Category Archives: Game

5 Video Game paling Tua Dalam Catatan Sejarah

GAMEFINITY.ID, Kota Bandung — Perkembangan teknologi merupakan hal yang sangat cepat dan berlalu untuk dirasakan. Siapa sangka, video games sendiri sudah hampir ada sekitar 50 tahun dan jutaan produk video games telah keluar hingga sekarang.

Mungkin saja diantara kalian sudah bermain video games dari zaman keemasan PS1, SNES, atau bahkan SEGA. Namun jangan bangga dan ingin berkata “anak zaman sekarang ga bakal ngerasain” terlebih dahulu. Selain konsol yang telah disebutkan sebelumnya, masih ada permainan atau konsol yang lebih tua. Apakah anda penasaran apa saja? Jika iya, silahkan simak artikel ini lebih lanjut ya.

5. Magnavox Odyssey (1972)

Rilis pertama kali pada September 1972, Magnavox Odyssey menjadi konsol rumahan pertama yang pernah ada. Ide ini pertama kali dicetuskan oleh Ralph H. Baer dan dia telah menghabiskan sekian tahun bersama kerabatnya hanya untuk membuat prototype dari konsol ini.

Beberapa game yang tersedia dalam konsol ini diantara lainnya adalah : Ski, Simon Says, Hockey, Roulette, Haunted House, Analogic, States, Table Tennis, Cat and Mouse, dan Submarine.

4. Galaxy Game (1971)

Game ini diciptakan oleh Bill Pitts dan Hugh Tuck di Stanford University pada September 1971. Waktu tersebut merupakan dimana Syzygy Engineering merilis game arcade bernama Computer Space.

Untuk bermain Galaxy Game, anda perlu membayar sebanyak 10 cents sendiri atau 25 cents bagi 3 player. Game ini disambut dengan baik dan cukup populer oleh banyak kalangan pelajar pada masanya.

Namun sayangnya, Pitts dan Tuck gagal untuk menjadikannya sebagai video games komersil dikarenakan mereka terlalu fokus perbaikan game dan tidak diiringi dengan sisi bisnis.

3. Computer Space (1971)

Computer Space merupakan game arkade ruang angkasa pertama yang pernah dibuat dan game arkade pertama yang berhasil menjadi video game komersil. Game ini dikembangkan pada tahun 1971 oleh Nolan Bushnell dan Ted Dabney yang kemudian menjadi pendiri dari Atari.

Game ini merupakan turunan dari video game komputer berjudul Spacewar! yang rilis pada tahun 1962 dan menjadi game pertama yang dimainkan dengan koin di dunia.

2. Spacewar! (1962)

Dari semua list yang ada sebelumnya, Spacewar! mungkin adalah video game yang paling berpengaruh. Selain itu, game ini juga sangat penting karena dianggap sebagai video game pertama dalam catatan U.S. Library of Congress (LC).

Game ini sangat terkenal diantara kalangan komunitas programmer pada sekitar tahun 1960 dan telah menginspirasi game arcade komersil pertama, yaitu Computer Space.

Spacewar! dikembangkan oleh Steve Russell dengan bantuan Martin Graetz dan Wayne Wiitanen. Game tersebut kemudian diciptakan untuk komputer DEC PDP-1 di Institut Teknologi Massachusetts (MIT). Setelah gamenya rilis, pelajar dan pekerja dari universitas mengembangkan game ini lebih lanjut.

1. Tennis for Two (1958)

Tennis for Two seringkali dianggap sebagai video games paling tua yang dalam catatan sejarah dunia. Game ini diciptakan pada tanggal 18 Oktober 1958 oleh seorang fisikawan Amerika Serikat yang bernama William Higinbotham.

Berbeda dengan yang lain, Tennis for Two merupakan game yang sengaja murni diciptakan untuk tujuan hiburan ketimbang dengan riset akademi yang ada dalam perguruan tinggi.

Jadi, video game mana yang menurutmu paling menarik?

Free Fire Resmi Menjadi Sponsor Timnas Brazil

GAMEFINITY.ID, Salatiga – Setelah beberapa waktu lalu Free Fire mensponsori klub sepakbola Persis Solo dan klub futsal Chonburi Bluewave, kini giliran Timnas Brazil yang menjalin kerjasama sponsorship dengan Free Fire.

Head of Operation Garena Brazil, Fernando Mazza membenarkan kabar ini. Menurutnya sponsorship ini merupakan sebuah momentum yang luar biasa untuk para pemain Free Fire dan pecinta sepakbola Brazil.

“Kami tahu bahwa banyak pemain kami adalah penggemar berat sepak bola dan kemitraan ini memungkinkan mereka untuk merayakan semangat mereka untuk tim Brasil melalui Free Fire.” ujar Fernando Mazza

Marketing Director CBF, Gilberto Ratto juga menyambut kerjasama ini dengan positif. Menurutnya kerjasama ini merupakan kerjasama yang paling strategis mengingat tingginya kepopuleran Free Fire di Brazil.

“Kemitraan ini adalah salah satu yang paling strategis untuk CBF baru-baru ini, karena akan membawa kami lebih dekat ke audiens yang sangat relevan bagi kami, para gamer,”

“Dengan kemitraan ini, kami merencanakan serangkaian aktivitas yang berfokus pada penonton muda yang akan menempatkan tim sepak bola Brasil di ekosistem ini.” ujar Gilberto Ratto.

Dalam rangka merayakan kerjasama ini, Free Fire akan merilis skin bertemakan jersey kandang dan tandang timnas Brazil. Bukan cuma itu, berbagai bundle bertemakan timnas Brazil juga akan siap dirilis seperti Skyboard, skin senjata, backpack, dan lain-lain.

Logo sponsor Free Fire juga dikabarkan akan tertera pada jersey timnas Brazil. Untuk kabar ini masih belum dikonfirmasi mengingat FIFA tidak memperbolehkan adanya sponsor pada jersey timnas.

Timnas Brazil sendiri baru saja merayakan kemenangannya pada Olimpiade 2020 Tokyo dalam cabang olahraga sepakbola U-23. Mereka berhasil membawa pulang medali emas setelah mengalahkan timnas Spanyol U-23 dengan skor 2-1.

 

Take-Two Dikabarkan Tengah Kerjakan 3 Game Remaster yang Belum Diumumkan

GAMEFINITY.ID, Purworejo – Take-Two, perusahaan induk dari Rockstar, 2K, dan Private Division ini dikabarkan sedang mengerjakan 3 proyek remaster ataupun remake yang masih belum diumumkan hingga saat ini.

Informasi ini datang dari laporan keuangan dari Take-Two yang didalamnya menunjukkan bahwa Take-Two mempunyai enam remaster, remake ataupun upgrades yang masih dikembangkan. Dari enam judul tersebut, tiga judul masih belum diumumkan, namun direncanakan akan diluncurkan tahun depan.

Sayangnya, laporan tersebut tidak mengungkapkan anak perusahaan Take-Two mana yang sedang mengerjakan 3 game remaster atau remake yang belum diumumkan tersebut. Jadi, tiga game remaster tersebut kemungkinan bisa dari franchise Grand Theft Auto, BioShock, Borderlands, Civilization atau bahkan Red Dead Redemption.

Take-Two

Namun, sebelumnya telah banyak rumor yang mengatakan bahwa Grand Theft Auto 3, Vice City dan San Andreas akan dibuat versi remake-nya. Hal ini juga diperkuat dengan tindakan Take-Two yang men-takedown project reverse-engineering Grand Theft Auto 3 and Vice City. Tapi, lagi-lagi hal ini juga belum dikonfirmasi oleh Take-Two ataupun Rockstar.

Hingga saat ini, Rockstar sendiri dipastikan yang akan merilis Grand Theft Auto V: Expanded and Enhanced untuk konsol next-gen serta Grand Theft Auto Online versi standalone pada 11 November mendatang. Selain itu, Private Division juga akan merilis game Kerbal Space Program untuk konsol current-gen di tahun ini.

Mengingat hal ini masih belum jelas, ada banyak kemungkinan yang muncul mengenai 3 game remaster ini. Entah apapun judul game yang akan diremake, kita tunggu saja pengumuman lebih lanjut dari Take-Two.

Situs Inven Umumkan Jadwal Rilis Global Konosuba Fantastic Days

GAMEFINITY.ID, Kota Bandung — Walau sudah 5 tahun semenjak Konosuba rilis, popularitas dari anime ini tak pernah padam. Selain adanya rencana mengenai adaptasi anime terbarunya, video game mobilenya dengan judul Konosuba : Fantastic Days pun direncanakan akan rilis dalam waktu dekat. Menakjubkannya, video game tersebut sudah berhasil menembus lebih dari satu juta jumlah pendaftaran pra-registrasi.

Konosuba : Fantastic Days merupakan game bergenre RPG dengan sistem kombat yang mendorong anda untuk bertindak secara strategis. Seperti pada umumnya, anda akan mengumpulkan berbagai karakter melalui gacha dan membentuk party sesuai dengan keinginan anda.

Hal menarik lainnya, game online ini akan memiliki mode cerita yang berasal dari animenya dengan bentuk visual novel diiringi oleh beragam voice acting. Voice actor dalam Fantastic Days pun juga akan disamakan seperti dalam animenya sendiri.

Sebenarnya, game ini sudah rilis di area Jepang pada tahun lalu, tepatnya 27 Februari 2020. Kemudian soft launch untuk versi berbahasa inggris di area Australia dan New Zealand pada 22 Juli 2021. Namun sayangnya, untuk masuk game tersebut anda tetap perlu menggunakan VPN sehingga membuatnya menjadi sedikit rumit untuk diakses.

Namun tenang saja, karena kabarnya game ini akan rilis dalam waktu mendekat. Bukan diumumkan Nexon secara langsung, melainkan oleh situs asal Korea Selatan bernama Inven. Mereka mengabarkan bahwa Konosuba : Fantastic Days akan dirilis secara global pada tanggal 19 Agustus 2021 mendatang. Anda bisa mengunjungi situs Inven untuk melihat informasi lebih lanjut.

Apakah anda tertarik dengan Konosuba : Fantastic Days? Jika iya, anda sebaiknya melakukan pra-registrasi melalui situs resminya ataupun Google Play untuk mendapatkan berbagai item tambahan.

Ys VIII Mobile Muncul Kembali, Grafis Lebih Keren Dibanding Versi PC

GAMEFINITY.ID, Kota Bandung — Seperti yang anda ketahui, Ys sendiri merupakan salah satu franchise paling tua dalam sejarah JRPG. Berawal dari tahun 1987, Ys tetap mempertahankan eksistensinya dengan merilis berbagai judul hingga saat ini. Selain merilis Monstrum Nox dan versi MMO dari Ys VI, Falcom juga sedang mengembangkan versi remake dari Ys VIII untuk dipasarkan di mobile.

Hal tersebut cukup unik, karena kami jarang sekali mendengar atau melihat kualitas grafis dari video game multiplatform di mobile akan lebih baik dari versi PC dan Konsolnya sendiri. Umumnya, game adaptasi dari versi PC/Konsol akan mengalami downgrade secara visual ketika rilis di mobile.

https://youtu.be/lEOgT4cHw3U

Melalui video gameplay yang didemonstrasikan oleh pihak Falcom, mereka memperlihatkan adegan setelah Adol dan penghuni kapal Lambordia mengalami kecelekaan laut. Dengan adanya kecelakaan tersebut, Adol terdampar di suatu pulau misterius yang dinamakan Seiren. Demonstrasi cukup memperlihatkan peningkatan dari Ys VIII versi vanilla, terutama pada masalah grafis yang membuatnya terlihat lebih menarik.

Namun dibalik kabar gembira tersebut, kami cukup khawatir bahwa Ys VIII Remake ini dipasarkan menjadi game free-to-play yang akan membentuk pengalaman bermain yang berbeda. Akan lebih baik bila versi remake ini dikembangkan menjadi game premium tanpa harus mengorbankan aspek yang telah ada di versi original sebelumnya.

Ys VIII sendiri pertama kali rilis di Jepang untuk platform PlayStation Vita pada tahun 2016 lalu yang kemudian disusul versi global pada platform Nintendo Switch, PC, dan PlayStation 4. 

Pemain Asal Indonesia Ini Merupakan Salah Satu Pemain Tetris Terbaik di Dunia

GAMEFINITY.ID, Denpasar – Tetris merupakan salah satu game classic yang sudah ada semenjak tahun 1984 silam, walaupun game ini umurnya sudah sangat tua namun ternyata game ini masih eksis hingga kini. Bahkan tahun 2020 kemarin diadakannya turnamen Tetris tingkat dunia yang bernama Classic Tetris World Championship atau disingkat sebagai CTWC.

Tapi siapa sangka, ternyata ada pemain asal Indonesia yang menjadi salah satu pemain tetris terbaik di dunia, ia bernama Nenu Zefanya Kariko atau biasa dipanggil sebagai Nenu. Pada turnamen CTWC 2020 kemarin, Nenu menyandang sebagai juara 4 dalam turnamen tersebut dan menjadi satu satunya orang Asia dari delapan pemain teratas dimana seluruhnya berasal dari Amerika Serikat.

Dalam sebuah wawancara, Nenu mengungkapkan bahwa dirinya cukup kaget bahwa ia bisa masuk ke empat besar dengan cukup mudah, disaat itu ia berekspetasi bahwa kompetisi ini akan terlalu sulit baginya.

Walaupun dirinya menyandang gelar sebagai pemain tetris terhebat se-Asia dan salah satu menjadi pemain Tetris terbaik di dunia, ia merasa bahwa dirinya cukup kesepian karena ranah kompetitif Classic Tetris di kawasan Asia sangat sedikit peminatnya.