Category Archives: Game

Review Steins;Gate, Game Visual Novel Adaptasi Untuk Mobile dan PSP

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Steins;Gate adalah game Visual Novel Jepang yang di adaptasi dari judul yang sama. Steins;Gate dikembangkan oleh 5pb dan Nitroplus yang rilis pada Oktober 2009. Steins;Gate hadir untuk platform PlayStation 4, PSP, PlayStation 3, Android, PS Vita, IOS, Xbox 360, dan Windows.

Sinopsis Steins;Gate, Game Visual Novel Adaptasi Untuk Mobile dan PSP

Menceritakan tentang perjalanan seorang pemuda Chuunibyou, Okabe Rintaro. Okabe Rintaro atau yang biasa dikenal dengan Houoin Kyoma ini merupakan ketua laboratorium dengan nama Future Gadget Research Laboratory yang meneliti tentang segala hal yang berkaitan dengan fisika dan waktu seperti, meneliti mesin waktu.

Tidak disangka bahwa Okabe Rintaro merupakan salah satu pemilik kemampuan langka yaitu, Reading Steiner. Sebuah kemampuan dimana sang penggunanya dapat menjelajahi garis waktu dan mampu mempertahankan ingatan miliknya yang berada di garis waktu lain

Gameplay (10/10)

Review Steins;Gate
Gameplay – Review Steins;Gate, Game Visual Novel Adaptasi Untuk Mobile dan PSP

Pada dasarnya, Steins;Gate memiliki gameplay yang sama dengan game Visual Novel lainnya. Steins;Gate mengikuti alur cerita sesuai dengan serial animasi miliknya, Steins;Gate. Animasi yang menceritakan tentang pemuda Chuunibyou penggila ilmu fisika dan mesin waktu.

Steins;Gate yang mengusung konsep ruang dan waktu, kemudian diperlihatkan sang karakter utama sebagai sudut pandang utama. Okabe Rintarou yang menjalankan dan menentukan alur cerita menggunakan ponsel miliknya.

Baca Juga : Review Harvest Moon Series, Salah Satu Karya Terbaik Natsume

Ada beberapa scene yang berbeda, seperti pada latar tempat yang digunakan. Steins;Gate memiliki beberapa Ending, tetapi masih memiliki satu True Ending jika mengikuti alur cerita yang sesuai. Player dapat berpindah-pindah garis waktu demi menyelesaikan masalah yang ada pada game.

Graphic (9/10)

Review Steins;Gate
Graphic – Review Steins;Gate, Game Visual Novel Adaptasi Untuk Mobile dan PSP

Untuk Visual pada Steins;Gate sendiri, game ini memiliki visual yang apik seperti, penggambaran karakter yang sesuai, pewarnaan yang sesuai dengan latar waktu kejadian, hingga penggambaran latar kota yang sinkron dengan penggambaran karakternya.

Hanya saja ada beberapa Cut Scene yang muncul tiba-tiba tanpa adanya gaya slide ataupun transisi yang dapat membuat player tersentak kaget. Hal ini sedikit wajar, mengingat game ini mengusung genre Psychological dan juga Thriller.

Control (10/10)

Untuk kontrol sendiri tidak ada perbedaan mencolok antara yang di PSP maupun Mobile. Hanya saja, ada beberapa tipe control pada seri PSP yang dapat mengubah model kontrol eksekusi pada game.

Addictive (9/10)

Review Steins;Gate
Addictive – Review Steins;Gate, Game Visual Novel Adaptasi Untuk Mobile dan PSP

Untuk awal permainan mungkin akan sedikit membingungkan. Pemain melihat karakter yang dimainkan berada pada kegiatan konferensi yang tidak tahu kenapa sang karakter bisa ada disana. Tetapi seiring jalannya permainan, player akan tahu mengapa sang karakter berada dalam kondisi tertentu.

Game ini akan sedikit terasa membosankan untuk mereka yang telah menonton serial animasinya, dan juga akan sedikit membuat pusing untuk player yang tidak tahu menahu tentang game ini ataupun untuk mereka yang tidak menonton serial animasinya.

Music (9/10)

Review Steins;Gate
Music – Review Steins;Gate, Game Visual Novel Adaptasi Untuk Mobile dan PSP

Seperti game visual novel lainnya, Steins;Gate hanya memiliki BGM dan musik opening dan ending pada game-nya. Ending song di Steins;Gate akan muncul tergantung dari rute yang kita pilih seperti rute True Ending, yaitu selamatnya sang Heroine utama. Pada True Ending, Ending song yang disajikan berjudul Another Heaven, karya Itou Kanako.

BGM atau Sound Effect yang diberikan dapat dikatakan sesuai dengan latar tempat yang ada yaitu, musim panas. Hanya saja, ada sedikit yang menganggu dari Sound Effect. Pada awal game, kita akan mendengar suara kicauan burung yang semakin lama dapat menganggu di telinga, tetapi hal ini dapat diatasi di pengaturan Sound pada game.

Kesimpulan

Steins;Gate merupakan game Visual Novel adaptasi yang menarik dan wajib dicoba untuk penikmat game Visual Novel. Terlebih untuk mereka yang menyukai genre Sci-Fi, game ini sangat direkomendasikan. Berikut sedikit kelebihan dan kekurangan dari game Steins;Gate yang dapat penulis sampaikan.

Kelebihan

  • Steins;Gate menyajikan alur cerita yang cukup rumit tetapi dapat membuat player semakin penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya.
  • Steins;Gate membawakan visual yang terasa nyaman dan soft tanpa adanya penekanan yang mencolok pada pewarnaan. Menjadikan Steins;Gate sebagai salah satu game Visual Novel yang patut dicoba.

Kekurangan

  • Steins;Gate memiliki alur yang sangat panjang, dan beberapa rute yang berbeda mengingat seberapa kompleks dan panjangnya durasi dari serial animasinya sendiri.
  • Mungkin akan terasa pusing untuk mereka yang sebelumnya belum menonton serial animasi Steins;Gate, tetapi akan terasa membosankan juga untuk mereka yang sudah selesai menonton serial animasinya.
  • Dan ada sedikit perbedaan yang signifikan antara Steins;Gate di Platform PSP dan Mobile. Steins;Gate untuk PSP sudah termuat update Patch untuk bahasa Inggris, tetapi untuk Mobile hanya tersedia dalam bahasa Jepang.

Untuk Steins;Gate, Total Score yang dapat penulis berikan adalah 9,5.

Untuk informasi review game lainnya dapat kunjungi artikel-artikel menarik lainnya hanya di Gamefinity. Buat kalian yang bingung dapat uang THR untuk apa, kalian bisa banget langsung top up untuk  games kesayangan langsung klik Gamefinity.id

Warner Bros Dikabarkan Berencana Menjual Studio Game-nya

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Warner Bros dilaporkan akan menjual beberapa studio game dan juga IP-nya. Kabar ini muncul setelah Warner Bros dan Discovery, Inc. selesai melakukan merger-nya pada April lalu menjadi Warner Bros Discovery. Tentu saja, harus ada restrukturasi setelah merger resmi selesai demi membuat kinerja perusahaan efisien. Mungkin salah satunya dengan menjual studio game-nya. Studio-studio game di balik seri Batman Arkham, Harry Potter, Middle-Earth, dan Mortal Kombat bisa saja memiliki pemilik baru.

Bukan Pertama Kali Pihak Warner Bros Dilaporkan Ingin Menjual Studio Game-nya

Pada musim panas 2020, terdapat berbagai laporan Warner Bros ingin menjual beberapa studio game-nya. Waktu itu, Microsoft dilaporkan berminat untuk mencapai kesepakatan dengan Warner Bros. Namun, kesepakatan ini dikabarkan batal. Imran Khan men-tweet bahwa terdapat desas-desus Warner Bros. tengah mempersiapkan untuk menjual studio game-nya.

Khan juga melaporkan terdapat berbagai perusahaan game yang berminat untuk membeli aset game Warner Bros Di antaranya Tencent, Netease, Sony, Microsoft, Take-Two, EA, dan PUBG Studios. Studio yang dimiliki Warner Bros di antaranya adalah Avalanche Software, Monolith Productions, NetherRealm Studios, Portkey Games, Rocksteady Studios, TT Games, WB Games Boston, WB Games Montréal, WB Games New York, WB Games San Diego, dan WB Games San Francisco.

Warner Bros. Discovery Hanya Menjual Lisensi IP Miliknya?

Batman Warner Bros.

Warner Bros Discovery juga dilaporkan hanya akan menjual IP miliknya untuk pengembangan video game. Dengan kata lain, jika pengembang game ingin mengembangkan game berdasarkan Harry Potter atau DC Comics, mereka harus membeli lisensinya.

Baca juga: Warner Bros Tunda Jadwal Rilis Hogwarts Legacy Hingga 2022

Keputusan ini jika diambil akan mirip dengan Disney yang hanya menjual lisensi IP Marvel dan Star Wars untuk berbagai judul game yang dikembangkan sebuah perusahaan lain. Sementara itu, belum ada judul baru yang diumumkan oleh divisi game Warner Bros sejak merger-nya dengan Discovery resmi selesai.

Jika Warner Bros Discovery benar-benar jadi menjual studionya, akan menarik siapa yang akan menjadi pembelinya. Tentunya berbagai perusahaan yang berminat harus merogoh kocek besar selama menawarkan harganya. Kita lihat saja apakah Warner Bros serius menjual studio game-nya.

PS VITA: Penerus PSP yang Gagal Sukses

GAMEFINITY.ID, Kota Batu – PlayStation VITA atau lebih dikenal dengan nama PS VITA merupakan sebuah konsol handheld yang rilis sebagai penerus PSP di masa generasi kedelapan konsol game. Nama PS VITA mungkin masih berasa asing yang dibandingkan dengan nama PSP. Meskipun digadang-gadang dapat menjadi perubah pasar konsol handheld di eranya, namun nyatanya adalah kenyataan pahit yang diterima oleh Sony sendiri.

Dapat dikatakan, PS VITA merupakan salah satu kegagalan SONY yang berasal dari segi marketing yang dilakukannya. Keadaan PS VITA sendiri pada saat itu dapat dianalogikan seperti “ditusuk dari dalam dan luar di waktu yang bersamaan”.

Di generasi sebelumnya, PSP memiliki rival yang kuat yaitu NDS yang menjadi konsol handheld paling laris sepanjang sejarah. Kali ini, saingan PS VITA lebih kuat dan lebih ganas dengan potensi yang tidak terbatas, yaitu maraknya pasar mobile gaming serta hadirnya penerus NDS, yaitu 3DS, hingga di akhir masa produksinya, Nintendo Switch dirilis.

PS VITA Presentation | Youtube
Suasana Presentasi PS VITA saat Masih Bernama NGP | Youtube

PS VITA History

Berawal dari rumor yang dikemukakan oleh Eurogamer di bulan Juli tahun 2009 yang berisi bahwa penerus dari PSP telah direncanakan oleh Sony, keberadaan PS VITA yang saat itu belum dinamai demikian sudah muncul di ranah publik. Pada saat itu juga, Eurogamer memberikan laporan terkait penerus dari PSP yang akan menggunakan processor PowerVR SGX543MP, sebuah processor yang juga digunakan dalam mesin Xbox.

Pertengahan tahun 2010, rumor kembali berkembang terkait penerus PSP yang sudah hadir saat rapat internal eksklusif Sony. Sesaat setelahnya, prototip dari PS VITA dikirimkan kepada para developer untuk dijadikan sebagai dasar pengembangan. Rumor tersebut semakin mencuat karena informasi tersebut dikonfirmasi oleh Shaun Himmerick, executive producer dari Mortal Kombat dan Patrick Soderlund, vice president dari Electronic Arts.

Sony pada akhirnya mengumumkan keberadaan konsol handheld penerus PSP yang pada saat itu diberi nama “Next Generation Portable” atau disingkat NGP. Mereka mengklaim bahwa grafis yang ditawarkan oleh NGP ini akan hampir setara dengan PS3. Mereka juga mengumumkan bahwa NGP akan hadir dengan touchscreen agar para gamer mobile lebih terbiasa dengan kontrolnya,  layar yang sudah menggunakan OLED, serta kembalinya sistem kartrid memori.

Baca Juga: Riot Minta Tim Peserta MSI Untuk Lakukan Karantina Mandiri

PS VITA Launch

Di event E3 2011, 6 Juni 2011, Sony baru mengumumkan nama resmi dari NGP, yaitu PS VITA yang berasal dari bahasa latin yang berarti kehidupan. Jadwal rilis PS VITA mengalami pengunduran dikarenakan gempa dan tsunami yang melanda Jepang di tahun 2011. Meski begitu, Sony tetap menjanjikan bahwa perilisan PS VITA di Jepang akan hadir di akhir 2011 dan mulai dari awal 2012 untuk seluruh dunia.

Tanggal rilis resmi pada akhirnya diumumkan oleh Sony dan akan jatuh pada tanggal 17 Desember 2011 untuk kawasan Jepang dan 22 Februari 2022 untuk kawasan Amerika Serikat dan Eropa. Beberapa edisi terbatas dari PS VITA bahkan sudah hadir pada 15 Desember 2012, seminggu sebelum tanggal rilis resmi. Edisi terbatas tersebut merupakan bundle dari game Little Deviant beserta carry case edisi terbatas serta kartrid memori 4GB.

Penjualan PS VITA di Jepang berawal dari 300.000 unit terjual di minggu pertama, lalu turun drastis di angka 50.000 di minggu kedua, dan stabil di angka 12.000 unit terjual setiap minggu setelahnya. Hal yang sama juga terjadi di kawasan AS dimana PS VITA dapat terjual 200.000 unit di bulan pertama lalu turun drastis menjadi 50.000 unit terjual di bulan kedua.

Harga PS VITA sendiri saat perilisannya adalah $249 untuk versi Wi-fi only, dan $299 untuk versi 3G + Wifi. Namun, harga tersebut hanya bertahan satu tahun mengingat pasar yang tidak mendukung PS VITA. Harga tersebut turun menjadi $199 pada Agustus 2013.

Kondisi Pasar yang Tidak Mendukung

Keberadaan PS VITA sendiri pada saat perilisannya tidak mengarah untuk mendukung konsol tersebut. Meskipun memiliki mesin dengan performa unggulan dan kuat, PS VITA sendiri harus menghadapi gempuran dari rivalnya, 3DS yang membawa nama baik NDS sebagai konsol yang “lebih ramah” dimainkan oleh berbagai usia.

Hal ini diperburuk dengan muncul dan menguatnya pasar mobile gaming yang memiliki kemudahan akses lebih baik dan lebih multifungsi dari konsol handheld. Hal ini juga diakui oleh seorang mantan petinggi Sony, bahwa pasar PS VITA dihancurkan oleh keberadaan mobile gaming yang membuat keberadaan dari konsol handheld semakin menghilang.

Sony sendiri dapat dikatakan juga melakukan blunder yang parah dalam pembagian pasar konsol mereka dan PS VITA menjadi korban dari blunder tersebut. PS4 konsol generasi kedelapan milik Sony nantinya hadir dan akan jauh lebih sukses dari PS VITA. Meskipun memiliki perbedaan pasar, namun keberadaan PS4 membuat Sony banting setir dalam memberikan alasan hadirnya PS VITA.

Saat perilisan sendiri PS VITA ditujukan menjadi sebuah konsol handheld yang meneruskan PSP di pasarnya. Namun, saat PS4 rilis keberadaan PS VITA berubah menjadi sebuah alat pendukung dari PS4 dengan kemampuan remote play miliknya. Hadirnya PS VITA TV, sebuah alat agar PS VITA dapat dimainkan dengan layar TV, menjadi puncak dari ketidakjelasan Sony dalam membagi pasar PS VITA.

Game Terlalu Bagus yang Menjadi “Senjata Makan Tuan”

Saat perilisannya, PS VITA menjadi salah satu game yang menjanjikan dengan kapabilitasnya untuk mendukung grafis yang lebih baik dari konsol handheld lainnya. Nyatanya, hal ini adalah sebuah “senjata makan tuan” yang berikan mirisnya oleh Sony sendiri.

Membuat sebuah game dengan kualitas AAA yang mendukung grafis paling tinggi di PS VITA bukan sebuah hal yang murah. Para pengembang besar seperti enggan untuk bertaruh uang yang besar dengan game andalan mereka dalam konsol handheld seperti ini. Karena sejatinya, dari zaman pendahulunya di pasar konsol handheld, game handheld sendiri merupakan versi “lebih murah” dari game aslinya. Hal ini terbukti dengan lebih banyaknya game kualitas AA yang hadir pada konsol ini.

Banyaknya developer besar yang keluar dari persaingan PS VITA dan lebih memilih untuk bersaing dengan konsol seperti PS4 milik Sony, membuat PS VITA sendiri kekurangan game dengan nama tenar. Hal tersebut juga menjadi salah satu pendukung gagalnya penjualan PS VITA sendiri.

Di daerah luar Jepang, keberadaan game yang ada pada PS VITA sendiri sangat bergantung dari developer indie yang memiliki budget terbatas. Game seperti Hotline Miami mencapai kesuksesan pada pasar game PS VITA. Seperti memperburuk keadaan, game seri Monster Hunter yang terkenal di PSP, pada saat itu mengeluarkan serial terbarunya di konsol rival PS VITA yaitu Nintendo 3DS secara eksklusif.

Berbeda dengan keadaan di luar, keberadaan PS VITA di Jepang sendiri masih dapat diangkat karena developer game besar asal Jepang seperti Bandai Namco, Falcom, dan Koei Tecmo masih mendukung game di konsol ini. Game seperti Persona 4 Golden, Atelier series, dan Danganronpa telah menyelamatkan kondisi pasar PS VITA di Jepang. Bahkan, keberadaan game tersebut juga “sedikit” melegakan bagi pasar game PS VITA di luar Jepang setelah versi globalnya muncul.

Baca Juga: Update Pokemon Go Hadirkan Event Spesial Research Baru

Sebuah Akhir yang Tidak Diharapkan

Dukungan Sony untuk PS VITA berakhir pada tahun 2019 untuk global dan tahun 2020 untuk regional Jepang. Pada akhirnya, PS VITA sendiri harus mengakui superioritas dari perkembangan mobile gaming yang menawarkan game dengan kualitas setara yang dibanderol dengan harga lebih rendah. Rilisnya Nintendo Switch juga menjadi salah satu alasan mengapa Sony harus segera menutup dukungan untuk PS VITA.

SCH-2000 merupakan sebuah tipe lainnya dari SCH-1000 yang merupakan PS VITA dari awal perilisannya. SCH-2000 memiliki ukuran dan berat lebih kecil dibanding versi sebelumnya serta layar yang kembali menggunakan LCD. Keberadaan SCH-2000 sendiri sama sekali tidak membantu menaikkan penjualan PS VITA.

Pada tahun 2021, Christian Phillips, seorang mantan senior director Sony, mengakui bahwa mereka terlalu meremehkan keberadaan pasar mobile gaming. Mereka sudah diperingatkan oleh ahli teknologi yang bekerja di Sony bahwa potensi smartphone yang menjadi platform mobile gaming dapat mengungguli kekuatan komputasi konsol di tahun 2010-2011. Namun, mereka tetap merilisnya saat pasar mobile gaming sedang ada dalam masa berkembang pesatnya dan berakhir dengan keagagalan. Total hanya 10-15 juta unit terjual, jauh lebih kecil dari angka penjualan PSP.

Kesimpulan

PS VITA merupakan usaha Sony untuk melanjutkan tradisi PSP sebagai konsol handheld yang mampu bersaing di pasar. Hal tersebut berakhir tragis meskipun PS VITA sendiri memiliki mesin konsol handheld yang jauh mengungguli kompetitornya. Hal ini diperparah dengan kondisi pasar yang lebih mengarah ke pasar mobile gaming.

Kurangnya dukungan dari pengembang eksternal dan internal, adalah hal yang memperparah kondisi pasar PS VITA. Ditambah lagi Sony menerapkan kebijakan usaha yang malah memperburuk kondisi dari pemasaran PS VITA.

Dapat disimpulkan, bahwa PS VITA merupakan “Kegagalan yang Menawan”. Kegagalan Sony dalam memasarkan konsol ini yang dibarengi dengan spesifikasi menawan nan gahar yang berhasil diciptakan oleh Sony sendiri.

Nintendo Umumkan Super Smash Bros Ultimate Challenge Cup!

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Nintendo telah mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan turnamen Super Smash Bros. Ultimate Challenge Cup Mei ini! Turnamen ini akan menjadi pertama setelah tertunda dari 2020 lalu.

Bagaimana Cara Ikut Super Smash Bros. Ultimate Challenge Cup 2022?

Super Smash Bros Ultimate Cup

Turnamen ini akan diadakan pada 7 Mei mendatang pukul tiga sampai enam sore waktu Pasifik. Untuk mengikutinya, pemain harus membuka game Super Smash Bros. Ultimate selama turnamen berlangsung. Pilih mode Online, Smash, Official Tourney Qualifiers untuk mulai mengakses dan berpartisipasi dalam turnamen.

Siapa yang Bisa Ikut Super Smash Bros. Ultimate Challenge Cup 2022?

Sayangnya turnamen ini baru bisa diikuti oleh pemain asal Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Nintendo juga menetapkan minimal umur pemain 13 tahun untuk Amerika Serikat dan Kanada serta 18 tahun untuk Meksiko.

Turnamen ini memang terbuka untuk semua kalangan, mulai dari yang baru saja bermain hingga pemain profesional sekalipun. Jadi pemain dengan beragam tingkatan kemampuan bermain dapat berpartisipasi. Patut diingat, pemain profesional juga memiliki kesempatan yang sama untuk memenangkan turnamen.

Baca juga: Sora “Kingdom Hearts” Bergabung ke Game Super Smash Bros. Ultimate

Apa Saja Hadiahnya?

Pemain yang menjadi peserta turnamen Super Smash Bros. Ultimate Challenge Cup berkesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah. Di antaranya My Nintendo Gold Point yang bisa di-redeem di Nintendo eShop, case Nintendo Switch, dan sebuah grand prize trophy untuk pemenang.

Akan ada delapan orang pemenang. Hadiahnya disebutkan sebagai berikut:

  • Pemenang Grand Prize akan mendapat piala (trophy), jaket, ransel, case Nintendo Switch, dan 10.000 Nintendo Gold Point.
  • Tiga orang pemenang First Place akan mendapat masing-masing case Nintendo Switch dan 7.500 Nintendo Gold Point.
  • Empat orang pemenang Second Place akan mendapat masing-masing case Nintendo Switch dan 5.000 Nintendo Gold Point.

Selama mereka memiliki akun Nintendo, semua pemenang berhak menerima dan me-redeem My Nintendo Point yang mereka dapatkan.

Sementara itu, penggemar masih menunggu kabar apakah Super Smash Bros. akan masuk dalam turnamen EVO terbaru. Seri Super Smash Bros. sendiri sangat populer sampai menjadi salah satu game yang dipertandingkan di turnamen EVO sejak 2007.

Gamefinity mengucapakan kepada para pembaca Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Kalian tetap bisa top up buat games kesayangan kalian di Gamefinity.id

Hot News Game Minggu Ini, 24-29 April 2022

GAMEFINITY.ID, YOGYAKARTA – Berita game minggu ini banyak dihiasi oleh crossover dari beberapa game besar seperti PUBG Mobile yang berkolaborasi dengan anime Evangelion dan Call of Duty Warzone serta Vanguard yang menghadirkan bundle dan skin bertema Godzilla dan Kong. Final Fantasy Brave Exvius yang juga tidak mau kalah dengan berkolaborasi bersama salah satu franchise game RPG terpopuler, yaitu Persona 5 Royal. Berikut adalah rekap singkat tentang berita-berita menarik seputar dunia game pada minggu ini.

Call of Duty: Warzone & Vanguard Akan Hadirkan Godzilla dan Kong

Game
Call of Duty Warzone & Vanguard Akan Hadirkan Godzilla dan Kong

Season 3 dari CoD: Warzone & Vanguard yang berjudul “Classified Arms” telah dirilis pada 27 April kemarin. Selain itu, Activision selaku pengembang dari kedua game tersebut juga telah  merilis trailer berjudul Operation Monarch yang akan menghadirkan monster Godzilla, Kong, serta Mechagodzilla sebagai bundle untuk kedua game tersebut.

Ketiga monster ini nantinya akan muncul menjadi skin untuk operator di kedua game tersebut. Selain itu, ada juga legendary weapons dari masing-masing monster ini beserta item-item lainnya yang akan muncul dalam bundle yang sama. Operation Monarch sendiri sudah dikonfirmasi akan dirilis pada 11 Mei 2022.

RRQ Hoshi Menangkan MPL Setelah Mengalahkan Onic Esport

Game
RRQ Hoshi Menangkan MPL Setelah Mengalahkan Onic Esport

Grand Final MPL Season 9 baru saja berakhir dengan kemenangan bagi RRQ Hoshi atas Onic Esport. Pada game pertama, RRQ Hoshi mengambil inisiasi serangan dengan terus melakukan tekanan pada tim Onic Esport. Hal ini membuat tim RRQ berhasil memenangkan match pertama di menit ke 20. Meskipun pada babak kedua Onic berhasil mengamankan score dengan memenangkan match di menit ke-25, pertandingan ini pada akhirnya tetap dimenangkan oleh RRQ Hoshi dengan score akhir 4-1.

Game PUBG Mobile Akan Berkolaborasi Dengan Evangelion

Game
Game PUBG Mobile Akan Berkolaborasi Dengan Evangelion

PUBG Mobile kembali memberikan berita bahagia untuk para penggemar anime Jepang. Setelah berkolaborasi dengan Jujutsu Kaisen, mereka Kembali mengumumkan kolaborasi dengan salah satu anime mecha terpopuler, Neon Genesis “Evangelion”. Evangelion sendiri merupakan salah satu anime mecha yang cukup populer dikalangan komunitas pecinta anime.

Belum diketahui tanggal pasti dari kolaborasi ini, tetapi Tencent & KRAFTON selaku publisher dari game ini sudah mengkonfirmasi bahwa kolaborasi ini akan dirilis bulan Mei ini.

Activision Resmi Mengumumkan Call of Duty: Modern Warfare 2

Game
Activision Resmi Mengumumkan Call of Duty Modern Warfare 2

Penggemar setia dari Call of Duty pasti sudah pernah memainkan Call of Duty: Modern Warfare 2 yang dirilis pada tahun 2009. Walaupun menggunakan judul yang sama, Call of Duty: Modern Warfare 2 terbaru ini tidak akan menjadi remake ataupun remastered dari CoD: MW2 2009, melainkan hanya kelanjutan dari reboot Call of Duty: Modern Warfare. Sebelum, sekuel dari reboot Call of Duty: Modern Warfare diumumkan Februari lalu bersama dengan Call of Duty: Warzone 2. Keduanya kemungkinan akan dirilis akhir tahun ini. Sementara untuk Call of Duty: Modern Warfare 2, belum ada informasi lebih lanjut tentang perilisan game ini.

Game Final Fantasy Brave Exvius Berkolaborasi Dengan Persona 5 Royal

Game
Game Final Fantasy Brave Exvius Berkolaborasi Dengan Persona 5 Royal

Kolaborasi antara Persona 5 Royal dengan War of the Visions: Final Fantasy Brave Exvius versi global telah diumumkan oleh Square Enix. Event kolaborasi ini berlangsung pada 27 April 2022 kemarin sampai 31 Mei 2022. Selama kolaborasi ini, ada karakter, event, serta special quest baru bertema Persona 5 Royal yang muncul.  Kolaborasi antara kedua franchise game RPG tersebutnya disambut hangat oleh para fans.

Player Virtus.Pro Dipecat Setelah Menggambar Simbol “Z” di minimap game Dota 2

Game
Player Virtus.Pro Dipecat Setelah Menggambar Simbol “Z” di minimap game Dota 2

Organisasi esport Rusia, Virtus.Pro, resmi memecat salah satu pemainnya yang bernama Ivan “Pure” Moskalenko setelah ia menggambar simbol huruf “Z” dalam pertandingan resmi DPC EEU. Virtus.Pro yang saat bertanding itu sebagai tim outlander, terpaksa harus menerima hukuman diskualifikasi dari panitia turnamen. Mereka secara langsung akan tereliminasi, serta kehilangan hak bermain di pertandingan Lower Bracket.

Simbol “Z” sendiri mempunyai arti sebagai tanda dukungan terhadap invasi Rusia atas Ukraina. Masih belum jelas dasar-dasar apa yang menjadikan huruf Z sebagai simbol dukungan, tetapi teori paling terkenal mengatakan bahwa simbol Z merujuk pada masing-masing daerah di mana pasukan biasanya ditempatkan.

Itulah rekap hot new game minggu ini versi Gamefinity ID. Untuk rekap lebih lengkapnya tentang keseluruhan berita apa saja yang muncul seputar game pada minggu ini, bisa simak langsung di channel Youtube Gamefinity ID di bawah ini.

Update Cookierun: Kingdom Cookie Odyssey

GAMEFINITY.ID, Jakarta– Melalui pengumuman dalam game, Devsister selaku pengembang dari game Cookierun: Kingdom pada 30 April kemarin merilis patch terbarunya yang bertajuk Cookie Odyssey. Tak lupa Devsister juga merilis karakter dan fitur terbaru lainnya, serta tak lupa perbaikan bug dan penyesuaian berbagai fitur yang sudah ada.

Berikut preview dari patch update Cookie Odyssey Cookierun: Kingdom yang bakal dirilis pada tanggal 3 lusa mendatang.

Mode Cerita Baru: Cookie Odyssey

  • Cookie Odyssey adalah mode cerita terbaru yang menampilkan cerita utama dan event cerita yang melibatkan karakter pada cerita tersebut.
  • Mode Cookie Odyssey terdiri dari beberapa bab dan diawali ketika semua karakter dari Earthbread berkumpul di Kerajaan Vanilla untuk berdiskusi tentang ancaman yang mengintai daerah kekuasaan nya. Dan dilanjutkan dengan cerita dari karakter lainnya.
  • Mode ini bisa kamu mainkan setelah kamu menyelesaikan bab 12-30 Holyberry Palace.
  • Untuk menyelesaikan seluruh cerita ini diperlukan pena odyssey yang bisa kamu dapatkan melalui mode Cookie Odyssey.

Pembaruan Pada Gelar Dan Info

  • Kamu mulai bisa mendapatkan gelar dengan memajukan daerah kamu beserta kegiatan lainnya.
  • Detail seperti tipe, syarat, dan penggunaan kamu mulai bisa dilihat dengan meng-klik tab gelar kamu.
  • Keterangan set kostum kamu mulai bisa ditampilkan pada daftar buff yang sedang aktif.

Cookie Kelas Epic Terbaru Wildberry

Wildberry Cookie akan hadir dengan class epic Cookierun
Wildberry Cookie datang dengan kelas epic sebagai charge

Pengawal setia kerajaan Holyberry yang merupakan karakter dengan kelas Epic ini dikonfirmasi dengan role Charge dengan skill utamanya yang melambungkan musuh ke atas (I) . Menariknya Wildberry untuk Bahasa jepang akan diisi oleh Maeno Tomoaki yang juga mengisi karakter Zhongli dalam game Genshin Impact.

Baca Juga: Guide Lapu- Lapu, Rival Abadi Sang Black Dragon

Cookie Super Epic Clotted Cream Cookie

Clotted Cream Cookie, Role magic Cookierun
Clotted Cream hadir dengan role magic pada 3 Mei mendatang

Pada patch update terbaru kali ini, Devsister selaku pengembang dari Cookierun Kingdom merilis kelas terbarunya yaitu super epic. Dengan karakter pertamanya Clotted Cream Cookie, diceritakan bahwa Clotted Cream Cookie adalah seorang penasihat muda yang berasal dari kerajaan Crème dengan role Magic.

Akira Ishida akan mengisi suara di Cookierun
Clotted Cream Cooki ternyata diisi oleh Akira Ishida yang juga menyulih suara Kamisato Ayato di game populer Genshin Impact

Skill utama nya juga tak main- main, yaitu dapat membatalkan skill cookie yang memiliki imun tinggi seperti Caramel Arrow. Clotted Crème Cookie bakal diisi oleh Akira Ishida, yang juga mengisi karakter Kamisato Ayato yang sedang lagi naik daun.

Perubahan Pada Mode Battle Arena

  • Menambahkan tier terbaru, Grandmaster
  • Untuk mencapai tier ini diperlukan poin kemenangan sebesar 3.000 dan menduduki peringkat 0,5% teratas
  • Bagi yang sudah mencapai tier Grandmaster akan mendapatkan desain lobby halaman utama dan loading screen serta latar belakang pertandingan khusus

Peningkatan Slot Sistem Pada Mode Battle Arena

  • Menambah kuota pada pengaturan arena untuk tim penyerang, dari sebelumnya 3 menjadi 5
  • Kamu mulai bisa memuat tim kamu dari mode lainnya ketika memasuki pengaturan dari tim pelindung
  • Penambahan pada poin tier sehingga memudahkan kamu untuk naik peringkat ke yang lebih tinggi dari chocolate 2 ke diamond 3

Penambahan Dekorasi Terbaru

  • Menambahkan daftar dekorasi terbaru “ First Step Towards Peace “ untuk mempercantik halaman utama kamu

Penambahan Bahasa

  • Game Cookierun: Kingdom sekarang sudah bisa kamu mainkan di negara Jerman dan Perancis
  • Penambahan sulih suara dalam Bahasa Thai, Taiwan, Perancis, dan Jerman
  • Bahasa yang lainnya akan segera hadir setiap update mendatang

Demikian patch update dari game Cookierun: Kingdom kali ini, ikuti informasi seputar dunia gaming lainnya hanya di Gamefinity. Selain itu kalian bisa top up game kalian Gamefinity.id