All posts by Dimas Galih Putrawan

A writer, gamer, content creator. My Gaming Account: Steam: dimaspettigrew Epic Games Store: PTGRW Xbox: PTGRW

Alasan Setiap Iklan Super Bowl Selalu Eksklusif dan Mahal

GAMEFINITY.ID, Bandung – Super Bowl menjadi event televisi terbesar di Amerika Serikat. Event tersebut merupakan babak final National Football League, liga American football terbesar di Amerika Serikat. Ternyata iklan yang tayang selama acara besar tersebut menjadi fenomena budaya setiap tahunnya, menjadikannya sangat terkenal eksklusif dan mahal.

Jadi kenapa setiap iklan di Super Bowl sangat terkenal eksklusif dan mahal? Kenapa semua iklan yang tayang selama event itu sama menyenangkannya dengan pertandingan final American football itu? Ternyata ada berbagai faktor yang menjadi pemicunya sebagai berikut.

Tingginya Jumlah Penonton Super Bowl di Televisi setiap Tahunnya

Super Bowl audience
Super Bowl rutin menarik perhatian publik Amerika Serikat

Setiap tahunnya, Super Bowl menjadi event yang paling banyak ditonton oleh pemirsa televisi di Amerika Serikat. Tahun lalu, event tersebut menarik rata-rata 99 juta penonton dan rating household Nielsen 36,92 menurut Showbuzz Daily, menjadikannya acara televisi paling banyak ditonton.

Tingginya jumlah penonton setiap tahun menjadi alasan sederhana berbagai brand rela menghabiskan jutaan dolar untuk memasang iklan di Super Bowl. Itu pun hanya untuk iklan berdurasi 30 detik. Tidak heran, broadcaster Super Bowl setiap tahunnya selalu menetapkan harga tinggi bagi perusahaan besar yang ingin memasang iklan. Untuk tahun ini, Deadline mengabarkan harga spot iklan tersebut mencapai US$7 juta.

Super Bowl sendiri menjadi acara yang wajib dinantikan bagi setiap warga Amerika Serikat. Bagi yang tidak dapat menontonnya secara langsung di stadion dapat menyaksikannya di rumah melalui televisi, atau bahkan menggelar nonton bersama di ruang publik. Tidak sedikit pula penonton yang hanya ingin menyaksikan iklan yang ditayangkan selama setiap break atau time out pertandingan tersebut.

Baca juga: Rampungkan Syuting, Series Percy Jackson Siap Tayang 2024

Jadi Ajang Bagi Brand untuk Andalkan Artis Papan Atas dan Media Sosial

Mengingat harga spot iklan Super Bowl sangat tinggi karena jumlah penontonnya sangat tinggi, perusahaan dan brand harus memutar otak agar investasi mereka berhasil. Pasalnya, iklan tersebut akan ditonton oleh banyak orang dan menjadi perbincangan publik.

Jadi, pengiklan dituntut untuk lebih kreatif dalam memproduksi iklan tersebut. Mereka berlomba-lomba untuk mengeluarkan anggaran tinggi demi meningkatkan kualitas iklan 30 detik yang akan tayang.

Super Bowl ad Zendaya Squarespace
Zendaya bintangi iklan Squarespace yang tayang saat Super Bowl tahun lalu

Salah satu solusi untuk mencuri perhatian pemirsa Amerika Serikat melalui iklan tersebut adalah mengandalkan artis papan atas. Perusahaan dapat mengandalkan mereka untuk mengundang rasa penasaran publik agar dapat membeli produknya.

Super Bowl ad Amazon Mind Reader Colin Jost Scarlett Johansson
Iklan Amazon yang dibintangi Colin Jost dan Scarlett Johansson menjadi salah satu iklan Super Bowl terviral tahun lalu

Mengingat teknologi komunikasi semakin berkembang, terutama di media sosial, setiap iklan Super Bowl memiliki kecenderungan untuk menjadi viral dan perbincangan hangat bagi publik. Lihat saja jumlah tonton, like, dan share setiap iklan di platform besar seperti YouTube. Sering sekali, iklan tersebut mendapat jumlah tayang yang sangat tinggi hingga mencapai jutaan, begitu juga dengan jumlah like dan share yang sangat besar.

Secara kategori, iklan Super Bowl sangat beragam jenisnya. Berbagai brand mulai dari minuman beralkohol, makanan, restoran, telekomunikasi, dan produk rumah tangga rutin mengisi spot iklan berharga tinggi tersebut demi merebut perhatian pemirsa. Studio film dan layanan streaming juga memamerkan trailer film dan serial TV baru mereka yang akan tayang sebagai iklan di Super Bowl.

Tahun ini, pemirsa berharap setiap iklan di Super Bowl dapat menghibur dan mengundang penasaran sama seperti pertandingannya. Super Bowl tahun ini akan tayang Minggu, 12 Februari 2023 pukul 18:30 waktu New York.

First Class Trouble, Social Deduction ala First Class

GAMEFINITY.ID, Bandung First Class Trouble merupakan game party dan social deduction yang memiliki konsep yang mirip dengan Among Us dan Goose Goose Duck. Bedanya, game ini memiliki latar di sebuah kapal luar angkasa yang mengalami masalah teknis akibat A.I. mematikan. Tujuan utama bagi pemain dalam game ini untuk mematikan A.I. tersebut.

First Class Trouble dikembangkan oleh Invincible Wall dan dipublikasikan oleh Versus Evil. Game ini pertama kali rilis pada November 2021 di PC, PlayStation 4, dan PlayStation 5.

Sinopsis First Class Trouble, Social Deduction ala First Class

First Class Trouble merupakan game social deduction yang mengandalkan kerja sama atau pengkhianatan. Pemain akan berperan sebagai salah satu penumpang terakhir yang bertahan di kapal luar angkasa mewah. Kapal tersebut mengalami masalah teknis yang sangat parah. Masalah tersebut dipicu oleh pengkhianatan AI bernama CAIN dan robot pelayan bernama Personoid yang membunuh setiap penumpang

Tidak jauh berbeda dengan game sejenis seperti Among Us, terdapat robot AI yang siap untuk membunuh di antara para penumpang selamat tersebut. Bedanya, First Class Trouble memiliki sebuah tujuan akhir, yaitu mencapai lantai teratas dan me-reset sistem CAIN.

Jika resident (penumpang) berhasil mencapai lantai ketiga dan me-reset CAIN, mereka akan menang. Sebaliknya, jika Personoid akan menang jika mereka berhasil membunuh semua resident. Ada juga kemungkinan seri jika semuanya mati karena kehabisan oksigen atau hal lainnya.

Setiap match dapat dimainkan oleh maksimal enam pemain, dengan dua di antaranya merupakan Personoid. Maka, sering sekali permainan berakhir dalam waktu singkat.

Gameplay First Class Trouble (6/10)

Secara konsep, First Class Trouble memiliki ide yang cukup unik. Ini menjadikannya berbeda dari game sejenis. Semua pemain harus menyelesaikan sebuah tugas, yaitu mencapai lantai ketiga dan me-reset sistem CAIN. Pada dua lantai pertama, mereka harus menemukan tiga keycard untuk membuka lift agar mencapai lantai selanjutnya.

Begitu tiba di lantai selanjutnya, akan ada diskusi siapa di antara mereka merupakan Personoid. Tidak seperti Among Us dan Goose Goose Duck, diskusi ini tidak akan terjadi jika seorang penumpang menemukan mayat.

First Class Trouble gameplay
Gameplay First Class Trouble

Setiap penumpang harus melakukan tugas lain untuk bertahan hidup, seperti memperbaiki kebocoran, membuka pintu keamanan lain untuk melakukan loot, dan yang terpenting lagi, mendapat oksigen demi bertahan hidup. Penumpang dapat mati jika mereka kehabisan oksigen.

Memasuki gameplay, dapat dikatakan konsep unik tidak cukup untuk menyelamatkannya. Ketidaknyamanan kerap sekali ditemukan saat bermain game ini. Bug kerap ditemukan di dalam game ini, membuat game ini lag.

Proximity chat juga menjadi sangat menganggu (saat bermain, tidak ditemukan opsi untuk mematikannya). Terlebih lagi, saat melakukan tugas bersama, karakter pemain dapat tidak sengaja mencekik pemain lain untuk membunuh. Bahkan, sesama resident bisa saling membunuh.

Baca juga: Review Goose Goose Duck, Among Us Tapi dengan Unggas

Control (5/10)

Kontrol menjadi salah satu permasalahan utama dari game ini. Mulai dari pergerakan kamera yang sering sekali bergerak terlalu cepat hingga membuat tidak nyaman selama bermain. Sama sekali juga tidak ada panduan untuk kontrolnya sebagai tutorial, kecuali saat dalam gameplay.

Graphics (7/10)

Game ini mengambil sudut pandang orang ketiga, setidaknya ini menjadi satu pembeda dengan kebanyakan game sosial deduction saat ini. Namun, pergerakan karakter sering sekali terlihat off, terutama saat berjalan.

Dalam menggambarkan latarnya, First Class Trouble cukup berhasil memperlihatkan elemen kemewahan. Meski sedikit kurang terpoles, grafik pada setiap tempat, mulai dari kamar tidur hingga bahkan dapur, sudah menawarkan keindahan secara realistik seakan pemainnya berada di kendaraan kelas satu.

Music (6/10)

Musik dalam game ini cukup standar dan tidak tergolong istimewa. Setidaknya, pihak pengembang sudah menambah musik jazz untuk menggambarkan keadaan sebuah kemewahan di kendaraan first class khusus orang kaya. Tetap saja, musik di game ini tidak begitu menjadi fokus dan sangat menonjol. Mungkin ini karena agar pemain fokus ke dalam gameplay-nya.

Addictive (5/10)

Mengesampingkan konsep unik dan grafik realistiknya, First Class Trouble justru sukses membuat pemainnya frustrasi. Minimnya tutorial langsung secara terpisah untuk menjelaskan cara kerja, kontrol kamera yang membuat frustrasi, dan proximity chat yang menganggu membuat pengalaman gameplay sangat menjenuhkan.

Verdict untuk First Class Trouble

Secara keseluruhan, First Class Trouble memiliki konsep unik sebagai game social deduction. Namun, pengalaman gameplay-nya yang justru ingin menjadikannya first class berakhir seperti kelas ekonomi.

Untuk First Class Trouble, penulis telah memberikan total score 5,8.

First Class Trouble tersedia di PC, PlayStation 4, dan PlayStation 5.

TSM Jadi Juara Apex Legends Global Series Split 1 Playoffs

GAMEFINITY.ID, Bandung Apex Legends Global Series (ALGS) Year 3 Split 1 Playoffs yang diadakan di Copper Box Arena, London sudah disebut sebagai kompetisi profesional Apex terintens dalam sejarah. Pada akhirnya, TSM menjadi juara Split 1 Playoff setelah kompetisi yang sangat sengit.

TSM sudah terkenal sebagai tim Apex Legends dalam skala profesional. Mereka telah mendominasi region Amerika Utara. Tidak mengherankan tim asal Amerika Serikat itu menjadi tim yang tidak boleh dipandang remeh.

Perjalanan TSM sebelum Mencapai Babak Final Split 1 Playoffs

TSM masuk menjadi bagian dari grup B di group stage Split 1 Playoffs. Mereka berhasil menduduki peringkat puncak klasemen, membuatnya lolos ke Winners’ Bracket di bracket stage. Di group stage, setiap tim saling bersaing dengan bermain total 18 kali, terbagi menjadi 6 permainan pada masing-masing pertandingan.

Saat Bracket Stage, TSM tidak terlalu bertaring. Setidaknya, mereka mencapai posisi ke-8 di klasemen Winners’ Bracket, menjadi salah satu dari 10 tim yang langsung lolos ke babak final. NRG, rival terkuatnya, menduduki peringkat puncak klasemen tersebut.

Baca juga: Apex Legends Mobile Bakal Resmi Dimatikan Mei Ini

Apex Legends Global Series Split 1 Playoffs Final Berlangsung Intens!

Semua babak final ALGS menggunakan format match point. Berarti setiap tim wajib mengumpulkan minimal 50 poin. Begitu mereka berhasil mendapat total 50 poin, mereka berkesempatan untuk menjadi juara. Setelah itu, tim tersebut harus memenangkan sebuah permainan untuk memenangkan babak final tersebut.

Memasuki permainan kedelapan, NRG, TSM, Acend, dan XSET sudah mencapai status match point, namun ada sembilan tim lain yang masih kekurangan sembilan poin untuk mencapai status tersebut. Berarti, salah satu dari mereka harus menang agar menghindari salah satu dari tim lain tersebut mendapat lebih dari 50 poin total.

Permainan kedelapan final Split 1 Playoffs itu berlangsung sangat intens. Di luar dugaan, Valkyrie yang dikendalikan oleh Verhulst dari TSM melakukan sky dive untuk membasmi tim Fntastic dan Luminosity saat terakhir. Kemudian, TSM dan Acend saling berhadapan tiga lawan tiga untuk merebut gelar juara babak tersebut.

Apex Legends Global Series 2023 Split 1 Playoff Final TSM win
TSM berhasil menjadi juara Apex Legends Global Series 2023 Split 1 Playoffs

Begitu mereka telah mengalahkan Acend, TSM akhirnya menjadi juara ALGS Split 1 Playoffs. Sebagai juara Split 1 Playoffs, TSM berhak mendapat hadiah uang tunai senilai US$300.000 dari total hadiah US$1 juta.

Apex Legends Global Series 2023 Split 1 Playoff Final standing
Hasil akhir Apex Legends Global Series 2023 Split 1 Playoffs Final

Meski sempat kesulitan pada babak Winners’ Bracket, tim yang beranggotakan ImperialHal, Reps, dan Verhulst berhasil membuktikan bahwa mereka tetap menjadi tim Apex Legends terbaik di dunia. Tidak hanya itu, ImperialHal juga berhasil merebut gelar MVP pada turnamen itu.

Apex Legends Global Series Year 3 akan berlanjut dengan Split 2 Playoffs di London pada 8-11 Juni 2023.

Phantasy Star Online 2 New Genesis Collab dengan Nijisanji

GAMEFINITY.ID, Bandung – Kabar mengejutkan datang dari Phantasy Star Online 2 New Genesis! Game MMORPG besutan Sega itu telah berkolaborasi dengan agensi VTuber terkenal Nijisanji. Event tersebut sudah dimulai pada 1 Februari lalu dan akan berakhir akhir bulan ini.

Phantasy Star Online 2 New Genesis Hadirkan Kostum VTuber Nijisanji

Pemain dapat memperoleh item kosmetik bertema Nijisanji melalui AC Scratch Ticket. Item tersebut dapat berupa pakaian, aksesories, gaya rambut, dan suara. Semua item kosmetik itu terinspirasi dari Kaida Haru, Hakase Fuyuki, Hoshikawa Sara, dan Shu Yamino. Begitu memperoleh berbagai item tersebut, pemain dapat seakan menjadi salah satu VTuber tersebut.

Phantasy Star Online 2 New Genesis Kaida Haru
Kaida Haru
Phantasy Star Online 2 New Genesis Hakase Fuyuki
Hakase Fuyuki
Phantasy Star Online 2 New Genesis Hoshikawa Sara
Hoshikawa Sara
Phantasy Star Online 2 New Genesis Shu Yamino
Shu Yamino

AC Scratch Ticket sendiri merupakan sistem gacha atau loot box di mana pemain menggunakan ARKS Cash untuk memperoleh item. Semenjak sistem ini merupakan gacha, pemain tidak terjamin mendapat item yang diinginkannya secara lengkap.

Cutout life-size dari keempat VTuber itu akan ditempatkan di sekitar Central City. Setiap landmark di Region Mag juga akan menampilkan logo Nijisanji beserta panel art dari VTuber tersebut. Ditambah, monitor dalam game akan memutar MV lagu Toumeina Shinzouga Naiteita oleh Kaida Haru dan Little Humming oleh Hakase Fuyuki.

Kaida Haru, Hakase Fuyuki, dan Hoshikawa Sora sudah melakukan live stream Phantasy Star Online 2 New Genesis pada 2 Februari lalu. Shu Yamino kemudian menyusul pada 5 Februari 2023.

Baca juga: Dragon Quest Memasukkan Salah Satu Vtuber Sebagai Robot

Hadiah Login Bonus selama Event Nijisanji Berlangsung Berupa Sticker Tanda Tangan

Tidak tanggung-tanggung, selama kolaborasi ini berlangsung, akan ada login bonus berhadiah sticker tanda tangan dari VTuber dan logo Nijisanji. Berikut adalah detail login bonus-nya.

Login Bonus Hadiah
Hari 1 Kaida Haru Sticker (x2)
Hari 2 Hakase Fuyuki Sticker (x2)
Hari 3 Hoshikawa Sara Sticker (x2)
Hari 4 Shu Yamino Sticker (x2)
Hari 5 NIJISANJI Sticker (x2)
Hari 6 NIJISANJI EN Sticker (x2)
Hari 7 Special Scratch Ticket (x5)

Kolaborasi ini masih berlangsung hingga 28 Februari 2023. Phantasy Star Online 2 New Genesis dapat dimainkan sebagai free-to-play di PC, Xbox One, PlayStation 4, dan Nintendo Switch.

Peserta Sebut Squid Game Reality Show Tidak Manusiawi

GAMEFINITY.ID, Bandung – Squid Game telah menjadi sensasi semenjak penayangannya di Netflix. Serial drama Korea itu sukses sebagai serial original terbaik dalam sejarah Netflix. Saking suksesnya, layanan streaming raksasa itu memutuskan untuk membuat reality show berdasarkan drama tersebut.

Begitu reality show produksi Studio Lambert itu diumumkan, netizen skeptis dalam mempertanyakan apakah konsep itu cocok dijadikan sebuah kompetisi di dunia nyata. Ternyata, mimpi buruk terjadi. Konstestan reality show itu membuka suara bahwa kondisi lokasi syuting penuh bencana dan tidak manusiawi.

Squid Game: The Challenge, Reality Show Berdasarkan Serial Original Netflix Tersukses Sepanjang Masa

Disebut sebagai reality show terbesar sepanjang sejarah, serial original Netflix tersebut mengambil judul Squid Game: The Challenge. Pihak Netflix mulai mengumumkan casting untuk calon konstestan Juni lalu sebelum akhirnya terpilihlah 456 kontestan.

Kontestan akan berhadapan dengan serangkaian permainan anak sama persis seperti Squid Game. Contohnya, Red Light Green Light yang menjadi babak pertamanya. Pemenang reality show tersebut akan memenangkan uang tunai senilai US$4,56 juta, dipercaya sebagai hadiah terbesar sepanjang sejarah pertelevisian. Jika mereka gugur, mereka akan pulang dengan tangan kosong.

Proses Syuting Dikabarkan Dilanda Masalah Besar

Begitu proses syuting reality show tersebut dimulai di bekas markas militer di Bedfordshire, terdapat laporan dari The Sun bahwa situasinya sangat rumit. Mereka melaporkan kontestan harus menghabiskan berjam-jam meski suhu udara mencapai minus tiga derajat celcius dan tetap diam untuk memenangkan sebuah permainan.

Squid Game Red Light Green Light doll

Saat itu, produser sedang melakukan produksi babak pertama, Red Light Green Light. Banyak dari kontestan merasa tidak enak badan karena mengalami hipotermia.

“Seperti medan perang saja. Banyak kontestan yang digiring oleh staf medik tapi kami tidak bisa bersuara. Kalau kamu berbicara, kamu tereliminasi,” ungkap salah satu kontestan pada The Sun.

“Kami sudah tersiksa selama delapan jam. Kami bagaikan pakan ternak. Kalian takkan memperlakukan binatang seperti itu. Saya tahu reality show itu dimaksudkan memiliki kondisi keras tapi ini sudah tidak manusiawi,” keluh kontestan lainnya.

228 kontestan dilaporkan tereliminasi setelah menghadapi babak pertama tersebut.

Baca juga: Squid Game Dirumorkan Akan Mulai Tayang di 2024

Mantan Kontestan Buka Suara

Squid Game The Challenge secret shooting location
Lokasi syuting reality show Squid Game di Bedfordshire

Tiga mantan kontestan Squid Game: The Challenge bahkan membuka suara pada Variety. Sebut saja tiga kontestan itu bernama John, Marlene, dan Jenny (nama samaran). Mereka mengungkap kondisi syuting reality show Squid Game itu sangat parah dan tidak manusiawi.

John mengaku ia mengalami sakit kepala hebat saat menghadapi babak pertama. Ia merasa permainan di reality show itu sudah tidak lagi menjadi menyenangkan.

“Bayangkan kamu bermain Red Light Green Light selama enam jam. Permainan macam apa itu? Bukan lagi permainan namanya. Sudah tidak lagi menyenangkan. Kamu tidak boleh menyuruh orang hanya berdiri di tempat bersuhu sangat dingin hanya mengenakan tracksuit dan kaos kaki,” tutur John.

Sementara itu, Marlene mengaku staf medik harus dipanggil 11 kali untuk menangani kontestan yang kondisinya mulai tidak baik. Ia sempat menyaksikan seorang kontestan terjatuh dengan kepala terlebih dahulu.

“Mereka mulai memberi waktu jeda relaksasi. Mereka bilang, ‘Jangan gerakan kaki, tapi silakan bengkokkan kaki dan gerakan tangan,’” ungkap Marlene.

Jenny mengaku setiap kontestan sama sekali tidak diberi waktu jeda untuk minum ke kamar mandi. Dirinya mengaku sangat konyol jika harus berdiri berjam-jam selama syuting.

“Bertanggung jawablah karena kenyataan kalian minim persiapan untuk ini, dengan banyak orang. Ada beberapa hal yang kurasa tidak dipikirkan pihak produser, tapi begitu mereka tahu cuacanya seperti itu, harusnya mereka membuat penyesuaian,” kata Jenny sambil berlinang air mata.

Netflix dan Studio Lambert telah membuka suara menganggapi laporan negatif terhadap produksi reality show Squid Game tersebut. Mereka mengaku persiapan telah dilakukan agar setiap permainan dapat dilakukan dengan aman. Syuting Squid Game: The Challenge dilaporkan berlanjut hingga bulan depan.

Love Live! SIF 2 Miracle Live Bakal Rilis Musim Semi Ini

GAMEFINITY.ID, Bandung – Klab dan Bushiroad sudah mengumumkan rhythm game Love Live! School Idol Festival (LLSIF) akan menutup server-nya pada 31 Maret 2023. Namun, penggemar setia tidak perlu khawatir. Kedua pengembang game itu sudah memastikan sekuel dari game tersebut, Love Live! School Idol Festival 2 Miracle Live akan segera rilis global musim semi ini.

Love Live! School Idol Festival 2 Miracle Live, Sekuel dari Pendahulunya

Love Live! School Idol Festival
Love Live! School Idol Festival akan dimatikan mulai 31 Maret 2023

Sebelumnya, Klab dan Bushiroad mengumumkan melalui laman resminya bahwa mereka akan menghentikan dukungan untuk LLSIF pada 31 Maret 2022 pukul 16:00 waktu Jepang. Tanggal tersebut juga merupakan 16 hari sebelum hari jadi ke-10 game tersebut.

Rhythm game khusus mobile itu pertama kali rilis setelah penayangan season pertama dari Love Live! School Idol Project, serial anime pertama dari franchise. Game tersebut mendapat spin-off LLSIF Afterschool Activity untuk arcade pada 2016 dan LLSIF All Stars untuk mobile pada September 2019.

Bushiroad sendiri sudah mengumumkan di laman resminya pada akhir September lalu bahwa mereka tengah mengembangkan sekuel dari LLSIF. Klab tidak disebutkan kembali membantu pengembangan sekuel tersebut. Game tersebut mengambil judul Love Live! School Idol Festival 2 Miracle Live.

Pemain setia LLSIF tidak perlu khawatir. Mereka dapat melakukan transfer akun lamanya ke LLSIF2 sebelum LLSIF dimatikan. Mereka nantinya dapat melihat semua kartu yang sudah didapat melalui fitur album di Love Live! School Idol Festival 2 Miracle Live.

Praregistrasi kini sudah mulai dibuka di Jepang. Per tulisan ini, praregistrasi khusus versi globalnya masih belum tersedia. Visual promosi dari empat grup Love Live! akan terungkap setiap minggunya di stasiun kereta Jepang tertentu pada Februari hingga awal Maret.

Baca juga: Serba-Serbi Denonbu, Franchise Musik EDM Milik Bandai Namco

LLSIF2 Akan Menampilkan Semua Lagu dari Setiap Serial Anime di Franchise

Love Live! School Idol Festival 2 Miracle Live opening
Love Live! School Idol Festival 2 Miracle Live dipastikan tampilkan 500 lagu dari franchise

Semua lagu dari setiap serial animenya, baik dari μ’s, Aquors, Nijigaku, Liella!, dan beberapa grup lainnya, dipastikan akan tersedia untuk dimainkan. Totalnya, terdapat 500 lagu yang dapat dipilih. Ditambah, keempat grup utama dari setiap serial animenya akan memiliki cerita tersendiri masing-masing.

LLSIF 2 juga akan menampilkan lagu dari Hasu no Sora Girls’ School Idol Club, sebuah proyek virtual school idol; dan stage musical pertama franchise (yang memiliki plot dan karakter original). Terakhir, Love Live! School Idol Festival 2 Miracle Live akan menampilkan sequence anime dari studio Sunrise begitu pemain dapat kartu baru saat melakukan gacha.

Love Live! School Idol Festival 2 Miracle Live akan rilis di Jepang pada musim semi ini di iOS dan Android. Saat ini, belum ada pengumuman kapan versi globalnya akan rilis.