Category Archives: Game

Twitch Hapus Fitur Host Mode, Timbulkan Pro-Kontra

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Awal Bulan Oktober Mendatang, Twitch akan menghapus salah satu fitur dari aplikasi yang dimilikinya, yaitu Host Mode. Diperkenalkan pertama kali pada tahun 2014 yang lalu, Fungsi dari mode Host yaitu dimana kamu dapat mengarahkan penonton ke streamer lainnya ketika kamu sedang dalam status offline. Sayangnya, keputusan Twitch menghapus fitur ini rupanya sangat membingungkan penggunanya baik Streamer maupun penonton yang telah setia menggunakannya.

Sebenarnya fitur Host Mode ini cukup menguntungkan Streamers itu sendiri, konten yang akan dibawakannya akan lebih rapi saat mereka tidak aktif. Mengherankannya, Twitch mengklaim bahwa mode tersebut memblokir penonton untuk berinteraksi dengan Streamers tersebut melalui cuplikan postingan yang dipost oleh Zack Bussey di Twitter

Baca juga: Twitch Larang Streamers Lakukan Gambling Stream

Pernyataan Twitch Mengenai Dihapusnya Fitur Host Mode Melalui Kolom Frequently Ask Question ( FAQ )

Jack Bussey Twitch
Twitch menganggap fitur Host Mode menghalangi viewers berinteraksi dengan Streamers ( Jack Bussey )
  • Apa yang terjadi pada Mode Host setelah dihapusnya fitur ini?

Efektif per tanggal 3 Oktober 2022 kami akan menghapus fitur Mode Host. Setelah itu, perintah chat “/host” dan “Channel Host” Stream Manager tidak akan ada lagi. Selain itu “Autohost” akan digantikan dengan “saran Channel” pada pengaturan channel kamu.

  • Mengapa Anda tak setuju dengan Mode ini?

Kami mengenalkan fitur Host Mode pada tahun 2014 yang lalu yang memudahkan penonton mengalihkannya ke channel Streamers dan konten kreator lainnya ketika mereka sedang offline. Sejak peluncurannya kita telah mempelajari bahwa Streamers ataupun konten kreator membagikan penontonnya dengan Streamers lain untuk membantunya berkembang dengan mengenalkan fitur tersebut.

Classify pernyataan
Classify menganggap dihapusnya fitur Host Mode merupakan tindakan terbodoh yang dilakukan oleh Twitch ( Class )

Kami membuat keputusan ini karena dianggap tak sesuai dengan ekspektasi dari penonton ketika mereka ingin melakukan interaksi dengan Streamers ketika mereka sedang live dan mode host mengganggunya. Mencegah para pemirsa untuk berinteraksi dengan Streamers juga akan membatasi berkembangnya channel tersebut karena mereka tidak dapat lagi membangun komunikasi yang berarti dengan penonton yang baru mengikutinya.

Grahamalot Twitter
Twitch hanya mengganti namanya tanpa mengubah esensi asli ( Grahamalot )

Pernyataan tersebut agak sedikit membingungkan bahwa Mode Host hanya berfungsi ketika laman utama Streamers sedang dalam keadaan tidak aktif. Dan cukup mudah untuk mengklik live stream yang dihosting untuk berinteraksi dengannya.

Akibatnya banyak Streamers yang menggunakan aplikasi ini mempertanyakan maksud dibaliknya. Salah satunya dari streamers Classify, ia menganggap keputusan Twitch tersebut merupakan keputusan terbodoh  yang dibuat olehnya. Postingan tersebut menuai berbagai reaksi seperti pada akun Grahamalot yang mengatakan bahwa Twitch hanya mengganti namanya saja.

Tokoh Penting Playstation 4 dan 5 Mundur dari Sony

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Seri Playstation 4 Diperkenalkan pada tahun 2013 dan disusul seri kelimanya tujuh tahun kemudian yaitu pada tahun 2020. Semenjak tanggal perilisannya tercatat penjualan unit Playstation 4 mencapai 117 juta unit melalui laporan keuangan yang dikeluarkan oleh Sony.

Sementara itu Playstation 5 dilaporkan terjual sebanyak 21 juta unit. Terdapat sosok yang berjasa dibalik laris manisnya produk ini, ia adalah Masayasu Ito, Engineer sekaligus Wakil Presiden Direktur dari Sony Interactive Entertainment.

Masayasu Ito mengambil keputusan untuk pensiun dari perusahaan Sony akhir bulan September mendatang, sementara pada laporan yang disampaikan oleh Bloomberg, Masayasu putuskan dirinya untuk pamit dari perusahaan pada tanggal 1 Oktober. Lantas siapakah Masayasu Ito Sebenarnya dan apa peran beliau selain bertanggung jawab pada proyek Playstation 4 dan 5 ini?

Baca juga: Konami Perbaharui Trademark Game Suikoden

Jejak Masayasu Ito Selama Bekerja Di Perusahaan Sony, Pernah Kembangkan Konsol Playstation Portable

Playstation

Kesuksesan raksasa elektronik Sony Interactive tidak terlepas dari kontribusi yang dilakukan oleh Masayasu. Ia sudah cukup lama menggeluti bidangnya sebagai seorang Insinyur di berbagai platform sejak dirinya bekerja pada perusahaan Sony tahun 1986 yang lalu dan pada 2000 ia berpindah ke divisi konsol hingga pensiun, selama bekerja ia telah memimpin di berbagai proyek seperti Playstation 3, Playstation 4, Playstation 4 Pro serta Playstation 5.

Jejak lainnya yang pernah dilakukan oleh Ito pada awal debutnya sebagai divisi Insinyur ia juga bekerja untuk periferal pada Sony Playstation dan Playstation 2 termasuk Monitor LCD pada konsol Playstation. Ia kemudian juga memimpin perkembangan dari perangkat Playstation Portable atau disingkat PSP. Selain itu ia juga terlibat dalam penciptaan teknologi VR , PSVR asli, serta Playstation 5.

Dan setelah tiga puluh enam tahun malang melintang, Ito akhirnya memutuskan untuk undur diri dari karir yang telah membesarkannya selama ini. Sepeninggal Masayasu akhir September-awal Oktober mendatang divisi Insinyur untuk Sony akan diganti oleh Deputi Presiden Lin Tao. Selanjutnya posisi Wakil Direktur dialihkan pada Kiichiro Urata dan dipastikan bagian desain hanya menyisakan Mark Cerny untuk platform keluaran Sony di waktu mendatang.

NIKKE: The Goddess of Victory Resmi Buka Pra-Registrasi

GAMEFINITY.ID, PATI – Telah ditunggu lama oleh para fans di seluruh dunia, NIKKE: The Goddess of Victory akhirnya membuka pra-registrasi untuk versi global. Menandakan bahwa game ini akan sebentar lagi dirilis. Game penuh waifu cantik ini memang sudah sangat diantisipasi oleh para pecinta game gacha sejak tahap closed beta-nya beberapa bulan yang lalu. Pada pra-registrasi ini, SHIFT UP selaku developer telah menyediakan beberapa hadiah untuk mereka yang menantikan game ini.

Dapatkan Karakter SSR Gratis

NIKKE: The Goddess of Victory menargetkan hingga tiga juga player dengan beberapa hadiah yang telah menanti. Hadiah-hadiah tersebut meliputi sejumlah gems yang merupakan mata uang gacha di game ini. Pada puncak tiga juta player nanti, para pemain akan mendapatkan karakter SSR gratis Diesel yang tentunya sangat waifuable. Selain hadiah pra-registrasi, mereka juga memberikan hadiah sebesar 300 gems sebagai perayaan jumlah follower di akun tweeter dan youtube.

Baca Juga : Pokemon GO Hadirkan Event baru Psychic Minggu Ini

Tentang NIKKE: The Goddess of Victory

NIKKE: The Goddess of Victory merupakan game RPG bertema sci-fi dimana pemain akan memainkan karakter waifu sebagai seorang android di medan pertempuran. Game ini mengusung gameplay third-person-shooter sederhana dengan dilengkapi skill-skill unik di tiap karakternya. Saat permainan berlangsung, pemain dapat berlindung di beberapa cover yang tersedia dan mencari momentum yang pas untuk menghabisi musuh.

Berbeda dengan beberapa game yang biasanya menggunakan landscape view, SHIFT UP justru memilih veritical view di game-game mereka, termasuk NIKKE: The Goddess of Victory. Ini memungkinkan pemain untuk bermain menggunakan satu tangan dengan posisi ponsel yang tegak.

Sama seperti Destiny Child, NIKKE: The Goddess of Victory juga akan menghadirkan segudang gadis-gadis waifu dengan ilustrasi serta Live 2D yang sangat memanjakan mata. Dalam memperoleh karakternya sendiri kebanyakan akan melalui gacha yang memerlukan gems. Gems sendiri dapat diperoleh dengan menyelesaikan stage-stage yang ada serta event yang sedang berlangsung.

NIKKE: The Goddess of Victory sudah dipastikan akan dirilis tahun ini untuk Android dan juga iOS. Untuk info lengkap mengenai NIKKE: The Goddess of Victory, kalian bisa mengunjungi langsung website resminya.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk memainkan game shooter penuh waifu ini di smartphone kalian? Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Sony Rombak Ulang Motherboard PlayStation 5

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Model terbaru dari konsol PlayStation 5 yang sebelumnya muncul di Australia, dilaporkan hadir dengan beberapa perubahan besar. Mulai dari ukuran motherboard yang lebih kecil, berat heatsink yang lebih ringan, hingga pengurangan konsumsi daya listrik yang lebih hemat hampir 10 persen.

Pada akhir Agustus lalu, penampakan luar dari PlayStation 5 Model 1200 telah muncul di Australia. Dan kini, seorang YouTuber teknologi, Austin Evans, berkesempatan untuk mendapatkan Edisi Digital dari model tersebut, serta melihat apa saja perubahan yang dihadirkan oleh Sony jika dibandingkan dengan model sebelumnya.

Dalam video berdurasi 11 menit yang diunggah olehnya, sang YouTuber membagikan penampakan sisi luar dan dalam dari model 1200. Sony menggunakan motherboard baru yang lebih kecil untuk PS5, sistem pendingin yang berbeda, juga perubahan pada bagian penutup SSD.

Selain berat konsol yang lebih ringan 500 gram, model 1200 juga memiliki konsumsi daya listrik yang lebih hemat. Konsol tersebut bahkan juga memiliki penyebaran suhu panas yang lebih merata, jika dibandingkan dengan 2 versi pendahulunya.

Baca juga: Ex Developer Payday Akan Kembangkan Game Heist Baru

Inside Playstation
Screenshot: Austin Evans | Perombakan Sisi Dalam PlayStation 5 Versi Baru

Perombakan Sisi Dalam PlayStation 5 Versi Baru

Menurut Evans (via: The Verge), Motherboard dan heatsink baru pada PlayStation 5 model 1200 memiliki berat sekitar 1,1 kilogram, 500 gram lebih ringan dari versi aslinya. Dalam video pembongkaran, Sony juga telah memindahkan banyak komponen dalam desain motherboard baru ini.

Seperti posisi baterai CMOS yang sekarang tersembunyi di bawah heatsink, yang diklaim Evans bahwa “sekarang pengguna harus benar-benar membongkar PS5 untuk mengganti baterai CMOS.”

Penutup SSD juga telah berubah dalam model PS5 baru ini. Tidak lagi memiliki PCB di seluruh bagian, dan mengekspos logamnya. Masih belum jelas mengapa Sony mengubah bagian khusus dari desain PS5 ini, tetapi Evans berspekulasi bahwa itu ditujukan untuk meningkatkan pembuangan panas.

Dalam videonya, Evans juga mengklaim model PS5 baru berjalan dengan sekitar 20-30 watt daya listrik yang lebih sedikit, sambil tetap menghasilkan jumlah kebisingan dan keluaran panas yang sama.

“Sony mengecilkan hampir semuanya termasuk motherboard dan kemasan internal untuk membuatnya lebih ringan dan hampir pasti lebih murah (untuk mereka),” tulis Evans di Twitter.

PlayStation 5 model 1200 tiba bertepatan saat Sony menaikkan harga PS5 di luar AS. Sony menaikkan harga PS5 di Inggris, Eropa, Jepang, Cina, Australia, Meksiko, dan Kanada.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik seputar game dan teknologi lainnya hanya di Gamefinity.id/

Focus Group Test (FGT) Sebagai Bentuk Peningkatan Kualitas Game Fight of Legends

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Salah satu bentuk keseriusan MNC Digital Entertainment (MDE) dalam menyediakan media hiburan yang lengkap untuk masyarakat, yaitu melalui anak perusahaannya PT Esports Star Indonesia (ESI) yang bergerak dalam industry game dengan mencakup beberapa aspek seperti in-game house production, game publisher, talent management, dan esports competition.

Sebagai in-game house production, PT ESI sudah merilis 2 game yang cukup sukses menarik minat dan perhatian masyarakat yaitu game Kiko Run dan Lola Bakery.

Kedua game tersebut diadaptasi dari serial animasi andalan MNC Animation yang juga merupakan anak perusahaan MDE. Melalui kesuksesan tersebut, PT ESI kini mulai fokus untuk menyediakan lebih banyak lagi genre permainan yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas dari berbagai macam platform.

Saat ini, PT ESI melalui kontrak Kerjasama dengan salah satu game developer asal Korea Selatan yaitu Sugar Works akan merilis game terbaru yang diberi nama Fight of Legends. Namun sebelum perilisan resminya pada akhir tahun 2022 ini, PT ESI akan melakukan Focus Group Test (FGT) terlebih dahulu demi memastikan dan meningkatkan kualitas game Fight of Legends sudah siap menghibur masyarakat luas. FGT yang dilaksanakan pada tanggal 7 September 2022 di MNC Studios, Kebon Jeruk, mengundang beberapa tim Media serta influencer game untuk ikut serta dalam melakukan test. Tidak hanya sekedar melakukan test dengan bermain game Fight of Legends, tapi juga para tamu undangan diharapkan dapat memberikan feedback yang sifatnya membangun demi peningkatan kualitas game.

“Posisi dominan MNC Group, akan memberikan keuntungan besar bagi PT ESI dan Sugar Works dalam mempromosikan game ini, serta memungkinkan kami untuk merilis game ini secara cepat dan tepat dalam skala besar dengan peluncuran fitur yang diharapkan di dalam industri game saat ini.” tutur Ibu Valencia Tanoesoedibjo selaku CEO PT ESI.

Tentunya besar harapan untuk tahap FGT yang telah dilaksanakan pada tanggal 7 September 2022 kemarin dapat menjadi salah satu ladang pembelajaran untuk PT ESI guna meningkatkan kualitas game Fight of Legends berdasarkan feedback yang telah diberikan. Besar harapan agar kelak game Fight of Legends juga dapat diterima oleh masyarakat dan meraih kesuksesannya tidak hanya di pasar Indonesia tetapi juga secara global.

*Game Overview*

Fight of Legends adalah sebuah action game 5v5 yang dimana permainan ini berlangsung secara fast-faced atau fight right away (langsung bertarung) dengan mengusung Hero Brawler sebagai genre dari permainan ini.

Developer Tiktok, ByteDance Downsizing Bisnis Game-nya

GAMEFINITY.ID, Bandung – ByteDance, perusahaan induk TikTok, telah dilaporkan melakukan PHK besar-besaran karyawan divisi game-nya. Mereka secara agresif melakukan downsizing pada operasi bisnis game-nya. ByteDance adalah developer dari media yang terkenal saat ini yaitu Tiktok.

ByteDance PHK Mayoritas Dari Karyawan Bisnis Game-nya

Pertama kali dilaporkan South China Morning Post, ByteDance telah menghentikan mayoritas dari kegiatan di Wushuang Studio di Shanghai. Menurut sumber, mereka juga memindahkan beberapa staf ke divisi lain perusahaan.

Dikabarkan pula bahwa PHK telah terjadi di Jiangnan Studio di Hangzhou. ByteDance sama sekali belum berkomentar tentang kabar ini. Namun, sebuah sumber juga mengatakan ByteDance masih mempertahankan beberapa operasi di Shanghai khusus projek game yang telanjur diluncurkan. Meski begitu, belum ada pengembangan judul baru.

Sudah Berinvestasi Besar-Besaran Untuk Bisnis Game

Perusahaan induk TikTok itu telah berinvestasi besar-besaran demi menjalankan divisi gaming-nya. Mereka telah merekrut 900 karyawan baru pada 2020.

Bytedance Nuverse
Logo Nuverse, perusahaan game milik ByteDance

Tahun lalu, mereka meluncurkan situs resmi perusahaan game utamanya, Nuverse. Disebutkan pada situs resminya, Nuverse telah meluncurkan beberapa judul seperti Flower, Ragnarok X; Next Generation, Warhammer 4000: Lost Crusade, dan One Piece Blood Routes. Pada Juli lalu, mereka memenangkan lisensi dari pemerintah untuk merilis Crystal of Atlan di mobile.

Nuverse memang bertujuan untuk membuat game hardcore”. Namun, ByteDance telah sukses di sektor game casual. Mereka dilaporkan ingin meniru kesuksesan Tencent yang telah lama sukses memperluas bisnis game-nya.

Faktanya, Nuverse telah mengakuisisi Moonton, pengembang Mobile Legends: Bang Bang, seharga empat miliar dolar AS. Angka tersebut dilaporkan mengalahkan tawaran Tencent.

Baca juga: Akuisisi Moonton Seharga Rp57,6 Triliun, ByteDance Siap Adu Kuat dengan Tencent

Aturan Pemerintah China Menjadi Pemicunya?

Kabar ini menyusul kebijakan pemerintah China yang semakin memperketat aturan bagi pengembang game, terutama dalam mendapat izin untuk mempublikasinya. Aturan ketat itu membuat setiap pengembang tidak yakin apakah game mereka pantas rilis di China. Setiap detail dari game baru, mulai dari jalan cerita hingga penampilan karakter, dinilai ketat oleh pemerintah China.

Belum diketahui apakah kebijakan ini menjadi pengaruh keputusan ByteDance untuk mem-PHK karyawannya. Sementara itu, Snap, perusahaan di balik Snapchat, telah melakukan PHK 20 persen dari tenaga kerjanya. Mereka juga menghentikan sementara bisnis game-nya.

Mengikuti langkah Netflix, ByteDance menguji fitur game di TikTok pada Mei lalu. Belum diketahui pula apakah ini terpengaruh oleh PHK besar-besaran yang telah terjadi.

Untuk mengetahui kabar terbaru dari dunia game, review game, dan seputar teknologi hanya di Gamefinity. Nikmati juga kemudahan beremain game kesayangan kalian dengan top up atau beli voucher murah hanya di Gamefinity.id