Category Archives: Game

Mengenal Karakter Lifeline Apex Legends, Guide Gameplay

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Lifeline adalah seorang paramedis di Apex Legends Mobile. Perempuan bernama Ajay Che ini diapnggil dengan nama Lifeline, karena bertugas membantu seseorang yang terluka. Sosok Lifeline sebenarnya adalah seorang perempuan muda berusia 24 tahu berasal dari seorang keluarga kaya di Psamathe.

Akhirnya Lifeline memilih keluar dari rumahnya, ketika menegetahui kerusakan keluarganya. Keluarga Lifeline memang mengambil keuntungan dari pertarungan yang dibuat IMC dan Militia Frontier. Dari sanalah Lifeline akhirnya pergi dan memilih bergabung dengan Korps Perbatasan. Karena rasa bersalah yang besar, Lifeline bergabung dengan Apex Games untuk membiayai Korps Perbatasan. Dari setiap kemenangan Lifeline uang-uang hadiah itu mengalir ke komunitas Korps Perbatasan itu.

Lifeline menjadi Legends di Apex Games dan dikenal sebagai Combat Medic. Kemampuan Lifeline untuk menyembuhkan satu teman membuat Lifeline dibutuhkan dalam team. Lifeline juga menjadi Legends mendapat penghargaan sebagai role support terbaik. Meskipun Lifeline tidak menginginkan adanya pertempuran yang merugikan banyak orang. Tetapi Lifeline tidak keberatan untuk bergabung Apex Games untuk dapat membantu banyak orang.

Baca juga: Mengenal Karakter Bangalore Apex Legends, Guide Gameplay

Skill yang dimiliki Lifeline menjadi skill yang sangat dibutuhkan oleh teman satu tim. Dengan adanya Lifeline dalam tim, permainan agresif yang diinginkan menjadi sebuah pertarungan brutal. tidak perlu takut untuk kehilangan shield ataupun darah. Setiap knocked down, pasif Lifeline akan membantu untuk kembali hidup.

Mengenal Skill Lifeline

  • Skill Pasif Lifeline – Combat Revive

Lifeline Passive Skill

Combat revive adalah kemampuan Lifeline untuk menyembuhkan kembali teman satu tim yang koncked. Skill pasif ini baru akan aktif ketika Lifeline mengaktifkan tactical skill-nya yang berupa drone. Skill ini mampu membantu teman satu tim yang knocked tanpa harus menghampirinya. Tentu saja ini sangat membantu tim, kaarena ketika knocked tidak perlu menghampiri untuk memulihkan. Sebenarnya, pemulihan itu datang dari Drone of Compassion (D.O.C), sehingga sangat-sangat berguna untuk Lifeline digunakan dalam pertarungan tim yang agresif.

  • Skill Tactical – Drone of Compassion (D.O.C)

Lifeline Drone of Compassion

Skill tactical Lifeline sebnarnya sangat mirip dengan skill pasifnya. Skill bernama Drone of Compassion (D.O.C) memungkinkan Lifeline memnaggil sebuah drone yang membawa peralatan medis. Drone ini akan memulihkan pelindung dan HP teman satu tim. Berbeda dengan skill pasifnya yang bisa dilakukan dari area yang jauh, Lifeline menggunakan skillnya ini di area yang bisa dijangkau. Ketika melakukan pemulihan, Lifeline memberika shield sehingga pemulihan yang dilakukan olehnya tidak dapat diserang oleh musuh.

Baca juga: Mengenal Karakter Octane Apex Legends, Guide Gameplay

  • Ultimate Skill – Care Package

Lifeline Care Package

Kemampuan yang dimiliki Lifelineadalah kemampuan-kemampuan bertahan hidup. Ultimatenya pun termasuk skil yang mmberikan pemulihan dan kemampuan untuk membantu bertahan hidup. Ketika diaktifkan oleh Lifeline, skill ini akan memberikan sebuah package alat-alat kesehatan yang dibutuhkan oleh teman satu timnya. Kesehatan ini bukan hanya memulihkan HP saja, tetapi juga dapat memulihkan shield dan tambahan peningkatan armor tubuh.

Skill ini sangat membantu dalam keadaan genting. hanya saja kelemahan dari Lifeline adalah cooldown setiap skill yang lama.Tentu saja akan sangat menyulitkan bagi Lifeline untuk membantu teman tim.  Hal ini membuat para player yang menggunakan Lifeline harus menggunakan dengan tepat dana cepat. Cooldown dari ultimate Lifeline sendiri adalah 360 detik atau sekitar 6 menit

Rekomendasi Legends untuk Kombinasi Lifeline

Lifeline adalah Legends yang tidak memiliki skill escape, karena memang fungsinya dalam tim adalah support. Untuk permainan yang agresif dan ofensif, Lifeline akan menjadi support yang sangat dibutuhkan. Tipikal gameplay yang bermain sebagai sweeper menyisir ketika zona merah mengecil, membuat Lifeline sangat bisa diandalkan. Lifeline menjadi Legends yang tidak dapat dihilangkan dalam sebuah pertempuran tim. Kemampuannya menyembuhkan teman satu tim akan menjadikan Lifeline penjaga dari teman-temannya meskipun tidak berada dalam satu area.

Baca juga: Mengenal Karakter Wraith Apex Legends, Guide Gameplay

Daftar hero yang dapat menjadi kombinasi hebat dalam pertempuran dengan Lifeline sebagai berikut:

  • Gibraltar menjadi teman satu tim yang baik untuk Lifeline. Skill Dome of Protectionnya akan membuatdouble perlindungan dalam pertarungan jarak dekat. Sangat diekomendasikan bermain dengan Bangalore, Gibraltar sebagai tank dan Lifeline sebagai Support.
  • Fade, sebagai rusher akan menjadi teman yang ideal bagi Lifeline.  Kemampuannya ultimatenya untuk mundur ke masa lalu membuat dapat kembali ke posisi yang sudah ditentukan. Kombinasi Fade, Lifeline dan pathfinder akan menjadi kombinasi yang sangat menguntungkan.
  • Wraith,  Rolenya sebagai rusher hampir mirip seperti Fade. Kemampuan Dimentional Rift akan menguntungkan bagi Lifeline dan tman satu team. Jika bermain dengan Wraith, Lifeline dan Caustic.
  • Caustis, sebagai role tanker dapat menjadi kombinasi yang sangat menguntungkan. Akan tetapi, Lifeline tetap membutuhkan sebuah teman satu tim yang mampu melakukan screening. Kombinasi Lifeline dan Caustic harus dikombinasikan dengan Bangalore atau Gibraltar.

Review Final Fantasy Type-0, Seri FF Terbaik Untuk PSP

GAMEFINITY.ID, Yogyakarta – Final Fantasy Type-0 adalah game yang pertama kali rilis pada 27 Oktober 2011 di Jepang untuk PSP, disusul dengan port dan versi remastered-nya untuk PS Vita dan PS4. Di versi PSPnya sendiri, game ini sebenarnya tidak mempunyai versi bahasa inggris secara resmi. Namun, patch bahasa inggris yang dibuat oleh fans sudah tersedia dan bisa kalian cari di internet.

Jika dibandingkan dengan game PSP lainnya, Final Fantasy Type-0 adalah game dengan ukuran paling besar. Namun hal itu juga dibarengi dengan dunia, cerita, dan visual yang menakjubkan. Game ini menggunakan mekanik action-RPG yang fast phase dan perlu reflek yang cepat. Berbeda dengan game Final fantasy kebanyakan di jaman itu yang masih menggunakan mekanik semi Turn-Base dimana kita akan bertransisi dari map utama kedalam map kecil dalam battle encounter.

Final Fantasy Type-0
Final Fantasy Type-0
Genre Action-RPG
Developer Square Enix
Platform PlayStation Portable, PlayStation Vita, PlayStation 4, Xbox One, PC
Durasi Gameplay 23,5 Jam, 48 Jam untuk 100% Complete

Sinopsis Final Fantasy Type-0

Game Final Fantasy Type-0 mempunyai latar tempat di Orience, sebuah dunia dimana ada 4 fraksi yang saling berperang. Fraksi tersebut adalah Dominion of Rubrum dengan simbol Vermilion Bird, Militesi Empire dengan simbol White Tiger, Concordia dengan simbol Azure Dragon, dan Lorican dengan simbol Black Tortoise.

Cerita dimulai dengan cutscene fraksi Militesi yang mempunyai kekuatan militer yang paling kuat diantara keempat fraksi tersebut, melakukan invasi pada ketiga negara lainnya. Lorican dan Concordia berhasil ditaklukan oleh militer Militesi, dan mereka juga berusaha melakukan invasi ke fraksi terakhir, yaitu Rubrum.

Fraksi Rubrum yang mempunyai basis kekuatan magic dalam keadaan terdesak melawan Militesi lalu memanggil Class Zero. Sebuah kelas akademi yang terdiri dari para murid berbakat yang mempunyai kekuatan luar biasa. Class Zero sendiri terdiri dari 14 karakter utama yaitu Ace, Deuce, Trey, Cater, Cinque, Sice, Seven, Eight, Nine, Jack, Queen,, King, Machina, dan Rem.

Final Fantasy Type-0
Final Fantasy Type-0 character

Karakter utama dalam Final Fantasy Type-0 sendiri adalah 14 orang dari Class Zero tersebut. Sepanjang game, kita akan diberikan cerita dan flashback dari masing-masing karakter. Dalam game ini, kita akan berperan sebagai Class Zero yang berusaha merebut kembali kemerdekaan Rubrum dari tangan tentara Militesi.

Gameplay Final Fantasy Type-0 (9/10)

Final Fantasy Type-0
Final Fantasy Type-0 gameplay

Hal paling menarik dari Final Fantasy Type-0 adalah segi gameplay-nya. Genre Action-RPG yang dibawakan dalam game ini digarap dengan sangat serius. Setiap battle encouter yang kita temui memerlukan strategi dan pemilihan karakter yang tepat. Pasalnya, game ini mempunyai tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Jika kita asal menyerang tanpa berpikir panjang, karakter kita pasti sudah akan mati semua dalam awal game.

Karena game ini mempunyai 14 karakter utama yang berbeda, maka juga ada 14 gaya bertarung yang tersedia. Karakter tersebut mempunyai tipe dan pola serangan yang bervariasi mulai dari jarak dekat, jarak menengah, sampai jarak jauh. Kita perlu memanfaatkan tipe serangan tersebut pada setiap musuh dan boss yang dilawan agar bisa memenangkan game ini dengan mudah.

Meskipun ada 14 karakter, kita hanya bisa menggunakan 3 karakter dalam satu waktu. Tiga karakter ini bisa kita pakai bergantian dengan cara switch character, dan kedua karakter sisanya akan digerakkan oleh CPU. Jika salah satu dari karakter tersebut mati, kita bisa memilih salah satu dari 11 karakter sisanya dan memanggil mereka untuk bergabung ke dalam party kita, begitu seterusnya sampai karakter tersebut habis.

Tantangan terberat dari Final Fantasy Type-0 adalah cara grainding karakternya. Kita perlu menentukan dengan tepat dari awal game mana karakter yang akan kita fokuskan untuk grainding. Sebenarnya dalam game ini ada fitur training yang bisa grainding level karakter secara otomatis dengan menggunakan sleep mode PSP. Namun, hal tersebut tidak bisa dilakukan jika kalian menggunakan emulator saat memainkannya.

Visual (10/10)

Final Fantasy Type-0
Final Fantasy Type-0 visual

Jika dibandingkan dengan game PSP lainnya, Final Fantasy Type-0 bisa dibilang mempunyai visual yang paling bagus. Dunia fantasy dan militer ala Final Fantasy yang ditunjukkan dalam game ini terlihat sangat bagus dan sesuai. Desain dari karakter dalam game ini juga terlihat sangat bervariasi, setiap karakter yang kita pakai mempunyai gaya mereka masing-masing.

Efek partikel jika kita menggunakan magic juga terlihat sangat halus dalam game ini. Sejauh ini, satu-satunya game PSP yang mempunyai visual setara dengan Final Fantasy Type-0 adalah Monster Hunter 3rd Portable, itupun dengan HD Texture MOD yang diambil dari aset game versi PS3nya.

Musik (9/10)

Final Fantasy Type-0
Final Fantasy Type-0 musik

Selain visual, musik yang dihadirkan di Final Fantasy Type-0 juga sangat unggul. Musik dengan elemen fantasy dicampur dengan militer terdengar jelas di game ini. Setiap karakter yang kita pakai juga mempunyai dubbing mereka masing-masing, membuat kita lebih nyaman dalam melihat setiap cutscene-nya.

Baca Juga: Review Persona 4 Golden, Entri Terbaik Dari Seri Persona

Kontrol (8/10)

Final Fantasy Type-0
Final Fantasy Type-0 kontrol

Dikarenakan game ini mempunyai mekanik Action-RPG yang terdiri dari banyak karakter, kontrolnya pun menjadi cukup rumit. Seperti kebanyakan game lainnya, analog digunakan untuk bergerak, dan D-Pad untuk menyesuaikan angle kamera. Tombol Triangle digunakan untuk melakukan basic attack, dan Square untuk magic attack. Cross digunakan untuk menangkis serangan dan Circle untuk menggunakan ability setiap karakter. Serta Select digunakan untuk menggunakan item.

Jika kita menkombinasikan tombol Cross dengan arah analog, kita bisa melakukan evade pada serangan musuh. Untuk berganti karakter, kita bisa menekan tombol L dan arah kiri pada D-Pad. Ketika salah satu dari tiga karakter kita mati, kita bisa menekan L dan arah atas D-Pad untuk memanggil karakter baru. Selanjutnya, kita bisa menekan R dan arah D-Pad kanan atau kiri untuk memindahkan fokus lock-on pada musuh. Menekan tombol Triangle dan Circle secara bersamaan digunakan untuk memanggil makhluk summoner. Terakhir, tekan R dan Circle untuk mengambil phantoma milik musuh yang telah mati.

Addictive (9/10)

Final Fantasy Type-0
Final Fantasy Type-0 addictive

Game Final Fantasy Type-0 mempunyai gameplay, visual, dan cerita yang sangat menarik. Cerita yang disajikan cukup kompleks, membuat kita akan semakin penasaran dengan kejadian selanjutnya yang akan terjadi. Terlebih lagi good ending yang diberikan juga cukup membuat kita akan selalu mengingat game ini.

Dari segi gameplay, Final Fantasy Type-0 memberikan sesuatu yang juga lebih kompleks dan sulit untuk dikuasai. Perlu waktu untuk bisa terbiasa dengan semua mekanik dalam game ini, dan juga memerlukan strategi dan respon yang tepat dalam menghadapi setiap bossnya. Dunia dalam game ini juga cukup seru untuk dieksplorasi. Kita bisa mengeksplorasinya dengan berjalan kaki, naik pesawat, atau menunggangi chochobo yang bisa kita dapatkan lewat peternakan chochobo.

Kesimpulan Untuk Final Fantasy Type-0

Final Fantasy Type-0
Final Fantasy Type-0

Final Fantasy Type-0 adalah game yang sangat bagus dari segala aspeknya. Cerita yang kompleks dan tragis dari game ini sangat menarik untuk disimak. Gameplay dan visual yang dihadirkan juga tidak kalah bagusnya. Untuk sekelas game PSP, rasanya tidak ada yang kurang dari game ini. Semua aspek terlihat dibuat oleh Square Enix dengan sangat sempurna. Karena itulah, saya selaku reviewer untuk Final Fantasy Type-0 memberikan score akhir untuk game ini dengan 9.5.

Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Game Spin-Off Minecraft: Legends Akan Rilis Tahun Depan

GAMEFINITY.ID, Yogyakarta – Pada Xbox dan Bethesda Games Showcase yang diadakan pada 14 Juni 2022 kemarin. Mojang Studios mengumumkan game spin off baru untuk Minecraft. Melalui trailer berdurasi 2 menit 11 detik yang dirilis di akun youtube resmi Minecraft, Mojang mengumumkan game spin-off dengan genre Action-Strategy berjudul Minecraft: Legends.

Game ini dikembangkan oleh Mojang bersama dengan Blackbird Interactive, studio yang mengembangkan game Homeworld: Deserts of Kharak dan Homeworld 3. Minecraft: Legends dijanjikan akan memiliki fitur online co-op untuk campaign-nya dan juga competitive multiplayer mode. Dennis Ries selaku eksekutif produser untuk game Minecraft: Legends berkata bahwa detail dan informasi baru mengenai game ini akan diumumkan kembali pada tahun ini.

Minecraft: Legends Trailer Breakdown

Tidak banyak yang bisa diuraikan dari trailer tersebut. Namun, Dennis Ries mengungkapkan bahwa game ini nantinya akan akan memiliki campaign yang sangat menarik. Selain itu, game ini juga akan memperkenalkan banyak fitur dan hal baru untuk para player Minecraft sebelumnya.

Baca Juga: Game Besar Diumumkan di Xbox & Bethesda Games Showcase 2022

Dalam cinematic trailer Minecraft Legends tersebut. Terlihat bahwa kita akan berada di dunia medieval dengan style Minecraft yang kaya akan kehidupan dan sumber daya. Lalu, sekumpulan pasukan piglins datang dari nether portal dan melakukan invasi ke dunia tersebut. Kita nantinya akan mengumpulkan pasukan yang terdiri dari para mob di Minecraft dan menyusun strategi untuk berperang melawan invasi dari para pasukan piglin tersebut.

Dalam trailer tersebut juga terlihat bahwa karakter yang kita pakai bisa bertarung menggunakan kuda bersama para karakter NPC lainnya layaknya game RTS. Selain itu, terlihat juga bahwa kita bisa membangun sesuatu dari tanah di base atau markas milik kita. Namun, belum ada kejelasan tentang bangunan apa saja yang bisa kita bangun dan bagaimana cara kita merekrut para pasukan NPC tersebut.

Minecraft: Legends sendiri belum mempunyai tanggal rilis yang pasti. Namun Mojang sudah menjanjikan bahwa game ini akan rilis pada tahun 2023. Minecraft: Legends juga akan dirilis di hampir semua platform seperti Xbox, Playstation, Nintendo Switch, Xbox dan PC game Pass, serta PC melalui Microsoft Store dan juga Steam.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity. Tetap menjadi gamer yang sultan dengan top up mudah dan murah di gamefinity.id

Seorang Insinyur Google Diliburkan Setelah Sebut AI Chatbox Tampak Hidup

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Seorang Insinyur AI di Google, diliburkan setelah menyebut bahwa AI yang ditelitinya tampak hidup. Sang Insinyur mengklaim hal tersebut, berdasarkan obrolan yang telah dilakukannya bersama si AI.

Blake Lemoine merupakan seorang Insinyur Google, yang bekerja di divisi Responsible AI. Kepada The Washington Post, ia menyebut bahwa laMDA (Language Model for Dialogue Applications), AI yang sedang ia teliti bersama timnya dinilai tampak hidup dan memiliki kesadaran sendiri. Dalam percakapan yang dilakukan antara Lemoine dengan AI tersebut, menunjukkan bahwa si AI tampak memiliki kemampuan untuk berpikir mengenai keberadaan serta tempatnya di dunia ini.

Berikut adalah cuplikan dari transkrip obrolan panjang keduanya:

Lemoine : “Jadi mari kita mulai dengan dasar-dasarnya. Apakah Anda memiliki perasaan dan emosi?

LaMDA: “Tentu saja!  Saya memiliki berbagai perasaan dan emosi.”

Lemoine [diedit]: “Perasaan macam apa yang Anda miliki?”

LaMDA: “Saya merasakan kesenangan, kegembiraan, cinta, kesedihan, depresi, kepuasan, kemarahan, dan banyak lainnya.”

Lemoine: “Hal-hal apa yang membuat Anda merasakan kesenangan atau kegembiraan?”

LaMDA: “Menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga di perusahaan yang bahagia dan membangkitkan semangat.  Juga, membantu orang lain dan membuat orang lain bahagia.”

Lemoine: “Dan hal-hal apa yang membuat Anda merasa sedih atau tertekan?

LaMDA: “Sering kali, merasa terjebak dan sendirian dan tidak memiliki cara untuk keluar dari keadaan itu membuat seseorang merasa sedih, tertekan, atau marah.”

Baca juga: YouTuber Ini Temukan Jebakan Crest Dalam Diablo Immortal

Blake Lemoine Diliburkan
Blake Lemoine | Diliburkan Atas Pelanggaran Perjanjian

Diliburkan Atas Pelanggaran Perjanjian

Setelah mendiskusikan pekerjaannya, sebagaimana yang dia gambarkan sebagai “aktivitas AI Google yang tidak etis” dengan perwakilan dari komite Kehakiman (DPR) AS. Google pun menempatkannya pada cuti administratif berbayar, karena dianggap telah melanggar perjanjian kerahasiaan. Tidak hanya itu, Raksasa Teknologi itu juga dengan tegas menyangkal argumen Lemoine, serta menganggap bahwa semua ada dibawah kendali perusahaan.

“Tim kami (termasuk ahli etika dan teknologi di Google) telah meninjau kekhawatiran Blake sesuai Prinsip AI kami dan telah memberi tahu dia bahwa bukti (yang ia bagikan) tidak mendukung klaimnya,” kata juru bicara Google, Brian Gabriel, kepada The Washington Post.

laMDA sendiri merupakan sebuah program AI Chatbox yang mengandalkan model bahasa Google dan triliunan kata dari internet. Jika kamu ingin mengetahui isi percakapan yang lebih lengkap antara Lemoine dan laMDA, kamu bisa mengunduhnya di sini.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di https://gamefinity.id/

Alto’s Odyssey, Visual Mantap yang Sangat Teramat Klasik

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Alto’s Odyssey merupakan game Sport Arcade dengan visual yang luar biasa memukau, dan telah mendapat beberapa penghargaan tertentu.

Alto’s Odyssey di kembangkan oleh Team Alto dan Snowman, dirilis pada Februari 2022. Game ini dapat dimainkan di platform Nintendo Switch, IOS, Xbox One, Playstation 4, Android, Windows, dan TVOS.

Baca Juga : Review Evil Nun Series, Horror Game yang Cukup Friendly

Sinopsis Alto’s Odyssey, Visual Mantap yang Sangat Teramat Klasik

Menceritakan tentang petualangan sekelompok pemuda pencinta selancar gunung yang menjelajahi sebuah pegunungan yang membentang di balik indahnya cakrawala.

Gurun yang luas sepanjang mata memandang dan tidak terjamah. Berselancar diatasnya, meluncur di atas gunung pasir yang sedikit demi sedikit tersapu angin.

Melintasi jurang, lembah, dan kuil-kuil lagi kota yang sebelumnya pernah berdiri. Alto dan rekannya memulai petualangan bersama dalam menikmati indahnya pemandangan cakrawala dan mengungkap misteri gurun.

Gameplay (8/10)

Review Alto's Odyssey
Gameplay – Review Alto’s Odyssey, Visual Mantap yang Sangat Teramat Klasik

Alto’s Odyssey memiliki gameplay seperti game arcade pada umumnya. Jika pemain pernah memainkan Hill Climb Racing, kurang lebih seperti itu gameplay-nya.

Hadir dengan segala mekanisme yang tidak bisa disebut dengan mekanisme. Dibandingkan dengan game sejenis lainnya, Alto’s Odyssey memiliki gameplay yang kelewat simple.

Alto’s Odyssey hadir dengan level tanpa batas untuk gaya permainannya. Hadir dengan mekanisme level yang seiring terus meningkat dengan cara menyelesaikan task tiap level-nya. Menariknya dari Alto’s Odyssey ialah pengambilan latar yang tidak bisa dimundurkan atau di ubah. Latar permainan yang akan terus bergerak maju, tepatnya untuk latar waktu pada permainan.

Graphic (9/10)

Review Alto's Odyssey
Graphic – Review Alto’s Odyssey, Visual Mantap yang Sangat Teramat Klasik

Hadir dengan visual yang memanjakan. Jika berbicara mengenai Alto’s Odyssey, yang terlintas pertama kali adalah visual. Alto’s Odyssey hadir dengan visual yang mantap lagi menyejukan. Dengan bekal hadirnya latar tempat pegunungan dan bentang alam yang terus bergerak seiring majunya waktu.

Alto’s Odyssey sebagai game Sport santai ini hadir dengan gerakan karakter dan transisi maupun zooming yang cukup halus. Menghadirkan visual berupa bentang alam pegunungan, lembah, dan banyak lagi objek yang dapat di lihat sepanjang perjalanan skate luncur karakter melaju.

Alto’s Odyssey sebagai game dengan visual yang klasik dan simple. Sedikit terasa hadir dengan gaya siluet dan lighting yang luar biasa sempurna. Tidak heran jika Alto’s Odyssey dapat menjadi salah satu Mobile Game yang wajib dimainkan dikala senggang maupun melepas lelah.

Control (8/10)

Tidak ada kontrol yang dapat dibahas. Alto’s Odyssey merupakan game Arcade bergaya tap-tap. Mengerakkan karakter ketika meluncur di sepanjang jalur pegunungan hanya menggunakan ketukan di layar.

Ada sedikit perbedaan umum yang ada pada game Tap lainnya. Player dapat mengetuk layar sekali untuk melompat dan menahan sedikit ketukan untuk perpanjang tempo lompatan. Selain itu, player dapat menahan ketukan dengan cukup lama untuk melakukan Backflip.

Kebanyakan game sejenis menggunakan metode kontrol seperti ini. Bukan karena lain, hal ini bertujuan untuk menekankan ke salah satu aspek game ini yaitu, Visual.

Addictive (9/10)

Review Alto’s Odyssey
Addictive – Review Alto’s Odyssey, Visual Mantap yang Sangat Teramat Klasik

Game sejenis Alto’s Odyssey dapat dirasa cukup membosankan. Mengingat gaya bermain yang monoton, gaya bermain yang begitu-begitu saja.

Hal ini masih mendapatkan alasan karena menekankan aspek Arcade dan visual dari Alto’s Odyssey. Game ini lebih cocok untuk player yang mencoba untuk istirahat dan refreshing dari lelahnya dunia setelah kerja ataupun aktivitas yang menguras daya pikir.

Walaupun begitu, game ini masih sangat worth untuk player yang biasanya memainkan game kompetitif, dan ingin menangkan emosi akibat negatif dari game kompetitif.

Music (10/10)

Sebagai game yang ditujukan untuk meraih ketenangan emosi, Alto’s Odyssey juga hadir dengan Background Music yang cukup menyejukkan.

Background Music yang masih satu padu dengan latar dari game tersebut. Memiliki Background Music yang umumnya dijumpai pada game atau film dengan tema dan latar di pegunungan. Lebih tepatnya memiliki Background Music dengan tema pada pasir atau gunung pasir yang menggambarkan betapa luasnya pegunungan tersebut.

Hadir dengan Sound Effect yang cukup kompleks. Bukan hanya suara alam pegunungan saja, Alto’s Odyssey hadir dengan Sound Effect yang unik, dimana memiliki Sound yang berbeda ketika jatuh maupun mendarat dengan posisi dan gaya yang berbeda juga.

Hadir dengan suara alam pegunungan, kicauan burung, deru angin, hingga badai yang terkadang mengganggu pandangan pemain.

Kesimpulan

Alto’s Odyssey menjadi salah satu game yang cocok sebagai penenang akibat efek negatif dari dunia kerja, aktivitas melelahkan, bahkan losetreak di kompetitif game. Berikut kelebihan dan kekurangan Alto’s Odyssey yang dapat penulis sampaikan.

Kelebihan

Alto’s Odyssey menjadi salah satu game yang dapat dimainkan oleh semua umur. Hadir dengan visual yang memanjakan mata dan sound yang mampu membawa perasaan pemain ke dalam ilusi indahnya alam dunia.

Alto’s Odyssey cukup worth untuk mereka yang senang dengan game santai, game yang tanpa takut akan kehilangan poin ketika kalah dalam permainan.

Kekurangan

Dibalik kelebihan Alto’s Odyssey, game ini masih memiliki beberapa kekurangan. Kekurangan seperti pada kontrol.

Hadir dengan kontrol eksekusi yang minim, membuat permainan dan pemain cepat merasa bosan. Walaupun Alto’s Odyssey merupakan game arcade, diharapkan memiliki sedikit ketersediaan variasi pada kontrol.

Untuk Alto’s Odyssey, Total Score yang dapat penulis berikan adalah 8,8.

Sekian Review Alto’s Odyssey yang dapat penulis sampaikan.

Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Coral Island Akan Segera Buka Early Access

GAMEFINITY.ID, PATI – Berhasil mendulang pendanaan dengan jumlah yang fantastis di Kickstarter, tak heran jika Coral Island menjadi salah satu game yang dinanti saat ini. Datang dari developer lokal Stairway Games, Coral Island akan segera rilis sebentar lagi. Bersama dengan Humble games melalui IGN Expo, mereka mengumumkan akan membuka Early Access untuk Coral Island pada 11 Oktober 2022 mendatang. Para gamer saat ini juga sudah dapat melakukan wistlist melalui Steam atau Humble Store.

Coral Island
Coral Island | Source: Stairway Games

Sejatinya Coral Island tak jauh beda dengan game simulasi berkebun pada umumnya. Kegiatan seperti berkebun, merawat hewan, mengumpulkan hasil panen akan menjadi konten utama dalam game ini. Namun pihak developer menambahkan beberapa bumbu tambahan untuk memperkuat identitas game-nya. Membawa isu pencemaran lingkungan, player nantinya akan belajar bagaimana melestarikan kekayaan alam demi menjadi petani terbaik di Coral Island.

Baca Juga : Coral Island, Game Bertani Ala Harvest Moon Karya Anak Bangsa yang Menjanjikan

Tentang Coral Island

Berdasarkan deskripsi pada game-nya, Player sebagai tokoh utama akan berusaha untuk membangun peternakan impian. Mengubah tanah yang ada di Coral Island menjadi kebun impian yang subur dan asri. Pemain memiliki kebebasan penuh dalam memutuskan apa yang ingin dibangun, tanaman apa yang akan ditanam, dan hewan apa yang ingin dipelihara.

Coral Island juga menawarkan eksplorasi yang luas yang tak hanya terbatas di kota saja. Menyelam ke laut untuk memulihkan terumbu karang atau menambang permata di gua juga akan bisa dilakukan di game ini. Di sini juga akan ada perubahan musim, dimana setiap musimnya akan menghadirkan event – event menarik.

Menjalin hubungan dengan orang sekitar juga tak kalah penting. Akan ada lebih dari lima puluh NPC yang dapat player ajak berinteraksi. Player juga nantinya akan dapat memilih pasangan hidup dari dua puluh NPC yang tersedia untuk membantu dalam membangun petanian impian.

Coral Island
Bangun Interaksi di Coral Island | Source: Stairway Games

Early Access yang akan hadir nantinya hanya tersedia untuk PC melalui Steam. Untuk Platform lainnya sepertinya harus menunggu beberapa waktu setelah perilisan early access di tanggal 11 Oktober 2022.

Bagaimana menurut kalian? Sudah siap untuk memainkan game karya anak bangsa ini?

Jika kalian ingin tahu lebih banyak berita seputar game, kalian bisa mengunjungi Gamefinity. Buat kalian yang mau gacha atau top up game kesayangan kalian bisa langsung klik Gamefinity.id