Category Archives: Game

Server ASUS Tersedia dengan AMD Instinct MI210 Accelerator

GAMEFINITY.ID – Jakarta, Pada 22 Maret 2022 ASUS, perusahaan IT terkemuka dalam sistem server, motherboard server, dan workstation, hari ini mengumumkan bahwa server GPU ASUS ESC80000A-E11 dan ESC4000A-E11 akan mendukung akselerator AMD Instinct™ MI210 terbaru dan power discoveries dalam komputasi exascale, memungkinkan para ilmuwan untuk mengatasi masalah terbesar umat manusia tantangan yang mendesak – dari perubahan iklim hingga penelitian vaksin.

Memanfaatkan prosesor AMD EPYC™ Generasi ke-3 terbaru dan kartu akselerator AMD Instinct MI210 (PCIe®), server ESC8000A-E11 dan ESC4000A-E11 dapat memanfaatkan paket lengkap teknologi server AMD untuk menghadirkan performa terbaik untuk AI dan simulasi beban kerja dari edge ke pusat data dan cloud.

ESC8000A-E11_3D-back-top-open-L

Desain server GPU ASUS yang canggih memberikan keunggulan kompetitif

ESC8000A-E11 dalam sasis 4U adalah server soket ganda berdasarkan prosesor AMD EPYC Generasi ke-3 terbaru dan mendukung hingga delapan akselerator AMD Instinct MI210, menjadikannya ideal untuk mengoptimalkan pelatihan AI, analitik, dan beban kerja pembelajaran mesin. Selain itu, desain termal dan pendinginan canggih, yang mencakup terowongan aliran udara independen untuk CPU dan GPU, memungkinkan pembuangan panas yang sangat efisien. Fitur terdepan di pasar mencakup dukungan hingga empat power supply redundan 3000 W 80 PLUS® Titanium. Konfigurasi ini memberikan efisiensi hingga 96%, dan memastikan daya disuplai ke sistem secara merata dari semua PSU – memaksimalkan efisiensi dan memastikan operasi tanpa gangguan.

“ASUS memiliki sejarah panjang dalam menggabungkan teknologi baru dengan AMD untuk memberdayakan solusi server yang dioptimalkan aplikasi untuk beban kerja yang berbeda. Desain server GPU kami yang inovatif memberikan keunggulan kompetitif di pasar, memberikan pelanggan kami kemampuan untuk memecahkan tantangan kompleks lebih cepat dari sebelumnya,” kata Robert Chin, General Manager of ASUS Server and Workstation Business Unit. “Kami akan terus menghadirkan lebih banyak server yang terintegrasi dengan inovasi canggih AMD untuk membantu mempercepat perkembangan di HPC dan AI.”

Baca juga : Sambut Libur Lebaran Bersama Monitor Asus Gaming Terbaru

ASUS juga menawarkan ESC4000A-E11 dalam sasis 2U, server soket tunggal yang cocok untuk menerapkan kluster pelatihan AI modern dalam skala besar dengan dukungan hingga empat akselerator AMD Instinct MI210. Desainnya yang fleksibel memungkinkan ekspansi grafis, jaringan dan penyimpanan, serta peningkatan perangkat keras, termasuk kemampuan hingga sebelas slot PCIe 4.0 untuk aplikasi yang beragam, dan desain panel depan akses mudah yang menampilkan empat drive SSD NVMe dan pilihan OCP opsional. 3.0, adaptor ASUS Hyper M.2 atau kartu HBA/RAID melalui slot PCIe 4.0.

Inovasi AMD menghadirkan kepemimpinan kinerja

Akselerator AMD Instinct MI210 dibuat untuk mempercepat pelatihan pembelajaran mendalam, menyediakan berbagai kemampuan presisi campuran yang diperluas berdasarkan teknologi AMD Matrix Core, dan memberikan kinerja FP16 dan BF16 teoritis puncak 181 teraflops yang luar biasa untuk menghadirkan platform yang kuat bagi pengguna memicu konvergensi HPC dan AI.

Dengan kemampuan Matrix Core presisi ganda (FP64) baru yang inovatif, bersama dengan Arsitektur Infinity AMD Generasi ke-3, AMD memberikan peningkatan kinerja, efisiensi, dan throughput sistem secara keseluruhan untuk HPC dan AI – semuanya didukung oleh CPU AMD EPYC dan AMD Instinct MI200 terbaru. -seri akselerator

Tentang ASUS

ASUS adalah pemimpin teknologi global yang menyediakan perangkat, komponen, dan solusi paling inovatif dan intuitif di dunia untuk menghadirkan pengalaman luar biasa, yang akan meningkatkan standard kehidupan setiap orang dimanapun dia berada. Dengan tim yang terdiri dari 5.000 ahli R&D internal, ASUS terkenal di dunia karena terus-menerus menata ulang teknologi hari ini untuk masa depan, mengumpulkan lebih dari 11 penghargaan setiap hari untuk kualitas, inovasi, dan desain, serta termasuk dalam Fortune’s World’s Most Admired Companies.

Sambut Libur Lebaran Bersama Monitor Asus Gaming Terbaru

GAMEFINITY.ID, Jakarta — Kondisi pandemi sudah semakin membaik. Masyarakat Indonesia kini dapat menikmati libur Idul Fitri tahun ini dengan mengunjungi keluarga dan sanak saudara untuk bersilaturahmi. Gamers pun dapat memanfaatkan momen libur panjang ini untuk gaming marathon. Namun untuk mendapatkan hasil maksimal tentunya dibutuhkan monitor yang tepat. ASUS TUF Gaming VG249Q & TUF Gaming VG259QR siap menemani gamers dalam libur panjang kali ini untuk pengalaman bermain berbagai genre game esport yang lebih imersif.

ASUS TUF Gaming VG249Q

Monitor dengan panel IPS 23,8 inci, Full HD (1920×1080), dengan refresh rate 144Hz yang cepat ini dirancang untuk berbagai game esports secara general. Monitor ini juga dilengkapi waktu respons 1 ms MPRT dan teknologi Adaptive-Sync, untuk gameplay yang sangat lancar tanpa tersendat.

ASUS TUF Gaming VG249Q menghadirkan visual yang memukau dari semua sudut dengan sudut pandang lebar 178 derajat memastikan distorsi minimal dan perubahan warna bahkan saat Anda melihat dari posisi ekstrim sekalipun.

Baca juga : Update Gran Turismo 7 1.13, Hadirkan Track dan Mobil Baru

Teknologi canggih khas ASUS juga hadir dalam monitor ini. Mulai dari Shadow Boost, GamePlus, dan Game Visual. Untuk Anda yang menghabiskan waktu cukup lama di depan komputer, teknologi Flicker Free dan ASUS Ultra-Low Blue Light juga disematkan dalam monitor ini.

Pilihan konektivitas yang ditawarkan pun cukup luas, satu buah DisplayPort1.2, satu buah HDMI (v1.4), 1 buah D-sub, serta dukungan audio-in untuk beragam perangkat multimedia. Dengan dudukan yang dirancang secara ergonomis, TUF Gaming VG249Q menyediakan pengaturan Swivel (+62°~-62°), Tilt (+20° ~ -5°), Pivot +90°~-90° (clockwise & counterclockwise), dan penyesuaian ketinggian (0~150mm) sehingga Anda dapat dengan mudah menemukan posisi menonton yang ideal. Monitor ini juga kompatibel dengan VESA untuk pemasangan di dinding.

ASUS menawarkan Smart Ambient Aurora Light senilai Rp 450,000 secara cuma-cuma untuk menambah estetik dari monitor ini. Pengguna cukup mengikuti syarat dan ketentuan yang tercantum dalam tautan id.rog.gg/klaimB5. Promo berlangsung hanya dari tanggal 15 April hingga 15 Mei 2022.

Dengan beragam fitur yang ditawarkan, ASUS TUF Gaming VG249Q adalah standard baru dalam monitor esport gaming.

Monitor Asus gaming

ASUS TUF Gaming VG259QR

Monitor gaming yang didesain khusus untuk para pecinta game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) ini memiliki layar IPS berukuran 24,5 inch, resolusi Full HD (1920×1080), refresh rate 165hz serta built-in speaker. Didukung dengan teknologi Extreme Low Motion Blur (ELMB) dengan response time 1ms (MPRT) dan menghilangkan ghosting untuk visual gaming yang tajam.

ASUS TUF Gaming VG259QR menghadirkan visual memukau melalui panel IPS dengan sudut pandang lebar 178 derajat. Monitor ini juga telah mendukung kompatibilitas dengan G-SYNC, menghadirkan pengalaman bermain game yang mulus tanpa tearing dan stuttering dengan mengaktifkan VRR (variable refresh rate) secara default.

Baca juga : PUBG Mobile Kolaborasi dengan Evangelion!

TUF Gaming VG259QR dilengkapi dengan berbagai teknologi canggih yang dapat menunjang pengalaman bermain game. Dimulai dari Shadow Boost, GamePlus, dan GameVisual. Untuk Anda yang menghabiskan waktu cukup lama di depan komputer, teknologi Flicker Free dan ASUS Ultra-Low Blue Light juga disematkan dalam monitor ini.

Soal konektivitas tentu bukan masalah. Di dalam monitor ini tersedia satu buah Display Port1.2, dua buah HDMI (v1.4) dan satu buah Earphone Jack yang mendukung beragam perangkat multimedia. Built-in speaker 2 watt x2 juga tersedia pada monitor ini. ASUS TUF Gaming VG259QR telah dirancang secara ergonomis dan menawarkan penyesuaian swivel (+90°~-90°), tilt (+33° ~ -5°), pivot +90°~-90°(clockwise & counterclockwise) dan penyesuaian ketinggian (0~130mm) yang ekstensif bagi penggunanya.

Sama seperti saudaranya, ASUS juga menawarkan Smart Ambient Aurora Light senilai Rp 450,000 secara cuma-cuma untuk setiap pembelian TUF Gaming VG259QR. Pengguna cukup mengikuti syarat dan ketentuan yang tercantum dalam tautan id.rog.gg/klaimB5. Promo ini juga hanya berlangsung dari tanggal 15 April hingga 15 Mei 2022.

ASUS VY249HE

ASUS tentu tidak lupa dengan pengguna non-gamers. Monitor ASUS VY249HE Eye Care dihadirkan dan dirancang khusus dengan mempertimbangkan kesehatan Anda. Monitor ini memiliki teknologi ASUS Eye Care Plus, perlindungan antibakteri yang tahan lama dan dipatenkan pada bezel dan hotkey, serta panel IPS FHD 1920×1080 dengan sudut pandang 178 derajat yang menghadirkan visual luar biasa.

Monitor ini ideal untuk eLearning, bekerja atau hiburan. Kombinasi refresh rate 75Hz dan dukungan AMD FreeSync™ memastikan Anda akan menikmati semua konten secara konsisten. Entah Anda bekerja, belajar, menonton film atau bermain game, Anda pasti menikmati visual yang halus dan cerah dengan VY249HE.

Baca juga : Review Pocket City: Sims City Sederhana di Perangkat Mobile

ASUS kembali menyematkan teknologi canggihnya dalam monitor ini. Mulai dari mode Color Augmentation untuk membantu pengguna yang menderita buta warna untuk membedakan warna, Rest Reminder yang akan mengingatkan pengguna kapan saatnya harus meninggalkan layar, ASUS Blue Light Filter terpadu yang disertifikasi TÜV Rheinland melindungi mata dari sinar biru yang berbahaya, serta Teknologi ASUS Flicker Free terpadu yang telah disertifikasi TÜV Rheinland yang dapat mengurangi kedipan di layar untuk memastikan Anda dapat menatap monitor dengan nyaman.

Monitor VY249HE sudah dilengkapi dengan kompatibilitas vesa mount 100x100mm. Untuk mendukung fitur ini, ASUS menawarkan bracket arm ekslusif untuk setiap pembelian monitor VY249HE. Pengguna dapat melakukan klaim dengan mengikuti syarat dan ketentuan pada tautan id.rog.gg/klaimB5. Promo hanya berlangsung dari tanggal 15 April hingga 15 Mei 2022.

ASUS TUF Gaming VG259QR, TUF Gaming VG249Q & VY249HE sudah tersedia di pasaran dan siap menemani Anda untuk kegiatan gaming ataupun non-gaming dalam libur Idul Fitri kali ini.

KETERSEDIAAN DAN HARGA

Untuk ketersediaan, harga, dan informasi lebih lanjut mengenai produk ASUS, silakan menghubungi perwakilan ASUS di kota Anda.

Tentang ASUS

ASUS adalah pemimpin teknologi global yang menyediakan perangkat, komponen, dan solusi paling inovatif dan intuitif di dunia untuk menghadirkan pengalaman luar biasa, yang akan meningkatkan standard kehidupan setiap orang dimanapun dia berada. Dengan tim yang terdiri dari 5.000 ahli R&D internal, ASUS terkenal di dunia karena terus-menerus menata ulang teknologi hari ini untuk masa depan, mengumpulkan lebih dari 11 penghargaan setiap hari untuk kualitas, inovasi, dan desain, serta termasuk dalam Fortune’s World’s Most Admired Companies.

Review Pocket City: Sims City Sederhana di Perangkat Mobile

GAMEFINITY.ID, Kota Batu – Pocket City, sebuah game besutan Codebrew Games yang dirilis pada 20 Juli 2018 di Play Store. Secara keseluruhan, game ini dapat dikatakan sebagai Sims City versi sederhana di perangkat mobile.

Sims City sendiri dikenal sebagai sebuah game city building yang kompleks. Jika kalian pernah bermain serial game ini seperti Sims City 4, kalian pasti paham bagaimana kompleksnya Sims City. Namun, tipe game tersebut tidak cocok bila digunakan untuk bersantai bagi sebagian orang. Maka dari itu, game Pocket City ini dapat menjadi alternatif untuk game yang dibuat untuk santai.

Tampilan Interface

Pocket City Interface | Personal Archive
Tampilan Main menu di game Pocket City | Personal Archive

Pocket City memiliki tema di main menu yang sederhana. Hanya ada beberapa pilihan mode game yang ada di dalam Pocket City. Meskipun sederhana, tampilan interface di game ini dapat dibilang efisien dan tidak terlalu dilebih-lebihkan.

Tampilan menu dalam in-game juga tidak terkesan ribet dan kompleks. Semua menu ditata sedemikian rupa untuk menunjukkan para pemain bahwa game ini dapat dibawa santai.

Admin Rating: 8.5/10

Baca Juga: Serial Animasi Engage Kiss Dapatkan Adaptasi Dari Square Enix

Gameplay

Pocket City Gameplay | Personal Archive
Gambar dalam Permainan Pocket City | Personal Archive

Tidak seperti Sims City Mobile yang menggunakan waktu yang sesuai di dunia nyata, Pocket City ini menggunakan sistem waktunya sendiri. Ini berarti bahwa proses pembangunan di game ini tidak akan memakan waktu hingga berjam-jam. Semua pembangunan dapat selesai dalam beberapa detik.

Tidak hanya tentang bangun membangun, Pocket City juga mempunyai beberapa misi yang hadir dari warga kalian. Seperti misi untuk membangun sesuatu, misi untuk mengirim polisi ke tempat kriminal, dan misi mitigasi bencana alam. Tentu saja, semua terangkum dalam konteks yang sederhana.

Bila kalian sudah memenuhi satu daerah dengan bangunan, kalian dapat membangun kota di daerah lainnya dengan kondisi alam yang berbeda. Ada yang di pegunungan dan di kepulauan. Namun, yang disayangkan adalah kemampuan mengganti kondisi terrain di sebuah kota yang seharusnya menjadi tantangan. Intinya pemain mampu menghilangkan tantangan yang diberi dengan harga yang bisa dibilang sangat murah.

Admin Rating: 9/10

Grafis

Pocket City Graphics | Personal Archive
Tampilan Kota dari Dekat di Game Pocket City | Personal Archive

Grafis pada game ini memiliki kesan minimalis. Semua digambarkan dengan sederhana namun tetap dalam konteks yang baik. Meskipun terkesan minimalis, grafis yang ditawarkan mempunyai warna yang beragam dan kaya. Jadi para pemain disuguhkan dengan bangunan yang lebih warna warni.

Pengaturan grafis yang dimiliki adalah penurunan resolusi pada game. Meski ada pengaturan tersebut, game ini dapat dikatakan sebagai game yang ramah perangkat “kentang”. Saya pernah mencoba di perangkat saya yang lawas, Realme C1 (2019), dan game ini dapat berjalan lancar di pengaturan resolusi medium, dan cukup playable di pengaturan resolusi ultra.

Admin Rating: 9/10

Kualitas Audio

Kualitas audio di game ini merupakan kelemahan terbesar. Suara yang dihasilkan merupakan suara perkotaan yang terkesan monoton. Untuk pengiring terkadang ada suara dari bangunan yang sedang kita lihat maupun suara penduduk yang berbicara. Suara musik juga hampir tidak memiliki pengaruh dalam pengalaman bermain. Jadi, disarankan untuk mendengarkan musik dari aplikasi eksternal.

Admin Rating: 6/10

Baca Juga: Elon Musk Resmi Menjadi Pemilik Twitter

Addictivity

Game ini memang ditujukan bagi kalian yang hanya ingin menghabiskan waktu senggang kalian seperti ketika menunggu transportasi. Namun, game ini juga dapat membuat para pemainnya terus memiliki keinginan untuk membuka dan bermain game ini.

Hal ini dikarenakan sistem unlock berdasarkan level yang dihadirkan game ini, membuat para pemain ingin dengan segera melepas bangunan yang masih belum dapat mereka bangun. Replayability juga tidak usah dipertanyakan, kalian dapat bermain game ini secara berulang terus menerus, meski pada akhirnya pasti akan bosan dengan misi yang dihadirkan.

Admin Rating: 9/10

Worthiness

Karena game ini ada yang versi berbayar, maka saya selalu menyediakan segmen ini ke artikel review bila game-nya berbayar. Pocket City memiliki dua versi, yaitu Pocket City Free yang gratis untuk diunduh dan juga ada Pocket City dengan harga Rp. 10.000 yang juga menghilangkan iklan dari versi gratisnya.

Tentu saja, saya akan menyarankan Pocket City biasa meskipun harus membayar. Dengan game berkualitas seperti ini dengan harga Rp. 10.000 merupakan harga yang sangat murah.

Admin Rating: 10/10

Kesimpulan

Pocket City merupakan sebuah game yang mirip seperti Sims City, namun dikemas dalam konteks yang lebih sederhana dari segi gameplay maupun grafis. Audio di game ini terkesan monoton sehingga lebih baik mendengarkan lagu sendiri.

Game ini juga cocok untuk dimainkan di waktu senggang dalam mengisi kegiatan sehari-hari. Dengan harga yang murah, pemain dapat mendapatkan pengalaman bermain tanpa iklan yang tentunya lebih nyaman.

Total Admin Rating: 8.5/10

 

Review-review game menarik dapat dibaca pada kanal Review Game di Gamefinity. Bagi para pecinta games yang ingin top up untuk game kesayangan kalian, bisa langsung di Gamefinity.id prosesnya cepat dan metode pembayaran juga mudah.

Final Fantasy Brave Exvius Berkolaborasi Dengan Persona 5

GAMEFINITY ID, YOGYAKARTA – Kolaborasi Persona 5 Royal dengan War of the Visions: Final Fantasy Brave Exvius versi global telah diumumkan oleh Square Enix. Event ini berlangsung pada 27 April 2022 dan berakhir pada 31 Mei 2022. Pada Desember 2021, War of the Visions: Final Fantasy Brave Exvius versi jepang telah terlebih dahulu melakukan berkolaborasi dengan salah satu franchise paling populer milik Atlus ini.

Final Fantasy Brave Exvius sendiri sudah berumur 7 tahun sejak perilisan perdananya tahun 2015. Game untuk mobile ini sebelumnya pernah memunculkan beberapa karakter pendahulunya. karakter tersebut seperti Rinoa Heartilly dari Final Fantasy 8, Cloud dari Final Fantasy 7, Tidus dari Final Fantasy 10, dan Lightning dari Final Fantasy 13.

Baca Juga: Review Epic Conquest Series, Salah Satu RPG Dalam Negeri

Hal-Hal Baru Dalam Kolaborasi Final Fantasy Brave Exvius x Persona 5 Royal

https://www.youtube.com/watch?v=xDA54vnk4k4

Ada tiga UR karakter dari Persona 5 yang bisa kita dapatkan selama kolaborasi ini, yaitu Ren Amamiya (Joker) dan Kasumi Yoshizawa (Violet) yang bisa kita dapatkan lewat gacha. Serta Makoto Niijima (Queen) yang bisa kita dapatkan secara gratis dari login bonus.

Final Fantasy Brave Exvius
Persona 5 Character

Ketiga karakter ini mempunyai special attack yang diambil dari beberapa teknik mereka di game Persona 5. Teknik seperti “Queen’s Atomic Flare” dan “Violet’s Sword Dance”, dan akan menampilkan end screen battle yang menyerupai finisher All-Out Attack mereka di Persona 5.

Final Fantasy Brave Exvius
Login Bonus

Selain itu, ada juga special event quest baru yang muncul selama event kolaborasi  antara War of the Visions: Final Fantasy Brave Exvius dan Persona 5 Royal. Dua Vision Card juga bisa kita dapatkan selama event ini, yaitu “Changing the World Takes Heart” dan “They Who Defy Reality”.

Final Fantasy Brave Exvius
Special Event Quest

Kolaborasi antara Final Fantasy Brave Exvius dengan Persona 5 ini tentunya disambut hangat oleh fans dari kedua franchise besar game RPG tersebut. Para anggota Phantom Thieves ini sepertinya juga akan mencuri hati para penggemar dari game Final Fantasy, walaupun bukan secara harfiah seperti yang terjadi pada gamenya.

Untuk mengetahui update informasi kolaborasi lainnya seputar game dapat dibaca hanya di gamefinity. selain itu buat para pembaca yang ingin gacha dapat melakukan top-up  langsung di Gamefinity.id. Selain lengkap untuk berbagai games, metode yang pembayaran dapat melalui OVO, GO-Pay, Shopee-Pay, PayPal, Kredivo dan lainnya.

Ubisoft Hentikan Online Support Lebih Dari 90 Game Lama

GAMEFINITY.ID, BANDUNG – Ubisoft telah mengumumkan daftar lebih dari 90 game lama yang telah dimatikan server-nya. Sebelumnya, mereka pertama kali mengumumkan rencana tersebut tahun lalu.

Contoh Game Dari Ubisoft yang Telah Dimatikan Server-nya

Ubisoft Assassin's Creed

Kebanyakan dari game pada daftar tersebut awalnya dirilis untuk konsol game lama seperti PlayStation 3 dan Xbox 360, serta PC. Bahkan lebih mengejutkannya lagi, Rainbox Six Lockdown yang dirilis untuk Nintendo GameCube, PlayStation 2, dan Xbox juga masuk daftar.

Namun, tidak semua platform yang menyediakan game pada daftar tersebut akan dimatikan server-nya, misalnya Assassin’s Creed 2 hanya dimatikan server-nya untuk PC, Mac, iOS, dan OnLive, juga Far Cry dan Far Cry 2 hanya dimatikan server versi PC-nya.

Penggemar Just Dance juga tampaknya harus mulai menikmati seri terbarunya. Pasalnya Just Dance 3 hingga Just Dance 2018 juga masuk dalam daftar. Akan tetapi, tampaknya Just Dance 2016 hingga Just Dance 2018 masih bisa dimainkan online di PlayStation 4 dan Xbox One.

Tampaknya kabar ini mengecewakan semua pemain yang masih memainkan judul-judul game lama Ubisoft. Tentu saja, Ubisoft menginginkan pemain agar berpindah ke judul game yang lebih baru dan konsol yang lebih mutakhir.

Tenang! Masih Bisa Dimainkan Offline!

Ubisoft memastikan gamegame tersebut masih bisa dimainkan secara offline. Namun, fitur online dari setiap game tersebut tidak akan bisa diakses kembali, seperti online multiplayer, in-game news, dan statistics.

Unit dan Challenge dari layanan Ubisoft Connect untuk gamegame dalam daftar juga sudah dimatikan. Dengan kata lain, pemain tidak dapat menyelesaikan challenge dan mendapat unit dengan bermain game tersebut.

Baca juga: Tidak Akan Ada Update Baru Untuk Ghost Recon Breakpoint

Unlockable rewards juga sudah tidak bisa lagi diakses versi PC, meski sudah terlanjur di-redeem. Sementara untuk versi konsol, unlockable rewards masih bisa digunakan selama pemain tidak mereset ulang save datanya.

Sementara itu, Ubisoft juga dikabarkan akan diakuisisi oleh sebuah perusahaan swasta. Ubisoft belum berkomentar tentang kabar ini. Pemain masih bisa bernostalgia bermain lebih dari 90 game lama dari Ubisoft di daftar, tetapi pengalaman bermain tidak akan pernah sama seperti dulu.

Untuk mengetahui informasi seputar game Ubisoft dan games lainnya, dapat kunjungi gamefinity.id. Selain itu gamefinity juga menyediakan top up untuk kebutuhan games melalui berbagai metode pembayaran seperti BCA, OVO, GO-Pay, Shopee-Pay dan masih banyak lagi hanya di gamefinity.id

WoTB Guide: Tips Memilih Nation untuk Pemula

GAMEFINITY.ID, Kota Batu – World of Tanks Blitz atau lebih dikenal sebagai WoTB merupakan sebuah game besutan Wargaming. Game ini ditujukan sebagai versi WoT yang lebih cepat dan ringkas dari game aslinya.

Nah, bedanya lagi, WoTB juga dapat dimainkan di PC maupun Mobile dan dapat dimainkan cross-platform. Jadi player PC dapat bertemu player Mobile. Tapi jangan salah, setiap device yang digunakan punya kekurangannya masing-masing jadi matchmaking masih dapat dibilang fair.

Bagi pemula yang baru pertama kali bermain, kalian pasti akan dihadapkan dengan 8 pilihan nation atau negara untuk dikembangkan tech tree-nya.

Di artikel kali ini, kita akan membahas tips untuk memilih nation yang tepat bagi pemula dengan menunjukkan pros dan cons yang dimiliki setiap nation.

Pendahuluan Sebelum Membaca Tips WoTB Ini

Sebagai catatan pendahuluan, mungkin kalian akan berpikir “ya sesuai play style masing-masing lah bang cara milihnya”. Memang benar, namun kalau misal nation yang kalian pilih ini perlu skill tinggi dan pengalaman yang tinggi kan sebagai pemula pasti keteteran.

Tips kali ini akan saya jabarkan berupa kelebihan dan kekurangan rata-rata tank pada masing-masing nation tech tree. Nanti juga akan direkomendasikan line tank yang cenderung mudah untuk di-grind oleh pemula.

Namun, pemula tidak akan direkomendasikan line Light Tank dikarenakan sebagus-bagusnya LT masih perlu skill dan pengalaman untuk mengoptimalkan kemampuannya. LT yang dimaksud disini adalah LT yang ada di tier yang lebih ke atas (tier 6 – 10). Karena LT di tier bawah (tier 1-4) masih dapat dimainkan secara santai.

Baca Juga: Review Assassin’s Creed: Bloodlines, Assassin’s Mobile Series

Karakteristik Setiap Nation di WoTB

US WoTB Tech Tree

US WoTB Tech Tree | Personal Archive
US WoTB Tech Tree | Personal Archive

Kita mulai dari yang paling atas dulu, tank punya Amerika Serikat.

Tech tree milik AS sendiri didominasi oleh tank yang memiliki gun depression di atas rata-rata nation lainnya. Kelebihan ini  memungkinkan tank milik AS untuk mengarahkan gun miliknya ke bawah lebih jauh yang menghasilkan gaya bermain lebih fleksibel pada kondisi map tidak rata. Hal tersebut juga didukung oleh turret milik tank AS yang terkenal keras.

Namun, kelemahan dari tank AS sendiri ialah hull armor yang tidak merata. Maksudnya yang gampang dipahami ialah “kadang keras di depan, kertas di sisi lain atau bahkan nggak ada yang keras sama sekali”.

Betul, armor dari badan tank AS dapat dikatakan hampir tanpa proteksi, jadi bisa dikatakan kalian harus menyembunyikan badan tank menggunakan objek yang ada di dalam map dan hanya menunjukkan turret bagian depan saja.

Kesimpulannya, nation ini cenderung ke newbie friendly karena dapat memberikan setidaknya proteksi bagi pemula dan sedikit all-rounder.

Germany WoTB Tech Tree

Germany WoTB Tech Tree | Personal Archive
Germany WoTB Tech Tree | Personal Archive

Tank Jerman, sangat memuaskan dan terkenal dengan gun yang dipakai selalu di atas rata-rata gun milik nation lainnya. Mulai dari penetration, dispersion, dan alpha, semuanya membuat player puas.

Bukan hanya itu, rata-rata tank Jerman memiliki armor dengan angle yang dapat memaksimalkan potensinya. Jadi player tidak perlu untuk melakukan angling atau memiringkan tank untuk memaksimalkan armor. Kelebihan armor tersebut tidak dimiliki semua tank Jerman. tank Leopard I dan Grille 15 yang tidak memuiliki armor tapi kemampuan mobilitasnya bagus.

Untuk kelemahannya semua dapat dibilang tergantung tank. Biasanya yang punya armor tebal diganti dengan mobilitas yang terbatas atau sebaliknya. Tank seperti Leopard I dan Grille memerlukan skill yang tinggi karena harus melihat kondisi setiap waktu agar dapat bermain bagus.

Direkomendasikan untuk pemula adalah E 100, karena punya kemampuan yang lebih baik daripada tank Jerman lainnya. Gun bagus, armor bagus, mobilitas untuk sebuah HT bagus, intinya overall bagus, namun bukan tanpa kelemahan.

Soviet Tech Tree

Soviet WoTB Tech Tree | Personal Archive
Soviet WoTB Tech Tree | Personal Archive

Terkenal sebagai tech tree yang isi tank-nya dapat dikatakan all-rounder, tank Soviet menjadi nation paling ramah untuk pemula. memiliki kemampuan rata-rata yang cukup baik. Dari armor yang merata dan sudah punya angle yang lumayan optimal, tidak tegak lurus ke atas.

Gun yang dimiliki punya keunggulan di alpha meskipun beberapa punya konsekuensi penetrasi yang rendah. Turret yang tebal dan merata, tidak seperti tank milik AS. Hal tersebut membuat Soviet menjadi nation paling ramah pemula. Pengecualian, untuk line Object 263 sangat tidak disarankan untuk pemula dikarenakan gaya bermainnya yang out of the box.

Kelemahan rata-rata ada di masing-masing tank bukan seluruh nation. Karena rata-rata tank Soviet grinding-nya lebih sulit, apalagi kalau pakai tank stock (tank yang belum di-upgrade sama sekali). Line yang direkomendasikan untuk pemula adalah line IS-7 lalu IS-4. Ingat IS-7 dulu baru IS-4 supaya pengalaman grinding lebih nyaman.

British Tech Tree

British WoTB Tech Tree | Personal Archive
British WoTB Tech Tree | Personal Archive

Terkenal akan DPM yang di atas rata-rata nation lain, gun di nation ini sering disebut sebagai machine gun. Namun, bila sebuah gun milik Inggris tidak mempunyai DPM yang bagus, biasanya diganti dengan tingkat penetrasi yang jauh lebih tinggi.

Gun milik Inggris juga terkenal dengan HESH Premium Shell, tidak seperti HE biasa, HESH ini mempunyai tingkat penetrasi yang lebih tinggi namun tidak mengurangi damage seperti peluru HEAT. Armor jadi perhatian dalam bermain tank Inggris. Karena terkadang ada, kadang hilang armor tersebut. Tank seperti FV 4005 dan FV215b 183 merupakan contoh tank yang tidak cocok bagi pemula. Yang lebih ramah adalah line FV4202 dan FV215b yang punya armor lebih tebal dan kemampuannya merata.

Japan Tech Tree

Japan WoTB Tech Tree | Personal Archive
Japan WoTB Tech Tree | Personal Archive

Tank nation Jepang sangat tidak direkomendasikan untuk pemula. Karena dapat menyebabkan lose streak jika tidak mengerti cara memainkannya. Tank Jepang memang bagus rata-rata mulai dari tier 8, tetapi tidak ramah untuk pemula.

Ketiadaaan armor merupakan kelemahan yang dimiliki setiap tank Jepang. Namun, rata-rata tank tier tinggi di Jepang memiliki gun yang bagus dan akurat serta mobilitas yang baik. Untuk tank di bawah tier 8, semua masih standar tidak memiliki kekhususan berarti. Meskipun sudah di atas tier 8, tank Jepang bukanlah rekomendasi untuk pemula

China Tech Tree

China WoTB Tech Tree | Personal Archive
China WoTB Tech Tree | Personal Archive

Overall, tank milik Cina adalah versi “KW super” tank milik Soviet. Hampir semuanya punya downgrade. Meski begitu yang menjadikan nation ini tidak ramah bagi pemula adalah gun depression yang dimiliki sangat rendah. Akibatnya tank Cina yang notabene punya turret armor yang kuat harus beradaptasi kembali, karena tidak cocok bermain di pegunungan. Padahal turret armor yang kuat merupakan modal pertama untuk bermain di area pegunungan.

Memang tank tier 10 milik Cina semuanya bagus, namun tetap membutuhkan skill dan pengalaman yang tidak dimiliki oleh pemula. Meski begitu kalau kalian suka tantangan bisa mencoba tech tree milik Cina yang tidak seburuk tank Jepang. Tapi tank tier 9 ke bawah memiliki tingkat penetrasi yang rendah. Sehingga jangan kecewa ketika tembakan dari depan tidak dapat tembus tank musuh.

Baca Juga: God of War Ragnarok Tetap Rilis Tahun Ini!

France Tech Tree

France WoTB Tech Tree | Personal Archive
France WoTB Tech Tree | Personal Archive

Sama seperti tank Jepang, tank Prancis juga tidak disarankan bagi seorang yang baru bermain. Namun, kalau sudah ada pengalaman sedikit dan mulai terbiasa bisa disarankan untuk tank Prancis. Karena uniknya, tank Prancis yang ramah pemula dan mudah digunakan justru ada di tier 10 miliknya, yaitu Foch 155. Meskipun memiliki proses grinding-nya banyak memakan waktu. Berbeda dengan tank sebelum Foch 155, dapat dikatakan sangat biasa atau bahkan di bawah rata-rata.

Tidak disarankan untuk HT Prancis, kecuali sudah mahir dan punya banyak pengalaman. Sering disebut Heavy Tank tanpa armor dan hanya punya mobilitas dan gun yang bagus. HT tanpa armor yang tebal memiliki gaya bermain yang berbeda dari umumnya. Oleh karena itu, HT Prancis tidak disarankan untuk pemula.

European Union Tech Tree

EU WoTB Tech Tree | Personal Archive
EU WoTB Tech Tree | Personal Archive

Karena ada 4 nation masuk tech tree ini maka saya akan bahas satu persatu secara singkat.

Tank Swedia sedikit tidak disarankan untuk player baru karena mekanisme auto-loader dan auto-reloader miliknya harus dipelajari lebih lanjut. Kalau sudah sedikit terbiasa dengan WoTB mungkin bisa disarankan.

Tank Italia mempunyai alasan yang sama dengan tank Swedia ditambah lagi dengan hilangnya armor di tank Italia membuatnya tidak ramah pemula.

Tank Polandia bisa dikatakan ramah untuk pemula namun memerlukan pembiasaan khusus karena gun yang dimiliki punya waktu reload yang lama. Ini membuat kalian harus perhitungan tembakan kalian akan mengenai sasaran atau tidak.

Tank Ceko juga tidak disarankan untuk pemula karena sistem auto-loader yang asing untuk player baru. Namun, seperti tank Swedia, kalau sudah terbiasa bisa disarankan.

Kesimpulan

Setiap nation memiliki kelebihan dan kelemahan masing masing. Dapat dikatakan semua nation mempunyai keunikan masing-masing. Tank AS punya kelebihan di map dengan gaya perbukitan, Soviet yang armor-nya mumpuni, Jerman memiliki gun bagus, dan masih banyak lagi.

Kalau perlu diurutkan mana nation yang newbie friendly, maka dapat menjadi seperti berikut ini:

  1. Soviet
  2. AS
  3. Jerman
  4. Inggris
  5. Cina
  6. Polandia (EU)
  7. Swedia (EU)
  8. Italia (EU)
  9. Prancis
  10. Ceko (EU)
  11. Jepang

Pemula tidak direkomendasikan untuk bermain Light Tank (LT), karena dibutuhkan kemampuan mekanik yang baik. Hal ini dikarenakan LT memerlukan observasi dan harus bergerak setiap waktu. Belum lagi perubahan gaya bermain di setiap waktunya. Semakin lama, nanti para pemula akan jadi paham tentang game WoTB dan akan gameplay dari tank yang ada.