

Sebagai gambaran, berikut ini hasil performa pengujian ASUS Vivobook Pro 15 OLED (M6500) dengan spesifikasi di atas:

Layar Sempurna untuk Visual 

Pengguna ASUS Vivobook Pro 15 OLED (M6500) bisa menikmati dunia visual dengan layar terbaik. Layar super terang 600 nits dengan bezel tipis yang digunakan memiliki cakupan color gamut yang sangat luas mencapai 100% DCI-PR untuk menyajikan warna-warna yang sangat tajam.

Buat yang butuh akurasi warna, layar ini juga sudah mendapatkan sertifikasi PANTONE® Validated dengan nilai kalibrasi Delta-E  di bawah dua untuk memastikan akurasi warna kelas profesional. Sertifikasi VESA DisplayHDR True Black 600 menandakan bahwa layar bisa menghadirkan warna hitam yang benar-benar gelap. Sebaliknya, kontras rasio yang tinggi hingga 1.000.000:1 membuat detail bisa tetap muncul di kondisi skenario gelap.

Layar juga mendukung fitur perawatan kesehatan mata dengan sertifikasi dari TĂśV Rheinland yang memastikan emisi sinar biru berbahaya bisa lebih ditekan hingga 70 persen. Ini memastikan mata tetap terjaga meskipun sedang menatap layar dalam waktu yang cukup lama.

Konektivitas Lengkap Mendukung Produktivitas

Vivobook Pro 15 OLED (M6500) memiliki fitur pendukung produktivitas lewat sejumlah port input-output yang disediakan. Mulai dari konektivitas USB Type-C yang mendukung DisplayPort, microSD card reader dan port HDMI 2.1 yang mendukung output ke monitor eksternal hingga resolusi 4K 120Hz.

Ada pula port USB 3.2 Gen 1 Type-A dan USB 2.0 sehingga pengguna tetap bisa menghubungkan seluruh perangkat eksternal mereka. Dengan demikian, melakukan import, export, share dokumen sampai memproyeksikan pekerjaan kini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan nyaman.

Terakhir, laptop terbaru ini juga sudah mendukung teknologi WiFi 6 untuk konektivitas ultra cepat dan stabil di manapun penggunanya berada.

Fitur Audio dan Video Lengkap

Untuk kualitas audio yang tinggi, seri Vivobook Pro memiliki sistem suara stereo yang disertifikasi oleh ahli audio di Harman Kardon. Fitur ini memberikan suara yang kuat dan jernih sebening kristal, dan memberikan hiburan dan komunikasi yang luar biasa imersif. 

Suara multi-dimensi yang mendalam dari Dolby Atmos® memanjakan pengguna saat menikmati hiburan favorit mereka dengan tata suara yang bergerak di sekitar mereka untuk realisme yang menakjubkan dalam musik, film, dan TV. 

Sistem smart amplifier yang dibuat menggunakan sebuah high power amplifier yang dapat meningkatkan volume speaker hingga 350% jika dibandingkan dengan amplifier standar dengan distorsi yang minimal.

Untuk pengalaman video conference yang lebih baik, pada laptop ini tersedia webcam resolusi FullHD 1920×1080 30fps yang mendukung ASUS 3D Noise Reduction (3DNR) Technology. 

Sebagai informasi, 3DNR mampu secara signifikan meningkatkan kejelasan gambar video dengan algoritma unik. Teknologi ini mampu mempertajam gambar dan melakukan real-time noise removal untuk memastikan semua tampak lebih jelas dan tajam saat video call. Tak hanya itu, ada juga beberapa webcam effect baru yang hadir di aplikasi MyASUS untuk menghadirkan pengalaman video call ke level yang lebih lanjut.

Untuk mengetik, keyboard ASUS ErgoSense berukuran penuh menawarkan pengalaman mengetik yang memuaskan dengan pantulan dan pergerakan optimal yang dihitung dengan presisi yang disetel dengan baik. Tombol tersebut memiliki travel distance sejauh 1,4 mm dan permukaan tiap tombol memiliki cekungan sedalam 0,2 mm untuk kenyamanan dan akurasi penempatan jari.

Terakhir, permukaan laptop menyimpan ribuan bakteri yang berpotensi berbahaya. Untuk menjaga kebersihan, seri Vivobook Pro 15 OLED (M6500) dilindungi oleh lapisan ASUS Antibacterial Guard — perawatan permukaan yang mencegah berkembangnya bakteri dan kuman-kuman. 

Antibacterial Guard telah terbukti secara ilmiah untuk menghambat pertumbuhan bakteri lebih dari 99% dalam 24 jam, memastikan permukaan laptop tetap bersih dan sehat lebih lama, dan mengurangi penyebaran bakteri yang berpotensi berbahaya melalui kontak fisik dengan jari.

Terbaik untuk Content Creator

Pengguna yang bermaksud untuk memulai perjalannya menjadi kreator konten profesional bisa memulainya dari ASUS Vivobook Pro 15 OLED (M6500). Dari sisi spesifikasi dan performa, laptop ini sudah lebih dari cukup untuk mereka, sebelum menjadi lebih serius dengan menggunakan laptop ASUS creator series lain seperti Zenbook Pro 14 Duo OLED ataupun Zenbook Pro 16X OLED.

Fitur-fitur yang tersedia, mulai dari panel layar ASUS OLED, audio berkualitas dengan Harman Kardon dan konektivitas lengkap akan membuat proses produktif akan menjadi lebih lancar. Dengan perangkat seperti ini, hanya kreativitas penggunanya lah yang akan menjadi limitasi.

Microsoft Berinvestasi Ke Perusahaan Game Blockchain

GAMEFINITY.ID, PATI – Microsoft baru saja menginvestasikan sebagian dana mereka dalam pengembang game yang berfokus pada blockchain bersama dengan Wemade. Hal ini sangat bertendangan dengan pernyataan sebelumnya dari Phil Spencer mengenai game berbasis blockchain. Bos Xbox tersebut pernah menunjukkan sikap skeptisisme terhadap teknologi tersebut. Wacana seputar video game “Play-to-Earn” menggunakan teknologi blockchain telah menuai banyak pedebatan. Beberapa perusahaan ada yang menolak seperti Microsoft tetapi ada juga perusahaan yang pro dengan teknologi ini seperti Epic Games dan Ubisoft.

Investasi Microsoft ke Developer Mir 4

Xbox secara terbuka telah menolak segala bentuk game yang menggunakan blockhain. Namun investasi Wemade baru ini menunjukkan bahwa mereka sedikit lebih terbuka dengan teknologi ini di balik layar.

Menurut laporan dari VGC Wemade telah menerima investasi sebesar $46 juta dari sejumlah perusahaan besar, termasuk juga Microsoft. Belum jelas berapa besar dana yang digelontorkan Microsoft dalam investasi ini. CEO Wemade Henry Chang menjelaskan bahwa dana ini akan digunakan untuk membangun platform ekonomi global digital yang mungkin saja mengarah ke game berbasis blockchain lainnya.

Microsoft
Salah satu game blockchain yang dibangun begitu baik | Source: Mir 4

Rekam jejak Wemade dalam game “Play-to-earn” sudah tidak bisa diragukan lagi. Pertama kali didirikan pada tahun 2000, Wemade telah mengembangkan beberapa game PC dan mobile. Salah satu judul paling terkenal dari developer ini adalah Legend of Mir, suatu game MMORPG yang hadir di PC maupun mobile. Sejak industri memasuki era blockchain pada tahun 2018, Wemade berhasil menciptakan sebuah game blockchain yang dibuat dengan begitu baik yaitu Mir 4.

Xbox akan Memiliki Game NFT?

Dalam sebuah wawancara pada bulan Agustus, Spencer sempat membahas mengenai game play-to-earn. Dia mengatakan pada saat itu bahwa dia cukup “berhati-hati” dengan game blockchain karena mereka menciptakan “tenaga kerja” dari para pemainnya.Spencer juga merujuk pernyataan Mojang yang tidak akan mengizinkan NFT berada di Minecraft. Sejauh tahun 2021, Spencer menggambarkan game NFT lebih mengarah ke “eksploitatif” daripada menjadi suatu hiburan.

Studio Xbox berpendapat bahwa teknologi NFT saat ini hanya digunakan sebagai eksploitatif semata. Namun mereka percaya bahwa di masa depan teknologi ini dapat digunakan untuk tujuan yang lebih baik.

Meski Spencer dikenal sebagai representatif Microsoft bukan semata semua keputusan ada ditangannya. Microsoft mungkin saja telah melihat keuntungan yang cukup menjanjikan dalam teknologi blockchain di masa depan. Yang jelas investasi Wemade telah memunculkan beberapa pertanyaan mengenai masa depan Xbox.

Bagaimana menurut kalian? Apa microsoft benar – benar mendukung game – game berbasis blockchain? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id