Category Archives: Game

Razer Mengumumkan Produk Terbaru: Razer Strider Chroma dan Razer Goliathus Chroma 3XL

Razer, brand lifestyle terkemuka untuk gamer, hari ini mengumumkan dua alas mouse gaming: Razer Strider Chroma dan Razer Goliathus Chroma 3XL.

Razer Strider Chroma: Lebih Terang dari Semua yang Lain

Sebagai hybrid mat dengan tekstur soft/hard, Razer Strider Chroma menawarkan kemulusan bahkan pada permukaan yang keras, memungkinkan gerakan lincah yang presisi. Berukuran 900mm x 370mm dengan ketebalan 4mm, alas besar ini menyediakan ruang yang cukup untuk keyboard dan mouse. Dengan alas anti selip, bagian bawah yang anti-slip diperkuat dengan pola beralur agar tidak bergerak ketika digunakan pada meja. Strider Chroma juga tahan air untuk durabilitas dalam menjaga permukaan yang rata untuk kontrol yang konsisten, terjaga dari segala macam tumpahan yang tidak disengaja.

Razer Strider Chroma merupakan alas mouse gaming hybrid pertama dengan berbagai zona cahaya, menawarkan 19 zona cahaya yang dapat dikustomisasi untuk personalisasi tanpa batas. Diperkuat dengan RGB Razer Chroma™, hal ini memungkinkan pencahayaan RGB maksimal dengan lebih dari 16.8 juta warna dan efek cahaya yang tanpa habisnya, dengan kemampuan untuk bereaksi secara dinamis pada lebih dari 200 permainan yang sudah terintegrasi dengan Chroma.

Untuk informasi lebih lanjut terkait Razer Strider Chroma, silahkan lihat disini.

Razer Goliathus Chroma 3XL: Biarkan Cahaya Memancar

Untuk para pemain yang menginginkan alas yang lebih besar lagi, Razer Goliathus Chroma 3XL menawarkan ukuran 1200mm x 550mm dengan ketebalan 3.5 mm. Alas mouse gaming halus yang paling populer dari Razer sekarang hadir pada ukuran super besar , membuat Goliathus Chroma 3XL menutupi seluruh meja, sempurna untuk mereka yang menggunakan DPI rendah atau ingin memiliki area alas mouse lebih banyak untuk bergerak.

Dengan permukaan kain bertekstur mikro, setiap pergerakan mouse diterjemahkan menjadi sebuah gerakan kursor yang pasti untuk presisi terbaik, membiasakan pemain untuk mendapatkan keseimbangan antara kecepatan dan kontrol. Teroptimisasi untuk segala pengaturan sensitivitas dan sensor, Razer Goliathus Chroma 3XL menawarkan respons pelacakan total untuk kontrol dalam permainan yang dapat diandalkan baik anda menggunakan sensor laser maupun optik. Hadir dengan dasar berbahan karet anti slip, alas akan terletak dengan kokoh, bahkan pada permainan paling intens sekalipun.

Ditenagai dengan Razer Chroma RGB, dengan 16.8 juta warna, pola tak terhitung, dan efek cahaya dalam permainan yang dinamis, pemain dapat merasakan kustomisasi RGB sepuasnya dan pengalaman yang lebih dalam dengan ekosistem pencahayaan terbaik untuk perangkat gaming.

Untuk informasi lebih lanjut terkait Razer Goliathus Chroma 3XL, silahkan lihat disini.

Razer Strider Chroma merupakan alas mouse gaming campuran pertama dengan RGB Razer Chroma dalam ukuran yang lebih besar. Razer Goliathus Chroma 3XL merupakan alas mouse gaming halus dengan RGB Razer Chroma pada ukuran yang super besar, 3XL.

ASUS Republic of Gamers Mengumumkan Ketersediaan PC ROG x Evangelion Di Indonesia

GAMEFINITY.ID, Jakarta – ASUS Republic of Gamers (ROG) hari ini mengumumkan kolaborasi komprehensif produk ROG x Evangelion yang bertemakan EVA-01, mecha unggulan dari serial manga dan anime yang dikenal di seluruh dunia. Kolaborasi ini diumumkan dalam sebuah event kecil dengan jumlah undangan terbatas dan melalui protokol kesehatan yang ketat.

ROG

Dalam acara ini juga ASUS mengumumkan kerjasama terbarunya dengan Victory Toys, yakni distributor resmi ThreeZero di Indonesia. ThreeZero sendiri merupakan perusahan pembuat beragam action figure dengan kelas premium, termasuk action figure karakter Evangelion.

Penawaran terbatas juga diberikan oleh Victory Toys, yang merupakan salah satu penjual resmi PC ROG x Evangelion. Pelanggan yang melakukan pembelian PC Rakitan ROG x Evangelion di Victory Toys akan mendapatkan kesempatan untuk memenangkan action figure Robo Dou Evangelion Test Type-01. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi situs id.rog.gg/RAFFLEEVANGELION.

Pelanggan yang berminat dengan PC set edisi terbatas ini dapat membeli melalui dealer-dealer yang sudah bekerja sama dengan ASUS.

  • Multitoys
  • CTC
  • COC
  • Dunia Storage
  • Nano Komp
  • GS Shop
  • Blossom
  • Youngs
  • IMBA
  • Komputer Medan
  • ROG Flagship Store (Tokopedia)
  • Techno Comp Bali
  • GGS
  • HJ
  • Victory Toys
  • Bardi
  • Berlian
  • Nexcor
  • MIJ Com
  • Mitra Sejati
  • Masterpiece

“ROG x Evangelion menghadirkan sebuah PC set yang lengkap. Mulai dari motherboard ROG Maximus yang unik, kartu grafis ROG Strix GeForce RTX™, AIO cooler ROG Ryujin II 360, dan perlengkapan ROG lainnya. Para perakit PC DIY akan dapat merakit PC kelas atas dengan nuansa tema ungu dan hijau khas EVA 01” ujar Kris Ardianto selaku Business Development Manager / Country Leader ASUS Indonesia.

Motherboard ROG Maximus Z690 Hero EVA Edition

ROG

ROG Maximus Z690 Hero EVA Edition dilapisi dalam warna ungu dan hijau klasik EVA-01. Sistem pendingin yang kuat dan penyaluran daya siap untuk mendukung kinerja prosesor Intel® Core™ Generasi ke-12 terbaru secara maksimal. Desain A.T. Field di sekitar soket CPU dan polymo-lighitng pada penutup I/O yang dapat beralih antara mode EVA-01 normal dan mode berserk merupakan suguhan estetika tambahan yang tersedia dalam motherboard ini.

Kartu Grafis ROG STRIX GeForce 3080 EVA Edition

Edisi EVA dari ROG Strix GeForce RTX 3080 dilengkapi dengan segudang fitur peningkatan kinerja. Estetika dari EVA-01 menutupi shroud dan pelat belakang, dan efek sinkronisasi ikonik ditampilkan di panel ARGB depan.

AIO Cooler ROG Ryujin II 360 ARGB EVA Edition

Dari ujung ke ujung, ROG Ryujin II 360 ARGB EVA Edition mewujudkan semangat Evangelion. Penutup pompa gunmetal mengelilingi layar 3,5 inci yang menampilkan statistik vital dan GIF yang dapat disesuaikan. Sementara itu, pipa pendingin pipa yang diperkuat ke radiator yang diisi dengan tiga kipas ARGB bergaya NERV, memastikan stabilitas yang luar biasa dalam panasnya pertempuran.

Baca juga: Hero Marksman, Counter Marksman di Gold Lane

PSU ROG THOR 1000W Platinum II EVA Edition

ROG Thor II Platinum EVA Edition memakai skin dan komponen yang terinsipirasi dari EVA dan peningkatan pendinginan yang memungkinkan tingkat kebisingan terendah — bahkan selama pertempuran sengit dengan lawan.

Chassis ROG Strix Helios EVA Edition

ROG Strix Helios EVA Edition adalah chassis gaming mid-tower premium dengan tiga panel kaca tempered, bingkai aluminium halus, dan pencahayaan RGB panel depan terintegrasi. Detail interior dan eksterior telah dibuat agar sesuai dengan estetika EVA-01 untuk menampung komponen ROG x Evangelion lainnya.

Monitor ROG Strix XG27AQM EVA Edition

ROG Strix XG27AQM EVA Edition dibalut dengan indah dalam skema warna ungu dan hijau EVA-01. Dengan refresh rate yang di-overclock pada 270 Hz dan waktu respons 0,5 ms (GTG) yang cepat, pengguna akan mendapatkan tampilan yang sangat mulus. Layar 27 inci juga mencakup 97% ruang warna DCI-P3, menawarkan representasi penuh dari media wide-gamut.

Headset Gaming ROG Delta S EVA Edition

ROG

Headset ROG Delta S EVA Edition merangkum hi-fi-grade ESS 9281 QUAD DAC™ dan ASUS AI Noise-Canceling Microphone dalam cangkang ringan yang menampilkan estetika ungu-dan-hijau yang terinspirasi EVA dan pencahayaan RGB yang dapat disesuaikan. Dengan total bobot hanya 300 gram, memberikan kenyamanan dan komunikasi yang prima.

Keyboard ROG Strix Scope RX EVA Edition

ROG Strix Scope RX EVA Edition dengan bangga membungkus casing aluminium ungu dan hijau yang terinspirasi EVA di sekitar switch mekanikal optik ROG RX. Kombo yang tangguh ini secara konsisten memberikan penekanan tombol yang stabil (wobble-free)debounce delay hampir nol, ditambah ketahanan anti air dan tahan debu IP57 untuk penggunaan yang andal di setiap waktu.

Mouse ROG Keris Wireless EVA Edition

ROG Keris Wireless EVA Edition memiliki berat hanya 79 gram dan menampilkan skema warna hijau dan ungu EVA-01 yang mencolok. Dengan sensor ROG 16.000 dpi dan push-fit switch socket design ROG, pengguna dapat membidik dengan sangat presisi.

Mousepad ROG Scabbard II EVA Edition

Menggabungkan kontras elemen desain NERV dan EVA pada permukaan berlapis nano yang anti air, minyak, dan debu, ROG Scabbard II EVA Edition memberikan fondasi yang kuat untuk mouse ROG Keris Wireless EVA Edition.

SSD Enclosure ROG Strix Arion EVA Edition

Enklosur SSD portabel ROG Strix Arion EVA Edition menampilkan pengoptimalan perlindungan panas dan kecepatan koneksi yang luar biasa, membuatnya siap untuk back-up data secara cepat.

Pokemon GO Fest Finale 2022 Hadirkan Event Mythical Pokemon

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Bulan ini merupakan bulan yang cukup meriah untuk para player Pokemon GO. Pasalnya, banyak event-event dan Pokemon baru telah dirilis oleh Niantic yang muncul selama summer season ini. Meskipun Niantic harus memberikan pembaharuan terkait mekanik dan beberapa fitur di Pokemon GO karena pandemi COVID-19 kemarin yang membatasi para player-nya untuk keluar rumah, saat ini Pokemon GO telah berangsur-angsur kembali seperti semula.

Satu bagian penting di Pokemon GO yang sempat hiatus dan hilang selama pandemi adalah event-event Pokemon GO Fest. Event yang membuat komunitas pemain Pokemon GO akan saling bertemu untuk menjalankan misi tertentu bersama.

Pokemon GO
Pokemon Go Fest

Namun, Niantic akhirnya telah membawa event ini kembali pada tahun 2022 ini yang terbagi di 3 lokasi di 3 negara berbeda, yaitu Berlin, Seattle, dan juga Sapporo. Event ini menawarkan banyak misi dan special research yang cukup menarik. Bahkan, event Pokemon GO Fest ini juga memperkenalkan Ultra Beast baru seperi Buzzwole, Xurkitree, dan juga yang lainnya.

Baca Juga: Saingan Pokemon! Coromon Akhirnya Rilis Di Nintedo Switch

Pengumuman Pokemon GO Fest Finale 2022

Pada Pokemon Direct terbaru kemarin, Pokemon GO juga turut serta memberikan beberapa pengumuman menarik untuk para pemainnya. Salah satunya adalah pengumuman Pokemon GO Fest Finale. Event ini akan dimulai pada 27 Agustus dari jam 10am – 6pm waktu setempat di seluruh dunia.

Pokemon GO
Pokemon Go Fest Finale 2022

Pada event ini, 4 Ultra Beast Pokemon juga akan turut mewarnai event. Pokemon tersebut adalah Nihilego, Buzzwole, Pheromosa, dan juga Xurkitree yang akan mewarnai Pokemon Go Fest Finale tersebut untuk semua player di seluruh dunia.

Selama event ini, kita juga akan bertemu dengan beberapa Pokemon langka saat membantu tim GO Ultra Recon Squad bersama dengan Ultra Beast Pokemon untuk mencari tahu keberadaaan Professor Willow. Misi Special Research juga akan muncul pada event ini dan akan menghadirkan Mythical Pokemon Sky Forme Shaymin. Mythical Pokemon yang pertama kali diperkenalkan di generasi ke 4 dengan tipe Flying dan Grass.

Bersamaan dengan event Pokemon GO Fest Finale, kita juga akan diberikan banyak event menarik lain selama bulan agustus ini. Niantic telah mengumumkan beberapa event seperti Mega dan juga Legendaries Raid. Selain itu, kita juga akan diberikan limited time events untuk berburu Pokemon dengan type bug yang akan muncul pada beberapa minggu yang akan datang.

Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Lakukan Peretasan, Owner T-Mobile Terancam 165 Tahun Penjara

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Mantan Owner T-Mobile Store di Amerika Serikat, resmi dinyatakan bersalah oleh pihak pengadilan setempat, atas aksi peretasan ratusan ribu smartphone yang telah dilakukan olehnya bersama komplotannya. Dirinya bahkan terancam hukuman  hingga 165 tahun penjara, atas perannya sebagai dalang dari aksi penipuan, pencucian uang, hingga pencurian identitas dari para karyawan dan pelanggan.

Mengutip dari laman web The Verge, Argishti Khudaverdyan merupakan mantan Owner dari T-mobile Store cabang Los Angeles, yang juga merupakan dalang dibalik peretasan ratusan ribu Smartphone di Amerika Serikat. Khudaverdyan sendiri tercatat telah meraup keuntungan hingga US$25 juta atau sekitar Rp373 Miliar, dari hasil peretasan Smartphone milik karyawan, hingga bypass handphone curian.

Selama bertahun-tahun, Khudaverdyan dilaporkan telah menggunakan beberapa cara untuk memperoleh kredensial milik para karyawan T-Mobile. Ia bahkan melakukan aktivitas phishing, rekayasa sosial, hingga meminta departemen TI operator untuk mengatur ulang kata sandi, agar mendapatkan akses ke perangkat milik para karyawannya.

Departemen Kehakiman AS bahkan menyebutkan, bahwa Khudaverdyan berhasil mengakses lebih dari 50 kredensial milik karyawan, dan menggunakannya untuk membuka kunci ponsel dari ‘Sprint, AT&T, dan operator lainnya.’

“Semua mengatakan, Khudaverdyan dan yang lainnya berkompromi dan mencuri lebih dari 50 kredensial karyawan T-Mobile yang berbeda dari karyawan di seluruh Amerika Serikat, dan mereka membuka kunci dan membuka blokir ratusan ribu ponsel selama bertahun-tahun skema tersebut.” dalam rilis pers dari Departemen Kehakiman.

“Khudaverdyan (telah) memperoleh lebih dari $25 juta untuk kegiatan kriminal ini. Dia menggunakan hasil ilegal ini untuk membayar, antara lain, real estate di Burbank dan Northridge.”

Baca juga: Game Single Player Alat CEO Electronic Arts Rayu Investor

Mantan Owner T-Mobile Peretasan
T-mobile Store | Terancam Hukuman 165 Tahun Penjara

Pelaku Peretasan Terancam Hukuman 165 Tahun Penjara

Bisnis peretasan yang dilakukan oleh Khudaverdyan dan komplotannya, telah membuka kunci dari ratusan ribu ponsel di Amerika serikat, termasuk iPhone. Berdasarkan laporan dari penyidik federal, skema peretasan ini juga menerima layanan “buka blokir” ponsel yang dilaporkan hilang atau dicuri, dan telah beroperasi sejak tahun 2014 hingga tahun 2019.

“Dari Agustus 2014 hingga Juni 2019, Khudaverdyan secara curang membuka kunci dan membuka blokir ponsel di jaringan T-Mobile, serta jaringan Sprint, AT&T, dan operator lainnya. (Komplotan ini) Menghapus kunci (ponsel, sehingga) memungkinkan ponsel untuk dijual di pasar gelap dan memungkinkan pelanggan T-Mobile untuk berhenti menggunakan layanan T-Mobile dan dengan demikian menghilangkan pendapatan T-Mobile yang dihasilkan dari kontrak layanan pelanggan dan rencana angsuran peralatan.” dalam rilis pers Departemen Kehakiman AS.

“Khudaverdyan mengiklankan layanan pembukaan kunci penipuannya melalui broker, permintaan email, dan situs web seperti unlocks247.com. Dia secara salah mengklaim bahwa pembukaan kunci palsu yang dia berikan adalah pembukaan kunci T-Mobile ‘resmi’.”

Akibat aksi kriminal yang dilakukan olehnya, Khudaverdyan akan menghadapi setidaknya hukuman dua tahun penjara atas pencurian identitas yang sangat parah, serta ancaman hingga 165 tahun penjara untuk tuduhan terkait penipuan kawat, pencucian uang, serta mengakses komputer tanpa izin.  Sidang vonis sendiri akan dimulai pada 17 Oktober mendatang.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity.id/

Tutorial Mudah Live Streaming Mobile Legends di Tiktok

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Live streaming kini menjadi sebuah pekerjaan dan profesi baru. Tidak hanya digandrungi oleh para gamers, tetapi juga banyak individu yang memang bukan gamers melakukannya. Live streaming memang menjadi sarana yang mudah dan cepat serta menghasilkan uang daripada membuat konten yang menunggu viral. Tiktok adalah aplikasi yang dibilang baru dalm dunia sosial media, tetapi sudah digandrungi oleh gamer untuk live streaming. Lalu bagaimana caranya untuk live streaming di Tiktok untu para player Mobile Legends?

Untuk para player Mobile Legends yang baru ingin merintis sebagai live streamer, Tiktok adalah pilihan yang bagus setelah Nimo TV akhirnya tutup. Akan tetapi, bagaimana caranya untuk melakukan live streaming di Tiktok. Nah, Gamefinity udah siapin tutorial sederhana yang bisa dengan cepat kamu ikutin untuk live streaming di Tiktok.

  • Pertama, masuk ke dalam aplikasi Tiktok.
  • Pada page awal yang muncul, pilihlah tanda plus “+” yang berada di bagian tengah bawah.

Live Streaming Tiktok

  • Tiktok akan menampilkan ke kamera. Pada bagian bawah terdapat pilihan yang bisa dipilih, geser dan pilih live.

Tutorial Live Streaming

  • Tampilan live streaming akan menampilkan pilihan menu.

Tutorial Live Streaming

  • Untuk gamers atau player Mobile Legends, pilih Game Seluler.
  • Pilih kualitas video yang akan digunakan. Ini berpengaruh pada tayangan live streaming. Disarankan untuk player yang rentan gangguan sinyal menggunakan kualitas 360P agar live streaming stabil.

Baca juga; Hero Marksman, Counter Marksman di Gold Lane

  • Jangan lupa untuk atur judul live streaming kalian, itu akan menambah menarik live streaming kalian.

Tutorial Live Streaming

  • Di bagian bawah Judul, pilih kategori game yang akan dimainkan pada sesi live streaming.
  • Sebelum memulai live streaming, kalian dapat menambahkan moderator dengan mengundang teman atau follower tiktok kalian. Untuk mengatur moderator, kalian bisa pilih pengaturan. Moderator live streaming nantinya akan bertugas membalas atau menyortir pertanyaan ketika kalian live streaming.
  • Jika dirasa cukup untuk melakukan live streaming, klik Go Live atau Mulai Siaran Langsung.
  • Jangan langsung keluar, karena Tiktok akan memberikan opsi untuk membuka langsung ke game yang sudah kalian pilih tadi.

Nah, tutorial ini berlaku untuk live streaming di gadget dan bukan layar PC. Untuk di PC sendiri Tiktok sudah menyediakan live studio, di sana nanti live streaming melalui gadgetmu akan tampil di layar PC dan dapat diatur juga melalui PC.

Tentu saja untuk para gamers yang ingin live streaming di Tiktok ada ketentuan yang berlaku, sehingga kalian dapat melakukan live streaming di Tiktok. Aplikasi Tiktok yang kalian miliki haruslah memiliki versi paling ter-update. Selain itu, jumlah follower di Tiktok untuk melakukan live streaming minimal memiliki 1000 follower. Nah, untuk itu kaliah harus segara menaikan followers Tiktok sampai 1000 agar dapat menjadi live streamer.

Game Single Player Alat CEO Electronic Arts Rayu Investor

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Baru-baru ini, sang CEO dari Electronic Arts, Andrew Wilson, dilaporkan tengah meyakinkan para investor dengan mengatakan ‘bahwa game single-player masih menjadi bagian utama dari output perusahaan”. Statement tersebut sontak menjadi perhatian dikalangan komunitas gamer, karena publisher raksasa itu pernah dianggap mengejek genre game single-player di Twitter.

Mengutip dari laman web IGN, saat panggilan pendapatan kuartal pertama perusahaan pada hari Selasa (Waktu Amerika Serikat), CEO Electronic Arts, Andrew Wilson, menyatakan bahwa game single-player “sangat, sangat penting” untuk masa depan perusahaan. Meskipun, dalam prakteknya, genre single-player hanya bisa menghasilkan sekitar 30 persen pendapatan, dari total bisnis perusahaan.

“Para pemain kami, secara seimbang, mereka memiliki motivasi inti ini — inspirasi, pelarian, koneksi sosial, kompetisi, peningkatan diri, kreasi — hal-hal inilah yang menyatukan kami sebagai pemain game,” ucap Wilson, dalam transkrip panggilan melalui SeekingAlpha

“Saat kami memikirkan game single-player, kami pikir ini adalah bagian yang sangat, sangat penting dari keseluruhan portofolio yang kami berikan untuk memenuhi motivasi inti tersebut.” Imbuhnya.

Baca juga: Sultan Diablo Immortal Ingin Refunds Karena Sulit Matchmaking

EA Single Player
EA | Bisnis Live Service Lebih Menguntungkan Dari Game Single Player

Bisnis Live Service Lebih Menguntungkan Dari Game Single Player

Ucapan Wilson memang terdengar meyakinkan, namun statement-nya dengan cepat dilemahkan oleh pernyataan dari sang Direktur Keuangan (CFO) EA, Chris Suh. Yang menyebut bahwa bisnis layanan langsung (Live Service) seperti game multiplayer online, akan lebih menguntungkan, dengan setidaknya meraup lebih dari 70 persen keuntungan dari total bisnis perusahaan.

“Jika kita memikirkan dampak model dan dampak keuangannya, saya pikir hal pertama yang harus selalu diingat adalah bahwa layanan langsung masih mencakup, dalam basis 12 bulan, (atau sekitar) lebih dari 70 persen (pendapatan) bisnis kami.”

“Dan itu telah terbukti, sangat andal, aliran pendapatan yang sangat berulang, dan itu masih akan menjadi pendorong utama dalam P&L (Profit and Loss / laba rugi) jangka panjang kami (EA).”

Suh kemudian menjelaskan lebih lanjut, dengan menyatakan bahwa layanan langsung bisa menjadi bisnis jangka panjang, yang lebih stabil bagi perusahaan.

“Pertumbuhan jangka panjang kami akan terus berinvestasi dalam kinerja yang berkelanjutan dan stabil dari bisnis layanan langsung kami dan akan ada beberapa put and take di sepanjang jalan.”

Sebelumnya, pada awal bulan Juli lalu, akun Twitter resmi Electronic Arts sempat mengunggah cuitan yang dinilai mengejek para pemain game single-player. Dan setelah diselidiki, akun Twitter resmi EA ternyata dipegang oleh pihak ketiga yang tidak bekerja dengan EA. Bahkan, si pengunggah cuitan tidak mengetahui adanya respon negatif yang diakibatkan oleh cuitannya.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity.id/