Category Archives: Game

Review Harvest Moon Series, Salah Satu Karya Terbaik Natsume

GAMEFINITY.ID, Bandar Lampung – Harvest Moon adalah game JRPG Simulasi yang dirancang oleh Yasuhiro Wada dan Yoshifumi Hashimoto, kemudian dikembangkan dan diterbitkan oleh Natsume dan beberapa perusahaan terkait seperti Marvelous Entertainment.

Harvest Moon Series pertama dengan judul Harvest Moon. Dirilis pada tahun 1996 di Jepang, tahun 1997 di Amerika Utara, dan tahun 1998 di Eropa. Dikembangkan oleh Amcuss untuk Platform Super Nintendo, Wii U, dan Wii.

Harvest Moon Series menjadi salah satu game yang diterbitkan oleh Natsume dengan banyak series seperti, Harvest Moon, Harvest Moon: Back to Nature, hingga series terbarunya yaitu Harvest Moon: One World yang hadir pada Februari 2021 untuk Platform NDS dan Windows.

Baca Juga : Review Epic Conquest Series, Salah Satu RPG Dalam Negeri

Sinopsis Harvest Moon Series, Salah Satu Karya Terbaik Natsume

Pada umumnya, story dari Harvest Moon series memiliki konflik yang sama pada setiap series. Menceritakan tentang seorang pemuda kota bernama Jack yang diamanatkan oleh mendiang kakeknya demi meneruskan ladang miliknya.

Selain itu dalam cerita Harvest Moon mendapatkan tugas meneruskan ladang milik kakeknya, Jack akan menghadapi beberapa masalah yang ada di desa seperti, desa akan dijadikan taman hiburan jika pihak desa tidak dapat membayar uang dengan jumlah tertentu atau menjadikan desa sebagai cagar alam yang dilindungi.

Selain itu, player diharuskan untuk bersosialisasi dengan penduduk sekitar demi menyelesaikan konflik terkait yang ada di desa. Pada beberapa Harvest Moon series, player dapat menikahi salah satu gadis di desa.

Gameplay (10/10)

Review Harvest Moon
Gameplay – Harvest Moon Series, Salah Satu Karya Terbaik Natsume

Harvest Moon memiliki mekanisme game yang serupa pada setiap series-nya. Harvest Moon memadukan gaya JRPG dan Simulasi kedalam game dan menyajikan cerita yang menarik pada setiap series-nya. Player diharuskan meneruskan dan mensukseskan ladang warisan sang kakek.

Dalam meneruskan ladang sang kakek, player diharuskan melakukan beberapa pekerjaan di ladang seperti, bertani, berternak, bersosialisasi hingga memecahkan konflik yang ada.

Graphic (10/10)

Review Harvest Moon
Graphic – Harvest Moon Series, Salah Satu Karya Terbaik Natsume

Harvest Moon Series memberikan tampilan grafis yang sesuai dengan series pada platform masing-masing. Harvest Moon Series menyajikan pemandangan yang bagus dan peningkatan grafis dengan baik pada setiap seriesnya. Salah satunya seperti, Harvest Moon: Save The Homeland.

Harvest Moon: Save The Homeland mengusung gaya visual 3D dengan pewarnaan dan gerakan yang halus, tidak terlalu mencolok dan juga tekstur yang sesuai. Harvest Moon: Save The Homeland menjadi salah satu series terbaik milik Harvest Moon.

Control (10/10)

Harvest Moon Series memiliki kontrol yang relatif sama pada setiap seriesnya, baik kontrol pada series di Nintendo, Windows, maupun Konsol. Tetapi ada beberapa series yang memberikan fitur agar player dapat kustomisasi kontrol perintah pada game.

Kebanyakan series memiliki kontrol yang sama, namun ada beberapa perintah yang hanya ada pada series tertentu seperti, Harvest Moon: Back To Nature yang memiliki kontrol perintah untuk berlari.

Addictive (8/10)

Review Harvest Moon
Addictive – Harvest Moon Series, Salah Satu Karya Terbaik Natsume

Seperti pada umumnya, game JRPG Simulasi memiliki gameplay yang cukup monoton. Salah satunya seperti kegiatan bertani, menyiram tanaman, menyikat ternak, memberi pakan ternak, kerja paruh waktu, hingga menambang.

Harvest Moon dapat cukup membosankan jika player bermain hanya sebatas untuk meneruskan ladang, maka dari itu hadirnya konflik yang harus diselesaikan menjadi salah satu alternatif kegiatan di Harvest Moon.

Music (10/10)

Review Harvest Moon
Music – Harvest Moon Series, Salah Satu Karya Terbaik Natsume

Harvest Moon Series selalu menyajikan BGM yang apik dan bagus pada setiap seriesnya. BGM yang dipadukan dengan beberapa sound effect yang membuat game ini terasa hidup.

BGM yang diberikan berupa lantunan instrumental yang menemani sang karakter menjalankan kegiatan sehari-harinya. Pada setiap lokasi, cuaca, musim hingga event memiliki BGM yang berbeda dan disesuaikan dengan kondisi latar, membuat pemain dapat merasakan langsung suasana di dalam game.

Kesimpulan

Harvest Moon Series menjadi salah satu JRPG yang wajib dicoba oleh penikmat JRPG terlebih penikmat game simulasi. Banyak game serupa yang memiliki mekanisme dan gameplay yang berkiblat pada Harvest Moon Series.

Berikut kelebihan dan kekurangan dari Harvest Moon Series yang dapat penulis sampaikan.

Kelebihan

Harvest Moon Series menjadi salah satu game yang dapat dimainkan di segala jenis Platform berbeda. Dapat dimainkan di NDS, Playstation, Windows, hingga Mobile sekalipun.

Harvest Moon Series dapat dimainkan tanpa harus menggunakan perangkat berspesifikasi tinggi, karena game ini terbilang cukup ringan dan ramah.

Kekurangan

Game ini terkesan membosankan dan sangat sulit dalam urusan mencari uang. Bahkan ada beberapa series yang memiliki tingkatan yang sangat sulit dalam mengumpulkan uang dan juga Item seperti keperluan ladang yang sangat mahal. Hal ini menuntut pemain untuk menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyelesaikan misi tertentu.

Untuk Harvest Moon Series, Total Score yang dapat penulis berikan adalah 9,6.

Sekian Review Harvest Moon Series yang dapat penulis sampaikan. Update informasi menarik lainnya seputar game hanya di Gamefinity. Kalian juga bisa top up untuk games kesayangan kalian langsung di Gamefinity.id

Qualcomm Nuvia Chipset Diumumkan akan Hadir pada 2023

GAMEFINITY.ID, Kota Batu – Qualcomm, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang chipset, baru-baru ini mengumumkan bahwa ARM Chipset terbaru mereka yang dikembangkan bersama Nuvia akan hadir pada 2023.

Pada acara “earnings call” milik perusahaan Qualcomm, Christian Amon mengumumkan progress yang telah dicapai oleh tim Nuvia dalam pengembangan Arm processor milik mereka. Ia memprediksi bahwa laptop yang ditenagai dengan Qualcomm Nuvia akan hadir di pasar pada akhir 2023.

Qualcomm Nuvia Logo | Linux Adictos
Logo Perusahaan Qualcomm dan Nuvia | Linux Adictos

Saat diwawancarai, Amon mengatakan bahwa ia puas dengan hasil dari Windows 11 yang ditenagai oleh Snapdragon 8CX Generation 3 terbaru milik mereka. Amon menambahkan jawabannya bahwa pengembangan Nuvia masih akan terus berlanjut.

Pada presentasi Qualcomm yang diberikan untuk para investor pada November tahun lalu. Qualcomm berencana untuk melakukan sampling bersama partner mereka di bulan Agustus 2022. ARM Chipset Qualcomm Nuvia sendiri direncanakan rilis pada tahun 2023 yang waktunya spesifiknya saat presentasi tersebut masih belum ditentukan.

Baca Juga: Guide Lapu-Lapu, Rival Sang Black Dragon

Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa jadwal rilis dari Qualcomm Nuvia pada akhir tahun 2023 merupakan pengunduran dari jadwal semestinya. Namun, hal tersebut dibantah oleh CEO Qualcomm. Ia mengatakan bahwa jadwal perilisan Qualcomm Nuvia sudah ditentukan dari awal memang akan rilis pada 2023 dan diperjelas lagi lebih detail pada akhir 2023.

Membahas tentang Nuvia, sebuah perusahaan yang baru saja dibeli Qualcomm. Nuvia merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan processor.

Diakuisisi oleh Qualcomm, Nuvia sendiri diharapkan mampu menghasilkan processor yang dapat menyaingi processor M-series milik Apple yang menjadi processor terbaik dan paling efisien saat ini.

Nuvia mempunyai founder seorang mantan karyawan Apple yang telah mengembangkan chipset A-series yang hingga saat ini digunakan pada seri Iphone seperti Iphone 13 yang menggunakan Apple Bionic A15.

Baca Juga: Dota 2 Dinilai Kurang Ramah Untuk Para Pemula

Potensi dari chipset ciptaan Nuvia sendiri juga bukanlah omongan belaka. Nuvia Orion, sebuah SoC pertama buatan Nuvia yang terbuat dari Phoenix core milik mereka yang berdasar pada Armv9 architecture. Mereka mendemonstrasikan dan membandingkan kekuatan Phoenix Core mereka dengan Sunny Cove dan Skylake milik Intel, Zen2 milik AMD, serta A77 Core milik Arm yang dites pada Geekbench 5.

Hasilnya, Phoenix Core milik Nuvia dapat setidaknya 50% performa optimum dari Zen2 milik AMD dan Sunny Cove milik Intel. Namun, Nuvia tidak pernah mengumumkan Phoenix Core dan Orion milik mereka sehingga tidak ada yang tahu tentang kesiapannya.

Final Fantasy XVI Masuk Tahap Akhir Pengembangan

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Produser Naoki Yoshida telah mengungkap Final Fantasy XVI sudah memasuki tahap akhir pengembangan! Setelah mengalami penundaan, kabar ini tentunya disambut gembira oleh penggemar seri Final Fantasy.

Yoshida Menggunakan Brosur Dari Uniqlo Dalam Mengumumkan Kabar Terbaru Final Fantasy XVI!

Uniknya, alih-alih melalui press release atau media sosial seperti Twitter, Yoshida memastikan kabar itu melalui brosur atau pamflet Uniqlo di Jepang. Uniqlo sendiri akan meluncurkan lini T-shirt untuk menyambut hari jadi ke-35 seri Final Fantasy.

Yoshida mengonfirmasi kabar terbaru Final Fantasy XVI itu melalui sebuah wawancara. Wawancara tersebut kemudian diterjemahkan oleh pengguna Twitter dan streamer @aitaikimochi. Yoshida berpikir jalan cerita Final Fantasy XVI diharapkan menarik penggemar lama seri tersebut dengan cerita lengkap. Tentu saja pemain nantinya akan mendapat pengalaman berbeda dari Final Fantasy XIV online yang juga dibesutnya.

Yoshida juga berkata, “Tidak seperti sebuah game online yang melibatkan banyak pemain secara bersamaan, Final Fantasy 16 menawarkan pengalaman berbeda dalam berfokus pada single player dan dapat membenamkan pemain dalam cerita.”

Final Fantasy XVI

Produser Final Fantasy XVI itu juga berharap pemain yang sudah lama tidak bermain seri Final Fantasy dapat menikmati game terbarunya nanti. Ia juga berharap dengan bermain Final Fantasy XVI, pemain lama dapat mendapat kembali kesenangan seperti seri sebelumnya.

Sayangnya, belum ada tanggal peluncuran resmi Final Fantasy XVI dari pihak Square Enix. Yoshida sendiri sudah berjanji akan mengumumkan detail barunya pada musim semi ini. Pengumuman melalui brosur Uniqlo ini mungkin adalah awal dari detail barunya, jadi tampaknya penggemar tidak perlu khawatir.

Sebelumnya Sempat Tertunda Karena Pandemi COVID-19

Final Fantasy XVI sendiri telah diumumkan sebagai game PlayStation 5 pada September 2020. Sebelumnya, Yoshida telah mengumumkan pada Juli tahun lalu bahwa pengerjaan cerita dan sulih suara bahasa Inggris telah selesai. Namun, pengerjaan game harus tertunda karena pandemi COVID-19, menyebabkannya harus tertunda dari jadwal.

Baca juga: Final Fantasy XVI : Setelah Absen Sekian Lama, Proses Pengembangan Sejauh Mana?

Pada Desember lalu, Yoshida mengumumkan pengembangan Final Fantasy XVI terlambat dari jadwal sebanyak enam bulan. Tidak heran, banyak dari staf yang mengerjakan game ini terpaksa harus dirumahkan.

Semoga ada kabar baik lagi tentang seri terbaru Final Fantasy ini. Sambil menunggu kabar terbaru tentang tanggal rilis Final Fantasy XVI. Kalian dapat peroleh informasi tentang perkembangan games terbaru di Gamefinity. selain perkembangan games dan informasi lainnya, kalian bisa top up langsung dengan mudah di gamefinity.id

Pemain Virtus.Pro Dipecat Setelah Menggambar Simbol “Z”

GAMEFINITY.ID Kutai Kartanegara – Organisasi Esport asal Rusia, Virtus.Pro, resmi memecat salah satu pemain mereka setelah ia menggambar simbol huruf “Z” dalam pertandingan resmi DPC EEU. Ivan “Pure” Moskalenko terbukti dengan sengaja menggambar pesan tersebut di minimap dalam sesi pause game pertama, ketika melawan tim Mind Games. Ia kemudian menambahkan beberapa coretan baru, untuk menutupi tulisannya.

Virtus.Pro yang saat insiden bertanding sebagai tim Outsiders, terpaksa harus menerima hukuman diskualifikasi dari panitia turnamen. Mereka secara langsung akan tereliminasi, serta kehilangan hak bermain di pertandingan Lower Bracket.

Tidak hanya itu, seruan larangan bermain untuk Virtus.Pro dan para pemainnya pun berdatangan. Seperti ajakan boikot oleh beberapa tokoh kunci Dota 2 di Eropa Timur. Hingga dari salah satu komentator asal Ukraina, Vitalii Nikolaevich “v1lat” Volochai, yang juga menyerukan larangan tidak terbatas untuk organisasi dan pemain dari organisasi esport tersebut.

“Jadi inilah yang Anda dapatkan dalam permainan ketika Anda mengizinkan pemain dari organisasi yang mendukung perang di Ukraina untuk bermain di turnamen. Murni, pemain Virtus Pro, menggambar simbol Z dalam game.  Simbol yang mendukung perang dan tentara Rusia membunuh orang Ukraina. Mereka harus dilarang.  tanpa batas waktu” tulis sang komentator dalam unggahan Twitter miliknya (@v1lat).

Baca juga: Dota 2 Dinilai Kurang Ramah Untuk Para Pemula

Simbol Z Pemain Virtus Pro
Simbol Z dalam pertandingan DPC EEU

Arti Pesan Simbol “Z”

Dikutip dari laman situs The Guardian, simbol atau pesan “Z” merupakan tanda dukungan terhadap invasi Rusia atas Ukraina. Masih belum jelas dasar-dasar apa yang menjadikan huruf Z sebagai simbol dukungan, akan tetapi teori paling terkenal mengatakan bahwa simbol Z merujuk pada masing-masing daerah di mana pasukan Rusia biasanya ditempatkan. Dimana huruf Z berpotensi berpotensi mewakili kata “Zapad”, yang berarti wilayah atau arah barat.

Selain Zapad, ada pula yang percaya bahwa simbol Z digunakan sebagai upaya untuk menghindari Friendly-fire dalam peperangan, sementara beberapa ahli militer Rusia yang pro-Kremlin berspekulasi bahwa huruf Z merupakan singkatan dari nama Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, dan huruf V untuk Vladimir Putin.

Jadi bagaimana dengan simbol “Z” jika muncul dalam pertandingan esport di Indonesia ya, guys? Untuk tahu perkembangan Esport dan segala bentuk peraturannya bisa didapat hanya di Gamefinity. Selain menyediakan informasi terbaru, kalian dapat top up buat games kesayangan kalian langsung di gamefinity.id

Update Pokemon Go Hadirkan Event Spesial Research Baru

GAMEFINITY,ID – YOGYAKARTA – Setelah memperkenalkan Mega Evolution ke Pokemon Go pada Agustus 2020, Niantic selaku pengembang dari game Pokemon Go telah mengumumkan beberapa perubahan pada cara kerja Pokemon superpower ini.

Niantic juga telah mengumumkan event Special Research Story baru untuk merayakan perubahan tersebut, event itu bernama “A Mega Moment” , yang berlangsung dari 29 April hingga 1 Mei pukul 8 malam waktu setempat. Perlu diketahui bahwa Special Research Story “A Mega Moment” ini hanya tersedia untuk trainer Pokemon GO level 5 ke atas. Untungnya, ini adalah persyaratan yang sangat mudah.

Pokemon Go
Mega Evolve Pokemon

Daftar Update Pokemon Go

Mega Levels

  • Setiap kali Pokemon Mega Evolve, ini akan meningkatkan Mega Level. Saat Mega Level meningkat, player akan mendapatkan lebih banyak bonus saat Mega Evolution Pokemon aktif.
  • Bonus yang bervariasi menurut Pokemonnya
  • Meningkatkan peluang mendapatkan Candy XL saat kalian menangkap Pokemon yang mempunyai tipe yang sama dengan Mega-Evolved Pokemon kalian.
  • Saat bergabung dengan raid atau gym battle dengan Pokemon Mega-Evolved, trainer Pokemon lain yang yang bergabung dengan raid atau gym battle yang sama akan memberikan damage lebih besar.
  • Meningkatkan XP yang diperoleh saat menangkap Pokemon yang bertipe sama dengan Mega-Evolved Pokemon kalian.
  • Periode istirahat Pokemon akan berkurang seiring dengan meningkatnya Mega Level.

Mega Evolution Cost

  • Setelah Mega Evolving, Pokemon kalian akan kelelahan dan membutuhkan waktu sebelum dapat Mega Evolve lagi.
  • Setelah periode istirahat ini selesai, Pokemon tersebut dapat Mega Evolve lagi tanpa menggunakan Mega Energy.
  • Kalian dapat menggunakan Mega Energy untuk mengurangi waktu istirahat Pokemon. Mega Energy yang dibutuhkan untuk Mega Evolve sebuah Pokemon akan berkurang seiring dengan waktu istirahat Pokemon tersebut yang menjadi lebih pendek.

Perubahan Lainnya

  • Kebanyakan Mega Raid akan lebih mudah untuk dimenangkan.
  • Pemain dapat Mega Evolve Pokemon melalui persiapan pre-battle dalam raid dan gym battle.
  • Pokemon yang sebelumnya sudah Mega Evolved kini mendapatkan tambahan visual effect.

Pokemon Go
Mega Evolve Pokemon

Baca Juga: Honkai Star Rail Resmi Buka Registrasi CBT Kedua

Mega Moment Task dan Rewards

Step 1

  • Menangkap 3 Pokemon (Bulbasaur Encounter)
  • Menangkap 3 Pokemon (Charmander Encounter)
  • Menangkap 3 Pokemon (Squirtle Encounter)

Hadiah Penyelesaian: 500 XP, 200x Stardust, dan 10x Poke Ball

Setelah menyelesaikan step 1, player harus memilih antara Bulbasaur, Charmander, atau Squirtle. Keputusan ini akan mempengaruhi beberapa task dan rewards dari Special Research “A Mega Moment” nantinya.

 

Step 2

  • Menangkap 5 Pokemon (10x Poke Ball)
  • Menggunakan 5 Berry untuk membantu Menangkap Pokemon (10x Great Ball)
  • Power Up Pokemon 5 Kali (10x Poke Ball)

Hadiah Penyelesaian: 200x Bulbasaur/Charmander/Squirtle Mega Energy, 1x Premium Battle Pass, Bulbasaur/Charmander/Squirtle Encounter

 

Step 3

  • Hasilkan 5 Hati dengan Buddy Pokemon kalian (50x Bulbasaur/Charmander/Squirtle Mega Energy)
  • Power Up Pokemon 10 Kali (50x Bulbasaur/Charmander/Squirtle Mega Energy)
  • Mega Evolve Bulbasaur/Charmander/Squirtle (1x Charge TM)

Hadiah Penyelesaian: 1.000 XP, 600x Stardust, 100x Bulbasaur/Charmander/Squirtle Mega Energy

 

Step 4

  • Menangkan 1x Raid (6x Revive)
  • Mengalahkan tim GO Rocket Grunt (2x Silver Pinap Berry)
  • Ambil Foto Buddy Pokemon kalian (6x Hyper Potion)

Hadiah Penyelesaian: 2.000 XP, 1.500x Stardust, 100x Bulbasaur/Charmander/Squirtle Mega Energy

Itulah beberapa detail dari update terbaru Pokemon Go Mega Evolution Update. Simak terus update informasi lainnya seputar dunia game hanya di Gamefinity ID. selain itu untuk para pembaca yang ingin melakukan top-up  langsung di Gamefinity.id. Selain lengkap untuk berbagai games, metode yang pembayaran dapat melalui OVO, GO-Pay, Shopee-Pay, PayPal, Kredivo dan lainnya.

Rekomendasi Tayangan Terbaru Netflix Indonesia Edisi Mei 2022

GAMEFINITY.ID, Jakarta – Bersiaplah untuk mengalami keajaiban bersama The Sound of Magic pada 6 Mei hanya di Netflix! Drama musik fantasi ini bercerita tentang seorang pesulap yang tinggal di reruntuhan taman hiburan. Dia dapat melenyapkan berbagai masalah dan menyalakan kembali harapan seorang remaja yang harus menghadapi kerasnya kenyataan. Diadaptasi dari webtoon populer berjudul Annarasumanara, serial ini dibintangi oleh Ji Chang-wook, Choi Sung-eun, dan Hwang In-youp.

Serial Stranger Things 4: Volume 1 yang telah lama dinantikan akhirnya akan hadir pada 27 Mei. Kegelapan yang kembali meliputi Hawkins di saat liburan musim semi memicu hadirnya rasa takut dan kenangan kelam, sekaligus ancaman akan terjadinya sebuah perang besar-besaran. Enam bulan setelah Pertempuran Starcourt, Eleven dan kawan-kawan kini menjalani hidup yang terpisah untuk pertama kalinya sembari berjuang meniti berbagai kerumitan masa SMA. Di saat-saat yang rawan ini, sebuah ancaman supernatural baru yang mengerikan mendadak muncul dan mungkin menyimpan kunci bagi berakhirnya dunia Upside Down – hanya jika kelompok ini dapat menyelesaikan misteri yang ada. 

Simak rekomendasi lain yang akan tayang di bulan Mei di bawah ini!

Rekomendasi Tayangan Netflix Indonesia

Netflix | Nini Thowok Nini Thowok 

Tanggal tayang: 5 Mei

Pemain: Natasha Wilona, Nicole Rossi, Jajang C. Noer 

Setelah kematian sang nenek, dua bersaudara mewarisi sebuah penginapan yang telah lama terbengkalai, lengkap dengan teror mistis yang tersembunyi dalam satu kamar terlarang.

Netfllix Indonesia | Ratu Ilmu Hitam Ratu Ilmu Hitam 

Tanggal tayang: 5 Mei

Pemain: Adhisty Zara, Shenina Cinnamon, Sheila Dara Aisha

Ketika mengunjungi kembali panti asuhan tempat mereka dibesarkan, tiga pria dan keluarganya mendapati kekuatan supernatural menyeramkan yang menghantui tempat tersebut.

Rekomendasi Netflix Genre Komedi

Netflix | Comedy The Pentaverate (NETFLIX SERIES) 

Tanggal tayang: 5 Mei

Pemain: Mike Myers, Lydia West, Richard McCabe

Setelah menjadi sosok berpengaruh dalam berbagai peristiwa global selama ratusan tahun, sebuah kelompok rahasia menghadapi ancaman dari dalam. Apakah seorang jurnalis asal Kanada bisa menyelamatkan mereka dan seluruh dunia?

Nteflix | The takedown The Takedown (NETFLIX FILM) 

Tanggal tayang: 6 Mei

Pemain: Omar Sy, Laurent Lafitte, Izia Higelin Didesak untuk bermitra lagi setelah satu dekade, dua polisi dengan kepribadian yang bertolak belakang bertugas menyelidiki pembunuhan di suatu kota di Perancis yang dibayang-bayangi sebuah konspirasi.

Netflix | Working Moms Workin’ Moms: Season 6 (NETFLIX SERIES) 

Tanggal tayang: 10 Mei

Pemain: Catherine Reitman, Dani Kind, Juno Rinaldi

Apa itu kehidupan pribadi dan karier yang seimbang? Kate, Anne, Jenny, Sloane, dan Val bekerja keras untuk menghadapi berbagai masalah yang menghadang mereka di kantor maupun di rumah.

Netflix | Senior Year Senior Year (NETFLIX FILM) 

Tanggal tayang: 13 Mei

Pemain: Rebel Wilson, Zoë Chao, Sam Richardson

Akibat sebuah gerakan yang berujung fatal, seorang pemandu sorak terbaring koma selama 20 tahun. Di usia 37 tahun, ia terbangun dan siap untuk mewujudkan impian SMA-nya: menjadi ratu pesta dansa.

Rekomendasi Tayangan Romantis

Netflix | Perfect Pairing A Perfect Pairing (NETFLIX FILM) 

Tanggal tayang: 19 Mei

Pemain: Victoria Justice, Adam Demos, Luca Sardelis

Demi mendapatkan klien besar, seorang eksekutif di industri minuman anggur yang ambisius dari LA rela bekerja di sebuah peternakan domba Australia. Di sana, ia pun bertemu dengan seorang penduduk lokal yang memesona.

Netflix | Wedding Hell Welcome to Wedding Hell (NETFLIX SERIES) 

SEGERA TAYANG

Sebuah lamaran pernikahan seharusnya menjanjikan akhir yang bahagia. Namun, tak begitu halnya bagi sebuah pasangan yang justru dihadang berbagai masalah ketika mereka mulai menyiapkan pernikahan.

Rekomendasi Tayangan Mendebarkan

Netflix | The Visit The Visit 

Tanggal tayang: 1 Mei

Pemain: Olivia DeJonge, Ed Oxenbould, Deanna Dunagan, Peter McRobbie

Ketika mengunjungi peternakan kakek-nenek mereka, dua bersaudara berniat untuk membuat film tentang keluarga mereka. Namun, ternyata ada rahasia gelap yang selama ini tak pernah diketahui oleh kedua cucunya.

Clark (NETFLIX SERIES) 

Tanggal tayang: May 5

Pemain: Bill Skarsgård, Alicia Agneson, Vilhelm Blomgren

Ini adalah kisah mencengangkan tentang Clark Olofsson, seorang penjahat kontroversial yang menginspirasi lahirnya istilah “sindrom Stockholm”. Serial ini dibuat berdasarkan cerita nyata, sekaligus kebohongan darinya.

The Lincoln Lawyer (NETFLIX SERIES) 

Tanggal tayang: 13 Mei

Pemain: Manuel Garcia-Rulfo, Neve Campbell, Becki Newton

Seorang pengacara idealis menjalankan praktik hukum dari bagasi mobil Lincoln miliknya. Serial ini diangkat dari novel laris karya Michael Connelly.

Netlifx | Vampire garden Vampire in the Garden (NETFLIX SERIES) 

Tanggal tayang: May 16

Walaupun menjadi musuh bebuyutan, seorang gadis manusia dan seorang ratu vampir bekerja sama untuk menemukan sebuah tempat yang dulunya sama-sama dihuni oleh manusia dan vampir.

Cyber Hell: Exposing an Internet Horror (NETFLIX DOCUMENTARY) 

Tanggal tayang: 18 Mei 

Sebuah jaringan chat room daring yang bersifat anonim dan eksploitatif melakukan berbagai praktik kejahatan seksual. Upaya untuk menjatuhkan para operatornya membutuhkan keberanian dan kegigihan.

Who Killed Sara?: Season 3 (NETFLIX SERIES) 

Tanggal tayang: May 18

Pemain: Manolo Cardona, Ginés García Millán, Carolina MIranda

Dalam musim terakhir serial ini, saat musuh menjadi sekutu dan kebenaran akhirnya terungkap, Álex semakin terobsesi untuk memecahkan teka-teki akan apa yang sebenarnya terjadi pada Sara.

Love, Death & Robots: Volume 3 

(NETFLIX SERIES) 

Tanggal tayang: 20 Mei

Dunia yang luar biasa, keseruan yang penuh kekerasan, dan hal-hal yang tak terduga siap menanti di musim ketiga dari antologi animasi pemenang penghargaan Emmy karya Tim Miller dan David Fincher ini.

Tayangan Lainnya di Bulan Mei
Hold Your Breath: The Ice Dive (NETFLIX DOCUMENTARY)

3 Mei

Meltdown: Three Mile Island (NETFLIX DOCUMENTARY) 

4 Mei

Along for the Ride (NETFLIX FILM) 

6 Mei

Marmaduke (NETFLIX FILM) 

6 Mei

Thar (NETFLIX FILM)

6 Mei

The Getaway King (NETFLIX FILM) 

11 Mei

Bling Empire: Season 2 (NETFLIX SERIES) 

13 Mei

Informasi Netflix

Nikmati berbagai tayangan berkualitas Netflix dengan lebih mudah bersama IndiHome dan Telkomsel 

Bagi pengguna IndiHome: 

Nikmati Netflix secara lebih mudah melalui paket bundling IndiHome Netflix bagi pelanggan baru, dan Add-on untuk pengguna yang sudah berlangganan. Pelanggan cukup melakukan aktivasi dengan mengklik link yang dikirimkan Netflix melalui e-mail yang terdaftar di aplikasi myIndiHome atau melalui channel IndiHome lainnya. 

Bagi pengguna Telkomsel: 

Pelanggan Telkomsel Prabayar maupun Telkomsel Halo (pascabayar) dapat dengan mudah berlangganan layanan Netflix bulanan tanpa harus menggunakan kartu kredit. Untuk berlangganan, pengguna dapat melakukan aktivasi paket bundling. Telkomsel menyediakan berbagai varian paket bundling kuota data dan berlangganan Netflix untuk satu bulan dengan harga mulai dari Rp62.000 menggunakan pulsa – dengan tambahan kuota data MAXstream sebesar 6GB selama berlangganan – serta pilihan resolusi tayangan hingga kualitas Ultra High Definition (4K) di empat perangkat berbeda.

Tentang Netflix 

Netflix adalah penyedia layanan hiburan streaming terkemuka di dunia dengan 222 juta keanggotaan berbayar di lebih dari 190 negara, menyuguhkan serial TV, dokumenter, dan film panjang dalam berbagai genre dan bahasa. Anggota dapat menonton sepuasnya, kapan pun, di mana pun, melalui layar apa pun yang terhubung ke Internet.

Anggota dapat memutar, menjeda, dan melanjutkan tayangan tanpa iklan atau komitmen. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berita terbaru dari Netflix, silakan kunjungi Netflix Media Center. Mohon pengertiannya bahwa jadwal tayangan dapat berubah sewaktu-waktu.