Category Archives: Game

GTA 6 Dikabarkan Bakal Bertempat di Vice City Era Modern

GAMEFINITY.ID, Salatiga – Setelah fans menunggu-nunggu kabar bagaimana perkembangan GTA 6 sekarang, kini salah satu leaker ternama berhasil mendapatkan informasi tentang setting tempat dan konsep GTA 6.

Bocoran informasi ini didapatkan oleh salah satu leaker ternama yakni Tom Henderson. Nama Tom Henderson sendiri sangat terkenal atas bocoran game Call of Duty dan Battlefield series. Para fans menganggap informasi yang didapatkan Tom Henderson sangat akurat.

Sebelumnya Tom Henderson pernah membocorkan informasi GTA perihal mekanisme cryptocurrency yang akan tersedia pada GTA 6.

Lewat videonya yang diunggah di channel Youtube miliknya pada 28 Juni 2021, Tom Henderson mengungkapkan bahwa setting tempat yang akan digunakan Rockstar adalah Vice City di era modern.

Mendengar nama kota Vice City, para penggemar serial GTA tentunya tak asing lagi dengan nama ini karena Vice City adalah latar tempat GTA: Vice City yang dirilis pada tahun 2002. Desain kota Vice City sendiri terinspirasi dari salah satu kota di Amerika Serikat yaitu Miami.

Selain itu, Tom Henderson juga menjelaskan tentang mekanisme map GTA 6. Menurutnya GTA 6 akan menggunakan sistem dimana map akan berubah seiring waktu dan berkembang. Sistem ini diadaptasi dari sistem yang ada pada game Fortnite.

Kapan GTA 6 Rilis?

Perihal tanggal rilis GTA 6, Tom Henderson menerangkan bahwa Rockstar berniat untuk merilis GTA 6 setidaknya paling lambat pada tahun 2025.

Hal ini dikarenakan Rockstar ingin memberikan waktu luang kepada staff dan developer setelah mereka bekerja sangat keras dalam pengembangan Red Dead Redemption 2.

Kemudian alasan lainnya adalah Rockstar juga berniat untuk merilis GTA 6 pada PC dan konsol generasi terbaru seperti Playstation 5 dan Xbox Series X/S. Sehingga Rockstar menunggu penjualan kedua konsol tersebut meningkat terlebih dahulu.

Rockstar berharap dengan waktu development yang panjang, perilisan GTA 6 akan lancar tanpa ada gangguan seperti penundaan tanggal rilis atau game-breaking bug seperti Cyberpunk 2077.

Terakhir, Tom Henderson menutup videonya dengan pesan kepada penontonnya bahwa informasi ini kemungkinan tidak 100% akurat karena Rockstar dapat mengubah konsep atau tahun rilis sewaktu-waktu. Jadi fans diharapkan bersabar menunggu pengumuman resmi dari Rockstar atau Take-Two.

Daftar Game yang Rilis di Bulan Juli 2021

GAMEFINITY.ID, Purworejo – Bagi gamer, bulan Juli mungkin tidak akan sesibuk dan seramai bulan Juni dengan bertaburan game populer yang rilis sembari hadirnya event game besar seperti E3 dan lain-lain. Tapi tenang, dibulan Juli ini masih akan ada game yang menarik yang akan dirilis.

Walaupun mungkin tidak akan ada game AAA seperti Ratchet & Clank: Rift Apart yang hadir bulan kemarin, tapi para developer indie game nampaknya akan meramaikan bulan ini.

Penasaran game apa saja yang akan rilis? Simak daftar berikut ini.

6 Juli 2021

Game

  • A Plague Tale: Innocence (PlayStation 5, Xbox Series X/S, Switch)
  • Ender Lilies: Quietus of the Knights (PlayStation 5, PlayStation 4)
  • Ys IX: Monstrum Nox (Switch, PC)

8 Juli 2021

  • Sam & Max: This Time It’s Virtual! (Quest)
  • Sniper Elite VR (Rift, Quest, PS VR, Steam VR)
  • Boomerang X (PC, Switch)

9 Juli 2021

  • Monster Hunter Stories 2: Wings Of Ruin (Switch, PC)
  • Black Skylands (PC)

13 Juli 2021

  • Curved Space (Switch)
  • Where the Heart Leads (PlayStation 5, PlayStation 4)
  • Outsider: After Life (PC)

15 Juli 2021

  • Lost At Sea (PlayStation 5, Xbox Series X/S, PC)

16 Juli 2021

  • F1 2021 (PlayStation 5, Xbox Series X/S, PlayStation 4, Xbox One, PC)
  • Observer: System Redux (PlayStation 4, Xbox One)
  • Space Jam: A New Legacy (Xbox Series X/S, Xbox One)
  • The Legend Of Zelda: Skyward Sword HD (Switch)

20 Juli 2021

  • Akiba’s Trip: Hellbound & Debriefed (PlayStation 4, Switch, PC)
  • Cris Tales (PlayStation 5, Xbox Series X/S, PlayStation 4, Xbox One, Switch, Stadia, PC)
  • Death’s Door (Xbox Series X/S, Xbox One, PC)
  • Fallen Knight (PlayStation 4, Xbox One, Switch, PC)

22 Juli 2021

  • Last Stop (PlayStation 5, Xbox Series X/S, PlayStation 4, Xbox One, Switch, PC)
  • Urban Trial Tricky (PlayStation 4, Xbox One, PC)

23 Juli 2021

  • Orcs Must Die 3 (Xbox Series X/S, PlayStation 4, Xbox One, PC)

27 Juli 2021

  • Microsoft Flight Simulator (Xbox Series X/S)
  • Neo: The World Ends With You (PlayStation 4, Switch)
  • Samurai Warriors 5 (Xbox Series X/S, PlayStation 4, Xbox One, Switch, PC)
  • The Great Ace Attorney Chronicles (PlayStation 4, Switch, PC)
  • Tribes Of Midgard (PlayStation 5, PlayStation 4, PC)

28 Juli 2021

  • Chernobylite (PC)
  • Nier Reincarnation (iOS, Android)
  • The Forgotten City (PlayStation 5, Xbox Series X/S, PlayStation 4, Xbox One, PC)
  • Unbound: Worlds Apart (PC, Switch)
  • Final Fantasy Pixel Remaster (PC, Android, iOS)

29 Juli 2021

  • Blaster Master Zero (Xbox Series X/S, PlayStation 4, Xbox One, Switch, PC)
  • The Ascent (Xbox Series X/S, Xbox One, PC)
  • Eldest Souls (Xbox Series X/S, PlayStation 4, Xbox One, Switch, PC)

Itulah game yang akan rilis di bulan Juli 2021, kalau kalian tertarik dengan game apa?

Bantuan Donasi Untuk Gacha KLEE Genshin Impact

GAMEFINITY.ID, Denpasar – Siapasih yang ga mau gacha biar dapet karakter bintang 5 di Genshin Impact? Semuanya pasti mau dong. Apalagi kalau nge-gacha 1x langsung ataupun nge-gacha terus terusan sampai dapet KLEE, ada rasa senang gimana gitu pas ngedapetinnya. Tapi sayaangnya tidak semua bisa melakukannya kan? Ada keterbatasan pemain untuk in-game currency untuk melakukan ini.

Nah ada hal unik yang terjadi dalam dunia per-gacha-an Klee ini. Seorang member dari grup Genshin Impact Global mempostingkan keluh kesahnya ia karena ia gagal mendapatkan Klee setelah melakukan 66x Wish, ia memposting pada tanggal 29 Juni kemarin, tepat di akhir event gacha Klee ini.

Siapa sanggka, Jomary Ornopia, salah satu dari member grup tersebut membantunya agar mendapatkan Klee, tidak tanggung tanggung, ia melakukan top-up sebanyak 2 ribu Genesis Crystal (setara 700 ribu rupiah), ia bahkan melakukannya 2 kali agar member tersebut mendapatkan Klee.

Pada akhirnya pun orang tersebut mendapatkan Klee. Kejadian ini sangat menarik, dengan kejadian ini siapa sangka, komunitas dari Genshin Impact cukup erat antar membernya, dan saling membantu sesama member lainnya untuk melakukan gacha mendapatkan suatu karakter di dalam game tersebut.

Seorang Ayah Kaget Dapat Tagihan Rp26 Juta dari Game Online Anak 7 Tahunnya

GAMEFINITY.ID, Singkawang – Perkembangan game online yang kini kian merambat pesat tidak dapat lagi kita bendung. Tentunya diperlukan peran orang tua dalam mengawasi dan mengontrol anak-anaknya dalam bermain game online agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Seperti yang baru-baru ini terjadi di North Wales. Seorang ayah kaget ketika mendapati tagihan sebesar 1.300 Poundsterling atau setara sekitar Rp26 juta.

Ayah bernama Muhammad (26) tahun itu tentu saja bingung dan segera mencari tahu dari mana asal tagihan tersebut.

Awalnya ia mengira dirinya telah ditipu oleh seseorang. Namun setelah ditelusuri, ternyata tagihan sebesar Rp26 juta tersebut berasal dari anaknya yang melakukan top up di game Dragons: Rise of Berk.

Awalnya, pikiran saya adalah bahwa saya telah ditipu. Saya tidak pernah berpikir akan mungkin menghabiskan uang sebanyak itu untuk permainan anak-anak,” ujar Muhammad dikutip dari Ladbible.

Ia menyadari hal tersebut ketika mengecek isi email di hpnya. Terlihat di sana ada sekitar 29 email konfirmasi pembelian yang dilakukan oleh anak 7 tahunnya.

Diketahui Muhammad sampai menjual mobilnya demi melunasi semua tagihan sebesar Rp26 juta oleh anaknya tersebut.

Muhammad menjelaskan anaknya bernama Ashaz Mutasa tersebut hanya bermain selama sekitar satu jam. Namun Muhammad tidak mengetahui bahwa game tersebut banyak sekali menawarkan item tanpa adanya limit top up.

Saya berkata kepada layanan pelanggan, Bagus, Anda telah menipu saya, Anda telah berhasil menguras anak saya,” ujar Muhammad mengungkapkan kekesalannya.

Intel Berhasil Buat Hyper-Realistic Mod Untuk GTA V

GAMEFINITY.ID, Denpasar – Grand Theft Auto V atau yang sering di sebut dengan GTA V merupakan suatu game yang dirilis oleh Rockstar Games pada tahun 2013 silam. Game ini hingga artikel ini ditulis, masih eksis di dunia per-gaming-an , sampai saat ini GTA V masih banyak yang memainkannya entah di platform PC maupun Console, sama sama ramai.

Karena umur dari GTA V ini sudah lebih dari 7 Tahun dan GTA V terkenal akan modding nya yang sangat banyak, tidak mengherankan jikalau ada mod grafis yang dapat mempercantik game ini. Kali ini, Intel membuat mod grafis untuk game Grand Theft Auto V, tidak main main di mod ini, Intel menggunakan AI agar tampilannya lebih realistic.

Stephen R. Richard, Vladlen Koltun, dan Hassan Abu AlHaija, trio krator yang berhasil membuat mod ini. Mod ini muncul dari ide “pendekatan untuk meningkatkan realisme gambar sintetis”, ya nama yang keren untuk “mod hyper-realistic  GTA V”.

Apa kalian dapat menginstal mod ini? Tentu saja tidak, ada kemungkinan mod ini dibuat hanya sebatas untuk melakukan penelitian Artificial Intelligence, semua aset dari mod photorealism ini diambil dari dataset neural network Intel. Mereka bahkan menjelaskan bagaimana mod photorealistic ini bekerja di PDF mereka secara terperinci, dan mereka bahkan memberikan link Git-Hub untuk mod ini.

Secara singkat, mereka mendapatkan dataset dari neural network Intel yang telah berisikan data data dari foto perkotaan, lalu AI mengolah data tersebut dan jadilah mod ini. Untuk hasil dari mod ini bisa kalian lihat dari foto berikut.

Wamendag Sebut Game Online Bisa Menjadi Komoditas Ekspor yang Menguntungkan

GAMEFINITY.ID, Singkawang – Tampaknya industri game online mulai terlihat menjanjikan bagi sebagian orang. Buktinya Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyebutkan game online bisa menjadi salah satu komoditas ekspor Indonesia.

“Game online itu bisa jadi salah satu alternatif produk kita untuk diekspor. Selama ini kita mungkin banyak ekspor produk migas dan non migas, tetapi kita lihat juga ada terobosan lain seperti game online,” ujar Jerry.

Ia berpendapat diversifikasi memang diperlukan, sehingga tidak selalu menggunakan komoditas produk fisik yang biasanya dilakukan oleh Indonesia.

Menurutnya, jika Indonesia menggunakan game online sebagai produk ekspor maka itu akan banyak memberikan keuntungan kepada negara.

Pertama biaya pengiriman atau ongkos game online tidak memerlukan banyak uang. Tentunya ini karena game online tidak perlu biaya logistik yang biasanya digunakan pada barang fisik.

Selain itu, ia meramal industri game online akan menjadi besar dan memiliki peluang bisnis bagi rakyat Indonesia. Apalagi ditambah dengan banyaknya anak muda sekarang yang mulai membuat game.

“Saya pikir memang ke depannya kita harus main yang seperti ini. Bahwa komoditas lain tetap kita ekspor, tapi sekali lagi ada terobosan baru yang bisa kita lakukan, salah satu contohnya seperti game online,” tutupnya.