Category Archives: Game

Heboh! Muncul Game Kepak Sayap Banteng di Play Store

GAMEFINITY.ID, Jember – Baru-baru ini warganet dihebohkan dengan munculnya sebuah game yang bernama “Kepak Sayap Banteng” di Play Store serta siap untuk di unduh oleh para pengguna smartphone.

Dengan viralnya game ini, tentu kita sudah menduga-duga bahwa game ini sifatnya menyindir para tokoh politik yang beramai-ramai memasang baliho dengan memampang poster wajah mereka di pinggir jalan.

Game kepak sayap banteng dirilis pada tanggal 14 Agustus 2021 oleh Play Castle, dan sudah mencapai lebih dari 1000 unduhan, 254 ulasan pengguna serta mendapatkan rating 4,8 di Google Playstore.

Game kategori arcade ini menyerupai salah satu game yang namanya sempat populer, yakni Flappy Bird. Namun, jika di dalam permainan Flappy Bird menggunakan ikon burung, maka pada game ini menggunakan hewan banteng yang bersesuaian dengan nama game tersebut.

“Uji kelihaianmu dengan bermain game menantang ini! Dengan game ini, kalian akan diuji kesabarannya. Yang tidak kuat mental akan menyulut emosi saking sulitnya menaklukan game ini.” Tulis developer dalam deskripsi.

Kesan Indonesia yang ada pada game ini bertambah ketika background yang digunakan adalah siluet Kota Jakarta, sudah pasti dengan patung pancuran serta tugu monasnya.

Sesuai yang tertera pada deskripsinya, game ini memang akan menguji kesabaran pemainnya. Para pemain harus dapat menuntaskan rintangan yang ada, rintangan pada game ini dibuat mirip seperti baliho.

Adapun warna rintangan yang ada pada game kepak sayap banteng terbagi menjadi dua, yaitu merah dan kuning. Pada rintangan warna merah terdapat tulisan “kepak sayap kaefci 20k” serta diberi gambar mirip ayam. Sedangkan pada warna kuning terdapar tulisan “kerja cari duit” dan ditambah dengan gambar yang menyerupai sesosok orang berbaju putih.

Bethesda Umumkan Skyrim Anniversary Edition, Kini Bisa Memancing

GAMEFINITY.ID, Purworejo – Baru-baru ini, Bethesda mengumumkan edisi terbaru game Skyrim dengan nama Skyrim Anniversary Edition yang dihadirkan untuk memperingati 10 tahun rilisnya game Skyrim. Ini adalah edisi ketiga setelah Legendary Edition yang dirilis pada 2013 dan Special Edition pada 2016 yang lalu.

Diumumkan selama event QuakeCon 2021, Skyrim Anniversary Edition akan menghadirkan seluruh konten yang ada di Skyrim Special Edition, termasuk ekspansi Dawnguard, Hearthfire dan Dragonborn. Selain itu, lebih dari 500 konten dari Creation Club seperti quests, dungeons, bos baru, senjata, dan spell yang dibuat oleh Bethesda dan mod dari komunitas juga akan hadir dalam edisi ini.

Yang paling menarik, Skyrim Anniversary Edition akan menghadirkan mekanik memancing. Ya, kini alat pancing yang ada di Skyrim akan bisa berguna setelah sebelumnya hanya bisa diambil namun tidak bisa digunakan.

Skyrim Anniversary Edition

“Itu adalah sesuatu yang selalu ingin saya lakukan di Skyrim,” kata Ashley Cheng, managing director dari Bethesda Game Studios. “Anda tidak perlu menyelam ke dalam air dan membabi buta lagi. Anda sekarang dapat mengambil pancing, melakukan beberapa pencarian memancing. Ini adalah tambahan yang bagus untuk permainan, itu akan gratis untuk semua orang, dan itu benar-benar menambah imersif dunianya.”

Skyrim Anniversary Edition akan dirilis pada 11 November mendatang, tepat 10 tahun setelah game originalnya rilis. Walau Bethesda sudah diakuisi oleh Microsoft, edisi ini akan tetap hadir di PS4 dan PS5 dan tentunya di PC, Xbox One dan Xbox Series X/S. Untuk kalian yang sudah punya Skyrim Special Edition, kalian bisa mengupgradenya walau tidak gratis, namun free next-gen update tetap didapat bagi kalian pengguna konsol next-gen.

Pernyataan PBESI Terhadap Posisinya Dalam Mengatur Esport di Indonesia.

GAMEFINITY.ID, Denpasar – Seperti yang dilansir dari Gamebrott, beberapa hari yang lalu PBESI melaksanakan acara Prescon yang berisikan terkait dengan Esport PON XX Papua 2021. Dengan adanya acara ini, maka Esport sudah resmi menjadi salah satu cabang olahraga di Indonesia. Acara Prescon ini dilakukan secara online. Disaat yang bersamaan, PBESI mengumumkan Garudaku.com, sebuah website yang berisikan database tentang atlit Esport, tim dan stakeholder Esport yang ada di Indonesia.

PBESI mengumumkan bahwa game yang akan dipertandingkan pada PON XX Papua 2021 merupakan game yang terkenal dan daapt dijangkau oleh banyak masyarakat Indonesia. Game yang akan dipertandingkan ada Mobile Legends, Lokapala, Free Fire dan eFootball 2021. Dari judul game tersebut, terlihat tidak adanya game dari platform PC (untuk eFootball 2021 yang digunakan versi platform konsol), ini dikarenakan para gamers di Indonesia masih sedikit yang mendapat akses ke platform PC.

PBESI mengatakan bahwa game Lokapala masuk kedalam game yang dilombakan di PON XX Papua 2021 berguna untuk mendukung perkembangan developer game lokal. PBESI juga mengumumkan Kartu Esport Indonesia (KEI), kartu ini berguna untuk memberikan identitas kepada atlit Esport bahwa dirinya berada di bawah naungan PBESI. Direncanakan juga kartu ini dapat digunakan sebagai transaksi payment gateway atau sebagainya dan jikalau atlit Esport tersebut ketahuan melakukan kecurangan maka kecurangan dan sanskinya dapat ditulis ke dalam kartu ini.

Salah satu penulis dari Gamebrott menanya kan tentang regulasi dari PBESI, apakah regulasi ini akan diberlakukan hanya untuk game yang dilombakan di PON XX Papua 2021 saja dan jikalau diberlakuan, apakah berarti game tersebut sudah diakui oleh PBESI?

Pihak PBESI pun menjawab “jadi Regulasi PBESI, judulnya adalah Peraturan Pengurus Besar Esport Indonesia. Jadi peraturan itu mengatur rumah Pengurus Besar Esport Indonesia. Jadi bukan peraturan Republik Indonesia, tapi Peraturan Pengurus Besar Esports Indonesia. Sama seperti PSSI memiliki peraturan. Aturan PSSI mengatur rumah dari PSSI itu sendiri. Jadi siapapun yang termasuk dalam PBESI tentunya akan terikat dengan peraturan itu”.

Sambung dari PBESI “Jadi kita jelaskan bahwa itu judulnya adalah Peraturan PBESI. Peraturan itu merupakan turunan UUD no 3 tahun 2005 sistem olahraga nasional dimana semua liga olahraga di Indonesia di bawah naungan PB masing masing. PBESI dituntut sebagai wadah olahraga prestasi Esport secara resmi oleh Pemerintah Indonesia. Di situu PBESI mengatur seluruh ekosistem yang ada di dalam PBESI”. Mengakhiri jawaban yang diberikan oleh pihak PBESI.

Call of Duty: Vanguard Bawa Kembali Perang Dunia II, Rilis 5 November Mendatang

GAMEFINITY.ID, Purworejo – Setelah banyak muncul rumor mengenai game Call of Duty baru, akhirnya Sledgehammer Games dan Actvision mengonfirmasi bahwa Call of Duty: Vanguard akan menjadi seri terbaru dari franchise Call of Duty. Detail lebih lanjut mengenai Call of Duty: Vanguard tadi malam dibagikan melalui event Battle of Verdansk dalam game Call of Duty: Warzone.

Sama seperti game Call of Duty: WW2 buatan Sledgehammer Games sebelumnya, Call of Duty: Vanguard juga akan mengangkat tema Perang Dunia II. Dalam mode campaign, pemain akan ikut bertempur dengan sudut pandang empat tentara dari empat latar utama Perang Dunia II seperti Asia Pacific, North Africa, Western Front dan Eastern Front.

Keempat tentara tersebut adalah Sgt. Arthur Kingsley, Lt. Polina Petrova, Cpt. Wade Jackson dan lt. Lucas Riggs. Mereka akan membentuk pasukan khusus bernama Task Force One untuk melawan antagonis Heinrich Freisinger, Direktur Gestapo yang ingin menjaga partai Nazi tetap hidup menjelang akhir perang.

Call of Duty: Vanguard sendiri dikonfirmasi menggunakan versi upgrade dari engine yang digunakan pada Call of Duty Modern Warfare. Hal ini membuat grafis yang dihadirkan terlihat realistis dan memanjakan mata. Selain itu, engine ini membuat kinerjanya semakin optimal yang tentunya dapat meningkatkan pengalaman dalam bermain game yang satu ini.

Call of Duty: Vanguard

Untuk mode multiplayernya, Call of Duty: Vanguard akan menghadirkan 20 maps saat pertama kali dirilis, dimana 16 diantaranya adalah map inti. Selain itu, fitur seperti Gunsmith, Caliber system dan mode Champion Hill juga akan hadir dalam game ini. Mode Champion Hill sendiri merupakan versi update dari mode 2v2 Gunfight yang sebelumnya telah hadir di Call of Duty: Modern Warfare.

Menariknya, akan ada juga mode Zombies yang dikembangkan oleh Treyarch, developer Black Ops: Cold War. Mode Zombies dalam Call of Duty: Vanguard ini akan terhubung dengan cerita yang sebelumnya terdapat di mode Zombies game Call of Duty: Black Ops: Cold War.

Call of Duty: Vanguard

Kehadiran Call of Duty: Vanguard juga berdampak pada game Call of Duty: Warzone. Rencananya, map dari Call of Duty: Vanguard akan dihadirkan ke Call of Duty: Warzone dengan pengembangan dari Raven Software. Raven Software juga akan membawa sistem anti-cheat baru ke Warzone ketika map tersebut diluncurkan akhir tahun ini.

Game Call of Duty: Vanguard sendiri rencananya akan rilis pada 5 November mendatang di PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series X/S, dan PC lengkap dengan dukungan cross play, cross progression dan cross gen di semua platform.

Gara-Gara Rank LOL Miliknya Terlalu Tinggi, Seorang Buronan Berhasil Tertangkap

GAMEFINITY.ID, Salatiga – Kejadian unik dan lucu terjadi pada seorang gamers di Chongqing, Republik Rakyat Tiongkok. Pasalnya gamers ini adalah seorang buron tersangka dalam sebuah kasus, dan berhasil tertangkap oleh polisi gara-gara ranking League of Legendsnya terlalu tinggi.

Dilansir dari website Baijiahao, kasus ini terjadi pada sebuah internet cafe di daerah Chonqing. Sang gamers yang dirahasiakan namanya merupakan player League of Legends yang berhasil mencapai rank Challenger. Lewat kamera CCTV terlihat jelas gamers tengah bermain LoL di internet cafe tersebut.

Sebelumnya kalian harus tau jika di setiap internet cafe/warnet di Tiongkok ada sebuah tradisi dimana ketika ranking League of Legends-mu tinggi, maka seluruh orang yang ada akan memperhatikanmu secara spesial. Bahkan kamu akan diberikan julukan “The Strongest King” oleh para gamers lain.

https://www.youtube.com/watch?v=so9a-MrzhEM

Nah, gamers ini merupakan player dengan rank tertinggi di internet cafe tersebut. Sehingga ketika ia datang maka ia menarik perhatian oleh berbagai player lain.

Namun hal ini malah menimbulkan malapetaka bagi sang gamers. Pasalnya Zhang Yihao, seorang polisi yang juga merupakan penggemar berat League of Legends juga bermain di internet cafe yang sama dengan gamers ini.

Penasaran ingin melihat bagaimana aksi The Strongest King ketika bermain LoL, Zhang Yihao memutuskan untuk mendekati gamers ini. Namun alangkah terkejutnya ketika ia mengetahui bahwa The Strongest King adalah seorang buronan yang dicari-cari oleh kepolisian.

Setelah berhasil mengonfirmasi identitas sang gamers, seketika itu juga Zhang Yihao langsung membekuk dan membawanya ke kantor polisi untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.

Kisah Zhang Yihao dan sang gamers ini menjadi viral di Tiongkok dan menuai berbagai reaksi lucu dari netizen. Salah satu netizen memberikan pepatah “setinggi-tingginya ranking LoL milikmu, lebih tinggi lagi kuasa polisi untuk menahanmu”.

Review Motorsport Manager Mobile 3: Bermainlah Sebagai Manajer Tim Balap

GAMEFINITY.ID, Kota Batu – Motorsport Manager Mobile 3 atau biasa disebut sebagai MM Mobile 3 merupakan sebuah game besutan Playsport Game yang dirilis pada tahun 2018. Meskipun game ini merupakan game yang dapat dibilang “lawas”, game ini masih dapat dijadikan pertimbangan bila kalian ingin bermain game bertema management dan olahraga. Kalian dapat memainkan game ini secara offline dan tanpa perlu menggunakan smartphone dengan spesifikasi yang tinggi.

Overview

Game ini mengusung tema motorsport atau balap mobil dengan pemain berada di posisi sebagai manajer dari tim yang berlomba. Seperti game management lainnya, kalian dituntut untuk dapat mengatur tim yang kalian pimpin di luar maupun di dalam sirkuit. Kalian dapat mengatur segala hal di tim kalian seperti keuangan, warna dan nama tim, serta driver dan staf yang akan kalian andalkan di dalam game.

Grafis (7/10)

Grafis di dalam game ini terbilang cukup sederhana. Saat berada di dalam balapan, kalian tidak akan menemukan mobil yang memutari sirkuit, melainkan sekumpulan lingkaran sedang melaju dari start hingga ke finish. Kondisi lingkungan di sekitar sirkuit juga sangatlah sederhana. Namun, kondisi tersebut masih masuk akal, mengingat kecilnya ukuran game ini. Hal ini juga bertujuan untuk optimalisasi agar dapat berjalan pada device dengan spesifikasi yang rendah.

Gameplay (9/10)


Game ini memiliki gameplay yang cukup kompleks untuk sebuah game mobile. Game ini menuntut kalian untuk dapat bersaing di tingkat teratas dengan dana yang terbatas sehingga kalian harus memutar otak untuk mendapatkan gelar juara dan menaiki tangga promosi. Kalian harus membagi uang kalian untuk mengontrak driver dan staf, serta meningkatkan performa mobil dengan membeli atau membuat part untuk mobil kalian. Kalian juga dapat menginvestasikan uang kalian dalam “youth driver program” dan dengan meningkatkan fasilitas yang ada di headquarters kalian.

Dalam balapan kalian dituntut untuk dapat menyiapkan strategi yang sesuai dengan keadaan di sirkuit. Kalian dapat menentukan jenis ban yang akan dipakai dengan berbagai varian serta membimbing para driver untuk melakukan beberapa strategi khusus. Hal ini akan menjadi lebih kompleks saat ada perubahan cuaca. Untuk kalian yang sedang terburu-buru, game ini menyediakan percepatan 2 hingga 3 kali dari kecepatan game biasa untuk mempercepat balapan.

Optimalisasi (9/10)


Game ini merupakan game yang cocok untuk kalian yang mempunyai smartphone dengan spesifikasi yang rendah. Meskipun game ini menyediakan beberapa pilihan grafis, game ini dapat berjalan dengan lancar pada smartphone low end dengan grafis yang disetel ke high. Para pemain juga dapat mengatur tingkat kesulitan dalam game ini dengan mengatur Race Difficulty dan Hard Mode pada menu preferences.

Kustomisasi (7/10)


Di dalam game ini kalian dapat mengubah beberapa hal seperti nama tim, warna tim, dan profil kalian. Sayangnya, kalian tidak dapat mengubah logo tim serta nama driver dan staf yang digunakan. Kalian juga dapat memilih sponsor yang akan tampil di mobil kalian. Namun, hal ini dapat mempengaruhi penghasilan tim mengingat sponsor juga merupakan salah satu sumber dana yang ada di game ini.

Worthiness (8/10)

Karena game ini merupakan game berbayar dengan harga Rp. 109.000,- di Play Store maka saya menambahkan bagian worthiness ini. Dengan berbagai fasilitas di atas, game ini merupakan salah satu yang layak untuk dibeli saat kalian membutuhkan sebuah game untuk mengisi waktu luang kalian yang sedikit.

Kesimpulan

Dari berbagai pertimbangan di atas, nilai akhir yang dimiliki game ini adalah 8 dari maksimal nilai 10. Grafis yang sederhana tidak membuat sebuah masalah saat dipadukan dengan gameplay yang kompleks serta performa game yang dapat berjalan pada smartphone dengan spesifikasi rendah.