Category Archives: Game

Game Skyrim Selamatkan Gamer Ini dari Bunuh Diri

GAMEFINITY.ID, Purworejo – Bagi kebanyakan orang, game mungkin hanya sekedar hiburan semata. Atau bahkan ada yang mengganggap game sebagai penyebab seseorang menjadi malas dan bodoh. Namun, bagi gamer yang satu ini, game mungkin menjadi salah satu hal yang paling berarti dalam hidupnya

Seorang pengguna Reddit dengan username zombieinferno membagikan kisah menyentuh tentang bagaimana game Skyrim menyelamatkan hidupnya delapan tahun lalu. Pada Juni 2013, ia berusia 40 tahun, tinggal jauh dari teman dan keluarga, dan mengalami depresi akibat gangguan bipolar.

Game

Saking depresinya, dia bahkan telah berkali-kali melakukan percobaan bunuh diri dengan gantung diri namun gagal. Dia merasa panik saat mulai tak bisa bernapas hingga pada akhirnya mencari cara lain untuk mengakhiri hidupnya.

Ketika dirinya telah menemukan cara lain dan bersiap untuk bunuh diri, dia malah terpikirkan dan bertanya-tanya kepada siapa dia akan meninggalkan barang-barangnya. Dia kemudian melihat library gamenya di Steam dan menyadari bahwa dia juga belum menamatkan game Skyrim, game yang sangat dia cintai dimana dia telah menghabiskan ratusan jam di game itu.

Melihat ke belakang, saya mengerti bahwa ada perselisihan di kepala saya. Bagian otak yang rasional berusaha mencari alasan untuk hidup, karena hidup ini menakjubkan dan penuh dengan momen-momen indah, dan bagian otak yang irasional berusaha menghancurkan dirinya sendiri, karena hidup yang saya jalani penuh dengan rasa sakit, penderitaan dan perselisihan.

Akhirnya, dia memutuskan untuk berjanji menyelesaikan game Skyrim dengan segala cara sebelum mengakhiri hidupnya. Namun, alih-alih hanya fokus untuk menamatkan plot utamanya saja, dia malah keasyikan memainkan Skyrim. Kompleksitas game Skyrim membuatnya ingin menyelesaikan semual hal yang ada dalam game sebelum dia meninggal.

Setelah satu bulan kemudian, dia akhirnya menyelesaikan game Skyrim secara penuh. Saat menyelesaikan game ini dia merasakan dua hal, yaitu kepuasan dan kebahagiaan. Di saat ini juga dia mulai berpikir tentang semua hal yang akan dia lewatkan jika dia meninggal.

Jika saya mengakhiri hidup saya, apa lagi yang akan saya lewatkan? Saya mempertimbangkan apakah hidup layak dijalani jika kita memiliki saat-saat di mana kita mengalami kegembiraan melalui media? Melalui lagu, atau film, atau ya, bahkan video game?

Sejak saat itu, dia memutuskan untuk terus melanjutkan hidupnya dan membuang jauh-jauh pikiran bunuh diri. Dia juga meninggalkan tempat dimana dia hampir mati dan kembali ke keluarganya. Bahkan, sekarang dia telah menemukan kecintaan dengan hidupnya.

Skyrim sendiri adalah game open world action role-playing yang dikembangkan oleh Bethesda Game Studios dan diterbitkan oleh Bethesda Softworks pada tahun 2011. Game yang merupakan seri ke-lima dari franchise Elder Scrolls ini menyajikan dunia yang luas untuk di eksplorasi. Story dalam game ini panjang dan pemain dibebaskan dalam berpetualang. Tak heran, hingga saat ini masih banyak yang gamer yang memainkannya.

Hilang 10 Tahun dan dikira Tewas, Gadis Ini Ternyata Hidup Main Game di Warnet

GAMEFINITY  ID, CIREBON – Pernahkah kalian punya teman atau bahkan salah satu anggota keluarga kalian sendiri yang menghilang bertahun-tahun lamanya, dan kemudian bertemu kembali? Ini lah yang dialami keluarga gadis asal China, Xiao Yun, dikira sudah meninggal dunia oleh pihak keluarganya usai 10 tahun telah menghilang.

Pihak keluarga Xiao Yun membuat laporan pada polisi Tiongkok atas menghilangnya anak gadis mereka itu.
Namun pencarian dan peyelidikan polisi tidak membuahkan hasil dan malah buntu, Xiao Yun pun dianggap sudah meninggal.

Selang 10 tahun berlalu, ia akhirnya ditemukan oleh salah satu saudaranya. Xiao Yun ditemukan di warnet dengan keadan sehat wal afiat, ia malah tengah asyik memaikan game online Crossfire, Xiao Yun juga bekerja sebagai penjaga warnet.

Alasan dibalik Xiao Yun menghilang 10 tahun

Source : instagram fakta.jenius

Dihimpun beberapa sumber, Gadis ini kabur dari rumahnya di Zhejiang pada tahun 2005 awalnya karena bertengkar dengan orang tua. Sebagai pelarian atas masalah tersebut, dia menghabisakan waktu sepanjang hari di warnet bermain game online CrossFire. Bahkan menjadikan warnet tersebut layaknya rumahnya, Makan, minum, tidur dan main game di warnet.

Agar terhindar dari pencarian pihak berwajib Xiao Yun mengunakan akun game dengan identitas palsu. Akibat hal tersebut ia didenda 1.000 yuan atau sekitar 2 juta karena memalsukan identitas.

Awalnya ia menolak untuk kembali pulang ke rumah. Namun, akhirnya setelah dibujuk ia bersedia mau pulang bersama keluarga kembali ke Zhejiang.

Inilah Hasil Performa Gaming Windows 11 Dibandingkan Windows 10

GAMEFINITY.ID, Denpasar – Windows 11 Insider Preview pertama akhirnya telah dirilis secara resmi beberapa waktu lalu, banyak perubahan yang dibawa dari Windows 11 ini dibandingkan sistem operasi sebelumnya, yakni , Windows 10. Dimulai dari adanya perombakan besar besaran pada User Interfacenya, seperti icon taskbar sekarang sudah berada di tengah, peletakan menu menu di Windows Setting juga dirombak besar besaran, dan lain lainnya. Nampaknya Windows 11 terlihat lebih berat dibandingkan Windows 10, apakah itu benar?

Banyak di kalangan gamers PC dengan spesifikasi rendah sedikit mengkhawatirkan hal ini, dikarenakan sekilas Windows 11 ini lebih berat dibandingkan Windows 10. Bisa kalian lihat sendiri pada minimum spesifikasi yang diminta adalah CPU dual core dengan kecepatan diatas 1 Ghz atau paling tidak Microsoft percaya diri dengan mengumumkan Intel Core i series generasi kedelapan atau AMD Ryzen series dengan minimum spesifikasinya ditambah dengan minimum 4GB ram.

Dikarena hal tersebut, banyak yang mulai penasaran terhadap performa gaming dari Windows 11 Insider Preview ini, maka dari itu sudah ada beberapa orang mulai mengetes performa gaming di Windows 11 Insider Preview ini dan sekaligus membandingkan performanya dengan Windows 11.

Untuk hasil dari benchmark tersebut bisa kalian lihat dari screenshot berikut:

 

Sebenarnya perubahan performa tidak terlalu signifikan, setidaknya, di game yang di test (Assasins Creed Valhalla, Cyberpunk 2077, Far Cry 5, dan lain lain). Semua game tersebut dijalankan di spesifikasi PC yang sama dan seting grafis yang sama. Terlihat tidak banyak perbedaan performa yang signifikan, setidaknya ada penambahan beberapa FPS, setidaknya ada beberapa game yang fps nya meningkat sekitar 3-7FPS. Terlihat sedikit memang, terutama bagi kalian yang telah mendapat 100FPS diatas, namun bagi kalian yang saat ini memainkan game yang mendapatkan 27FPS, penambahan 3FPS itu perbedaanya sangat signifikan, dari yang kurang nyaman dimainkan jadi jauh lebih nyaman.

Namun sayangnya, tidak semua game yang mendapatkan penambahan FPS seperti screenshot diatas, seperti misalnya Forza Horizon 4 mengalami penurunan sekitar 2-3FPS bahkan ada yang tidak ada peningkatan atau penurunan FPS juga. Walaupun begitu sepertinya, Windows 11 ini tidak lebih berat dibandingkan windows 10. Namun perlu dicatat, ini baru Insider Preview pertama, bukan stable public release, kemungkinan ketika stable public telah rilis akan ada perbedaan performa dengan Windows 11 Insider Preview Pertama ini.

Berawal Saling Ejek di Free Fire, Dua Kelompok Remaja Ini Malah Tawuran

GAMEFINITY.ID, Singkawang – Kasus tawuran antar kelompok remaja sering sekali terjadi di Indonesia. Alasannya pun beragam, mulai dari ingin terlihat keren dan kuat, dendam lama, hingga seru-seruan.

Nah beberapa hari lalu tepatnya tanggal 26 Juni 2021 dini hari, para remaja di daerah Desa Batu Merah, Kota Ambon melakukan tawuran diduga karena berawal dari saling maki di game Free Fire.

Mereka saling memaki saat bermain game online Free Fire,” jelas warga setempat.

Tawuran ini memakan korban sebanyak 2 orang yang terkena lemparan batu dan bacokan pada tubuhnya. Selain itu, satu unit sepeda motor serta satu kios juga dirusak oleh para remaja tersebut.

Peristiwa tawuran ini hanya berawal dengan aksi saling lempar antar belasan remaja usia sekolah SMP dan SMA. Namun lama kelamaan situasi semakin panas hingga membuat pemuda sekitar ikut marah.

Karena situasi kian memanas, tak lama kemudian polisi mulai datang ke lokasi untuk membubarkan tawuran tersebut. Polisi sampai menggunakan gas air mata untuk membubarkan kericuhan tersebut.

Peristiwa tawuran ini tentunya sangat disayangkan terjadi. Seharusnya para remaja dalat mengendalikan emosinya saat bermain game online.

Giliran PGSI Demak yang Minta Blokir Game Online, Didukung Keras Kominfo Setempat!

GAMEFINITY.ID, Singkawang – Beberapa waktu lalu kita dihebohkan dengan adanya kabar bahwa Bupati Mukomuko sedang mengajukan permohonan blokir game online ke Menkominfo Pusat.

Kali ini giliran Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) daerah Demak yang meminta Kominfo Pusat untuk memblokir game online.

Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Demak telah mengambil langkah untuk menemui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Demak pada Senin, 28 Juni 2021 lalu.

Hal itu dilakukan PGSI bertujuan agar mendapatkan dukungan dari Dinkominfo Demak untuk memblokir game online. PGSI meminta Dinkominfo Demak segera mendesak dan memohon kepada Menkominfo pusat agar memblokir game online.

Tujuan kedatangan PGSI ke kantor Dinkominfo Demak tersebut disambut baik dan didukung keras oleh Kepala Dinkominfo Demak, Endah Cahya Rini.

Ya, saya menyambut baik atas gerakan moral blokir game online oleh PGSI,” ujar Endah.

Mendukung apa yang dilakukan PGSI Demak, Endah mengaku akan segera meneruskan surat permohonan blokir game online secepatnya ke Menkominfo Pusat.

Maka secepatnya, surat akan saya Dispo untuk dikirim ke Direktorat Jenderal Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika,” ujar Endah.

Endah menjelaskan alasan dirinya setuju game online diblokir adalah karena lebih banyak dampak negatif yang akan mengotori moral para remaja di Indonesia.

Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Demak, saya juga sangat setuju pemblokiran Game Online, karena ditinjau dari sisi manapun, mudharatnya lebih banyak,” jelasnya.

Surat dengan nomor 132/PD.PGSI/Dmk/VI/2021 akan secepatnya dikirimkan ke Kominfo Pusat.

Endah menjelaskan bahwa dirinya hanya berhak untuk mendisposisi surat tersebut, selanjutnya akan tergantung Kominfo Pusat yang menentukan.

GTA 6 Dikabarkan Bakal Bertempat di Vice City Era Modern

GAMEFINITY.ID, Salatiga – Setelah fans menunggu-nunggu kabar bagaimana perkembangan GTA 6 sekarang, kini salah satu leaker ternama berhasil mendapatkan informasi tentang setting tempat dan konsep GTA 6.

Bocoran informasi ini didapatkan oleh salah satu leaker ternama yakni Tom Henderson. Nama Tom Henderson sendiri sangat terkenal atas bocoran game Call of Duty dan Battlefield series. Para fans menganggap informasi yang didapatkan Tom Henderson sangat akurat.

Sebelumnya Tom Henderson pernah membocorkan informasi GTA perihal mekanisme cryptocurrency yang akan tersedia pada GTA 6.

Lewat videonya yang diunggah di channel Youtube miliknya pada 28 Juni 2021, Tom Henderson mengungkapkan bahwa setting tempat yang akan digunakan Rockstar adalah Vice City di era modern.

Mendengar nama kota Vice City, para penggemar serial GTA tentunya tak asing lagi dengan nama ini karena Vice City adalah latar tempat GTA: Vice City yang dirilis pada tahun 2002. Desain kota Vice City sendiri terinspirasi dari salah satu kota di Amerika Serikat yaitu Miami.

Selain itu, Tom Henderson juga menjelaskan tentang mekanisme map GTA 6. Menurutnya GTA 6 akan menggunakan sistem dimana map akan berubah seiring waktu dan berkembang. Sistem ini diadaptasi dari sistem yang ada pada game Fortnite.

Kapan GTA 6 Rilis?

Perihal tanggal rilis GTA 6, Tom Henderson menerangkan bahwa Rockstar berniat untuk merilis GTA 6 setidaknya paling lambat pada tahun 2025.

Hal ini dikarenakan Rockstar ingin memberikan waktu luang kepada staff dan developer setelah mereka bekerja sangat keras dalam pengembangan Red Dead Redemption 2.

Kemudian alasan lainnya adalah Rockstar juga berniat untuk merilis GTA 6 pada PC dan konsol generasi terbaru seperti Playstation 5 dan Xbox Series X/S. Sehingga Rockstar menunggu penjualan kedua konsol tersebut meningkat terlebih dahulu.

Rockstar berharap dengan waktu development yang panjang, perilisan GTA 6 akan lancar tanpa ada gangguan seperti penundaan tanggal rilis atau game-breaking bug seperti Cyberpunk 2077.

Terakhir, Tom Henderson menutup videonya dengan pesan kepada penontonnya bahwa informasi ini kemungkinan tidak 100% akurat karena Rockstar dapat mengubah konsep atau tahun rilis sewaktu-waktu. Jadi fans diharapkan bersabar menunggu pengumuman resmi dari Rockstar atau Take-Two.