Category Archives: Game

Genshin Impact Bagikan Karakter Baru Patch 3.1

GAMEFINITY.ID, PATIMajor Update Genshin Impact 3.0 akan datang pada tanggal 24 Agustus yang akan mengenalkan wilayah baru Sumeru. Update besar ini juga akan memperkenalkan tiga karakter baru yaitu, Tighnari, Collei, dan Dori, serta mekanik elemen Dendro yang telah lama ditunggu. Meskipun ketiga karakter – karakter tersebut belum resmi hadir, Genshin Impact sudah mengungkap beberapa karakter baru lain yang akan hadir di update 3.1. Akun Twitter resmi Genshin Impact baru saja membagikan tiga visual karakter baru, Cyno, Nilou dan Candace.

Masih belum ada informasi resmi mengenai rarity mereka. Namun Cyno dan Nilou diduga akan menjadi karakter bintang lima sementara Candace akan memiliki rarity bintang empat. Desain ketiga karakter sepertinya mengadaptasi pakaian tradisional Timur Tengah dan Mesir Kuno yang membuat banyak pemain percaya bahwa Genshin Impact update 3.1 akan memiliki fokus cerita di gurun Sumeru.

Cyno, Karakter Genshin Impact Paling Ditunggu

Dari ketiga karakter tersebut, Cyno adalah yang paling populer mengingat ia sudah dikenalkan sejak preview video Teyvat Chapter Storyline. Selain itu Cyno juga ikut andil dalam mengobati penyakit Collei bersama Amber di cerita manga Genshin Impact. Bisa dibilang dari ketiga karakter baru tadi, Cyno lah yang telah memiliki karakterisasi cukup kuat meski belum tampil secara resmi di story utama Genshin Impact.

Dari segi tampilan, Cyno memakai topi yang menyerupai kepala Anubis yang dikenal sebagai Dewa Dunia Bawah di Mesir Kuno. Cyno diumumkan secara resmi sebagai pemegang vision electro. Jika kita lihat dari desain karakter serta beberapa penampilannya di video-video preview Genshin Impact bisa ditebak polearm merupkan senjata utama Cyno. Untuk role dalam gamenya sendiri masih belum diketahui mengingat belum ada informasi mengenai skill – skill yang dimiliki Cyno. Namun tak sedikit player yang mengharapkan Cyno untuk menjadi karakter DPS.

Nilou, Penari Cantik Sumeru

Karakter selanjutnya yaitu, sang bintang Teater Zubayr yang terkenal, Nilou, akan menjadi karakter baru berelemen Hydro. Nilou diceritakan sebagai penari tradisional di wilayah Sumeru. Kehadirannya dalam acara-acara besar membuat dirinya dikenal oleh banyak orang Sumeru. Sulit untuk mengetahui senjata apa yang akan digunakan oleh Nilou dalam game-nya nanti. Mengingat dalam visual karakternya sendiri tidak menunjukkan sama sekali senjata milik Nilou. Dalam video preview Sumeru sebelum-sebelumnya juga tidak diperlihatkan Nilou sedang memegang suatu senjata. Tapi beberapa kabar mengatakan Nilou akan menjadi karakter hydro sword dengan role sub-DPS.

Candace, Penjaga Desa Aaru

Karakter ketiga sekaligus terakhir yaitu Candace, dikonfirmasi sebagai karakter polearm Hydro. Beberapa orang beranggapan bahwa desain karakter Candace terinspirasi dari Ratu Mesir paling terkenal Cleopatra. Kehadiran perisai pada desain karakternya juga membuat para player bertanya-tanya apakah Genshin Impact akan mengenalkan mekanik baru yaitu perisai.

Ketiga karakter tersebut bisa dipastikan akan hadir di update Genshin Impact versi 3.1 yang dijadwalkan pada 28 September 2022.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk mendapatkan karakter – karakter tersebut. Jika iya sebaiknya kalian mempersiapkan primogems kalian dari sekarang karna hanya menunggu lima minggu saja untuk Cyno, Nilou, dan Candace hadir di Genshin Impact.

Informasi patch terbaru game, review game dan game terbaru hanya di Gamefinity. Nikmati juga kemudahan topup dan  voucher games kesayangan kalian dengan harga murah di Gamefinity.id

Natsume, Game Company yang Terkenal Berkat Slice of Life-nya

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Natsume Inc. merupakan nama dari dua penerbit game asal Jepang yaitu, Natsume-Atari dan Natsume Inc. Dulunya dua perusahaan ini merupakan perusahaan yang sama tetapi sekarang benar-benar terpisah dengan nama yang sama.

Sebuah perusahaan yang didirikan di Jepang pada 28 Oktober 1987, sebut saja dengan Natsume Co., Ltd. Tidak lama selang beberapa tahun, pada tahun 1988 Natsume mendirikan perusahaan pada divisi Amerika yang diberi nama Natsume Inc.

Ditahun 1995 Natsume Inc. Resmi berpisah atau melepaskan diri dari Natsume Co., Ltd. Dan menjadi perusahaan game yang independen, dengan mempertahankan nama Natsume di perusahaan pada negara masing-masing.

Natsume Corporation
Natsume-Atari – Natsume, Game Company yang Terkenal Berkat Slice of Life-nya

Natsume Co., Ltd. kemudian mengubah nama perusahaannya menjadi Natsume-Atari sehabis merger dengan anak perusahaan Atari di tahun 2013. Ditahun 2013 juga Natsume Inc. yang merupakan perusahaan Amerika meresmikan divisi Jepang dengan nama Natsume Inc. tanpa koneksi dengan perusahaan inti sebelumnya.

Baca Juga : Syn Sophia, Pengembang Virtual Wrestling Pertama di Dunia

Natsume Dalam Produksi Game di Asia dan Amerika

Natsume-Atari ini berada di Shinjuku, Tokyo, Jepang dan lebih dikenal dalam pengembangan game-game berlisensi dan Mobile. Selain itu juga, Natsume Inc. yang berlokasi di California lebih dikenal dengan terbitannya pada game-game bergenre dan berorientasi pada kehidupan, friendly, dan slice of life, seperti Harvest Moon dan Reel Fishing.

Selama beberapa waktu di era NES dan SNES, Natsume Co Ltd mengembangkan banyak judul game yang kebanyakannya dilisensikan, salah satunya seperti Power Rangers. Natsume Inc juga menerbitkan banyak judul, seperti SCAT, Wild Guns, ataupun Shadow of The Ninja.

Mayoritas produk Natsume Co Ltd adalah video game yang dikembangkan untuk publisher lainnya. Publisher yang merupakan klien terbesarnya selama bertahun-tahun termasuk Imagineer, THQ, Taito, bahkan Bandai sekalipun. Kebanyakan game Natsume Co Ltd adalah merupakan sub-kontraktor, terkadang menjadi pengembang dengan produk original Natsume Co Ltd, ataupun game kembangan untuk porting antar platform.

Independensi Dalam Beberapa Tahun Terakhir

Hingga akhir 2014, Natsume Inc banyak menerbitkan game yang terkenal sampai saat ini seperti, Story of Seasons di Amerika Utara. Salah satu game terakhir dalam series Harvest Moon adalah Harvest Moon: A New Beinning yang hadir di Nintendo 3DS.

Developer seri Marvelous AQL menjadi bagian pada game Story of Seasons ke Amerika Utara yang bercabang di Amerika Serikat, kemudian Xseed Games memutus hubungan dengan Natsume pada 2015.

Natsume Corporation
Harvest Moon – Natsume, Game Company yang Terkenal Berkat Slice of Life-nya

Hal ini menjadi sebab Natsume merilis game sendiri yang kita kenal hingga sekarang. Sebuah game yang menjadi referensi banyak game-game bertani dengan orientasi slice of life yaitu, Harvest Moon Series. Sebuah series untuk Nintendo 3DS yang dimulai dengan Harvest Moon: The Lost Valley (2014) dan berlanjut dengan Harvest Moon: Seeds of Memories dan Harvest Moon: Skytree Village (2016).

Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Acer Kembali Guncang Pasar Laptop Gaming

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Acer Predator gaming kembali guncang pasar laptop gaming. Berkembangnya game dan esport di Indonesia membuat para produsen berlomba menghadirkan inovasi terbaru. tidak ketinggalan Acer Predator Gaming. Pada Awal Agustus ini bersamaan dengan kick off Acer Predator League 2022 meluncurkan produk terbarunya.

Beberapa laptop gaming yang dilepas ke pasaran oleh Acer Predator Gaming pada Agustus ini adalah Acer Predator Nitro 5, Acer Predator Helios 300 dan Acer Predator Triton 300SE. Seri ini adalah seri lanjutan dari laptop-laptop gaming yang dibuat oleh Acer dan memaksimalkan semua kemampuan laptop. Laptop keluaran terbaru dari Acer Predator Gaming ini sangat direkomendasikan bagi para gamers ataupun mereka yang bergelut di bidang multimedia.

Dari ketiga seri pertama yang keluar di pasaran, laptop gaming daari Acer ini dibekali dengan hardware mumpuni dan mampu menjadi andalan bagi para gamers.


 
Acer Predator Nitro 5 Acer predator helios 300 Acer Triton 300SE
Predator Nitro 5AN515-58 Predator Helios 300 PH315-55 Predator Triton 300 SE
CPU Type 12th Gen Intel® Core i7-12700H processor 12th Gen Intel® Core i7-12700H processor 12th Gen Intel® Core™ i7-12700H (24Mb Cache, up to 4.70Ghz)
Graphics NVIDIA® GeForce® RTXTM 3060 with 6 GB of dedicated GDDR6 VRAM NVIDIA® GeForce® RTX 3070 Ti with 8 GB GDDR6 of dedicated VRAM NVIDIA® GeForce® RTX 3060 6GB of GDDR6
Memory Up to 32 GB DDR4 3200MHz 16 GB DDR4 3200MHz, Up to 32GB DDR5-4800MHz 16GB, Up to 32GB of 4800MHz LPDDR5 memory 
Storage 512 GB SSD, PCIe Gen4, 16 Gb/s, NVMe 1 TB HDD 6.3 cm (2.5-inch) 5400 RPM 1TB SSD, PCIe Gen4, 16 Gb/s, NVMe 1TB SSD PCIe NVMe
Display 15.6″ display with IPS (In-Plane Switching) technology, FHD; Refresh rate up to 165Hz; Response time 3ms 15.6″ display with IPS (In-Plane Switching) technology Slim Bezel; QHD 2560 x 1440 pixel; Refresh rate 165Hz; Response time 3ms; 100% DCI-P3 14″ display with panel WQXGA 2560 x 1600 IPS, Acer ComfyViewTM LED-backlit TFT LCD 16:10 aspect ratio, supporting 165 Hz refresh rate
Audio DTS:X® Ultra DTS:X® Ultra DTS : X® Ultra Audio, featuring optimized Bass, Loudness, Speaker
Keyboard 4 zone RGB Keyboard RGB per switch Keyboard mini LED 3 zone RGB Keyboard
Power 180w  230w  180W
Battery 57.5Wh Li-ion Battery 59 Wh Li-ion Battery 76WH Battery
Price 17.999.000 26.999.000 27.999.000

Dari segi graphics yang diberikan oleh Acer Predator Gaming ketiganya sama-sama menampilkan kemampuan refresh rate yang tinggi. Hal ini sangat berguna bagi para gamers, konten kreator dan para desainer untuk menampilkan gambar yang lebih smooth. Untuk para desainer yang memang kepentingannya adalah untuk graphics, tetapi memiliki budget minim Acer Predator Nitro 5 dan Triton 300SE sangat disarankan.

Sedangkan untuk para gamers yang membutuhkan warna dengan detail tinggi, Acer Predator Helios 300 sudah didukung dengan fitur DCI-P3 yang memberikan tingkat akurasi warna yang tinggi. Tentu saja gamers dan konten kreator akan dimanjakan dengan fitur ini.

Desain Produk Acer Predator Gaming

Acer helios 300

Desain pada Laptop Acer Predator Gaming bisa dikatakan tampil garang dengan desain yang elegan. Laptop Acer predator Nitro 5 adalah tampilan Laptop Gaming dengan warna hitam yang elegan. Predator helios 300 hampir mirip dengan Nitro 5, tetapi terdapat LED yang menyala pada bagian cover layar dan menimbulkan kesan mewah.

Layaknya desain laptop gaming pada umumnya, ukuran layar 15,6 inch membuat laptop gaming pada umumnya yang berukuran besar. Tetapi memang seperti itulah laptop gaming pada umumnya, untuk memberikan pengalaman user yang terbaik untuk bermain game, Acer tidak mengurangi ukurannya. Meski terlihat berat, para gamers dan konten kreator sendiri tidak perlu khawatir karena Acer Predator Gaming sudah mengadopsi Technology Slim Bezel pada Acer Predator Nitro 5 dan Predator Helios 300.

Acer Triton 300SE

Sementara itu desain pada Acer predator triton 300SE berbeda dari laptop gaming pada umumnya. Menggunakan material alumunium pada bezelnya dengan ukuran layar 14 Inch. tetapi tidak perlu khawatir itu tidak mengurangi performa laptop gaming besutan Acer tersebut. Karena laptop gaming ini memang diperuntukan sebagai laptop yang ringan dan mudah dibawa-bawa. Sehingga para gamer dapat memainkan dimana saja, karena berat laptop ini hanya 1,7 KG.

Performa Laptop  Gaming

Acer nitro 5

Laptop gaming besutan Acer memiliki sebuah technology terbaik di kelasnya. Acer predator Gaming menggunakan CPU Processor tipe terbaru dari intel generasi terbaru, yaitu Gen 12. Selain itu, penggunaan kartu grafis seri 30 terbaru dari Nvidia, memastikan performa laptop gaming ini berjalan maksimal meskipun bermain dengan game-game AAA.

Dari sisi lain, baterai yang dibawa pada Predator Gaming Series kali ini dapat dikatakan baterai badak. Tentu saja para gamers tidak perlu khawatir pada seri-seri sebelumnya Predator Helios dan Nitro 5 daya tahan baterai awet dari 8 hingga 11 jam dalam sekali pengisian.

Baca juga: Jajaran Laptop Acer Predator Gaming Full Power

Tidak perlu takut menurunnya performa saat digunakan bermain untuk jangka waktu yang lama. Acer Predator Gaming series dilengkapi dengan technology terbaru cooling system. Pada Acer Nitro 5 terdapat pendingin kipas ganda dengan quad exhaust. Pada Predator Helios 300 serie terbaru dan Predator Triton 300SE seri terbaru dilengkapi dengan kipas 3D AeroBlade 5th gen yang dirancang khusus untuk efek dingin dari liquid metal.

Sistem pendinginan di Predator Triton 300 SE mengandalkan kipas 3D AeroBlade 5th gen dengan 89 bilah, material liquid metal, serta Vortex Flow yang ditempatkan secara strategis untuk mengoptimasi aliran udara.

Nah, jadi tunggu apalagi segera buka store online milik Acer, temukan produk-produk gaming series yang dikeluarkan oleh Acer Predator Gaming. Sedangkan untuk kebutuhan top up dan voucher games kesayangan kalian dapat langsung ke Gamefinity.id platform yang memudahkan para gamers membeli item in game ataupun out game.

Game Zombie Days Gone Diadaptasi Sebagai Film

GAMEFINITY.ID, PATI – Salah satu game milik Sony Playstation baru saja umumkan adaptasi film. Kabar ini didapatkan dari situs industri film Deadlines. Sony kabarnya menggaet penulis naskah X-Men: First Class, Sheldon Turner dalam mengerjakan adaptasi Days Gone ke dalam Film. Sedangkan Sam Heughan ditunjuk sebagai pemeran utama. Sony berharap adaptasi game ini akan mendulang kesuksesan sama seperti yang telah diraih oleh Uncharted dengan Tom Holland sebagai bintang utamanya.

Ambisi Sony Membawa Gamenya Ke Layar Lebar

Usaha Sony dalam mengadaptasi game-game mereka ke layar lebar sudah dilakukan beberapa akhir belakangan ini. Dimulai dari Uncharted pada bulan Februari lalu. Kemudian Sony juga telah mengumumkan bahwa game Horizon Zero Dawn akan mendapatkan adaptasi TV series yang akan tayang di Netflix.

Selain Days Gone dan Horizon Zero Dawn, Sony telah mengumumkan beberapa judul lain yang dikonfirmasi akan diadaptasi ke dalam TV series maupun film. Game-game tersebut antara lain The Last of Us, Ghost of Tsushima, Twisted Metal, Gran Turismo, hingga yang paling dinanti para fans yaitu God of War. Film-film tersebut nantinya akan ditayangkan di beberapa platform streaming terkenal, Sebagai contoh The Last of Us yang akan ditayangkan di HBO.

https://www.youtube.com/watch?v=kWsY3DlLdIA

Tentang Days Gone

Days Gone pertama kali di rilis pada tahun 2019 yang dikembangkan oleh Bend Studio serta diterbitkan Sony Interactive Entertainment. Days Gone menceritakan seorang pengendara motor yang harus hidup di dunia paska kiamat yang dipenuhi oleh zombie (disebut ‘Feakers’). Tujuan hidupnya hanyalah satu yaitu mencari istrinya yang telah hilang sejak kejadian pandemi dua tahun lalu. Kurang lebih seperti itulah premis cerita pada game-nya.

Days Gone
Petualang Post-Apocalyptic bersama pengendara motor John | Source: Sony

Pada awal perilisannya Days Gone tidak begitu mampu menghasilkan banyak uang dari penjualan game-nya. Namun sejak Sony memutuskan untuk merilis Days Gone di platform PC, game ini pun berhasil meraih sukses besar. Terbukti dari penjualan game yang mampu menembus sekitar 9 juta kopi di semua platform saat itu.

Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id

Proyek Game Untamed Isles Hiatus Akibat Crypto Crash

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Proyek game Play to Earn ala pokemon, Untamed Isles, dilaporkan hiatus akibat Cripto Crash. Pihak pengembang bahkan menyatakan bahwa mereka telah kehilangan dana investasi, dan tidak pula dapat menyelesaikan pengembangan.

Untamed Isles, merupakan sebuah gamemonster-taming turn-based MMORPG” ala pokemon, yang sukses besar dalam penggalangan dana di Kickstarter. Game tersebut telah menghasilkan dukungan dana sebesar $527.000 (Rp.7,8 miliar), dalam kampanye Kickstarter pada tahun 2021.

Meski telah menjanjikan pengalaman bermain yang unik, serta sistem Play to Earn untuk para pemainnya. Para penggemar game monster-taming (terutama untuk para penyumbang dana di Kickstarter), sepertinya harus bersabar, karena pengembangan game tersebut telah masuk kedalam “masa hiatus”.

Mengutip dari laman web PCGamer, pengembangan game Untamed Isles dilaporkan telah masuk ke dalam masa hiatus akibat adanya Crypto Crash. Di mana pihak developer menyatakan bahwa mereka telah “kehabisan sumber keuangan”, akibat perubahan pasar mata uang kripto dalam beberapa tahun terakhir.

“Untuk mengerjakan proyek ini, kami membawa lebih dari 70 anggota staf dan kami bekerja tanpa henti selama lebih dari 2 tahun untuk membangun game yang kita semua impikan,” tulis Phat Loot Studios di Steam.

“Yang benar adalah bahwa biaya pengembangannya tinggi dan ada banyak rintangan dalam perjalanan kami hingga saat ini. Sejak kami memulai perjalanan pada tahun 2020, lanskap ekonomi telah berubah secara dramatis baik secara umum dan khusus untuk cryptocurrency, dan kami tidak yakin dengan pasar saat ini. Kami kehabisan sumber daya keuangan dan kami tidak dapat melanjutkan pengembangan saat ini.”

Baca juga: Alasan Akan Lebih Banyak Iklan Di Perangkat Apple Kedepannya

Untamed Isles Hiatus
Via: Steam | Hiatus Tanpa Jaminan Refund

Hiatus Tanpa Jaminan Refund

Phat Loot Studios sebenarnya telah memutuskan untuk merilis Untamed Isles dalam versi yang lebih sederhana pada bulan Oktober mendatang, lebih cepat dari jadwal semula. Akan tetapi mereka berpikir ulang, setelah menghabiskan “hampir NZ$100.000 (Rp. 922 juta) per minggu” untuk fee dan biaya pengembangan lainnya.

Meski para pemain yang melakukan pra-pembelian permainan dan Token Phat Loot akan menerima pengembalian dana, para pendukung individu di Kickstarter dan Backerkit sepertinya akan mengalami nasib yang kurang beruntung.

Pengumuman Hiatus
Sumber: Untamed Isles FAQ

Pasalnya, meski kampanye Kickstarter berjanji bahwa pengembalian dana penuh akan diberikan jika Untamed Isles gagal diluncurkan, FAQ di untamedisles.com justru mengatakan bahwa pengembalian uang tidak akan tersedia untuk para pendukungnya.

“Karena cadangan uang tunai kami kosong, kami tidak dalam posisi untuk mengembalikan dana pendukung awal kami. Kami benar-benar minta maaf tentang ini dan berharap skenario ini berbeda.”

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity.id/

Leaker Bocorkan Kolaborasi Destiny 2 x Fortnite

GAMEFINITY.ID, Bandung Leaker Fortnite terpercaya MidaRado kembali membuat heboh. Ia telah membocorkan Fortnite akan berkolaborasi dengan Destiny 2. Akan tetapi, seorang dataminer Destiny terpercaya Ginsor, justru membagikan gambar skin klasik dari Fortnite di Destiny 2. Berarti

Keduanya Akan Kolaborasi?!

Destiny 2 Showcase
Bungie akan mengadakan acara Destiny 2 Showcase besok!

Kabar kebocoran ini muncul tepat beberapa hari sebelum Destiny 2 mengungkap season 18-nya dan juga expansion selanjutnya bertajuk Lightfall. Bungie sudah menjadwalkan sebuah live stream untuk mempertunjukkan keduanya pada 23 Agustus 2022, lebih tepatnya besok.

Sementara itu, crossover dengan Destiny 2 berpotensi menjadi kolaborasi besar kedua Fortnite tahun ini setelah Halo. Halo sendiri merupakan franchise game yang awalnya dibuat oleh Bungie sebelum diambil alih oleh 343 Industries.

Keduanya telah menjadi salah satu game free-to-play live service terbesar saat ini. Fortnite telah terkenal dengan berbagai kolaborasi heboh yang menghadirkan konten baru berupa skin dan event berskala besar. Contohnya saja Fortnite sedang mengadakan kolaborasi dengan franchise anime dan manga Dragon Ball. Sementara Bungie, pengembang Destiny 2, mulai merevolusi sebuah game live service modern dengan Destiny.

Baca juga: Fortnite Hadirkan Kolaborasi Dragon Ball

Baru Skin Dari Fortnite di Destiny 2 yang Bocor

Ginsor telah membocorkan skin Fortnite akan hadir di Destiny 2 di Twitter. Sejauh ini, ia baru membagikan sebuah gambar yang kemungkinan menjadi promotional image. Terlihat pada gambar bahwa tiga class Destiny Hunter, Titan, dan Warlock – mengenakan skin kostum bertema Fortnite.

Class Titan terlihat mengenakan armor set yang mirip Black Knight skin dari Fortnite season 2. Class Warlock ditampilkan mengenakan topeng mirip Drift Mask dari Fortnite Terakhir, Class tampil mirip dengan Omega Skin di Fortnite.

Saat tulisan ini dibuat, belum ada bocoran skin dari Destiny 2 yang akan hadir di Fortnite. Namun, ComicBook melaporkan bahwa keduanya akan berkolaborasi dengan saling menghadirkan konten crossover. Belum diketahui pula apakah bocoran ini akurat, apalagi detail crossover Destiny 2 di Fortnite.

Untuk mengetahui apakah bocoran ini akurat, cara utamanya adalah dengan menyaksikan live stream Destiny 2 Showcase pada 23 Agustus 2022. Acara tersebut merupakan acara besar pertama dari Bungie semenjak resmi diakuisisi Sony.