Category Archives: Game

Konami Akhirnya Ungkap Game Baru Silent Hill

GAMEFINITY.ID, PATI – Seolah terubung dengan benang tak terlihat, semua kabar mengenai kebangkitan game horror Silent Hill mulai terlihat jelas. Setelah dihujani berita-berita seputar Silent Hill sebelumnya, Konami akhirnya dengan berani mengungkap bahwa mereka memang sedang mengerjakan game hasil buah tangan Hideo Kojima ini. Informasi lengkap mengenai project ini akan Konami bagikan melalui acara livestream pada hari Rabu, 19 Oktober 2022.

Silent Hill Baru Telah Terkonfirmasi

Sebuah postingan twitter dari akun Silent Hill Official mengabarkan akan ada acara yang mengungkap mengenai update Silent Hill pada tanggal 19 Oktober nanti. Jika kita melihat kebelakang, telah banyak petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh tim pengembang Silent Hill. Seolah ingin memberikan kejutan para fans, mereka memberikan informasi sedikit demi sedikit. Hingga puncaknya, Konami memberikan konfirmasi penuh yang akan mereka bagikan melalui acara livestream.

Dimulai dari pernyataan sang komposer Silent Hill, Akira Yamaoka pada suatu acara interview yang dilaksanakan pada tahun 2021. Melalui jawaban pada wawancara tersebut Yamaoka memberikan petunjuk bahwa seri Silent Hill akan kembali muncul.

Merespon pengumuman dari Konami, Yamaoka memposting berita tersebut di akun Instagram-nya. Membuat banyak orang percaya bahwa dia akan kembali memegang jabatan sebagai komposer untuk game Silent Hill yang akan datang. Pada tahun 2021 Yamaoka sempat terlibat dalam produksi game The Medium bersama Bloober Team. Dia juga mengatakan “Itu yang Kalian harapkan untuk didengar” seolah memberikan petunjuk tentang project game Dia selanjutnya.

Konami Telah Berikan Beberapa Petunjuk

Kabar mengenai pengembangan game baru Silent Hill semakin jelas dengan terbentuknya kerjasama antara Konami dan Bloober Team selaku developer The Medium. Menanggapi berita tersebut, para fans mulai berspekulasi bahwa Konami akhirnya ingin mengembalikan kejayaan salah satu game horror mereka. Saat itu CEO dari Bloober Team yaitu Piotr Babieno mengatakan mereka sedang mengembangkan game horror bersama dengan publisher besar yang sudah jelas adalah Konami.

Menurut director movie Silent Hill, Christophe Gans, saat ini Konami sedang mengembangkan beberapa game horror baru. Beberapa laporan mengabarkan project yang diduga kuat sedang dikembangkan adalah remake Silent Hill 2. Selain itu, laporan lain mengatakan bahwa game Silent Hill bergaya episodik juga sedang dalam pengembangan.

Berawal dari rumor – rumor hingga pernyataan resmi dari tim developer, pada akhirnya para fans mendapatkan kepastian mengenai seri horror klasik Silent Hill. Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan game Silent Hill? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Event Champions Baru Apex Legends Mobile Sudah Dimulai

GAMEFINITY.ID, Jakarta – EA dan Respawn Entertainment dengan bangga mengumumkan bahwa event Champions dari Apex Legends Mobile sekarang telah tersedia di perangkat mobile. Selain kedatangan Legend Ash, event Champions juga mencakup ranked split baru, event baru, Battle Pass baru, dan pembaruan dari sistem inti game. Legend eksklusif versi mobile pertama, Fade, juga mendapatkan senjata baru, eksklusif untuk versi mobile.
Tonton keseruan Gameplay Trailer Season 3: https://youtu.be/ncjfEL4TsTI
Simak trailer Apex Legends Mobile: Champions Season 3: https://youtu.be/Xv81gCA3Alw
Lihat juga trailer “Meet the Constellation”: https://youtu.be/6PhUp06l5ZI

Event Champions dari Apex Legends Mobile berisi sejumlah update baru untuk game ini antara lain:

  • Legend Ash telah hadir dengan rangkaian kemampuan utama baru, termasuk kemampuan pasif “Marked For Death” yang dapat mengungkap lokasi kotak kematian dan musuh yang masih hidup; kemampuan taktis “Arc Snare” untuk menambatkan dan memberikan kerusakan kepada musuh; dan kemampuan pamungkasnya “Phase Breach” untuk berteleportasi ke lokasi yang ditargetkan.
  • Senjata melee pertama yang bisa di-upgrade pada versi mobile adalah untuk Fade, yaitu Constellation (Konstelasi), yang dapat disesuaikan dengan efek visual, tekstur, dan banyak lagi.
  • Second Shot Blitz (Gempuran Second  Shot): Mode Battle Royale terbatas baru yang akan aktif selama musim berjalan. Saat Second Shot Blitz aktif, semua pemain akan berkesempatan untuk respawn secara otomatis.
  • Event Halloween: Halloween Oktober seram kita akan datang! Waspadalah terhadap tambahan kengerian di map Kings Canyon dan World’s Edge serta hadiah kosmetik yang sangat keren untuk Legend dan senjata favoritmu!

Baca juga: Mengenal Karakter Fade Apex Legends, Guide Gameplay

  • Faction Missions (Misi Faksi): Tunjukkan kesetiaanmu kepada salah satu dari tiga faksi besar yang bersaing memperebutkan kekuasaan di Apex Games. Menyelesaikan misi atas nama faksi-faksi ini akan memberikan mata uang musiman untuk ditukarkan pada toko musiman!
  • Champions Battle Pass hadir dengan beberapa kosmetik yang keren! Buka kunci pas pertempuran ini untuk menunjukkan kepada musuh tentang semangat perjuanganmu!
  • World’s Edge dan Kings Canyon akan secara aktif berotasi untuk Normal dan Ranked Battle Royale, serta pengenalan Koloseum tempat para pemain untuk memulai duel, yang memberi pesan kepada seluruh penghuni lobi bahwa mereka menerima semua penantang. Semakin banyak pemain yang dapat dikalahkan di Koloseum, makan semakin bagus barang yang didapat! Selain itu, TDM dan Gun Game akan memiliki rotasi map Thermal Station, Artillery, dan Pythas Block 0.

Detail lengkap dan konten yang lebih dalam tentang update baru yang luar biasa untuk Apex Legends Mobile ini bisa dilihat pada patch note dan ranked developer diary baru.

Apex Legends Mobile adalah battle royale strategis yang menyuguhkan sentuhan unik berdasarkan gameplay karakter legendaris, pertempuran tim terbaik di kelasnya, dan pertarungan serba cepat yang mengukuhkannya sebagai salah satu game shooter top dunia, semuanya dalam bentuk mobile game.

Informasi lebih lanjut tentang Apex Legends Mobile, silakan kunjungi website resmi.

Kontroversi Bayonetta 3, Jennifer Hale Berikan Penjelasan

GAMEFINITY.ID, Bandung – Jennifer Hale telah membuka suara tentang kontroversi di balik Bayonetta 3. Kontroversi tersebut dimulai saat Hellena Taylor mengungkap dirinya ditawari upah sebesar 4000 USD untuk kembali memerankan Bayonetta. Penggemar langsung bereaksi di sosial media dan beramai-ramai ancam boikot.

Ancaman Boikot Penggemar Terhadap Bayonetta 3

Hellena Taylor telah membagikan alasan dirinya tidak lagi mengisi suara tokoh perempuan berkacamata itu. Ia mengaku mendapat tawaran terakhir berupa upah sebesar 4000 USD sebelum menolaknya.

Taylor meminta penggemarnya untuk memboikot Bayonetta 3 dan menyumbangkan uangnya pada amal. Banyak dari penggemar menyatakan sepakat dengan Taylor, mengungkapkan kemarahan melalui sosial media.

Hideki Kamiya telah membagikan respon secara tidak langsung pada pernyataan Taylor. Ia menyindir agar semua pihak mematuhi aturannya. Lebih buruk lagi, penggemar semakin geram atas respon tersebut. Akun Twitter resmi Kamiya sempat dinonaktifkan tepat setelah kontroversi tersebut. Per-tulisan ini, akun tersebut sudah kembali aktif.

Baca juga: Pengisi Suara Ajak Boikot Bayonetta, Karena Upah Rendah

Ini Respons Jennifer Hale

Jennifer Hale akhirnya membuka suara tentang kontroversi tersebut di Twitter. Ia mengaku telah menandatangani non-disclosure agreement. Karena itu, ia tidak bicara terlalu banyak tentang kontroversi di balik Bayonetta 3.

Jennifer Hale Bayonetta 3
Jennifer Hale akhirnya buka suara

“Sebagai anggota senior, saya dukung hak setiap pengisi suara untuk dibayar secara layak dan telah konsisten mendukungnya selama bertahun-tahun,” tulis Hale di Twitter.

Hale juga meminta secara tulus agar penggemar mengerti bahwa game ini telah dibuat oleh tim yang bekerja keras dan berdedikasi. Ia berharap masalah tersebut dapat diselesaikan dengan damai.

Hale sendiri telah ditunjuk sebagai pengisi suara tokoh utama di Bayonetta 3, menggantikan Hellena Taylor. Yusuke Miyata, sang sutradara, bertutur pada Game Informer bahwa ia percaya diri pada performa Hale meski kekhawatiran penggemar. Ia juga mengatakan suara Hale mendekati suara Taylor dalam memerankan tokoh perempuan berkacamata itu.

Reaksi Penggemar: Tetap Boikot!

Upaya Hale untuk meredakan kontroversi tampaknya tidak mampu meredakan amukan penggemar. Banyak dari mereka tetap ingin memboikot Bayonetta 3 sebagai dukungan untuk Taylor. Mereka menyatakan membeli game saja tidak cukup untuk mendukung talenta pengisi suara yang dibayar rendah.

Beerapa penggemar justru tidak menyalahkan Jennifer Hale karena kontroversi ini. Mereka justru menilai Hale merupakan sosok yang profesional.

Meski kontroversi tetap berlanjut dan ancaman boikot tetap di depan mata, rencana perilisan Bayonetta 3 tidak akan berubah. Game besutan Platinum Games itu tetap akan rilis 28 Oktober 2022 eksklusif di Nintendo Switch.

Kontroversi ini masih belum menemukan titik terang sampai saat ini. Apakah upaya boikot oleh penggemar dapat memicu kegagalan Bayonetta 3 saat rilis?

ZOWIE XL2566K, Monitor Esports 360Hz Telah Hadir di Indonesia

Setelah sebelumnya dengan sukses berkolaborasi pada Special Live Streaming EnterKomputer X Zowie, kini ZOWIE kembali mempercayakan “ZOWIE Product Roadshow” pada EnterKomputer. Acara ini berisikan pengenalan product Monitor terbaru dengan seri XL2566K dan diselenggarakan di Store EnterKomputer  yang berlokasi di Jalan Mangga Dua Raya lantai 3 no 31-32. ZOWIE XL2566K, monitor dengan refresh rate 360Hz, mampu menghasilkan kejernihan gambar dengan level yang lebih tinggi tanpa tandingan dari monitor lain dengan spesifikasi serupa. Dengan menyalakan DyAc+ premium,  hasil gambar termulus tanpa blur di setiap aksi pada game kompetitif yang kualitasnya lebih baik daripada generasi pendahulunya. Pergerakan ekstrim seperti spraying, ataupun shooting tampak sangat jelas tanpa adanya blur atau after image yang mengganggu.

Dengan mengutamakan kebutuhan dan kebiasaan para pemain pro, ZOWIE juga menghadirkan fitur yang memberikan kenyamanan agar pengalaman bermain dapat meningkat. Base yang dirancang lebih kecil agar ruang permainan terasa lebih luas. Selain itu, monitor juga bisa diatur sesuai dengan preferensi dari masing-masing pemain. Seperti ketinggian dapat diatur 155mm, selain itu pivot 90 derajat, swivel ke kanan dan kiri sebesar 45 derajat dan pengaturan kemiringan 5 derajat ke bawah dan 23 derajat ke atas. Fitur-fitur ini mampu mengakomodasi para pemain sehingga mereka bisa memberikan kemampuan terbaiknya melalui posisi yang paling nyaman. 

Monitor Esports ZOWIE dengan seri XL telah menemani perjalanan para pemain Esports selama lebih dari 10 tahun terakhir dengan terus memberikan Esports gear terbaik dan menjadi andalan pro player permainan kompetitif seperti CS:GO, Rainbow Six, Valorant dan PUBG. Setelah sebelumnya dengan sukses telah meluncurkan monitor generasi 144Hz dengan XL2411K dan generasi 240Hz dengan XL2546K, ZOWIE telah mempelajari banyak masukan dari para atlet Esports profesional. Maka, pada tahun 2022, monitor generasi terbaru dengan 360Hz diluncurkan, yakni ZOWIE XL2566K

Saat ini, ZOWIE sudah tersedia di Indonesia, pembeliannya pun sangat mudah. Bisa melalui e-commerce dan juga mengunjungi partner BenQ. Untuk pembelian ZOWIE di Jakarta, bisa mengunjungi EnterKomputer. EnterKomputer merupakan toko komputer yang berlokasi di Jalan Mangga Dua Raya lantai 3 no 31-32 dan memiliki misi untuk menyediakan berbagai kebutuhan PC yang lengkap dan terpercaya dengan memprioritaskan produk dan pelayanan one stop solution. Sesuai dengan misi tersebut, kini monitor ZOWIE XL2566K sudah tersedia dan dapat dibeli di EnterKomputer. Untuk informasi lebih lanjut bisa mengunjungi website EnterKomputer.

Nvidia Batal Rilis GPU Murah RTX 4080

GAMEFINITY.ID, Jakarta – menikmati pengalaman bermain game dengan grafik yang jernih tanpa patah-patah tentunya menjadi dambaan bagi seluruh Gamers. Keinginan tersebut akhirnya diwujudkan oleh produsen dapur pacu Nvidia.

Pasalnya Nvidia telah menyiapkannya melalui seri terbaru mereka RTX 40 versi 12 GB dan 16 GB. Jangan terlalu antusias lebih dulu, pasalnya salah satu dari keduanya akhirnya batal dirilis. Jadi harap bersabar ya, bisa saja produsen selain Nvidia juga akan memproduksi GPU dengan performa setara RTX 4080. Apa sih yang spesial dari seri diatas sehingga banyak pemain yang tidak sabar menunggunya,

Nvidia Umumkan GPU Terbaru RTX 4080 dan 4090, Dan Mengapa Fiturnya Begitu Ditunggu Gamers

Sempat beredar rumor beberapa minggu yang lalu bahwa Nvidia akan merilis GPU dengan spesifikasi kelas atas dengan harga terjangkau. CEO Nvidia, Jenshen Huang melalui event GTC 2022 yang berlangsung selama tiga hari akhirnya mengumumkan ketiga seri PC GPU yang akan dirilis di masa mendatang.

Dapur pacu yang dirilis tersebut diantaranya,  24 GB RTX 4090 (tanggal 12 Oktober sudah di-Paper launch) dengan harga 1.599 Dolar AS (sekitar 25 jutaan Rupiah) 16 GB RTX 4080 dengan harga 1.199 Dolar AS (18,5 jutaan Rupiah), dan yang terakhir seri yang ditunggu 12 GB RTX 4080 dengan harga 899 Dolar AS (13,9 juta). Kedua seri RTX 40 ini direncanakan rilis pada bulan November nanti.

Baca juga: GYGABYTE Tawarkan Pilihan Kartu Grafis GeForce RTX 4090 Series

Dan diwaktu yang sama Nvidia juga akan merluncurkan seri RTX 4090 16 GB dengan harga 1.600 Dolar AS (24,7 juta Rupiah) . Berbicara soal RTX ini, beberapa fitur yang cukup menarik perhatian para gamers adalah fitur DLSS 3.0, dibandingkan kakaknya DLSS 2.0, DLSS 3.0 ini menawarkan Shader Execution Reordering, dan NVENC yang sudah mendukung video codec AV1.

Nvidia GeForce RTX 4080
RTX 4080 series direncanakan untuk dirilis pada 16 November | Nvidia

Tentunya fitur tersebut sudah bisa dijalankan pada game-game berat dengan resolusi tinggi secara smooth tanpa patah-patah yang dianggap mengganggu saat bermain games. Melihat fitur diatas, harga tersebut tentunya lebih terjangkau di kelasnya dibanding merek lainnya yang menawarkan produk serupa. Sudah Murah, bisa nge-game tanpa lagging juga.

Terpaksa Batal Dirilis, Produsen Ungkap Alasannya

Dilaporkan oleh Kotaku. Melalui pengumuman resmi Nvidia, produsen akhirnya membatalkan seri 12 GB RTX 4080 yang direncanakan dirilis pada 16 November. Ia mengklaim walau spesifikasi tersebut terbilang “Wah”, dirinya masih bingung karena sama-sama memiliki angka seri yang sama “RTX 4080“. Disisi lainnya banyak konsumen yang memprotes kalau seri 40 ini dianggap terlalu mahal  dikelasnya baru-baru ini.

Mereka menganggap bahwa Nvidia hanya melakukan rebranding pada seri 4070 atau 4079 lalu dikemas ulang menjadi 4080. Sementara kedua seri sebelumnya tetap dirilis sesuai jadwal. Kalian bisa membaca spesifikasi lengkapnya disini.

Ditinggal Director, Splinter Cell Remake Terancam Batal?

GAMEFINITY.ID, PATI – Jika dibanding dengan game stealth lain milik Ubisoft seperti Assassin’s Creed dan juga Watch Dog, Splinter Cell sepertinya kurang mendapatkan perhatian dari gamer masa kini. Hal inilah yang memotivasi Ubisoft untuk me-remake salah satu action stealth tertua miliknya. Namun ditengah masa pengembangan, director dari Splinter Cell remake mengumumkan meninggalkan Ubisoft. Apa ini akhir dari Splinter Cell remake?

Splinter Cell Remake Kehilangan Director

David Grivel, director dari Splinter Cell remake yang akan datang, dikabarkan telah meninggalkan Ubisoft setelah 11 tahun. Informasi ini didapatkan melalui postingan akun Linkedin David Grivel. Dalam postingan tersebut, David Grivel mengungkapkan kesenangannya dalam bekerja bersama Ubisoft selama lebih dari 11 tahun. Beliau juga menuliskan bahwa dia akan memulai petualangan baru. Yang mana bisa dispekulasikan bahwa David Grivel masih akan bergelut di industri game.

Terakhir, David Grivel mengucapkan terima kasih yang tulus sekaligus selamat jalan kepada semua orang yang pernah bekerja dengannya selama berada di Ubisoft. Ucapan perpisahan tersebut Dia tegaskan bukan “kata perpisahan” karena dia percaya tetap akan bertemu rekan-rekan terdahulu di industri ini nanti di masa depan.

Grivel telah banyak terlibat dalam pengembangan game-game besar Ubisoft. Beliau diketahui ikut andil dalam pengembangan Ghost Recon Future Soldier di Ubisoft Paris. David Grivel juga pernah dipindahtugaskan ke Ubisoft Toronto untuk mengerjakan Splinter Cell Blacklist, Assassin’s Creed Unity, Far Cry 4, 5 dan 6. Dan yang terbaru Grivel juga menjabat sebagai director di game Splinter Cell remake yang akan datang.

Baca Juga : Ubisoft Batalkan Ghost Recon Frontline Dan Tiga Game Lain

Ubisoft Sudah Siap Akan Hal Ini

Ubisoft secara resmi mengkonfirmasi pada Desember 2021 bahwa mereka sedang mengerjakan remake dari Splinter Cell. Stealth action game yang pertama kali rilis eksklusif pada tahun 2002 di Xbox.

Remake Splinter Cell ini akan kembali dibangun menggunakan game engine Snowdrop. Game engine yang juga digunakan pada The Division, Avatar: Frontiers of Pandora dan game Star Wars Ubisoft yang akan datang. Ubisoft menjelaskan bahwa engine ini mampu menghadirkan visual dan gameplay generasi baru, serta pencahayaan dinamis dan bayangan yang realistis.

Kabar mengenai mundurnya David Grivel sebagai director Splinter Cell remake sebenarnya sudah terendus pada awal tahun 2022. Saat itu Ubisoft Toronto sedang membuka lowongan penulis naskah untuk memperbarui cerita game asli Splinter Cell akan mampu diterima oleh audiens masa kini.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk mencoba seri Splinter Cell dari Ubisoft? Jangan lupa selalu kunjungi GAMEFINITY untuk update berita seputar game. Buat kalian yang bingung top up game dimana kalian bisa langsung klik Gamefinity.id