Category Archives: Game

Review Somnus, Puzzle Nonogram berkedok Lucid Dream

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Somnus atau dengan judul lengkapnya Somnus : Nonogram merupakan permainan Adventure-Puzzle yang dikemas dengan konsep a Dreaming didalamnya. Menjadi game yang cukup menarik untuk dimainkan.

Somnus dirilis pada Maret 2019 oleh GAMEFOX. GAMEFOX sendiri merupakan Developer sekaligus Publisher untuk game bertema Nonogram. Game ini dapat dimainkan di Platform Mobile.

Baca Juga : Review Milicola, Shooting Game dengan Sentuhan bergaya Chibi

Sinopsis Somnus , Puzzle Nonogram berkedok Lucid Dream

Bercerita tentang seorang gadis yang mengalami sebuah mimpi yang umum terjadi pada anak-anak seusianya. Mimpi yang berbeda dan nyari terkesan nyata.

Sang gadis bersama boneka beruangnya yang mengarungi dunia mimpi dan bertemu dengan makhluk-makhluk yang hanya dapat ditemukan didunia mimpi saja. Dirinya berpetualang dalam dunia tersebut.

Gameplay (9/10)

Review Somnus
Gameplay – Somnus, Puzzle Nonogram berkedok Lucid Dream

Somnus merupakan game Adventure dengan sentuhan unsur Puzzle di dalamnya. Somnus sendiri memiliki mekanisme Gameplay Puzzle berupa Nonogram.

Nonogram merupakan Puzzle logika gambar yang dimana sel-sel dalam kisi harus terisi atau terwarnai maupun kosong sesuai dengan angka yang tertera di sisi kisi untuk menghadirkan gambar tersembunyi.

Nonogram di Somnus berfungsi sebagai pengungkap potongan scene pada tiap mimpi yang dihadapi sang karakter sendiri. Mimpi berupa kejadian yang sering dialami ketika kecil.

Setidaknya ada beberapa Story berbeda . Tiap story memiliki setidaknya 7 chapter, dan tiap chapter mempunyai beberapa level berbeda yang diisi dengan 25 Nonogram Puzzle untuk tiap level.

Graphic (10/10)

Review Somnus
Graphic – Somnus, Puzzle Nonogram berkedok Lucid Dream

Somnus menonjolkan visual untuk scene dan alur cerita yang digerakan oleh penyelesain Nonogram di tiap chapter-nya.

Seperti game Adventure Puzzle Story lainnya, Somnus akan meneruskan dan menampilkan potongan dan scene yang cukup bagus pada aspek visual-nya.

Pergerakan interface pada game. Slide antar slide disajikan dengan sangat baik, halus dan tidak memberatkan perangkat pemain.

Control (9/10)

Review Somnus
Control – Somnus, Puzzle Nonogram berkedok Lucid Dream

Tidak ada control khusus untu game Somnus, namun Somnus memiliki lebih dari satu jenis gaya penggerak dalam Nonogram-nya.

Secara umum, pemain akan menggunakan settingan kontrol default. Dimana kontrol tersebut berupa tipe Drag pada tiap sel dan baris Nonogram. Ada beberapa fitur kontrol tambahan seperti Magnifying Glass, fitur yang berfungsi pembesar kolom sel dan baris Nonogram yang berukuran 25×25.

Addictive (8/10)

Review Somnus
Addictive – Somnus, Puzzle Nonogram berkedok Lucid Dream

Somnus cukup menarik untuk dimainkan di waktu luang ataupun teman sebelum tidur. Somnus yang menghadirkan berbagai alur cerita menarik pada tiap potongan scene.

Somnus sendiri dapat terasa sangat membosankan untuk mereka yang tidak atau kurang dalam bahasa Inggris. Somnus sendiri menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa default-nya.

Jika pemain hanya sekedar bermain puzzle Nonogram, dalam jangka 5 jam sudah dapat terasa sangat membosankan. Maka dari itu, Somnus sangat cocok sebagai teman waktu senggang.

Music (9/10)

Somnus hadir dengan Background Music berupa instrumental dari tekanan tuts piano yang cukup dalam. Instrumental yang cukup terasa menyayat hati dan memiliki kesan nostalgia didalamnya.

Walaupun hanya memiliki BGM yang terasa monoton ataupun hanya ada satu saja, baik di menu, lobby, ingame, bahkan Nonogram-nya sendiri, tetap menjadikan alunan ini terasa sangat dalam dan menyentuh.

Kesimpulan

Somnus menjadi salah satu Adventure Puzzle yang menarik untuk dicoba dikala senggang. Berikut kelebihan dan kekurangan Somnus yang dapat penulis sampaikan.

Kelebihan

Selain memiliki alur yang menarik, Somnus hadir dengan konsep yang cukup menarik minat penulis dan pemain mobile lainnya. Somnus yang mengemas konsep mimpi dengan pembawaan mimpi dimasa kecil, kemudian di fusion dengan Nonogram dalam pemecahan scene didalamnya.

Somnus juga memberikan pengalaman visual yang menarik dan keren. Hadir dengan kesan awal yang positif untuk pemain baru Somnus atau Adventure Puzzle lainnya.

Kekurangan

Sedikit minus dari Somnus sendiri adalah tempo bermain. Menghadirkan level yang terdiri dari 25 Puzzle Nonogram yang harus dipecahkan guna mengumpulkan 25 potongan scene menjadi satu.

Hal ini sedikit dirasa membosankan untuk pemain, dikarenakan tempo permainan yang lambat. Namun semua itu kembali kepada pemain sendiri, ingin terus atau hanya menyimak cerita.

Untuk Somnus: Nonogram, Total Score yang dapat penulis berikan adalah 9.

Sekian Review Somnus: Nonogram yang dapat penulis sampaikan.

Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa pengisian top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.

Jepang, Arcade, dan Fighting Game, Sebuah Budaya dan Legenda

GAMEFINITY.ID, Kota Batu – Jepang, tidak diragukan lagi telah memiliki pengaruh besar dalam dunia game, dan salah satunya pada Arcade Game. Tiga hal yang tidak dapat dipisahkan adalah Arcade Game di negara Jepang dan Fighting Game.

Daigo Umehara Fighting Game | Liquipedia
Gambar Sang Legenda, Daigo Umehara | Liquipedia

Dari akhir abad ke-20 hingga saat ini, ketiga hal tersebut masih menjadi sebuah hal relevan. Hal tersebut juga menjadi latar belakang dari setiap pemain fighting game profesional asal Jepang seperti Daigo Umehara dan yang lain.

Kiprah Jepang dalam Industri Arcade Game

Sebuah hal yang tidak perlu diragukan kembali. Jepang menjadi salah satu pionir dalam industri game sejak abad ke-20. Perusahaan game seperti Nintendo yang mendominasi pada tahun 1980-an. Dan pada tahun 1990 akhir hadirlah kompetitor yang hingga saat ini dikenal, yaitu Sony PlayStation.

Salah satu hal yang juga terkenal dari Jepang adalah game Arcade. Ketika kalian pergi ke Gamezone atau yang sejenisnya, kalian pasti akan menemukan berbagai mesin yang berasal dari Jepang. Meskipun terlihat sepi ketika ada di Indonesia, namun di Jepang arcade game merupakan makanan sehari-hari.

Baca Juga: Data Militer Bocor Untuk Ketiga Kalinya Di Forum War Thunder

Fighting Arcade Game Lokal hingga Dunia Internasional

Arcade game paling terkenal salah satunya adalah fighting game. Banyak pelajar dan pekerja yang memainkan fighting game ketika waktu pulang. Dan hal inilah yang menjadi latar belakang dari beberapa pemain game profesional. Kita ambil contoh Daigo Umehara.

Daigo Umehara sendiri merupakan seorang pemain fighting game profesional yang terkenal di dunia internasional. Momen paling terkenalnya adalah EVO Moment 37.

Pada saat itu ia dapat menangkis secara sempurna serangan Chun Li pada game Street Fighter. Hebatnya, ia dapat menangkis 17 serangan dengan interval waktu sekitar 5 detik. Kejadian tersebut menjadi salah satu hal paling ikonik dari game fighting hingga saat ini.

Daigo sendiri mengatakan bahwa ia dan kebanyakan pemain pro lainnya juga berasal dari turnamen lokalan. Ibaratnya seperti turnamen PB yang diadakan sebuah warnet. Daigo pada akhirnya dapat meraih kejuaraan pada dunia internasional.

Alasan Fighting Arcade dan Jepang Menjadi Budaya Tersendiri

Bila kita simpulkan, budaya berkembangnya fighting game yang ada pada arcade game sendiri bukanlah tanpa alasa. Meskipun sudah menjadi budaya sejak lama, hingga saat ini tradisi tersebut masih berjalan dengan baik.

Alasan paling kuatnya, ialah masih banyaknya pusat permainan yang mempunyai arcade game. Tempat tersebut menjadi salah satu tempat bermain terkenal untuk para pelajar dan pekerja kantoran. Ketika pulang mereka dapat meluangkan waktu mereka di sana. Kalau di Indonesia, sama seperti keberadaan warnet dan rental PS.

Saking terkenal dan umumnya arcade game di Jepang, kalian dapat menemukan berbagai scene pada berbagai film animasi buatan Jepang. Anime seperti Charlotte dan Toaru Kagaku no Railgun juga menghadirkan keberadaan arcade game.

Hingga saat ini, pusat permainan seperti itu masih saja menghasilkan bakat baru asal Jepang. Bila dilihat dari website Liquipedia, banyak atlet yang berasal dari Jepang. Bahkan, sang legenda Daigo Umehara sendiri masih bermain untuk Team Beast dan Red Bull Esports.

Baca Juga: Game Baru yang Diumumkan di PlayStation State of Play Juni 2022

Game Besar yang Diumumkan di Summer Game Fest 2022

GAMEFINITY.ID, Bandung – Semenjak E3 untuk 2022 dibatalkan, Summer Game Fest 2022 menjadi acara yang paling dinanti pemain. Terlebih acara yang dibesut oleh Geoff Keighley itu menjadi alternatif E3 untuk mengetahui game yang akan datang. Acara itu telah di-live stream Jumat, 10 Juni 2022 pukul 00:00 WIB.

Mulai dari game indie hingga AAA, horor sci-fi hingga RPG. Summer Game Fest 2022 telah memberi kejutan pagi penontonnya. Trailer, cuplikan gameplay, hingga pengumuman pun tersaji di acara ini.

Begitu banyak pengumuman di Summer Game Fest 2022, sayangnya, semuanya tidak dapat ditulis. Berikut adalah pengumuman game terbesar selama Summer Game Fest 2022 berlangsung, diurutkan dari kemunculan masing-masing.

Aliens: Dark Descent

Aliens: Dark Descent - Summer Game Fest
Aliens: Dark Descent

Satu lagi game berdasarkan franchise Alien telah meluncurkan trailer perdananya di Summer Game Fest. Dibesut oleh Focus Entertainment dan Tindalos Interactive, Aliens: Dark Descent tampaknya akan menjadi game real time strategy.

Trailer perdananya menunjukkan sekelompok pasukan luar angkasa dikepung oleh sekelompok alien ganas bernama Xenomorph. Trailer pun berakhir dengan seorang laki-laki menyelesaikan diari audionya sebelum menyadari ia telah dikepung.

Aliens: Dark Descent - Summer Game Fest
Aliens: Dark Descent mungkin akan menjadi game real time strategy

Sejauh ini belum ada detail lebih lanjut tentang Aliens: Dark Descent. Setidaknya, pemain akan menikmati cerita baru dari game terbaru seri Alien itu.

Aliens: Dark Descent dijadwalkan rilis 2023 di PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, dan Xbox Series X|S

Fort Solis

Fort Solis - Summer Game Fest
Fort Solis

Tampaknya luar angkasa menjadi latar tempat tren di sebuah game yang akan datang, apalagi dibalut dengan genre horor. Setelah Aliens: Dark Descent dan The Callisto Protocol, satu lagi game sci-fi horor menghadirkan reveal trailer-nya di Summer Game Fest. Game itu adalah Fort Solis.

Fort Solis dibesut oleh sebuah studio game baru di Eropa, Fallen Leaf. Game sci-fi horor itu berlatar tempat di sebuah fasilitas tambang terpencil di Mars. Trailer-nya tidak menunjukkan begitu banyak, terutama gameplay. Setidaknya, pemain dapat merasakan cuplikan adegan mencekam dan penuh misteri.

Fort Solis Troy Baker - Summer Game Fest
Troy Baker memerankan salah satu tokoh utama Fort Solis

Aktor game ternama Troy Baker dan Roger Clark membintangi sebagai karakter utama dalam Fort Solis melalui motion capture.

Fort Solis sudah dipastikan akan datang di PC. Belum diketahui kapan tanggal rilisnya secara pasti.

Stormgate

Stormgate - Summer Game Fest
Stormgate

Game real time strategy satu ini berjudul Stormgate dan dibesut oleh Frost Giant Studios. Frost Giant Studios sendiri merupakan studio besutan mantan pengembang Blizzard Entertainment.

Dalam cinematic trailer-nya, sudah tergambar pertarungan antar dua faksi, human resistance dan Infernal Host. Human resistance digambarkan sebagai sekelompok manusia yang memiliki teknologi canggih, terutama dalam bidang arkeolog. Infernal Host diceritakan sebagai sosok monster demonik. Tentu saja, dua faksi ini hanya sebagian dari beberapa faksi yang akan hadir.

Stormgate - Summer Game Fest
Penampakan Infernal Host di Stormgate

Stormgate diharapkan memiliki mode campaign co-op, open ended co-op, dan juga PvP 3v3.

Versi beta-nya akan hadir 2023. Tidak hanya itu, Stormgate juga akan menjadi game free-to-play. Tim Morten, salah satu pendiri studionya, telah mengumumkan Stormgate tidak akan menjadi game pay-to-win, apalagi menggunakan NFT.

Goat Simulator 3

Goat Simulator 3 - Summer Game Fest
Goat Simulator 3

Pemain langsung teringat pada Dead Island 2 ketika pertama kali melihat trailer-nya di Summer Game Fest. Tampaknya Coffee Stain Studios memanfaatkan momen minimnya kabar tentang Dead Island 2 untuk membuat sebuah parodi. Hasil parodi itu berupa sebuah trailer Goat Simulator 3.

Bukan Goat Simulator 2, melainkan Goat Simulator 3. Pemain tentu saja heran dengan penomoran sekuel dari Goat Simulator itu. Mungkin hal ini mengikuti ciri khas dari Goat Simulator yang konyol dan nyeleneh.

Goat Simulator 3 goats - Summer Game Fest
Para goat siap untuk memicu lebih banyak bencana

Tentu saja pemain mengharapkan gameplay yang konyol dalam sekuel ini. Pemain berperan sebagai goat yang memicu lebih banyak bencana dan kehancuran. Kali ini, Goat Simulator 3 akan memiliki seting tempat di pulau San Angora.

Tidak seru kalau hanya menghadirkan mode single player. Untuk membuat pengalaman gameplay lebih konyol lagi, Goat Simulator 3 juga menghadirkan mode multiplayer hingga empat pemain. Goat pun juga dapat di-“dandani” dengan customization lengkap bersama ability baru.

Goat Simulator 3 akan rilis akhir 2022 di PC, PlayStation 5 dan Xbox Series X|S.

Marvel’s Midnight Suns

Marvel's Midnight Suns - Summer Game Fest
Marvel’s Midnight Suns

Setelah sebelumnya bocor di internet, Summer Game Fest akhirnya menghadirkan satu lagi trailer dari Marvel’s Midnight Suns. Game ini merupakan hasil kolaborasi Firaxis Games dan Marvel Games.

Marvel's Midnight Suns superheroes
Superhero Marvel akan hadir di Midnight Suns

Bergenre tactical RPG, Marvel’s Midnight Suns menghadirkan 12 superhero dari Marvel, di antaranya Spider-Man, Scarlet Witch, Venom, dan Hulk yang muncul di trailer. Pemain sendiri berperan sebagai The Hunter dengan 40 pilihan kekuatan super. Pemain dituntut agar bekerja sama dengan para superhero untuk mengalahkan Lilith, Mother of Demons dan juga Hydra.

Marvel’s Midnight Suns akan hadir 7 Oktober 2022 di PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, dan Xbox Series X|S. Tanggal rilis versi Nintendo Switch akan diumumkan nanti.

Honkai Star Rail

Honkai Star Rail - Summer Game Fest
Honkai Star Rail

Dari Hoyoverse, pembesut Genshin Impact. Honkai Star Rail merupakan game RPG strategi berseting di dunia seri Honkai. Meski begitu, game ini bukan sebuah sekuel dari Honkai Impact 3rd.

Honkai Star Rail characters
Karakter yang akan hadir di Honkai Star Rail

Honkai Star Rail justru akan menghadirkan versi alternate dari karakter Honkai Impact 3rd, ditambah lagi terdapat beberapa karakter baru. Trailer-nya telah menunjukkan aksi serangan menggunakan pedang dan laser, serta juga sebuah kereta luar angkasa.

Seperti Genshin Impact, Honkai Star Rail juga menghadirkan sistem open world. Pemain akan membentuk tim beranggotakan petarung dengan kemampuan masing-masing dan bertarung dengan sistem turn-based.

Belum diketahui kapan Honkai Star Rail akan rilis. Namun, pemain pastinya bersemangat untuk menantikannya. Terlebih, fase closed beta keduanya sedang berlangsung.

Zenless Zone Zero

Zenless Zone Zero - Summer game Fest
Zenless Zone Zero

Tidak hanya Honkai Star Rail, Hoyoverse juga menampilkan Zenless Zone Zero di Summer Game Fest. Zenless Zone Zero dideskripsikan sebagai game third person urban action futuristik. Trailer yang ditampilkan menunjukkan gameplay dan sistem combat-nya yang berpacu cepat.

Zenless Zone Zero
Zenless Zone Zero hadirkan dunia futuristik

Zenless Zone Zero memiliki seting tempat New Eridu, sebuah dunia futuristik yang penuh konspirasi. Game besutan Hoyoverse itu juga akan menghadirkan beberapa faction masing-masing beranggotakan berbagai karakter unik.

Belum diketahui kapan Zenless Zone Zero akan dirilis. Yang pasti Hoyoverse telah mengatakan game besutannya itu akan rilis di PC, iOS, dan Android.

One Piece Odyssey

One Piece Odyssey - Summer Game Fest
One Piece Odyssey

Franchise anime dan manga besutan Eichiro Oda itu masih dicintai oleh penggemarnya. Beberapa kali One Piece diadaptasi sebagai game oleh Bandai Namco sebagai game fighting dan RPG. Kali ini, Bandai Namco menghadirkan game turn-based RPG berjudul One Piece Odyssey.

One Piece Odyssey Straw Hat Pirates
Seluruh anggota Straw Hat Pirates di One Piece Odyssey

Karakter-karakter favorit dari Straw Hat Pirates dipastikan muncul dalam One Piece Odyssey, seperti yang terlihat pada trailer-nya. One Piece Odyssey akan menghadirkan gabungan dari ekplorasi sandbox dan sistem turn-based battle yang tidak akan membosankan pemain. Ditambah, berbagai karakter baru beserta desain monster didesain oleh Eichiro Oda sendiri.

One Piece Odyssey akan rilis tahun ini di PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X|S.

Layers of Fears

Layers of Fears - Summer Game Fest
Layers of Fears

Tampaknya Layers of Fears akan menjadi sekadar antara remaster atau sekuel. Bloober Team, pembesutnya, telah menyatakan Layers of Fears dikembangkan dari pondasi dua entri pendahulunya.

Layers of Fears
Layers of Fears hadir lebih mencekam

Dikembangkan menggunakan Unreal Engine 5, Bloober Team juga ingin Layers of Fears bukan sembarang remaster dari dua game. Dari trailer-nya, game horor psikologis itu tampak berfokus pada berbagai generasi, bukan hanya satu karakter. Ditambah lagi, cerita dan gameplay-nya juga akan semakin diperluas.

Layers of Fears akan meluncur di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S pada awal 2023.

The Last of Us: Part 1 Remake

The Last of Us Part 1 - Summer Game Fest
The Last of Us Part 1 Remake

Sempat bocor sebelum dipertunjukan sebagai penutup Summer Game Fest, rumor remake The Last of Us ternyata terbukti benar. Remake tersebut merupakan versi yang dibuat dari awal khusus untuk PlayStation 5. Terlihat dari visual di trailer-nya lebih realistis daripada versi sebelumnya di PlayStation 3 dan PlayStation 4.

The Last of Us Part 1 Comparison
Perbedaan visual The Last of Us Remaster vs Remake

Naughty Dog menjanjikan remake dari The Last of Us itu menghadirkan gameplay lebih modern, dan sistem exploration serta combat lebih mutakhir. Sama sekali tidak akan ada perubahan cerita di remake itu. The Last of Us Part 1 Remake juga sudah termasuk DLC Left Behind, prekuelnya.

The Last of Us; Part 1 Remake akan rilis pada 2 September 2022 di PlayStation 5. Versi PC-nya juga telah diumumkan tanpa tanggal rilisnya. Sementara itu, adaptasi serial televisi garapan HBO dikabarkan telah menyelesaikan proses produksinya.

Naughty Dog juga mengumumkan game multiplayer The Last of Us sedang dalam pengembangan.

Honorable Mentions di Summer Game Fest 2022

Selain kesepuluh game yang telah disebutkan, terdapat lima game yang ikut mencuri perhatian. Mulai dari Street Fighter 6 yang memamerkan karakter Guile beserta gameplay-nya.

The Callisto Protocol merilis trailer yang lebih sadis daripada yang ditunjukan di PlayStation State of Play. Ditambah, cuplikan gameplay The Callisto Protocol juga dipertunjukkan, lengkap dengan cara kematian tokoh utama yang brutal.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Call of Duty: Modern Warfare II merilis cuplikan gameplay-nya. Gameplay saat menjalankan sebuah misi di teluk Meksiko itu terlihat lebih realistis dan mutakhir.

Baca juga: Call of Duty: Modern Warfare II Akhirnya Rilis Trailer

Trailer terbaru Gotham Knights mempertunjukan karakter Nightwing. Pemain dapat melihat bagaimana Nightwing beraksi menggunakan kemampuan uniknya dalam pertarungan.

Saints Row versi reboot memang sudah dipastikan rilis 23 Agustus 2022, tetapi pemain sudah bisa membuat karakternya sendiri melalui Saints Row Boss Factory sebagai demo. Pemain dapat menyimpan karakter buatannya sendiri dan mempergunakannya nanti saat Saints Row rilis. Saints Row Boss Factory sudah tersedia di PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X|S, dan PC.

Itu tadi rangkuman game besar yang terungkap di Summer Game Fest 2022. Game manakah yang menjadi perhatian utama pemain?

Summer Game Fest dipastikan akan kembali tahun depan sebagai event langsung dan virtual! Pemain tentu tidak sabar menantikan persaingan antara Summer Game Fest dengan E3 yang juga diumumkan akan kembali tahun depan.

5 Game PSP Terbaik yang Hanya Rilis di Jepang

GAMEFINITY.ID, Yogyakarta – Jepang merupakan salah satu negara yang menjadi pelopor di dunia game. Banyak developer dari Jepang yang mempunyai reputasi tinggi karena game-game mereka yang mempunyai kualitas yang bagus. Meskipun begitu, banyak developer dari Jepang terutama developer yang masih kecil takut untuk memasarkan game mereka secara global.

Hal tersebut dikarenakan budget yang terbatas atau rasa tidak percaya diri mereka tentang apakah game tersebut bisa diterima oleh para gamer di luar Jepang. Terutama karena konsol handheld PSP juga mengalami penurunan penjualan yang drastis, membuat para developer tersebut semakin enggan untuk merilis game mereka secara global.

Berikut ini kami sudah merangkum 5 game PSP terbaik yang hanya rilis eksklusif di Jepang, versi Gamefinity ID.

Boku no Natsuyasumi

Game
Boku no Natsuyasumi
Genre Adventure, Eksploration
Tanggal Rilis Juli 5, 2007
Developer Millennium Kitchen
Patch English Tidak ada

Boku no Natsuyasumi bisa diartikan Sebagai pengalamanku selama liburan musim panas. Sama seperti judunya, game ini bercerita tentang seorang anak yang berlibur selama musim panas di daerah-daerah pedesaan Jepang atau daerah pantai layaknya Okinawa. Boku no Natsuyasumi memberikan kita gameplay eksplorasi santai dengan tema ala-ala liburan musim panas.

Game ini memberikan angin segar baru dikala itu dimana belum banyak game bertema eksplorasi santai seperti sekarang. Sampai saat ini, Boku no Natsuyasumi sudah mempunyai tiga seri yang dirilis untuk PSP. Sayangnya, game ini hanya dirilis untuk region Jepang dan belum ada patch englishnya sampai sekarang.

Game
Boku no Natsuyasumi gameplay

Hal tersebut dikarenakan game ini kental dengan unsur budaya dan kebiasaan yang hanya ditemukan di Jepang, membuat orang yang berada di luar Jepang kurang merasa familiar dengan hal tersebut. Namun, jika kalian menyukai game-game santai seperti Animal Crossing atau Submerged, Boku no Natsuyasumi layak untuk kalian coba sebagai retrospective yang menarik.

Game “Disaster Report 3”

Game
Disaster Report 3
Genre Action, Adventure
Tanggal Rilis April 23, 2009
Developer Irem
Patch English Tidak ada

Satu lagi game dengan tema unik yang dibuat oleh developer dari Jepang, yaitu Disaster Report. Disaster Report sendiri adalah game survival adventure bertema bencana alam. Dalam game ini, kita harus bertahan hidup dari berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, tornado, dan sejenisnya.

Mengingat Jepang merupakan negara yang kerap dilanda bencana seperti gempa dan banjir. Game ini dibuat untuk menjadi simulasi jika ada bencana terjadi dengan pendekatan yang lebih menarik dan interaktif. Bukan hanya tentang bencana saja, game ini juga memberikan gambaran tentang pahitnya dampak dan tragedi dari sebuah bencana alam.

Sampai saat ini, sudah ada 4 seri dari Disaster Report yang tersebar di berbagai platform seperti PS2, PSP, PS3, dan PS4. Disaster Report memang bukan game yang mempunyai visual indah atau gameplay adiktif layaknya game-game lainnya. Namun game ini memberikan kita sebuah simulasi keadaan tentang pahitnya tragedi dari sebuah bencana alam.

Game
Disaster Report 3 gameplay

Sayangnya game Disaster Report 3 hanya rilis di Jepang dan belum memiliki patch english sampai sekarang. Namun, kalian bisa memainkan game Disaster Report lainnya di PS2 yang juga rilis secara global. Atau mungkin jika kalian mempunyai skill dalam bahasa Jepang, game ini merupakan salah satu seri yang sangat wajib untuk kalian mainkan.

Earth Defense Forces 2 Portable

Game
Earth Defense Forces 2 Portable
Genre Action, Third Person Shooter
Tanggal Rilis April 07, 2011
Developer D3 Publisher, Sandlot
Patch English Tidak ada

Jika kalian dulu adalah anak rental di jaman PS2, pasti sudah sangat familiar dengan game ini. Earth Defense Forces sendiri cukup populer dikalangan anak rental PS2. Game ini sendiri mempunyai gameplay third-person Shooter dengan musuh-musuh seperti serangga raksasa dalam jumlah banyak atau Kaiju layaknya Godzilla.

Game
Earth Defense Forces 2 Portable gameplay

Earth Defense Forces 2 Portable sendiri adalah versi portable dari game dengan judul sama yang rilis untuk PS2. Namun, versi PSP dari game ini mempunyai beberapa tambahan stage baru yang bisa kita mainkan. Untuk kalian yang pernah memainkan game ini di PS2 atau menyukai game-game dengan tema Kaiju. Earth Defense Forces merupakan salah satu game yang wajib untuk dicoba.

Baca Juga: 5 Game RPG Hidden Gem Terbaik di Nintendo Switch

Kurohyou: Ryu ga Gotoku/ Yakuza Black Panther

Game
Kurohyou Ryu ga Gotoku
Genre Action, Adventure, RPG, Beat ’em Up, Open World
Tanggal Rilis September 22, 2010
Developer Sega
Patch English Ada

Seri Yakuza sendiri mempunyai judul berbeda dalam bahasa Jepang, yaitu Ryu ga Gotoku atau bisa diartikan “Like a Dragon”. Banyak yang tidak tahu bahwa Yakuza juga merilis dua seri di konsol PSP. Dua seri tersebut adalah Kurohyou: Ryu ga Gotoku Shinshou dan Kurohyou 2: Ryu ga Gotoku Ashura Hen.

Dalam game ini, kita tidak akan berperan sebagai Kazuma Kiryu seperti seri utamanya. Karena game ini berformat Spin-Off, kita akan berperan sebagai karakter baru bernama Tatsuya Ukio. Yakuza Black Panther mempunyai setting tempat di kota Kamurocho yang diambil langsung dari game Yakuza di PS3.

Game
Kurohyou Ryu ga Gotoku gameplay

Untuk yang belum familiar dengan seri yakuza, game ini adalah game action-adventure dengan tema yakuza. Karena temanya adalah yakuza, maka sudah pasti seri dari game ini bertempat di Jepang. Seri Yakuza merupakan salah satu seri yang banyak diminati karena tema dan jalan cerita yang diangkat. Jika kalian merupakan penggemar seri yakuza, maka game ini adalah salah satu game PSP yang wajib untuk dimainkan. Kedua seri Yakuza Black Panther sendiri sudah mempunyai patch english yang bisa kalian cari di internet.

Game “Valkyria Chronicles 3”

Game
Valkyria Chronicles 3
Genre Tactical RPG, Shooter
Tanggal Rilis Januari 27, 2011
Developer Media.Vision, Sega
Patch English Ada

Untuk kalian para penggemar game JRPG, pasti sudah familiar dengan seri Valkyria Chronicles. Valkyria Chronicles 3 adalah game tactical RPG dan Shooter yang menjadi satu-satunya seri yang tidak dirilis secara global. Keunikan dari seri Valkyria Chronicles adalah gabungan antara turn-base RPGnya dengan combat third-person shooter.

Game
Valkyria Chronicles 3 gameplay

Latar tempat dari game ini sendiri berada di Perang Dunia 2, dimana kita akan berperan dan memainkan squad 422 yang bernama The Nameless. Visual bergaya anime dengan latar perang dunia 2 dari game ini tentunya sudah sangat menarik dan unik. Ditambah lagi, Valkyria Chronicles 3 adalah salah satu entri terbaik dari seri game ini. Valkyria Chronicles 3 juga sudah mempunyai patch english yang bisa kalian cari di internet, membuatnya menjadi game PSP paling wajib untuk dicoba.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity. Tetap menjadi gamer yang sultan dengan top up mudah dan murah di gamefinity.id

Gacha 90 Juta Tanpa Item Legenda Dalam Game Diablo Immortal

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Salah seorang Streamer Twitch telah menghabiskan uang senilai 10.000 NZD, atau sekitar 93 juta rupiah untuk gacha item dalam game Diablo Immortal. Dan meski jumlah tersebut sudah tergolong cukup besar, belum ada satupun item Legenda yang berhasil ia dapatkan.

Diablo Immortal merupakan sebuah game ARPG terbaru besutan Blizzard Entertainment yang rilis pada tanggal 2 Juni kemarin. Rilis secara Free to Play, game ini tidak hanya dapat dimainkan di platform PC saja, melainkan juga rilis untuk platform Mobile (Android dan iOS), serta mendukung fitur Cross Platform.

Saat diumumkan pertama kali pada tahun 2018, para penggemar sempat mengkritik keputusan Blizzard yang lebih memilih untuk membuat game baru, dibandingkan dengan melanjutkan seri ke Diablo 4. Dan baru berselang beberapa hari sejak tanggal perilisan, Diablo Immortal telah menjadi salah satu game terburuk di Metacritic, dengan skor 0,6 poin untuk User Score.

Dari keseluruhan review negatif yang diberikan oleh para pemain, mayoritas review berisikan komentar mengenai buruknya sistem upgrade karakter yang dinilai terlalu “Pay to Win“. Bahkan baru-baru ini, salah seorang Streamer Twitch asal New Zealand telah membuktikan betapa “Pay to Win“nya sistem gacha dalam game Diablo Immortal.

Baca Juga: Hideo Kojima Garap Game Horor Baru Berjudul Overdose

Gacha untuk Item Legenda
Gacha Luar Biasa Untuk Item Legenda

Gacha Luar Biasa Untuk Item Legenda

Salah seorang Streamer Twitch dengan akun Quin69, nekad mencoba peruntungan dengan gacha uang senilai 10.000 NZD (New Zealand Dollar) pada tanggal 7 Juni kemarin. Dan meski nominal uang yang telah ia habiskan bernilai cukup besar, sang Streamer belum juga berhasil memperoleh item Legenda dari semua Crest yang telah ia buka.

“Betul sekali! Saya menghabiskan $10.000 dan tidak mendapatkan apa-apa! Ini adalah permainan yang bagus!” Teriak histeris Quin69 setelah menghitung total pengeluarannya.

“Blizzard harus bangga, siapa yang butuh $10.000? Apa yang akan saya beli? Mobil? Membayar sekolah anak-anak saya sampai usia delapan belas tahun? Ambil uangku, Blizzard! Ambil uangku!” Tambahnya.

Meski Diablo Immortal mendapatkan banyak kritik pedas akibat sistem microtransactions yang dinilai terlalu ekstrim, Blizzard sendiri masih belum memberikan respon mereka terkait masalah ini.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di https://gamefinity.id/

Review Five Night at Freddy’s, Shift Malam yang Menegangkan

GAMEFINITY.ID, YogyakartaFive Night at Freddy’s adalah sebuah game horror point & click yang pertama kali rilis pada 8 Agustus 2014. Sampai saat ini, ScottGames selaku pengembang dari seri FNaF telah merilis 8 seri utama untuk Five Night at Freddy’s. FNaF membawa mekanik yang fresh dan sederhana untuk genre horror dengan point & click-nya.

Dalam game horror, kita biasanya akan merasakan ketegangan karena banyaknya eksplorasi tempat-tempat baru yang belum familiar. Namun, Five Night at Freddy’s menghadirkan mekanik yang berbeda karena dalam game ini, kita hanya berada di satu ruangan saja.

Five Night at Freddy's
Five Night at Freddy’s

Genre Horror, Point & Click
Developer Scott Cawthon, ScottGames
Platform PlayStation 4, Xbox One, Nintendo Switch, PC, Android, iOS, Windows Phone
Size 250 MB (PC)
Durasi Gameplay 2,5 Jam. 5,5 Jam untuk 100% Complete

Sinopsis Five Night at Freddy’s

Sebenarnya dalam seri Five Night at Freddy’s yang pertama, kita tidak diberikan storyline pasti tentang apa yang terjadi di game tersebut dan bagaimana asal muasalnya. Kita hanya akan berperan sebagai seorang satpam atau security yang mendapatkan shift malam untuk mengawasi sebuah toko Pizza bernama Freddy Fazbear. Dalam toko tersebut, terdapat 4 boneka bernama animatronics yang menjadi maskot untuk Freddy Fazbear.

Five Night at Freddy's
Five Night at Freddy’s Gameplay

4 Animatronic tersebut adalah Freddy Fazbear, Bonnie the Bunny, Chica the Chicken, dan Foxy the Pirate Fox. Boneka robot yang lucu tersebut ternyata bisa hidup dimalam hari dan akan meneror kita sebagai player. Sama seperti judulnya, Dalam FNaF kita akan bertahan selama 5 hari menjaga shift malam di Freddy Fazbear dari jam 12 malam sampai 6 pagi.

Dalam game ini, ada 1 animatronics lagi yang akan muncul sebagai easter egg, yaitu Golden Freddy. Asal muasal dari 5 animatronics tersebut tidak dijelaskan dalam seri pertamanya ini. Namun, jika kita juga memainkan game-game setelahnya, kita akan mengetahui alasan dari hidupnya para robot animatronics tersebut dan sebuah insiden mengerikan di Freddy Fazbear bernama “The Bite of ’87”.

Gameplay (9/10)

Five Night at Freddy's
Five Night at Freddy’s Gameplay

Five Night at Freddy’s mempunyai gameplay yang sangat sederhana. Kita hanya duduk di kursi cctv dan mengamati ruangan-ruangan di Freddy Fazbear. Jika ada animatronics yang mendekat dan sampai ke pintu ruangan, kita harus buru-buru menekan tombol untuk menutup pintu.

Meskipun terlihat sederhana, FnaF memberikan mekanik berupa durasi baterai yang akan semakin berkurang jika kita membuka cctv, menutup pintu, atau menyalakan lampu. Jadi, kita juga harus pintar-pintar mengolah baterai kita sampai jam 6 pagi. Jika misalnya baterai tersebut habis terlebih dulu sebelum jam 6, semua lampu ruangan akan mati dan kita hanya bisa pasrah.

Visual (8/10)

Five Night at Freddy's
Five Night at Freddy’s Gameplay

Seri pertama dari Five Night at Freddy’s ini sebenarnya mempunyai visual yang tidak seseram seri-seri setelahnya. Ruangan dan lampu-lampu minim layaknya game-game horror lainnya bisa terlihat lewat cctv di game ini. Desain animatronics yang dihadirkan juga terkesan lucu dan menggemaskan jika kita tidak tahu kenyataan bahwa mereka bisa hidup.

Musik (8/10)

Salah satu elemen penting dari game horror adalah bagian musiknya, begitu juga dengan Five Night at Freddy’s. Kita akan diberikan banyak SFX aneh seperti suara langkah kaki untuk mengetahui pergerakan dari para animatronics. Walaupun elemen suara dalam seri pertama FNaF ini tidak begitu penting, namun ambien horror yang dihadirkan tetap saja membuat tegang dan merinding.

Baca Juga: Review Evil Nun Series, Horror Game yang Cukup Friendly

Addictive (9/10)

Five Night at Freddy's
Five Night at Freddy’s Gameplay

Karena Five Night at Freddy’s mempunyai playtime yang cukup singkat, game ini cenderung sangat adiktif dan tidak membosankan. Para animatronics yang akan semakin ganas dari hari ke hari membuat kita akan semakin merasa tegang memainkannya. Terlebih lagi, seri FNaF dikenal dengan banyaknya easter egg yang diberikan oleh pengembangnya.

Five Night at Freddy’s juga mempunyai fanbase yang cukup besar untuk membahas banyaknya konten dari game ini. Asal-usul dari cerita yang terus dikembangkan oleh developer-nya juga membuat game ini selalu mempunyai player aktif dan fanbase yang besar dan solid.

Kesimpulan Untuk Five Night at Freddy’s

Five Night at Freddy's
Five Night at Freddy’s Gameplay

Five Night at Freddy’s adalah game salah satu seri game horror yang sangat wajib untuk diikuti. Mekanik gameplay yang sederhana dan unik namun sangat menegangkan dari FNaF membuat game ini sangat layak untuk kalian coba. Storyline yang dihadirkan juga cukup seru dan unik dimana Scott Cawthon selaku pengembang dari game ini selalu menghadirkan story dari FNaF melalui easter egg dan mini games. Hal tersebut membuat para player-nya bisa menafsirkan sendiri tentang ceritanya dan menjadi pembahasan yang menarik di fanbase-nya. Karena hal tersebutlah, saya selaku reviewer dari game ini memberikan score akhir untuk FNaF dengan 8.5 .

Update informasi menarik lainnya seputar review game hanya di Gamefinity. Gamefinity.id menyediakan jasa top up dan voucher game dengan cara yang mudah dan pastinya terjangkau.