Category Archives: Game

Cara Mendapatkan Oyster Cookie Secara Gratis

GAMEFINITY.ID, Jakarta– Support dengan kemampuan summoning sampai saat ini masih menjadi meta dari game Cookie Run: Kingdom tak terkecuali Oyster Cookie yang baru dirilis kemarin. Karakter dengan rarity super epic ini pasalnya juga memiliki skill yang bukan main.

Tidak berbeda dengan role support lainnya dengan kemampuan summoning, pasukan tentara yang dipanggil oleh Oyster Cookie ini juga meningkatkan CRIT baik Oyster Cookie itu sendiri dan juga tim lainnya. Selain itu juga menahan efek knockback dari musuh. Diperkirakan skill dari Oyster Cookie ini dapat meng-counter skill dari Wildberry Cookie.

Kembali ke topik pembahasan, dikarenakan skill yang mumpuni ini membuat Oyster Cookie mulai dicari oleh sebagian besar pemain game, akan tetapi untuk mendapatkannya diperlukan biaya yang tak sedikit dan bergantung pada keberuntungan pemain itu sendiri, disini kita akan membagikan tips mendapatkan Oyster Cookie secara cuma- cuma yang sangat membantu pemain F2P.

Baca Juga: Resident Evil Village DLC Winters Expansion Rilis 28 Oktober Kedepan

Skema Gacha Dari Oyster Cookie

Skema Gacha dari Oyster Cookie
Halaman Event Gacha Oyster Cookie “House Oyster’s Grand Collection”

Untuk Cookie dengan rarity Ancient dan di atasnya seperti legendary dan super epic, terdapat event khusus yang dimana kamu harus menyelesaikan misi tertentu untuk mendapatkan token yang dapat ditukarkan  dengan tiket gacha. Pada event Oyster Cookie, tidak berbeda jauh dengan Clotted Cream kamu perlu mengumpulkan item kesukaan dari Oyster Cookie yang berjumlah delapan buah. Untuk mendapatkannya, per item kamu harus melakukan gacha sebanyak 22 kali, bagi pemain gratisan hal tersebut cukup berat dilakukannya. Dikarenakan event tersebut masih cukup panjang, masih ada waktu untuk dikejar.

Daftar Misi Yang Bisa Kamu Selesaikan Untuk Mendapatkan Token

daftar misi yang harus diselesaikan pada event Oyster Cookie
Beberapa misi yang bisa kamu selesaikan pada event Oyster Cookie
  • Rajin menyelesaikan misi harian, seperti aktif bermain mode Arena, memproduksi dan mengirim item dan material, dan sebagainya. Setiap harinya kamu akan mendapat token Oyster Cookie sebanyak 250 buah
  • Menamatkan beberapa level pada mode story, baik normal maupun dark. Terdapat misi tertentu yang dimana kamu harus menyelesaikan level tersebut secara manual menggunakan role cookie tertentu tanpa item skip waktu, kamu akan mendapatkan token Oyster Cookie mulai dari 100 buah dan tambahan token jika menggunakan role tertentu
  • Mengirim item melalui ekspedisi darat ( kereta ), laut ( kapal ), maupun udara.
  • Membeli item di trade shop dan galeri Shell
  • Mendonasikan item di museum, kamu bisa mendapatkannya di mode Alliance
  • Aktif bermain dan menang di mode Arena
  • Bermain di mode Tower of Sweet Chaos. Selain itu kamu juga bisa mendapatkan tambahan EXP jelly
  • Aktif bermain di Guild Battle jika kamu bergabung dalam suatu squad atau guild

Tips tambahan Kamu bisa menyelesaikan misi tersebut minimal 5 saja termasuk misi harian dengan rerata token per-misinya setiap hari 100, jadi kamu bakal mendapatkan 500 token yang dikonversi menjadi lima tiket (per-tiket dihargai 100 token ) ditambah jumlah token lainnya dari misi harian.

Demikian tips mendapatkan Token Oyster Cookie secara gratis tanpa melalui top up, walaupun cara di atas membutuhkan perjuangan dan kerja keras, namun hasil yang akan didapatkan tidak akan mengecewakan kamu kok. Jangan lupa Update terus berita Gamefinity lainnya ya.

Apex Legends Mobile Hadirkan Update Cold Snap!

GAMEFINITY.ID, BandungApex Legends Mobile baru saja rilis bulan lalu dan langsung menjadi menjadi salah satu game FPS battle royale terpopuler di mobile. Meski sempat memicu kontroversi karena microtransaction-nya, nyatanya Apex Legends Mobile mampu meraup keuntungan besar.

Baru sebulan rilis, Apex Legends Mobile telah merilis update Cold Snap pada 14 Juni lalu.

Legend Baru, Loba, Tiba di Apex Legends Mobile!

Apex Legends Mobile Loba
Loba, legend baru di Apex Legends Mobile

Update Cold Snap itu mendatangkan Loba sebagai legend baru di Apex Legends Mobile. Loba telah menjadi salah satu karakter terfavorit dari Apex Legends.

Loba memiliki ability unik yang menguntungkannya dalam melakukan looting. Tactical ability-nya bernama Burglar’s Best Friend, yaitu kemampuan teleport untuk menghindari situasi kacau menggunakan gelang Jump Drive. Passive ability-nya, Eye for Quality, membuatnya dapat melihat loot di balik dinding.

Untuk berman sebagai Lola, pemain harus meng-unlock-nya melalui dua cara, membelinya di shop atau mencapai level 25 di Battle Pass Cold Snap. Pemain juga dapat meng-unlock kemampuan spesialnya

Battle Pass Cold Snap

Apex Legends Mobile Cold Snap Battle Pass
Cold Snap Battle Pass di Apex Legends Mobile

Berbicara tentang Battle Pass, Apex Legends Mobile juga menghadirkan season pass baru. Terdapat dua jenis Battle Pass, yaitu Premium dan Premium Plus. Keduanya memiliki reward yang menarik.

  • Premium: 1 Eternal Legend Skin (Octane – Ice Climber), 2 Legendary Legend Skin (Bangalore – Winter Ghillie, Bloodhound – Snow Prints), 2 Legendary Weapon Skin (EVA-8 Auto shotgun, Devoltion LMG), 800 Syndicate Gold, dan beberapa reward lainnya (banner, emotes, syndicate packs)
  • Premium Plus: Semua reward Battle Pass Premium, 80% BP experience gain bonus, 500000 BP experience (10 BP level), dan limited avatar frame

Baca juga: Seminggu Rilis, Apex Legends Mobile Untung 4,7 Juta Dolar

Ada Item Baru Juga, Climatizer Town Takeover

Tidak hanya Loba dan battle pass, update Cold Snap juga menghadirkan item Climatizer Town Takeover, sebuah alat yang bisa memicu perubahan iklim di World’s Edge. Item ciptaan Hammond Robotics itu dapat memicu musim dingin tiba lebih awal selama gameplay.

Begitu climatizer aktif, pemain bisa memeriksa mini map untuk mengumpulkan diamonds dari peti beku. Diamonds tersebut nantinya bisa digunakan untuk membeli berbagai item rare di Seasonal Store.

Selain berbagai hal baru yang telah disebutkan, update Cold Snap juga menghadirkan mode limited bertajuk Armed and Dangerous, di mana pemain hanya diperbolehkan memakai sniper rifle dan shotgun sebagai senjata. Ditambah, berbagai bug telah diperbaiki. Ditambah, tim EA telah mendengarkan keluhan pemain selama bermain dan berencana untuk terus memperbaiki bug. Untuk lebih lengkapnya, pembaca bisa membaca patch notes di laman resmi Apex Legends Mobile.

Sudah siapkah pemain menyambut update Cold Snap di Apex Legends Mobile?

Mengenal Karakter Pathfinder Apex Legends, Guide Gameplay

GAMEFINITY.ID, JakartaPathfinder adalah sebuah robot yang ada di Apex Legends. Pathfinder seperti menjadi berbeda dari kebanyakan Legends, karena Pathfinder sepenuhnya robot. Sejarah Pathfinder adalah sejarah optimisme kemajuan di masa depan. Akan tetapi, berbanding dengan harapan itu Pathfinder justru disia-siakan di gudang.

Masa lalu Pathfinder

Pathfinder merupakan Mobile Robotic Versatile Entity (MRVN) yang diciptakan khusus untuk melakukan survey lokasi dan pengintaian. Akan tetapi, Pathfinder justru menemukan dirinya sendiri di sebuah gudang. Ketika terbangun dirinya tidak ingat sama sekali tentang siapa pembuatnya dan untuk apa dirinya dibuat. Kisah Pathfinder memulai perjalanan mencari pembuatnya dari sana.

Keberadaannya dikenal, karena dalam setiap perjalanan Pathfinder berusaha untuk membantu banyak orang. Pertemuannya dengan seorang Detektif bernama Victor Maldera yang mengurus sebuah kasus pembunuhan. Kasus ini berkaitan dengan Caustic yang menutupi kasus pembunuhannya terhadap seseorang bernama Alexander Nox. Penyidikan Maldera terjadi karena Caustic yang masuk Apex Games. Pathfinder dianggap menjadi kunci bagi Maldera, dengan memindai bank data. Akhirnya terungkap bahwa Pathfinder dapat menjadi saksi untuk pembunuhan orang tua salah satu Legends di Apex yaitu Loba dan serangan Caustic terhadap Humbert Labs.

Pathfinder Picture

Dari bank data yang dipindai itu Maldera mengetahui kebenaran tentang Pathfinder, termasuk pengkhianatan rekan kerja si pembuat robotic itu. Pathfinder diciptakan untuk membantu Outlands bertahan dari krisis energi dan membuktikan Outlands memang mampu bertahan. Itu sebabnya, nantinya skill Pathfinder berkaitan dengan kabel untuk climbing. Hal itu karena berkaitan dengan fungsinya sebagai robot penyurvei lokasi.

Baca juga: Mengenal Karakter Lifeline Apex Legends, Guide Gameplay

Dalam perjalanan mencari pembuatnya Pathfinder akhirnya memilih untuk masuk dalam sebuah permainan bernama Apex Games. Keikutsertaannya dalam permainan itu diharapkan dapat menarik banyak orang dan menemukan pembuatnya. Dari sana akan dikethaui kemampuan dari Pathfinder dalam pertempuan tim.

Mengenal Skill Pathfinder

Skill Pathfinder

Pathfinder addalah Legends dengan role Recon yang memiliki pasif mirip dengan Skill yang dimiliki Bloodhound. Bedanya pasif pathfinder baru bisa dilakukan ketika menggunakan beacon, Hanya Pathfinder yang dapat menggunakannya. Selain itu, gameplay Pathfinder mengharuskan player bergerak terus dengan mobilitas yang tinggi menyesuaikan dengan tipikal Legends dan kemampuannya.

  • Passive Ability – Insider Knowledge

Pathfinder Pasive

Kemampuan pasif ini adalah menlakukan screening menggunakan survey beacon yang memang disediakan oleh Apex Games. Pathfinder dapat memanfaatkan ini untuk  ring zona berikutnya mengecil. pasif ini sangat menguntungkan bagi teman satu tim, karena dengan seperti itu dapat menyusun strategi. Selain itu, ketika mengetahui keberadaan musuh, Maka Pathfinder dapat memilih lokasi-lokasi tinggi yang tidak diketahui oleh musuh.

  • Tactical Ability – Grappling Hook

Pathfinder Grappling

Grappling Hook adalah kemampuan Pathfinder untuk menembakan sebuah kabel untuk menjangkau posisi yang lebih tinggi. Skill ini dapat dilakukan berkali-kali tanpa perlu khawatir dengan cooldown dari skill ini. Karena skill taktis yang dimiliki Pathfinder ini termasuk yang memiliki cooldown singkat.

  • Ultimate Ability – Zipline Gun

Zipline Pathfinder

Ultimate milik Pathfinder memungkinkan dirinya membuat sebuah kabel yang melintang jauh untuk dirinya dan teman satu tim. Skill ini memungkinkan dirinya pindah dari sebuah tempat yang sulit ke tempat lainnya. Dengang mengaktifkan skill ini, Pathfinder memungkinkan menembak musuh sambil meluncur di udara. Pertempuran udara adalah hal yang paling memungkinkan dan mudah untuk Pathfinder.

Baca juga: Mengenal Karakter Bangalore Apex Legends, Guide Gameplay

Cooldown dari skill ini juga tidak membutuhkan waktu yang lama. Sehingga sangat memungkinkan untuk Pathfinder melakukan spam ultimate untuk pergerakan yang tidak terlihat oleh musuh dan penyergapan.

Kombinasi Legends untuk Pathfinder

Meskipun mobilitas Pathfinder cukup tinggi, tetapi hit box yang tinggi membuat Pathfinder membutuhkan rusher dan tank yang cukup sustain dalam pertarungan tim. Oleh sebab itu, untuk mendukung teman satu tim melakukan pertarungan yang agresif ataupun strategi in game, penting untuk menggunakan kombinasi yang sesuai dengan Pathfinder. Beberapa Legends yang cocok untuk membuat gameplay dengan Pathfinder sebagai berikut,

  • Wraith, perpaduannya dengan pathfinder akan membuat gameplay yang tidak bisa diremehkan. Menggunakan Zipline Gun milik Pathfinder, Wraith dapat membuat Dimentional Rift yang aman lalu meluncur masuk dalam pertarungan. Combo Wraith-Bangalore adalah yang terbaik untuk sebuah pertempuran Chaos dalam asap dan penyergapan.

Baca juga: Mengenal Karakter Octane Apex Legends, Guide Gameplay

  • Gibraltar, Dome of Protection akan menjadi sangat berguna untuk memancing musuh pertarungan jarak dekat. Pathfinder bisa saja langsung masuk dalam pertempuran melalui udara. Combo Gibraltar dengan Bangalore menjadi pertempuran yang kuat penuh dengan taktik dan brutal. Asap dilemparkan, masuk dalam kerumunan asap aktifkan Dome of Protection dan Pathfnder akan muncul dari udara menggunakan Grappling Hook.
  • Bangalore, Combo dengan Pathfinder akan menjadi pertarungan cepat dan mudah. Gunakan Smoke Launcher aktifkan ultimate dan Pathfinder akan muncul dari udara. Penambahan Caustic dengan poison trapped akan menjadikan pertarungan ruang sempit di antara lembah menjadi sangat dinantikan oleh kombinasi Legends ini.

Kemampuan Pathfinder memungkinkan dirinya mampu mengontrol gameplay sebuah tim. Pertempuran dengan serangan yang agresif, penyergapan ataupun jebakan-jebakan akan menjadi sebuah pertempuran yang menyenanngkan. Karena itu adanya Pathfinder dalam tim adalah sebuah keuntungan karena dapat menciptakan gameplay yang berbeda.

Resident Evil Village DLC Winters Expansion Rilis 28 Oktober

GAMEFINITY.ID, Bandung Resident Evil Village telah menjadi satu lagi entri Resident Evil yang banyak dipuji oleh pemain dan kritikus. Tidak heran game horor besutan Capcom itu telah terjual sebanyak 6 juta unit. Ditambah, Resident Evil Village memenangkan Game of the Year di Golden Joystick Awards 2021.

Penggemar Resident Evil, baik lama dan baru, telah meminta untuk menambah DLC story karena masih penasaran dengan adegan post-credits-nya. Mengabulkan permintaan penggemar, Capcom mengumumkan di E3 2021 mereka sedang mengembangkan DLC tersebut. Akhirnya, dalam acara Capcom Showcase 2022 pada 13 Juni lalu, Resident Evil Village akan mendapat DLC Winters’ Expansion.

Resident Evil Village Story Expansion Shadows of Rose

Penggemar telah penasaran apa yang terjadi selanjutnya setelah cerita Resident Evil Village berakhir. Story Expansion berjudul Shadows of Rose berseting 16 tahun setelah akhir dari Resident Evil Village. Kali ini cerita berfokus pada Rose, putri Ethan dan Mia, dalam perspektif third-person.

Sudah menjadi remaja, Rose diceritakan kewalahan dengan sebuah kutukan mengerikan. Demi menghilangkan kutukan itu, dia memasuki alam bawah sadar Megamyctes. Di sana, dia memasuki sebuah dunia di mana masa lalu kelamnya kembali. Ia harus menghadapi berbagai monster sementara dunia tersebut menyerangnya bertubi-tubi. Apakah Rose akan berhasil menyingkirkan kutukan itu?

Story Expansion “Shadows of Rose” akan tersedia melalui DLC Winters’ Expansion.

Baca juga: Resident Evil 4 Remake Dikonfirmasi Rilis Tahun Depan

The Mercenaries Additional Orders dan Third Person Mode

Resident Evil Village The Mercenaries Additional Orders
The Mercenaries Additional Order

Selain story expansion Shadows of Rose”, mode Mercenaries juga mendapat konten baru. Dalam mode ini, pemain dapat berperan sebagai tiga karakter favorit seperti Chris Redfield, Karl Heisenberg, dan Alcina Dimitrescu.

Pemain juga dapat menggunakan perspektif third person dalam memainkan cerita utamanya. Kali ini, pemain dapat melihat secara langsung Ethan beraksi membasmi berbagai musuh. Kedua fitur ini juga akan hadir di DLC Winter’s Expansion.

Resident Evil Village Winters Expansion akan meluncur 28 Oktober 2022. Ditambah, bundle base game dan DLC tersebut, Resident Evil Village Gold Edition, juga siap menghantui pada tanggal yang sama.

Nantikna informasi terbaru dari Residen Evil terbaru, serta info-info keren lainnya di Gamefinity. Selain itu, kalian dapat top up diamonds dan membeli voucher games dengan murah dan proses yang mudah di Gamefinity.id.

Xbox, Sang Pendatang yang Menantang Pasar

GAMEFINITY.ID, Kota Batu – Xbox, mungkin orang-orang pada saat perilisannya masih bingung terhadap konsol tersebut. Ketika Sega keluar dari persaingan karena konsol mereka kurang laku, Microsoft tiba-tiba hadir di pasar yang didominasi 2 pihak tersebut.

Microsoft yang notabenenya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perangkat lunak komputer akhirnya mulai terjun ke industri game. Dapat dibilang, masuknya Xbox dalam persaingan konsol dapat dibilang nekat.

Bila dilihat dari pasar saat itu, konsol generasi keenam dipegang oleh dua perusahaan. Sony dengan PlayStation 2 dan Nintendo dengan Gamecube. Sebenarnya ada satu lagi, yaitu Sega dengan Sega Dreamcast, namun konsol tersebut kurang laris dan diminati ketimbang PS2 dan Gamecube yang membuat Sega keluar dari persaingan konsol.

Xbox In-Image
Momen Perilisan Xbox oleh Bill Gates dan Dwayne Johnson | IAIN ParePare Media

Melihat dari kondisi tersebut, Microsoft dapat dikatakan menjalankan sesuatu yang nekat. Perusahaan seperti Sony dan Nintendo punya pengalaman dalam industri game dan namanya terkenal. Sementara Microsoft sendiri adalah perusahaan yang terkenal oleh pekerja kantoran dengan OS Windows miliknya.

Namun, Microsoft juga tidak asal terjun ke persaingan konsol. Mereka benar-benar berkomitmen dalam pengembangan Xbox milik mereka ini.

Sejarah Pengembangan Xbox

Meskipun kurang pengalaman dalam bidang game, Microsoft bukan berarti tidak memilikinya sama sekali. Mereka baru saja mencapai kesuksesan dengan merilis beberapa game untuk Windows, yaitu Age of Empire dan Microsoft Flight Simulator.

Namun, hadirnya PS2 dengan fungsi multimedia miliknya membuat Bill Gates tersadar. Ia menyadari bahwa PS2 dapat merusak pasar Windows di masa depan. Mulai dari sinilah, pengembangan konsol game milik Microsoft dimulai.

Empat insinyur yang mengembangkan DirectX dikerahkan untuk membuat konsol yang dapat menampung DirectX mereka. Empat orang tersebut adalah Kevin Bachus, Seamus Blackley, Ted Hase, dan Otto Berkes.

DirectX sendiri merupakan teknologi Microsoft yang mengontrol tugas PC untuk menjalankan multimedia khususnya game. Game Age of Empire dan Microsoft Flight Simulator sebelumnya dapat dibuat berkat DirectX ini.

Mereka memulai proyek mereka dengan nama “Midway”. Nama tersebut diambil dari “Battle of Midway”, sebuah peperangan di Pasifik saat perang dunia kedua. Pada perang tersebut, Amerika berhasil mengalahkan Jepang dengan telak.

Sempat terjadi beberapa konflik internal dalam pengembangan Xbox. Tim insinyur di Silivon Valley yang baru saja diakuisisi Microsoft menginginkan Xbox dikembangkan dengan Windows CE hasil garapan mereka. Sementara itu, 4 orang tadi, ingin Xbox dikembangkan berdasarkan DirectX agar dapat kompatibel dengan OS milik mereka.

Pada akhirnya, Bill Gates memutuskan untuk menyerahkan proyek ini ke tim DirectX dengan pengembangan Windows CE milik tim insinyur Silicon Valley. Mereka pun mulai bekerja dengan mengembangkan chip graphic buatan sendiri.

Untuk desainnya diserahkan pada Rick Thompson dan Robert J. Bach yang menyusunnya dengan perangkat dari Dell. CPU-nya diambil dari kerjasama mereka dengan AMD namun digantikan dengan CPU Intel tepat sebelum perilisan.

Nama Xbox sendiri diambil dari nama DirectX Box. Sebelum itu pilihan nama yang ada adalah MTG (Microsoft Total Gaming), MIND (Microsoft Interactive Network Device), WEP (Windows Entertainment Project), dan MIC (Microsoft Interactive Centre).

Baca Juga: Mengenal Karakter Lifeline Apex Legends, Guide Gameplay

Pengumuman dan Peluncuran Xbox

Sesaat sebelum perilisan, Xbox sendiri mencari beberapa pengembang game untuk merilis game eksklusif untuk konsolnya. Bill Gates mencoba bernegosiasi dengan Sega untuk membuat game Sega Dreamcast kompatibel dengan Xbox, namun negosiasi tersebut gagal.

Pada akhirnya, Xbox mampu menggaet dua pengembang, yaitu Bethesda Software dan Tecmo. Kedua perusahaan tersebut berminat karena kekuatan Xbox yang lebih kuat dari PS2. Game seperti The Elders Scroll II Morrowind dan Dead or Alive 3 akhirnya hadir ekslusif di Xbox.

Microsoft juga tidak tinggal diam. Mereka mengubah divisi game mereka dan membentuk Microsoft Game Division. Divisi tersebut berperan dalam menghadirkan game Halo untuk Xbox.

Xbox secara resmi diumumkan oleh Dwayne Johnson pada acara CES di Las Vegas tanggal 3 Januari 2001. Lalu pada E3 2001 di bulan Mei, Microsoft mengumumkan secara resmi harga dan tanggal perilisan Xbox. Game seperti Halo dan Dead or Alive 3 menjadi perhatian terbesar dalam acara tersebut.

Xbox akhirnya rilis pada 15 November 2001, 3 hari sebelum perilisan Nintendo Gamecube. Terdapat sebuah event pada toko retail di Times Square, New York tempat Bill Gates menjual Xbox pertama kepada pelanggan.

Xbox sendiri berhasil terjual sebanyak 24 juta unit secara global per 10 Mei 2006 setelah produksinya dihentikan pada 2005. Xbox mencapai angka penjualan 1 – 1,5 juta unit per tahun dengan jumlah pengiriman maksimum lebih dari 100,000 unit per minggu.

Namun, penjualannya sendiri di Jepang sangat mengecewakan. Microsoft menargetkan 6 juta unit yang akan terjual di Jepang, namun nyatanya hanya 474,992 unit saja yang terjual. Hal ini dikarenakan adanya brand lokal seperti PS2 dan Gamecube yang bersaing di harga yang jauh lebih murah dan dukungan game produksi lokal yang lebih banyak.

Paling Kuat Mesinnya, Pasarnya Masih Kalah

Tidak diragukan lagi, Xbox adalah konsol paling kuat pada zamannya. Bila dibandingkan dengan PS2 dan Gamecube, Xbox sendiri memiliki mesin yang lebih gahar.

Xbox dibekali dengan CPU Intel Pentium III dengan sedikit kustomisasi dan dibantu GPU NV2A milik Nvidia. Xbox juga telah mengandalkan memori built-in yang menghilangkan fungsi dari memory card.

Baca Juga: Kisah Perjalanan Konami: Legenda yang Sekarang Dibenci

Namun, mesin kuat itu sendiri dapat berakibat pada harga yang lebih tinggi dari kedua pesaingnya. Ditambah lagi, game eksklusif di Xbox dapat dibilang jauh lebih sedikit dari yang lain.

PS2 contohnya dapat menggaet seri GTA dan Metal Gear Solid untuk konsolnya dan Gamecube dengan seri Resident Evil-nya. Xbox sendiri hanya mengandalkan Halo dan Dead or Alive 3 sebagai game ekslusif utama mereka.

Meski begitu, Xbox masih terus memperbaiki dirinya lebih baik lagi di masa depannya. Rilisnya Xbox 360 membawa perubahan pada pasar konsol. Hingga saat ini, Xbox masih aktif dalam persaingan di industri game. Hal ini juga didukung oleh faktor Microsoft yang akhir-akhir ini mulai fokus untuk mengakuisisi developer ternama.

Laptop Gaming ROG dengan Prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series Segera Hadir di Indonesia

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Selasa (14/6), ASUS ROG akan menjadi brand pertama yang menghadirkan jajaran laptop gaming dengan prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series di Indonesia. Hadirnya jajaran laptop gaming tersebut juga memperkuat posisi ASUS ROG sebagai brand laptop gaming nomor satu yang selalu menghadirkan inovasi teknologi gaming terdepan di Indonesia.

“Adalah tanggung jawab kami sebagai brand laptop gaming nomor satu untuk menghadirkan inovasi teknologi terkini di Indonesia,” ujar Jimmy Lin, ASUS Southeast Asia Regional Director. “Selain menjadi brand pertama yang menghadirkan laptop gaming dengan prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series di Indonesia, ASUS ROG juga akan menghadirkan jajaran laptop gaming yang sangat lengkap mulai dari laptop gaming untuk gamer mainstream, content creator, gamer e-sports, hingga game streamer.”

ASUS memperkenalkan enam laptop gaming terbaru yang telah ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series. Pertama adalah seri ASUS TUF Gaming A15, laptop gaming mainstream yang banyak diminati oleh gamer di Indonesia karena menawarkan price to performance terbaik di kelasnya. Kedua adalah seri ROG Strix G15 dan G17, yaitu laptop gaming yang dirancang khusus untuk pemain profesional di dunia esports. ROG Strix G15 dan G17 hadir dengan layar yang sangat responsif serta memiliki refresh rate tinggi untuk memenuhi kebutuhan para pecinta game.

Selain kedua laptop tersebut, ASUS juga kembali menghadirkan ROG Flow X13 yaitu laptop gaming convertible yang dapat dihubungkan dengan GPU eksternal ROG XG Mobile, serta ROG Zephyrus G15 yang merupakan laptop gaming 15-inci dengan bodi yang sangat portabel tersebut hadir untuk memenuhi kebutuhan gamer yang sehari-hari juga berprofesi sebagai content creator.

ROG Zephyrus G14 yang merupakan salah satu laptop gaming yang paling digemari sejak pertama kali dihadirkan pada tahun 2020 silam juga kembali hadir dengan serangkaian upgrade. Selain kembali tampil dengan desain yang khas, dilengkapi AniMe Matrix™ Display, ROG Zephyrus G14 kini mengusung layar dengan rasio 16:10 yang lebih ideal untuk beragam aktivitas. ROG Zephyrus G14 juga menggunakan GPU AMD Radeon™ generasi terbaru yaitu Grafis mobile AMD Radeon RX 6000S Series yang dilengkapi sistem pendingin khusus menggunakan Vapor Chamber untuk menghadirkan performa maksimal. Grafis ini menawarkan perpaduan ideal antara kinerja dan efisiensi daya untuk laptop yang ramping, kecil dan tipis, memungkinkan desain laptop gaming yang beratnya kurang dari 2kg. dan bisa lebih tipis hingga 20 persen dari perangkat gaming yang ada . GPU AMD Radeon RX 6800S kelas atas pada 100W diproyeksikan untuk menawarkan gaming 1080p di platform tipis dan ringan terbaik dengan menghadirkan hingga 100 FPS di game tertentu dengan pengaturan maksimal.

Terakhir adalah ROG Zephyrus Duo 16, yaitu seri laptop gaming layar ganda. ROG Zephyrus Duo 16 kembali hadir untuk para gamer sekaligus content creator, khususnya para game streamer yang sangat membutuhkan ruang kerja lebih luas melalui layar kedua. Tidak hanya itu, ROG Zephyrus Duo 16 merupakan laptop ROG pertama yang mengadopsi layar berteknologi ROG Nebula HDR™, standar tertinggi layar laptop gaming yang ada saat ini.

Seluruh laptop gaming tersebut akan diperkenalkan pada tanggal 20 Juni 2022 di acara bertajuk “Infinite Possibilities with ROG x AMD Ryzen™️ 6000 Series Launching Event”.

ASUS ROG AMD Ryzen 6000

Ditenagai Prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series

Prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series kini hadir di jajaran laptop gaming ASUS ROG terbaru. Prosesor generasi terbaru yang dibangun menggunakan arsitektur Zen 3+ tersebut tidak hanya menawarkan performa lebih baik dari generasi sebelumnya, tetapi juga efisiensi daya yang lebih baik. Peningkatan tersebut membuat laptop gaming ASUS terbaru yang ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series memiliki performance-per-watt yang lebih baik yang berpengaruh langsung pada daya tahan baterai.

Keunggulan lain dari prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series Mobile juga terdapat pada chip grafis terintegrasinya. Kali ini AMD menghadirkan chip grafis terintegrasi AMD Radeon™ 600M yang menggunakan arsitektur RDNA2 yang lebih powerful dan efisien. Chip grafis Radeon 600M  seri terbaru tersebut memungkinkan pengguna laptop  terbaru ASUS Tipis dan ringan  untuk dapat bermain game AAA pada resolusi Full HD 1080 dengan nyaman dan mengesankan tanpa harus menguras daya baterai berlebih.

Baca juga: 

Sebagai prosesor modern, AMD Ryzen™ 6000 Series juga telah dilengkapi fitur serta teknologi modern. Fitur seperti dukungan PCIe 4.0 telah tersedia di prosesor ini dan akan hadir di seluruh jajaran laptop gaming ASUS ROG terbaru di tahun 2022. Selain itu, prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series juga telah mendukung penggunaan port USB 4.0. Generasi terbaru dari port USB tersebut menawarkan kecepatan transfer yang jauh lebih tinggi hingga 40Gbps.

Konektivitas Terbaik

Seluruh laptop gaming ASUS terbaru yang ditenagai prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series telah dilengkapi dengan fitur konektivitas yang sangat lengkap. Port seperti USB 3.2 Type-C dan Type-A, HDMI 2.1, hingga 3.5mm combo audio jack. Port USB 3.2 Type-C yang ada di jajaran laptop gaming ASUS terbaru juga telah mendukung fitur DisplayPort 1.2 serta USB Power Delivery. Keduanya memungkinkan port USB Type-C tersebut dapat digunakan sebagai display output serta fasilitas pengisian daya melalui adapter USB Type-C atau bahkan power bank.

ASUS ROG AMD Ryzen 3

Tidak hanya dalam hal kelengkapan port, laptop gaming ROG terbaru juga telah dibekali dengan teknologi WiFi 6E terbaru. Berbeda dengan pendahulunya yaitu WiFi 6, teknologi WiFi 6E hadir dengan tambahan frekuensi koneksi 6GHz selain frekuensi standar 2,4GHz dan 5GHz. Melalui frekuensi 6GHz, WiFi 6E mampu menghadirkan konektivitas dengan kecepatan lebih tinggi serta stabil, dan sejalur dengan kebutuhan para gamer.

ROG Nebula HDR™, Standar Baru Layar Laptop Gaming Terbaik

ROG Zephyrus Duo 16 merupakan laptop pertama di dunia yang hadir dengan layar ROG Nebula HDR™, yaitu sebuah standar baru untuk layar laptop gaming. ROG Nebula HDR™ dibangun atas kebutuhan dasar gaming yaitu kecepatan, tingkat kecerahan, dan kualitas visual.

Layar laptop gaming yang menggunakan ROG Nebula HDR™ seperti ROG Zephyrus Duo 16 dipastikan mengusung panel yang memiliki color gamut 100% DCI-P3, tingkat kecerahan 1100 nits, dilengkapi fitur adaptive sync, serta memiliki response time 3ms. Tidak hanya itu, layar ROG Nebula HDR™ juga telah mengantongi sertifikasi PANTONE® Validated Display untuk akurasi warna, TÜV Rheinland untuk low blue light dan anti-flicker, serta mendukung teknologi dari Dolby Vision®.

ASUS ROG AMD Ryzen 4

Berbeda dengan layar laptop gaming pada umumnya, ROG Nebula HDR™ menggunakan panel mini LED yang memiliki 512 dimming zone. Berkat adaptasi panel Mini LED, laptop yang menggunakan ROG Nebula HDR™ seperti ROG Zephyrus Duo 16 telah dapat mendukung dan menampilkan konten HDR bersertifikasi VESA DisplayHDR™ 1000 dengan polling rate hingga 5400Hz atau sepuluh kali lebih kencang dari layar laptop lainnya berkat Nebula HDR Engine.

Dilengkapi MUX Switch

Keseluruhan jajaran laptop gaming ASUS ROG tersebut juga telah dilengkapi dengan berbagai fitur yang membuat pengalaman gaming semakin baik, salah satunya adalah MUX Switch, yaitu chip khusus yang dapat mengatur jalur data visual yang ditampilkan di layar laptop. Melalui MUX Switch, jalur data visual dari discrete chip grafis bisa dialihkan langsung ke layar laptop tanpa harus melalui prosesor dan integrated chip grafis-nya.

MUX Switch sangat berguna saat laptop gaming ROG bekerja menggunakan discrete chip grafis yang tertanam di dalamnya, seperti halnya saat bermain game. Karena data visual kini dapat ditampilkan langsung dari discrete chip grafis, performa dalam game pun dapat ditampilkan secara lebih baik. Peningkatan performa pada game dengan menggunakan MUX Switch dapat mencapai 10-30%.

Ikuti Promo dan Kompetisi Menarik

ASUS mengadakan periode promosi khusus untuk jajaran laptop gaming yang ditenagai prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series. Selama masa promosi, yaitu mulai dari tanggal 13 hingga 30 Juni 2022, setiap pembelian laptop gaming ASUS yang ditenagai prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series akan mendapatkan merchandise seperti ROG Jacket, ROG T-Shirt, atau gaming pad. Promo ini juga hanya berlaku untuk pembelian secara online di ASUS Online Store serta ASUS Official Store yang ada di Tokopedia, BliBli, Bhinneka, dan Shopee.

ASUS ROG AMD Ryzen 5

Selain promo menarik untuk pembelian laptop gaming ASUS yang ditenagai prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series, ASUS juga mengadakan kompetisi terbuka di Instagram berhadiah tiga ROG Windbreaker Jacket. Untuk mengikuti kompetisi ini, cukup ajak teman-teman di Instagram untuk menyaksikan acara peluncuran laptop ROG terbaru bertajuk “Infinite Possibilities with ROG x AMD Ryzen™️ 6000 Series Launching Event” yang akan digelar tanggal 20 Juni 2022. Syarat dan ketentuan mengikuti kompetisi ini dapat dilihat langsung di akun Instagram resmi ROG Indonesia.

Jangan lewatkan juga kesempatan untuk memenangkan laptop gaming ROG terbaru yang ditenagai prosesor AMD Ryzen™ 6000 Series. Caranya cukup dengan posting foto atau hasil screenshoot laptop gaming favorit yang diperkenalkan saat acara peluncuran yang ditayangkan langsung di kanal YouTube serta Facebook ROG Indonesia. Syarat dan ketentuan mengikuti kompetisi ini juga dapat dilihat di akun media sosial resmi ROG Indonesia.

Ayo Bergabung di ROG Community Indonesia

ASUS ROG Indonesia menghadirkan ROG Community Indonesia,  sebagai tempat untuk para pengguna setia laptop gaming ROG dan TUF berbagi pengalaman, bermain game bersama, dan berinteraksi langsung dengan #TeamROG. Segera bergabung dengan ROG Community Indonesia di Discord channel https://bit.ly/DiscordROGCommunityID dan Facebook Group https://bit.ly/ROGCommunityID.

Tentang ASUS

ASUS merupakan perusahaan multinasional sekaligus produsen motherboard, PC, monitor, kartu grafis, dan router terbaik di dunia dengan visi sebagai perusahaan teknologi terdepan dan paling inovatif di dunia. Dengan karyawan yang tersebar di seluruh dunia, termasuk lebih dari 5.000 profesional di bidang R&D, ASUS memimpin industri teknologi melalui desain serta inovasi canggih untuk menghasilkan perangkat cerdas terbaik yang dapat dinikmati oleh semua penggunanya.

Sebagai bukti dari komitmen terhadap inovasi, desain dan kualitas, ASUS telah memenangkan 61.520 penghargaan dari organisasi teknologi terpandang dan media IT dari seluruh dunia sejak tahun 2001 lalu. Sebuah hal yang hanya bisa dicapai oleh perusahaan yang memiliki visi dan misi mendalam untuk terus mengejar inovasi terbaik. Dari semua penghargaan yang diterima, banyak di antaranya ditujukan untuk produk tablet dan smartphone ASUS, sebuah bukti nyata komitmen ASUS dalam hal inovasi, desain dan kualitas.